Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei 1, 2018

Analisa Saham MEDC | 1 Mei 2018

MEDC Daily  :  Trading Buy , resistance terdekat di 1,250, berikutnya ke 1,270 dan strong resistance di 1,300. Support terdekat di 1,160, strong support di 1,125Berdasarkan  hasil perhitungan Peak and Trough . Dari level tertinggi  terdekat saat ini  dari 28 hari   terakhir terlihat rata-rata di 1,237 dan net avg sell di 1,246Sementara itu jika dihitung sejak harga saham ini mulai naik dari level terendah terdekat sekitar  120  hari terakhir dimana rata-ratanya mendekati level  terendah data terakhir rata-rata di 1,121 dengan rata-rata net buy sekitar  1,157Akumulasi volume (pembelian terbesar atau akumulasi area – demand side)  antara level 1,200  –  1,310 Disisi lain  distribusi distribusi volume (penjualan terbesar atau distribusi area – supply side) antara level 1,280 – 1,300Saat ini harga akan naik dari  net avg  buy dan coba masuk ke akumulasi area sebelum naik  ke net avg sell dan distribusi area. Dengan demikian potensi kenaikkan masih terlihat.  Kenaikkan lebih lanjut akan ko…

Analisa Saham WOOD | 1 Mei 2018

WOOD Daily  : Break out all time high ?Pontensi untuk naik lagi dan breakout all time high pada harga saham ini terlihat dang confirm jika level 406 dapat ditembus sebagai level kondirmasi.Dari teknik optmasi terlihat secara umum indikator masih bergerak positif dengan dukungan volume . Target kenaikkan berikutnya jika tembus 406 sekitar level 440, sementara support saat ini di 386. Tasrul Tanar

Rekomendasi Saham Binaartha Sekuritas | 1 Mei 2018

Laju IHSG pasca May Day diprediksi bakal lanjutkan kenaikan, menyusul peningkatan tajam yang terjadi pada pergerakan Indeks kemarin.

Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada level 5952.122 hingga 5909.648.

Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada level 6021.474 hingga 6048.353. Berdasarkan indikator daily, meskipun MACD telah membentuk pola dead cross di area negatif, namun Stochastic dan RSI bergerak ke atas menuju ke area netral.

Terlihat pola long white opening marubozu candle yang mengindikasikan adanya potensi penguatan pada pergerakan indeks saham. Hal tersebut dapat disimpulkan bahwa peluang bagi indeks untuk melanjutkan penguatannya masih terbuka lebar.

Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan pergerakan IHSG secara teknikal mengkonfirmasi pola bullish homing pigeon dengan menguat kembali menguji level 6000. Indikator Stochastic membe…

15 Bank Sistemik Indonesia

Kapasitas dan interkonektivitas antarbank menjadi salah satu tolak ukur sebuah bank berada dalam skala bank sistemik. Ukuran ini pulalah yang menyebabkan sebuah bank bisa masuk atau bahkan keluar dalam Domestic Systemically Important Bank (DSIB) atau bank sistemik.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berkoordinasi dengan anggota Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) lainnya memperbarui daftar bank sistemik setiap 6 bulan. Pada April 2018, jumlah bank sistemik yang masuk daftar adalah 15 bank.

"Ada kenaikan, sekarang sudah 15 bank sistemik, Kenaikannya karena size," papar Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso di Gedung BI, Senin (30/4/2018).


Sebelumnya, bank sistemik hanya berjumlah 11 bank atau berkurang satu bank dari periode 6 bulan sebelumnya. Wimboh mengatakan, peningkatan kredit bermasalah juga berdampak pada penurunan ukuran aset sebuah bank. Akibatnya, Wimboh mengungkapkan, bank tersebut tergeser dari daftar bank sistemik.

"Kapasitas bank tersebut menurun drastis…

Analisa Saham ASII | 1 Mei 2018

Saham ini kembali melemah mencapai level terendah sebelumnya di level 7050. Jika saham ini tidak mampu bertahan di atas 7050, terbuka ruang pelemahan sesuai dengan skenario awal menuju 6550. Belum ada indikasi tren naik pada saham ini, ada baiknya dihindari dahulu. Rekomendasi: Sell. Disclaimer ON Galeri Saham