Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember 28, 2017

Berita Saham BEKS | 28 Desember 2017

Berita Saham BEKSPT Bank Pembangunan Daerah Banten, Tbk (Bank Banten) sebagai bank milik masyarakat Banten terus berusaha memberikan kontribusi nyata untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Banten, dengan merangkul Yayasan Tazakka Al-Bantani guna meningkatkan sektor pendidikan."Dalam upaya memperluas layanan serta mendukung sektor pendidikan di wilayah Banten, maka Bank Banten melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Yayasan Tazakka Al-Bantani selaku yayasan yang bergerak di bidang pendidikan, pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), dan bidang sosial," kata Direktur Utama Bank Banten Fahmi Bagus Mahesa di Serang, Rabu.Acara penandatanganan MoU berlangsung di Kantor Pusat Non Operasional (KPNO) Bank Banten dihadiri oleh Direktur Utama Bank Banten Fahmi Bagus Mahesa serta jajaran Direksi Bank Banten, dan Ketua Yayasan Tazakka Al-Bantani Muhammad Khozin beserta pengurus Yayasan Tazakka Al-Bantani.Nota kesepahaman yang ditandatangani terkait pemberian jasa …

Berita Saham BBNI | 28 Desember 2017

Berita Saham BBNIPT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) turut membiayai Proyek Jalan Tol Ruas Bakauheni-Terbanggi Besar (bagian dari Ruas Tol Trans Sumatera)yang dikerjakan oleh PT Hutama Karya (Persero). Porsi BNI dalam pembiayaan sindikasi ini adalah sebesar Rp 2 triliun atau setara 24,8% dari porsi sindikasi perbankan yang mencapai Rp 8,06 triliun. Pembiayaan sindikasi tersebut menutup sebagian dari kebutuhan pembiayaan proyek Jalan Tol Ruas Bakauheni-Terbanggi Besar yang mencapai Rp 16,8 triliun. Penandatanganan Perjanjian Kredit Sindikasi Pembangunan Jalan Tol Ruas Bakauheni-Terbanggi Besar tersebut dilaksanakan di Jakarta, Rabu kemarin. Hutama Karya memegang konsesi Jalan Tol Ruas Bakauheni-Terbanggi Besar (sepanjang 140,9 kilometer/ km)dengan masa konsesi selama 40 tahun, yaitu sejak 2015 - 2055. Adapun total nilai proyek tersebut mencapai Rp 16,7 triliun dan dibiayai secara sindikasi berupa Kredit Investasi dari perbankan termasuk BNI sebesar Rp 8,07 triliun atau 48% te…

Berita Saham AKRA | 28 Desember 2017

Berita Saham AKRAAnak usaha PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) yakni Anugrah Krida Retailindo (AKRIDA) telah meningkatkan modal dasar menjadi Rp400 miliar dari Rp100 miliar dan modal ditempatkan dari Rp61 miliar menjadi Rp176 miliar.Menurut keterangan Jimmy Tandyo, Direktur perseroan Kamis, dari jumlah tersebut perseroan menyetor sebesar Rp115 miliar untuk modal ditempatkan dan disetor atau penambahan tersebut seluruhnya diambil perseroan.Adapun dana yang diperoleh AKRIDA ini akan digunakan untuk menunjang kegiatan usaha dan permodalan anak usaha AKRIDA. Setelah penambahan modal tersebut maka perseroan memiliki 99,99% saham AKRIDA dan sisanya 0,01 persen oleh anak usaha lain PT AKR Niaga Indonesia. (end)IQPLUS

Berita Saham WSBP | 28 Desember 2017

Berita Saham WSBPPT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) memperkirakan dapat meraih penerimaan dari pelanggan Rp4,63 triliun sampai akhir 2017 atau meningkat lebih dari tiga kali lipat dibandingkan Rp978,96 miliar di tahun 2016.Menurut Sekretaris Perusahaan Ratna Ningrum Rabu, pada Desember 2017, perusahaan mendapatkan penerimaan dari pelanggan Rp1,47 triliun. Penerimaan dari pelanggan tersebut mempengaruhi posisi arus kas dari aktivitas operasi yanag mana perseroan membukuak arus kas bersih ditunakan untuk aktivitas operasi minus Rp2,23 triliun sampai kuartal III 2017.Menurutnya salah satu proyek yang memberi kontribusi besar terhadap penerimaan perseroan berasal dari proyek turnkey yaitu proyek Tol Becakayu sesi 1b dan 1c."Dari total tagihan proyek Becakayu Rp1,8 triliun, tercatat per 21 Desember 2017 perseroan telah menerima pembayaran Rp429 miliar atau 24% dari total tagihan," paparnya. Ratna mengatakan pembayaran tersebut merupakan porsi ekuitas dari proyek Becakayu yang di…

Berita Saham KAEF dan TLKM | 28 Desember 2017

Berita Saham KAEFPT Kimia Farma Tbk (KAEF) menjalin kerjasama dengan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) melakukan digitalisasi seluruh proses bisnis farmasi. Lewat digitalisasi ini, KAEF menargetkan dapat melakukan efisiensi minimal 20% di 2019.Perwujudan kemitraan ini ditandai dengan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) yang dilakukan oleh Direktur Utama KAEF Honesti Basyir dan Direktur Enterprise & Business Service TLKM Dian Rahmawan, Rabu (27/12).Digitalisasi ini meliputi penyediaan infrastruktur cloud dan jaringan (network), hardware, serta sistem aplikasi terpadu. Sistem aplikasi yang disediakan oleh TLKM terdiri dari smart stock, omni channel, customer loyalty, big data analytics, integrasi klinik, program rujuk balik, serta layanan home care.Seluruh infrastruktur digital tersebut terintegrasi dengan Enterprise Resource Planning (ERP) yang sudah diterapkan KAEF sejak Oktober 2016. "Penerapan digitalisasi dari hulu ke hilir terhadap value chain bisnis KA…

Pengalihan Saham BIPI | 28 Desember 2017

Pengalihan Saham BIPIPT Benakat Integra Tbk (BIPI) telah menandatangani perjanjian jual beli saham dan piutang dengan PT Pratama Media Abadi pada 22 Desember 2017.Michael Wong, Direktur Perseroan dalam keterangan Kamis menyebutkan bahwa perseroan akan mengalihkan 55,05% sahamnya di entitas anak PT Indelberg Oil Indonesia dan 2,13% saham PT Indelberg Indonesia kepada Pratama.Namun Michael tidak menyebutkan nilai transaksi pengalihan tersebut. Sementara itu perseroan juga melaporkan hasil pelaksanaan PMHMETD sebanyak 3.650.817.000 saham baru seri B dengan nominal Rp50 dan harga pelaksaaan Rp86 yang mana penyetoran saham tersebut telah dilakukan oleh beberapa pihak yakni :PT Risco Investama Lestari 1.333.333.500 saham
Knight Investment Pte Ltd 666.666.600 saham
PT Baskara Timur Kencana 666.666.600 saham
PT Inti Bumi Artha 666.666.600 saham
PT Geolink Indonesia 317.483.700 saham.Pelaksanaan PMTHMETD ini dalam rangka keperluan modal kerja dan pengembangan usaha perseroan termasuk pembayara…

Berita Saham WEHA | 28 Desember 2017

Berita Saham WEHAPT Weha Transportasi Indonesia Tbk (WEHA) mencatat penjualan bersih Rp100,05 miliar hingga periode 30 September 2017 turun dibandingkan penjualan bersih Rp112,41 miliar di periode sama tahun sebelumnya.Laporan keuangan perseroan Kamis menyebutkan, beban pokok penjualan turun menjadi Rp57,06 miliar dari Rp81,96 miliar dan laba bruto naik menjadi Rp42,99 miliar dari laba bruto Rp30,45 miliar.Sedangkan beban usaha tercatat Rp30,18 miliar turun dari beban usaha Rp36,06 miliar tahun sebelumnya membuat laba usaha berhasil diraih Rp12,80 miliar usai mencatat rugi usaha Rp5,61 miliar tahun sebelumnya.Ditambah penghasilan lain-lain bersih diraih Rp80,59 miliar dari beban lain-lain bersih yang diderita Rp18,79 miliar tahun sebelumnya membuat laba sebelum pajak diraih Rp93,40 miliar usai mencatat rugi sebelum pajak Rp24,40 miliar tahun sebelumnya.Laba bersih yang dapat didistribusikan kepada pemilik entitas induk diraih Rp69,42 miliar usai menderita rugi Rp20,90 miliar hingga pe…

Rekomendasi Saham Abduh | 28 Desember 2017

Rekomendasi Saham AbduhAssalamualaykum!!!Watchlist Swing Trading berdasar data 23 Desember 2017IIKP
INDY
LPPF
PGAS
KLBF
PBRX
NIKL
RALS
BUMI
MARK
MYORSwingTrading itu kuncinya sabar.
Silahkan Take Profit di Resistance dan Cut Loss jika menembus Support.
Pelajari lagi technical nya jika hendak membeli.
Untung Rugi anda sendiri yang menikmati.Regards,
Abduh

Rekomendasi Saham IPOT | 28 Desember 2017

Rekomendasi Saham IPOTIHSG (6.240–6.310) : indeks harga saham gabungan diprediksi akan melanjutkan penguatannya. Target kenaikan indeks pada level 6.310 kemudian 6.340 dengan support di 6.240 dan 6.210.INCO (Spec Buy) : Target kenaikan harga pada level 2.880 kemudian 2.940 dengan support di 2.770, cut loss jika break 2.700.LSIP (Spec Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.325 kemudian 1.360 dengan support di 1.255, cut loss jika break 1.220.ITMG (Spec Buy) : Target kenaikan harga pada level 21.125 kemudian 21.475 dengan support di 20.425, cut loss jika break 20.075.IPOT CHART ANALYSIS

Prospek Saham BUMI | 28 Desember 2017

Prospek Saham BUMIPasca restrukturisasi utang, prospek bisnis dan saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) kembali berkilap. Dalam sepekan terakhir, harga saham BUMI naik 4,48% menjadi Rp 280 per saham.Belum lama ini sejumlah lembaga pemeringkat internasional mengapresiasi langkah manajemen BUMI dan menaikkan rating utang emiten tersebut. Setelah lama bergelut dengan tumpukan utang, langkah BUMI ke depan seharusnya bakal lebih ringan.Selama ini prospek BUMI tertutup oleh tumpukan utang jumbo. Perlahan, manajemen mulai mengurai jerat utangnya. Berkat restrukturisasi, nilai utang BUMI menyusut dari US$ 4,2 miliar menjadi US$ 1,6 miliar dan jatuh tempo pada Desember 2022. Utang US$ 631 juta pun berhasil ditukar menjadi mandatory convertible bond yang jatuh tempo pada Desember 2024.Restrukturisasi utang ini akan menjadikan likuiditas BUMI semakin membaik dan turut menurunkan beban bunga menjadi US$ 600 juta. Atas langkah tersebut, S&P Global Ratings menaikkan rating utang BUMI menjadi CCCC+…

Analisa Saham Sektor Consumer | 28 Desember 2017

Analisa Saham Sektor ConsumerDanareksa Sekuritas Sector Update – Consumer 12/20/2017Bright outlook but a bit pricey-In 2018, there will be 171 regional elections (on 27 June 2018) in 17 provinces, 115 municipalities and 39 cities. This is nearly double the number of regional elections in 2017 (101 only). From the past two presidential elections (2009 and 2014), data from consumer companies depicts significant revenues growth on a yearly basis in the 4 quarters before the elections. In 2009, the sector’s revenues increased by 11.2% yoy while in 2014 growth was higher at 14.2% yoy (in the 4 quarters prior to the elections). Should this pattern be repeated in 2018-19, consumer companies will be positively impacted.-For 2018, the government proposes ID94.6tn of energy subsidies, up 5.2% from the amount in 2017’s revised budget. The government also plans for 10mn low-income households (2017 target: 6mn) to receive non-cash social assistance. To further support purchasing power, the governm…

Analisa Saham Sektor Properti | 28 Desember 2017

Analisa Saham Sektor PropertiDanareksa Sekuritas Sector Update – Property 12/20/2017Cherry picks-Based on the indicative numbers, the aggregate marketing sales of the property companies under our coverage reached IDR20.6tn in 11M17. This figure is 76.7% of the full year management marketing sales target of IDR26.9tn and 88.7% of our marketing sales target of IDR23.2tn. Among the individual companies, we note that BSDE, PWON, and SMRA managed to outperform their peers with their 11M17 marketing sales reaching 96.9%, 85.4%, and 87.4% of their targets-Based on our research covering the offered prices in rumahdijual.com, we note that the price gap between the primary and secondary markets in Greater Jakarta and Surabaya was relatively flat in December 2017 compared to November 2017. Meanwhile, concerning the rental yield, based on the data published by Colliers, we note that the rental rate was down by 2.4- 2.6%qoq in 3Q17. We estimate this to reduce the rental yield by 14-16bps to3.8-4.1…

Rekomendasi Saham TemanTrader | 28 Desember 2017

Rekomendasi Saham TemanTraderMARKET DIRECTION 28 DESEMBER 2017ndeks kembali melanjutkan rally dan menguat setelah libur Natal dengan angka kenaikan 56 point atau 0.9%. Hampir semua sektor menguat kecuali MISCIND yang turun karena koreksi saham ASII yang berkontribusi diatas 80% terhadap indeks sektor tersebutUntuk hari ini indeks masih ada peluang penguatan lanjutan walaupun perdagangan volume perdagangan relatif lebih rendah dari rataan 5 hari terakhir. Rentang diperkirakan antara 6255-6320 dimana saham saham AGRI, BASICIND, CONSUMER dan FINANCE tetap bisa menjadi pilihan utama hari ini. Beberapa saham yang dapat diperhatikan hari ini :#SMGR, #PGAS dan #GMFI

Analisa Saham SOCI | 28 Desember 2017

Analisa Saham SOCISOCI Daily :   Trading Buy,  Test  Resistance di 250, next 278Dari hasil Peak & Trough Analysis terlihat sejak harga saham ini terkoreksi dari level tertinggi terdekat sekitar 22 hari terakhir terlihat rata-rata di 255 dengan harga rata-rata net sell sekitar level 278.Sementara itu jika dihitung sejak harga saham ini mulai naik dari level terendah terdekat 7 hari  terakhir  dimana rata-rata nya mendekati level terendah terdekat, rata-rata di 235 dengan rata-rata net buy sekitar level  238. Akumulasi volume (pembelian terbesar) antara level 238 – 240  dan distribusi antara level 298 – 308. Jadi saat ini harga sekitar level distribusi dan di bawah level akumulasi sehingga berpeluaang untuk naik lagi dimana level 240 sebagai trigger level. Support di 230 .(tasrul@miraeasset.co.id).

Analisa Saham KRAS | 28 Desember 2017

Analisa Saham KRASKRAS Daily :   Trading Buy,  Resistance di 420Dari hasil Peak & Trough Analysis terlihat sejak harga saham ini terkoreksi dari level tertinggi terdekat sekitar  32 hari terakhir terlihat rata-rata di 434 dengan harga rata-rata net sell sekitar level 421.Sementara itu jika dihitung sejak harga saham ini mulai naik dari level terendah terdekat 10 hari  terakhir  dimana rata-rata nya mendekati level terendah terdekat, rata-rata di379 dengan rata-rata net buy sekitar level  382. Akumulasi volume (pembelian terbesar) antara level 388 – 396  dan distribusi antara level 480 – 502. Jadi saat ini harga masih di bawah level distribusi sehingga berpeluaang untuk naik lagi setelah kembali masuk ke akumulasi area. Support di 382 .(tasrul@miraeasset.co.id).

Analisa Saham BRPT | 28 Desember 2017

Analisa Saham BRPTBRPT Daily :   Trading Buy,  Test Resistance di 2,360, next 2,390Dari hasil Peak & Trough Analysis terlihat sejak harga saham ini terkoreksi dari level tertinggi terdekat sekitar  12 hari terakhir terlihat rata-rata di 2,344 dengan harga rata-rata net sell sekitar level 2,362. Sementara itu jika dihitung sejak harga saham ini mulai naik dari level terendah sekitar 33 hari  terakhir  dimana rata-rata nya mendekati level terendah terdekat, rata-rata di 2,246 dengan rata-rata net buy sekitar level  2,227. Akumulasi volume (pembelian terbesar) antara level 2,380 – 2,435  dan distribusi antara level 2,395 – 2,820. Jadi saat ini harga masih di bawah level akumulasi dan distribusi sehingga berpeluaang untuk naik lagi dengan menguji  level resistance terdekat di 2,360 sebelum lanjut ke 2,380 -2,390. Saat ini terlihat harga berusaha naik dari risk ratio level 1 : 3 di 2,270. Strong support di 2,230 .(tasrul@miraeasset.co.id).

Rekomendasi Saham William Hartanto | 28 Desember 2017

Rekomendasi Saham William HartantoWH Project Outlook 28 Desember 2017.MARKET VIEWIHSG ditutup menguat 56,15 poin (+0.90%) menuju level  6277,17 pada perdagangan hari Rabu, 27 Desember 2017 kemarin. Ulasan mengenai target IHSG di bulan Desember sudah hampir tergenapi.JANUARY EFFECTPersiapan menyambut January Effect yang tinggal beberapa hari lagi, Anda dapat mulai membeli saham-saham yang belum mendapat giliran naik di bulan ini.IHSG VIEWIHSG berpotensi menuju 6300. Sektor FINANCE masih memimpin.Saham untuk diperhatikan: SSIA, LPKR, MLBI, WSKT, SMBR, NIKL, INAF, KLBF, NRCA, KRAS, ELSA, dan BIPI.

Analisa Saham ELSA | 28 Desember 2017

Analisa Saham ELSAELSA berhasil menembus down trend resisten jangka pendeknya dan resisten area konsolidasinya di level 378. Penembusan resisten tersebut disertai dengan meningkatnya volume transaksi perdagangan, sehingga menunjukan munculnya kembali minat beli pada saham ini. Indikator teknikal Stochastic telah golden cross lagi dan kembali bergerak naik. Sementara MACD bergerak mendatar diatas centreline dan berpotensi terjadi golden cross. Dari kondisi ini menunjukan bahwa saham ELSA mulai bergerak positif.Rekomendasi:
Trading buy dikisaran 374-378, dengan target penguatan terdekat di level 394 hingga 420. Stoploss apabila kembali turun dan gagal bertahan di 356.

Analisa Saham MTWI, KLBF, TLKM dan IMJS [QuickReview] | 28 Desember 2017

Analisa Saham MTWI, KLBF, TLKM dan IMJS [QuickReview]Pacific Trader Stock Review:Saham MTWI
harga masih cenderung uptrend dengan volume perdagangan mulai melemah. jika harga menembus 202 maka berpeluang menuju area 220. pabila harga kembali turun ke area 172 maka potensi menuju 163 - 156.Sahan KLBF
harga berhasil menembus middle bollinger band. bila harga berhasil mencapai 1690 maka berpeluang ke area 1700 - 1705. apabila harga kembali rebound maka potensi ke area 1670 - 1650.Saham TLKM
Stokastik kembali death cross, sehingga potensi harga akan terkoreksi ke area 4270. apabila harga kembali naik menembus 4320 maka berpeluang ke area 4350 - 4400.Saham IMJS
harga cenderung memantul upper bollinger band. jika harga menembus 280 maka potensi ke area 278 - 272. apabila harga kembali rebound menembus 286 maka potensi ke area 290 - 294.

Analisa Saham SOCI, PTPP dan LSIP [QuickReview] | 28 Desember 2017

Analisa Saham SOCI, PTPP dan LSIP [QuickReview]Pacific Trader Stock Review:Saham SOCI
MACD dan Stokastik mengalami goldencross, berpeluang buy on weakness, jika menembus 240 maka berpeluang ke area 242 - 246. apabila harga turun maka berpeluang besar menuju area 230.Saham PTPP
harga turun menembus middle bollinger band. cenderung downtrend sehingga bila menembus 2510 maka potensi menuju area 2500 - 2480. apabila harga rebound menembus 2560 maka potensi ke area 2580 2610.Saham LSIP
harga cenderung rebound menembus MA9, berpeluang ke area 1300 - 1320. apabila berhasil menembus 1320 maka potensi ke 1330 - 1350. apabila harga cenderung turun menembus 1270 maka potensi turun ke 1250 - 1240.

Analisa Saham MEDC, WSBP dan CAMP [QuickReview] | 28 Desember 2017

Analisa Saham MEDC, WSBP dan CAMP [QuickReview] Pacific Trader Stock Review:Saham MEDC
harga terjadi GapUp lau kembali ke harga normal. harga masih belum break middle bollinger band, sehingga berpeluang memantul dan kembali ke area 840 - 860. apabila harga cenderung menembus middle bollinger di 920 maka potensi ke area 930 - 950.Saham WSBP
harga cenderung memantul upper bollinger dengan stokastik baru mengalami deathcross, namun jika dilihat lebih lanjut MACD masih membentuk pola golden cross, dan MA9 memotong MA20, sehingga kemungkinan besar hargahanya cenderung terkoreksi untuk sementara.Saham CAMP
masih tergolong baru, sehingga tidak bisa dilihat secara teknikal analysis. perhatikan prospektus yang diberikan cukup meyakinkan.

Analisa Pasar Global | 28 Desember 2017

Analisa Pasar GlobalMirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market
(Dec  28, 2017)
Investment Information Team
(firman.hidayat@miraeasset.co.id)
USPasar saham A.S. ditutup menguat pada hari Rabu, dengan indeks utama menghentikan penurunan selama dua hari terakhir, meskipun aktivitas perdagangan melemah karena para investor menemukan beberapa katalis segar di mana pada akhir tahun ini merupakan salah satu minggu dengan volume terendah.Pasar di Eropa dan A.S. diperdagangkan dalam kisaran range yang sempit, dengan investor cenderung untuk tetap ingin berlibur sampai setelah liburan Tahun Baru pada hari Senin. Pekan lalu, pasar saham A.S rally ke rekor tertingginya setelah Partai Republik melewati perbaikan pajak AS yang paling dinanti dalam 30 tahun terakhir dan juga pemberhentian tagihan pajak untuk menjaga agar pemerintah tidak membiayainya pada awal tahun 2018.Dalam data ekonomi terakhir, sudah rilis data kepercayaan konsumen turun ke 122,1 di bulan Desember, turun dari rilis data sebe…

Update Harga Penting Saham | 28 Desember 2017

Update Harga Penting SahamGood morning,Stocks close mildly higher; utilities, real estate gainTrading volume was on pace for the second-lowest of the year, with only Black Friday's half-day of trading posting lower volume.Energy stocks are the greatest decliners as oil settles lower after touching $60 a barrel Tuesday for the first time in two-and-a-half years.Copper hits a high of $3.302 a pound on the New York Mercantile exchange, its highest since Feb. 2014.Dow........24774   +28.1      +0.11%
Nasdaq....6939   +3.1        +0.04%
S&P 500...2683   +2.1        +0.08%FTSE........7621    +28.02     +0.37%
Dax........13070     -2.8          -0.02%
CAC.........5369     +4.1         +0.08% Nikkei....22911     +18.5       +0.08% 
HSI.........29598     +19.7       +0.07%
Shanghai.3276     -30.3         -0.92% 
ST Times.3392     +13.5       +0.40%

Indo10Yr..6.6381     -0.0212   -0.32%
INDOBex242.3100  +0.2911  +0.12%
US10Yr.......2.41        -0.05       -2.15%
VIX.............10.47 …