Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober 8, 2019

Saham TBIG | Tower Bersama Siap Stock Split Saham 1:5

Setelah PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), kini giliran emiten menara telekomunikasi Grup Saratoga, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) yang siap melakukan aksi korporasi pemecahan nilai nominal saham (stock split) dengan rasio 1:5. Dari aksi ini, nilai nominal saham perusahaan yang semula Rp 100/saham akan berubah menjadi Rp 20/saham.

Dalam pengumuman yang dirilis perusahaan Selasa pagi ini (8/10/2019) di Bursa Efek Indonesia (BEI), aksi ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan likuiditas perdagangan saham.

Untuk itu perusahaan meminta izin dari pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 30 Oktober 2019 ini di Hotel JS Luwansa.

Jika menggunakan asumsi harga saham pada penutupan perdagangan Senin kemarin di Rp 6.300/saham, maka setelah stock split ini dilaksanakan harga saham perusahaan akan berubah menjadi Rp 1.260/saham. Saham TBIG secara year to date sudah naik 75%.

Bersamaan dengan itu, perusahaan juga akan meminta persetujuan para pemegang…

Saham INTA | Gandeng Tata Motors, Intraco Penta Diversifikasi Produk

PT Intraco Penta Tbk. melakukan diversifikasi produk guna memacu kinerja perseroan di tengah melemahnya penjualan alat berat dengan membuka dealer 3S (sales, service & spare parts) alat berat di Balikpapan, Kalimantan Timur.

Ekspansi usaha itu dilakukan Intraco Penta melalui cucu usahanya PT Pratama Wana Motor (PWM) yang merupakan anggota dari PT Intraco Penta Wahana (IPW). Grup emiten yang bergerak di bidang perdagangan alat berat dan konstruksi, pembangkit listrik, fabrikasi, infrastruktur, serta pembiayaan itu menggandeng Tata Motors Distribusi Indonesia (TMDI).

Eddy Rodianto, Direktur Keuangan Intraco Penta sekaligus Presiden Direktur (IPW), mengungkapkan bahwa pembukaan cabang, dealer, dan peluncuran model alat berat baru merupakan strategi diversifikasi emiten berkode saham INTA itu.

“[Pembukaan dealer] untuk memenuhi kebutuhan para pelanggan yang beragam. Selain itu melalui strategi ini INTA berupaya mendongkrak penjualan melalui diversifikasi produk saat penjualan sektor t…

Saham BBCA | Bidik milenial, BCA luncurkan aplikasi welath managament digital

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA, anggota indeks Kompas100) meluncurkan wealth managamet digital bertajuk Welma, Selasa (8/10). Via Welma, kini nasabah BCA dapat melakuakn transaksi produk-produk investasi seperti reksadana, obligasi, hingga bancassurance.

Presiden Direktur BCA Jahja Setiatmadja menuturkan peluncuran Welma salah satunya bertujuan untuk meningkatkan litersi keuangan, khususnya bagi generasi muda.

“Kami mencermati pentingnya investasi bagi anak muda khususnya, maka kami tergerak untuk berinovasi dalam menciptakan aplikasi berbasis digital untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan investasi. Hal ini diwujud nyatakan dalam peluncuran aplikasi Welma, aplikasi wealth management untuk berinvestasi,” kata Jahja dalam peluncuran Welma.

Sementara Wakil Presiden Direktur BCA Suwignyo Budiman bilang peluncuran Welma juga terkait branding perusahaan sebagai bank yang menawarkan total solusi kebutuhan keuangan bagi nasabahnya.

Peluncuran Welma juga soal bagaimana BCA bisa bersaing …

Saham TINS | TINS kurangi produksi di tengah penurunan harga

PT Timah (Persero) Tbk telah melakukan sejumlah kebijakan pengurangan produksi hingga menurunkan ekspor timah. Hal ini sebagai upaya perusahaan untuk mengantisipasi penurunan harga timah.

Asal tahu saja, harga timah di pasar dunia masih belum menguntungkan bagi produsen timah. Harga timah di bursa berjangka hingga penghujung September 2019 berkisar US$ 16.300 per metrik ton. Nilai ini tidak jauh berbeda ketika di awal Oktober 2019.

Direktur Utama PT Timah Tbk Mochtar Riza Pahlevi mengatakan, pihaknya telah mengeluarkan kebijakan efektivitas dan efisiensi pada biaya operasional, seperti pengurangan volume ekspor.

Untuk pengurangan produksi, PT Timah Tbk memberhentikan operasi kapal keruk (dredge). Sementara untuk tambang darat, semula operasional tambang dilakukan dalam tiga shift kerja. Namun, kini hanya beroperasi satu shift.

"Tujuh kapal isap produksi saat ini on hold untuk tidak melakukan operasi penambangan, termasuk tambang darat yang sudah kami kurangi shift operasinya,&quo…

Saham MNCN | Media Nusantara Citra agresif mengembangkan bisnis multi channel network

Guna menghadapi dan memanfaatkan perkembangan teknologi, PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) menambah lini bisnis multi channel network (MCN) pada Youtube dan juga RCTI+.

"Ini merupakan platform media penyiaran tambahan bagi MNC. Jadi kalau tadinya konten MNC dinikmati di layar TV, sekarang juga bisa dinikmati via internet streaming, baik secara linear maupun video on demand (VOD)," ujar Direktur Utama MNCN David Fernando Audy pada Kontan.co.id, Selasa (8/10).

Lebih lanjut ia menyebut bahwa pada tahun ini RCTI+ menargetkan mampu mencapai monthly active users (MAU) sebanyak 5 juta. Dalam sebulan setidaknya ada 5 juta orang yang aktif menggunakan RCTI+ .

Sejak pertama meluncur pada 23 Agustus 2019 silam, MAU berkembang melebihi 1 juta pada akhir bulan September 2019. Dengan target MAU bisa tembus 5 juta, maka perusahaan mengestimasikan pendapatan sebesar US$ 5 juta pada akhir 2019.

Semakin agresif, MNCN membidik MAU mencapai 20 juta dengan target pendapatan sebesar US$ 30 juta…

Saham KEEN | Bangun pembangkit listik di Kalimantan, Kencana Energi tunggu lampu hijau PLN

PT Kencana Energi Lestari Tbk (KEEN) menyatakan siap untuk membangun pembangkit listrik energi baru terbarukan (EBT) di Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur. Emiten ini berencana membangun pembangkit listrik tenaga biomass (PLTBM) dan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atau solar panel.

Direktur utama KEEN Henry Maknawi mengatakan, rencananya PLTBM ini akan berkapasitas 10 megawatt (MW) sementara untuk PLTS akan berkapasitas 20 MW. “Kombinasinya sedang kami susun,” ujar Henry saat dikonfirmasi Kontan.co.id, Senin (7/10).

Meski demikian, Henry mengatakan pihaknya saat ini sedang dalam tahap mempelajari lebih detil terkait proyek ini. “Kami sedang mempelajari untuk pembangkit listrik solar panel di Kalimantan yang digabung dengan pembangkit listrik biomass,” sambungnya.

Lebih lanjut, Henry mengatakan saat ini pihaknya sedang menunggu PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk membuka pintu negosiasi terkait power purchase agreement (PPA) baru untuk segmen EBT.

Henry memperkirakan, nego…

Saham BULL | Buana Lintas Lautan menghitung ulang capex untuk penambahan kapal

PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) sedang menghitung ulang realisasi belanja modalnya karena berencana menambah jumlah unit kapal. Hingga akhir tahun 2019, emiten pelayaran dan perkapalan itu akan menerima paling sedikit delapan unit kapal dan berpotensi masih akan menambah pembelian unit kapal.

Direktur Utama Buana Lintas Lautan Kevin Wong mengatakan bahwa BULL sedang menghitung ulang rencana penambahan kapal karena pihaknya melihat peluang pasar masih sangat terbuka. Mulanya, BULL menganggarkan belanja modal alias capital expenditure (capex) untuk ekspansi penambahan kapal senilai Rp 1,5 triliun dan sudah terpakai setengahnya. Namun, BULL mengkajinya kembali.

Pada semester pertama 2019, BULL telah merealisasikan empat kapal baru. Sebelumnya, Kevin juga menyatakan dua kapal lagi akan tiba di bulan Oktober ini.

Target penambahan kapal BULL di tahun ini adalah delapan hingga sembilan unit. Sehingga, jumlah unit kapal BULL yang per Juli 2019 sudah ada 21 unit akan bertambah hingga 24-25 …

Saham BRMS | Bumi Resources Minerals bakal uji coba fasilitas produksi tambang Poboya

PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) menyatakan pekerjaan konstruksi fasilitas produksi di Tambang Poboya, Palu telah hampir rampung.

Melalui anak usaha dengan kepemilikan 96,97% yakni PT Citra Palu Minerals, BRMS mengoperasikan lebih dari 85.180 hektare konsesi tambang emas di Sulawesi Tengah dan Selatan.

Proyek tambang emas tersebut memiliki cangkan sekitar 3,9 juta ton bijih dan sumber daya sekitar 7,9 juta ton bijih.

"Kami harapkan agar fasilitas produksi tersebut dapat segera bekerja. Semoga ujicoba produksi dari lokasi Tambang Poboya dapat dimulai di kuartal IV tahun ini," ujar Seno Karmadibrata, CEO dan Direktur Utama BRMS dalam siaran pers, Senin (7/10).

Produksi tahun pertama dari Tambang Poboya diestimasikan sebesar 100.000 ton bijih. Level produksi tersebut diharapkan dapat naik menjadi 180.000 ton bijih di tahun kedua.

Sumber: https://industri.kontan.co.id/news/bumi-resources-minerals-brms-bakal-uji-coba-fasilitas-produksi-tambang-poboya

Saham BBRI | Transaksi Uang Elektronik BRIZZI Tembus Rp 5,7 T hingga Agustus 2019

Hingga Agustus 2019, PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) telah menyalurkan 14,9 juta kartu BRIZZI. Sedangkan nilai transaksi  uang elektronik besutan BRI tersebut mencapai Rp 5,7 triliun.

Direktur Konsumer BRI Handayani menyatakan, realisasi jumlah kartu yang telah diterbitkan dan juga nilai transaksi BRIZZI tersebut naik 62 persen dari tahun sebelumnya. Oleh sebab itu, Handayani cukup optimistis target sebaran kartu bisa tercapai akhir tahun.

"Melihat pertumbuhan yang signifikan, kami optimis akhir 2019 ini akan mencapai 15 juta kartu beredar," ujarnya dalam acara peluncuran kerjasama BRI dengan Traveloka di Jakarta, Senin (07/10/2019).

Handayani juga yakin, hingga akhir tahun nanti nilai transaksi kartu BRIZZI akan mencapai Rp 6,5 triliun. Hal ini dilatarbelakangi kecenderungan masyarakat yang menggunakan uang elektronik untuk keperluan sehari-hari, seperti transportasi hingga berbelanja.

Saat ini, uang elektronik server-based memang sedang marak digunakan. Namun, Handayani men…

Saham ICBP | Pisah dengan Pepsi, Indofood Tetap Garap Pasar Minuman di Indonesia

PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) menyatakan jika akan terus mengembangkan usaha di bidang minuman. Ini meski kerja sama anak usahanya yakni PT Anugerah Indofood Beverage Makmur (AIBM) dengan[ PepsiCo ]( 4078057 "")berakhir.

Corporate Secretary PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) Gideon A Putro dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, menjelaskan PT AIBM merupakan entitas anak perseroan yang bergerak di bidang minuman non alkohol.

AIBM ditunjuk oleh PepsiCo Inc. (PepsiCo) untuk memproduksi, menjual, dan mendistribusikan secara eksklusif produk minuman non alkohol dengan menggunakan merek-merek milik PepsiCo di wilayah Indonesia.

Pendistribusian sesuai syarat dan ketentuan yang ditetapkan dalam perjanjian Exclusive Bottling Agreement atau EBA dengan PepsiCo. Adapun, perjanjian EBA berlaku untuk jangka waktu 5 tahun dan berakhir pada 2019.

“Berakhirnya kerja sama dengan PepsiCo karena jangka waktu EBA sudah berakhir. AIBM dan PepsiCo telah sepakat untuk…

Saham TNCA | TNCA AKAN RIGHTS ISSUE SENILAI Rp217 MILIAR

PT Trimuda Nuansa Citra Tbk (TNCA) berniat melakukan Penambahan Modal Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (Rights Issue).

Menurut keterangan perseroan Senin sore disebutkan, jumlah saham baru yang akan dikeluarkan sebnayak 632.460.000 saham dengan nilai nominal Rp100 dengan harga pelaksanaan Rp344 atau senlai total Rp217.566.240.000.

Setiap pemegang 2 saham lama akan memperoleh 3 HMEYD dimana 1 HMETD berhak membeli 1 saham baru. Pelaksanaan PUT I ini akan dilakukan setelah mendapatkan persetujuan RUPS namun tidak lebih dari 12 bulan sejak tanggal penerimaan persetujuan RUPS.

Dana yang diperoleh antara lain akan digunakan untuk mengambilalih perusahaan perusahaan asuransi PT Asuransi Staco Mandiri (ASM) senilai Rp85.232.700.000, meningkatkan penyertaan modal di ASM senilai Rp126.807.932.376 dan modal kerja Rp2.525.707.624. (end)

Sumber: http://www.iqplus.info/news/stock_news/tnca-tnca-akan-rights-issue-senilai-rp217-miliar,80072512.html

Saham WSKT | WASKITA AKAN TERIMA PEMBAYARAN 4 PROYEK TURNKEY SENILAI Rp2,52 TRILIUN

PT Waskita Karya Tbk (WSKT) pada bulan Oktober 2019 ini akan menerima pembayaran dari 4 (empat) proyek turnkey yang telah dikerjakan oleh Waskita senilai kurang lebih Rp2,52 triliun.

Keempat proyek dimaksud adalah Proyek LRT Sumatera Selatan senilai Rp500 miliar, Proyek Tol Kunciran . Parigi Rp700 miliar, Proyek Tol Cileunyi . Sumedang - Dawuan Rp327 miliar, dan Proyek Tol Cinere . Serpong Rp1 triliun. "Khusus tol Cinere . Serpong proses pemenuhan persyaratan administrasinya masih berlangsung dan diharapkan pencairannya dapat dilaksanakan pada bulan Oktober ini," ungkap Director of Finance, Haris Gunawan dalam keterangannya.

Seiring dengan telah selesainya progres pembangunan proyek infrastruktur jalan tol dan proyek strategis nasional lainnya, sampai dengan akhir tahun 2019 Waskita akan menerima pembayaran sejumlah proyek turnkey. Selain empat proyek tersebut, Waskita juga akan melakukan penagihan untuk pekerjaan proyek tol Trans Sumatera yang dikembangkan oleh PT Hutama Ka…

Saham BABP | BANK MNC INTERNASIONAL AKAN TAMBAH MODAL DENGAN HMETD

Bank MNC Internasional Tbk (BABP) akan melakukan Penawaran Umum Terbatas VIII Tahun 2019 kepada para pemegang sahamnya dalam rangka Penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu.

Menurut prospektus perseroan Selasa disebutkan, jumlah saham yang akan dikeluarkan sebanyak-banyaknya 4.039.523.275 saham Seri B dengan nominal Rp50 per saham atau 14,29 % dari total modal disetor dan ditempatkan perseroan bernilai Rp201.976.163.750.

Setiap pemegang 6 saham perseroan pada 3 Desember 2019 berhak atas 1 HMETD dimana 1 HMETD berhak membeli 1 saham baru.

Bersamaan dengan penawaran umum ini, perseroan juga akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 6.059.284.914 Waran seri V yang merupakan 25% dari jumlah modal ditempatkan dan disetor pada saat pernyataan pendaftaran. Untuk setiap 2 saham hasil pelaksanaan HMETD melekat 3 waran seri V yang diberikan cuma-cuma sebagai insentif dengan harga pelaksanaan Rp50 sehingga nilainya Rp302.964.245.700.

Rencana perseroan melakukan Penambahan Modal Dengan HMETD ini ak…

Analisa Saham UNVR dan GIAA

PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR)
Pada perdagangan Senin (7/10) ditutup pada level Rp 44.000 atau melemah Rp 1.425. Secara teknikal, koreksi yang terjadi sudah di area bottom fishing berpotensi rebound. Indikator stochastic oversold dan volume menunjukkan akumulasi pembelian meningkat.
Rekomendasi: Buy dengan target harga Rp 47.200 dan stop loss kurang dari Rp 43.750.

PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA)
Pada perdagangan Senin (7/10) ditutup pada level Rp 505 atau menguat Rp 5. Secara teknikal, candle terbentuk white spinning mengindikasikan rebound. Indikator stochastic golden cross dan volume menunjukkan tren pembelian meningkat.
Rekomendasi: Sell on strength pada level Rp 520.

Profindo Sekuritas Indonesia Dimas W. P. Pratama

Rekomendasi Saham IPOT 8 Oktober 2019 | JSMR, LSIP dan EXCL

IHSG (5.935 - 6.070) : Indeks harga saham gabungan diprediksi akan melanjutkan pelemahannya. Target pelemahan indeks pada level 5.935 kemudian 5.880 dengan resist di level 6.070 dan 6.135.
JSMR (Buy) : Target kenaikan harga pada level 5.675 kemudian 5.825 dengan support di level 5.500, cut loss jika break 5.400.
LSIP (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 1.175 dengan resist di level 1.205 dan 1.220.
EXCL (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 3.320 dengan resist di level 3.380 dan 3.410.
Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/e/3c7mtc

Rekomendasi Saham Mirae Asset Sekuritas 8 Oktober 2019 | APLN, TLKM dan INCO

Technical Insight By Tasrul (tasrul@miraeasset.co.id)

IHSG Daily, 6,000.58 (-1.00%), test support at 6,000, trading range 5,977 - 6,041. Indikator MFI optimized indikator W%R optimized sudah berada di oversold area. Sementara pada periode weekly indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih bergerak turun. Daily support di 5,977 dan resistance di 6,041. Cut loss level di 5,940.

APLN Daily ,230 (-4.96%),trading buy, trading range 222 - 234. Indikator MFI optimized dan W%R optimized akan menguji support trend line. Daily support di 222 sementara itu daily resistance di 234. Cut loss level di 220.

TLKM Weekl, 4,110 (-1.91%),buy on weakness, trading range 4,060 - 4,150. Indikator MFI optimized dan RSI optimized cenderung turun. Weekly support di 4,040 sementara itu weekly resistance di 4,260. Cut loss level di 4,020.

INCO Daily, 3,620(-0.28%), sell on strength, trading range 3,550 - 3,700. Indikator MFI optimized dan indkator W%R optimized masih cenderung naik namu mulai terta…

Analisa Saham ACES dan BBRI

PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES)
Daily (Rp1.750) (RoE: 21,23%; PER: 31,18x; EPS: 55,48; PBV: 6,64x; Beta: 1,55). Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA-20, 120 dan 200 sehingga peluang terjadinya penguatan terbuka lebar. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp1.730-1.750, dengan target harga secara bertahap di level Rp1.765, 1.775 dan 1.815. Support: Rp1.700.

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI)
Daily (Rp3.900) (RoE: 16,25%; PER: 14,73x; EPS: 264,78; PBV: 2,39x; Beta: 1,65). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp3.860-3.910, dengan target harga secara bertahap di level Rp4.070, 4.330, 4.660 dan 5.125. Support: Rp3.810 dan 3.660.

PT Binaartha Parama Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama

Analisa Saham TLKM dan KINO

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM)
Pada perdagangan Senin (7/10) ditutup pada level Rp 4.110 atau melemah Rp 80. Secara teknikal, koreksi sudah berada di area bottom fishing berpotensi rebound. Indikator stochastic oversold dan volume menunjukkan trend pembelian meningkat.
Rekomendasi: Buy dengan target harga Rp 4.300 dan stop loss kurang dari Rp 4.090.

PT Kino Indonesia Tbk (KINO)
Pada perdagangan Senin (7/10) ditutup pada level Rp 3.940 atau menguat Rp 170. Secara teknikal, pola terbentuk break out rising wedge mengindikasikan bullish. Indikator stochastic uptrend dan volume menunjukkan tren pembelian meningkat.
Rekomendasi: Buy dengan target harga Rp 4.600 dan stop loss kurang dari Rp 3.790.

Profindo Sekuritas Indonesia Dimas W. P. Pratama

Analisa Saham TINS dan BBTN

PT Timah Tbk (TINS)
Daily (Rp900) (RoE: 6,25%; PER: 16,22x; EPS: 55,48; PBV: 1,02x; Beta: 1,52). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat pola inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp890-910, dengan target harga secara bertahap di level Rp925, 1.240 dan 1.880. Support: Rp850.

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN)
Daily (Rp1.815) (RoE: 10,32%; PER: 7,29x; EPS: 248,82; PBV: 0,75x; Beta: 1,84). Terlihat tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp1.800-1.820, dengan target harga secara bertahap di level Rp1.920 dan 1.990. Support: Rp1.750.

PT Binaartha Parama Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama

Analisa Saham ERAA dan CTRA

Analisa Saham ERAA
Setelah tertahan di resistance level 1770, saham ERAA bergerak turun dan menembus ke bawah support uptrend line. Penembusan support tersebut telah mengakhiri tren naik jangka pendek saham ini, sehingga berpeluang melemah menuju target terdekat di level 1405. Apabila nantinya pelemahan saham ini berlanjut, maka ERAA berpeluang turun menuju target di level 1000, dengan minor target di 1250. Indikator teknikal MACD yang bergerak turun ke bawah centreline, mengindikasikan bahwa saham ini sedang bergerak negatif.
Rekomendasi: Sell. Hindari selama masih belum dapat melampaui ke atas 1770.
Sumber: https://step-trader.com/2019/10/07/eraa-signs-of-moving-down/

Analisa Saham CTRA
CTRA berkonsolidasi dalam dua bulan terakhir. Jika CTRA mampu menguat menembus resisten 1165, CTRA akan membentuk pola bullish double bottoms yang menandakan bahwa CTRA berpeluang kembali menguat.
Rekomendasi:Hold. Trading buy kalau naik di atas 1165. Target 1250-1300.
Sumber: http://www.doktermarke…

Analisa Saham TOWR dan MEDC

PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR)
Pada perdagangan Senin (7/10) ditutup pada level Rp 615 atau menguat Rp 5. Secara teknikal, candle terbentuk morning star mengindikasikan rebound. Indikator stochastic golden cross dan volume menunjukkan tren pembelian.
Rekomendasi: Buy dengan target harga Rp 780 dan stop loss kurang dari Rp 600.

PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC)
Pada perdagangan Senin (7/10) ditutup pada level Rp 645 atau menguat Rp 10. Secara teknikal, candle terbentuk white spinning mengindikasikan rebound. Indikator stochastic golden cross dan volume menunjukkan tren pembelian meningkat.
Rekomendasi: Buy dengan target harga Rp 830 dan stop loss kurang dari Rp 625.

Profindo Sekuritas Indonesia Dimas W. P. Pratama

Saham Online di Facebook