Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni 8, 2021

PANCA ANUGRAH WISESA RESMI MELANTAI DI BURSA HARI INI

PT Panca Anugrah Wisesa Tbk hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode saham MGLV. Jumlah lembar saham yang ditawarkan ke masyarakat adalah sebanyak 400 juta lembar saham atau sekitar 21,05% dari modal ditempatkan dan disetor penuh, dengan harga Rp 135,00 per lembar sahamnya. Dengan itu, dana yang terhimpun dari masyarakat melalui Penawaran Umum ini adalah senilai Rp54 milyar. Dana yang terhimpun dari Penawaran Umum ini akan digunakan oleh PT Panca Anugrah Wisesa Tbk untuk meningkatkan performa perusahaan, antara lain untuk modal kerja, pembelian persediaan, biaya pemasaran, dan pembukaan showroom baru di salah satu kota besar di Indonesia. Rencana tersebut diharapkan untuk mendorong kinerja perusahaan dan miningkatkan penjualan MAGRAN LIVING. Selain penawaran saham kepada masyarakat, PT Panca Anugrah Wisesa Tbk juga menerbitkan waran sebanyak 400.000.000 juta lembar waran. Bagi masyarakat yang berinvestasi di IPO MGLV, mereka berhak mendapatkan waran

BANK WOORI SIAP LEPAS 2,68 MILIAR SAHAM MELALUI RIGHTS ISSUE

PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk. (SDRA) berencana menggelar aksi korporasi di pasar modal melalui penambahan Modal dengan Memberikan HMETD atau rights issue. "SDRA berencana untuk melakukan rights issue kepada para pemegang saham Perseroan dalam jumlah sebanyak 2,68 miliar lembar saham dengan nilai nominal Rp100 per lembar saham,"tutur Direksi SDRA pada keterbukaan informasi, Senin(7/6). Pelaksanaan penambahan modal akan dilakukan setelah memperoleh persetujuan pada RUPSLB yang akan digelar pada tanggal 14 Juli 2021 selanjutnya SDRA akan mengajukan Pernyataan Pendaftaran kepada OJK segera setelah rencana penambahan modal dengan memberikan HMETD tersebut disetujui oleh para pemegang saham dengan ketentuan bahwa jangka waktu antara tanggal persetujuan RUPSLB sampai dengan efektifnya Pernyataan Pendaftaran tidak lebih dari 12 bulan. SDRA memperkirakan bahwa rencana rights issue akan mempengaruhi kondisi keuangan Perseroan secara positif, yaitu antara lain mengurangi bia

PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE RAIH PENDAPATAN SEBESAR Rp1,42 TRILIUN HINGGA MARET 2021

PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) meraih pendapatan sebesar Rp 1,42 triliun hingga periode 31 Maret 2021 naik dari pendapatan Rp1,26 triliun di periode yang sama tahun sebelumnya. Laporan keuangan perseroan Selasa menyebutkan, laba kotor diraih sebesar Rp1,09 triliun naik dari laba kotor Rp1,05 triliun tahun sebelumnya. Sedangkan laba dari operasi diraih sebesar Rp981,27 miliar naik dari laba operasi tahun sebelumnya yang Rp943,29 miliar tahun sebelumnya. Beban lain-lain bersih tercatat Rp590,48 miliar turun dari beban lain-lain bersih Rp617,63 miliar membuat laba sebelum pajak tercatat sebesar Rp390,79 miliar naik dibandingkan laba sebelum pajak Rp325,66 miliar. Laba bersih yang diatribusikan ke pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp265,90 miliar naik dari laba bersih Rp228,54 miliar tahun sebelumnya. Total aset perseroan hingga periode 31 Maret 2021 mencapai Rp42,29 triliun naik dari total aset Rp36,52 triliun hingga periode 31 Desember 2020.(end/af) Sumber: IQPLUS

BAGI DIVIDEN Rp31,7 MILIAR, TAHUN INI SUPARMA PATOK PENJUALAN Rp2,5 TRILIUN

Meskipun penjualan tahun 2020 mengalami penurunan, namun PT Suparma Tbk (SPMA) tetap membagikan dividen tunai Rp31,7 miliar. Hal ini setelah dalam RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham) tanggal 7 Juni 20201, para pemegang saham setuju membagikan dividennya. Hendro Luhur, Direktur PT Suparma Tbk, menjelaskan, dalam RUPS tersebut disepakati bahwa dividen yang dibagikan kepada para pemegang saham sebesar Rp15 per saham atau total sebesar Rp31,7 miliar. Jumlah tersebut setara dengan 20 persen dari laba bersih perseroan tahun 2020. Selain itu, para pemegang saham juga mendapatkan dividen saham dari kapitalisasi saldo laba dengan jumlah sebanyak-banyaknya Rp419,5 miliar, yang terbagi atas sebanyak-banyaknya 676.662.706 lembar saham. "Rasio pembagian dividen saham tersebut adalah 100 : 32. Setiap 100 saham lama dengan nilai nominal Rp400 per lembar saham, akan memperoleh 32 saham baru dengan nilai nominal Rp400," ujar Hendro, Senin (7/6) Dikatakan, tahun lalu, penjualan perseroan mencapai

PT SURYA SEMESTA INTERNUSA RAIH PENDAPATAN USAHA Rp447,08 MILIAR HINGGA MARET 2021

PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) meraih pendapatan usaha Rp447,08 miliar di periode yang berakhir 31 Maret 2021 turun dari pendapatan usaha Rp882,05 miliar di periode yang sama tahun sebelumnya. Laporan keuangan perseroan ke IDX seperti dikutip Selasa menyebutkan, laba kotor turun menjadi Rp73,94 miliar dari laba kotor Rp179,87 miliar tahun sebelumnya. Sedangkan rugi usaha tercatat sebesar Rp26,85 miliar usai meraih laba usaha sebesar Rp65,54 miliar tahun sebelumnya. Rugi sebelum pajak melambung menjadi Rp87,79 miliar dari rugi sebelum pajak Rp4,40 miliar tahun sebelumnya. Rugi yang diatribusikan ke pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp78,05 miliar naik dari rugi Rp17,41 miliar tahun sebelumnya. Total aset perseroan mencapai Rp7,55 triliun hingga periode 31 Maret 2021 turun dari total ase Rp7,63 triliun hingga periode 31 Desember 2020.(end/af) Sumber: IQPLUS

Rekomendasi Saham JSMR, ASII, TLKM, GGRM dan ADHI oleh Valbury Sekuritas | 8 Juni 2021

VALBURY SEKURITAS INDONESIA SELASA, 08 JUNI 2021 Prediksi IHSG : IHSG diperkirakan bergerak mixed dengan peluang menguat pada perdagangan hari ini, Selasa (08/06), yang ditopang oleh katalis positif dari internal ditengah minimnya sentimen eksternal bagi pasar BEI, yakni: 1) Indonesia,Foreign Reserves, May diperkirakan naik (+), 2) Menko Perekonomian Airlangga yakin pertumbuhan ekonomi kuartal II2021 menembus 7-8% YoY (+), 3) Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS (-), 4) Indeks berjangka Wall Street dalam posisi bergerak beragam (+/-), 5) Indeks bursa regional Asia diperkirakan bergerak variatif (+/-), 6) Indeks Wall Street pada perdagangan Senin (04/06) ditutup mixed (+/-), 7) Japan, GDP Annualized SA QoQ, 1Q F, membaik menjadi -3.90% dari -5.10% (+), 8) Japan, Trade Balance BoP Basis, Apr, turun menjadi ¥289.5b dari ¥983.1b (-), 9) US, Trade Balance, Apr, diperkirakan turun menjadi  -$68.7b dari -$74.4b (-), 10) Pelaku pasar tengah menentukan data ketenagakerjaan AS Jumat nan

Rekomendasi Saham ADRO dan BBTN oleh HP Financials | 8 Juni 2021

HP Technical View & Key Calls 8 Juni 2021 ADRO Semoga formasi candle yang ditunjukkan oleh ADRO hanya sekedar uji Support lapisan 3 MA plus upper Triangle (pink) pada Low kemarin 1200; dan rebound akan segera terjadi menuju Target 1350 / 1400. Average Up best done above 1265. Rekomendasi: Speculative Buy, Entry Level: 1205-1225; Target: 1350 / 1400; Stoploss : 1190 BBTN Speculative Buy BBTN pada Support MA10 & 20 nya saat ini di 1605; Average Up di atas MA50 / 1655. Target dari pola Triangle (pink) itu sendiri ada di kisaran angka 1750-1775. Rekomendasi: Speculative Buy, Entry Level: 1605-1625; Target: 1750-1775; Stoploss: 1585. LQ45 Gerakan LQ45 terlihat seperti tengah uji Support MA50 / 895 dan konsolidasi ini akan berakhir manakala LQ45 mampu lalui level previous High 919; dan bergerak menuju Target 940 hasil dari pattern Parallel Channel (pink). Average Up accordingly.  Rekomendasi: Speculative Buy, Support: 895-900; Resistance : 919 / 940.

Rekomendasi Saham MDKA, EXCL, BMRI dan INDF oleh Indopremier | 8 Juni 2021

IHSG (6.030 – 6.110): Indeks harga saham gabungan diprediksi akan bergerak melemah. Target pelemahan indeks pada level 6.030 dan 5.990 dengan resist di level 6.110 dan 6.150. MDKA (Buy) : Target kenaikan harga pada level 2.760 kemudian 2.820 dengan support di level 2.640, cut loss jika break 2.580. EXCL (Buy) : Target kenaikan harga pada level 2.630 kemudian 2.670 dengan support di level 2.550, cut loss jika break 2.510. BMRI (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 6.075 dengan resist di level 6.200, kemudian 6.325. INDF (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 6.525 dengan resist di level 6.675, kemudian 6.800. XCLQ (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 93 dengan resist di level 95 kemudian 96. XIPI (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 168 dengan resist di level 172 kemudian 174. XPLC (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 423 dengan resist di level 433 kemudian 439. Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3cbu1s

Rekomendasi Saham LSIP, SIDO dan BBKP oleh Phintraco Sekuritas | 8 Juni 2021

Phintraco Sekuritas Daily 8 Juni 2021 LSIP PT PP London Sumatra Indonesia Tbk Maintain Buy Pertimbangkan pivot area 1220-1245 sebagai entry level. Potensi uji resistance level 1275 untuk memvalidasi indikasi minor bullish reversal. Target level terdekat dari minor bullish reversal tersebut diperkirakan pada level 1330. Stoploss jika breaklow 1190. SIDO PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk Wait and See Waspadai potensi koreksi dengan support level 765, jika breaklow 775. Pertimbangkan buy on support pada support level tersebut. Selama SIDO bertahan pada support level tersebut, SIDO berpeluang kembali uji resistance 780 untuk membentuk minor bullish reversal. Target level terdekat di 800. Stoploss jika breaklow 760. BBKP PT Bank KB Bukopin Tbk Maintain Buy Pertimbangkan akumulasi beli pada kisaran level 452-458. Selama bertahan pada level tersebut, BBKP berpeluang kembali uji resistance 488 untuk melanjutkan bullish reversal trend. Stoploss jika breaklow 450.

Rekomendasi Saham ANTM, SMRA dan ASSA oleh Mirae Asset Sekuritas | 8 Juni 2021

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight Juni 8, 2021 (tasrul@miraeasset.co.id) IHSG Daily, 6,069.94(+0.08%), consolidation. Trading range 6,039 – 6,097. Indikator MFI optimized cenderung bergerak turun dan indikator RSI optimized di overbought area. Pada periode weekly terlihat indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih cenderung bergerak naik namun mulai terbatas. Daily support di 6,039 dan daily resistance di 6,097. Cut loss level di 6,000. ANTM Daily, 2,380 (-2.06%), buy on weakness, trading range 2,340  – 2,480. Indikator MFI optimized dan RSI optimized masih cenderung bergerak turun. Daily support di 2,340 dan daily resistance di 2,480. Cut loss level di 2,290. SMRA Daily, 905 (-0.55%), buy on weakness, trading range 890 – 930. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih cenderung bergerak turun. Daily support di 890 dan daily resistance di 930. Cut loss level di 880. ASSA Daily, 2,180 (+1.40%), trading buy,trading range 2,100 – 2,220.  Ind

Analisa Saham DOID | 8 Juni 2021

Analisa Saham DOID Saham DOID pada tanggal 7 Juni 2021 ditutup melemah pada harga 362, turun -1,09%. Hal ini disertai dengan penurunan volume, yaitu 61% dari hari sebelumnya.  Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area pertengahan bawah dengan kecenderungan bearish.  Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di bawah garis 0 dengan kecenderungan bearish. Status Saham Saat Ini: Trendnya adalah Downtrend Rekomendasi dari kami adalah Spekulatif Buy Jika naik di atas 400 maka berpeluang ke 460 Jika turun di bawah 350 maka berpeluang ke 342 Jangan lupa atur stoploss order untuk manajemen risiko. Disclaimer ON Untuk alternatif edukasi dan update saham pilihan, silahkan ikuti Saham Online melalui partner kami sebagai berikut : Channel Telegram: https://t.me/SahamOnlineID Youtube Channel :  https://www.youtube.com/c/sahamonlineid Instagram :  @sahamonlineid ( https://www.instagram.com/sahamonlineid / ) Facebook Page :  @sahamindonesiahariini

Bandarmologi Saham TLKM, TBIG, SRTG, MDKA dan PZZA | 8 Juni 2021

Technical & Bandarmology Prespectives Tuesday (08/06/2021)  By Dr Cand., Edwin Sebayang, MBA, CSA®., CIB®. IDX Composite 6,029 - 6,120 SUMMARY: STRONG BUY & OVERBOUGHT‼️ 11 TECHNICAL INDICATORS: RSI (14): BUY STOCH (9,6,3): BUY!! MACD(12,26): BUY!! ATR (14): HIGH VOLATILITY ADX (14): BUY!! CCI (14): *OVERBOUGHT HIGHS/LOW (14): BUY!! UO: BUY!! ROC: BUY WILLIAMS R: OVERBOUGHT BULLBEAR (13): BUY BANDARMOLOGY: TOP 5 BROKER  ACCUMULATED PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION NET BUY SELL ASING: PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION STOCKS PICK: TLKM 3,500 - 3,650 TECHNICAL INDICATORS: STRONG BUY & OVERBOUGHT, BUY 3,550 TARGET PRICE: 3,650 STOP-LOSS: 3,500 BANDARMOLOGY: TOP 5 BROKER ACCUMULATED PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION NET BUY SELL ASING: PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION TBIG 2,900 - 3,050 TECHNICAL INDICATORS: STRONG BUY & OVERBOUGHT, BUY 2,950 TARGET PRICE: 3,050 STOP-LOSS: 2,900 BANDARMOLOGY: TOP 5 BROKER ACCUMULATED PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️ NET BUY SELL ASING: PERIODE (

Analisa Saham BMRI, ITMG dan TOWR | 8 Juni 2021

PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Setelah ditutup melemah, nampak tertahan pada MA200 dan upper band bollinger band. BMRI tertahan untuk melanjutkan penguatan jangka menengah. Volume transaksi sepi. Stochastic deadcross di level 80. Hal tersebut mengindikasikan koreksi jangka pendek. Pergerakan BMRI berpotensi konsolidasi dengan kecenderungan melemah.  Rekomendasi: Sell on strength Support: Rp 6.000 Resistance: Rp 6.200 Hendri Widiantoro, Erdikha Elit Sekuritas PT IndoTambangraya Megah Tbk (ITMG) Muncul black body candle. Indikator RSI bergerak melemah. Indikator stochastic menurun. Volume perdagangan ITMG juga menurun. Harga saham ITMG berpotensi melemah.  Rekomendasi: Buy on weakness Support: Rp 13.025 Resistance: Rp 14.375 Achmad Yaki, BCA Sekuritas  PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) Candlestick membentuk inside bar dan mengindikasikan peluang penguatan bisa berlanjut. MACD histogram positif. Stochastic uptrend.  Rekomendasi: Buy  Support: Rp 1.250 Resistance: Rp 1.325 Dimas W.P. Prata

Rekomendasi Saham INKP, AALI, TINS dan BTPS oleh MNC Sekuritas | 8 Juni 2021

MNC Daily Scope Wave 8 Juni 2021 IHSG ditutup menguat tipis, sebesar 0,1% ke level 6,069 pada perdagangan kemarin (7/6) dan pergerakannya tertahan oleh MA60-nya. Saat ini, kami perkirakan penguatan IHSG akan cenderung terbatas untuk menguji level resistance yang berada di level 6,113 dan rawan terkoreksi untuk menguji area 6,000 terlebih dahulu. Koreksi ini diperkirakan koreksi yang wajar, mengingat pergerakan IHSG masih berada pada bagian dari wave (B) atau wave [c] triangle. Support: 5,900, 5,742 Resistance: 6,113, 6,230 INKP - Buy on Weakness (8,925) Pada perdagangan kemarin (7/6), INKP ditutup menguat 0,3% ke level 8,925 dan tertahan oleh MA20. Selama INKP tidak terkoreksi ke bawah 8,050, maka kami perkirakan posisi INKP saat ini sedang membentuk wave B dari wave (B). Hal ini berarti, koreksi INKP akan cenderung terbatas dan berpeluang menguat kembali. Buy on Weakness: 8,400-8,925 Target Price: 9,800, 10,800 Stoploss: below 8,050 AALI - Buy on Weakness (9,125) Kemarin (7/6), AALI d

Update Harga Indeks dan Komoditas | 8 Juni 2021

June 8th, 2021 Good morning Stock futures are flat in overnight trading Monday after the Dow and S&P 500 each started the week lower. Dow.......34630   -126.2     -0.36% Nasdaq.13882   +67.2     +0.49% S&P 500..4227   -3.4         -0.08% FTSE.......7077   +8.2        +0.12% Dax........15677  -15.8        -0.10% CAC........6544   +27.9      +0.43% Nikkei...29019    -116.6      -0.40% HSI........28787    -130.8     -0.45% Shanghai .3600  +7.7         +0.21% ST Times..3175  +24.77    +0.79% IDX.....6069.93   +4.77      +0.08% LQ45.....906.49  -2.99        -0.33% Indo10Yr..6.5236  -0.0044       -0.07% ICBI.....318.3728   +0.3524     +0.11% US10Yr..1.5690     +0.0090     +0.56% VIX...........16.42     unch         +0%    USDIndx .....89.9740  -0.1620   -0.18% Como Indx...209.53   -0.76        -0.36% (Core Commodity CRB) BCOMIN.......157.15   -0.89        -0.56% IndoCDS.....75.8808   -0.234   -0.31%  (5-yr INOCD5)     IDR.....14265.00      -30         -0.21% Jisdor....14271.00   -45 

Saham Online di Facebook