Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari 24, 2017

Ulasan Pasar Modal Hari Ini, IHSG Penutupan, 24 Januari 2017

Market Review 24 Januari 2017
(Investment Information Team,  Mirae Asset Sekuritas Indonesia)Setelah melemah pada penutupan awal perdagangan kemarin, IHSG ditutup menguat 41 poin (+0.78%) ke level 5,292.088 pada perdagangan hari ini. Mayoritas sektor ditutup menguat dipimpin oleh sektor infrastructure dan consumer yang masing-masing ditutup menguat 1.4% dan 1.3%. Sementara, hanya sektor agriculture yang mencatatkan pelemahan dengan ditutup turun 0.4%. Hingga akhir perdagangan tercatat 189 saham menguat dan 148 saham melemah. Investor asing kembali mencatatkan transaksi net sell sejumlah Rp184 miliar di seluruh Pasar pada hari ini. US Dollar melemah 0.35% terhadap Rupiah, sehingga di akhir perdagangan hari ini Rupiah menguat ke level Rp13,322 terhadap US Dollar. Advance Stocks:- AKRA: Kenaikan harga minyak mentah yang terjadi sejak pertengahan tahun lalu menjadi sentimen positif buat AKRA. Harga minyak yang naik akan diikuti kenaikan harga BBM, yang berimbas pada peningkatan pendapata…

Info Pasar : Emiten terdampak Trump, 24 Januari 2017

Terpilihnya Presiden AS Donald Trump memberikan dampak positif bagi saham-saham milik MNC Group. Terlebih Chairman & CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo (HT) menghadiri undangan pelantikan Presiden Amerika Serikat ke-45 Donald Trump. Analis Kresna Securities William Mamudi menilai, investasi yang dijalin antara MNC Group dan Trump menjadi salah satu sentimen positif. Tercatat, MNC Group memang memiliki bisnis bersama Trump di sektor Properti.
"Bagaimana investasi dijalankan paling enggak sentimennya positif," kata dia di IDX Channel, Selasa (24/1/2017). Sekadar menambahkan, pergerakan positif saham milik MNC Group terjadi saat pelantikan Trump. Saat pelantikan Trump, berdasarkan data RTI, saham PT Media Nusantara Citra Tbk, Induk dari Grup MNC dibuka menguat 10 poin di level Rp1.700 dari penutupan sebelumnya di level Rp1.690. Adapun anak usaha yang akan dikerjasamakan dengan proyek Trump, PT MNC Land Tbk, juga bergerak positif. Saham berkode KPIG itu berada di level Rp1.4…

Info Emiten : SIDO, 24 Januari 2017

Selalu berinovasi dalam pengembangan produk menjadi cara PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) untuk mendongkrak penjualan. Teranyar, belum lama ini perseroan meluncurkan Colamilk, menggantikan produk Colamill yang telah sukses hadir di pasaran sejak 2013. Disebutkan, varian produk baru ini diproduksi untuk memenuhi permintaan konsumen yang menginginkan minuman rasa susu dan kopi. Direktur Utama Sido Muncul, Irwan Hidayat mengatakan, Colamilk sangat cocok sebagai pemulih stamina yang menyegarkan. ”Colamilk hadir sebagai inovasi untuk menyempurnakan produk Comamill yang semakin banyak peminatnya. Setelah peluncuran ini maka Colamill sudah tidak lagi kami produksi," ujarnya di Semarang. Perseroan berharap dengan merilis produk baru ini bisa mengerek kinerja keuangan tahun ini. Di mana tahun ini, perusahaan membidik pertumbuhan pendapatan sebesar 15%. Tahun lalu, pendapatan SIDO diprediksi sebesar Rp2,44 triliun. Ini menggunakan asumsi target pertumbuhan 10% sepanjang…

Info Emiten : SSIA, 24 Januari 2017

SSIA PAPARKAN KINERJA TIGA UNIT USAHA DI 2016.IQPlus, (24/01) - PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) memaparkan hasil kinerja operasional beberapa unit usaha untuk tahun 2016 baik di sektor properti, konstruksi dan perhotelan.

Menurut keterangan perseroan Selasa, sektor industri telah menunjukan sedikit tanda pemulihan meski kecil dan bertahap, namun demikian kinerja penjualan 2016 masih jauh lebih baik. Sektor kawasan industri mencatat marketing sales 10,4 hektar di Q4 tahun 2016 dengan harga jual rata-rata US$125/m2 dibandingkan marketing sales 21,2 hektar dengan harga jual rata-rata US$154,9/m2. Pada tahun 2017 SSIA bermaksud menggadakan penjualan lahan industrinya.

Untuk unit usaha properti yang dimiliki yakni PT Nusa Raya Cipta Tbk, pada kuartal keempat meraih kontrak baru Rp2,811 triliun lebih rendah 7 persen dari nilai kontrak periode sama tahun 2015 yang Rp3,024 triliun atau 85,2% dari target kontrak baru 2016 yang Rp3,3 triliun. Pada 2017, perseroan melalui NRCA menargetkan k…

Info Emiten : BIPI, 24 Januari 2017

BIPI TARGETKAN AKUISISI SAHAM 30% SAHAM MITRATAMA KELAR SEBELUM AKHIR 2017.IQPlus, (24/01) - PT Benakat Integra Tbk (BIPI) berkomitmen bahwa rencana akuisisi 30% saham PT Mitratama Perkasa dari PT Sumber Energi Andalan Tbk (ITMA) senilai US$ 120 juta akan diselesaikan sebelum akhir tahun ini. Demikian disampaikan, Corporate Secretary BIPI, Remanja Dyah Intansuri, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Selasa.

Saat ini, BIPI telah menguasai 70% saham Mitratama melalui anak usahanya PT Nusantara Pratama Indah. Jika akuisisi tersebut terealisasi, maka BIPI akan memiliki 100% Mitratama Perkasa.

"Saat ini masih dalam finalisasi struktur dan mekanisme akuisisi. Target penyelesaian rencana akuisisi tersebut adalah sebelum akhir tahun 2017," tegasnya. 

Sebelumnya diketahui, BIPI berencana membeli saham tersebut melalui Long Haul Holdings Ltd. Namun pada Desember 2016, ITMA dan Long Haul yang menjadi perantara transaksi tersebut membatalkan kesepakatan. Pembatalan perjanjian ITMA da…

Info Emiten : BUVA, 24 Januari 2017

BUVA PERPANJANG JATUH TEMPO UTANG DARI ANAK USAHA.IQPlus, (24/01) - PT Bukit Uluwatu Vila Tbk (BUVA) melakukan adendum perjanjian hutang piutang dengan anak usahanya PT Kharisma Jawara Abadi (KJA) berupa perpanjangan waktu pelunasan hutang perseroan kepada KJA.

Menurut Benita Sofia, Sekretaris Perusahaan BUVA dalam keterangan yang diperoleh Selasa, perpanjangan waktu pelunasan dilakukan sampai 30 Juni 2017 dengan syarat yang salam dalam perjanjian.

Seperti diketahui perseroan pada 30 Desember 2015 lalu mendapatkan pinjaman dari KJA yang merupakan anak usaha perseroan dengan kepemilikan 47,2% sebesar Rp25 miliar. Adapun bunga yang disepakati kedua belah pihak waktu itu sebesar 11,5 persen per tahun.

Pinjaman itu digunakan perseroan untuk membantu pengembangan kegiatan usaha perseroan. (end)

Info Emiten : NRCA, 24 Januari 2017

NUSA RAYA CIPTA TARGETKAN PENDAPATAN Rp2,9 TRILIUN TAHUN INI

IQPlus, (24/01) - PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA), salah satu perusahaan jasa konstruksi swasta di Indonesia, menargetkan pendapatan sebesar Rp2,9 triliun tahun ini dan kontrak baru Rp3,3 triliun. Keseluruhan target kontrak baru diasumsikan diperoleh dari sektor swasta.

Perusahaan ini dalam keterangannya Selasa menyebutkan, sepanjang tahun 2016, NRCA mencatata peroleha kontrak baru sebesar Rp 2,811 Triliun, atau 7% dibawah perolehan kontrak baru di tahun 2015 sebesar Rp 3,024 Trilliun. Perolehan kontrak baru 2016 memang dibawah target yang ditetapkan untuk tahun 2016 yaitu Rp 3,3 Trilliun , hal disebabkan lesunya industri konstruksi di tahun 2016 dan banyaknya tender proyek yang di tunda.

Kontrak baru yang diperoleh NRCA selama tahun 2016 antara lain, Branz BSD, Hotel dan Apartemen Tentrem Semarang, Hotel Reinassance Nusa Dua, Kawasan Orchard Park . Batam, Gedung Pasca Sarjana FK UGM Yogyakarta, Terminal Intermoda, dan The Rimba …

Info Emiten : ADRO, 24 Januari 2017

PROYEK PEMBANGKIT LISTRIK TANJUNG POWER INDONESIA CAPAI FINANCING CLOSE

IQPlus, (24/01) - PT Tanjung Power Indonesia (TPI) pada 23 Januari 2017 telah mencapai kesepakatan pembiayaan (financing close) untuk proyek pembangkit listrik bertenaga batubara 2x100 MW di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan. TPI merupakan perusahaan yang dibentuk oleh konsorsium PT Adaro Power (AP) dan PT East-West Power Indonesia (EWPI).

Presiden Direktur Adaro, Garibaldi Thohir mengatakan dalam keterangan pers Selasa, finance close TPI ini merupakan pencapaian penting setelah sebelumnya mencapai financing close untuk PT Bhimasena Power Indonesia (BPI).

"Kami sangat berterima kasih untuk dukungan dari PLN, semua sponsor, pemberi pembiayaan, institusi pemerintah dan pemangku kepentingan. Suksesnya Financing Close TPI dan BPI mencerminkan komitmen yang kuat dari kami untuk menjadi kontributor utama di dalam mensukseskan program 35.000 MW. Hal ini ini menunjukkan komitmen kami untuk selalu mengembangkan bis…

Saham Pilihan Hari Ini, by Henan Putihrai, 24 Januari 2017

BEST
BEST sepertinya telah memasuki area Resistance setelah mengalami kenaikan selama 5 hari berturut-turut. Candle Doji diikuti dengan Hanging Man, ditambah dengan indikator RSI di area overbought, semakin mempertegas kemungkinan harga akan melemah, setidaknya ke arah MA10 dan persilangan dua garis Support di area 292-286. Volume mencapai 0.76x rerata 20 hari.

Rekomendasi
Sell on Strength
Exit Level: 326-332
Target: 292-286
Stoploss: 334

ELSA
ELSA jelas telah mengakhiri konsolidasinya dengan keluar menembus MA10,20,50 dan Resistance line jangka panjang yang ditarik dari awal June 2016. Break out yang didukung oleh volume yang mencapai 3.05x rerata 20 hari ini menghasilkan target pertama 485 dan target kedua 520.

Rekomendasi
Buy
Entry Level: 444-440
Target: 485/520
Stoploss: 386


LQ45
LQ45 bertahan dengan susah payah pada MA50 dan Support minor dari previous low di level 875. Jika Support inni tidak dapat bertahan, maka LQ45 terancam jatuh lebih lanjut ke area 846-848, sekaligus menutup gap.

Rekomend…

Info Pasar : Aturan Soal Bank Sistemik, 24 Januari 2017

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bakal menerbitkan beberapa peraturan terkait mengenai rencana aksi alias recovery plan bagi bank sistemik alias bank yang berada diambang kepailitan di tahun ini. Penerbitan peraturan ini seiring dengan sudah disahkannya Undang-Undang tentang Pencegahan dan Penanganan Krisis Sistem Keuangan (UU PPKSK). 

Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman Hadad mengatakan, peraturan yang akan dibuat OJK akan memberikan detail yang lebih mendalam mengenai konsep bail in dalam menyelamatkan bank sistemik di Indonesia. Hal ini sejalan dengan mekanisme bail in dalam UU PPKSK.

" Kami di tahun 2017 ini akan menerbitkan beberapa peraturan terkait, khususnya ketentuan mengenai rencana aksi (recovery plan) bagi bank sistemik," kata Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman Hadad saat pertemuan tahunan industri jasa keuangan di Hotel Fairmont, Jakarta, Jumat (13/1/2017).

Mekanisme bail in adalah rencana aksi untuk mengatasi permasalahan bank gagal akan dilakukan dengan melibatkan s…

Ulasan Pasar Modal Hari Ini, IHSG Pembukaan, 24 Januari 2017

Market comment by Taye Shim (taye.shim@miraeasset.com)
Kami berharap untuk melihat sentimen lemah hari ini sebagaimana Trump meninggalkan kesepakatan perdagangan TPP (lihat https://goo.gl/kuw8dl). Asing net jual ekuitas selama 2 sesi berturut-turut, membuat IHSG lebih rendah selama 2 hari perdagangan berturut-turut. Mengingat kurangnya positif, kami berharap investor untuk tetap sidelined.

Market Indicator
JCI: 5,250.97 (-0.06%)
EIDO: 24.24 (+1.42%)
DJIA: 19,799.85 (-0.14%)
FTSE100: 7,151.18 (-0.66%)
USD/IDR: 13,369 (-0.31%)
10yr GB yield: 7.54% (-3bps)
Oil Price: 52.75 (-0.88%)
Foreign net purchase: -IDR81.0bn

Foreign net purchase on single stocks (HOTS screen #0141)
TOP BUY: ASII, INDF, UNTR, AISA, AKRA
TOP SELL: BBCA, BSDE, BUMI, INCO, BJBR

Most actively traded stocks (HOTS screen #0102)
BUMI, TLKM, MYRX, ENRG, BRMS

Technical Insight by Tasrul (tasrul@miraeasset.co.id)

*Diperkirakan IHSG hari ini masih cenderung konsolidasi. Perkiraan trading range hari ini 5,222-5,302. Indikator MFI Optimize…

Headline Berita Saham Hari Ini, 24 Januari 2017

Bangun dua pabrik, WSBP siapkan capex IDR1.9tr (Kontan)
WSBP menyediakan capital expenditure mencapai IDR1.9tr. Angka ini melesat 72.73% ketimbang capex tahun lalu sebesar IDR1.1tr. Dana tersebut akan digunakan untuk membangun dua pabrik beton precast baru di daerah Kalimantan dan Sumatra Utara. Sisanya untuk menambah 42 batching plant.

Penjualan aset tertunda, outlook kredit LPKR negatif (Kontan)
Moody’s Investors Service menyebutkan, outlook peringkat kredit LPKR negative akibat marketing sales yang lebih rendah ketimbang ekspektasi dan penundaan penjualan asset.

BMRI layani servis PNBP Kemenhub (Media Indonesia)
Bank Mandiri (BMRI) akan menyediakan solusi perbankan untuk pembayaran penerimaan negara bukan pajak (PNBP) secara elektronik kepada para wajib pajak atau pengguna jasa di lingkungan Kemenhub.

PMK bea keluar konsentrat hampir final (Media Indonesia)
Tarif tertinggi sebesar 10% untuk bea keluar ekspor konsentrat akan dikenakan kepada perusahaan yang masih mengekspor konsentrat dala…

Info Pasar : Batubara - Minyak - Timah, 24 Januari 2017

JAKARTA - Donald Trump telah resmi menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat (AS). Pada pidato pertamanya sebagai orang nomor satu di AS, Trump masih berjanji akan fokus pada pembangunan infrastruktur. Analis Investa Saran Mandiri Hans Kwee memandang, jika hal itu benar direalisasikan maka akan berdampak positif bagi pasar modal Indonesia. Sebab dengan begitu harga komoditas akan terkerek naik. "Kalau di AS pembangunan infrastruktur berjalan, harga komoditas seperti minyak, batu bara, timah itu akan naik. Imbas positif bagi pasar," tuturnya saat dihubungi Okezone. Menurut Hans jika hal itu benar terjadi maka emiten-emiten sektor terkait seperti ADRO, ITMG, INCO, ANTM dan TINS akan mendapatkan angin segar. Akan tetapi jika, Trump merelalisasikan pembangunan infrastruktur maka dibutuhkan dana yang besar, alhasil dana-dana AS akan ditarik kembali. Untuk mengantisipasi pergolakan tersebut Bank Sentral AS, The Fed akan menaikan suku bunga. Tentu itu menjadi sentimen negatif bagi …

Info Pasar : Harga Batubara, 24 Januari 2017

Bisnis.com, JAKARTA – Harga batu bara kontrak Februari berlanjut menguat tajam pada penutupan perdagangan kemarin, Senin (23/1/2017). Pada perdagangan Senin, harga batu bara untuk kontrak Februari 2017, kontrak teraktif di bursa Rotterdam, ditutup melonjak 1,87% atau 1,60 poin ke US$87,10/metrik ton. Harga batu bara kontrak Februari menguat pada hari kedua setelah berakhir dengan kenaikan 0,41% atau 0,35 poin ke posisi 85,50 pada sesi perdagangan sebelumnya. Berbanding terbalik dengan batu hitam, harga minyak WTI kontrak Maret 2017 pada perdagangan Senin ditutup melemah 0,88% atau 0,47 poin ke US$52,75 per barel. Patokan Eropa minyak Brent untuk kontrak Maret 2017 turut berakhir melemah 0,47% atau 0,26 poin ke US$55,23 per barel. Harga minyak mentah melemah untuk pertama kalinya dalam tiga hari terakhir menyusul meningkatnya aktivitas pengeboran di AS.
Pergerakan harga batu bara kontrak Februari 2017 di bursa Rotterdam Tanggal US$/MT 23 Januari 87,10 (+1,87%) 20 Januari 85,50 (+0,41%) …

Info Emiten : AKRA, 24 Januari 2017

JAKARTA. Volatilitas harga komoditas global kerap menghantui kinerja PT AKR Corporindo Tbk (AKRA). Tapi, kenaikan harga minyak mentah yang terjadi sejak pertengahan tahun lalu menjadi sentimen positif buat AKRA. Harga minyak yang naik akan diikuti kenaikan harga BBM, yang berimbas pada peningkatan pendapatan AKRA. Raphon Prima, Analis NH Korindo, bilang, bisnis distribusi BBM menyumbang 70% pendapatan AKRA. Secara hitungan kasar, kenaikan harga jual BBM tentu akan mengerek pendapatan perusahaan ini. "AKRA berperan sebagai price taker bukan price maker, yang harus dilihat dari margin keuntungannya," kata Raphon kepada KONTAN, Senin (23/1). Raphon mengatakan, kenaikan harga BBM akan meningkatkan beban pokok perusahaan karena AKRA membeli bahan baku dengan harga lebih tinggi. Tapi, mereka berhasil mengerek margin laba kotor dari hanya 6% pada 2012 menjadi sekitar 13% di 2016 lalu. Selama efisiensi berhasil, kenaikan harga BBM bisa menguntungkan AKRA. Hanya, selama sembilan bul…

Info Emiten : WSBP, 24 Januari 2017

JAKARTA. Tahun ini, PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) gencar ekspansi. Perusahaan beton pelat merah ini menyediakan modal kerja atawa capital expenditure (capex) mencapai Rp 1,9 triliun. Angka ini melesat 72,73% ketimbang capex tahun lalu sebesar Rp 1,1 triliun. Direktur Utama Waskita Beton Jarot Subana menjelaskan, dana tersebut akan digunakan untuk membangun dua pabrik beton precast baru di daerah Kalimantan dan Sumatra Utara. Sisanya untuk menambah 42 batching plant. "Capex sumbernya dari dana hasil IPO dan pinjaman perbankan," ujarnya kepada KONTAN, Senin (23/1). Informasi saja, anak usaha PT Waskita Karya Tbk (WSKT) ini memiliki 10 pabrik beton precast berkapasitas 2,65 juta ton per tahun dan 41 batching plant (BP) yang tersebar di seluruh lokasi proyek. Untuk tahun ini, WSBP menargetkan bisa mengantongi kontrak baru senilai Rp 12,3 triliun. Perbaikan ekonomi dalam negeri juga membuat perusahaan yang berdiri 2014 ini mengerek target pendapatan dan laba bersih di 2017…

Info Pasar : Biodiesel, 24 Januari 2017

JAKARTA. Para eksportir biodiesel tengah dilanda kegelisahan pasca pelantikan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Jumat (20/1) lalu. Pasalnya, ekspor biodiesel dilanda ketidakpastian akibat langkah Trump yang akan mengevaluasi atau membatalkan kebijakan yang dilakukan Presiden AS sebelumnya, Barack Obama.

Sekedar informasi, selama ini, pemerintah AS memberi subsidi harga biodiesel sehingga harga biodiesel di negara tersebut terpaut sekitar Rp 4.500 per kilogram (kg) lebih murah ketimbang harga minyak dari fosil.

Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) Bayu Krisnamurthi mengatakan, berdasarkan data BPDPKS, ekspor biodiesel Indonesia ke AS dari Januari-November 2016 mencapai 1,2 juta ton.

Pasar biodiesel Indonesia ke AS tergolong baru berkembang dan dinilai sebagai pasar minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) yang prospektif sehingga perlu mendapat perhatian serius. Penggunaan biodisel di AS bisa berkembang karena mendapatkan subsidi dari pem…

Saham Pilihan Hari Ini, by Heldy Arifien, 24 Januari 2017

SMART TRADE 24 Januari 2017

IHSG (HOLD) :

Southern Doji Formation yang terbentuk di akhir sesi perdagangan kemarin, memberikan ruang untuk melakukan Technical Rebound yang selanjutnya mencoba kembali menguji 5,250 sebagai basis support. Namun demikian waspadai berlanjutnya pelemahan yang berpeluang menyeret IHSG menguji support 5,230, apabila gagal untuk penetrasi resistensi 5,285;

Trend: ShortContraction
EMA(5,20) Signal: Sell
Stochastic Signal: Oversold
Market Breath: Neutral
R(2): 5,285.39
R(1): 5,268.18
S(1): 5,231.02
S(2): 5,211.08 – Stop Loss
Note: Kami perkirakan IHSG akan bergerak variatif dalam ruang 5,220-5,290.


TradingBuy: BBTN BJBR RALS MAPI MPPA BWPT
OnScreen: DEWA ENRG UNSP