Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari 4, 2019

Berita Saham WSKT | WASKITA KARYA LEPAS STATUS PERSERO MENUJU HOLDING BUMN INFRASTRUKTUR

IQPlus, (01/02) - Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa yang digelar PT Waskita Karya Tbk (WSKT), mendapat persetujuan untuk melepas status persero dengan proses pembentukan holding BUMN infrastruktur.

Selain itu, Direktur Utama Waskita Karya, I Gusti Ngurah Putra mengatakan bahwa, pemegang saham juga setujui pengalihan seluruh saham Seri B milik negara pada perseroan kepada PT Hutama Karya (Persero) selaku induk holding BUMN infrastruktur.

Adapun keputusan tersebut akan berlaku ketika Peraturan Pemerintah (PP) untuk pembentukan holding infrastruktur rampung. .Setelah itu, akan dibentuk organisasi holding dengan Hutama Karya selaki induk,. kata I Gusti Ngurah Putra, Jumat.

Sementara itu, Senior Vice President Corporate Secretary Waskita Karya, Shastia Hadiarti menambahkan, setelah adanya pengalihan saham tersebut, maka status perseroan itu akan menjadi anak usaha.

Selain itu, status perusahaan akan berubah dari persero menjadi non persero,. tambah Shastia.

Sekedar informasi, ko…

Berita Saham LPPF | LPPF KEMBALI MASUK 100 PERUSAHAAN DENGAN PERTUMBUHAN TERCEPAT

IQPlus, (01/02) - PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) terus menunjukkan konsistensi dalam memberikan performa kinerja terbaiknya dan meraih penghargaan sebagai salah satu dari 100 Perusahaan dengan pertumbuhan tercepat. Penghargaan diterima pada hari Kamis, 31 Januari 2019 oleh Miranti Hadisusilo, Corporate Secretary & Legal Director Matahari di Bursa Efek Indonesia.

Menurut keterangan perseroan Jumat tahun 2018 ini merupakan tahun ketiga bagi Matahari untuk meraih penghargaan ini yang membuktikan performa kinerja Matahari yang baik dan terus menunjukkan pertumbuhan yang positif.

Tim Biro Riset Infobank bersama dengan dewan redaksi, praktisi perusahaan tercatat dalam BEI, dan pengamat pasar modal kemudian berdiskusi untuk menentukan parameter yang akan digunakan. Secara garis besar, terdapat 2 (dua) parameter yang digunakan, yaitu parameter pertumbuhan dan parameter rasio keuangan.

Dari 355 perusahaan publik yang tercatat di Bursa Efek Indonesia, Matahari meraih penghargaan s…

Berita Saham BTPN | BTPN INCAR MODAL RP30 TRILIUN DI 2021

IQPlus, (01/02) - PT. Bank BTPN Tbk mengincar pertumbuhan modal pada 2021 menjadi sedikitnya Rp30 triliun, agar bank dapat berekspansi sebagai Bank Umum Kegiatan Usaha (BUKU) IV seperti lima bank raksasa lainnya di Indonesia.

Direktur Utama BTPN Ongki Wanadjati Dana di Jakarta, Jumat, mengatakan perusahaan yakin akan menumbuhkan kinerja secara signifikan di segmen ritel dan sasaran baru, segmen korporasi, agar laba yang ditahan dapat menambah modal secara signifikan. Dengan kata lain, BTPN mayakini dapat naik kelas ke BUKU IV dengan hanya bertumbuh secara organik, "Kami berharap, memperkirakan, jika kami tumbuh saja secara organik dari laba ditahan, dan kemungkinan di 2021, (masuk BUKU IV) tercapai," kata Ongki.

Modal BTPN saat ini, setelah penggabungan dengan PT. Sumitomo Mitsui Banking Corporation Indonesia (SMBCI), mencapai Rp25 triliun. Untuk mencapai bank BUKU IV atau kelompok bank modal terbesar di Indonesia, BTPN tinggal membutuhkan modal Rp5 triliun saja.

Jika BTPN …

Berita Saham INCO | VALE INDONESIA RAIH EBITDA US$235,7 JUTA PADA 2018

IQPlus, (01/02) - PT Vale Indonesia Tbk (INCO) Jumat ini mengumumkan pencapaian kinerja yang telah diaudit untuk tahun 2018 dimana perseroan membukukan EBITDA sebesar US$235,7 juta terutama didorong oleh peningkatan harga realisasi dan kemampuan penerapan manajemen biaya yang hati-hati. Harga realisasi rata-rata pada tahun 2018 lebih tinggi 27% dibandingkan harga tahun 2017.

"Kenaikan harga tentunya membawa dampak positif terhadap kinerja keuangan kami," kata Nico Kanter, CEO dan Presiden Direktur Perseroan. "Namun, apa yang membedakan adalah kemampuan kami untuk mengelola biaya secara hati-hati. Pada awal 2018, kami meluncurkan program tantangan US$50 juta target pengurangan biaya dalam tiga tahun. Sejak saat itu, kami telah melakukan serangkaian inisiatif untuk menghilangkan pemborosan operasional dan untuk meningkatkan efisiensi. Upaya itu telah berhasil menyumbang US$10,8 juta dari target US$50 juta pada tahun 2018."

PT Vale mencatat penjualan sebesar AS$776,9…

Berita Saham ADHI | Adhi Karya (ADHI) Siapkan Kas Internal untuk Lunasi Obligasi Jatuh Tempo 2019

Bisnis.com, JAKARTA — PT Adhi Karya (Persero) Tbk. menyiapkan dana internal untuk memenuhi kewajiban obligasi jatuh tempo senilai Rp250 miliar pada Juli 2019.

PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatat ADHI memiliki obligasi jatuh tempo senilai Rp250 miliar pada 3 Juli 2019. Jumlah itu berasal dari penerbitan Obligasi Berkelanjutan I ADHI Tahap I Tahun 2012 Seri B.

Surat utang tersebut diterbitkan pada 4 Juli 2012. Tingkat kupon yang dimiliki sebesar 9,8% dengan pembayaran bunga tiap 3 bulan.

Direktur Keuangan Adhi Karya Entus Asnawi M. mengatakan akan melunasi obligasi yang akan jatuh tempo pada Juli 2019. Rencananya, perseroan akan menggunakan dana yang bersumber dari kas internal.

“Pelunasan memakai kas internal karena cash on hand kami gede juga,” jelasnya kepada Bisnis, baru-baru ini.

Di sisi lain, Entus menyebut perseroan juga masih memiliki sisa Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) obligasi hingga Rp2 triliun. Izin yang dimiliki berlaku hingga Juni 2019.

Dia menuturkan p…

Analisa Saham AALI dan BBNI | 4 Februari 2019

HP Key Calls

AALI
AALI telah menembus Parallel Channel (hijau) dan menghasilkan Target meuju 15200, yang mana akur dengan titik tertinggi bulan Maret 2018. Tes Support kemarin di upper channel 14000 diperkirakan berhasil, dengan demikian hari ini AALI berpotensi melanjutkan kenaikan

Rekomendasi
Buy
Entry Level: 14000-14100
Target: 15200
Stoploss :    13900

BBNI
BBNI berpotensi melanjutkan kenaikan menuju garis Resistance di level 9550. Gunakan MA10 & 20 sebagai Support di sekitar area 9050.

Rekomendasi
Buy
Entry Level: 9250-9175
Target: 9550
Stoploss:     8900

Henan Putihrai Sekuritas


Rekomendasi Saham Tetra X Change | 4 Februari 2019

IDX DIRECTION  4 Februari  2019

Hallo Trader dan Investor Indonesia

Dari dalam negeri jam 11 BPS akan umumkan angka GDP untuk tahun 2018 baik full year dan kuartal IV. Catatan dari data sebelumnya GDP 5,17% dan QoQ 3,09%.   Libur longweekend jelang Imlek besok membuat pelaku pasar berpeluang untuk tidak terlalu agresif dalam melakukan aktivitas sambil menunggu katalis baru untuk menggairahkan market yang hari Jumat sempat sentuh level 6581 mendekati angka psikologi 6600

Saham kelompok FINANCE TRADE dapat menjadi perhatian disamping MINING BASIC-IND INFRASTRUCTURE MANUFACTURE dan MISC-IND yang cenderung masih dalam kondisi UPTREND.

Tone dan Manner perdagangan hari ini : Sempat Dekati Level 6600, Index Wait And See Tunggu Rilis GDP dari BPS
Potensi Pergerakan Index : 6510 - 6610

Swing Trade : ACES APIC BMRI BNGA FINN KLBF KREN MPMX SSIA WOOD      (cross over MA20 kemarin)

Fast Trade SSIA WIIM BNLI PTSN TINS RALS CSIS FINN ISAT BUVA DMAS ACES CPIN BSDE KPAS AKRA INTP BNGA NAGA MCAS      …

Rekomendasi Saham William Hartanto | 4 Februari 2019

WH Project Outlook 4 Februari 2019

IHSG ditutup menguat sebesar 5.66 poin (+0.09%) menuju level 6538.63 pada perdagangan hari Jumat 1 Februari 2019.

SAATNYA AMBIL ANGPAO?

Tersisa 1 hari sebelum Hari Raya Tahun Baru Imlek. Dengan demikian diperkirakan perdagangan mungkin akan sepi hari ini.

Sepekan ini tidak ada sentimen yang menarik, sentimen penggerak pasar masih pada penguatan rupiah dan nett buy investor asing saja. Hal ini sudah diperkirakan sebelumnya, dimana IHSG akan selamat dari segala bentuk sentimen karena adanya nett buy ini. Dan akan terus naik selama nett buy masih berlangsung.

IHSG hampir saja membentuk jalur baru di luar garis yang yang selama ini kami buat pada chart di bawah. Dan ditutup kembali ke bawah resistance trend line, maka tren IHSG masih akan sama seperti sebelumnya. Kekuatan untuk naik lebih cepat dari biasanya masih terbilang kecil.



Lalu, bagaimana dengan IHSG hari ini?

Secara teknikal IHSG membentuk bearish harami, dengan posisi masih di atas support MA5.…

Analisa Saham ITMG | 4 Februari 2019

ITMG 03-02-2019

Saham dengan Code emiten ITMG pada perdagangan Jumat lalu (01/02/2019) mengalami penurunan sebesar -2.74% yakni ditutup diharga 22.175
harga sempat dibawa ketitik terendah di 21.800 dan tidak pernah menyentuh harga lebih tinggi dari harga Opening.
Penurunan ITMG tersebut tidak diikuti dengan volume yang cukup valid menurut saya, Volume penurunan ITMG masih dibawah rata-rata volume 20 hari ( Volume < VMA 20 ).
Secara Trend ITMG masih dalam fase trend Uptrend Minor dengan garis trendline magenta sebagai trendline minornya.
ITMG memiliki Support diarea Kotak biru dan hijau, dimana area Support kotak biru pada jumat kemarin telah diuji dan berhasil menahan penurunan harga ITMG .
Resisten terdekat untuk saham ITMG saat ini berada pada kotak orange , dan terdapat Area GAP diatas Resisten yang mana Area tersebut bisa dijadikan acuan untuk Area Taking Profit nantinya.

Jika diliat dari MACD , MACD Saham ITMG gagal [b]Golden Cross karena penurunan yang terjadi pada hari jumat…

Analisa Saham EXCL | 4 Februari 2019

FR CGS-(YU) : XL Axiata
Risk priced in, potential rewards not
EXCL IJ / EXCL.JK | ADD - Maintained | Rp2,110.00 tp:Rp3,500.00
Mkt.Cap:US$1,596.00m | Avg.Daily Vol:US$2.66m | Free Float:29.30%
Telco - Mobile
Author(s): Choong Chen FOONG +60 (3) 2261 9081,

XL continues to see good market traction, with rotational churn easing. 

Ex-Java losses could narrow in FY19F and contribute positively in FY20F.

XL will likely post revenue growth and higher EBITDA margin qoq for 4Q18F.


Analisa Saham ANTM | 4 Februari 2019

Reminder:
CLSA : INDONESIA NICKEL - PROFIT FROM ADVERSITY - ANTM TARGET PRICE RP 1,250

Domestic ore sales opportunities, key pick switched to ANTM

One key threat to future nickel price is Tsingshan Indonesia’s plan to significantly increase stainless, NPI, and potentially, class 1 nickel output. Within that context however, ANTM benefits from selling nickel ore to Tsingshan and to grow volume along its expansion plan. In-line with CLSA’s recent downgrade, we lower our 19CL average nickel price forecast to US$13,000/tonne (from US$14,000/tonne) and switch our key pick to ANTM (BUY, new TP at Rp1,250), which still delivers good growth; INCO only benefits from price and offers less upside after the recent rally; downgrade to O-PF (new TP at Rp4,100).

Tsingshan increases stainless production, not all bad for Indonesia

Tsingshan Indonesia is ramping its production output on stainless steel, from 1mt in 2017 to 3mt last year and 4mt by 2020. While this looks to significantly increase future…

Analisa Saham PWON | 4 Februari 2019

PWON Daily Update  :  Trading Buy
Berdasarkan  Peak & Trough Analysis :
Terlihat dari sisi demand , harga akan mencoba bertahan diatas  net avg  buy all  broker  , net avg buy dominant broker serta di  MA 38 yakni sekitar support area 645 – 660. VAP Max di 665-670
Sementara itu sisi supply terlihat resistance terdekat sekitar MA 5 dan net avg sell dominant broker sekitar 670 sebelum lanjut ke net avg sell  all broker sekitar 690 dan. VAP Max d 650 -660
Tape reading saat ini sudah mulai relatif bagus


Tasrul Tanar

Analisa Saham PTPP | 4 Februari 2019

PTPP berada dalam area konsolidasinya pada area 2130-2450, apabila berhasil break area ini terbuka kemungkinan untuk menuju area 3230, dengan minor target area 2830.

Rekomendasi : Speculative Buy jika break 2390. Cutloss if break 2130


Disclaimer On
https://galerisaham.com/ptpp-dalam-fase-konsolidasi-sehatnya-what-next/

Analisa Saham TOWR | 4 Februari 2019

Reminder:
BCA Sekuritas on Sarana Menara (TOWR) 01/22/2019
NDR key takeaways

NDR lokal kami baru-baru ini dengan TOWR mengungkapkan bahwa industri telekomunikasi akan membutuhkan sekitar 10 ribu poin pada tahun 2019, terutama di pulau-pulau luar, karena operator terus melakukan ekspansi data yang agresif. Manajemen optimis bahwa TOWR akan dapat menambahkan setidaknya colokasi 3k lainnya dalam tahun ini, yang berasal dari EXCL dan capex yang lebih tinggi dari ISAT sebesar IDR10tn tahun ini. Kami mencatat bahwa TOWR telah berhasil mendapatkan 400 sewa lagi di 4Q18, selain dari 1.100 sewa yang ditandatangani pada 2018.

Menyusul kesimpulan dari operasi Internux, TOWR telah menghapus sewa Internux, efektif tahun 2019. Menurut manajemen, Internux memiliki sekitar 400 sewa, mewakili sekitar 3% dari pendapatan menara mereka. Pada catatan lain, Manajemen telah mengklarifikasi pembaruan sewa Hutch yang akan datang, setuju untuk mengatur ulang harga sewa mereka menjadi IDR (saat ini Hutch membay…

Analisa Saham BBTN, TLKM, JSMR dan TOWR | 4 Februari 2019

MNC Daily Scope Wave
4 Februari 2019

Pada akhir pekan kemarin (1/2) IHSG masih ditutup menguat 0.1% di level 6,538 dan sempat menyentuh angka 6,581, dimana level tersebut merupakan target minimal wave v dari wave [5] dari wave (iii). Target ideal IHSG berada pada level 6,610-6,620 dan terdapat cluster fibonacci di sana. Apabila IHSG turun menembus level 6,428 maka dapat dikatakan wave v sudah selesai terkonfirmasi dan berpotensi turun hingga level 6,400-6,380.

Support: 6,510, 6,480
Resistance: 6,570, 6,610

BBTN - Buy on Weakness (2,790)
Pada perdagangan akhir pekan kemarin (1/2) BBTN bergerak positif dan ditutup pada level 2,790. Kami memperkirakan BBTN akan menutup gap terlebih dahulu dan berpotensi melanjutkan penguatannya membentuk wave [iii] dengan target 3,100-3,150.
Buy on Weakness: 2,710-2,750
Target Price: 2,950, 3,090, 3,150
Stoploss: 2,620

TLKM - Buy on Weakness (3,870)
Jumat lalu TLKM ditutup pada level 3,870, melemah 0.8%. Kami memperkirakan TLKM sudah berada pada akhir wa…

Update Harga Penting Saham | 4 Februari 2019

Dow rises after strong jobs report, posts 6-week winning streak

The Dow Jones Industrial Average posted slight gains on Friday after the U.S. government released jobs growth data that easily beat expectations.

Dow.....25064   +64.2       +0.26%
Nasdaq..7264   -17.9        -0.25%
S&P 500.2707  +2.4         +0.09%

FTSE.......7020   +51.4      +0.74%
Dax........11181  +7.6         +0.07%
CAC........5019   +26.5       +0.53%

Nikkei....20788   +14.9       +0.07%
HSI.........27931   -11.7        -0.04%
Shanghai.2618    +33.7      +1.30%
ST Times.3189    -1.5          -0.05%

Indo10Yr..8.0967     -0.1550     -1.88%
INDOBex243.9805  +1.6184    +0.67%
US10Yr....2.6910      +0.0560    +2.13%
VIX.......... 16.14         -0.43          -2.60%

USDIndx .....95.6150  +0.07     +0.07%
Como Indx..180.55     +0.91     +0.51%
(Core Commodity CRB)
DJUSCL.......61.94      +0.12      +0.19%
(Dow Jones US Coal Index)

IndoCDS......113.21    +1.315   +1.18%   
(5-yr INOCD5) 

IDR........13947.50   -25.00   …