Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei 4, 2018

Ulasan Penutupan Pasar Saham Indonesia | 4 Mei 2018

*Mirae Asset Sekuritas Indonesia*
Investment Information Team*Market Review 04 Mei 2018*Tercatat 113 saham menguat dan 279 saham melemah. *IHSG -66.38 poin (-1.13%) ke level 5.792,345*, dan *LQ-45 -13,83 poin (-1.48%) ke level 920,123*.*Sectoral Return :*
-Agri -1,66%
-Mining -1,44%
-Basic-Ind -0,91%
-Misc-Ind +0,00%
-Consumer -0,95%
-Property -0,99%
-Infrastructure -0,24%
-Finance -2,19%
-Trade -0,10%Investor asing *net sell senilai Rp 842,49 Milyar*.*USD/IDR +6,00 poin (+0.04%)* terhadap Rupiah di angka 13.945.*Saham yang ditutup menguat* -*BBKP ditutup menguat Rp 8 (+2.09%) ke level Rp 390*. Setelah ramai kasus penyertaan kembali (restated) laporan keuangan. Pihak manajemen PT Bank Bukopin Tbk mengklaim bahwa secara fundamental kinerja dan operasional Perseroan saat ini berada dalam kondisi yang kuat dan baik serta tetap tumbuh berkelanjutan. Direktur Utama PT Bank Bukopin Tbk Eko Rachmansyah Gindo menegaskan hingga triwulan I 2018 kinerja Bukopin masih tumbuh sesuai target yang di…

Analisa Saham BBTN | 4 Mei 2018

BBTN Weekly  :  Buy on Weakness, support terdekat di 2,580-2,600, resistance terdekat 2,880

Berdasarkan  hasil perhitungan Peak and Trough. Dari level tertinggi  terdekat saat ini  dari 7 minggu   terakhir terlihat rata-rata di 3,444 dan net avg sell di 3,552

Sementara itu jika dihitung sejak harga saham ini mulai naik dari level terendah terdekat sekitar 96  minggu dimana rata-ratanya mendekati level  terendah data terakhir rata-rata di 2,580 dengan rata-rata net buy sekitar 2,594

Akumulasi volume (pembelian terbesar atau akumulasi area – demand side)  antara level 1,680  –  1,910.
Disisi lain  distribusi distribusi volume (penjualan terbesar atau distribusi area – supply side) antara level 3,650 – 3,800.

Saat ini harga sementraa akan menguji net avg  buy  namun akumulasi area masih jauh di bawahnya sehingga masih rentan koreksi  jika level ini ditembus mengingat relative banyaknya volume pada area akumulasi. Namun disisi lain secara umum pergerakkan harga saham ini masih didukung o…

Berita Saham WSKT | 4 Mei 2018

WASKITA : JAKARTA-CIKAMPEK II ELEVATED CAPAI 30 PERSEN.
IQPlus, (04/05) - Pembangunan konstruksi jalan tol Jakarta-Cikampek II Elevated sudah mencapai 30 persen dan diharapkan selesai tepat waktu pada Maret 2019 atau sebelum mudik Lebaran tahun depan.

"Progres pembangunan jalan tol ini sudah 30 persen dan sudah dimulai pemasangan girder yang mempunyai panjang 60 meter di lima spot zona pekerjaan paralel," kata General Superintendent PT Waskita Karya Jakarta Cikampek II Elevated, Fatkhur Rozaq, di Cibitung, Bekasi, Kamis.

Ia menjelaskan pengerjaan pemasangan girder itu termasuk pekerjaan yang menyita jalan eksisting karena diangkut dengan kendaraan berat dari tempat stok glider di Km 25 dan Km 42.

Girder diangkut kendaraan berat beriringan tiga kendaraan dan itu hanya bisa dilakukan pada pukul 10 malam sampai jam lima pagi dengan mengambil satu lajur jalan tol.

Oleh karena itu, untuk mengejar target 70 persen sampai akhir 2018 maka pihaknya akan mengusulkan penggunaan satu l…

Berita Saham KRAS | 4 Mei 2018

KRAKATAU SEMEN INDONESIA SIAP PASARKAN "GGBFS".
IQPlus, (04/05) - PT Krakatau Semen Indonesia merambah proyek infrastruktur strategis di Indonesia melalui produk "ground granulated blast furnace slag" (GGBFS) bahan baku "clinker" untuk pembuatan semen yang dapat mengurangi biaya produksi semen/concrete.

"Tahap awal kapasitas produksi GGBFS mencapai 690.000 metrik ton per tahun. GGBFS dimanfaatkan untuk proyek infrastruktur strategis di Indonesia," kata Direktur Utama PTKSI Bambang Tridoso Oktanto melalui siaran pers di Jakarta, Kamis.

Bambang menjelaskan, GGBFS ini merupakan produk ramah lingkungan yang bernilai ekonomis untuk konstruksi.

PTKSI merupakan perusahaan patungan antara PT Krakatau Steel (Persero) Tbk dan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk sebagai wujud sinergi BUMN yang mengolah GGBFS sebagai produk sampingan industri peleburan baja dari Blast Furnace PTKS dan PT Krakatau Posco menjadi Ground Granulated Blast Furnace Slag (GGBFS) atau…

Berita Saham BBRI | 4 Mei 2018

BRI TINGKATKAN PELAYANAN MASYARAKAT PULAU TERLUAR SULUT.
IQPlus, (04/05) - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan layanan perbankan, termasuk di pulau terluar seperti di Pulau Miangas, Kabupaten Kepulauan Talaud Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

"Untuk pulau terluar seperti di Miangas kami tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan mendirikan unit, sehingga mereka terbantu," ujar Pemimpin Wilayah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Dionysius Adiyanto di Manado, Jumat.

Dengan mendirikan unit BRI di pulau yang berbatasan langsung dengan Filipina tersebut, diharapkan kebutuhan masyarakat untuk layanan perbankan bisa terpenuhi, tidak mengalami kesulitan.

Untuk mengatasi kendala jaringan komunikasi dan data. kantor unit di Miangas pihaknya langsung memanfaatkan satelit yang dimiliki, yaitu BRIsat sehingga layanan perbankan tetap lancar.

"Untuk jaringan kami menggunakan satelit di Miangas, sehi…

Berita Saham WTON | 4 Mei 2018

PEFINDO BERIKAN PERINGKAT idA+ UNTUK WIKA BETON.
IQPlus, (04/05) - Pefindo telah memberikan peringkat idA+ kepada PT Wijaya Karya Beton Tbk dan rencana penerbitan Medium Term Notes (MTN) sebesar Rp400 miiar. Penggunaan dana MTN tersebut untuk membiayai belanja modal dalam akuisisi lahan dan kebutuhan modal kerja. Prospek peringkat adalah stabil.

Menurut keterangan Pefindo yang diperoleh Jumat, peringkat ini mencerminkan posisi pasar WTOn yang kuat dan mendapatkan keuntungan dari program percepatan pembangunan infrastruktur pemerintahm memiliki jaringan yang luas dan posisi produk yang beragam, dan struktur modal yang konservatif dan proteksi arus kas yang kuat.

Namun, peringkat tersebut dibatasi oleh eksposur yang tinggi terhadap bisnis konstruksi yang volatile dan ancaman pemain baru dalam industri. Peringkat dapat dinaikkan jika WTOn mempertahankan posisi pasarnya yang kuat dan meningkatkan profil keuangan secara berkelanjutan.

Namun sebaliknya peringkat dapat diturunkan jika WTON …

Berita Saham MEDC | 4 Mei 2018

MEDCO ENERGI ALAMI PENURUNAN LABA JADI US$22,2 JUTA HINGGA MARET.
IQPlus, (04/05) - PT Medco Energi International Tbk (MEDC) mencatat laba tahun berjalan yang dapat didistribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$22,20 juta hingga 31 Maret 2018 turun dibandingkan laba US$45,33 juta di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Jumat menyebutkan, penjualan dan pendapatan usaha lainnya naik menjadi US$288,91 juta dari pendapatan usaha tahun sebelumnya yang US$212,66 juta dan beban pokok naik jadi US$137,36 juta dari beban pokok US$107,23 juta tahun sebelumnya.

Laba kotor naik menjadi US$151,55 juta dari laba kotor tahun sebelumnya yang US$105,43 juta. Laba sebelum pajak turun menjadi US$67,43 juta dari laba sebelum pajak tahun sebelumnya yang US$74,89 juta salah satunya karena kenaikan beban pendanaan menjadi US$47,88 juta dari US$29,38 juta.

Total aset perseroan mencapai US$5,13 miliar hingga 31 Maret 2018 turun dari total aset US$5,16 miliar hingga 31 Desember …

Berita Saham GIAA | 4 Mei 2018

YLKI : AKSI KARYAWAN GARUDA JANGAN RUGIKAN KONSUMEN.
IQPlus, (04/05) - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menilai rencana mogok massal yang akan dilakukan oleh Serikat Karyawan Garuda (Sekarga) dan Asosiasi Pilot Garuda (APG) diharapkan tidak merugikan konsumen dalam mendapatkan pelayanan.

"Mogok itu hak serikat pekerja, tapi jangan yang terkait langsung dengan operasional pelayanan Garuda kepada konsumen," kata anggota pengurus YLKI Sularsi seperti dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat.

Dia mengatakan, Sekarga dan APG memiliki tanggung jawab kepada konsumen. Jadi kalau melakukan mogok harus dilakukan tanpa mematikan operasional pelayanan.

Sularsi menambahkan, mogok kerja adalah alternatif terakhir dan risikonya amat sangat merugikan konsumen. Untuk itu, Sekarga dan APG tidak bisa mengabaikan tanggungjawabnya memberikan pelayanan yang terbaik kepada konsumen.. ''Itu artinya mogok yang baik, bertanggungjawab. Pelayanan harus tetap jalan,…

Ulasan Saham BBNI | 4 Mei 2018

BCA Sekuritas on Bank Negara Indonesia (BBNI) 04/24/2018
Maintaining steady improvement

-  BBNI mencatat laba bersih 1Q18 sebesar Rp3,66 triliun (+ 13,3% YoY, + 5,7% QoQ), yang sejalan dengan jumlah kami sendiri (23,3%) dan 23,1% dari perkiraan Cons. Pertumbuhan YoY yang kuat didorong oleh peningkatan COC, sebesar 1,7% di 1Q18 dari 1,8% di 1Q17, dan juga di level PPOP, BBNI membukukan pertumbuhan 1Q18 yang kuat sebesar 10,9% YoY, pada pertumbuhan NII yang solid sebesar 9,5% YoY. 1Q18 NIM 5,4% masih sedikit turun dibandingkan dengan kuartal sebelumnya di belakang hasil pinjaman yang lebih rendah dari 9,6% di 1Q18 vs 10,0% di 4Q17.

-  Total pinjaman tumbuh 10,8% YoY per akhir Maret-18; sektor swasta korporasi adalah faktor pendorong utama, tumbuh 14,8% YoY. Di sisi deposito, pertumbuhan deposito mencapai + 10,8% YoY di Mar-18 pada pertumbuhan akun lancar yang kuat dari 22,9% YoY, dan pertumbuhan akun tabungan 14,6% YoY. CASA rasio meningkat menjadi 62,4% di Mar-18, dari 58,5% di Mar-17…

Analisa Saham BBCA | 4 Mei 2018

Ciptadana Sekuritas on Bank Central Asia (BBCA) 04/24/2018
Solid start to the year

- Bank Central Asia (BBCA) memulai tahun 2018 dengan hasil 1Q18 yang solid. Laba bersih 1Q18 tercatat sebesar Rp5,5 triliun (+ 10,4% YoY), membentuk 21% dari perkiraan kami berdua dan konsensus 2018F. Pertumbuhan kredit BBCA (+ 15.0% YoY) terus melebihi sektor ini. Namun meskipun pertumbuhan kredit kuat, pendapatan bunga bersih tumbuh pada laju yang lebih lambat sebesar 7,1% YoY di 3M18 karena NIM turun 20 bps YoY menjadi 6,6% terutama pada hasil pinjaman yang lebih rendah. PPoP juga agak lambat pada 8,6% YoY, terutama karena biaya operasional yang lebih tinggi secara musiman (+ 8,7% YoY), di samping NIM yang lebih rendah. Biaya operasional datang sedikit lebih tinggi daripada perkiraan karena pengeluaran personil yang lebih tinggi secara musiman pada kuartal pertama, maka rasio biaya terhadap pendapatan mencapai tingkat yang lebih tinggi 53,8% di 3M18 (vs 52,6% di 3M17).

- Sebagian besar tekanan hasil a…

Analisa Saham ERAA, TLKM dan UNTR | 4 Mei 2018

IHSG (5.800-5.900) : indeks harga saham gabungan diprediksi masih akan melanjutkan pelemahannya. Target pelemahan indeks pada level 5.800 kemudian 5.750 dengan resist di level 5.900 dan 5.950.

ERAA (Sell on Strength) : Target harga jual pada level 1.870 dengan support di level 1.730 dan 1.665.

TLKM (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 3.670 dengan resist di level 3.810 dan 3.890.

UNTR (Spec Buy) : Target kenaikan harga pada level 34.200 kemudian 34.850 dengan support di 32.800, cut loss jika break 32.000.

Full report bisa di akses di : http://ipot.id/rsch/?g=r/t/3c5drk

Rekomendasi Saham KGI Sekuritas Indonesia | 4 Mei 2018

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pada perdagangan akhir pekan ini mulai memasuki area jenuh jual (oversold), setelah kemarin anjlok 2,55 persen ke level 5.858.
"Walau secara tren laju IHSG masih menurun, namun kejatuhan akan berhenti sejenak di daerah jenuh jual dan terjadi technical rebound," kata Analis Senior PT KGI Sekuritas Indonesia, Yuganur Wijanarko, di Jakarta, Jumat (4/5).
Sehingga, lanjut dia, pelaku pasar direkomendsikan untuk mengakumulasi secara bertahap saham-saham berkapitalisasi besar dan lapis kedua pilihan dan tetap memperhitungkan posisi cut-loss.
Dengan demikian, jelas Yuganur, adanya peluang pembalikan arah menguat pada laju IHSG hari ini bisa disikapi pelaku pasar dengan mengakumulasi empat saham berikut:
1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), dengan target profit taking di kisaran Rp24.200-25.400, memiliki dua arah masuk pembelian di level Rp21.450 dan Rp20.250, disarankan cut-loss pada posisi Rp19.050.
2. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BB…

Rekomendasi Saham Indosurya Bersinar Sekuritas | 4 Mei 2018

Laju Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pada perdagangan hari ini diperkirakan berupaya mempertahankan level support 5.779, setelah kemarin kembali terperosok hingga 2,55 persen ke posisi 5.858.
"Saat ini IHSG terlihat berusaha mempertahankan support, sebelum kembali menggapai level resisten yang ditopang oleh kondisi perekonomian kita yang stabil," kata analis PT Indosurya Bersinar Sekuritas, William Suryawijaya, di Jakarta, Jumat (4/5).
Selain itu, lanjut dia, upaya IHSG untuk mempertahankan support juga ditopang sentimen positif terkait rilis kinerja emiten di kuartal I-2018 yang secara umum tercatat bagus. "Tekanan masih dipengaruhi kondisi market global dan regional, serta fluktuasi nilai tukar rupiah," ujar William.
Lebih lanjut William menyebutkan, saat ini IHSG memiliki support terdekat yang akan berupaya dipertahankan pada level 5.779, sedangkan target resisten terdekat yang berusaha ditembus ada di posisi 6.002. "Hari ini IHSG berpotensi menguat,&…

Rekomendasi Saham TemanTrader | 4 Mei 2018

IDX  DIRECTION 4 Mei 2018

Tone dan Manner perdagangan hari ini  : IDX Telah Bentuk Lower Low Baru, Potensi Technical Rebound.

Berapa saham yang perlu diperhatikan hari ini :

Swing Trade : BHIT BTPN PBRX  (cross over MA20 kemarin)
Fast Trade :  DSFI SRSN ADMG ROTI TKIM INKP ERAA   (hanya berlaku hari ini)

Swing Trade  saham saham yang mengalami cross over MA20
Fast Trade saham yang mengalami lonjakan volume dan big white candle 

Detail lengkap dan chart analisa pada tautan berikut
https://temantrader.com/2018/05/idx-direction-4-mei-2018-setelah-bentuk-lower-low-mampukah-index-tech-rebound/
Terima kasih

TEMAN TRADER

Analisa Saham APLN, ASII, BSDE, ICBP, INTP dan LINK | 4 Mei 2018

Binaartha Sekuritas memproyeksikan pelemahan IHSG masih akan berlanjut dalam sesi dagang hari ini.

Analis Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada level 5.812,814 hingga 5.766,896.

Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada level 5.950.5.68 hingga 6.042,404. Berdasarkan indikator daily, MACD masih berada di area negatif. Sementara itu, Stochastic dan RSI masih bergerak menurun di area oversold.

Sebagai informasi tambahan, terlihat pola bearish engulfing line candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi pelemahan lanjutan pada pergerakan indeks saham. "Dengan demikian, IHSG berpeluang menuju ke area support," demikian menurut risetnya.

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.

*APLN, Daily (210) (RoE: 0.70%; PER: 50.48x; EPS: 4.16; PBV: 0.35x; Beta: 1.44):* Saat ini, terlihat pola tweezer bottom c…

Rekomendasi Saham Reliance Sekuritas | 4 Mei 2018

Reliance Sekuritas memprediksi pergerakan indeks di akhir pekan berusaha mencoba rebound pasca merosot dalam sesi dagang kemarin.

Analis Lanjar Nafi mengatakan secara teknikal IHSG bergerak break out support psikologis dilevel 5.900. Indikasi bearish cukup tertahan melihat indikator RSI dan Stochastic yang berada pada level oversold.

Sehingga diperkirakan pergerakan IHSG diakhir pekan cenderung mencoba rebound dan bertahan pada level psikologis 5.900 dengan rentang pergerakan 5.830-5.910.

Saham-saham yang masih dapat dicermati diantaranya BSDE, ADRO, ADHI, ITMG, LSIP, SMGR.

Dalam perdagangan kemarin,

IHSG (-2.55%) ditutup melemah 153,5 poin dilevel 5.858,73 sektor infrastruktur (-3.20%) tertekan dengan sektor pertambangan (-3.04%) memimpin pelemahan indeks sektoral. Investor asing pun tercatat net sell 772.55 Miliar rupiah dengan saham TLKM, ADRO dan BBRI yang menjadi top net sell value.

Penguatan USD dan spekulasi terhadap BI rate melihat inflasi yang terkendali menjadi faktor utama …

Analisa Saham INKP, JPFA dan PTBA | 4 Mei 2018

Berikut ini rekomendasi teknikal tiga saham pilihan dari sejumlah analis untuk diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia pada Jumat (4/5).


1. PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP)
Saham INKP masih bullish channel namun berpeluang pullback untuk menguji support MA5 sebelum kembali rally dan membuat higher high level.

Rekomendasi: Buy on weakness
Support: Rp 13.000
Resistance: Rp 15.000

Muhammad Wafi, Bahana Sekuritas

2. PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)

Muncul dark cloud cover candle dengan RSI melemah dan Klinger Oscillator menurun yang diikuti oleh penurunan perdagangan. Namun, indikator Stochastic bergerak naik dan MACD berpotongan golden cross (GC).

Rekomendasi: Sell on strength
Support: Rp 1.530
Resistance: Rp 1.715

Achmad Yaki, BCA Sekuritas

3. PT Bukit Asam Tbk (PTBA)

Saham PTBA dalam jangka pendek masih dalam tren naik, walaupun dalam beberapa hari terakhir dalam fase konsolidasi. Indikator RSI pada saham ini masih berada di level 50.

Rekomendasi: Buy on weakness
Support: Rp…

Analisa Saham TINS | 4 Mei 2018

Saham TINS gagal bertahan di support neckline level 1020 dan mengkonfirmasi pembentukan pola bearish double top sesuai dengan perkiraan pada pekan lalu. Target pelemahan di 940-950 telah tercapai.

Apabila kembali turun ke bawah 940, maka TINS akan melanjutkan trend bearish-nya dengan membentuk pola head & shoulder, menuju target pelemahan dikisaran level 750-760 dan minor target dikisaran 875-890.

Indikator teknikal MACD yang bergerak turun dengan cross down ke bawah centreline, mengindikasikan kecenderungan saham ini masih bergerak negatif.

Rekomendasi: Tetap avoid bagi yang belum punya. Trading sell bagi yang masih punya, terutama jika gagal bertahan di 950.

http://step-trader.com/2018/05/03/tins-bearish-sentiment-continues/

Update Harga Penting Saham | 4 April 2018

Dow erases nearly 400-point loss, closes slightly higher

The Dow Jones industrial average edged out a 5.17-point gain by the closing bell after falling nearly 400 points in morning trading.

"The market got very cheap and buyers just came in," said Jeremy Klein, chief market strategist at FBN Securities. "I mean you'll still seeing sectors like banks lag ... [but] industrials had a really nice bounce."

Dow.......23930  +5.2          +0.02%
Nasdaq...7088   -12.8         -0.18%
S&P 500..2630   -5.9           -0.23%

FTSE........7503   -40.5        -0.54%
Dax........12690   -112.1      -0.88%
CAC..........5501  -27.6         -0.50%

Nikkei.....22473    closed    +0%
HSI..........30313    -410.5     -1.34%
Shanghai..3101   +19.7      +0.64%
ST Times..3576    -39.6       -1.10%

Indo10Yr..7.2349    -0.0045    -0.06%
INDOBex241.7280 +0.0141  +0.01%
US10Yr........2.946    -0.018     -0.61%
VIX...............15.90    -0.07       -0.44%

USDIndx ....92.434     -0.272   …

Ulasan Saham ADRO | 4 Mei 2018

Mirae (YP) 3 May 2018

ADRO BUY TP 2750


Adaro Energy (ADRO IJ) - Greedy when others are fearful

We remain bullish on Adaro Energy (ADRO), considering their solid earnings estimate with 2018 – 19F net profit amounting to USD529mn and USD674mn, respectively (+9.4% and +27.4% YoY, respectively). Furthermore, no structural fundamental issue is foreseeable in the near term. Thus, we still maintain our target price for ADRO at IDR2,750 and reiterate our Buy call. Currently, ADRO is trading at 2018F - 19F P/Es of 8.3x and 6.5x, respectively. Our downside risks are changes in government’s regulation and lower global coal prices.

No fundamental issue behind the plunge in share price

ADRO’s share price dropped by 9.9% today on the back of lower 1Q18 financial results. Apparently, lower 1Q18 coal production is the sole cause for lower 1Q18 financial results. However, we believe that ADRO’s lower 1Q18 coal production was only seasonally affected by the rainy season during 1Q. Meanwhile, dry season…

Analisa Saham ELSA | 4 Mei 2018

ELSA Daily  :  Trading Buy, resistance terdekat 427, Support  400, Strong Support  terdekat di 390
Berdasarkan  hasil perhitungan Peak and Trough. Dari level tertinggi  terdekat saat ini  dari 10 hari    terakhir terlihat rata-rata di 453 dan net avg sell di 466

Sementara itu jika dihitung sejak harga saham ini mulai naik dari level terendah terdekat sekitar 165  hari terakhir dimana rata-ratanya mendekati level  terendah data terakhir rata-rata di 394 dengan rata-rata net buy sekitar  411

Akumulasi volume (pembelian terbesar atau akumulasi area – demand side)  antara level 368  –  400. Disisi lain  distribusi distribusi volume (penjualan terbesar atau distribusi area – supply side) antara level 470 – 490

Saat ini harga masih akan menguji net avg  buy  dan masih relative jauh dari net avg sell dan distribusi area, dengan demikian potensi kenaikkan masih terlihat meskipun harga ditekan saat ini dan  risk <  reward.

Tasrul Tanar

Saham Online di Facebook