Rekomendasi Saham ACES dan MARI oleh HP Sekuritas | 8 September 2022


HP Sekuritas

8 September 2022

Saham ACES


Trend : sideways;
Pattern : Triangle biru
Potential : Buy ACES di sekitar Lower Triangle biru @ 655. ACES diharapkan mampu rebound menuju Resistance minor 720 sampai dengan Upper Channel biru di seputaran 755.
Rekomendasi
Buy, Entry level : 680-655; Target : 720-755; Stoploss : 645

Saham MARI


Trend : uptrend; Pattern : Parallel Channel kuning, Indicator : MA10, MA50, Volume
Potential : Buy MARI di sekitar MA50 @ 180, dengan target terdekat berada pada MA20 sekaligus titik previous High 195-197, disusul Upper Channel di seputaran 222-230.
Rekomendasi
Buy, Entry Level: 184-180; Target: 195-197 / 222-230; Stoploss: 179
-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham BMRI, ADMR, BBRI dan TLKM oleh Indopremier Sekuritas | 8 September 2022


Indopremier Sekuritas

8 September 2022

IHSG (7.150 – 7.220) :  Indeks diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah. Target pelemahan indeks pada level 7.150 kemudian 7.115 dengan resist di level 7.220 kemudian 7.255.
BMRI (Buy) : Target kenaikan harga pada level 8.975 kemudian 9.075 dengan support di level 8.775 cut loss jika break 8.675.
ADMR (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 1.610 dengan resist di level 1.665 kemudian 1.695.
BBRI (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 4.430 dengan resist di level 4.520 kemudian 4.580.
TLKM (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 4.460 dengan resist di level 4.550 kemudian 4.610.
XBLQ (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 523 dengan resist di level 530 kemudian 535.
XIIT (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 585 dengan resist di level 594 kemudian 599.
XPFT (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 601 dengan resist di level 610 kemudian 616.
Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3ce1iw-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham BMTR, INTP, MARI, TKIM dan UNVR oleh Jasa Utama Capital


Jasa Utama Capital Sekuritas 

8 September 2022
Cheryl Tanuwijaya

PT Global Mediacom Tbk (BMTR)

Rekomendasi buy mencermati harga Rp 372 - Rp 376
Target harga: Rp 396
Stop loss: Rp 362.

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP)

Rekomendasi buy memperhatikan harga Rp 9.475 - Rp 9.500. MA golden cross, MACD menguat.
Target harga: Rp 9.800
Stop loss: Rp 9.375.

PT Mahaka Radio Integra Tbk (MARI)

Rekomendasi buy mencermati harga Rp 178 - Rp 180. Reversal candle, volume naik.
Target harga: Rp 196
Stop loss: Rp 168

PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM)

Rekomendasi buy mengamati harga Rp 6.900 - Rp 6.950. Dekat support, breakout resistance.
Target harga: Rp 7.250
Stop loss: Rp 6.875

PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR)

Rekomendasi buy memperhatikan harga Rp 4.530 - Rp 4.550. Reversal candle, stoch oversold.
Target harga: Rp 4.980
Stop loss: Rp 4.480
-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham CTRA, MEDC, RALS, TOWR dan WIKA oleh Artha Sekuritas | 8 September 2022


Artha Sekuritas 

8 September 2022
Dennies Christoper Jordan

PT Ciputra Development Tbk (CTRA)

Rekomendasi: Hold
Entry Level: Rp 950 – Rp 970
Stop Loss: Rp 935

PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC)

Rekomendasi: Sell
Entry Level: Rp 950 – Rp 975
Stop Loss: Rp 935

PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS)

Rekomendasi: Hold
Entry Level: Rp 590 – Rp 610
Stop Loss: Rp 575

PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR)

Rekomendasi: Sell
Entry Level: Rp 1.270 – Rp 1.300
Stop Loss: Rp 1.250

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA)

Rekomendasi: Sell
Entry Level: Rp 1.060 – Rp 1.080
Stop Loss: Rp 1.045

-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Abdul Kadir Mengundurkan Diri Sebagai Komisaris Utama PT. Kimia Farma Tbk.(KAEF)


Abdul Kadir mengundurkan diri sebagai Komisaris Utama PT. Kimia Farma Tbk.(KAEF).

Dalam keterangan tertulisnya Lina Sari Direktur Keuangan dan Manajemen risiko KAEF Senin (5/9) menuturkan bahwa Perseroan telah menerima surat pengunduran diri Abdul Kadir pada tanggal 1 September 2022.

Lebih lanjut Lina memaparkan, pengunduran diri tersebut sehubungan dengan penugasan yang bersangkutan menjadi Ketua Dewan Pengawas Badan penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan.

Sebagai informasi, Abdul Kadir diangkat sebagai Komisaris Utama Kimia Farma berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 28 April 2021.

Lina menambahkan "Pengunduran ini tidak berdampak merugikan terhadap Perseroan," pungkasnya. (end)
Sumber: iqplus-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

PT Adhi Commuter Properti Tbk. (ADCP) Bukukan Kontrak Baru Rp117 Miliar Pada Indonesia Property Expo 2022


Melanjutkan kesuksesan Indonesia Properti Expo (IPEX) sebelumnya, PT Adhi Commuter Properti Tbk. (ADCP) pengembang properti terintegrasi dengan transportasi massal pertama dan terbesar di Indonesia kembali mencatatakanlonjakan penjualan pada gelaran IPEX yang berlangsung pada 13-21 Agustus 2022 lalu di Jakarta Convention Center.

R. Adi Sampurno Corporate Secretary ADCP pada keterbukaan Informasi (7/9) menyebutkan bahwa melalui gelaran pameran ini ADCP berhasil mencatatkan kontrakmarketing sales hunian Transit Oriented Development (TOD) sebesar Rp 117 miliar.

ADCP tetap optimistis dengan pencapaian marketing sales pada tahun 2022. Semester I ADCP berhasil mencatatkan kenaikan marketing sales sebesar 47% YoY, ditambah terjualnya 166 unit pada IPEX dengan dua proyek dengan perolehan tertinggi meliputi LRT City Bekasi dan LRT City Ciracas.

Tahun ini, pengembangan untuk ke 12 proyek akan terus diakselerasi dan ADCP akan berfokus terhadap percepatan penyelesaian pembangunan project di Bekasi, Sentul dan Tangerang.

Selain itu untuk mengembangkan bisnis recurring income dalam waktu dekat, ADCP akan meluncurkan GranDhika Property Services (GPS), ini merupakan sebuah layanan jasa pengelolaan sewa hunian yang ditujukan untuk konsumen LRT City. (end)
Sumber: iqplus-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Gelar Rights Issue, PT Mitra Investindo Tbk (MITI) Akan Terbitkan 2 Miliar Saham


PT Mitra Investindo Tbk (MITI) berencana melakukan Penambahan Modal Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue.

Dalam prospektus ringkasnya Rabu (7/9), Perseroan menyebutkan jumlah saham yang direncanakan untuk diterbitkan adalah sebanyak-banyaknya 2 miliar saham Kelas B dengan nilai nominal Rp.50 per saham.

PT Prime Asia Capital (PAC) yang merupakan pemegang saham utama dan pemegang saham pengendali Perseroan dengan kepemilikan 69,32% dari seluruh saham yang dikeluarkan dan disetor penuh dalam Perseroan tidak akan melaksanakan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) yang menjadi haknya dan seluruhnya akan diserahkan kepada PT Inti Bina Utama (IBU).

IBU yang merupakan pemegang saham utama tidak langsung dari PAC dan pengendali dari PT Perusahaan Pelayaran Samudra Karana Line (PSKL) yang akan melakukan transaksi pengalihan seluruh saham miliknya di dalam PT Pelayaran Karana Line (PKL) dan PT Karya Abdi Luhur (KAL) kepada Perseroan dengan dana hasil pelaksanaan rights issue.

Berdasarkan pernyataan tanggal 1 Agustus 2022, IBU telah menyetujui menerima HMETD dari PAC dan menyatakan untuk melaksanakan seluruh HMETD yang diterimanya dari PAC, dengan penyetoran tunai pada pelaksanaan rights issue dilaksanakan MITI.

Selanjutnya IBU akan menjadi pemegang saham Pengendali berdasarkan Perjanjian Pendahuluan yang ditandatangani antara PAC, IBU dan MITI.

Dengan masuknya PKL dan KAL yang memiliki entitas anak PT Karyatama Inti Lestari (KIL) dan PT Perusahaan Bongkar Muat Berkah Sarana Inti (PBM BSI), maka Laporan Keuangannya akan terkonsolidasi dengan Laporan Keuangan Perseroan.

MITI merencanakan menggunakan dana hasil rights issue senilai Rp178 miliar untuk melakukan Pengambilalihan 64.350 saham atau 99% saham PKL dan 17.500.000 atau 70 % saham KAL.

Adapun sisa dana hasil rights issue setelah dikurangi dengan biaya emisi akan digunakan untuk modal kerja MITI termasuk untuk meningkatkan kepemilikan MITI ke anak usaha yang akan digunakan untuk mendukung kegiatan usahanya.

Pelaksanaan rights issue dilaksanakan paling lambat 12 bulan setelah mendapatkan persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang akan digelar pada tanggal 9 September 2022. (end)
Sumber: iqplus-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Arkha Tanto Kurangi Kepemilikan Saham ARKA


PT Arkha Tanto Prima sebagai Pemegang saham pengendali dari PT Arkha Jayanti Persada Tbk. (ARKA) telah mengurangi porsi kepemilikan sahamnya 2 September hingga 6 September 2022.

Menurut keterangan tertulis Baharaja Sianipar Direktur PT Arkha Tanto Prima pada keterbukaan Informasi Rabu (7/9) menuturkan bahwa telah menjual sebanyak 72.257.000 lembar saham ARKA

Dengan rincian sebanyak 35 juta di pada tanggal 2 September 2022 selanjutnya sebanyak 15 juta pada tanggal 5 September 2022 kemudian sebanyak 22,25 juta pada tanggal 6 September 2022 namun tidak disebutkan harga penjualan sahamnya.

"Adapun alasan dilakukannya transaksi ini adalah untuk kebutuhan dana operasional dan investasi,"tuturnya.

Pasca penjualan, maka kepemilikan saham PT Arkha Tanto Prima di ARKA berkurang menjadi 917,2 juta lembar saham setara dengan 43,17% dibandingkan sebelumnya sebanyak 989,4 juta lembar saham setara dengan 45,04%. (end)
Sumber: iqplus-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Erajaya Swasembembada (ERAA) Perpanjang Buyback Saham


PT Erajaya Swasembada Tbk. (ERAA
) berencana melakukan perpanjangan periode pembelian kembali saham Perseroan (buyback).

Amelia Allen Corporate Secretary ERAA Rabu (7/9) menuturkan bahwa jumlah saham yang akan dibeli kembali tidak akan melebihi 20% dari modal disetor, dengan ketentuan paling sedikit saham yang beredar adalah 7,5% dari modal disetor Perseroan sesuai dengan SEOJK No. 3/SEOJK.04/2020.

Pelaksanaan buyback saham Perseroan akan dilakukan secara bertahap untuk periode 3 bulan terhitung sejak tanggal 8 September 2022 sampai dengan 7 Desember 2022 dan pelaksanaan transaksi kan dilaksanakan melalui Bursa Efek Indonesia.

ERAA merencanakan untuk melakukan buyback saham yang telah dikeluarkan dan tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan biaya sebesar Rp300 miliar yang berasal dari kas Perseroan atau sebanyak-banyak 3 miliar lembar saham.

Berkenaan dengan transaksi tersebut, maka dampak terhadap biaya operasional Perseroan tidak akan material, sehingga laba-rugi diperkirakan masih sejalan dengan target Perseroan.

"ERAA berkeyakinan bahwa pelaksanaan buyback Saham tidak akan memberikan dampak negatif yang material terhadap kegiatan usaha , mengingat Perseroan memiliki modal dan cash flow yang cukup untuk melaksanakan pembiayaan transaksi bersamaan dengan kegiatan usahanya,"terang Amelia.

Amelia menambahkan "Buyback saham akan dilakukan pada harga yang dianggap baik dan wajar oleh Direksi Perseroan, sesuai dengan regulasi yang berlaku,"pungkasnya. (end)
Sumber: iqplus-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Gunung Raja Paksi Catat Penjualan Usd456,78 Juta Hingga Juni 2022


PT Gunung Raja Paksi Tbk (GGRP) mencatat penjualan USD456,78 juta hingga periode 30 Juni 2022 meningkat dari USD297,04 juta di periode yang sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Kamis menyebutkan, laba bruto naik menjadi USD45,41 juta dari laba bruto USD40,44 juta.

Laba sebelum pajak diraih USD35,85 juta naik dari laba sebelum pajak USD28,79 juta tahun sebelumnya.

Laba periode berjalan mencapai USD27,79 juta naik dari laba USD22,63 juta tahun sebelumnya.

Jumlah liabilitas perseroan mencapai USD416,37 juta hingga periode 30 Juni 2022 naik dari jumlah liabilitas USD315,27 juta hingga periode 31 Desember 2021.

Jumlah aset mencapai USD1,19 miliar hingga periode 30 Juni 2022 naik dari jumlah aset USD1,06 miliar hingga periode 31 Desember 2021. (end)
Sumber: iqplus-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Voksel Electric Catat Pendapatan Bersih Rp1,15 Triliun Hingga Juni 2022


PT Voksel Electric Tbk (VOKS) mencatat pendapatan bersih Rp1,15 triliun hingga periode 30 Juni 2022 naik dari Rp816,50 miliar di periode yang sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Kamis menyebutkan, beban pokok penjualan naik menjadi Rp1,19 triliun dari Rp766,97 miliar dan rugi kotor diderita Rp36,72 miliar dari laba kotor Rp49,53 miliar.

Beban usaha lain-lain naik menjadi Rp151,52 miliar dari Rp137,87 miliar dan rugi usaha naik menjadi Rp188,24 miliar dari rugi usaha Rp88,34 miliar.

Rugi bersih diderita Rp152,50 miliar naik dari rugi bersih Rp72,10 miliar tahun sebelumnya.

Jumlah aset perseroan mencapai Rp2,95 triliun hingga periode 30 Juni 2022 naik dari jumlah aset Rp2,89 triliun hingga periode 31 Desember 2021. (end)
Sumber: iqplus-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham ASII, BEBS, CPRO dan GJTL oleh MNC Sekuritas | 8 September 2022


MNCS Daily Scope Wave

8 September 2022

IHSG

IHSG ditutup terkoreksi 0,6% ke level 7,186 pada perdagangan kemarin (7/9), koreksi dari IHSG diiringi dengan meningkatnya tekanan jual namun koreksinya masih tertahan oleh MA20. Apabila IHSG belum mampu bergerak menguat ke atas 7,287, maka posisi IHSG saat ini sedang berada di awal wave Y pada bearish scenario (label hitam) sehingga IHSG rawan koreksi untuk menguji rentang area 6,923-7,122 terlebih dahulu meskipun menguat akan relatif terbatas ke 7,215-7,240. Namun, bila mampu menembus 7,287 maka IHSG sedang berada pada bagian dari wave [v] dari wave 1 pada label merah untuk menguji kembali level 7,355.
Support: 7,070, 7,015
Resistance: 7,287, 7,355

ASII - Buy on Weakness

ASII ditutup terkoreksi cukup agresif sebesar 3,6% ke level 6,650 pada perdagangan kemarin (7/9), koreksi ASII pun diiringi dengan meningkatnya tekanan jual. Kami perkirakan, posisi ASII saat ini sedang membentuk wave [b] dari wave Y, sehingga pergerakan ASII akan terkoreksi terlebih dahulu dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.
Buy on Weakness: 6,300-6,575
Target Price: 7,000, 7,525
Stoploss: below 6,275

BEBS - Spec Buy

BEBS ditutup menguat signifikan sebesar 11,2% ke level 5,250 pada perdagangan kemarin (7/9) diiringi dengan munculnya peningkatan volume beli. Kami perkirakan, posisi BEBS sedang berada di awal wave 3 dari wave (3) pada label hitam, sehingga BEBS berpeluang melanjutkan penguatannya.
Spec Buy: 5,000-5,200
Target Price: 6,000, 6,600
Stoploss: below 4,940

CPRO - Buy on Weakness

CPRO ditutup menguat 5,9% ke level 72 pada perdagangan kemarin (7/9), pergerakan CPRO juga disertai dengan adanya peningkatan volume beli. Kami perkirakan, posisi CPRO sedang berada pada bagian dari wave [iii] dari wave A dari wave (Y) sehingga CPRO berpeluang melanjutkan penguatannya terlebih bila mampu break dari resistance di 77.
Buy on Weakness: 68-72
Target Price: 86, 95
Stoploss: below 67

GJTL - Buy on Weakness

GJTL ditutup flat di level 685 pada perdagangan kemarin (7/9), dapat dicermati pergerakan GJTL diiringi oleh peningkatan volume jual. Kami perkirakan, posisi GJTL sedang membentuk wave (y) dari wave [y] dari wave B sehingga GJTL akan terkoreksi dahulu dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.
Buy on Weakness: 640-660
Target Price: 720, 770
Stoploss: below 630

Disclaimer On
-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Analisa Saham ANTM | 8 September 2022

Analisa Saham ANTM


ANTM berkonsolidasi sehat di area MA50 dan berhasil menembus level resisten konsolidasi di 2010. Selama harga mampu bertahan di atas level support 1865, maka masih ada ruang kenaikan menuju 2275 yang juga berdekatan dengan area psikologis MA200.

Area target 2275 bisa jadi menjadi penahan kenaikan selanjutnya karena berada di area resisten kuat. Jika area ini kembali dilewati dan bertahan di atasnya, maka ada peluang kenaikan yang lebih tinggi menuju 2725 dengan minor target 2445.

Trading plan : Speculative buy di area 1895 – 2010. Stoploss level 1865.

Disclaimer ON
Sumber: galerisaham-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Analisa Saham SRTG | 8 September 2022

Analisa Saham SRTG


Saham SRTG berhasil breakout dari resistance level 2830. Apabila mampu bertahan diatas resistance tersebut dan melanjutkan kenaikannya, maka SRTG akan mengkonfirmasi terbentuknya pola bullish cup & handle pattern, dengan target teoritis menuju level 3520 dan minor target di 3170. Indikator teknikal MACD yang mulai bergerak naik dan volume transaksi yang meningkat, mengindikasikan bahwa saham ini mulai bergerak dalam momentum positif.

Trading Plan : Buy jika bertahan di 2830. Batasi resiko jika false breakout kembali turun dan gagal bertahan di 2680.

Disclaimer ON
Sumber: step-trader-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Bandarmologi Saham BBCA, TBIG, SMRA, INTP dan ACES | 8 September 2022


Technical & Bandarmology Prespectives

Thursday (08/09/2022)
By Dr Cand. E S, MBA, CSA®., CIB®.

CPO Turun Hari Ke 9, Inikah Sinyal Ambruknya Harga CPO??‼️️‼️️

IDX Composite 7,154 - 7,231

SUMMARY: STRONG BUY!!

11 TECHNICAL INDICATORS:
RSI (14): BUY!!
STOCH (9,6,3): BUY!!
MACD(12,26): BUY!!
ATR (14): HIGH VOLATILITY
ADX (14): BUY!!
CCI (14): *OVERBOUGHT
HIGHS/LOW (14): *NEUTRAL
UO: BUY!!
ROC: BUY!!
WILLIAMS R: BUY!!
BULLBEAR (13): BUY!!

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER  ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): NEUTRAL

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): NEUTRAL


SELL: LSIP, SIMP, AALI, SGRO, SSMS‼️️‼️️

STOCKS PICK:


BBCA 7,950 - 8,800

TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY & OVERBOUGHT, BUY 8,375
TARGET PRICE: 8,800
STOP-LOSS: 7,950

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


TBIG 2,780 - 3,080

TECHNICAL INDICATORS: *BUY, BUY 2,930
TARGET PRICE: 3,080
STOP-LOSS: 2,780

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER  ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️️

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️️


SMRA 600 - 660

TECHNICAL INDICATORS: *BUY, BUY 630
TARGET PRICE: 660
STOP-LOSS: 600

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER  ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️️

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️️


INTP 9,075 - 10,025

TECHNICAL INDICATORS: *BUY , BUY 9,550
TARGET PRICE: 10,025
STOP-LOSS: 9,075

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER  ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️️

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


ACES 650 - 720

TECHNICAL INDICATORS: *NEUTRAL, BUY 680
TARGET PRICE: 720
STOP-LOSS: 650

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️️

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️️ (Dr Cand. ES, MBA, CSA®., CIB® /Disclaimer On)-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Update Harga Komoditas dan Indeks Global | 8 September 2022


Dow closes more than 400 points higher, Nasdaq snaps 7-day slump as Wall Street shakes off rate hike concerns

Stocks rose Wednesday — trying to shake off a three-week slide — as rates and oil prices eased, cooling investor concerns about continued high inflation.

Dow.......31581   +435.98 +1.40%
Nasdaq.11792   +246.99 +2.14%
S&P 500..3980   +71.7      +1.83%

FTSE.......7238    -62.6      -0.86%   
Dax........12916  +44.5     +0.35%
CAC........6105   +1.3        +0.02%
 
Nikkei....27430    -196.2   -0.71%
HSI........19044     -158.4  -0.82%
Shanghai..3246   +2.9      +0.09%
ST Times..3211   -13.4     -0.41%
 
IDX.......7186.76   -46.40  -0.64%
LQ45...1019.67    -7.35     -0.72%

IDX Energy..2043.70    -28.22   -1.36%
IDX Bsc Mat.1311.09  +4.04    +0.31%
IDX Industrl..1371.83   -0.54     -0.04%
IDXNONCYC..702.77   -3.79      -0.54%
IDX Hlthcare.1419.16  -2.66      -0.19%
IDXCYCLIC.....879.58   -0.57      -0.07%
IDX Techno..7526.51   -39.42    -0.52%
IDX Transp...1923.01   -18.78    -0.97%
IDX Infrast.....1026.81  -16.49   -1.58%
IDX Finance 1505.65    -12.59   -0.83%
IDX Banking..1154.91   -9.73     -0.84%
IDX Property...708         -0.90     -0.13%

Indo10Yr....7.2107   +0.026    +0.36%
ICBI........335.2978   -0.6038   -0.18%
US10Yr......3.2650   -0.0750  -2.25%
VIX............24.64      -2.27       -8.44%
  
USDIndx 109.5620  -0.6520  -0.59%
Como Indx..276.52 -6.10       -2.16%
(Core Commodity CRB)
BCOMIN.....147.06   -1.30    -0.88%
.
IndoCDS...122.88     -                -%
  (5-yr INOCD5) 

IDR......14917.50  +32.50  +0.22%‼
Jisdor..14927.00  +42.00  +0.28%‼

Euro.........1.009  +0.0187  +1.89%

TLKM........30.10  -0.20       -0.66%
(4493)
EIDO.........24.05   -0.08        -0.33%
EEM.........38.64   +0.34       +0.89%

Oil..............81.94    -4.90       -5.64%‼
Gold ........1727.80  +15.20   +0.89%
Timah. .21614.50   -414.00   -1.94%
( Closed 06/9)                          
Nickel...21614.50   +34.00  +0.16%
(Closed 07/9)
Silver.......18.26      +0.38     +2.13%
Copper....343.05    -2.40      -0.69%

Nturl Gas.....7.856  -0.21    -2.60%

Ammonia..4100.00   unch  +0%
 China
(Domestic Price)(06/9)
 
Coal price....439.00   -11.25   -2.50%
(Sept/Newcastle) 
Coal price....434.70  -16.55    -3.67%‼
(Okt/Newcastle)
Coal price....423.70  -16.20    -3.68%‼
(Nov/Newcastle)
Coal price....375.00  -5.00     -1.31%
(Sept/Rotterdam) 
Coal price....358.00  -23.25   -6.10%‼
(Okt/ Rotterdam)
Coal price....349.30  -25.40   -6.78%‼
(Nov/Rotterdam)

CPO(Nov)......3704  -95     -2.50%‼
(Source: bursamalaysia.com)             

Corn...........671.00   -5.00     -0.74%
SoybeanOil...62.10  -1.18     -1.86%
Wheat........844.25  +27.35 +3.44%‼

Wood pulp...6740.00  unch  +0%
(Closed 07/9)

©️Phintraco Sekuritas 
Broker Code: AT
Desy Erawati/ DE

Source: Bloomberg, Investing, IBPA, CNBC, Bursa Malaysia
Copyright: Phintraco Sekuritas-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online.