Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari 26, 2020

BUYBACK ! Saham apa saja?

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Empat emiten bakal melakukan buyback yaitu PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP), PT Arwana Citramulia Tbk (ARNA), PT PP Presisi Tbk (PPRE) dan PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO).

NISP menyediakan anggaran sekitar Rp 500 juta, ARNA menyediakan Rp 30 miliar, PPRE menyediakan Rp 293 miliar dan SILO menyediakan Rp 100 miliar untuk aksi korporasi ini.

Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan, buyback tersebut merupakan sinyal bahwa emiten tersebut merasa sahamnya terlalu murah. Dengan melakukan buyback, saham beredar semakin kecil dan permintaan akan meningkat. Dus harga saham akan naik dengan sendirinya.

"Investor bisa ikut melakukan pembelian saham ketika perusahaan akan buyback. Karena biasanya yang tahu valuasinya murah sehingga mereka buyback," ujar Hans kepada Kontan.co.id, Selasa (25/2).

Dia menyarankan saham-saham tersebut sejatinya bisa dipertimbangkan kecuali NISP. Menurut dia, anggaran buyback NISP masih cukup kecil.

Analis Oso Se…

Ada Apa Dengan Saham HMSP ?

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga saham PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) sudah delapan hari beruntun terus turun. Selasa (25/2), saham HMSP yang masuk kategori big cap ini melemah 2,36% ke Rp 1.860 per saham.

Kalau dihitung sejak tujuh hari lalu (19 Februari 2020), harga saham HMSP telah merosot 4,86%.

Begitu pula, kalau Anda masuk memegang saham HMSP sejak 30 hari yang lalu (26 Januari 2020), harga saham emiten ini telah terkoreksi 14,29%.

Sejak awal tahun ini pun, harga saham HMSP sudah turun 11,43%. Alhasil, kapitalisasi pasar HMSP pun kian tergerus. Selasa (25/2), market cap HMSP tercatat Rp 216,35 triliun.

Adapun sejak setahun lalu (26 Februari 2019) harga saham HMSP terpangkas 50,92% dari harga saat itu yang sebesar Rp 3.790 per saham.

Sedangkan kalau ditarik selama tiga tahun dan lima tahun terakhir, harga saham HMSP juga masih minus masing-masing sebesar 52,91% dan 34,83%.

Berdasarkan data RTI, Selasa (25/2), volume perdagangan saham HMSP mencapai 47.663.400 saham senilai Rp 89,32 mili…

Saham PPRO | Hasil penawaran obligasi selesai PP Properti (PPRO) dapat dana segar Rp 416,46 miliar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT PP Properti Tbk bakal dapat dana segar sebesar Rp 416,46 miliar. Adapun dana tersebut berasal dari hasil penawaran umum Obligasi Berkelanjutan II PP Properti Tahap I Tahun 2020.

Berdasarkan keterbukaan informasi yang diberikan perusahaan, Rabu (26/2), manajemen PP Properti telah menyelesaikan masa penawaran umum Obligasi Berkelanjutan II PP Properti Tahap I Tahun 2020.

Proses selanjutnya akan dilanjutkan dengan distribusi obligasi secara elektronik dan pengembalian uang pemesanan yang akan dilakukan pada Kamis (27/2).

Apabila lancar, maka PP Properti dapat melakukan pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (28/2).

PP Properti menjelaskan, jumlah pokok obligasi untuk penerbitan kali ini sebesar Rp 416,46 miliar yang terdiri dari dua seri.

Pertama, obligasi Seri A yang memiliki tingkat bunga sebesar 9,9% per tahun dan punya tenor 3 tahun sejak tanggal emisi. Jumlah pokok untuk seri ini sebesar Rp 368,56 miliar.

Kedua, obligasi Seri B dengan jangka w…

Saham SGRO | SAMPOERNA AGRO TAWARKAN OBLIGASI DAN SUKUK BERKELANJUTAN

IQPlus, (26/02) - PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO) menawarkan Obligasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2020 dengan jumlah pokok Rp300 miliar dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2020 dengan sisa imbalan ijarah Rp300 miliar.

Menurut keterangan Rabu menyebutkan, Obligasi terdiri dari dua seri yakni Seri A dengan jumlah pokok Rp208,5 miliar dengan bunga 9,35% per tahun dan jangka waktu 3 tahun dan Seri B dengan jumlah pokok Rp1,5 miliar dengan bunga 9,75% per tahun dan jangka waktu 5 tahun.

Sukuk terdiri dari dua seri yakni seri A dengan jumlah Rp175 miliar dan cicilan imbalan ijarah Rp16,36 miliar serta seri B dengan jumlah Rp125 miliar dengan cicilan imbalan ijarah Rp12,187 miliar.

Masa penawaran umum pada 27 Februari 2020 dan pencatatan di BEI pada 4 Maret 2020. Pefindo memberikan peringkat idA- dan idA-(sy) untuk obligasi dan sukuk. Penjamin pelaksana emisi adalah Indo Premier Sekuritas dan Mandiri Sekuritas serta wali amanat Bank Permata. (end)

Saham ACST | ACSET INDONUSA AKAN LAKUKAN PUT II

IQPlus, (26/02) - PT Acset Indonusa Tbk (ACST) akan melakukan Penawaran Umum Terbatas II melalui Penambahan Modal dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD).

Menurut keterangan Rabu disebutkan, jumlah saham yang dikeluarkan sebanyak-banyaknya 15.000.000 saham biasa dengan nilai nominal Rp100 per saham.

Perseroan akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa pada 12 Maret 2020 guna meminta persetujuan pemegang saham. Dana hasil penerbitan saham baru ini guna melunasi kewajiban utang perseroan. (end)

Saham KBLI | KBLI TEKEN PERUBAHAN PERJANJIAN KREDIT DENGAN MANDIRI

IQPlus, (26/02) -  PT KMI Wire and Cable Tbk (KBLI) telah menandatangani Perpanjangan dan Penambahan Perjanjian kredit dengan PT Bank Mandiri pada 24 Februari 2020.

Menurut keterangan perseroan Rabu disebutkan, perseroan menerima pinjaman langsung dari Bank Mandiri sebesar Rp1,365 triliun untuk modal kerja dan US$10 juta untuk Treasury Line.

Adaoun kredit itu akan digunakan sebagai modal kerja dengan janga waktu 12 bulan dari tanggal perjanjian kredit. Suku bunga dapat dirubah sewaktu-waktu sesuai ketentuan Bank Mandiri.

Pinjaman ini dijamin dengan jaminan atas aset perseroan berupa tanah bangunan, mesin peralatan, persediaan dan piutang usaha. (end)

Saham LPKR | EKSPANSI KE LAYANAN KESEHATAN, MARUBENI-LPKR BENTUK KEMITRAAN STRATRGIS

IQPlus, (25/02) - Marubeni Corporation (.Marubeni.) and PT Lippo Karawaci Tbk ("LPKR"), hari Selasa ini, mengumumkan kemitraan strategis untuk ekspansi ke sektor layanan kesehatan di Indonesia.

Kemitraan ini termasuk akuisisi sekitar 5% saham PT Siloam International Hospitals Tbk ("Siloam"), operator rumah sakit terkemuka di Indonesia, oleh Marubeni, dan penandatanganan nota kesepahaman dengan PT Lippo Karawaci ini dalam rangka untuk mengejar peluang bisnis di sektor layanan kesehatan di Indonesia beserta infrastrukturnya, termasuk investasi di farmasi, laboratorium dan industri lainnya yang terkait dengan layanan kesehatan.

Akuisisi saham Siloam oleh Marubeni berasal dari pemegang saham minoritas sehingga kepemilikan Lippo Karawaci di Siloam tetap tidak berubah.

Kemitraan ini memvalidasi posisi Siloam sebagai pemimpin pasar dalam sektor layanan kesehatan yang paling menarik, kurang terlayani serta paling cepat berkembang secara global.

Siloam didirikan pada tahun…

Rekomendasi Saham Panin Sekuritas | INDF, INKP, PTBA, SIDO

Selamat pagi! Berikut adalah rekomendasi Daily Technical untuk hari ini, Rabu 26 Februari 2020.
IHSG ditutup menurun -19,91 poin (-0.34%) menuju level 5.787,13 pada perdagangan hari Selasa 25 Februari kemarin. IHSG mengalami technical rebound setelah menyentuh support 5.767 yang merupakan lowest level pada tahun 2019, factor pendukung lainnya adalah indeks Dow Futures yang berhasil menutup perdagangan dengan penurunan yang menipis. Dengan membentuk pola doji, IHSG mengkonfirmasi untuk melanjutkan rebound-nya menguji resistance 5.882. Hari ini IHSG berpotensi bergerak mixed cenderung menguat dalam range 5.767 s/d 5.882.
[INDF] New Support: Membentuk support pada 7000 dan mengalami akumulasi walaupun jumlahnya masih kecil. Berpotensi menguat kembali menuju gap pada 7675. Rekomendasi: Buy and hold >7000, TP 7675. Support: 7000. Resistance: 7675.
[INKP] Testing Resistance: Menguji resistance yang juga merupakan gap pada 6350. Jika mampu breakout maka penguatan berlanjut, namun kami le…

Analisa Saham CTRA | 26 Februari 2020

Saham CTRA pada tanggal 26 Februari 2020 ditutup menguat pada harga 970, naik 3,19%. Hal ini disertai dengan kenaikan volume, yaitu 124% dari hari sebelumnya. Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area pertengahan atas ke atas. Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di bawah garis 0 dengan kecenderungan naik.
Rekomendasi : Beli Jika naik di atas 990 maka berpeluang ke 1070 Jika turun di bawah 915 maka berpeluang ke 865
www.sahamonline.id Disclaimer ON

Analisa Saham INKP | 26 Februari 2020

Saham INKP pada tanggal 25 Februari 2020 ditutup menguat pada harga 6300, naik 3,27% dengan candlestick bullish engulfing. Hal ini disertai dengan kenaikan volume, yaitu 141% dari hari sebelumnya. Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area pertengahan bawah ke arah atas. Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di bawah garis 0 dengan kecenderungan mendatar.
Rekomendasi : Beli Jika naik di atas 6850 maka berpeluang ke 7550 Jika turun di bawah 6950 maka berpeluang strong bearish
www.sahamonline.id Disclaimer ON

Rekomendasi Saham MNC Sekuritas | BBCA, ERAA, ADRO, JSMR

MNC Daily Scope Wave 26 Februari 2020
Ditutup terkoreksi tipis 0,3% ke level 5,787 dengan tekanan jual yang mulai mengecil, membuat IHSG kami perkirakan masih dapat terkoreksi namun sudah cukup terbatas untuk membentuk wave [v] dari wave C. Setelahnya, IHSG berpotensi untuk berbalik menguat, dengan catatan IHSG mampu menembus level 5,961. Support: 5,750, 5,720 Resistance: 5,850, 6,000
BBCA - Buy on Weakness (32,650) Kami perkirakan BBCA sudah berada pada akhir wave [b] dari wave B dimana koreksi BBCA sudah relatif terbatas. Selanjutnya, BBCA berpeluang menguat untuk membentuk wave [c] dari wave B. Buy on Weakness: 32,350-32,600 Target Price: 34,000, 34,700 Stoploss: below 31,800
ERAA - Buy on Weakness (1,760) Selama ERAA belum mampu menembus 1,900, maka posisi ERAA saat ini sedang berada di wave [ii] dari wave 3, dimana ERAA masih rentan terkoreksi terlebih dahulu. Apabila sudah terkonfirmasi membentuk wave [ii], maka ERAA akan berpotensi menguat untuk membentuk wave [iii] dari wave …

Analisa Saham PTBA | 26 Februari 2020

Saham PTBA pada tanggal 25 Februari 2020 ditutup menguat pada harga 2410, naik 2,55% dengan candle Bullish Engulfing. Hal ini disertai dengan kenaikan volume, yaitu 208% dari hari sebelumnya. Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area pertengahan atas ke arah mendatar. Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di bawah garis 0 dengan kecenderungan naik.
Rekomendasi : Beli Jika naik di atas 2510 maka berpeluang ke 2870 Jika turun di bawah 2300 maka berpeluang ke 2230
www.sahamonline.id Disclaimer ON