Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari 29, 2021

[SAME] PT Elang Mahkota Teknologi Tbk Akuisisi Saham SAME

PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) resmi mengakuisisi saham PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME) yang merupakan pengelola jaringan Rumah Sakit OMNI atau OMNI Hospitals. Titi Maria Rusli, Sekretaris Perusahaan EMTK mengungkapkan, tujuan pengambilalihan saham SAME untuk diversifikasi portfolio investasi dan mengembangkan segmen bisnis kesehatan yang dilakukan melalui entitas anaknya. "Dengan demikian diharapkan akan tercipta sinergi perusahaan yang lebih kuat dan mampu bersaing dengan grup perusahaan Rumah Sakit lainnya di Indonesia," kata dia dalam keterbukaan informasi, Kamis (28/1). Adapun lini bisnis eksisting entitas anak usaha EMTK dalam bisnis kesehatan melalui PT Elang Medika Corpora yang memiliki dua rumah sakit di Tangerang dan Sentul. Lebih lanjut Maria bilang sebelumnya tak pernah melakukan kerja sama bisnis bersama SAME sebelum akuisisi. Dengan akuisisi ini, Maria bergarap dalam jangka panjang akan memberikan dampak yang positif untuk perusahaan dan bisa b

[PTPP] PT Pembangunan Perumahan Tbk Targetkan PPRO Berkontribusi 10% dari Target Pemasaran 2021

PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP) menargetkan anak usahanya, PT PP Properti Tbk (PPRO) mampu berkontribusi 10% dari target pemasaran tahun 2021. Sekretaris Perusahaan PTPP Yuyus Juarsa menyebutkan, target pemasaran PTPP tahun ini sebesar Rp 30 triliun yang terdiri dalam berbagai sektor. "Untuk PP Properti sendiri kami rencanakan berkontribusi 5%-10% dari target pemasaran 2021," ujarnya kepada kontan.co.id, Rabu (27/1). Manajemen PP Properti sebelumnya menyebutkan target marketing sales tahun ini akan berkisar Rp 1,4 triliun. Yuyus menerangkan, tahun ini PP Properti akan fokus meluncurkan proyek rumah tapak seperti di Semarang dan Bandung. Selain itu, PPRO juga akan fokus menyelesaikan proyek vertical residence yang sudah berlangsung, terutama di area mixed used dan apartemen mahasiswa. "Untuk investasi, PP Properti akan menyelesaikan hotel di Lombok untuk menyambut Moto GP dan sementara tidak membeli lahan," tuturnya. Adapun total tabungan lahan PP Properti seluas

[ANTM] PT Aneka Tambang Tbk Siap Ekspor Bijih Bauksit

PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mendapatkan persetujuan ekspor mineral logam untuk penjualan ekspor bijih bauksit tercuci dengan kadar Al2O3 = 42% sebesar 1,89 juta wet metric ton (wmt) untuk periode tahun 2021-2022. Sekretaris Perusahaan ANTM Kunto Hendrapawoko menyampaikan bahwa izin ekspor tersebut diberikan atas pelaksanaan proyek hilirisasi pembangunan Pabrik Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR). Hal ini melengkapi izin ekspor bijih bauksit yang telah dimiliki ANTM sebelumnya sebesar 840.000 wmt atas kepemilikan Pabrik Chemical Grade Alumina (CGA) di Tayan.       Berdasarkan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral No. 17 tahun 2020 tentang Pengusahaan Pertambangan Mineral dan Batubara, ANTM masuk dalam kriteria Perusahaan pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) Operasi Produksi Bauksit yang telah memiliki dan mengoperasikan serta mengembangkan fasilitas pemurnian mineral di dalam negeri. "Oleh sebab itu, saat ini ANTM diperkenankan untuk melakukan ekspor bijih bauksit te

[WSKT] PT Waskita Karya (Persero) Tbk Siap Divestasi 9 Ruas Jalan Tol

Pembentukan Sovereign Wealth Fund (SWF) atau Lembaga Pengelola Investasi (LPI) untuk pendanaan proyek tak disia-siakan emiten BUMN Karya. Salah satunya PT Waskita Karya (Persero) Tbk. (WSKT) menyatakan sedang menyiapkan divestasi sembilan ruas jalan tol milik perseroan. Berdasarkan data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), sembilan ruas jalan tol yang akan didivestasi adalah jalan tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (seksi 1-7), Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat (seksi 1-6), Cibitung-Cilincing (seksi 1-4), Cinere-Serpong (seksi1-2), Bogor-Ciawi-Sukabumi (seksi1-4), Depok-Antasari (seksi 1-3), Pemalang-Batang (seksi 1-2), Batang-Semarang (seksi 1-5), dan Krian-Legundi-Bunder-Manyar (seksi 1-4). Dari kesembilan ruas jalan tol tersebut, Jalan Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat (seksi 1-6) memiliki jarak terpanjang hingga 143,25 Kilometer. Sementara itu, kepemilikan saham tertinggi beradadi ruas Krian-Legundi-Bunder-Manyar (seksi 1-4) atau 99,9 persen, sedangkan yan

[KRAS] PT Krakatau Steel (Persero) Tbk Bukukan Laba Bersih di Tahun 2020

Emiten BUMN produsen baja PT Krakatau Steel (Persero) Tbk., mengungkapkan pencapaian kinerja perseroan sepanjang 2020 yang berhasil berbalik membukukan laba bersih. Direktur Utama Krakatau Steel Silmy Karim menyampaikan bahwa perseroan berhasil mentransformasi anak perusahaan menjadi new profit generator dari semula rugi pada 2019, menjadi laba pada 2020, sehingga mendukung perbaikan kinerja perseroan secara konsolidasi. Dia menyampaikan, berdasarkan laporan keuangan yang belum diaudit total laba dari seluruh anak perusahaan pada 2020 berhasil mencapai US$36,55 juta, berbanding terbalik dari posisi rugi US$169,32 juta pada 2019. Lebih rinci, entitas usaha PT KH Pipe Industries yang tercatat rugi US$34,03 juta pada 2019 berhasil mencatatkan laba US$7,55 juta pada 2020 dan PT Krakatau Wajatama yang sebelumnya rugi US$28,85 juta berhasil untung US$1,76 juta pada 2020. Selain itu, subtotal 5 entitas usaha lainnya yang merugi US$141,67 juta juga berhasil mencetak laba US$1,2 juta. “Bocorann

Analisa Saham ADHI | 29 Januari 2021

Analisa Saham ADHI Saham ADHI pada tanggal 28 Januari 2021 ditutup melemah pada harga 1465, turun -6,68%. Hal ini disertai dengan penurunan volume, yaitu 26% dari hari sebelumnya.  Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area jenuh jual dengan kecenderungan bearish.  Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di atas garis 0 dengan kecenderungan bearish. Investor asing terlihat melakukan aksi jual sebesar 10 Milyar pada saham ini. Status Saham Saat Ini: Trendnya adalah Downtrend Rekomendasi dari kami adalah Trading Sell, Beli jika di atas 1600 Jika naik di atas 1700 maka berpeluang ke 1900 Jika turun di bawah 1350 maka berpeluang ke 1250 Jangan lupa atur stoploss order untuk manajemen risiko. Disclaimer ON Untuk alternatif edukasi dan update saham pilihan, silahkan ikuti Saham Online melalui partner kami sebagai berikut : Channel Telegram: https://t.me/SahamOnlineID Youtube Channel :  https://www.youtube.com/c/sahamonlineid Instagram : 

Rekomendasi Saham BMRI, INKP dan LSIP oleh Indopremier | 29 Januari 2021

IHSG (5.900– 6.060) : indeks harga saham gabungan diprediksi akan melanjutkan pelemahannya. Target pelemahan indeks pada level 5.900 kemudian 5.820 dengan resist di level 6.060 dan 6.140. BMRI (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 6.875 dengan resist di level 7.250, kemudian 7.450. INKP (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 12.500 dengan resist di level 13.150, kemudian 13.400. LSIP (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 1.270 dengan resist di level 1.350, kemudian 1.400. R-LQ45X (Sell) : Target pelemahan harga pada level 958 kemudian 935 dengan resist di level 1.004, kemudian  1.027. XCLQ (Sell) : Target pelemahan harga pada level 93 kemudian 90 dengan resist di level 99, kemudian 102. XPID (Sell) : Target pelemahan harga pada level 500 kemudian 487 dengan resist di level 526, kemudian 539. Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3cbqcq

Rekomendasi Saham ANTM, BRIS dan ASSA oleh Mirae Asset Sekuritas | 29 Januari 2021

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight Januari 29, 2021 (tasrul@miraeasset.co.id) IHSG Daily, 5,979(-2.12%), Test Resistance at 6,060.  Trading range 5,895 – 6,060. Indikator MFI optimized dan Stochastic%D optimized sudah berada di oversodl area. Daily support di 5,895 dan daily resistance di 6,060. Cut loss level di  5,770. ANTM Daily, 2,380 (-6.67%), Trading  Buy, trading range 2,370 – 2,570. Indikator MFI optimized dan stochastic %D sudah berada di oversold area dengan kecenderungan menguat. Daily support di 2,370 dan daily resistance di 2,570. Cut loss level di 2,290. BRIS Daily, 2,620 (-6.76%), Buy on Weakness, trading range 2,570 – 2,850. indikator MFI optimized dan indikator  Stochastic %D optimized sudah berada di oversold area. Daily support  di  2,570  dan daily resistance di 2,850. Cut loss level di 2,410. ASSA Daily, 810 (+1.25%), Trading Buy, trading range ,800 – 865. Indikator MFI optimized masih cenderung bergerak naik. Perkiraan daily support di 800 dan dai

Rekomendasi Saham AALI, BBTN, BMRI, CPIN, LINK, MYOR dan PPRE oleh Binaartha Sekuritas | 29 Januari 2021

Binaartha Sekuritas Daily 29 Januari 2021 Nafan Aji  Astra Agro Lestari (AALI) Pergerakan harga saham AALI hampir menguji garis MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar.  Rekomendasi saham AALI adalah akumulasi beli pada area level Rp 10.750 – Rp 11.050, dengan target harga secara bertahap di Rp 11.575, Rp 12.650 dan Rp 13.750. Support ada di Rp 10.750 dan Rp 10.475. Saham AALI ditutup di Rp 11.050. (RoE: 3.97%; PER: 28.44x; EPS: 408.80; PBV: 1.15x; Beta: 1.55).  Bank Tabungan Negara (BBTN) Terlihat pola doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham BBTN.  Rekomendasi saham BBTN adalah akumulasi beli pada area Rp 1.595 – Rp 1.625, dengan target harga secara bertahap di level Rp 1.740, Rp 1.805, Rp 1.865, Rp 2.110 dan Rp 2.180. Support ada di Rp 1.515. Saham BBTN ditutup di Rp 1.625. (RoE: 8.34%; PER: 11.43x; EPS: 142.20; PBV: 0.95x; Beta: 2.26). Bank Mandiri (BMRI) Saham

Analisa Saham HRUM, ASII dan BBCA | 29 Januari 2021

PT Harum Energy Tbk (HRUM) Candle membentuk spinning top dan mengindikasikan rawan terjadinya pembalikan arah atawa profit taking. Indikator stochastic uptrend. MACD positif dan uptrend. Kemarin, HRUM ditutup menguat 5,32% ke Rp 5.150 per saham.  Rekomendasi: Buy on weakness Support: Rp 4.400 Resistance: Rp 5.600 Dimas W.P. Pratama, NH Korindo Sekuritas  PT Astra International  Tbk (ASII) Muncul inverted hammer candle. Indikator stochastic menunjukkan sinyal oversold. Volume perdagangan ASII meningkat. Namun, indikator RSI bergerak melemah. ASII berpotensi uji support Rp 5.925-Rp 6.100 dengan potensi rebound.  Rekomendasi: Buy on weakness  Support: Rp 5.900 Resistance: Rp 6.650 Achmad Yaki, BCA Sekuritas PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) MACD dan RSI kompak berada dalam tekanan. Candle harga berusaha untuk dapat menggapai midband. Namun, belum memperlihatkan akan dapat bertahan di atas midband Rekomendasi: Sell on strength Support: Rp 33.800 Resistance: Rp 35.100 William Surya Wijaya, In

Update Harga Komoditas dan Indeks | 29 Januari 2021

Dow jumps 300 points as market stages a strong comeback from biggest sell-off in 3 months U.S. stocks jumped on Thursday, roaring back from a sharp sell-off on Wall Street that saw the S&P 500 and the Dow Jones Industrial Average suffer their worst drop in three months. Dow.......30603    +300.2   +0.99% Nasdaq..13337   +66.6     +0.50% S&P 500..3787    +36.6     +0.98%   FTSE...... .6526    -41.2        -0.63% Dax........13666    +45.5       +0.33% CAC........5511     +50.9        +0.90% Nikkei....28197    -437.8     -1.53% HSI........28551     -746.8     -2.55% Shanghai .3505   -68.2        -1.91% ST Times..2920   -38.3        -1.30% IDX..5979.39    -129.78    -2.12% LQ45..940.52   -22.61      -2.35% JAKMIND...1094.02     -5.08      -0.46% JAKCONS....1736.99    -35.22   -1.99% JAKTRADE....798.22    +0.71    +0.09% JAKBIND.....927.22     -31.57   -3.29%  JAKAGRI..1370.83     -41.05   -2.91% JAKFIN.. ....1372.80     -22.08    -1.58% JAKPROP...367.10     -11.74    -3.10% JAKINFR

Rekomendasi Saham INDY, PTPP, PGAS dan ERAA oleh MNC Sekuritas | 29 Januari 2021

MNC Daily Scope Wave 29 Januari 2021 IHSG kembali terkoreksi 2,1% ke level 5,979 pada perdagangan kemarin (28/1). Dengan tertembusnya support terdekat di 5,998, maka IHSG berpotensi menguji area 5,850-5,930 untuk membentuk wave A dari wave (4). Setelah terkonfirmasi menyelesaikan wave A, maka IHSG berpeluang menguat untuk membentuk wave B dari wave (4) ke area 6,190-6,250. Support: 5,930, 5,850 Resistance: 6,280, 6,505 INDY - Spec Buy (1,410) INDY bergerak dan ditutup menguat tipis 0,4% ke level 1,410 pada perdagangan kemarin (28/1). Selama tidak menembus 1,300, maka saat ini INDY sudah berada di akhir wave [c] dari wave 4. Hal tersebut berarti, koreksi INDY akan relatif terbatas dan berpotensi menguat. Spec Buy: 1,350-1,410 Target Price: 1,600, 1,700 Stoploss: below 1,300 PTPP - Buy on Weakness (1,730) Pada perdagangan kemarin (28/1), PTPP ditutup terkoreksi agresif sebesar 7% ke level 1,730. Selama tidak terkoreksi ke bawah 1,570, maka pergerakan PTPP merupakan bagian dari wave (B) d

Saham Online di Facebook