BUMI SERPONG DAMAI LUNASI SURAT UTANG SEBESAR USD300 JUTA


PT Bumi Serpong Damai Tbk. (BSDE) melalui Global Prime Capital anak usahanya di Singapura telah melakukan pelunasan surat utang (senior notes).

Menurut keterangan tertulis Hermawan Wijaya Direktur BSDE menyampaikan bahwa Global Prime Capital melakukan pelunasan senior notes sebesar USD300 juta dengan bunga 7,25% yang jatuh tempo pada tanggal 26 April 2021 selanjutnya setelah pelunasan dilakukan maka tidak ada senior notes 2021 yang masih terhutang.

Hermawan menambahkan "Sertifikat Global Notes 2021 tersebut telah dibatalkan dan dimusnahkan,"pungkasnya. (end)

Sumber: IQPLUS

PENJAJAKAN MERGER INDOSAT DAN TRI DI PERPANJANG HINGGA JUNI 2021


PT Indosat Tbk (ISAT) melalui Surat Kesepakatan Bersama yang tidak mengikat (non-legally binding MoU) yang menjajaki kemungkinan kombinasi bisnis antara Perseroan dan PT Hutchison 3 Indonesia akan diperpanjang sampai dengan 30 Juni 2021.

"Perpanjangan ini memberikan tambahan waktu bagi para pihak yang terlibat untuk menyelesaikan proses uji tuntas yang sedang berlangsung dan mengosiasikan ketentuan-ketentuan dari kemungkinan kombinasi Bisnis tersebut,"kata Billy Nikolas Simanjuntak, Corporate Secretary ISAT, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Kamis.

Ia menegaskan, hingga dikeluarkan pemberitahuan ini tidak ada dampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, kelangsungan usaha Perseroan.

"Dapat kami yakinkan bahwa begitu informasi material lebih lanjut sehubungan dengan kemungkinan kombinasi bisnis tersebut ada, maka hal tersebut akan kami sampaikan ke pihak yang berwenang pada waktu yang tepat,"katanya. (end)

Sumber: IQPLUS

PENJUALAN TURUN, LABA CIKARANG LISTRINDO IKUT TERGERUS DI SEPANJANG 2020


PT Cikarang Listrindo Tbk (POWR) mencatat total penjualan neto sebesar US$465.89 juta di sepanjang tahun 2020, atau turun jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang sebesar US$588.49 juta.

Dalam laporan keuangan tertera bahwa kontribusi kawasan industri mesih menjadi penyumbang terbesar pada penjualan bersih perusahaan, yakni sebesar US$364.92 juta, dan sisanya sebesar US$100.97 juta di sumbang dari penjualan kepada PT Perusahaan Listri Negara (Persero).

Meski beban pokok penjualan berhasil ditekan menjadi sebesar US$275.94 juta dari US$366.01 juta, namun tak mampu mengangkat laba bruto perusahaan atau turun menjadi sebesar US$189.95 juta dari US$222.48 juta.

Di sepanjang tahun 2020, laba usaha POWR juga alami penurunan dari US$162.77 juta menjadi sebesar US$127.78 miliar. Adapun tahun berjalan berkurang menjadi sebesar US$74.75 juta dari US$113.52 juta.

Sementara, total penghasilan komprehensif tahun berjalan juga mengalami penurunan menjadi sebesar US$74.91 juta dari US$113.33 juta. Sehingga hal tersebut berdampak pada penyusutan laba per saham dasar POMR menjadi senilai US$0,0047 dari US$0,0071. (end)

Sumber:  IQPLUS

LABA PANCA BUDI IDAMAN CAPAI Rp121,47 MILIAR HINGGA MARET 2021


Panca Budi Idaman Tbk (PBID) mencatat kenaikan laba yang diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar Rp121,47 miliar hingga periode 31 Maret 2021 naik dari laba Rp61,56 miliar di periode yang sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Kamis menyebutkan, penjualan diraih sebesar Rp1,04 triliun naik dari penjualan Rp979,47 miliar.

Sedangkan laba bruto naik menjadi Rp234,66 miliar dari laba bruto Rp189,30 miliar.

Laba usaha diraih sebesar Rp157,17 miliar naik dari laba usaha Rp89,71 miliar.

Laba sebelum pajak tercatat sebesar Rp159,24 miliar naik dari laba sebelum pajak Rp86,31 miliar tahun sebelumnya.

Total aset perseroan hingga periode 31 Maret 2021 sebesar Rp2,59 triliun naik dari total aset Rp2,42 triliun hingga periode 31 Desember 2020.(end)

Sumber: IQPLUS

BANK DANAMON BUKUKAN LABA BERSIH SETELAH PAJAK SEBESAR Rp522 MILIAR DI KUARTAL I 2021


PT Bank Danamon Indonesia, Tbk. (Danamon) hari ini mengumumkan laporan keuangan untuk kuartal I tahun 2021.

Beberapa inisiatif utama yang dilaksanakan oleh Bank Danamon pada tahun 2020 menghasilkan pertumbuhan stabil pada kinerja triwulan pertama tahun ini. Danamon membukukan laba bersih setelah pajak (NPAT) kuartal I 2021 sebesar Rp 522 Miliar. Pertumbuhan positif tercatat pada kredit Enterprise Banking yang tumbuh 11% dengan didukung kolaborasi yang berkesinambungan dengan MUFG. Rasio Giro dan Tabungan (CASA) meningkat 480 basis poin menjadi 54,7% dibanding tahun lalu. Penyaluran kredit kendaraan bermotor juga menunjukkan pertumbuhan yang sehat dengan didukung relakasasi pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM).

"Meski belum sepenuhnya pulih ke keadaan sebelum pandemi Covid¬19, permintaan kredit tahun ini mulai menunjukkan tren yang positif, dengan dibarengi kualitas asset yang tetap terjaga. Danamon membangun fondasi kuat untuk pertumbuhan berkelanjutan di masa mendatang, salah satunya dengan terus meningkatkan layanan digital guna melayani kebutuhan nasabah dan menjalin kemitraan strategis dengan institusi-institusi terkemuka untuk menyediakan pengalaman yang lebih baik bagi nasabah. Kinerja kuartal pertama tahun ini menunjukkan tanda-tanda positif seiring dengan perbaikan ekonomi nasional. Danamon membukukan pertumbuhan kredit yang kuat di segmen Enterprise Banking melalui kolaborasi dengan MUFG,pelaksanaan prosedur penilaian risiko yang pruden, serta proses collection dan recovery kredit yang disiplin menjadi faktor yang mendukung kestabilan kualitas asset," kata Yasushi Itagaki, Direktur Utama Danamon.

Biaya Kredit (cost of credit) terus menunjukkan tren membaik atau turun sebesar 51% menjadi Rp 1,2 triliun dibandingkan kuartal sebelumnya. Danamon juga melanjutkan pengelolaan biaya operasional yang disiplin, menghasilkan rasio biaya terhadap pendapatan (cost to income ratio) pada tingkat 51.6%. Laba bersih setelah pajak tercatat pada angka Rp522 miliar, meningkat dari kuartal sebelumnya.

Pertumbuhan Kredit di Segmen Kunci

Portofolio kredit pada kuartal pertama tahun ini menunjukan perbaikan seiring dengan pemulihan ekonomi. Danamon membukukan pertumbuhan 11% untuk kredit pada segmen Enterprise Banking yang terdiri dari segmen Perbankan Korporasi dan Perbankan Komersial, serta Institusi Keuangan. Hal ini didukung oleh kolaborasi dengan MUFG Group, jaringan global salah satu perbankan terbesar di dunia.

Pada kuartal pertama 2021, Danamon dan MUFG Group sukses menyelenggarakan acara kolaborasi pertama dalam masa pandemi, Business Matching Fair. ajang yang mempertemukan nasabah korporasi dan komersial perbankan dari Indonesia dengan calon mitra usaha dari luar negeri yang mendatangkan 120 perusahaan dari Indonesia, Thailand, Filipina, Vietnam dan Myanmar, serta mewakili berbagai industri, termasuk barang konsumen yang bergerak cepat (FMCG), Perawatan Kesehatan, makanan dan minuman (F&B), kosmetik, produk kesehatan, dan produk rumah tangga. Acara hasil kolaborasi ini dilaksanakan dengan protokol kesehatan ketat dan memanfaatkan teknologi virtual.

Adanya relaksasi Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) yang berlaku sejak 1 Maret 2021, telah membantu mendorong kenaikan permintaan kredit kendaraan bermotor di bulan Maret 2021. Alhasil, Adira Finance, anak perusahaan Danamon yang bergerak dalam bidang pembiayaan kendaraan bermotor, mampu mencatat pertumbuhan yang sehat dalam pencairan kredit kendaraan bermotor. Relaksasi ini diharapkan akan dapat lebih mendorong pertumbuhan kredit kendaraan bermotor sepanjang tahun 2021.

Likuiditas dan Permodalan yang sehat

Di kuartal pertama tahun 2021, giro dan tabungan (CASA) Danamon mencatatkan pertumbuhan 12% dari tahun sebelumnya menjadi Rp 67 triliun. Rasio CASA meningkat 480 basis poin dari tahun sebelumnya menjadi 54,7% yang didukung dengan pertumbuhan pendanaan granular. Struktur pendanaan yang lebih baik ini menghasilkan biaya dana (cost of fund) yang lebih rendah serta terus membangun fondasi yang baik untuk pertumbuhan kedepannya.

Rasio intermediasi makroprudensial (RIM) atau Macroprudential Intermediation Ratio pada posisi 86.6%,LDR di 85.3%, dan LCR di 195.7% yang menunjukkan tingkat likuiditas Bank yang tinggi.Rasio kewajiban penyediaan modal minimum (KPMM) tetap menjadi salah satu yang terkuat di kelasnya. KPMM konsolidasian berada pada posisi 25.7%, sementara KPMM bank only tercatat sebesar 26.2%.

Kualitas Aset yang Sehat

Prosedur penilaian risiko, serta proses collection dan recovery kredit yang disiplin menunjukkan hasil positif. Danamon mencatatkan rasio kredit bermasalah atau NPL pada posisi 3,3% di kuartal pertama 2021, membaik 10 basis poin dibanding tahun sebelumnya dan didukung dengan NPL coverage ratio yang tinggi sebesar 171%. Rasio biaya kredit (Cost of Credit Ratio) berada di posisi 3.6% pada akhir kuartal pertama 2021.(end)

Sumber: IQPLUS

BANK PERMATA SIAP LEPAS 88 MILIAR LEMBAR SAHAM MELALUI RIGHTS ISSUE


PT Bank Permata Tbk (BNLI) berencana melakukan Penambahan Modal dengan HMETD atau biasa disebut dengan Rights Issue sebanyak-banyaknya sejumlah 88 miliar lembar saham kelas B dengan nilai nominal saham kelas B sebesar Rp125 per saham.

Dalam prospektus ringkas disebutkan bahwa dana hasil PUT IX, setelah dikurangi biaya-biaya emisi yang menjadi kewajiban Perseroan, akan dipergunakan untuk memperkokoh struktur permodalan Perseroan dan seluruhnya akan digunakan untuk membiayai peningkatan kredit dan aset produktif lainnya dalam rangka pengembangan usaha.

Berdasarkan Surat Pernyataan Kesanggupan dari Bangkok Bank Public Company Limited (Bangkok Bank) tertanggal 20 April 2021, Bangkok Bank menyatakan bahwa selaku pemegang 27.681.421.384 lembar saham atau 98,71% saham Perseroan, Bangkok Bank akan melaksanakan seluruh HMETD yang dimilikinya.

Sehubungan dengan dana yang dibutuhkan untuk melaksanakan haknya, Bangkok Bank telah menyetorkan Rp10,82 triliun pada tanggal 21 Desember 2020, yang diperhitungkan sebagai dana setoran modal Perseroan sesuai dengan Surat OJK No. S-100/PB.33/2020 tanggal 23 Desember 2020 perihal Pencatatan Dana Setoran Modal dan Additional Tier-1 sebagai Modal Inti Utama (CET-1) PT Bank Permata Tbk serta Penggunaannya.

Adapun Tanggal Efektif Pernyataan Pendaftaran HMETD dari OJK pada 10 Juni 2021, Tanggal Pencatatan (Recording Date) untuk memperoleh HMETD 22 Juni 2021. Sementara, Tanggal Terakhir Perdagangan Saham Dengan HMETD (Cum-Right) di Pasar Reguler & Pasar Negosiasi 18 Juni 2021 dan Pasar Tunai 22 Juni 2021. Kemudian, Tanggal Mulai Perdagangan Saham Tanpa HMETD (Ex Right) di Pasar Reguler & Negosiasi 21 Juni 2021 serta Pasar Tunai 23 Juni 2021. Untuk Tanggal Distribusi Sertifikat Bukti HMETD pada 23 Juni 2021, sehingga diperkirakan Tanggal Pencatatan Efek di PT Bursa Efek Indonesia pada 24 Juni 2021. (end)

Sumber: IQPLUS

Ulasan Pasar Global | 29 April 2021


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market

(Apr 29, 2021)

Investment Information Team

(angga.choirunnisa@miraeasset.co.id)

A.S

Wall Street berakhir lebih rendah setelah The Fed mempertahankan suku bunga

Wall Street berakhir lebih rendah pada hari Rabu setelah Federal Reserve AS mempertahankan suku bunga dan program pembelian obligasi bulanannya stabil dan tidak memberikan tanda bahwa pihaknya siap untuk mengurangi dukungannya untuk pemulihan.

Dow Jones turun 0,48% menjadi 33.820,38 poin. S&P 500 kehilangan 0,08% menjadi 4.183,18. Nasdaq turun 0,28% menjadi 14.051,03.

Meskipun ekonomi membaik, The Fed mengulangi pedoman yang telah digunakannya sejak Desember, mengatakan pihaknya harus melihat "kemajuan substansial lebih lanjut" menuju sasaran inflasi dan ketenagakerjaan sebelum mundur dari pembelian obligasi bulanannya. “The Fed menggarisbawahi masih banyak ketidakpastian. Dalam latar belakang semacam ini, dengan inflasi yang sementara, mereka akan terus bergantung pada logam dalam hal kebijakan moneter, "kata analis. Presiden AS Joe Biden diperkirakan akan mengungkap paket $1,8 triliun untuk keluarga dan pendidikan dalam pidato bersama pertamanya di depan Kongres pada hari Rabu, kata pejabat senior Gedung Putih.

Eropa

Bursa Eropa berakhir datar di antara optimisme pendapatan, berhati-hati dengan Fed

Bursa Eropa berakhir datar pada hari Rabu karena optimisme atas sebagian besar pendapatan bank yang positif diimbangi oleh pengaturan kehati-hatian sebelum keputusan kebijakan Federal Reserve AS.

Indeks STOXX 600 Eropa berakhir hampir datar di 439,92.

Deutsche Bank melonjak 10,7% ke puncak STOXX 600, karena kekuatan di bank investasinya membantu pemberi pinjaman Jerman itu membukukan laba bersih kuartal pertama yang lebih baik dari perkiraan. Bank Spanyol Santander naik 2,7% setelah mengalahkan perkiraan kuartal pertama dengan keuntungannya, sementara tidak menambah ketentuan untuk pandemi dan membukukan rekor pendapatan AS. Lloyds Banking Group juga naik 3,5% setelah melaporkan laba yang lebih baik dari perkiraan, sementara bank Swedia SEB menandai kenaikan kecil dengan mengalahkan laba.

Analisa Saham ITMG | 29 April 2021


Analisa Saham ITMG

Saham ITMG pada perdagangan tanggal 29 April 2021 ditutup pada harga 11900, mengalami penguatan, yaitu 1,06% dibandingkan hari sebelumnya. Hal ini disertai dengan penurunan volume, yaitu 61% dibandingkan hari sebelumnya. Indikator Stochastic Slow menunjukkan bahwa saham ini berada pada kondisi jenuh jual dengan arah bearish. Indikator MACD menunjukkan bahwa saat ini berada di bawah garis 0 dengan kecenderungan bearish.

Rekomendasi :

Beli jika di atas 11975

Jika naik di atas 12875 maka berpotensi menuju 15000

Jika turun di bawah 11700 maka berpotensi menuju 11425

Disclaimer: ON

https://www.youtube.com/channel/UCXM_s4ZsWIL835TdMZwPxXQ

www.sahamonline.id

Rekomendasi Saham ASII, BBNI, DOID dan GJTL oleh Binaartha Sekuritas | 29 April 2021


Binaartha Sekuritas Daily

29 April 2021

oleh Nafan Aji

Astra International (ASII)

Saham ASII ditutup di Rp 5.350. (RoE: 8.27%; PER: 13.72x; EPS: 399.11; PBV: 1.13x; Beta: 0.81). Pergerakan harga saham ASII masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. 

Akumulasi pada area level Rp 5.250 – Rp 5.350, dengan target harga secara bertahap di level Rp 5.550, Rp 5.700, Rp 5.850, Rp 6.000, Rp 6.650 dan Rp 7.775. Support ada di Rp 5.000.

Bank Negara Indonesia (BBNI)

Saham BBNI ditutup di Rp 5.825. (RoE: 7.98%; PER: 11.30x; EPS: 515.60; PBV: 0.90x; Beta: 1.96). Pergerakan harga saham BBNI telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama terbuka lebar. 

Akumulasi pada area Rp 5.725 – Rp 5.825, dengan target harga di level Rp 6.050, Rp 6.900 dan Rp 7.950. Support ada di Rp 5.450.

Delta Dunia Makmur (DOID)

Saham DOID ditutup di Rp 356 (RoE: -1.73%; PER: -41.65x; EPS: -8.55; PBV: 0.72x; Beta: 3.16). Pergerakan harga saham DOID masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. 

Akumulasi pada area Rp 350 – Rp 356, dengan target harga di level Rp 364, Rp 390, Rp 420, Rp 494 dan Rp 565. Support ada di Rp 346 dan Rp 330.

Gajah Tunggal (GJTL)

Saham GJTL ditutup di Rp 895. (RoE: 4.67%; PER: 9.78x; EPS: 91.54; PBV: 0.45x; Beta: 2.22). Pergerakan harga saham GJTL masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. 

Akumulasi beli pada area level Rp 870 – Rp 900, dengan target harga secara bertahap di level Rp 925, Rp 995 dan Rp 1.065. Support ada di Rp 870 dan Rp 855.

Mitra Adi Perkasa (MAPI)

Saham MAPI ditutup di Rp 780. (RoE: -8.52%; PER: -23.68x; EPS: -33.36; PBV: 2.02x; Beta: 1.65). Pergerakan harga saham MAPI telah menguji beberapa garis MA 20 maupun MA 60 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama terbuka lebar. 

Akumulasi pada area level Rp 770 – Rp 780, dengan target harga secara bertahap di level Rp 820, Rp 845, Rp 1.000 dan Rp 1.155. Support ada di Rp 770 dan Rp 725.

J Resources Asia Pasifik (PSAB)

Saham PSAB ditutup di Rp 200. (RoE: -1.66%; PER: -60.73x; EPS: -3.29; PBV: 1.01x; Beta: 1.62). Pergerakan harga saham PSAB telah menguji beberapa garis MA 10 maupun MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama terbuka lebar. 

Akumulasi saat di area level Rp 196 - Rp 200, dengan target harga secara bertahap di level Rp 210, Rp 216, Rp 240, Rp 266 dan Rp 290. Support ada di Rp 190.


Analisa Saham BKSL, MIKA dan TKIM | 29 April 2021

PT Sentul City Tbk (BKSL)


Secara teknikal kenaikan yang terjadi 4 hari terakhir sudah mencapai peak pada area 68 sehingga rawan terjadinya pembalikan arah (koreksi). Indikator stochastic overbougth, indikator MACD positif.

Rekomendasi: Buy on weakness

Support: Rp 60

Resistance: Rp 70

Dimas Wahyu Putra Pratama, NH Korindo

PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA)


MIKA ditutup melemah membentuk pola candle bearish engulfing ke level 2560, ditransaksikan dengan volume yang cukup ramai jika dibandingkan dengan rata-rata 5 hari perdagangan. Indikator stochastic juga nampak terjadi death cross yang mengindikasikan ada potensi pelemahan. Saat ini, MIKA juga nampak ditutup berada di lower band.

Rekomendasi: Buy on weakness

Support: Rp 2.480 per saham

Resistance: Rp 2.700 per saham

Ivan Kasulthan, Erdikha Elit Sekuritas

PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM)


TKIM saat ini masih berada pada EMA 34 dan 21. Penurunan yang terjadi sejak bulan Februari mulai terlihat mereda dalam 2 pekan terakhir. Dalam jangka pendek, TKIM menguji dynamic resistance di 10.525-11.100.

Rekomendasi: Buy on weakness

Support: Rp 9.575 per saham

Resistance: Rp 10.525 per saham

Okie Ardiastama, Pilarmas Investindo Sekuritas

Rekomendasi Saham ISAT, INCO, INKP dan BRIS oleh MNC Sekuritas | 29 April 2021


MNC Daily Scope Wave

29 April 2021

Pada perdagangan kemarin (28/4), IHSG ditutup menguat 0,3% ke level 5,974. Posisi IHSG saat ini sudah berada di akhir wave [b], sehingga meskipun terkoreksi akan relatif terbatas untuk menguji area 5,927-5,950. Pergerakan IHSG kami perkirakan berpeluang menguat untuk menguji area 6,000-6,030 terlebih dahulu, penguatan IHSG akan terkonfirmasi bila mampu bergerak di atas 6,115.

Support: 5,880, 5,735

Resistance: 6,115, 6,230

ISAT - Buy on Weakness (6,525)

Kemarin (28/4), ISAT ditutup menguat 1,2% ke level 6,525. Selama ISAT masih bergerak di atas level 6,175, maka posisi ISAT saat ini sedang berada di wave [v] dari wave 5. Hal ini berarti, ISAT masih berpeluang melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 6,400-6,525

Target Price: 6,950, 7,300

Stoploss: below 6,175

INCO - Buy on Weakness (4,480)

INCO ditutup menguat cukup signifikan sebesar 3,5% ke level 4,480 pada perdagangan kemarin (28/4). Kami memperkirakan, saat ini posisi INCO sedang berada di awal wave (B), sehingga INCO berpeluang untuk melanjutkan penguatannya kembali.

Buy on Weakness: 4,350-4,470

Target Price: 4,840, 5,225

Stoploss: below 4,110

INKP - Buy on Weakness (9,300)

Pada perdagangan kemarin (28/4), INKP ditutup flat di 9,300. Selama INKP mampu bertahan di atas 9,100, maka pergerakan INKP saat ini kami perkirakan sedang berada di awal wave (B). Hal ini berarti, INKP masih berpeluang untuk menguat.

Buy on Weakness: 9,175-9,300

Target Price: 10,500, 11,500

Stoploss: below 9,100

BRIS - Sell on Strength (2,220)

BRIS ditutup kembali terkoreksi 3,1% ke level 2,220 pada perdagangan kemarin (28/4). Kami perkirakan saat ini posisi BRIS sedang membentuk wave (v) dari wave [c] dari wave Y, sehingga BRIS masih rawan terkoreksi kembali. Koreksi BRIS sendiri akan terkonfirmasi bila BRIS turun ke bawah 2,190 dan koreksi BRIS sendiri kami perkirakan berada pada rentang 1,950-2,070.

Sell on Strength: 2,250-2,300

Disclaimer On

Update Harga Komoditas dan Indeks | 29 April 2021


S&P 500 closes flat after Fed keeps rates near zero, Dow falls 160 points

The S&P 500 closed around the flat line on Wednesday after the Federal Reserve left interest rates unchanged in its latest policy decision and hinted that it would keep easy monetary policy where it is for some time despite a strengthening economy and rising inflation.


Dow.......33820   -164.6      -0.48%

Nasdaq.14051   -39.2        -0.28%

S&P 500..4183   -3.4           -0.08%

 

FTSE...... .6963   +18.7       +0.27%

Dax........15292   +42.9       +0.28%

CAC........6307    +33.2       +0.53%


Nikkei...29054    +62.1       +0.21%

HSI........28071   +129.8     +0.45%

Shanghai .3457  +14.5       +0.42%

ST Times..3220  +5.1         +0.16%


IDX.....5974.48  +14.86      +0.25%

LQ45.....890.90  -0.45         -0.05%


JAKMIND...1016.87     -23.75     -2.28%

JAKCONS....1632.66  +14.33    +0.89%

JAKTRADE...867.63    +2.56      +0.30%

JAKBIND......933.06    +14.88    +1.62%

JAKAGRI...1562.64     -11.89      -0.76%

JAKFIN.. ....1364.25    -2.41        -0.18%

JAKPROP......350.48   +0.03       +0.01%

JAKINFR...1021.55     +5.37       +0.53%

JAKMANU..1248.31   +0.11       +0.65%   

JAKMINE....1899.09   +15.55     +0.83%

 

Indo10Yr..6.7082   +0.0506     +0.76%

ICBI.....312.9016    -0.5553       -0.18%

US10Yr..1.6200      -0.0020       -0.12%

VIX...........17.28     -0.28           -1.59%

  

USDIndx .....90.6210   -0.2880   -0.32%

Como Indx...200.36    +0.27       +0.13%

(Core Commodity CRB)

BCOMIN..... .155.24    +0.77       +0.50%


IndoCDS.....78.6254   +1.2663   +1.64%

 (5-yr INOCD5)  

 

IDR.....14500.00      +15        +0.10%

Jisdor....14510.00  +13        +0.09%



Euro.........1.2128  +0.0041   +0.34%



TLKM........21.80      +0.07      +0.32%

(3163)

EIDO..........21.74      +0.21      +0.98%

EEM...........55.08     +0.41       +0.75%


Oil............63.67      +0.61       +0.97%

Gold .......1782.00  +5.90       +0.33%

Timah....28377.50  +1247.50 +4.60%‼

Nickel....17377.50  +405.00   +2.39%‼

 

Coal price.....92.90     -0.20      +0.21%

(Apr/Newcastle) 

Coal price.....88.70    +0.70     +0.80%

(May/Newcastle)

Coal price....71.75      -0.10      -0.14%

(Apr/Rotterdam) 

Coal price.....75.00    +0.25     +0.33%

(May/ Rotterdam)

 

CPO(Jul)..3942       +130         -3.19%‼

(Source: bursamalaysia.com)             

Corn.........644.50     -10.50      -1.60%

SoybeanOil..61.16   +0.28       +0.46%

Wheat...... .722.75   -10.00      -1.36%


Wood pulp.5300.00  -50.00    -0.93%


( DE/ Phintraco(AT)  29-04-21)