Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober 29, 2018

Saham BKSW | Peringkat Pefindo atas PT Bank QNB Indonesia

Pefindo memberikan peringkat idAA kepada PT Bank QNB Indonesia dengan prospek untuk peringkat perusahaan stabil.

Menurut keterangan yang diperoleh Senin, peringkat tersebut mencerminkan dukungan yang sangat kuat dari Qatar National Bank, fleksibilitas keuangan yang kuat, dan permodalan yang kuat.

Namun, peringkat tersebut dibatasi oleh kualitas aset yang lemah, eksposur bank terhadap risiko konsentrasi, dan performa profitabilitas yang dibawah rata-rata. (end)


http://www.iqplus.info/news/stock_news/bksw-pefindo-beri-peringkat-idaa-kepada-bank-qnb-indonesia,01090558.html

Saham SIDO | PT Sido Muncul Tbk Akan Bagi Dividen Interim 28 November 2018

PT Sido Muncul Tbk (SIDO) berencana membagikan dividen interim kepada para pemegang sahamnya sebesar Rp15 per lembar saham pada 28 November 2018 mendatang.

Menurut keterangan perseroan Senin, cum dan ex dividen di pasar reguler/negosiasi pada 1 dan 2 November 2018 sedangkan di pasar tunai 6 dan 7 November 2018 dengan DPS hingga 6 November 2018.

Pembagian dividen interim ini berdasarkan keputusan rapat direksi yang digelar 24 Oktober 2018 dan persetujuan dewan Komisaris pada 25 Oktober 2018. (end)


http://www.iqplus.info/news/stock_news/sido-sido-muncul-bagi-dividen-interim-rp15-per-saham,01082633.html

Saham SCMA | PT Surya Citra Media Tbk Akan BuyBack Saham 10%

PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) berencana melakukan pembelian kembali sahamnya sebanyak-banyaknya 10% dari modal disetor perseroan atau maksimum sebanyak 1.462.160.123 saham.

Menurut keterangan perseroan Senin, perseroan akan menyelenggarakan RUPS Luar Biasa pada 5 Desember 2018 guna meminta persetujuan rencana buyback saham ini.

Perseroan menganggarkan dana sebesar Rp3 triliun untuk rencana ini. Dimana buyback saham ini akan dilaksanakan paling lama 18 bulan sejak tanggal persetujuan RUPSLB. (end)


http://www.iqplus.info/news/stock_news/scma-surya-citra-media-akan-buyback-maksimal-10--sahamnya,01082359.html

Saham WTON | Laba PT Wika Beton Tbk per 30 September 2018

PT Wika Beton Tbk (WTON) mencatat pertumbuhan laba yang dapat didistribusikan ke pemilik entitas induk sebesar 34,09% hingga periode 30 September 2018 menjadi Rp220,48 miliar dibandingkan laba Rp164,42 miliar di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Senin menyebutkan, pendapatan usaha naik menjadi Rp3,42 triliun dari pendapatan usaha Rp2,24 triliun dan beban pokok penjualan naik menjadi Rp2,99 triliun dari Rp1,93 triliun dan laba kotor naik menjadi Rp433,33 miliar dari laba kotor Rp305,72 miliar tahun sebelumnya.

Beban usaha naik menjadi Rp87,33 miliar dari beban usaha Rp63,65 miliar tahun sebelumnya dan laba usaha diraih Rp345,99 miliar tahun sebelumnya naik dari laba usaha Rp242,06 miliar tahun sebelumnya.

Kenaikan beban lain-lain menjadi Rp58,69 miliar dari Rp26,69 miliar tetap membuat laba sebelum pajak meningkat menjadi Rp287,30 miliar dari laba sebelum pajak Rp215,36 miliar tahun sebelumnya.

Total aset perseroan mencapai Rp6,63 triliun hingga 30 September 201…

Saham WEGE | Laba PT Wijaya Karya Pembangunan Gedung Tbk per 30 September 2018

PT Wijaya Karya Pembangunan Gedung Tbk (WEGE) mencatat kenaikan laba yang dapat didistribusikan ke pemilik entitas induk sebesar 65,2% hingga periode 30 September 2018 menjadi Rp288,74 miliar dibandingkan laba Rp174,71 miliar di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Senin menyebutkan, pendapatan bersih naik menjadi Rp3,86 triliun dari Rp2,40 triliun dan beban pokok penjualan tercatat mencapai Rp3,45 trilin dari Rp2,12 triliun dan laba kotor naik menjadi Rp416,71 miliar dari laba kotor Rp275,73 miliar tahun sebelumnya.

Beban usaha naik menjadi Rp59,62 miliar dari Rp42,45 miliar dan laba usaha naik menjadi Rp357,09 miliar dari laba usaha Rp233,28 miliar dan beban lain-lain meningkat menjadi Rp69,59 miliar dari Rp58,19 miliar namun laba sebelum pajak penghasilan tetap meningkat menjadi Rp287,50 miliar dari laba sebelum pajak Rp175,09 miliar September tahun sebelumnya.

Total aset perseroan mencapai Rp5,78 triliun hingga 30 September 2018 naik dari total aset Rp4,60 tri…

Nasib Saham MPRO | 29 Oktober 2018

Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham PT Propertindo Mulia Investama Tbk (MPRO) mulai sesi pertama perdagangan Senin (29/10) ini.

Menurut keterangan BEI, suspensi dilakukan di pasar reguler dan pasar tunai dengan karena terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham perseroan.

Suspensi ditujukan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang setiap pengambilan keputusan investasinya dalam saham MPRO.

Saham MPRO masih di level Rp236 pada 18 Oktober 2018 dan terus naik hingga ditutup di level Rp760 pada 26 Oktober 2018. (end)


http://www.iqplus.info/news/stock_news/mpro-naik-signifikan--bei-suspensi-saham-mpro,01075623.html

Saham PWON | Laba Bersih PT Pakuwon Jati Tbk

PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) hingga periode 30 September 2018 mencatat laba bersih periode berjalan yang dapat didistribusikan ke pemilik entitas induk sebesar Rp1,78 triliun naik dari laba Rp1,42 triliun di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Senin menyebutkan, pendapatan bersih naik menjadi Rp5,22 triliun dari pendapatan bersih Rp4,39 triliun dan laba bruto meningkat menjadi Rp3,06 triliun dari laba bruto Rp2,50 triliun tahun sebelumnya.

Laba sebelum pajak naik menjadi Rp2,02 triliun dari laba sebelum pajak Rp1,55 triliun tahun sebelumnya. Total aset perseroan mencapai Rp24,61 triliun hingga 30 September 2018 naik dari total aset Rp23,35 triliun hingga 31 Desember 2017. (end)


http://www.iqplus.info/news/stock_news/pwon-pakuwon-jati-alami-kenaikan-laba-jadi-rp1-78-triliun,01081021.html

Saham BEST | Laba PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk per 30 September 2018

PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST) mencatat laba periode berjalan yang dapat didistribusikan ke pemilik entitas induk sebesar Rp153,44 miliar hingga periode 30 September 2018 turun dari laba Rp283,21 miliar di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Senin menyebutkan, pendapatan turun menjadi Rp520,62 miliar dari pendapatan Rp639,08 miliar beban pokok pendapatan turun jadi Rp147,14 miliar dari beban pokok pendapatan Rp196,77 miliar tahun sebelumnya.

Laba bruto turun menjadi Rp373,48 miliar dari laba bruto Rp442,31 miliar tahun sebelumnya dan laba sebelum pajak turun menjadi Rp160,00 miliar dari laba sebelum pajak Rp287,40 miliar hingga September tahun sebelumnya.

Total aset perseroan mencapai Rp5,76 triliun hingga periode 30 September 2018 naik dari total aset Rp5,71 triliun hingga periode 31 Desember 2017. (end)


http://www.iqplus.info/news/stock_news/best-laba-bekasi-fajar-turun-jadi-rp153-44-miliar-hingga-september,01074736.html

Saham KRAS | PT Krakatau Steel (Persero) Tbk Alami Peningkatan Penjualan

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk membukukan peningkatan volume penjualan pada kuartal III-2018 sebesar 14,21 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu menjadi 1.595.260 ton.� Peningkatan ini diperoleh dari kenaikan penjualan baja lembaran panas sebesar 26,20 persen menjadi 913.619 ton, serta penjualan "long product" sebesar 12,92 persen menjadi 216.738 ton dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Kenaikan volume penjualan ini mendorong Perseroan meraih pendapatan bersih sebesar 1.274,10 juta dolar AS atau meningkat 22,71 persen dibanding kuartal-III tahun 2017. � Direktur Utama PT Krakatau Steel Silmy Karim dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat mengatakan, pendapatan bersih ini ditopang oleh kenaikan harga baja pada 2018.

Puncak kenaikan harga baja canai panas (hot rolled coil/HRC) terjadi pada awal Juni 2018 yang mencapai 740 dolar AS per ton.� "Memasuki September 2018, harga jual rata-rata HRC naik 5,67 persen di kisaran harga 640-680 dol…

Analisa Saham WOOD | 29 Oktober 2018

BCA Sekuritas on Integra Indocabinet (WOOD) 10/23/2018
Unique appeal in tough times

- Sementara kami mempertahankan sikap kami bahwa WOOD akan menerima spillover menarik dari perang dagang AS-China, kami setuju dengan pandangan Manajemen bahwa WOOD akan menghadapi dampak negatif jangka pendek dari perang dagang tersebut. Karena kenaikan tarif muncul pada pertengahan 3Q18, produsen China bergegas untuk mengirimkan produk ke Amerika Serikat, menyebabkan kekurangan sementara dari layanan pengiriman global dan kesulitan untuk WOOD dalam mengamankan pengiriman ke AS, sehingga berdampak pada ekspor WOOD. Oleh karena itu, situasi ini memaksa WOOD menunda beberapa pengiriman sampai 4Q18.

- Apresiasi USD terhadap IDR sebenarnya menguntungkan WOOD. Namun, di balik dolar yang kuat adalah kenaikan suku bunga Fed (+ 75bps YTD), yang meningkatkan tingkat hipotek ke tertinggi 7 tahun (pada 5,05% untuk pinjaman rumah tetap 30 tahun). Terlebih lagi, pertumbuhan ekonomi AS yang kuat baru-baru ini juga …

Analisa Saham SMBR, SHIP, PNLF dan ENRG | 29 Oktober 2018

Selamat Pagi Sahabat Stock Preneur
Berikut beberapa saham pilihan hari ini 29 OKTOBER 2018 (DAILY 0R SWING)

1. (SMBR) Hari ini akan uji Resisten terdekat di 2050 Kalau berhasil break. Target selanjutnya di 2140 dan 2200 Stop Loss jika turun dibawah 1855. Range Buy hari ini di 1940-2000.
2. (SHIP) Hari ini akan uji resisten terdekat di 1065 Kalau berhasil break. Target selanjutnya di 1125 dan 1155 Stop loss jika turun dibawah 990. Range Buy hari ini di 1030– 1065.
3. (PNLF) Hari ini akan uji resisten terdekat di 276 Kalau berhasil break. Target selanjutnya di 284 dan 290 Stop loss jika turun dibawah 258. Range Buy hari ini di 266-274
4. (ENRG) Hari ini akan uji resisten terdekat di 115 Kalau berhasil break. Target selanjutnya di 118 dan 122 STOP  loss jika turun dibawah 105. Range Buy hari ini di 109-113 .

SAHAM FAST TRADE (TRADING CEPAT)

1.KPAL  BUY JIKA BREAK 530 Target di 550-600. Stoploss Jika turun dibawah 500. Pastikan dibuka hijau High RISK

TETAP PERHATIKAN KONDISI MARKET JUGA Y…

Analisa Saham PGAS, ESSA dan BBCA | 29 Oktober 2018

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight
(Oktober 29, 2018)
(tasrul@miraeasset.co.id)

IHSG Daily, 5,784.92 (+0.521% ) consolidaton, trading range hari ini 5,746 – 5,802. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized cenderung naik, sementara itu pada periode weekly ,indikator MFI optimized akan coba naik dari support trendline dan RSI  optimized  dan stochastic%D optimized akan menguji support trendline. Daily resistance terdekat di 5,802 dan support di 5,746.Cut loss level di 5,626

PGAS Daily, 2,160 (+4.0%) trading buy, trading range 2,130 – 2,200. indikator MFI  optimized dan indikator Stochastic %D optimized akan menguji support trendline Daily support di 2,130 dan resistance di 2,200. Cut loss level di 2,120.

ESSA Daily, 304 (-0.65%), trading buy, 298 – 318. indikator MFI optimized dan indikator Will%R  optimized akan menguji support trend line. Daily dan Weekly resistance di 318 dan 324. Sementara itu daily dan weekly support di 298 dan 292. Cut loss level di 288.

Analisa Saham ITMG, BSDE, UNTR dan SMRA | 29 Oktober 2018

Analisa Saham ITMG, BSDE, UNTR dan SMRA | 29 Oktober 2018 ITMG membentuk pola falling wedges dan telah terkonfirmasi, menjadi indikasi penguatan. Sentimen tambahan dari dividen sebesar 1.420, cum date tanggal 30 Oktober.
Rekomendasi: buy on breakout 26000, TP 30000, stop loss <25000 .="" p="">
BSDE berpotensi mengkofirmasi pola cup and handle dengan neckline pada 1150.
Rekomendasi: buy on breakout 1150, TP 1200 s/d 1300, stop loss <1050 .="" p="">
UNTR menguji resistance MA60. Jika berhasil dipertahankan maka uptrend kembali berlanjut.
Rekomendasi: buy 33000, TP 35000 s/d 37000, stop loss <31000 .="" p="">
SMRA menguji support trend line setelah breakout. Jika support ini bisa dipertahankan maka downtrend berpotensi berakhir.
Rekomendasi: buy 600, TP 700, stop loss <500 .="" p="">

Panin Sekuritas

Analisa Saham TLKM, ADRO dan BBCA | 29 Oktober 2018

Analisa Saham TLKM, ADRO dan BBCA | 29 Oktober 2018 IHSG (5.750-5.820) : indeks harga saham gabungan diprediksi bergerak bervariasi cenderung menguat. Target kenaikan indeks pada level 5.820 kemudian 5.850 dengan support di level 5.750 dan 5.720.

TLKM (Buy) : Target kenaikan harga pada level 3.690 kemudian 3.740 dengan support di level 3.580, cut loss jika break 3.530.

ADRO (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.780 kemudian 1.825 dengan support di level 1.670, cut loss jika break 1.605.

BBCA (Buy) : Target kenaikan harga pada level 24.100 kemudian 24.500 dengan support di 23.100, cut loss jika break 22.600.


Full report bisa di akses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3c5hte

Watchlist Saham PacificTrader | 29 Oktober 2018

Watchlist Saham PacificTrader | 29 Oktober 2018 Selamat pagi semuanya
Rekomendasi 29/10/2018

Highlight hari ini yang bisa di perhatikan
- IHSG kembali ditutup menguat ke level 5784, diperkirakan IHSG akan bergerak sideways di range 5732-5819 karena kondisi market global yang belum stabil, masih jaga kondisi money management

Watchlist for today:exclamation:
BBCA
HMSP
KLBF
MPRO
DUCK
WOOD


JPFA (29/10/2018)
Buy >2070, TP 2200-2310, SL <1970 p="">

Analisa Saham UNTR | 29 Oktober 2018

United Tractors (UNTR IJ): Sep-2018 Volume: Strong Komatsu Rebound, Pama Remains Solid
(RHB Sekuritas)

Report Link:
https://research.rhbtradesmart.com/attachments/74/rhb-report-united-tractors-untr-ij-sep-18-vol-strong-komatsu-rebound-pama-still-solid-999141013653333115bd10d8f56722.pdf

Summary:
Reiterate BUY and IDR47,600 TP, 50% upside. UNTR is one of our country Top Picks. September’s monthly operations volume was recently released with overall good numbers, driven by Komatsu’s rebound after a soft August. Sales reached 460 units in Sep 2018, up strongly 33% MoM and 38% YoY, bringing 9M18 volume to 3,681 units (+34% YoY). Komatsu sales to the mining sector reached 216 units (+39% MoM, +55% YoY), bringing 9M18’s total to 1,944 units (+43% YoY). Pama’s OB removal volume reached 92.4m bcm (+2% MoM, +22% YoY), bringing 9M18 volume to 717m bcm (+22% YoY). Its coal production reached 11.3m tonnes in Sep 2018 (+5% MoM, +13% YoY), bringing 9M18 volume to 90m tonnes (+9% YoY).

Reiterate BUY …

Watchlist Saham TetraXChange | 29 Oktober 2018

IDX DIRECTION  29 Oktober 2018

Tone dan Manner perdagangan hari ini : Potensi Penguatan Lanjutan Uji Area 5800

Potensi Pergerakan Index : 5750-5850

Beberapa saham yang perlu diperhatikan hari ini :

Swing Trade : BBCA BBNI FIRE KLBF MAPI MDIA SHIP TOWR UNTR ( cross over MA20 kemarin)
Fast Trade :  MDIA LPPF VIVA SHIP POLY FPNI MAPI PNLF ADRO UNTR BGTG ITMG BBCA HMSP BJTM TLKM JPFA FIRE BAPA  (hanya berlaku hari ini)

Swing Trade  saham saham yang mengalami cross over MA20
Fast Trade saham yang mengalami lonjakan volume dan big white candle

https://tetraxchange.id/2018/10/idx-direction-29-okt-2018/

Terima kasih


TETRA X CHANGE

Rekomendasi Saham William Hartanto | 29 Oktober 2018

WH Project Outlook 27 Oktober 2018

IHSG ditutup menguat 29,96  poin (+0.52%) menuju level 5784.92 pada perdagangan hari Jumat 26 Oktober 2018.

DOW JONES MENURUN, IHSG?

Amerika Serikat hebat, pertumbuhan ekonomi mencapai 3.5%, melampaui ekspektasi. Namun di saat bersamaan Dow Jones justru menurun. Hal ini diprediksi sebagai rasa khawatir karena dengan membaiknya perekonomian maka The Fed akan kembali menaikkan suku bunga. Dan benar saja, sudah ada pernyataan The Fed bahwa suku bunga memang harus dinaikkan.

Hal ini dapat memicu resesi dengan potensi inflasi besar akibat suku bunga yang terus menerus naik. Survery membuktikan 44% pelaku pasar di AS mulai takut akan hal ini.

Menariknya IHSG justru masih menguat. Dan secara teknikal pertahanannya kuat. Hal ini diprediksi karena adanya rilis laporan keuangan dan pembagian dividen yang ditunggu oleh investor. Maka, pilihlah saham-saham dengan dividen besar untuk pilihan saham sampai dengan bulan depan. Selain itu, kestabilan rupiah masih ter…

Update Harga Penting Saham | 29 Oktober 2018

Dow dives nearly 300 points, S&P 500 dips into correction levels in another wild day on Wall Street

Stocks fell sharply on Friday as investors slogged through another volatile session on Wall Street.

Dow.....24688     -296.2     -1.19%
Nasdaq..7167    -151.1     -2.07%
S&P 500.2659    -46.9       -1.73%

FTSE........6940   -64.5      -0.92%
Dax........11201   -106.5    -0.94%
CAC.........4967    -64.9      -1.29%

Nikkei....21184    -84.1      -0.40%
HSI.........24718   -106.96  -1.21%
Shanghai.2599    -4.95      -0.19%
ST Times..2972   -40.8      -1.35%

Indo10Yr..8.7834      -0.0009    -0.01%
INDOBex230.1983   -0.1232     -0.05%
US10Yr......3.077       -0.059       -1.88%
VIX.............24.16       -0.06         -0.25%

USDIndx .....96.3590  -0.231     -0.24%
Como Indx..195.51    +0.72      +0.37%
(Core Commodity CRB)
DJUSCL.......60.61     -0.22        -0.36%
(Dow Jones US Coal Index)

IndoCDS...158.72      +4.37       +2.83%   
(5-yr INOCD5) 

*IDR........15216.50   +29.00    +…

Analisa Saham JSMR | 29 Oktober 2018

Analisa Saham JSMR | 29 Oktober 2018 JSMR: Positive impact from capital restructuring

Laba bersih tercatat positif, tercatat sebesar Rp726 miliar, +56,9% qoq; -18,1% yoy, sehingga laba bersih di 9M18 tercatat sebesar Rp1,8 triliun, -6,9% yoy, diatas estimasi (PANS: 78,2%, Konsensus: 81,3%; rata-rata 5 tahun: 75,7%), didukung oleh efisiensi biaya serta sejumlah kebijakan restrukturisasi. Saat ini JSMR sudah mengoperasikan 23 tol konsesi dengan panjang 788km, dan berencana untuk menambah tol baru (2018: 127km, 2019: 351km, >2020: 279km) dengan perkiraan belanja modal dapat mencapai Rp70 triliun di 2018-20. Belanja modal yang signifikan kedepannya akan memberi tekanan untuk neraca dan profitabilitas JSMR, namun kami melihat positif sejumlah strategi restrukturisasi seperti: (1) divestasi Jakarta Lingkar Baratsatu (2) rencana divestasi kedepannya dengan skema RDPT serta (3) kebijakan menjaga beban bunga dengan melakukan negosiasi terhadap sejumlah bank, dimana ini berdampak positif te…

Analisa Saham TLKM, MASA dan BBRI | 29 Oktober 2018

TLKM
Pergerakan saham ini terlihat mulai berusaha untuk break MA20nya, kalau besok berhasil break MA20 maka potensi akan lanjut ke area 3710,3800. Terlihat hari jumat Investor Asing kembali membeli saham ini. Waspadai jika investor asing kembali menjual saham ini dan saham ini masih berkorelasi dengan pergerakan index.support di 3520.

MASA
Pergerakan saham ini masih terlihat dalam pola uptrendya, namun pada perdagnagn terakhir saham ini masih tertahan di MA10nya, waspadai jika turun dibawah harga 600. Untuk besok akan uji support di 605 dan resisten di 650.

BBRI
Pergerakan saham ini masihbelum mampu break garis midle bandnya (MA20) diharga 3040, untuk besok cenderung akan uji support area 2950, 2910 waspadai jika tembus supportnya.


StockPreneur

Analisa Saham JSMR, PNLF dan BUMI [QuickReview] | 29 Oktober 2018

Analisa Saham JSMR, PNLF dan BUMI [QuickReview] | 29 Oktober 2018 JSMR
Pergerakan saham ini terlihat belum mampu rebound untuk keluar dari trend penurunanya. Untuk perdagangan besok masih akan cenderung untuk tes support di 4100. Kalau tidak berhasil break supportnya ada potensi tekhnikal rebound. Waspadai jika break support 4100 karena ada potensi ke 4000 kembali.

PNLF
Pergerakan saham ini terlihat sudah mulai rebound dari trend penurunan jangka pendknya, secara chart weekly masih naik dan berpotensi untuk melanjutkan kenaikanya untuk uji resisten di 276, kalau harga 276 berhasil ditembus berpotensi ke area tereekat 280-290. Support di 258.

BUMI
Pergerkan saham ini secara trend masih turun, namun terliht jangka pendek masih akan sidways. Waspadai jika turun ke harga 166. Karena ada potensi akan turun kembali. Support di 166. Resisten di 179.


StockPreneur

Analisa Saham GMFI, ISSP, INDY, MIKA dan BBTN [QuickReview] | 29 Oktober 2018

Analisa Saham GMFI, ISSP, INDY, MIKA dan BBTN [QuickReview] | 29 Oktober 2018 GMFI hari ini mnmbus TLine bawah. arty agar aman masuk pada saat harga sudah diatas TLine (266 ke atas). jika kuat besok senin rebond dan akan mnyntuh area 276, Suppport next 240.

ISSP ini mnarik besok senin or lusa y. ada kmngkinan ISSP akan mntul karena pada saat ini berada pada TLINE. jika rebond area terdekat 96-98. jika jebol Tline lupakan.

INDY jika ingin masuk sekrg murni spec buy. risk > Reward. jika mau masuk indy tunggu break Tline yg atas, tapi ini hnya pntulan, klau sdh cuan boleh TP. area OS 2390 - 2410.

MIKA spec buy, akan lebih aman jika masuk jika break Tlnie yg tengah, jika gagal maka MIKA akan lebih dalam trun y..
tes beli 1430 sell 1490 - 1510, lupakan jika dbawah 1370.

BBTN still downtren, jika sudah punya maka besok WNS, jika belum maka sebaiknya masuk jika sdah break 2200 baru bisa naik ke 2300 - 2330.


StockWinTrader

Analisa Saham ADHI | 29 Oktober 2018

Analisa Saham ADHI | 29 Oktober 2018 ADHI, perlahan tapi pasti, melemah mencapai target – target penurunannya menuju 1310 dan 1220 seperti yang telah diulas sebelumnya. Bagaimana selanjutnya?

Dapat kita lihat bahwa level ADHI saat ini merupakan level harga di tahun 2012, mundur 6 tahun. Selama saham ini berada di bawah 1350, kami menilai saham ini sudah kehilangan potensi-nya dan berpeluang melanjutkan tren turun walau tidak tertutup kemungkinan untuk mengalami technical rebound sesaat. Target penurunan jika ADHI tidak mampu bertahan di atas 1200 ada di kisaran <1000 .="" p="">
Rekomendasi: Sell on rebound. Avoid.



Disclaimer ON
https://galerisaham.com/adhi-kembali-ke-harga-tahun-2012-what-next/

Analisa Saham PTBA | 29 Oktober 2018

PTBA Daily  : Buy on Weakness

Berdasarkan  Peak & Trough Analysis ,

Demand side :
1. Support : 4,190, 4,150, 4,100,4,100
2.Net Avg Buy : 4,115.01
3 Net Avg Buy (broker dominant) : 4,191.03
4.Volume transaksi terbanyak sisi demand(VAP Demand) : 4,100 -4,140

Supply  side :
5. Resistance:  4,500
6. Net Avg Sell : 4,556.9
7 Net Avg Sell (broker dominant) : 4,558.9
8.Volume transaksi terbanyak sisi supply (VAP Supply)  : 4,470 – 4,500

Harga saat ini secara umum berada diatas point 1-4 dari sisi demand . Sementara itu dari sisi supply harga masih berada di bawah point 5-8. Sisi demand saat ini masih ditunjang oleh kenaikkan volume rata-rata dibanding sisi supply  dengan demikian kenaikkan koreksi yang  terjadi hanya bersifat sementara dengan kecenderungan menguat  kembali. Saat ini tape reading saham ini masih relatif bagus.


by Tasrul Tanar

Analisa Saham HMSP | 29 Oktober 2018

Analisa Saham HMSP | 29 Oktober 2018 HMSP Pada Q3 2018 membukukan Laba Bersih Rp 3,577 B atau naik 8.8% dibanding Q3 2017 sebesar Rp 3,288 B. Pendapatan meningkat 10.4% menjadi Rp 28,377 B. Gross Profit Margin di kuartal ini adalah 24.2% dibandingkan dengan 24.1% di periode yang sama tahun lalu. Laba Kotor tercatat naik 11.0% menjadi Rp 6,878.75 B.

Q3 2018 kinerja HMSP kinclong baik secara Year on Year maupun QoQ. Pada harga sekarang HMSP dihargai pada PE 35 PBV 14.52.

Secara teknikal saham HMSP masih bergerak dalam trend sideways range 3960-3480. Jika mampu breakout 3960 saham HMSP akan masuk fase uptrend dengan target 4220-4630. Risk level HMSP 3600. Strategi trading buy if breakout 3960.


https://www.rikopedia.com/2018/10/kinerja-q3-2018-hmsp-kinclong-mampukah.html

Saham Online di Facebook