Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei 3, 2019

Spekulasi Dalam Trading Saham

Apa itu Spekulasi? Spekulasi adalah aktifitas melakukan transaksi keuangan yang memiliki risiko besar kehilangan nilai tetapi juga memegang ekspektasi keuntungan yang signifikan atau nilai utama lainnya. Dengan spekulasi, risiko kerugian diimbangi oleh kemungkinan keuntungan besar atau imbalan lainnya.
Tanpa prospek keuntungan substansial, akan ada sedikit motivasi untuk terlibat dalam spekulasi. Kadang-kadang mungkin sulit untuk membedakan antara spekulasi dan investasi sederhana, memaksa pelaku pasar untuk mempertimbangkan apakah spekulasi atau investasi tergantung pada faktor-faktor yang mengukur sifat aset, durasi yang diharapkan dari periode holding dan / atau jumlah leverage yang diterapkan pada eksposur.

Bagaimana Cara Kerja Spekulasi? Misalnya, real estat dapat mengaburkan batas antara investasi dan spekulasi ketika membeli properti dengan tujuan menyewakannya. Meskipun ini akan memenuhi syarat sebagai investasi, membeli beberapa kondominium dengan pembayaran uang muka minima…

Saham DYAN | PENDAPATAN DYANDRA HINGGA MARET 2019 CAPAI Rp128,88 MILIAR

IQPlus, (03/05) - PT Dyandra Media Internasional Tbk (DYAN) meraup pendapatan sebesar Rp128,88 miliar hingga tiga bulan pertama tahun ini namun jumlah pendapatan tersebut lebih kecil ketimbang periode sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp171,11 miliar.Namun demikian, menurut laporan keuangan perseroan Jumat, penurunan tajam beban pokok pendapatan menjadi Rp86,48 miliar dari beban pokok Rp129,85 miliar tahun sebelumnya berhasil membuat laba bruto meningkat menjadi Rp42,39 miliar dari laba bruto Rp41,26 miliar tahun sebelumnya.Beban operasional tercatat naik menjadi Rp53,02 miliar dari Rp48,45 miliar membuat rugi operasi meningkat menjadi Rp10,62 miliar dari rugi operasi tahun sebelumnya yang Rp7,18 miliar.Beban lain-lain neto menyusut menjadi Rp1,06 miliar dibandingkan beban lain-lain tahun sebelumnya yang mencapai Rp8,15 miliar sehingga rugi sebelum pajak penghasilan turun menjadi Rp11,68 miliar dibandingkan rugi sebelum pajak penghasilan tahun sebelumnya yang Rp15,34 miliar.Dan rug…

Saham AISA | PEFINDO TARIK PERINGKAT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD

IQPlus, (03/05) - Pefindo menarik peringkat PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) dan Obligasi I/2013, Sukuk Ijarah I/2013 dan Sukuk Ijarah II/2016 pada 2 Mei 2019.Menurut keterangan Jumat disebutkan, penarikan itu dilakukan karena ketidakcukupan data dan informasi untuk mendukung review pemeringkatan kredit. Oleh karena itu, Pefindo tidak lagi memantau peringkat AISA dan instrumen utang perusahaan.Posisi terakhir peringkat korporasi adalah idSD sedangkan peringkat Obligasi I/2013, Sukuk Ijarah I/2013 dan Sukuk Ijarah II/2016 adalah idD. (end)

Saham WSKT | ANAK USAHA WSKT TINGKATKAN MODAL DI WASKITA FILM PERKASA REALTY

IQPlus, (03/05) - Anak usaha Waskita Karya Tbk (WSKT) yakni PT Waskita Karya Realty (WKR) telah meningkatkan modal pada PT Waskita Film Perkasa Realty (WFPR) dimana kepemilikan WKR di WFPR mencapai 60%.Menurut keterangan yang diperoleh Jumat disebutkan, peningkatan modal yang dilakukan WFPR dari Rp123,31 miliar menjadi Rp368,83 miliar diaman WKR meningkatan modal di WFPR melalui pemasukan dalam perusahaan (inbreng) atas sebidang tanah seluas 6.674m2 senilai Rp147,31 mliiar atau setara dengan 147.312 saham.Dengan adanya peningkatan modal WKR di WFPR maka WKR tetap memiliki 60% saham atau setara 221.301 saham di WFPR dan sisanya dimiliki PT Graha Jasa Ekatama sebanyak 147.534 saham. (end)

Saham PTPP | PP URBAN PASTIKAN HARGA URBANTOWN SERPONG TERJANGKAU

IQPlus, (03/05) - PT Urban, anak usaha PT PP (Persero) Tbk. memastikan harga Urbantown Serpong sebagai hunian vertikal dapat terjangkau oleh Masyarakat Berpenghasilan Rendah, dengan pemasaran telah mencapai lebih dari 85 persen."Perusahaan selalu mengusung konsep Quality Affordable Living di setiap proyek URBAN Development, kata Komisaris Utama PT PP (Persero) Tbk Andi Gani Nena Wea dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Kamis.Proyek hunian vertikal tersebut sempat dikunjungi Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri pada Selasa (30/4/2019).Andi mengatakan, Urbantown Serpong saat ini memasuki fase konstruksi tower kedua. Tower pertama Urbantown Serpong telah selesai dibangun dan tengah masuk tahap finishing yang rencananya akan diserahterimakan di semester kedua tahun 2019.Urbantown Serpong berlokasi di pusat Kawasan Serpong, kurang dari dua kilometer dari Kantor Walikota Tangerang Selatan yang juga diapit oleh dua stasiun commuter line, Stasiun Rawa Buntu dan Sudimara.Proye…

Saham PGAS | ANAK USAHA PGN LAYANI KEBUTUHAN INTERNET SEMEN BATURAJA

IQPlus, (03/05) - PT PGN Tbk melalui anak usaha, PT PGN Telecommunication Nusantara (PGASCOM), menjalin kerja sama dengan PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) untuk melayani kebutuhan jaringan internet SMBR."Layanan sewa jaringan internet dari PGASCOM ini akan berlangsung selama setahun, sepanjang 2019 ini," kata Sekretaris Perusahaan PGN Rachmat Hutama dalam rilis di Jakarta, Kamis.Dalam kerja sama ini, PGASCOM, yang bergerak di bidang jasa telekomunikasi dan ICT, memberikan layanan jaringan internet melalui melalui produk Gasnet (PT Telemedia Dinamika Sarana).Sesuai kesepakatan kedua pihak, nantinya PGASCOM di antaranya akan melayani penyewaan bandwith pabrik SMBR di Palembang, Baturaja, Panjang, dan kantor perwakilan di Jakarta."PGASCOM juga akan melakukan jasa layanan maintenance untuk peralatan jaringan SDW hingga perangkat yang digunakan oleh SMBR," ujar Rachmat.Produk Gasnet telah melayani kebutuhan internet setidaknya untuk enam perguruan tinggi, baik ne…

Saham ISAT | RUPST INDOSAT OOREDOO GANTI DIREKSI DAN KOMISARIS

IQPlus, (03/05) - Sejumlah direksi dan komisaris Indosat Ooredoo diganti yang telah disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diadakan di kantor pusat perseroan, Jakarta."Sejumlah agenda telah disetujui dalam RUPST yang juga membahas laporan tahunan untuk tahun buku 2018," kata Direktur Utama Indosat Ooredoo Chris Kanter kepada pers usai RUPST di Jakarta, Kamis.Dikatakan, dalam rapat membahas dan memutuskan beberapa agenda antara lain menyetujui laporan tahunan dan mengesahkan laporan keuangan perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018.Menyetujui penetapan remunerasi Dewan Komisaris Perseroan untuk tahun 2019 serta menyetujui penunjukan auditor independen perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019.Dikatakan Chris, RUPST juga menyetujui laporan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum Obligasi Berkelanjutan II Indosat Tahap III Tahun 2018, Obligasi Berkelanjutan III Indosat Tahap I Tahun 2019 d…

Analisa Saham CTRA, RALS dan WTON

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight (Mei 3, 2019) (tasrul@miraeasset.co.id)
IHSG Daily, 6,374.42 (+0.46%), test support at 6,340. Trading  range 6,340 – 6,401. indikator MFI optimized dan indicator RSI optimized masih cenderung turun. Pada periode weekly ,indikator MFI optimized  dan indikator W%R optimized akan menguji support trendline . Daily resistance terdekat di 6,401 dan support di 6,340. Cut loss level di 6,320.
CTRA Daily, 1,060 (-6.19%), buy on weakness,  trading range 1,030 – 1,110. indikator MFI optimized dan W%R optimized  akan menguji support trendline. Daily support 1,030 dan resistance di 1,110. Cut loss level di 1,020.
RALS Daily, 1,780 (-0.28%), buy on weakness,  1,740 – 1,790. indikator MFI optimized dan RSI optimized cenderung naik. Daily support 1,740 dan resistance di 1,810. Cut loss level di 1,730.
WTON Daily, 575 (-5.74%), buy on weakness, trading range 560 – 605. Indikator MFI optimized  dan indkator RSI  optimized akan menguji support trend lin…

Analisa Saham ANTM, INDY, BBTN dan SSIA

MNC Daily Scope Wave 3 Mei 2019
IHSG terkoreksi cukup agresif sebesar 1.3% ke level 6,374. Koreksi tersebut kami perkirakan merupakan bagian dari wave ii, setelah terkonfirmasi selesai maka IHSG akan menguat kembali untuk membentuk wave iii ke area 6,505-6,520. Apabila IHSG terkoreksi ke bawah 6,321 maka yang terjadi IHSG akan berpotensi menuju ke 6,200-6,250. Support: 6,350, 6,321 Resistance: 6,500, 6,550
ANTM - Buy on Weakness (820) Kami perkirakan ANTM sudah berada pada akhir wave [c] dari wave B, dimana potensi koreksi ANTM sudah terbatas. Selanjutnya, ANTM akan menguat untuk membentuk wave C dengan level penguatan terdekat berada pada 875-925.  Buy on Weakness: 790-815 Target Price: 875, 925, 970 Stoploss: below 740

INDY - Buy on Weakness (1,705) Kami perkirakan INDY sedang berada pada awal wave (iii) dari wave C. INDY berpotensi menguat hingga level 1,910. Buy on Weakness: 1,685-1,700 Target Price: 1,780, 1,830, 1,910 Stoploss: below 1,635

BBTN - Buy on Weakness (2,490) Posisi …

Analisa Saham ESSA | Akumulasi Beli

ESSA Daily : Akumulasi Beli Berdasarkan Peak and Trough Analys terlihat dari sisi demand pada Chart 1 sebaran volume transaksi masih terlihat lebih banyak antara level 314 -420 dengan volume terbesar di level 310 seperti terlihat pada Chart 2, namun net avg buy all broker saat ini sekitar level 354 dam net avg buy dominant broker sekitar 356. Sementara itu dari sisi supply terlihat pada Chart 3, 344 -380 dan volume transaksi terbanyak di 416 - 418 ,spt pada chart 4 dimana net avg sell all broker di 390 dan net avg sell dominant broker di 384. Dengan demikian diperkirakan koreksi harga saham ini mulai terbatas dimanan risk < reward dengan perkiraan support kuat berikutnya sekitar 334 namun dengan relatif kecil kemungkianan. Resistance terdekat di 374

by Tasrul Tanar

Analisa Saham WSBP, RALS dan WEGE

WSBP Daily, 440 (+0.92%), trading buy, trading range 434 – 444. Indikator MFI optimized dan W%R optimized  cenderung naik. Daily support 434 dan resistance di 444. Cut loss level di 428.
RALS Daily, 1,785 (+2.59%), trading  buy, 1,740 – 1,790. Indikator MFI optimized dan RSI optimized cenderung naik. Daily support 1,740 dan resistance di 1,790. Cut loss level di 1,730.
WEGE Daily, 380 (-2.56%), trading buy, trading range 370 – 390. Indikator MFI optimized  dan indkator W%R optimized masih cenderung naik. Perkiraan daily support di 370 dan daily resistance di 390. Cut loss level di 364.
by tasrul@miraeasset.co.id

Analisa Saham GIAA dan RALS

Ciptadana Sekuritas on Garuda Indonesia (GIAA)  Better yield translate to positive earnings Garuda Indonesia (GIAA) membukukan laba bersih yang solid sebesar USD20,5 juta di 1Q19, sebuah perubahan tajam dari kerugian bersih USD65,3 juta di 1Q18. Angka bottom line 1Q19 membentuk 32,5% dan 32,1% dari estimasi FY19 kami dan konsensus. Kami percaya ini terutama didorong oleh peningkatan hasil penumpang dan hasil kargo. Melihat hasil 5Q 1 tahun terakhir, kami menemukan laba bersih tahun ini adalah yang paling menguntungkan. Total pendapatan operasi naik 11,9% YoY menjadi USD1,1 miliar, di mana relatif sejalan dengan pencapaian top line historis 5 tahun yang berkisar antara 20,8-24,3%. Kami memperhatikan bahwa pendapatan dari layanan penerbangan terjadwal tumbuh 11,6% YoY, didukung oleh pertumbuhan penumpang (9,9% YoY) dan pendapatan kargo (+ 33,3% YoY). Rupanya, pendapatan tambahan juga melonjak 27,5% YoY menjadi USD171,8 juta, terutama didorong oleh biaya manajemen dari operasi bersama d…

Analisa Saham PTBA | Hold atau Jual?

Batas bawah area konsolidasi minor ini ada di 3930, dimana jika ditembus akan membuka ruang tren turun jangka menengah bagi PTBA menuju 3400 dengan minor target 3730. Jadi fase konsolidasi ini penting.
Kemampuan PTBA bertahan di batas bawah akan membuka ruang kenaikan menuju batas atas di 4260 dan level ini akan menjadi penentuan konsolidasi PTBA kedepan. Apakah PTBA berkonsolidasi dalam tren naik, atau konsolidasi dalam tren turun. 4260 harus dilampaui untuk membuka ruang pergerakan positif bagi saham ini. Jadi, selama PTBA masih dalam range konsolidasi minor 3930 – 4260, segala kenaikan hanya merupakan kenaikan minor dan tidak ada makna signifikan.
Pergerakan signifikan didapat jika PTBA mampu ke atas level 4260, atau ke bawah level 3930. Semoga yang terjadi adalah ke atas 4260, apalagi sebentar lagi saham ini membagikan deviden cukup besar.
Rekomendasi: Avoid. Sell jika break 3940 – 3930. Jangan lakukan pembelian hingga saham ini mampu bertahan di atas 4260.

Sumber : GaleriSaham

Analisa Saham BKSL | Akankah Terbang Lagi?

BKSL menguat menembus dua area resisten, resisten konsolidasi di 113 dan resisten MA200-nya di kisaran 115. Jika saham ini mampu bertahan di atas kisaran 113 – 115, terbuka ruang bagi BKSL untuk memulai tren naik jangka pendeknya menuju 130 dengan minor target 120. Jika momentum kenaikan dapat dipertahankan, saham ini berpeluang menuju previous high di level 147. Level 147 akan menjadi level penting bagi tren naik jangka panjang BKSL kedepan. Jika dapat dilampaui, saham ini akan menjadi salah satu saham properti dengan pergerakan paling menarik. 
Rekomendasi: Buy di kisaran 113 – 116. Stoploss level 109.

Sumber: GaleriSaham

Analisa Saham SMRA dan TOWR

Maybank (ZP) on SMRA BUY TP 1550 SMRA’s 3M19 earnings of IDR42b (+0% YoY) is seasonally below, forming only 9% of MKE FY19 estimates and 11% consensus estimates. Gross margins is higher in 3M19 as SMRA recognised more sales  from commercial properties (land plot and shophouses). Similar like last year, the high level of income for minority shareholder is due to accounting policy of its opex which will be reversed by the end of period. SMRA is expected to book a strong 4M19 presales at IDR1.5t (+134% YoY), forming 37.5% of its FY19 target. Next big launches will be in Bekasi and Karawang in 2Q19. We expect FY19F EPS to grow by 9.5% YoY. Reiterate BUY with TP of IDR1,550.

Deutsche (DB) on TOWR BUY TP 1000 We retain our Buy rating on TOWR. We still believe that TOWR is poised to garner more organic growth in the coming quarters as telco operators continue their high capex expansion (and rising overlaying ratio). Thus, more new sites should come in 2019 – the company targets net tenancie…