Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret 20, 2019

IPO Saham COCO

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Investment Information Team
IPO PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO)
Pada hari ini (20/03/2019), PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) mencatatkan sahamnya di lantai bursa untuk pertama kalinya dengan PT UOB Kay Hian Sekuritas selaku Penjamin Pelaksana Emisi Efek.
PT Wahana Interfood Nusantara Tbk adalah perusahaan yang bergerak di bidang produsen kakao dan coklat.
Jumlah saham yang ditawarkan dalam IPO ini adalah sebanyak 168 juta lembar saham baru atau sekitar 33,07% dari modal ditempatkan dan disetor, dengan harga penawaran Rp 198 per saham. Perusahaan juga menerbitkan waran seri I sebanyak 16.47% dari total jumlah saham ditempatkan saat pendaftaran dengan harga pelaksanaan Rp 400 per saham.
Pada IPO ini COCO dapat mengantongi dana sebesar Rp 33,26 miliar.
Perolehan dana IPO akan digunakan untuk:
- Belanja modal berupa tanah seluas 6.280 meter persegi di Sumedang, Jawa Barat (23,03%)
- Pembayaran uang muka kepada kontraktor untuk membangun pa…

Saham DOID | DELTA DUNIA MAKMUR RAIH LABA US$75,64 JUTA

IQPlus, (20/03) - PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID) mencatat pertumbuhan laba yang dapat didistribusikan ke pemilik entitas induk sebesar 61,81% hingga periode yang berakhir 31 Desember 2018 menjadi US$75,64 juta dari laba US$46,74 juta di periode sama tahun sebelumnya.
Laporan keuangan perseroan Rabu menyebutkan, pendapatan neto naik menjadi US$892,46 juta dari pendapatan neto US$764,61 juta dan beban pokok pendapatan menjadi US$676,82 juta dari US$539,46 juta.
Laba bruto turun menjadi US$215,64 juta dari laba bruto US$225,14 juta dan laba sebelum pajak penghasilan naik menjadi US$107,90 juta dari laba sebelum pajak penghasilan US$86,70 juta setelah penurunan tajam beban lain-lain menjadi US$6,97 juta dari beban US$37,40 juta tahun sebelumnya.
Total aset perseroan mencapai US$1,18 miliar hingga 31 Desember 2018 naik dari total aset US$945,58 juta hingga 31 Desember 2017. (end)

Sumber : IQPLUS

Saham CLEO | CLEO Raih Pinjaman Dari Bank Mandiri Rp367,11 Miliar

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten air minum dalam kemasan, PT Sariguna Primatirta Tbk. memperoleh pinjaman dari PT Bank Mandiri Tbk. senilai Rp367,11 miliar.
Direktur dan Sekretaris Perusahaan Sariguna Primatirta Lukas Setio Wongso Wong mengatakan, fasilitas pinjaman tersebut terdiri dari tiga jenis yakni kredit investasi (refinancing) dengan limit Rp270 miliar, kredit modal kerja senilai Rp90 miliar dan treasury line dengan limit fasilitas sebesar US$500.000 atau setara Rp7,11 miliar bila menggunakan kurs tengah Bank Indonesia senilai Rp14.228 per dolar.
"Kredit investasi memiliki tujuan penggunaan, pembiayaan kembali aset produktif atas pabrik berupa bangunan dan atau mesin," tulisnya dalam keterbukaan informasi, Selasa (19/3/2019).
Lebih rinci, kredit investasi terdiri dari pertama, bangunan sarana prasarana dan mesin air minum dalam kemasan (AMDK) di Jalan Raya Surabaya Malang KM 52, Ngadimulyo, Pandaan, Jawa Timur.
Kedua, bangunan dan sarana prasarana pabrik AMDK di Jalan M…

Saham BJTM | BANK JATIM AKAN BUYBACK SAHAM DALAM RANGKA PROGRAM LTI MANAJEMEN

IQPlus, (20/03) - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM) berniat melakukan pembelian kembali saham (buyback) dalam rangka Program Long Term Incentive (LTI) Manajemen Perseroan.
Menurut keterangan perseroan Rabu disebutkan, perseroan merencanakan buyback saham yang telah dikeluarkan dan tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan alokasi dana sebanyak-banyaknya Rp1,2 miliar yang akan dilakukan secara bertahap mulai 1 Mei 2019 hingga 31 Juli 2019.
Pembelian kembali saham akan dilaksanakan setelah mendapatkan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham yang akan dilaksanakan pada 26 April 2019.
Perseroan berkeyakinan bahwa pelaksanaan pembelian kembali saham dalam rangka program LTI tidak akan berdampak negatif terhadap kegiatan usaha mengingat hal tersebut merupakan bagian dari remunerasi yang diharapkan dapat mendorong dilakukannya prudent risk taking sehingga kelangsungan usaha perseroan dapat terjaga dan akan meningkatkan kinerja perseroan di kemudian hari. (end)

Sumber : IQPLUS

Saham MGRO | Mahkota Group (MGRO) Perbesar Kapasitas Tangki Timbun

Bisnis.com, JAKARTA -- Emiten perkebunan, PT Mahkota Group Tbk. (MGRO) bakal memperbesar kapasitas tangki timbun menjadi 98.000 ton pada tahun ini.

Direktur Utama MGRO Usli Sarsi mengungkapkan, kapasitas tangki timbun saat ini masih 78.000 ton. Saat ini, perseroan tengah melakukan proses penambahan tangki timbun sebanyak 20.000 ton, dengan belanja modal senilai Rp20 miliar.

"Tangki timbun saat ini sudah penuh, karena sebagian kami sewakan," ungkapnya saat dihubungi Bisnis.com, Selasa (19/3/2019).

Dia mengungkapkan, lemahnya harga CPO menjadikan perusahaan kebun ragu untuk ekspansi. Menurutnya, sentimen negatif yang belakangan ini muncul pemicu keraguan dalam ekspansi, sehingga tangki timbun perseroan kini penuh.

Alasan lain yang menyebabkan penuhnya tangki timbun perseroan adalah harga CPO yang belum membaik. Kendati begitu, katanya, prospek CPO bakal membaik untuk jangka panjang.

Belum lama ini, harga CPO sempat menembus 2.200 ringgit per ton dan kembali turun hampir menuju…

Saham WIKA | Divestasi Tahun Ini, Wijaya Karya (WIKA) Bakal Kantongi Rp700 Miliar

Bisnis.com, JAKARTA — PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. memproyeksikan dapat mengantongi dana segar sekitar Rp700 miliar melalui divestasi kepemilikan perseroan di sejumlah objek pada 2019.

Direktur Utama Wijaya Karya Tumiyana mengungkapkan salah satu proses divestasi akan rampung dalam waktu dekat. Menurutnya, divestasi satu objek diprediksi rampung pada kuartal II/2019.

Saat ini, dia belum membeberkan detail divestasi mana yang akan selesai dan besaran dana yang diperoleh. Namun, pihaknya telah memiliki proyeksi total dana segar yang didapat dari keseluruhan rencana divestasi pada 2019.

“[Total dana dari divestasi] tahun ini kira-kira sekitar Rp700-an miliar,” jelasnya kepada Bisnis.com, Selasa (19/3/2019).

Dia mengatakan divestasi dilakukan untuk semua investasi yang bersifat jangka panjang. Salah satu objek yang masuk kategori tersebut yakni jalan tol.

“Jalan tol itu investasi jangka panjang. Lebih baik kami divestasi untuk memperbesar balance sheet capacity supaya kekuatan kami naik…

Analisa Saham SSIA, UNTR dan INDF

IHSG (6.445 - 6.520) : Target kenaikan indeks pada level 6.520 kemudian 6.565 dengan support di level 6.445 dan 6.410.
SSIA (Buy) : Target kenaikan harga pada level 600 kemudian 615 dengan support di level 575, cut loss jika break 565.
UNTR (Buy) : Target kenaikan harga pada level 27.975 kemudian 28.600 dengan support di level 26.925, cut loss jika  break 26.450.
INDF (Buy) : Target kenaikan harga pada level 7.375 kemudian 7.450 dengan support di level 7.200, cut loss jika break 7.125.
Full report bisa diakses di : IPOT

Analisa Saham PPRO, JPFA dan PGAS

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight (Mar 20, 2019) (tasrul@miraeasset.co.id)
IHSG Daily, 6,480.28(-0.45%), consolidation. indikator MFI optimized akan menguji support trendline dan indicator W%R optimized masih cenderung naik. Pada periode weekly ,indikator MFI optimized  menguji support trend line dan indikator W%R optimized  masih cenderung naik. Daily resistance terdekat di 6,522 dan support di 6,462. Cut loss level di 6,331.
PPRO  Daily, 157 (+0.64%),trading buy, trading range 154 –160. indikator MFI optimized trendline dan RSI optimized cenderung naik. Daily support  154 dan resistance di 160. Cut loss level di 150.
JPFA Weekly, 2,190 (-5.19%), trading buy,2,130 – 2,340. indikator MFI optimized cenderung naik dan W%R optimized akan menguji support trend line. Daily resistance di 2,260 sementara itu daily support di 2,140. Cut loss level di 2,120.
PGAS Weekly, 2,460 (+0.0%), trading buy, trading range 2,380 – 2,600. Indikator MFI optimized dan indkator RSI  optimize…

Analisa Saham TINS | tertahan di area support

Koreksi saham TINS untuk sementara tertahan di area support 1240, yang merupakan area fibonacci retracement 38,2% nya. Apabila dapat bertahan diatas support tersebut dan bergerak menguat keatas 1300, maka terbuka peluang bagi TINS untuk rebound menuju target di level 1450 lagi. Apabila rebound saham ini berlanjut, maka TINS berpeluang menuju target kisaran 1615-1645 kembali. Namun jika gagal bertahan di support 1240, maka terbuka peluang bagi TINS untuk melanjutkan koreksinya menuju target di level 1125, dengan target selanjutnya di level 1000. Indikator teknikal MACD bergerak turun menuju centreline, mengindikasikan bahwa saham ini masih cenderung bergerak negatif.
Rekomendasi: Spekulasi Buy. Batasi resiko jika terus bergerak turun dan gagal bertahan di 1240.

Sumber : StepTrader

Analisa Saham BMTR | Potensi bull descending triangle

BMTR saat ini sedang berkonsolidasi dengan potensi membentuk pola bull descending triangle. Pola ini akan terkonfirmasi apabila BMTR mampu menembus dan bertahan diatas level 396. Apabila mampu melewati level tersebut, maka BMTR berpeluang menuju target di level 454 kembali. Nantinya penembusan keatas 454, akan membuka peluang berlanjutnya rally kenaikan saham ini menuju target di level 480, dengan target berikutnya di 520. Penurunan indikatot teknikal MACD mulai tertahan dan mendatar. Diharapkan MACD dapat golden cross lagi dan berbalik naik keatas centreline.
Rekomendasi: Buy jika break out dan bertahan diatas 396. Batasi resiko jika turun dan gagal bertahan di 340.

Sumber : StepTrader 

IHSG Gagal Tembus Channel Line Resisten

Hallo Teman Trader dan Investor Nusantara 
Posisi index saat ini masih berada di atas garis support EMA 7 dan MA 20 nya sehingga masih ada ketahanan yang cukup baik. Mixed sentiment terkait pembicaraan tarif-dagang China dan Amerika akan menjadi topik yang mempengaruhi pergerakan di regional. Ini akan membuat IHSG cenderung terkonsolidasi dan menguji area MA 20 di 6466.
Masih dari sektor mining : menguatnya harga Timah, Emas  dan Nickel diharapkan dapat menjadi booster tambahan untuk saham saham TINS INCO PSAB dan ANTM 
Tone dan Manner perdagangan hari ini  : Gagal Tembus Channel Line Resisten 6520, Index Terkonsolidasi Tunggu Sentimen Positif  Potensi Pergerakan Index : 6440 - 6510 
Beberapa saham yang perlu diperhatikan hari ini :
Swing Trade :  CLEO JSKY FILM KBLI KRAS MCAS PSAB VIVA       (cross over MA20 kemarin)
Fast Trade  : JSKY MINA BALI KBLI VIVA WTON PSAB BULL TKIM BIRD BMRI NFCX WIKA TDPM RALS BDMN MCAS KRAS             ( hanya berlaku hari ini)

SUmber : TetraXChange

Analisis Saham JSMR | Wider GPM On Tariff Adjustment

ID - [ JSMR IJ]: Wider GPM On Tariff Adjustment; BUY Andrey Wijaya, Mutiara Nita - RHB Sekuritas
♦ Maintain BUY with high-end Street TP of IDR6,100, 15% upside implying 11.7x-10.2x FY19F-20F EV/EBITDA. 
♦ FY18 earnings came in flat, and in line. 
♦ Higher revenue was thanks to adjusted toll tariffs from toll road integration, which widened GPM, while balance sheet was healthier with lower NDER.
♦ Jakarta-Cikampek elevated and Kunciran-Serpong-Cinere toll roads – scheduled to operate in 2019 – should further boost earnings. 
♦ Key downside risks are higher interest rate, delayed in operations or tariff hike, and change in government policy. 
♦ It remains a country Top Pick.

Link to report: RHB

IHSG Berpotensi Koreksi Terbatas

WH Project Outlook 20 Maret 2019
IHSG ditutup menurun sebesar 29,17 poin (-0.44%) menuju level 6480.27 pada perdagangan hari Selasa 19 Maret 2019.
KOREKSI TERBATAS
Hari ini IHSG masih berpotensi menurun setelah kembali digagalkan menembus resistance 6520 oleh investor lokal.
Namun menariknya di saat investor lokal melakukan penjualan, investor asing datang dan net buy, ini akan membuat penurunan IHSG menjadi sehat dan menarik. Akan lebih baik jika bisa menurun menuju 6400. Namun sayangnya kebijakan suku bunga semakin dekat sehingga dapat mendatangkan sentimen baru untuk pasar selama 1 hari.
DJIA menurun karena Apple dan kekhawatiran memanasnya perang dagang kembali. Asal tahu saja, kekhawatiran perang dagang sudah menjadi alasan kejatuhan DJIA berkali-kali namun jika diperhatikan secara teknikal DJIA justru semakin menguat.

Lalu, bagaimana dengan IHSG hari ini?
Secara teknikal, IHSG berpotensi menurun karena digagalkan menembus resistance 6520.
IHSG VIEW
IHSG berpotensi bergerak mixe…

Analisis Saham AKRA : Buy On Weakness

AKRA Daily : Buy on Weakness. Tekanan jual pada harga saham ini masih terlihat namun mulai terbatas. Net avg buy all broker sekitar level 4,732.74 sementara net avg buy dominant broker sekitar 4,690.78. 
Sementara itu net avg sell all broker di 5,445.77 dan net avg sell dominant broker di 5,449.05. Hal ini berarti support sekitar 4,690 dan resistance terdekat di 5,425-5,450. Tekanan jual disebabkan karena net avg buy all broker and dominant serta VAP Maximum sisi demand berada di bawah harga sekarang. 
Namun tekanan ini hanya bersifat sementara karena net avg sell all broker and dominant serta VAP Maximum sisi supply masih berada diatas dan rata-rata volume sisi demand > sisi supply. Saat ini tape reading khususnya transaction summary mulai terlihat banyak ambil posisi beli langsung , namun dari trade book belum mendukung (transaksi masih banyak di bawah rata-rata).

by Tasrul Tanar

Analisis Saham LSIP: Stranded in turbulence

LSIP: Stranded in turbulence
LSIP mencatatkan penurunan penjualan dan laba bersih masing-masing sebesar 15,2% dan 54,8% YoY dipicu oleh penurunan harga jual CPO sepanjang 2018 sebesar 16% YoY. Volume penjualan di 2018 juga cenderung flat hanya bertumbuh sebesar 3,2% YoY ditengah tingginya pertumbuhan produksi CPO yang mencapai 16,4% YoY di 2018. Kami memperkirakan kinerja LSIP kedepan akan bertumbuh terbatas didukung oleh: 1) Berlanjutnya penurunan harga CPO global di 2019 yang dapat berdampak negatif terhadap harga CPO domestik, 2) Perbaikan realisasi persediaan yang akan mendukung pertumbuhan volume penjualan di 2019, dan 3) Perlambatan pertumbuhan produksi FFB dan CPO di 2019 sejalan dengan aktivitas replanting dan new planting LSIP disebabkan oleh umur tanaman yang sudah cukup tua. Dengan demikian kami merevisi turun pendapatan di 2019 sebesar 3,4% menjadi Rp4,3 triliun dan laba bersih sebesar 15,9% menjadi Rp366 miliar. Selain itu, kami menurunkan rekomendasi dari sebelumnya BUY…

Analisa Saham BSDE, ISAT, LPPF dan TLKM

BSDE menguji resistance 1400. Jika berhasil breakout maka penguatan akan berlanjut. Rekomendasi: buy on breakout 1400, TP 1440 s/d 1500, stop loss <1320 .="" p="">
ISAT mengakhiri downtrend pada support MA60. Dengan terbentuknya pola bullish engulfing pada perdagangan kemarin maka penguatan berpotensi berlanjut. Rekomendasi: buy 2880 s/d 2990, TP 3100 s/d 3250 stop loss <2670 .="" p="">
LPPF menuju penutupan gap pada 4280. Sentimen positif dari masa buyback dapat membantu penguatan saham ini. Rekomendasi: buy 4000 s/d 4100, TP 4280, stop loss <3820 .="" p="">
TLKM membentuk pola bullish kicking. Pola ini menjadi trigger awal penguatan jangka pendek. Rekomendasi: buy 3800 s/d 3850, TP 3940, stop loss <3700 .="" p="">
by Panin Sekuritas

Update Harga Penting Saham | 20 Maret 2019

Dow snaps 4-day winning streak as Apple falls and trade worries flare up again
The Dow Jones Industrial Average closed lower for the first time in five days on Tuesday, led by declines in Apple, while investors puzzled over conflicting reports over the progress of U.S.-China trade negotiations.
Dow.....25887    -26.7            -0.10% Nasdaq..7724   +9.5             +0.12% S&P 500.2833    -0.4              -0.01%
FTSE.......7324    +24.8          +0.34% Dax........11788   +131.4        +1.13%  CAC........5426     +13.1          +0.24%
Nikkei....21567    -17.7       -0.08% HSI.........29466   +57.3     +0.19% Shanghai.3091    -5.7         -0.18% ST Times.3221    +7.96     +0.25%
Indo10Yr..7.8858    -0.0355      -0.45% INDOBex249.6370 +0.5085     +0.20% US10Yr....2.6020     +0.0090     +0.35% VIX.......... 13.10       +0.22          +1.71%
USDIndx .....96.3830   -0.1410   -0.15% Como Indx..185.24     +0.38       +0.20% (Core Commodity CRB) DJUSCL........55.27      +0.17       +0.31…

Analisa Saham ASII, TLKM dan GIAA

ASII ( BUY) : Target kenaikan harga pada level 7.525 kemudian 7.650 dengan support di level 7.275, cut loss jika break 7.175.
TLKM ( BUY) : Target kenaikan harga pada level 3.890 kemudian 3.940 dengan support di level 3.770, cut loss jika break 3.710.
GIAA ( BUY) : Target kenaikan harga pada level 635 kemudian 655 dengan support di level 585, cut loss jika break 565.
Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3c7hhy

Bandarmologi Saham BSDE, WTON, TINS, RALS dan BMRI

Wednesday (20/03/2019) New Early BIRD Technical & Bandarmology Prespectives (Dr Cand. Edwin Sebayang, CSA®., CIB®-MNC Seku ritas)
IDX Composite 6,431- 6,525 SUMMARY: STRONG  BUY
11 TECHNICAL INDICATORS: RSI (14): NEUTRAL STOCH (9,6): NEUTRAL MACD(12,26): SELL ATR (14): LESS VOLATILITY ADX (14): BUY CCI (14): BUY HIGHS/LOW (14): BUY VO: NEUTRAL ROC: SELL WILLIAMS R: BUY BULLBEAR (13): BUY
BANDARMOLOGY: TOP 5 BROKER ACCUMULATED PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION
NET BUY SELL ASING: PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION

STOCKS PICK:
BSDE 1390 - 1450 TECHNICAL INDICATORS: STRONG BUY
BANDARMOLOGY: TOP 5 BROKER ACCUMULATED PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION
NET BUY SELL ASING: PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION

WTON 550 - 620 TECHNICAL INDICATORS: STRONG BUY
BANDARMOLOGY: TOP 5 BROKER ACCUMULATED PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION
NET BUY SELL ASING: PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION

TINS 1255 - 1310 TECHNICAL INDICATORS: NEUTRAL
BANDARMOLOGY: TOP 5 BROKER ACCUMULATED PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION
NET B…