Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret 19, 2018

Berita Saham BBRI | 19 Maret 2018

Berita Saham BBRI PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk akan mempercepat migrasi kartu ATM atau debit dari teknologi pita magnetik (magnetic stripe) ke teknologi "chip" sesuai arahan Bank Indonesia.

"Untuk rencana implementasi sudah sesuai. Tahun ini 30 persen, kami akan percepat lagi," kata Direktur Hubungan Kelembagaan BRI Sis Apik Wijayanto ditemui dalam acara "Spectaxcular" di Jakarta, Minggu.

Sis Apik meyakini teknologi "chip" bisa mengurangi kasus pencurian data kartu debit (skimming) dibandingkan dengan teknologi pita magnetik.

Ia mengimbau kepada nasabah untuk tidak memberikan informasi tentang PIN ke orang lain. Informasi yang sering coba digali oleh pelaku penipuan antara lain identitas, nama ibu kandung, dan nomor telepon.

Ketika ada permintaan seperti itu, Sis Apik mengimbau nasabah untuk tidak memberikan informasi karena pihak BRI tidak akan melakukan hal tersebut.

"Waspada ada telepon-telepon yang bukan dari BRI, mengaku dar…

Berita Saham PSSI | 19 Maret 2018

Berita Saham PSSI PT Pelita Samudera Shipping Tbk (PSSI) berhasil meraih laba bersih sebesar US$3,91 juta hingga periode yang berakhir 31 Desember 2017 usai mencatat rugi sebesar US$12,40 juta di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Senin menyebutkan, pendapatan usaha meningkat menjadi US$49,00 juta dari pendapatan usaha tahun sebelumnya yang US$34,59 juta dan beban pokok pendapatan sebesar US$38,46 juta dari beban pokok pendapatan tahun sebelumnya yang US$41,13 juta.

Laba bruto diraih US$10,54 juta usai mencatat rugi bruto sebesar US$6,54 juta sedangkan laba sebelum pajak penghasilan diraih US$4,69 juta dari rugi sebelum pajak penghasilan tahun sebelumnya sebesar US$12,40 juta.

Total aset perseroan mencapai US$101,80 juta hingga periode 31 Desember 2017 naik dari total aset US$86,38 juta di periode yang berakhir 31 Desember 2016. (end)

Source: IQPLUS

Berita Saham SIDO | 19 Maret 2018

Berita Saham SIDO PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) melakukan perjanjian pengakhiran pemberian lisensi rahasia dagang antara keluarga Hidayat dari almarhumah Desu Sulistio Hidajat pada 15 Maret 2018. Selain itu perseroan juga melakukan penjualan dan pengalihan rahasia dagang dengan keluarga Hidayat dan CV Mekar Subur.

Menurut keterangan perseroan Senin disebutkan, perseroan merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri jamu dan farmasi, mengingat pentingnya rahasia dagang tersebut demi kelangsungan hidup perseroan serta sudah lebih dari 70 tahun digunakan perseroan maka perseroan membeli rahasia dagang tersebut dari Keluarga Hidayat.

Objek transaksi adalah resep atau formula Jamu Sido Muncul dan seluruh hasil pengembangannya beserta dengan seluruh hak, manfaat dan kepentingan yang melekat pada rahasia dagang.

Adapun nilai transaksi pembelian rahasia dagang sebesar Rp33.952.910.228 yang telah dibayarkan perseroan kepada keluarga Hidayat dan CV Mekar Subur. Ni…

Berita Saham PTRO | 19 Maret 2018

Berita Saham PTRO PT Petrosea Tbk (PTRO) meraih laba yang dapat didistribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$8,23 juta hingga periode yang berakhir 31 Desember 2017 usai mencatat rugi sebesar US$7,93 juta di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Senin menyebutkan, pendapatan naik jadi US$259,86 juta dari pendapatan tahun sebelumnya yang US$209,37 juta dan beban usaha langsung meningkat menjadi US$218,94 juta dari beban usaha langsung tahun sebelumnya yang US$174,50 juta.

Laba kotor naik menjadi US$40,92 juta dari laba kotor tahun sebelumnya yang US$34,86 juta dan beban perseroan turun menjadi US$30,13 juta dari US$43,66 juta dan laba sebelum pajak diraih US$10,79 juta usai mencatat rugi sebelum pajak sebesar US$8,79 juta di tahun sebelumnya.

Total aset perseroan mencapai US$436,84 juta hingga periode 31 Desember 2017 naik dari total aset US$393,42 juta di periode yang berakhir 31 Desember 2016. (end)

Source: IQPLUS

Berita Saham MBSS | 19 Maret 2018

Berita Saham MBSS PT Mitrabarasejahtera Segara Sejati Tbk (MBSS) alami penurunan rugi tahun berjalan yang dapat didistribusikan kepada pemilik entitas induk menjadi US$8,85 juta hingga periode 31 Desember 2017 usai mencatat rugi sebesar US$29,86 juta di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Senin menyebutkan, pendapatan usaha naik menjadi US$68,45 juta dari pendapatan usaha US$65,75 juta tahun sebelumnya dan beban langsung naik jadi US$65,90 juta dari US$64,82 juta.

Laba kotor diraih US$2,54 juta dari laba kotor tahun sebelumnya yang US$936,46 ribu. Rugi sebelum pajak tercatat US$8,90 juta turun dari rugi sebelum pajak tahun sebelumnya yang US$29,77 juta salah satunya karena diraihnya keuntungan lain-lain bersih sebesar US$1,53 juta usai mencatat kerugian lain-lain bersih tahun sebelumnya yang US$15,21 juta.

Total aset perseroan mencapai US$240,10 juta hingga periode yang berakhir 31 Desember 2017 turun dari total aset yang mencapai US$260,52 juta di periode yang …

Berita Saham INDY | 19 Maret 2018

Berita Saham INDY  PT Indika Energy Tbk (INDY) mencatat kinerja positif di tahun 2017 dengan meraih laba bersih sebesar US$335,41 juta di periode yang berakhir 31 Desember usai mencatat rugi US$67,59 juta di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Senin menyebutkan, pendapatan naik menjadi US$1,09 miliar dari pendapatan tahun sebelumnya yang US$775,23 juta dan laba kotor naik jadi US$122,91 juta dari laba kotor tahun sebelumnya yang US$88,70 juta.

Laba sebelum pajak diraih US$300,11 juta usai mencatat rugi sebelum pajak tahun sebelumnya yang US$115,00 juta salah satunya karena perseroan meraih keuntungan dari revaluasi sebesar US$384,21 juta yang tidak terdapat pada periode sama thaun sebelumnya.

Total aset perseroan mencapai US$3,63 miliar hingga periode yang berakhir 31 Desember 2017 naik tajam dari total aset US$1,82 miliar di periode yang berakhir 31 Desember 2016. (end)

Source: IQPLUS

Berita Saham BJBR | 19 Maret 2018

Berita Saham BJBR Bank Jabar atau BJB meraup Rp1,2 miliar dari Program WideSCREEN alias nonton bareng bersama nasabah.

"Nasabah kami di Balikpapan memang sangat antusias," kata Pemimpin Cabang BJB Balikpapan M Indra, Minggu.

Program WideSCREEN adalah program Bank Jabar untuk memanjakan nasabah, sekaligus cara menggaet nasabah baru.

Program nonton itu bersyarat top up atau mengisi tabungan sekurangnya Rp500.000 untuk nasabah lama, dan membuka tabungan baru dengan simpanan minimal Rp250.000 bagi nasabah baru.

"Selama acara, kami juga membagikan berbagai suvenir, agar antarkita bisa lebih akrab lagi," kata Indra.

Acara WideSCREEN itu digelar Sabtu (17/3) atau akhir pekan lalu.

Ratusan nasabah BJB memenuhi Cineplex CGV di Mal Balikpapan Plaza. Ada yang datang bersama teman, dan ada yang datang bersama keluarga.

Gelaran di Balikpapan adalah yang pertama dalam Program WideSCREEN. Kota kedua adalah Banjarmasin di Kalimantan Selatan.

"Jumlah nasabah kami di Balikpapa…

Berita Saham SMGR | 19 Maret 2018

Berita Saham SMGR PT Semen Indonesia. (Persero) Tbk (SMGR) masih optimis dapat menjaga pangsa pasarnya (market share) di level 40% ditengah berbagai macam tantangan pada tahun 2018.

"Kami ingin mempertahankan market share di 40%. Tahun ini, pasar kita masih kompetitif, cukup berat karena over supply," kata .Corporate Secretary Semen Indonesia, Agung Wiharto dalam acara 'Media Gathering Bersama Semen Indonesia' di Yogyakarta, Jumat, 16 Jumat 2018..

.Agung menyatakan, kapasitas terpasang semen di tahun ini mencapai 106 juta ton, dengan kebutuhan sebanyak 70-71 juta ton. Jumlah .kapasitas terpasang semen nasional bergerak flat, tidak terlalu banyak mengalami perubahan.

"Jadi ada over supply 30 juta ton, ekspor kita 5 juta ton, masih 25 juta ton lagi.. Sehingga di pasar (semen) masih sangat sengit persaingannnya," jelas Agung.

Meski demikian, Agung meyakini, perseroan sangat optimistis bisa memproduksi semen sebanyak 35 juta ton di tahun ini. Total produksi se…

Berita Saham WSKT | 19 Maret 2018

Berita Saham WSKT PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) menyampaikan permintaan maaf dan duka yang mendalam kepada keluarga korban atas kejadian jatuhnya besi hollow 4x4 cm pada Minggu (18/3) pada proyek Rumah Susun Pasar Rumput.

Saat ini Waskita juga membantu proses pemakaman korban atas nama Tarmina di Menteng Pulo Jakarta setelah sebelumnya ditangani di Rumah Sakit Ciptomangunkusomo, Jakarta.

Waskita juga terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait melakukan investigasi atas penyebab jatuhnya besi hollow ukuran 4x4 cm.

Atas kejadian tersebut, PT Waskita Karya (Persero) Tbk menghentikan sementara seluruh kegiatan pembangunan atas proyek Rumah Susun Pasar Rumput.

Hal tersebut dilakukan manajemen untuk dapat melakukan evaluasi dan investigasi menyeluruh serta mengetahui perbaikan yang perlu dilakukan.

“Kami memutuskan untuk melakukan pemberhentian sementara agar segera bisa melakukan evaluasi dan pembenahan” tegas Kepala Divisi I, IGN Joko Herwanto. (end/fu)

Source: IQPLUS

Rekomendasi Saham TemanTrader | 19 Maret 2018

Rekomendasi Saham TemanTraderMARKET DIRECTION 19 Maret 2018 : INDEX TERTAHAN MA100, ADA POTENSI PANTULAN DI AREA TERSEBUT

Indeks pada perdagangan Jumat lalu terkoreksi -0.3% dan ditutup di di level 6304.9 Sempat terjun bebes ke level 6236 namun terjadi pantulan disekitar area support 6234 dan kembali berada di atas MA100 di 6296. Indeks tertahan penurunan drastisnya setelah terjadi kenaikan ada saham saham CONSUMER dan MANUFACTURE. Volume perdagangan sedikit diatas VMA5 namun tidak terjadi lonjakan volume yang signifikan.

Hari ini indeks berpotensi bergerak pada rentang 6296-6387 dan masih tertahan di MA100 nya. Market sudah mengalami oversolddan berada di bawah level 20 yaitu di 15.517. Ada kecendurang beli selektif untuk mengangkat index hari ini. Saham kelompok FINANCE dan CONSUMER bisa menjadi perhatian

Tone dan Manner perdagangan hari ini : INDEX TERTAHAN MA100, ADA POTENSI PANTULAN DI AREA TERSEBUT
Berapa saham yang perlu diperhatikan hari ini :#ITMG#ASRI#JPFA#INKP

Source:
Teman…

Analisa Pembukaan Pasar Saham Indonesia | 19 Maret 2018

Analisa Pembukaan Pasar Saham Indonesia Mirae Asset Sekuritas Indonesia Embun Pagi (Maret 19, 2018) Research Team (research@miraeasset.co.id)
Market comment by Darmawan Halim (darmawan.halim@miraeasset.co.id) Pasar AS naik pada hari Jumat didukung data produksi industri dan sentimen konsumen yang positif. Minggu ini semua mata akan berada pada pertemuan the Fed pada hari Selasa dan Rabu, dengan konsensus memperkirakan kenaikan 25pbs. Yang lebih penting lagi, pasar akan secara seksama mengamati pernyataan the Fed untuk mencari petunjuk tentang laju kenaikan suku bunga kedepannya. Selain itu, pertemuan G20 juga akan menjadi sorotan karena pasar akan fokus pada masalah perdagangan multilateral, mengingat ketakutan akan perang dagang. Dari dalam negeri, BI diperkirakan akan mempertahankan benchmark 7DRR di level 4,25% dalam pertemuannya minggu ini.
Market Indicator JCI: 6,304.95 (-0.27%) EIDO: 27.38 (-0.26%) DJIA: 24,946.51 (+0.29%) FTSE100: 7,164.14 (+0.34%) USD/IDR: 13,751 (+0.01%) 10y…

Rekomendasi Saham StockPreneur | 19 Maret 2018

Rekomendasi Saham StockPreneurSelamat Pagi Sahabat Stock Preneur
Berikut beberapa saham pilihan hari ini 19 Maret 2018 (DAILY)

1. (NRCA) Hari ini akan uji Resisten terdekat di 477. Kalau berhasil break. Target selanjutnya di 492 dan 513. Stop Loss jika turun dibawah 440. Range Buy hari ini di 458-462 Indikator Stochastic Golden Cross


2. (BEST) Hari ini akan uji resisten terdekat di 300. Kalau berhasil break. Target selanjutnya di 306 dan 316. Stop loss jika turun dibawah 288. Range Buy hari ini 294-298. Indikator Stochastic Golden Cross

3. (INDY) Hari ini akan uji resisten terdekat di 3448. Kalau berhasil break. Target selanjutnya di 3590 dan 3670. Stop loss jika turun dibawah 3228. Range Buy hari ini di 3300-3350

4. (INKP) Hari ini akan uji resisten terdekat di 11483. Kalau berhasil break. Target Selanjutnya di 11741 dan 11960. Stop loss jika turun dibawah 11000. Range buy hari ini 11470-11540.

5. (ASRI) Hari ini akan uji resisten terdekat di 396. Kalau berhasil break. Target selanjut…

Rekomendasi Saham IPOT | 19 Maret 2018

Rekomendasi Saham IPOT IHSG (6.260-6.365) : Indeks harga saham gabungan diprediksi akan bergerak menguat. Target kenaikan indeks pada level 6.365 kemudian 6.415 dengan support di level 6.260 dan 6.210.

ICBP (Spec Buy) : Target kenaikan harga pada level 8.900 kemudian 9.025 dengan support di level 8.625, cut loss jika break 8.500.

PWON (Spec Buy) : Target kenaikan harga pada level 660 kemudian 680 dengan support di 620, cut loss jika break 600.

ITMG (Spec Buy) : Target kenaikan harga pada level 28.900 kemudian 30.100 dengan support di 26.200, cut loss jika break 25.200

Source:
IPOT

Rekomendasi Saham PacificTrader | 19 Maret 2018

Rekomendasi Saham PacificTraderMorning good people :grin:

Prediksi IHSG hari ini:
- IHSG ditutup melemah tipis pada perdagangan jumat kemarin, diperkirakan IHSG masih akan bergerak unvertain dengan ketidak pastian trade war yang sedang berlangsung. IHSG masih akan bergerak sideways terbatas di kisaran level 6312-6347

Highlight yang bisa di perhatikan :bangbang:
- OIL (ELSA, MEDC)

Watchlist for today:exclamation:
:heavy_check_mark: BRMS
:heavy_check_mark: UNSP
:heavy_check_mark: INKP
:heavy_check_mark: IKAI
:heavy_check_mark: ARMY
:heavy_check_mark: TAXI

Batasi Risiko & TP yah :grin:

Prospek Saham ADRO dan PTBA | 19 Maret 2018

Prospek Saham ADRO dan PTBA Aksi jual asing belum berhenti. Pada Jumat (16/3) lalu, aksi jual asing (net sell) di Bursa Efek Indonesia tercatat Rp 1,03 triliun. Sejak awal tahun hingga pekan lalu (ytd), asing sudah net sell Rp 16,85 triliun.
Namun asing tak sepenuhnya pergi dari pasar saham. Buktinya, saham Bukit Asam (PTBA) dan Adaro Energy (ADRO) mencetak net buy asing tertinggi.
Mengacu data RTI, ADRO menjadi saham dengan net buy tertinggi sejak awal tahun (ytd). Nilai totalnya mencapai Rp 1,09 triliun. Posisi kedua adalah PTBA dengan total net buy senilai Rp 542,2 miliar.
Yang menarik, asing tak sepenuhnya menjual ADRO dan PTBA selama sebulan terakhir. Padahal, di periode itu sentimen harga batubara untuk PT PLN bergulir kencang. Skemanya jauh di bawah harga pasar, sehingga berpotensi menggerus pemasukan kedua emiten itu.
Banyak faktor yang membuat asing tertarik dengan sektor batubara Indonesia, terutama ADRO dan PTBA. Pertama, valuasi murah. Sektor komoditas cukup murah dibandi…