Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus 20, 2019

Cara Hitung Saham Preferen

Saham Preferen Adalah Saham preferen adalah bagian saham yang memiliki tambahan hak melebihi saham biasa. Kita menyebut saham preferen ini dengan sebutan lain yaitu preferred stock atau saham pilihan. Ada beberapa jenis saham preferen, antara lain:
Saham preferen partisipasi Saham preferen yang membagikan dividen kepada pemegangnya; pemilik saham ini setelah menerima deviden tetap mempunyai hak untuk membagi keuntungan yang dinyatakan sebagai dividen kepada pemegang saham biasa (participating preference shares). Saham preferen nonkumulatif Saham preferen yang tidak mempunyai hak untuk memdapatkan dividen yang belum dibayarkan pada tahun-tahun yang lalu secara kumulatif (noncummulative preferred stock).
Karakteristik Saham Pilihan Seperti saham biasa, dividen saham preferen tidak dapat dikurangkan dari pajak. Satu-satunya komponen dalam perhitungan biaya modal yang membayar pendapatan yang dapat dikurangkan dari pajak adalah hutang.
Pemegang saham preferen tidak harus dibayar dividen,…

ACST | ACST RAIH TAMBAHAN PINJAMAN GUNA DIGUNAKAN UNTUK MODAL KERJA

IQPlus, (20/08) - PT Acset Indonusa Tbk (ACST) telah melakukan perubahan akta peminjaman dengan PT United Tractros selaku pemberi pinjaman kepada perusahaan pada 19 Agustus 2019.

Menurut keterangan perseroan Selasa disebutkan, berdasarkan perubahan tersebut nilai pinjaman berubah dari Rp1,6 triliun menjadi Rp4 triliun dimana nilai transaksi tersebut sebesar 392% dari nilai ekuitas perseroan sehingga transaksi ini masuk ke dalam transaksi material.

Bunga pinjaman yakni JIBOR+2,5% atau setara 9,26% per tahun dengan jangka waktu sampai dengan 30 April 2023. Dana pinjaman ini digunakan perseroan untuk modal kerja guna membiayai proyek-proyek konstruksi dan infrastruktur. (end)


PGAS | PENDAPATAN DAN LABA PGN TURUN HINGGA JUNI 2019

IQPlus, (19/08) - Pendapatan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) alami penurunan hingga periode 30 Juni 2019 menjadi US$1,79 miliar dibandingkan US$1,92 miliar di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Senin menyebutkan, beban pokok pendapatan turun menjadi US$1,21 miliar dari US$1,26 miliar dan membuat laba bruto menjadi US$580,09 juta turun dari laba bruto US$652,94 juta.

Laba operasi turun menjadi US$252,04 juta dari laba operasi US$343,72 juta tahun sebelumnya dan kenaikan beban keuangan menjadi US$89,07 juta dari US$76,41 juta serta dicatatnya penurunan nilai properti minyak dan gas sebesar US$44,18 juta yang tidak tercatat pada tahun sebelumnya salah satunya menjadikan laba sebelum pajak turun menjadi US$128,18 juta dari laba sebelum pajak tahun sebelumnya yang US$306,53 juta.

Laba periode berjalan yang diatribusikan ke pemilik entitas induk turun menjadi US$54,04 juta dari laba US$179,39 juta di periode sama tahun sebelumnya. Total aset perseroan hingga peri…

BBRI | BRI TAMBAH KUOTA RUMAH BERSUBSIDI LEWAT FLPP

IQplus, (20/08) - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menambah kuota rumah subsidi dengan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Ini dilakukan lantaran kuota rumah subsidi BRI telah habis terjual.

Direktur Konsumer bank BRI, Handayani mengungkapkan bahwa pada tahun ini perseroan mendapat jatah kuota rumah subsidi sebanyak 3.000 unit.

Dikarenakan kuota tersebut habis, maka bank BRI mendapatkan jatah kuota tambahan sebanyak 394 unit rumah.

"Tadi siang dapat baru juga lagi Perjanjian Kerja Sama Operasi (PKO) baru dikasih tambahan karena memang permintaan banyak di pipeline kita, jadi dapat tambahan kuota 394 lagi," kata dia, Senin.

Lebih lanjut Handayani mengatakan kalau pihaknya bakal mengandalkan anak usahanya, yakni BRI Syariah dan BRI Agro untuk menyalurkan kredit melalui skema FLPP.

Dalam hal ini, BRI akan terus mendukung program pemerintah untuk menyalurkan kredit rumah subsidi lewat skema FLPP. Sebab, lanjut Handayanai, masih banyak rumah subs…

BBTN | DUKUNG EKSPANSI KREDIT, BTN BAKAL RILIS JUNIOR GLOBAL BOND

IQplus, (20/08) - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) bakal merilis Junior Global Bond pada November 2019 mendatang dengan nilai emisi sekitar US$200-US$250 juta yang diharapkan bisa mengerek rasio kecukupan modal (CAR) menjadi 19% dan mendukung ekapansi kredit hingga 2021 mendatang.

Hal tersebut sebagaimana dikemukakan oleh Direktur Bank BTN, Nixon LP Napitupulu di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Senin.

"Kami akan terbitkan Junior Global Bond. Tetapi penerbitannya itu tetap melihat kondisi makroekonomi di dalam negeri dan global," tambah dia.

Nixon mengatakan, penerbitan global bond dengan format sub-debt tersebut untuk mendorong besaran CAR BBTN ke angka 19%. Selain itu, aksi korporasi ini juga sejalan dengan rencana implementasi PSAK 71 pada 1 Januari 2019 yang akan memaksa bank meningkatkan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN).

Dijelaskan dia, peningkatan CAR menjadi 19 persen pasca penerbitan Junior Global Bond akan menjadi bantalan yang akan me…

ANTM | ANTAM BERI BANTUAN DANA PENDIDIKAN UNTUK 120 PELAJAR

IQPlus, (20/08) - Perusahaan pertambangan PT Aneka Tambang (Antam) memberikan bantuan dana pendidikan bagi 120 pelajar di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra), terdiri dari siswa tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA).

Direktur Utama PT Antam, Arie Prabowo Ariodtejo mengatakan bantuan dana pendidikan tersebut merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan program bertajuk BUMN Hadir Untuk Negeri (BHUN) dalam rangka peringatan HUT RI ke-74.

"Bantuan dana pendidikan tersebut merupakan program kegiatan BUMN hadir untuk negeri dan kami dari PT Antam, BUMN sebagai koordinator yang didampingi BUMN lainnya PT Asuransi Jasindo dan PT Indofarma," kata Arie Prabowo Ariodtejo, di Kolaka, Senin.

Sementara itu, Bupati Kolaka Ahmad Safei, mengapresiasi program dari BHUN. Menurutnya, program BHUN seperti bantuan dana pendidikan, bedah rumah, dan lainnya, merupakan bukti persembahan BUMN di Kabupaten Kolaka.

"Mudah-mudahan den…

Rekomendasi Saham Panin Sekuritas | 20 Agustus 2019

Daily Technical 20 Agustus 2019

Selamat pagi! Berikut adalah rekomendasi Daily Technical untuk hari ini, Selasa 20 Agustus 2019.

IHSG ditutup menguat sebesar 10,05 poin (+0.15%) menuju 6.296,71 pada perdagangan hari Senin 19 Agustus 2019 kemarin. IHSg kembali berhasil bertahan di atas support, dan kini sedang menguji resistance 6.300 s/d 6.320, yang mana dapat dihampiri namun dengan risiko tekanan jual dari investor asing. Sentimen penggerak pasar hari ini adalah dari meredanya tensi perang dagang dan potensi pemangkasan suku bunga pada bulan ini.
Hari ini IHSG berpotensi bergerak mixed dalam range 6.256 s/d 6.357.

CTRA
Gagal menuju resistance 1300 dan terbentuk pola shooting star.
Rekomendasi: Sell on strength.

INDF
Membentuk support baru pada 7400, berpotensi meneruskan penguatannya
selama tidak ditembus turun.
Rekomendasi: Buy and hold >7400, Tp 7700 s/d 8000.

PPRE
Membentuk pola double bottom dan akan terkonfirmasi pada breakout
neckline 356.
Rekomendasi: Buy on breakout 356, T…

Analisa Saham ISAT, KLBF,TBIG, BEST dan RALS

Tuesday (20/08/2019) New Early BIRD Technical & Bandarmology Prespectives (Dr Cand., Edwin Sebayang, CSA®., CIB®-MNC Sekuritas)

IDX Composite 6,249 - 6,342
SUMMARY: STRONG BUY

11 TECHNICAL INDICATORS:
RSI (14): NEUTRAL
STOCH (9,6): BUY
MACD(12,26): SELL
ATR (14): HIGH VOLATILITY
ADX (14): BUY
CCI (14): NEUTRAL
HIGHS/LOW (14): BUY
VO: BUY
ROC: SELL
WILLIAMS R: BUY
BULLBEAR (13): BUY

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER  ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION


STOCKS PICK:

ISAT 3,620 - 4,060
TECHNICAL INDICATORS: STRONG BUY

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


KLBF 1,505 - 1,615
TECHNICAL INDICATORS: STRONG BUY

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION


TBIG 4,370 - 4,510
TECHNICAL INDICATORS: STRONG BUY

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION

Analisa Saham BBTN dan WTON

BBTN Saham BBTN menguji area resistancenya dikisaran 2350. Apabila level tersebut dapat di break out, terbuka ruang kenaikan menuju target terdekat dikisaran 2460-2490. Jika nantinya BBTN dapat mempertahankan momentum penguatannya, maka saham ini berpeluang menuju target selanjutnya di level 2640. Indikator teknikal MACD mulai golden cross, mengindikasikan bahwa saham ini cenderung mulai bergerak positif.

Rekomendasi: Buy jika break out 2350. Batasi resiko jika kembali turun dan close di bawah 2250.

https://step-trader.com/2019/08/19/bbtn-berpeluang-kembali-bergerak-menguat/

WTON WTON menguji area resistennya di kisaran 560. Jika level ini dapat dilampaui, terbuka ruang kenaikan menuju 630 dengan minor target 595. 630 akan menjadi level penentu tren WTON kedepan. Jika dapat dilampaui, saham ini berpeluang bergerak bullish & menguat menuju 735 dengan minor target 670. MACD yang golden cross menunjukkan saham ini memasuki fase pergerakan positif.

Rekomendasi: Buy jika break 560. St…

Analisa Saham CTRA dan ERAA

CTRA  Berdasarkan price action average broker demand 1200. Price action average broker supply 1220. Harga akumulasi belum siknifikan karena volume demand belum dominan dibanding volume supply. Tetapi volume potensi mengikuti setelah harga breakout 1225. Hati hati jika harga belum bertahan P average broker demand 1200 & P. average broker supply 1220 karena masih ada P. average supply 1050. Target breakout 1225. Stop loss -8%
by Stock Market Info

ERAA Daily : Buy on Weakness Dari hasil optimasi indikator teknikal secara umum terlihat  potensi koreksi harga saham ini mulai terbatas. Strong support area 1,900-1,880 dengan perkiraan resistance terdekat di 2,010-2,020. Terlihat indikator MFI Optimized dan RSI Optimized akan menguji support trendline. Dengan demikian diperkirakan potensi koreksi makin terbatas
by Tasrul Tanar


Analisa Saham ELSA, MEDC dan SMRA

PT Elnusa Tbk (ELSA) Daily (Rp332) (RoE: 8,84%; PER: 8,04x; EPS: 41,56; PBV: 0,71x; Beta: 0,51). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp328-334, dengan target harga secara bertahap di level Rp340, 378, 416 dan 454. Support: Rp320 dan 302.
PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) Daily (Rp775) (RoE: 3,86%; PER: 17,42x; EPS: 44,20; PBV: 0,67x; Beta: 2,18). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan sebelumnya terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp765-775, dengan target harga secara bertahap di level Rp785, 820, 860 dan 895. Support: Rp745.
PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) Daily (Rp1.200) (RoE: 3,21%; PER: 58,45x; EPS: 20,70; PBV: 1,88; Beta: 2,26). Pergerakan harga saham telah menguji garis MA-60 sehingga pe…

Analisa Saham BNGA, BMRI dan MAIN

PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) Daily (Rp1.080) (RoE: 9,06%; PER: 7,12x; EPS: 151,68; PBV: 0,64x; Beta: 2,16). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp1.070-1.080, dengan target harga di level Rp1.100, 1.175 dan 1.250. Support: Rp1.070, 1.045 dan 1.025.
PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Daily (Rp7.350) (RoE: 13,77%; PER: 12,55x; EPS: 585,74; PBV: 1,73x; Beta: 1,4). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp7.300-7.400, dengan target harga secara bertahap di level Rp7.725, 7.900, 8.050 dan 8.650. Support: Rp7.150.
PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN) Daily (Rp955) (RoE: 17,77%; PER: 5,75; EPS: 166,08x; PBV: 1,04x; Beta: 1,56). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat t…

Saham Online di Facebook