Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April 22, 2019

Saham MDLN | LABA MODERNLAND REALTY NAIK JADI Rp318,17 MILIAR HINGGA MARET

IQPlus, (22/04) - PT Moderland Realty Tbk (MDLN) meraih laba bersih yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar Rp318,17 miliar hingga periode yang berakhir 31 Maret 2019 naik tajam dibandingkan laba Rp111,86 miliar di periode sama tahun sebelumnya.Laporan keuangan perseroan Senin menyebutkan, pendapatan naik menjadi Rp937,15 miliar dari pendapatan Rp612,42 miliar tahun sebelumnya dan beban pokok pendapatan naik jadi Rp358,69 miliar dari Rp274,25 miliar dan laba bruto naik menjadi Rp578,46 miliar dari laba bruto Rp338,16 miliar.Laba usaha naik menjadi Rp442,77 miliar dari laba usaha Rp212,61 miliar dan laba sebelum pajak naik menjadi Rp320,89 miliar dari laba sebelum pajak Rp118,76 miliar tahun sebelumnya. Total aset perseroan mencapai Rp15,74 triliun hingga periode 31 Maret 2019 naik dari total aset Rp15,23 triliun hingga 31 Desember 2018. (end)

Saham BBTN | BTN AKUISISI 30 PERSEN SAHAM PT PNMIM

IQPlus, (22/04) - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. atau BTN mengakuisisi 30 persen saham PT Permodalan Nasional Madani Investment Management (PNMIM) dari PT Permodalan Nasional Madani (Persero) (PNM) dalam rangka menyukseskan Program Satu Juta Rumah."Kami ingin memperluas cakupan bisnis kami terutama untuk meningkatkan kinerja bisnis dan menyukseskan Program Satu Juta Rumah, ujar Direktur Utama Bank BTN Maryono di Jakarta, Senin.Dia menjelaskan bahwa dengan hadirnya anak usaha anyar tersebut, perseroan bakal lebih leluasa menghimpun dan menyediakan dana murah jangka panjang. Dengan opsi penghimpunan dana murah yang lebih luas, kata dia, Bank BTN berharap dapat memberikan skema pembiayaan perumahan yang lebih terjangkau bagi masyarakat Indonesia."Sehingga, pada akhirnya akan semakin banyak masyarakat Indonesia yang bisa memiliki rumah yang murah dan terjangkau. Hal tersebut sejalan dengan komitmen kami dalam mengemban tugas sebagai agen Program Satu Juta Rumah, katanya…

Saham SCMA | LABA SURYA CITRA MEDIA NAIK JADI Rp399,95 MILIAR HINGGA MARET

IQPlus, (22/04) - PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) meraih laba periode berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar 11,35% hingga periode 31 Maret 2019 menjadi Rp399,95 miliar dari laba Rp359,18 miliar di periode sama tahun sebelumnya.Laporan keuangan perseroan Senin menyebutkan, pendapatan neto naik menjadi Rp1,25 triliun dari Rp1,15 triliun dan laba usaha meningkat menjadi Rp500,39 miliar dari laba usaha Rp472,39 miliar.Laba sebelum pajak diraih sebesar Rp517,48 miliar dari laba sebelum pajak Rp478,86 miliar.Total aset perseroan mencapai Rp6,56 triliun hingga periode 31 Maret 2019 naik dari total aset Rp6,14 triliun hingga periode 31 Desember 2018. (end)

Saham GMFI | KENAIKAN BEBAN USAHA BUAT LABA GMFI TURUN HINGGA MARET 2019

IQPlus, (22/04) - PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI) alami penurunan laba menjadi US$3,02 juta hingga periode yang berakhir 31 Maret 2019 dibandingkan laba US$7,36 juta di periode sama tahun sebelumnya.Laporan keuangan perseroan Senin menyebutkan, pendapatan usaha meningkat menjadi US$120,17 juta dari pendapatan usaha US$115,93 juta tahun sebelumnya dan beban usaha meningkat menjadi US$111,89 juta dari beban usaha US$102,64 juta.Laba usaha turun menjadi US$8,28 juta dari laba usaha US$13,29 juta tahun sebelumnya dan laba sebelum pajak turun menjadi US$4,12 juta dari laba sebelum pajak US$9,94 juta tahun sebelumnya. Total aset perseroan mencapai US$763,81 juta hingga periode 31 Maret 2019 naik dari total aset US$742,55 juta hingga periode yang berakhir 31 Desember 2018. (end)

Saham LPPF | MATAHARI RESMIKAN 361 STORE KEDUA DI SURABAYA

IQPlus, (22/04) - PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) meresmikan pembukaan 361° Mono Store keduanya di Surabaya pada 19 April 2019, yang terletak di Mal Galaxy 3 Surabaya. Setelah membuka tiga 361° Mono Store di LippoMall Kemang, Pakuwon Mall Surabaya, dan Lippo Mall Puri - St. Moriz Desember lalu, gerai di Galaxy Mall Surabaya adalah Mono Store 361° ke-4 di Indonesia dan merupakan gerai ke-160 yang dioperasikan oleh Matahari di seluruh Indonesia. Pembukaan Mono Store ke-2 di Surabaya menunjukkan bahwa produk-produk merek 361° telah mendapatkan pasar yang baik di Indonesia."Pembukaan gerai 361° kedua di Surabaya ini adalah cara strategis Matahari yang selalu ingin memenuhi kebutuhan pelanggannya. Kami percaya bahwa Mono Store 361° dapat memudahkan pelanggan untuk mendapatkan pilihan koleksi produk-produk 361° Sport Shoes and Apparels yang lebih lengkap dengan harga yang terjangkau. Sesuai dengan komitmennya, Matahari akan terus berusaha menghadirkan produk berkualitas tinggi…

Analisa Saham KAEF, ESSA dan MAPI

*Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight*
(Apr 22, 2019)
(tasrul@miraeasset.co.id)IHSG Daily, 6,507.22 (+0.40%), test resistance at 6,544. Trading  range 6,401 – 6,544. Indikator MFI optimized dan indicator RSI optimized akan masih cenderung naik. Pada periode weekly ,indikator MFI optimized  relatif  flat dan indikator RSI optimized mulai bergerak naik . Daily resistance terdekat di 6,544 dan support di 6,481. Cut loss level di 6,464.KAEF Daily, 3,200 (-3.03 %), trading buy, trading range 3,130 – 3,270. indikator MFI optimized dan W%R optimized masih cenderung naik. Daily support 3,140 dan resistance di 3,270. Cut loss level di 3,130.ESSA Daily, 370 (0.0%), trading buy, 362 – 382. Indikator MFI optimized dan W%R optimized masih cenderung naik. Daily support 362 dan resistance di 382. Cut loss level di 360.MAPI Daily, 1,000 (+1.52%), trading buy, trading range 980 – 1,015. Indikator MFI optimized  dan indkator RSI optimized masih cenderung naik, dengan demikian diperkirakan …

Analisa Saham WIKA, BBTN, RALS dan JSMR

Selamat pagi,*MNC Daily Scope Wave*
22 April 2019Menutup perdagangan pekan lalu (18/4), IHSG ditutup menguat tipis ke level 6,507, namun IHSG sempat mencatatkan level tertinggi di 6,636. Kami perkirakan bahwa IHSG sudah terkonfirmasi pada akhir wave [3], dan selanjutnya IHSG akan terkoreksi dalam jangka pendek membentuk wave [4] sekaligus menutup gap kecil yang terbentuk kemarin. Selama tidak terkoreksi melebihi level 6,390 maka IHSG akan membentuk wave [5] dari wave iii dari wave (v) dengan target berada pada 6,675-6,730.
Support: 6,484, 6,390
Resistance: 6,581, 6,650*WIKA - Buy on Weakness* (2,420)
Kami memperkirakan WIKA sudah berada pada akhir wave (iii) dari wave [v] dari wave 3, dimana WIKA berpotensi untuk terkoreksi dalam jangka pendek untuk membentuk wave (iv) ke level 2,320 hingga 2,280. Setelah wave (iv) terkonfirmasi selesai maka WIKA berpeluang untuk menguat kembali membentuk wave (v) dari wave [v] dari wave 3 menuju area 2,600.
Buy on Weakness: 2,320-2,360
Target Price: …

Analisa Saham UNTR dan TBIG

UNTR– BUY Pergerakan indikator semakin positif sehingga aksi beli dapat dilakukan dilevel Rp26,400 dengan target keuntungan dilevel Rp27,450.

TBIG – BUY Harga melakukan rebound, sehingga Aksi beli dapat dilakukan dilevel Rp3,820 dengan target keuntungan dilevel Rp4,100.

by UOBKH

Analisa Saham LSIP, ISAT, INTP dan ASRI

LSIP - Buy on Weakness (1,165) Kami memperkirakan LSIP sudah menyelesaikan wave (ii) dari wave C, yang berarti LSIP berpotensi menguat untuk membentuk wave (iii) dari wave C ke arah 1,335. Buy on Weakness: 1,130-1,150 Target Price: 1,250, 1,335 Stoploss: below 1,100
ISAT - Buy on Weakness (2,710) Kami perkirakan ISAT berpeluang untuk terkoreksi membentuk wave [ii] dari wave (C). Koreksi ISAT diperkirakan berada pada 2,640 dan 2,500 idealnya, namun setelah wave [ii] terkonfirmasi selesai maka ISAT berpotensi menguat untuk membentuk wave [iii]. Buy on Weakness: 2,500-2,640 Target Price: 3,080, 3,450 Stoploss: below 2,280
INTP - Buy on Weakness (21,500) Diperkirakan INTP sudah menyelesaikan wave (iv) dari wave [iii], yang berarti INTP berpotensi menguat untuk membentuk wave (v) dari wave [iii] ke area 24,600. Buy on Weakness: 21,200-21,500 Target Price: 22,600, 23,100, 24,600 Stoploss: below 20,100
ASRI - Sell on Strength (344) Kami memperkirakan ASRI berada pada akhir wave (ii) dari wa…

Analisa Saham BBNI dan WSKT

Analisa Saham BBNI Dari pola Double Bottom yang terbentuk sejak July-Oktober 2018, sesungguhnya BBNI telah mencapai Target naiknya di 9800 pada beberapa hari terakhir. Potensi naik lebih lanjut menuju 10100-10300 hanya bisa dicapai jika break out level Resistance 9800-9850.
Rekomendasi Buy On Break Entry Level:   9850-9900 Target: 10100-10300 Stoploss : 9750

Analisa Saham WSKT  Dari pola Falling Wedge sejatinya WSKT menyimpan potensi naik menuju Target 2400. Namun untuk jangka pendek jelas bahwa area Resistance saat ini berada di angka 2110. Jika level ini mampu ditembus, maka Buy WSKT 2110-2140 dengan Average Up di atas 2170, untuk tujuan Target: 2210 -2250 atau 2390.  
Rekomendasi Buy On Break Entry Level: 2110-2140 Target: 2210-2250 / 2390 Stoploss: 2090

Analisa Saham ADHI, PPRO, PTPP dan WEGE

Analisa Saham ADHI ADHI membentuk pola two white soldiers. Pola yang sangat kuat dengan peningkatan volume perdagangan yang signifikan dan efek quick count. Rekomendasi: buy 1750 s/d 1800, TP 1900 s/d 2000,<1650 .="" p="">


Analisa Saham PPRO PPRO menguat mengakhiri pelemahannya dengan peningkatan volume perdagangan. Rekomendasi: buy 144 s/d 147, TP 155 s/d 160, <140 .="" p="">


Analisa Saham PTPP PTPP membentuk pola cup and handle dengan neckline pada 2450. Rekomendasi: buy 2380 s/d 2450, TP 2500 s/d 2700, <2300 .="" p="">


Analisa Saham WEGE WEGE memantul dari support MA5 (bagian dilingkari), mengindikasikan penguatan lanjutan. Rekomendasi: buy 410 s/d 412, TP 420 s/d 430,<380 .="" p="">


Panin Sekuritas

Analisa Saham TLKM, SMGR dan INTP

Analisa Saham TLKM TLKM (Buy) : Target kenaikan harga pada level 3.910 kemudian 3.950 dengan support di level 3.830, cut loss jika break 3.790.

Analisa Saham SMGR SMGR (Buy) : Target kenaikan harga pada level 13.775 kemudian 14.300 dengan support 12.850, cut loss jika break 12.400.

Analisa Saham INTP INTP (Buy) : Target kenaikan harga pada  leveal 21.875 kemudian 22.250 dengan support di level 21.125, cut loss jika break 20.750.

Full report bisa diakses di : IPOT

Saham Online di Facebook