Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September 3, 2018

Pendapatan PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOMF) Naik

PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOMF)
PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOMF) meraih pendapatan sebesar Rp1,28 triliun hingga periode yang berakhir 30 Juni 2018 naik dari total pendapatan Rp1,02 triliun periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Senin menyebutkan, total beban meningkat menjadi Rp1,14 triliun dari total beban Rp947,15 miliar tahun sebelumnya dan laba sebelum beban pajak final naik jadi Rp139,31 miliar dari laba sebelum beban pajak final Rp74,76 miliar tahun sebelumnya.

Laba periode tahun berjalan diraih Rp105,51 miliar naik dari laba Rp57,45 miliar di periode Juni tahun sebelumnya. Sedangkan total aset perseroan mencapai Rp9,33 triliun hingga 30 Juni 2018 naik dari total aset Rp7,74 triliun yang tercatat hingga 31 Desember 2017. (end)
http://www.iqplus.info/news/stock_news/womf-wom-finance-raih-pendapatan-rp1-28-triliun-hingga-juni-2018,45082901.html

PT Intikeramik Alamasri Tbk (IKAI) Akan Lakukan Penambahan Modal Dengan HMETD

PT Intikeramik Alamasri Tbk (IKAI) 
PT Intikeramik Alamasri Tbk (IKAI) berniat melakukan Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) dengan jumlah sebanyak-banyaknya 3.865.789.887 lembar saham biasa seri B yang akan diterbitkan dalam Penawaran Umum Terbatas II.

Menurut keterangan perseroan Senin disebutkan bahwa harga penawaran sebesar Rp120 per lembar atau maksimal dana yang diraih Rp463.894.786.440 dimana setiap pemegang 63 saham lama perseroan berhak atas 31 saham HMETD dengan nominal saham Rp50.

Adapun dilusi kepemilikan saham yang tidak melaksanakan HMETD maksimal 31,96%. Perseroan akan menggelar RUPS Luar Biasa untuk meminta persetujuan pemegang sahamnya pada 10 Oktober 2018 mendatang.

Dana hasil HMETD ini sebesar 9% akan digunakan untuk mengakuisisi PT Saka Mitra Sejati dengan cara melakukan pembelian 70% saham SMS dari pemegang sahamnya, 12% untuk mengakuisisi 99% saham PT Hotel Properti International (HPI) dan 79% untuk modal kerja perseroan dan entitas …

Laba PT Timah Tbk (TINS) Naik

Laba PT Timah Tbk (TINS) Naik
PT Timah Tbk (TINS) dan entitas anak meraih laba periode berjalan yang dapat didistribusikan ke pemilik entitas induk sebesar Rp170,14 miliar hingga periode 30 Juni 2018 naik dari laba Rp150,65 miliar di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Senin menyebutkan, pendapatan usaha naik jadi Rp4,37 triliun dari pendapatan usaha Rp4,30 triliun tahun sebelumnya dan beban pokok pendapatan naik jadi Rp3,70 triliun dari beban pokok pendapatan Rp3,67 triliun.

Laba bruto naik menjadi Rp674,84 miliar dari laba bruto Rp630,29 miliar tahun sebelumnya dan laba sebelum pajak penghasilan naik menjadi Rp245,73 miliar dari laba sebelum pajak penghasilan Rp238,78 miliar tahun sebelumnya.

Total aset perseroan mencapai Rp12,46 triliun hingga periode 30 Juni 2018 naik dari total aset Rp11,87 triliun yang tercatat hingga 31 Desember 2017. (end)
http://www.iqplus.info/news/stock_news/tins-timah-raih-laba-rp170-14-miliar-hingga-juni-2018,45084212.html

Kinerja PT Indika Energy Tbk. (INDY) Positif

PT Indika Energy Tbk. (INDY) 
PT Indika Energy Tbk. (INDY) mengantongi kinerja positif pada semester I/2018 seiring dengan membaiknya kontribusi pendapatan dari dua anak usaha, yakni PT Kideco Jaya Agung (KJA) dan PT Petrosea Tbk. (PTRO).

Dalam laporan keuangan per Juni 2018 yang dipublikasikan Jumat (31/8/2018), INDY membukukan pendapatan senilai US$1,45 miliar. Nilai itu melonjak 219,45% year on year (yoy) dari sebelumnya US$453,93 juta.

Kideco menyumbang pendapatan terbesar, yakni US$938,82 juta. Kideco juga membukukan laba bersih US$159,84 juta.  "Total produksi batu bara Kideco per Juni 2018 mencapai 16,5 juta ton, sedangkan MUTU sejumlah 587.317 ton," papar manajemen, Jumat (31/8/2018).

Pada 2018, INDY berencana memproduksi batu bara sejumlah 33,5 juta ton dari dua anak usaha. Perinciannya, 32 juta ton berasal dari PT Kideco Jaya Agung, dan 1,5 juta ton dari PT Multi Tambangjaya Utama (MUTU).

PTRO berkontribusi pendapatan sebesar US$205,83 juta pada semester I/2018, n…

PT Airasia Indonesia Tbk (CMPP) Alami Kerugian

PT Airasia Indonesia Tbk (CMPP) Alami Kerugian
Emiten transportasi udara, PT Airasia Indonesia Tbk. masih mencatatkan kerugian tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk senilai Rp426,03 miliar pada semester I/2018.

Dalam laporan keuangan yang dikutip Bisnis.com, Sabtu (1/9/2018), tercatat bahwa kerugian yang dimiliki Airasia telah berkurang sekitar Rp131 miliar, dari posisi semester I/2017 senilai Rp557,74 miliar.

Kerugian Airasia secara memang menurun, akan tetapi bila ditelisik sejak 2016, rugi yang dibukukan tidak sedalam paruh pertama tahun ini. Pada akhir 2016, rugi yang dibukukan Airasia hanya senilai Rp34,7 miliar.

Emiten  bersandi saham CMPP mencatatkan pendapatan usaha hingga Juni 2018 senilai Rp1,83 triliun, turun 4,68% dari posisi Rp1,92 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Untuk meningkatkan kinerja, maka Airasia berencana menganggarkan belanja modal US$10 juta—US$15 juta pada tahun ini, dengan target pembelian pesawat sebanyak 3 unit. Saa…

Laba PT Industri dan Perdagangan Bintraco Dharma Tbk Meningkat

PT Industri dan Perdagangan Bintraco Dharma Tbk.
Emiten diler PT Industri dan Perdagangan Bintraco Dharma Tbk. membukukan laba bersih perioe berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp143,23 miliar selama semester I/2018.

Capaian trsebut meningkat 24,5% dibandingkan laba bersih yang diraup perseroan pada semester I/2017 (yoy) yang sebesar Rp115,04 miliar. Kenaikan laba tersebut didorong oleh peningkatan penjualan sekaligus upaya efisiensi yang ditempuh perseroan selama paruh pertama tahun ini.

Direktur Utama Bintraco Dharma Sebastianus Harno Budi mengungkapkan bahwa di tengah sengitnya pasar kendaraan baru, perseroan tetap dapat membukukan kenaikan laba bersih  dari segmen bisnis otomotif, maupun segmen bisnis pembiayaan.

“Kami tetap dapat menjaga pangsa pasar Toyota tetap unggul di Jawa Tengah dan Yogyakarta. Perseroan menjalankan sejumlah inisitatif untuk memaksimalkan pertumbuhan laba, baik dengan mengembangkan layanan purna jual dan memaksimalkan pen…

PT XL Axiata Tbk (EXCL) Siapkan Bisnis Berbasis IoT

PT XL Axiata Tbk (EXCL) Siapkan Bisnis Berbasis IoT
Emiten telekomunikasi PT XL Axiata Tbk. mempersiapkan layanan solusi bisnis berbasis Internet of Things (IoT) untuk mendukug para pegiat bisnis menghadapi era industri 4.0. Perseroan memiliki solusi IoT Platform, hingga solusi siap pakai seperti Fleet Management Services dan Hajj Tracker, serta sejumlah solusi IoT untuk beberapa sektor lain.

Chief Enterprise & SME Officer XL Business Solution XL Axiata, Kirill Mankovski menyampaikan saat ini IoT merupakan pilar penting bagi pelaku bisnis nasional untuk menghadapi industri 4.0 yang mendukung Connecting Things, Connecting Economy.

“Layanan IoT akan memiliki banyak manfaat dan XL Axiata menyediakan solusi bisnis berbasis IoT secara menyeluruh, seiring para pelaku bisnis di Indonesia menyambut kehadiran revolusi industri 4.0,” ungkap Kirill melalui keterangan resmi, Minggu (2/9).

Kirill menambahkan emiten dengan sandi EXCL tersebut mempersiapkan teknis untuk penyediaan konektivitas …

PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk. (WEGE) Akuisisi Perusahaan Geotechnical

PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk. (WEGE) Akuisisi Perusahaan Geotechnical
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk. menargetkan proses akuisisi perseroan geotechnical rampung pada semester II/2018.

Direktur Human Capital, Investasi dan Pengembangan PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk. Nur Al Fata mengatakan bahwa akuisisi tersebut merupakan bagian dari rencana ekspansi yang dibidik perseroan pada saat melakukan penawaran umum perdana saham (IPO). Strategi tersebut ditempuh perseroan untuk menunjang pekerjaan khususnya bawah tanah seperti basement.

Nur mengatakan anak usaha PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. itu telah selesai melakukan valuasi. Akan tetapi, pihaknyss masih menunggu valuasi dan audit internal dari perseroan yang akan diakuisisi.

“Kami targetkan pada semester II/2018 [selesai akuisisi]. Perkiraan belanja modal sekitar Rp150 miliar,” ujarnya kepada Bisnis.com, akhir pekan lalu.

Di sisi lain, dia juga menargetkan pembangunan pabrik modular dapat rampung pada semester I/2019. Pi…

PT Waskita Beton Precast Tbk. (WSBP) Akan Diversifikasi Produk

PT Waskita Beton Precast Tbk.
PT Waskita Beton Precast Tbk. akan menggelontrokan investasi untuk melakukan diversifikasi produk dan ekspansi pasokan sebagai bagian dari strategi perseroan dalam membidik lebih banyak proyek dari eksternal induk usaha.

Sekretaris Perusahaan Waskita Beton Precast Ratna Ningrum mengatakan tengah fokus melakukan diversifikasi produk dan ekspansi pasokan. Menurutnya, perseroan akan memperkuat rantai pasok dengan cara akuisisi quarry, transporter, serta pembangunan pabrik besi dan baja yang kini tengah dalam tahap feasibility study.

“Saat ini kami belum melakukan investasi secara langsung [ke dalam proyek] tetapi kami fokus melakukan diversifikasi produk dan ekspansi pasokan untuk memperbesar pasar eksternal,” ujarnya kepada Bisnis.com, akhir pekan lalu.

Ratna menjelaskan bahwa diversifikasi produk akan di lakukan ke lini bisnis jalan dan jembatan, kereta api, residensial, serta energi. Untuk kebutuhan tersebut, emiten berkode saham WSBP itu akan menggunaka…

Laba MAPA Akhir Semester I 2018 Meroket

Laba MAPA Akhir Semester I 2018 Meroket
Berdasarkan keterangan resmi perseroan yang diterima, Minggu (2/9/2019), emiten ritel berkode saham MAPA ini mencatatkan laba bersih senilai Rp278 miliar pada akhir semester I/2018.

Realisasi itu meningkat 43% sebab pada akhir paruh pertama 2017 emiten mencatatkan laba bersih senilai Rp195 miliar.

Pada periode yang sama, pendapatan bersih perusahaan mencapai Rp2,9 triliun atau naik 23% dari Rp2,4 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Ratih D. Gianda, Corporate Secretary MAPA, menjelaskan realisasi itu didukung dengan upaya perseroan mengembangkan bisnis yang berkelanjutan. Salah satu strateginya melalui penambahan jumlah gerai dan juga persediaan barang.

Pada periode ini, MAPA juga mengakuisisi merek Lego dan Clarks.

“Berangkat dari kesadaran akan manfaat gaya hidup yang aktif dan sehat, MAP Aktif terus melihat pertumbuhan yang kuat di seluruh segmen usahannya. Perkembangan proses bisnis yang kami lakukan secara terus-menerus tercermin dal…

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik
Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku.

Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut.

"Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini.

Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang.

Sampai akhir 2018, m…

JASA MARGA : KEMAJUAN KONSTRUKSI TOL NGAWI-KERTOSONO-KEDIRI 78 PERSEN

JASA MARGA : KEMAJUAN KONSTRUKSI TOL NGAWI-KERTOSONO-KEDIRI 78 PERSEN.
IQPlus, (03/09) - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengungkapkan kemajuan pekerjaan konstruksi Jalan Tol Ngawi-Kertosono-Kediri seksi Wilangan-Kertosono telah mencapai 78,6 persen dan pembebasan lahan untuk jalan utama (main road) telah mencapai 100 persen.

Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani dalam keterangan resmi di Jakarta, Minggu, mengatakan perkembangan itu merupakan hasil kunjungan kerja ke ruas Tol Ngawi-Kertosono-Kediri, seksi Ngawi-Wilangan pada akhir Agustus 2018.

Meski begitu, katanya, PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK), kelompok usaha Jasa Marga yang mengelola Jalan Tol Ngawi-Kertosono-Kediri, masih berupaya menyelesaikan pekerjaan konstruksi Interchange (IC) Nganjuk dan pekerjaan lainnya.

"Sejumlah pekerjaan itu antara lain merupakan pengalihan pekerjaan dari proyek Wilangan-Kertosono yang konstruksinya dikerjakan oleh pemerintah," katanya.

Desi, yang didampingi Direktur Pengembangan Ad…

BNI DIGITALISASI TRANSAKSI ASIAN GAMES 2018

BNI DIGITALISASI TRANSAKSI ASIAN GAMES 2018
IQPlus,(03/09) - Sebagai Official Prestige Digital Banking Partner Asian Games 2018, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) telah mewarnai perhelatan olahraga terakbar di Asia ini dengan transaksi keuangan digital. BNI menyediakan berbagai fasilitas transaksi keuangan digital secara berlapis, sehingga apapun kebutuhan transaksinya, pengunjung venue-venue Asian Games 2018 akan terpuaskan. Seluruh produk layanan inovatif yang disiapkan BNI dioptimalkan di kantung-kantung utama aktivitas kompetisi Asian Games, mulai dari uang elektronik Kartu BNI TapCash edisi khusus Asian Games, Kartu Debit edisi khusus Asian Games aplikasi pembayaran (dompet digital) yap!, virtual account BNI, mesin electronic data capture (EDC), payment gateway untuk transaksi pembelian tiket secara online, money changer, hingga mesin ATM.

Pembelian merchandise di Super Store, Booth BNI, atau venue lainnya dan berbagai tenant makanan di Gelora Bung Karno - Jakarta mis…

PGN DUKUNG PLN TINGKATKAN PENYALURAN LISTRIK LAMPUNG.

PGN DUKUNG PLN TINGKATKAN PENYALURAN LISTRIK LAMPUNG
IQPlus, (03/09) - PT Perusahaan Gas Negara (PGN) melalui perwakilan Area Lampung menyatakan siap mendukung PLN dalam penyediaan tenaga listrik untuk wilayah Lampung.. . "Pada Kamis (29/8) PGN telah mengalirkan gas bumi ke Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Sutami yang dikelola oleh PLN sesuai dengan perjanjian kerja sama yang telah ditandatangani kedua belah pihak," Sales Area Head PGN Lampung Wendi Purwanto,.dalam keterangan tertulis yang diterima di Bandarlampung, Senin.

Ia mengatakan sesuai kesepakatan perjanjian yang dibuat, PGN akan menyediakan dan mengalirkan gas bumi untuk dialirkan menuju ke pembangkit PLTMG Sutami milik PLN.

Menurutnya, Tim PGN Area Lampung sudah memulai persiapan pengaliran gas bumi tersebut. Tim menargetkan pembangkit listrik milik PLN bisa beroperasi sejak Jumat dini hari. Wendi mengatakan bahwa PLN mengalami defisit dalam penyaluran listrik untuk Lampung.

Penandatanganan kerja sama p…

Jadwal Pembagian Dividen PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) 2018

Jadwal Pembagian Dividen PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) 2018
Musim pembagian dividen interim sudah tiba. Paling baru, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) mengumumkan pembagian dividen interim untuk tahun buku 2018.

Dalam keterbukaan informai di Bursa Efek Indonesia, JPFA mengumumkan pembagian dividen interim sebesar Rp 585,86 miliar atau Rp 50 per saham. Dividen ini berasal dari laba bersih JPFA periode enam bulan yang berakhir pada 30 Juni 2018.

"Pembagian dividen interim telah disetujui oleh dewan komisaris perseroan tanggal 29 Agustus 2018," ungkap direksi Japfa dalam pengumuman dividen akhir pekan lalu.

Berikut jadwal pembagian dividen interim JPFA:

- Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi: 5 September 2018
- Ex dividen di pasar reguler dan negosiasi: 6 September 2018
- Cum dividen di pasar tunai: 10 September 2018
- Ex dividen di pasar tunai: 12 September 2018
- Tanggal pencatatan: 10 September 2018
- Tanggal pembayaran dividen: 24 September 2018

Sekadar m…

Trading Plan Saham JPFA, SSIA, INDY dan AGRO | 3 September 2018

Trading Plan Saham JPFA, SSIA, INDY dan AGRO | 3 September 2018
Berikut beberapa saham pilihan hari ini 01 SEPTEMBER 2018 (DAILY 0R SWING)

1. (JPFA) Hari ini akan uji Resisten terdekat di 2270 Kalau berhasil break. Target selanjutnya di  2320 dan 2370 Stop Loss jika turun dibawah 2100. Range Buy hari ini di 2180-2230.
2. (SSIA) Hari ini akan uji resisten terdekat di 494 Kalau berhasil break. Target selanjutnya di 500 dan 520 Stop loss jika turun dibawah 466. Range Buy hari ini di 480 –490 .
3. (INDY) Hari ini akan uji resisten terdekat di 3300 Kalau berhasil break. Target selanjutnya di 3350 dan 3440 Stop loss jika turun dibawah 3170. Range Buy hari ini di 3200-3280
4. (AGRO) Hari ini akan uji resisten terdekat di 370  Kalau berhasil break. Target selanjutnya di 374 dan 380 STOP  loss jika turun dibawah 360. Range Buy hari ini di 362 - 368.

SAHAM FAST TRADE (TRADING CEPAT)

1. BTON  Range BUY 278-288 Target di 290-310. Stoploss Jika turun dibawah 272

TETAP PERHATIKAN KONDISI MARKET JU…

Trading Plan Saham AALI, CPIN dan SSIA | 3 September 2018

Trading Plan Saham AALI, CPIN dan SSIA | 3 September 2018
IHSG (5.975-6.060) : indeks harga saham gabungan diprediksi bergerak bervariasi cenderung melemah. Target pelemahan indeks pada level 5.975 kemudian 5.940 dengan resist di level 6.060 dan 6.100.

AALI (Buy) : Target kenaikan harga pada level 13.800 kemudian 14.050 dengan support di 13.225, cut loss jika break 12.950.

CPIN (Buy) : Target kenaikan harga pada level 5.100 kemudian 5.200 dengan support di 4.870, cut loss jika break 4.760.

SSIA (Buy) : Target kenaikan harga pada level 500 kemudian 520 dengan support di 470, cut loss jika break 454.

Full report bisa di akses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3c5gue

Watchlist Saham TemanTrader | 3 Sepember 2018

IDX DIRECTION 3 September 2018
Tone dan Manner perdagangan hari ini  : Masih Dibayangi Pelemahan Rupiah,  Penguatan Index Lebih Terbatas Walaupun AGRI Punya Potensi Naik

Berapa saham yang perlu diperhatikan hari ini :

Swing Trade : BAJA BBKP BBNI BJTM BUMI INDY INKP JPFA KRAS LINK MAIN PADI SIDO SRIL SSMS ULTJ   (cross over MA20 kemarin)
Fast Trade : BAJA PTRO PADI SSIA ULTA BJTM AMRT BBKP SIDO LPKR HMSP KRAS CPIN   (hanya berlaku hari ini)

Swing Trade  saham saham yang mengalami cross over MA20
Fast Trade saham yang mengalami lonjakan volume dan big white candle

Detail lengkap dan chart analisa pada tautan berikut
http://temantrader.com/2018/09/3-sep-2018/

Terima kasih

TETRA X CHANGE

Analisa Saham JPFA, CPIN dan SMGR | 3 September 2018

Analisa Saham JPFA, CPIN dan SMGR | 3 September 2018
Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight
Sep 3, 2018
(tasrul@miraeasset.co.id)

IHSG Daily, 6,018.46(-0.008% ) consolidation, trading range hari ini 5,992 – 6,049. Indikator MFI optimized  masih cenderung turun dan indikator W%R optimized sudah berada di overbought coba naik dalam kisaran terbatas.. Figure 3 pada periode weekly ,indikator MFI optimized , indikator RSI optimized dan Stochastic %D optimized  masih bergerak naik. Daily resistance terdekat di 6,049 dan support di 5,992.Cut loss level di 5,900.

JPFA Daily, 2,200 (+4.76%), trading buy ,trading range 2,140 – 2,230. Indikator MFI  optimized  dan indikator Stochastic %D optimized cenderung naik lebih lanjut. Daily support di 2,140 dan resistance di 2,230 Cut loss level di 2,010.

CPIN  Daily,  4,980 (+1.54%), trading buy, 4,870– 5,175. indikator MFI optimized & Will%R optimized masih cenderung naik. Daily dan Weekly resistance di 5,170 dan 5,330. Sementara itu da…

Analisa saham TRAM, TPIA, ERAA, WSKT dan IMAS [Quick Review] | 3 September 2018

Analisa saham TRAM, TPIA, ERAA, WSKT dan IMAS [Quick Review] | 3 September 2018
TRAM
Pergerakan saham ini terkhir rebound di support 210 nya dan membentuk candle hammer (pembalikan arah), Untuk perdagangan besok ada potensi menguat terbatas dan akan uji resisten di 238 dan support di 210

TPIA
Pergerakan saham ini terlihat di akhir sesi diangkat, kalau melihat historynya masih ada potensi menguat kembali dan waspadai jika tidak berhasil break di resisten 5600 dan support di 5375.

ERAA
Pergerakan saham ini dalam jangka pendek masih terlihat konsolidasi (sideways). Untuk perdagangan besok akan uji support 2610, kalau tidak berhasil break potensi rebound dan akan uji resisten di 2850.

WSKT
Pergerkan saham ini terakhir terjadi open gap down, dan masih ada potensi untuk bergerak kembali naik untuk menutup gapnya di level 1940, support di 1860,1835.

IMAS
Pergerakan saham ini masih dalam trend penurunanya dan sdah dibawah support 2100 nya. Untuk pergerakan selanjutnya akan uji support di 194…

Watchlist Saham Aryo Moerdo | 3 September 2018

Watchlist Saham Aryo Moerdo | 3 September 2018
Saham-saham pilihan yang perlu diperhatikan masih sama dengan hari sebelumnya, yakni:
INKP, KREN, POLY, WOOD, ERAA, DYAN, dan BWPT

INKP --> Hold Atau Mulai Cicil Posisi
Harga hari ini bergerak menguat dimana sempat melemah cukup dalam sebelumnya, pergerakkan harga masih sesuai dengan plan awal; berdasarkan pergerakkan harga hari ini, ada potensi harga untuk lebih menguat. Bisa Hold dan bisa mulai nyicil tambah posisi.

KREN --> Hold atau tambah posisi.
Harga hari ini bergerak terbatas, namun masih dalam range buy; oleh karena itu para investors/traders bisa menambah posisi pelan-pelan. Patut diwaspadai juga jika harga menembus EMA50, maka bisa buang posisi.

POLY --> Hold atau mulai cicil untuk koleksi kembali
Harga masih disekitaran support dan mencoba menguat dan memantul dari support. Secara keseluruhan harga masih bergerak terbatas atau sideways namun cenderung naik.

WOOD --> Hold atau bisa cicil untuk tambah koleksi.
Harga…

Analisa Saham PTRO | 3 September 2018

PTRO meraih laba yang dapat didistribusikan ke pemilik entitas induk sebesar US$7,44 juta hingga periode 30 Juni 2018, atau naik 61,6% dibandingkan laba US$4,60 juta di periode sama tahun sebelumnya (YoY). Membaiknya kinerja emiten membuat harga sahamnya melonjak +9,1% pada akhir pekan lalu.


Secara teknikal PTRO telah berhasil menembus down trend resistance line, sehingga berpeluang mengakhiri penurunannya. Indikator teknikal Stochastic bergerak naik, sedangkan MACD bergerak mendatar di atas centreline dan telah golden cross serta cenderung bergerak naik. Dari kondisi teknikal ini mengindikasikan kecenderungan saham ini untuk mulai bergerak positif. Target terdekat menguji area resistance 1890-1910. Jika bisa tembus keatas resistance ini, kemungkinan bisa berdampak positif bagi PTRO ke depannya dan membuka peluang bagi saham ini untuk mulai bergerak dalam tren naik. Target penguatan di level 2550, dengan minor target di 2100 dan 2270.

Rekomendasi: Buy. Batasi resiko apabila kembali tu…

Analisa Saham BJTM | 3 September 2018

Analisa Saham BJTM | 3 September 2018 Dari Laporan Keuangan Bulanan yang terakhir, Pendapatan Bunga Bersih Jan-Juli 2017 di bandingkan Jan-Juli 2018, naik dari Rp. 2.039.568 juta ke Rp. 2.091.962 juta (naik tipis 2.56%). Laba Bersih tahun berjalan sampai dengan Juli 2017 di bandingkan Juli 2018, naik dari Rp. 815.767 juta ke Rp. 842.227 juta (naik 3.24%).

Dividen Payout Ratio (DPR) saham ini rata – rata di angka 44.62% *1 dengan Dividen Yield  terakhir yang cukup menarik 5.69 %.

Dari Materi Public Expose BJTM Agustus 2018 *2, Pertumbuhan Kredit Juni 2018 +5.34% YoY, Dana Pihak Ketiga +17.35% YoY. Net Interest Margin (NIM) Juni 2018 sebesar 6.41%, BOPO sebesar 61.40%, LDR 64.86%, Non Performing Loan (NPL) Gross 1H18 sebesar 4.79%. Menurut penulis data-data tersebut di atas cukup Bagus.

Secara statistic 6 tahun terakhir dari pergerakan Harga (Price Action); jika kita membeli BJTM di akhir tahun, (saya ambil data sekitar 27-29 Desember), jadi menjelang bursa tutup tahun, dan kita hold m…

Emiten Eksportir Menarik 2018

Emiten Eksportir Menarik 2018
Perang dagang antara Amerika Serikat dan China yang membuat sebagian besar mata uang negara emerging market patut diperhatikan oleh emiten-emiten berorientasi ekspor.

Bertoni Rio, Senior Analyst Research Division Anugerah Sekuritas menjelaskan, perang dagang membuat posisi dollar AS sebagai aset safe haven semakin solid. Di sisi lain, mata uang negara-negara emerging market rentan terkoreksi secara mendalam, contohnya Argentina dan Turki.

Pelemahan mata uang yang signifikan di suatu negara dapat berakibat pada penurunan daya beli masyarakat dan penarikan dana investasi oleh investor asing. “Yang perlu diwaspadai adalah perusahaan yang menjadi mitra bagi emiten yang melakukan ekspor berpotensi mengalami gagal bayar,” ujar Bertoni, Jumat (31/8) lalu.

Maka dari itu, emiten yang melakukan kegiatan ekspor perlu mengevaluasi mitra dagangnya di negara-negara yang mengalami depresiasi mata uang cukup dalam.

Di sisi lain, kondisi ini bisa menjadi kesempatan bagi …

Analisa Saham PTBA | 3 September 2018

Analisa Saham PTBA | 3 September 2018
Saham ini tertahan di area 4080 dengan kecenderungan melemah, dimana MACD yang kembali menurun menunjukkan saham ini bergerak dalam fase negatif. Jika PTBA tidak mampu bertahan di atas support 4010 – 3980, saham ini cenderung akan kembali bergerak downtrend dengan target pelemahan menuju 3380 dengan minor target 3740.

Rekomendasi: Sell jika break 4010.

Disclaimer ON
http://galerisaham.com/kembali-melemah-ptba/

Analisa Saham TBIG | 3 September 2018

Analisa Saham TBIG | 3 September 2018
TBIG berkonsolidasi dalam range 5475 – 5800. Jika area konsolidasi dapat dilampaui, saham ini berpeluang kembali bergera uptrend dimana target kenaikan berada di level 6450 dengan minor target 6050. MACD yang menurun menunjukkan saham ini berpeluang melanjutkan konsolidasi untuk beberapa waktu kedepan.

Rekomendasi: Speculative Buy jika break 5650. Stoploss level  5525.

Disclaimer ON
http://galerisaham.com/tbig-berkonsolidasi-menuju-tren-naik/

Analisa Saham TKIM | 3 September 2018

TKIM Daily : Buy on Weakness
Berdasarkan  Peak & Trought Analysis ,

1. Resistance : 14,700 , 14,775
2. Support : 13,250,  13,075, 13,000
3.Net Avg Buy : 13,074.2
4 Net Avg Buy (broker dominant) : 13,257.8
5. Net Avg Sell : 14,776.5
6 Net Avg Sell (broker dominant) : 14,695.0
7.Volume transaksi terbanyak sisi demand(VAP Demand) :  14,525 – 14,650
8.Volume transaksi terbanyak sisi supply (VAP Supply)  : 14,625 -14,775

Harga saat ini secara umum berada di bawah urutan no 1,5,6,7 dan 8 dan mendekati  no 2,3,dan 4 namun diperkirakan akan mulai tertahan, mengingat secara umum transaction summary lebih cenderung positif.

by Tasrul Tanar

Analisa Saham MAIN | 3 September 2018

MAIN  Daily : Trading Buy
Berdasarkan  Peak & Trought Analysis ,

1. Resistance : 1,380, 1,380, 1,420
2. Support : 1,210,  1,170
3.Net Avg Buy : 1,209.68
4 Net Avg Buy (broker dominant) : 1,209.64
5. Net Avg Sell : 1,427.23
6 Net Avg Sell (broker dominant) : 1,420.31
7.Volume transaksi terbanyak sisi demand(VAP Demand) :  1,280 – 1,300
8.Volume transaksi terbanyak sisi supply (VAP Supply)  : 1,460-1,490

Harga saat ini secara umum berada di bawah urutan no 5,6 dan 8 dan telah naik dari no 2 (1,210) dan 3 serta 4. Setelah tadi menyentuh support harga kembali naik, reistance terdekat di 1,380. Jika terjadi koreksi di bawah harga saat ini disarankan beli pada beberapa level harga sampai support.

by Tasrul Tanar

Update Harga Penting Saham | 3 September 2018

Update Harga Penting Saham | 3 September 2018
Stocks clinch best August performance in over 4 years despite trade turmoil
Representatives from Canada and the U.S. continue to work to devise an alternative deal to NAFTA. However, Canadian trade negotiator Chrystia Freeland said Friday that "we're not there yet."
Stocks hit session lows after a report published off-record comments made by Trump concerning any future pact with Canada: "it's going to be so insulting they're not going to be able to make a deal."
The Dow and the S&P 500 finished August up 2.1 percent and 3 percent, with their best performances for the month since 2014. The Nasdaq Composite clinched its best August since 2000, ending the month up over 5.7 percent.

Dow.......25965    -22.1        -0.09%
Nasdaq...8110    +21.2       +0.26%
S&P 500..2902    +0.4         +0.01%

FTSE........7432    -83.6        -1.11%
Dax........12364    -130.2      -1.04%
CAC.........5407    -71.2        …

Saham Online di Facebook