google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Saham Online Indonesia Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret 11, 2020

PT Capitalinc Investment Tbk (MTFN) pakai Rp46M untuk eksplorasi per Februari 2020

IQPlus, (11/03) - PT Capitalinc Investment Tbk (MTFN) mengeluarkan dana sebesar Rp46.134.090.000 untuk kegiatan eksplorasi per Februari 2020. Menurut keterangan perseroan Rabu disebutkan, eksplorasi dilakukan oleh dua anak usaha perseroan PT Cahaya Batu Raja Blok (CBRB) dan PT Kutai Etam Petroleoum (KEP). PT CBRP melakukan eksplorasi di area sumur AK-2 yang terletak di Kabupaten Ogan Komering Ulu Sumatera Selatan dengan biaya Rp45,724 miliar dan hasil aktivitas eksplorasi berupa pembebasan lahan telah dilaksanakan dan dilanjutkan pembuatan drilling site preparation (DSP) dimana rencana tindak lanjutnya menunggu persetujuan dari kementerian ESDM. Sementara KEP melakukan eksplorasi di Sumur Bantuas -1 wilayah kerja Seinangka-Senipah yang berada di kabupaten Kutai Kartanegara Kalimantan Timur dengan biaya Rp410 juta dan hasil aktivitas berupa pembebasan lahan telah dilaksanakan dan akan dilanjutkan pembuatan DSP.(end)

PT Tunas Baru Lampung Tbk (TBLA) catatkan Obligasi Berkelanjutan I Tahap II Tahun 2020

IQPlus, (11/03) - PT Tunas Baru Lampung Tbk (TBLA) pada Rabu ini mencatatkan Obligasi Berkelanjutan I Tahap II Tahun 2020 dengan jumlah pokok Rp500 miliar. Menurut keterangan BEI disebutkan, Obligasi ini terdiri dari dua seri yakni Seri A dengan nilai emisi Rp300 miliar dan bunga 8,9% per tahun serta jangka waktu 3 tahun sementara seri B dengan nilai emisi Rp200 miliar dengan bunga 9,75% per tahun dan jangka waktu 5 tahun. Hasil pemeringkatan atas Obligasi Berkelanjutan I Tunas Baru Lampung Tahap II Tahun 2020 dari PT Fitch Ratings Indonesia adalah A(idn). (end)

PT Indonesia Pondasi Raya Tbk (IDPR) tingkatkan modal di PT Rekagunatek Persada

IQPlus, (11/03) - PT Indonesia Pondasi Raya Tbk (IDPR) meningkatkan modal di entitas anak perseroan yaitu PT Rekagunatek Persada pada 9 Maret 2020. Menurut keterangan perseroan Rabu disebutkan, jumlah besaran peningkatan modal Rp50 miliar dimana dana setoran berasal dari dana internal perseroan. Dana itu akan digunakan PT Rekagunatek persada untuk mengembangkan kegiatan usahanya di bidang Beton Pracetak (PrecasT) sehubungan dengan proyek-proyek yang didapatkan dan prospek usaha yang baik. (end)

PT Cahaya Sakti Investindo Tbk (CSIS) niat lepas saham di PT Olympic Bangun Persada

IQPlus, (11/03) - PT Cahaya Sakti Investindo Tbk (CSIS) berniat melepas sepenuhnya saham di PT Olympic Bangun Persada (OBP) yang 70% sahamnya dikiasai perseroan dengan nilai transaksi Rp125,22 miliar. Menurut keterangan perseroan yang diperoleh Rabu, perseroan juga berniat mengambil alih 52,5% saham dalam PT Bangun Persada (BP) sebuah perusahaan yang bergerak di bidang kawasan industri dan pergudangan dari Andalan Utama Bintara (AUB) senilai Rp125,22 miliar. Rencana perseroan untuk melakukan pelepasan atas saham entitas anak dan akuisisi saham merupakan satu kesatuan dan merupakan transaksi yang tidak terpisahkan dan juga merupakan transaksi afiliasi. Dimana hubungan afiliasi terjadi AUB merupakan pemegang 57,23% saham perseoran dan AUB juga memegang 30% saham OBP dan 74,4% saham BC. (end)

PT Waskita Beton Precast Tbk catat nilai kontrak baru sebesar Rp7,03 triliun di 2019

IQPlus, (11/03) - Anak perusahaan PT Waskita Karya (Persero) Tbk, PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP), mencatat perolehan nilai kontrak baru sebesar Rp7,03 triliun sepanjang 2019. Perolehan nilai kontrak baru itu didukung dengan perolehan kontrak eksternal yang meningkat 83,01 persen atau Rp2,43 triliun pada 2018 menjadi Rp4,44 triliun triliun pada 2019. "Tahun 2019 menjadi awal WSBP memperluas pasar untuk mendapatkan peluang dari proyek eksternal. Hal ini didukung dengan adanya inovasi produk yang dihasilkan," kata Direktur Utama PT Waskita Beton Precast Tbk Jarot Subana dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa. Beberapa proyek eksternal yang telah diperoleh di antaranya dari Proyek Jalan Tol Trans Sumatera, PLTGU Tambak Lorok, Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Refinery Unit (RU) V Pertamina Balikpapan yang merupakan kerja sama dengan Hyundai dan Pembangunan Apartemen Modernland (Modernland Group) di Jakarta Garden City. Produk-produk itu antara lain

Saham BUMN yang Paling Menarik Dikoleksi

Bisnis.com, JAKARTA – Meski mengalami penurunan sepanjang tahun berjalan, emiten penghuni indeks BUMN 20 dinilai masih sangat layak untuk dikoleksi. Terlebih dengan adanya rencana buyback sejumlah emiten di indeks ini. Senior Vice President Research PT Kanaka Hita Solvera Janson Nasrial menjelaskan recana buyback untuk saham-saham BUMN adalah langkah strategis yang tepat untuk memulihkan dan merestorasi kepercayaan diri investor, khususnya para investor lokal. Menurutnya, hal ini akan berdampak positif karena para pemerintah hadir saat pasar finansial mengalami tekanan dislokasi, atau koreksi berlebihan yang tidak menggambarkan kondisi fundamental emiten-emiten pelat merah. “Kepercayaan investor publik perlu di-upgrade alias di-support penuh supaya investor masih percaya dengan iklim investasi pasar modal di indonesia,” katanya kepada Bisnis.com, Selasa (10/3/2020). Janson menambahkan dari penghuni indeks ini, emiten pelat merah yang bergerak di lini bisnis perbankan, pertamban

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. Tak Tertarik Buyback Saham TLKM

Bisnis.com, JAKARTA—PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (TLKM) belum berencana untuk melakukan pembelian kembali atau buyback saham seperti yang dilakukan beberapa emiten BUMN lain. Vice President Corporate Communication Telkom Arif Prabowo mengatakan saat ini perseroan masih mengamati kondisi pasar sambil mengkaji kemungkinan memilih opsi pembelian kembali saham. “Belum ada [opsi melakukan buyback],” ujarnya kepada Bisnis.com, Selasa (10/3/2020) Menurutnya penurunan saham saat ini lebih dikarenakan kondisi makroekonomi, terlihat dari penurunan IHSG yang cukup tajam belakangan ini dan penurunan harga saham TLKM masih tidak setajam industri. “Fundamental Telkom masih lebih baik di industrinya,” tambah Arif. Berdasarkan data Bloomberg, saham TLKM kembali parkir di zona merah pada akhir perdagangan Selasa (10/3/2020). Emiten telekomunikasi ini alami penurunan 10 poin atau 0,29 persen ke level 3.490. Padahal pada penutupan sesi I, TLKM sempat menghijau dengan naik tipis 40 poin at

Buy Back Saham PTBA, Direktur PT Bukit Asam Tbk.

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten tambang batu bara berpelat merah, PT Bukit Asam Tbk., (PTBA) bakal melaksanakan pembelian kembali atau buyback saham setelah mendapatkan lampu hijau dari Kementerian BUMN. Direktur Utama Bukit Asam Arviyan Arifin mengonfirmasi bahwa perseroan akan melakukan buyback dalam waktu dekat mengingat kondisi pasar modal dalam negeri yang melesu dalam beberapa perdagangan terakhir. “Terkait jumlah saham yang akan diserap, berapa yang dikeluarkan, dan kapan akan dilaksanakan masih akan kami bicarakan terlebih dahulu,” ujar Arifin saat dihubungi Bisnis.com, Selasa (10/3/2020). Berdasarkan data Bloomberg, pada perdagangan Selasa (10/3/2020), saham PTBA parkir di level Rp2.310 per saham, berhasil terapresiasi 4,52 persen atau 100 poin. Kendati demikian, sepanjang tahun berjalan 2020 saham PTBA berada di zona merah dan telah terkoreksi 13,16 persen. Adapun, saat ini sesungguhnya perseroan masih memiliki saham treasury sekitar 330 juta saham atau 2,87 persen dari

PT Adaro Energy Tbk. (ADRO) Mungkin Akan Buyback Saham

Bisnis.com,JAKARTA - PT Adaro Energy Tbk. akan melakukan kajian terhadap pelaksanaan opsi pembelian kembali atau buyback saham. Berdasarkan data Bloomberg, harga saham Adaro Energy bergerak di zona hijau sepanjang sesi perdagangan, Selasa (10/3/2020). Emiten bersandi ADRO itu mendarat dengan penguatan harga 20 poin atau 1,98 persen ke level Rp1.030 pada penutupan perdagangan kemarin. Kendati demikian, saham emiten energi terintegrasi itu masih berada di teritori negatif untuk periode berjalan 2020. Pasalnya, harga saham telah mengalami koreksi 33,76 persen sampai dengan perdagangan, Selasa (10/3/2020). Untuk periode berjalan 2020, saham ADRO bergerak dengan menyentuh level terendah Rp1.000 dan tertinggi Rp1.595. Head of Corporate Communication Division Adaro Energy Febriati Nadira mengatakan pemegang saham merupakan pemangku kepentingan yang penting bagi perseroan. Oleh karena itu, ADRO berupaya memberikan return yang baik untuk para pemegang saham. “Saat ini perseroan akan mel

Rekomendasi Saham Panin Sekuritas | ACST, INAF, ITIC, TKIM

Daily Technical 11 Maret 2020 Selamat pagi! Berikut adalah rekomendasi Daily Technical untuk hari ini, Rabu 11 Maret 2020. IHSG ditutup menguat sebesar 84,01 (+1.63%) menuju level 5.220,82 pada perdagangan hari Selasa 10 Maret 2020 kemarin. Meski rebound, ada baiknya Anda sedikit lebih waspada karena perdagangan kemarin diwarnai dengan net sell asing. Dan penguatan yang terjadi pada saham perbankan hanya sebatas mengisi gap kemudian menurun kembali, oleh karena itu jelas indikasinya bahwa rebound yang terjadi masih belum kuat untuk mengembalikan IHSG menjadi uptrend, sentimen pasa dari rencana buy back saham dan secara teknikal IHSG membentuk pola bullish harami. Hari ini IHSG berpotensi bergerak mixed cenderung melemah dalam range 5.180 s/d 5.300. [ACST] Testing Resistance: Menguji resistance pada 300, jika mampu breakout maka penguatan berlanjut. Rekomendasi: Buy on breakout 300, TP 314 s/d 320, stop loss <256 .="" p="">Support: 256. Resistance: 30

Rekomendasi Saham IPOT | BMRI, CPIN, BTPS

IHSG (5.140 - 5.300) : Indeks harga saham gabungan diprediksi akan melanjutkan penguatannya. Target kenaikan indeks pada level 5.300 kemudian 5.360 dengan support di level 5.140 dan 5.080. BMRI (Buy) : Target kenaikan harga pada level 7.100 kemudian 7.325 dengan support di level 6.650, cut loss jika break 6.425. CPIN (Buy) ; Target kenaikan harga pada level 6.025 kemudian 6.250 dengan support di level 5.625, cut loss jika break 5.475. BTPS (Buy) : Target kenaikan harga pada level 3.940 kemudian 4.020 dengan support di level 3.780, cut loss jika break 3.700. XPID (Buy) : Target kenaikan harga pada level 465 kemudian 475 dengan support di level 445, cut loss jika break 435. XPDV (Buy) : Target kenaikan harga pada level 412 kemudian 422 dengan support di level 392, cut loss jika break 382. XIJI (Buy) : Target kenaikan harga pada level 566 kemudian 576 dengan support di level 548, cut loss jika break 540. Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3

Rekomendasi Beli untuk Saham PT PP Properti Tbk (PPRO)

IQPlus, (11/03) - Manajemen PT PP Properti Tbk (PPRO) menargetkan laba bersih mencapai Rp346 miliar pada 2020. Adapun pendapatan anak usaha PT PP Tbk (PTPP) tersebut diproyeksikan sebesar Rp2,5 triliun sepanjang tahun ini. Kalangan analis optimistis, target-target Perseroan tersebut dapat terealisasi. Menurut Hans Kwee , Direktur PT Anugerah Mega Investama, sektor properti, bidang usaha yang digeluti oleh PPRO, mulai menunjukan tanda-tanda kebangkitan tahun ini. "Saya melihat sektor properti mulai akan bangkit," ujar Hans, di Jakarta, Selasa (10/3). Hans mengatakan, fundamental PPRO terbilang bagus. Harga saham Perseroan saat ini tidak mencerminkan kondisi fundamental yang sesungguhnya. Untuk itu, kepada para investor, Hans merekomendasikan beli saham PPRO. "Sebenarnya bagus fundamental PP Properti. Harga sahamnya agak murah. Target harga Rp65 per saham,"jelas Hans. Untuk mencapai target pertumbuhan laba dan pendapatan, Taufik Hidayat, Direktur Utama PP

Update Indeks dan Komoditas | 11 Maret 2020

Dow rallies more than 1,100 points in a wild session, halves losses from Monday’s sell-off Stocks rose sharply in wild trading on Tuesday as investors weighed the prospects of fiscal stimulus to curb slower economic growth stemming from the coronavirus outbreak. Dow......25018    +1167.1   +4.89% Nasdaq...8344    +393.6     +4.95% S&P 500..2882    +135.7     +4.94% FTSE.......5960       -5.5          -0.09% Dax........10476      -149.5      -1.41% CAC........4837        -71.3        -1.51% Nikkei....19867    +168.4       +0.85% HSI.........25393   +352.1       +1.41% Shanghai.2997    +53.5         +1.82% ST Times.2833    +50.1         +1.80% IDX.........5221    +84.02       +1.64% LQ45.......832.5  +18.7         +2.30% Indo10Yr....7.1694         -0.034      -0.47% INDOBex... 281.2321    -0.2793    -0.10% US10Yr.... .0.7480       +0.2490   +49.90% VIX............47.30         -7.16         -13.15% USDIndx .....96.4140   +1.5190    +1.60% Como Indx..150.66 

Rekomendasi Saham MNC Sekuritas | PTBA, CPIN, MDKA, SMGR

MNC Daily Scope Wave 11 Maret 2020 IHSG ditutup menguat 1,6% ke level 5,220, dan kami memperkirakan saat ini IHSG sedang berada di wave [iv]. Kami perkirakan target wave [iv] berada pada area 5,470. Selanjutnya, setelah membentuk wave [iv], maka IHSG rentan untuk terkoreksi kembali membentuk wave [v] pada area 5,020-5,060. Support: 5,020, 4,940 Resistance: 5,350, 5,400 PTBA - Buy on Weakness (2,310) Pada perdagangan kemarin (10/3), PTBA ditutup menguat 4,5% ke level 2,310. Selama PTBA tidak terkoreksi kembali dan menembus 2,160, maka kami memperkirakan saat ini PTBA sedang berada di awal wave (c) dari wave [iii]. Buy on Weakness: 2,250-2,280 Target Price: 2,430, 2,650 Stoploss: below 2,160 CPIN - Buy on Weakness (5,875) Selama tidak kembali terkoreksi di bawah 5,500, maka pergerakan CPIN kami perkirakan sedang berada di awal wave [iii] dari wave (C). Dimana CPIN berpeluang untuk melanjutkan penguatannya yang tertahan oleh MA5. Buy on Weakness: 5,725-5,825

Saham Online di Facebook