Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret 4, 2020

Anak Usaha PT Sarana Menara Nusantara Tbk Mendapatkan Pinjaman

IQPlus, (04/03) - Anak usaha PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) yakni PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) telah menandatangani perjanjian fasilitas pinjaman dengan PT Bank Mizuho Indonesia pada 2 Maret 2020.

Menurut keterangan perseroan Rabu disebutkan, Protelindo meraih fasilitas pinjaman sebesar Rp500 miliar untuk membiayai belanja modal dan pembiayaan kembali.

Disebutkan, perjanjian fasilitas ini berjangka waktu 5 tahun sejak tanggal penandatanganan dan tidak mengandung benturan kepentingan dan bukan merupakan transaksi material. (end)

PT Adaro Energy Tbk Raih Laba US$404,19 Juta Per Desember 2019

IQPlus, (04/03) - PT Adaro Energy Tbk (ADRO) mencatat laba tahun berjalan yang dapat diatribusikanke pemilik entitas induk sebesar US$404,19 juta hingga periode 31 Desember 2019 turun dari laba US$471,72 juta di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Selasa sore menyebutkan, pendapatan usaha turun menjadi US$3,46 miliar dari US$3,62 miliar dan beban pokok naik menjadi US$2,49 miliar dari US$2,41 miliar dan laba bruto turun menjadi US$964,59 juta dari laba bruto US$1,21 miliar tahun sebelumnya.

Laba usaha turun menjadi US$617,54 juta dibandingkan laba usaha tahun sebelumnya yang US$891,91 juta sedangkan laba sebelum pajak penghasilan sebesar US$659,10 juta turun dari laba sebelum pajak penghasilan tahun sebelumnya yang US$820,99 juta.

Total aset perseroan mencapai US$7,22 miliar hingga periode 31 Desember 2019 naik dari total aset US$7,06 miliar tahun sebelumnya. (end)

Laba PT Golden Energy Mines Tbk Turun Jadi US$65,41 Juta

IQPlus, (04/03) - PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) mencatat penurunan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk menjadi US$65,41 juta hingga periode 31 Desember 2019 dari laba US$98,77 juta di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Rabu menyebutkan, penjualan naik menjadi US$1,11 miliar dari US$1,05 miliar dan beban pokok penjualan naik menjadi US$746,01 juta dari US$685,08 juta dan laba bruto naik menjadi US$361,46 juta dari laba bruto tahun sebelumnya yang US$359,98 juta.

Laba usaha turun menjadi US$111,28 juta dibandingkan laba usaha US$142,52 juta salah satunya karena kenaikan beban penjualan menjadi US$184,05 juta dari US$150,61 juta dan laba sebelum pajak penghasilan tercatat US$100,34 juta turun dari laba sebelum pajak penghasilan tahun sebelumnya yang US$135,53 juta.

Total aset perseroan mencapai US$780,65 juta hingga periode 31 Desember 2019 naik dari total aset US$701,05 juta yang tercatat hingga periode 31 Desember 2018. (end)

Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk : Proyek Gasifikasi Aman

IQPlus, (04/03) - Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Arviyan Arifin menegaskan proses pembangunan industri gasifikasi batu bara akan tetap berjalan meski terdapat wabah virus corona atau COVID-19.

Arviyan mengatakan meski penandatanganan final perjanjian kerja sama pembangunan gasifikasi untuk PTBA di Amerika Serikat tertunda akibat wabah virus corona namun proses bisnisnya terus berlanjut.

"Saya tegaskan soal gasifikasi enggak berkaitan dengan corona jadi tetap proses jalan terus. Kalau pun terganggu hanya masalah kita pergi penandatanganan administrasi saja," katanya di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa.

Arviyan menyatakan proses pembangunan industri gasifikasi yang dilakukan melalui kerja sama antara PT Bukit Asam Tbk, PT Pertamina (Persero) dan Air Products and Chemicals Inc itu akan masuk ke tahap Engineering Procurement Construction (EPC).

"Segera kita bangun, kita laksanakan. Sekarang kita lagi mulai dengan EPC jadi tidak ada hubungan antara coron…

Rekomendasi Saham Mirae Asset | BTPS, MNCN, MDKA,

Technical Insight by Tasrul (tasrul@miraeasset.co.id)

IHSG Daily, 5,518.63 (+2.94%), consolidation. Indikator MFI optimized, indikator indikator W%R optimized dan indikator Stochastic%D optimized cenderung naik lebih lanjut Pada periode weekly indikator MFI optimized, indikator W%R optimized dan indikator Stochastic%D sudah berada di oversold area dengan kecenderungan menguat . Daily support di 5,457 dan daily resistance di 5,594. Cut loss level di 5,456.

BTPS Weekly , 3,830 (+1.86%), buy on weakness, trading range 3,720 - 4,020. Indikator MFI optimized, indikator W%R optimized dan indikator Stochastic%D optimized sudah berada di oversold area. Weekly support di 3,720 sementara itu weekly resistance di 4,020. Cut loss level 3,560.

MNCN Weekly, 1,305 (+1.56%), buy on weakness, trading range 1,230 - 1,370. indikator MFI, indikator sudah berada di oversold area, indikator W%R optimized indikator Stochastic%D optimized cenderung naik lebih lanjut. Weekly support di 1,230 sementara itu we…

Rekomendasi Saham IPOT | BMRI, BBRI, CPIN

IHSG (5.425-5.600) : indeks harga saham gabungan diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat. Target kenaikan indeks pada level 5.600 kemudian 5.680 dengan support di level 5.425 dan 5.340.
BMRI (Buy) : Target kenaikan harga pada level 7.300 kemudian 7.425 dengan support di level 7.075, cut loss jika break 7.000.
BBRI (Buy) : Target kenaikan harga pada level 4.160 kemudian 4.220 dengan support di level 4.040, cut loss jika break 3.990.
CPIN (Buy) : Target kenaikan harga pada level 6.250 kemudian 6.475 dengan support di level 5.800, cut loss jika break 5.550.
XPLQ (Buy) : Target kenaikan harga pada level 464 kemudian 480 dengan support di level 432, cut loss jika break 416.
XBLQ (Buy) : Target kenaikan harga pada level 448 kemudian 465 dengan support di level 420, cut loss jika break 405.
XIIT (Buy) : Target kenaikan harga pada level 529 kemudian 544 dengan support di level 487, cut loss jika break 468.
Full report bisa di akses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3c9mjk

Analisa Saham LPPF | 4 Maret 2020

Saham LPPF pada tanggal 3 Maret 2020 ditutup menguat pada harga 3190, naik 3,23%. Hal ini disertai dengan penurunan volume, yaitu 41% dari hari sebelumnya. Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area pertengahan atas ke arah atas. Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di bawah garis 0 dengan kecenderungan mendatar.
Rekomendasi : Beli jika di atas 3190 Jika naik di atas 3190 maka berpeluang ke 3300-3710 Jika turun di bawah 3020 maka berpeluang ke 2900
www.sahamonline.id Disclaimer ON

Analisa Saham TPIA | 4 Maret 2020

Saham TPIA pada tanggal 3 Maret 2020 ditutup melemah pada harga 7775, turun -1,58%. Hal ini disertai dengan kenaikan volume, yaitu 190% dari hari sebelumnya. Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area pertengahan bawah ke arah mendatar. Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di bawah garis 0 dengan kecenderungan turun.
Rekomendasi : Beli jika di atas 8000 Jika naik di atas 8000 maka berpeluang ke 9500 Jika turun di bawah 7050 maka berpeluang strong bearish
www.sahamonline.id Disclaimer ON

Analisa Saham INDY | 4 Maret 2020

Saham INDY pada tanggal 3 Maret 2020 ditutup menguat pada harga 755, naik 5,56%. Hal ini disertai dengan penurunan volume, yaitu 77% dari hari sebelumnya. Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area pertengahan bawah ke arah atas dan hampir mengalami Golden Cross. Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di bawah garis 0 dengan kecenderungan mendatar.
Rekomendasi : Beli jika di atas 790 Jika naik di atas 790 maka berpeluang ke 940 Jika turun di bawah 710 maka berpeluang ke 685
www.sahamonline.id Disclaimer ON

Rekomendasi Saham MNC Sekuritas | BBRI, AALI, ISAT, CPIN

MNC Daily Scope Wave 4 Maret 2020

IHSG ditutup menguat 2,9% ke level 5,518 pada perdagangan kemarin (3/3). Kami perkirakan saat ini posisi IHSG sedang berada pada awal dari wave [iv] dan IHSG sudah menyentuh target minimal dari wave [iv] pada level 5,540. Apabila IHSG mampu menembus 5,620 maka target selanjutnya berada pada area 5,700-5,750. Namun perhatikan level 5,288, apabila IHSG menembus level tersebut, maka wave [iv] sudah terkonfirmasi selesai dan IHSG akan mengarah ke 5,150-5,250. Support: 5,450, 5,330 Resistance: 5,560, 5,750
BBRI - Buy on Weakness (4,100)
Pada perdagangan kemarin (3/3), BBRI menguat 3% ke level 4,100. Kami memperkirakan posisi BBRI saat ini sedang berada pada awal wave (iv) dari wave [c], dimana BBRI masih berpotensi untuk melanjutkan penguatannya. Buy on Weakness: 4,050-4,080 Target Price: 4,250, 4,320 Stoploss: below 3,900
AALI - Buy on Weakness (9,700)
Penguatan AALI pada perdagangan kemarin (3/3) tertahan fibo 23.6 dan posisi AALI saat ini kami perkirak…

Saham Online di Facebook