Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November 11, 2021

Kisah Timothy Ronald, Miliarder Saham Berumur 20 Tahun

 Dari usia muda, Timothy (20) terinspirasi investor saham sukses seperti Warren Buffett dan Cathie Wood. Namun setelah gagal melakukan trading cryptocurrency (mata uang kripto) di usia 16 tahun, ia bertekad untuk mempelajari seluk beluk pasar modal. Untuk mengumpulkan modal supaya bisa berinvestasi saham, Timothy memutuskan berdagang. Ia menjual pomade, jam tangan, hingga sedotan di marketplace saat hari kerja. Ia juga menjalankan part-time wedding organizer di saat akhir pekan. Ia melakoninya saat menduduki bangku SMA. Setelah itu, sembari kuliah, Timothy mendirikan advertising agency yang melayani beberapa klien UMKM sampai startup kecil. Uang yang didapatkan dari menjalankan beberapa usaha tersebut diinvestasikan seluruhnya di saham. Berbekal pengalaman melipatgandakan uangnya di pasar modal, Timothy mulai secara aktif sharing di social media mengenai investasi saham. "Investasi terbaik bukanlah berinvestasi di saham, melainkan investasi di ilmu," katanya. Buku seharga 400

INVESTASI SAHAM JUGA HARUS PUNYA STRATEGI DONG! YUK, BAGI INVESTOR PEMULA SIMAK ARTIKEL BERIKUT INI!

Menurut polling yang diadakan oleh New Harris melalui sebuah aplikasi bernama Stash, hampir 80% generasi milenial tidak melakukan kegiatan investasi di pasar saham loh, Sobat Sikapi! Kenapa begitu? Hal ini dikarenakan 34% anak muda mengatakan sulitnya memahami cara kerja investasi saham.  Padahal, pembuatan rekening saham dan dana yang harus dikeluarkan untuk dapat berinvestasi cenderung mudah dan murah. Di Indonesia sendiri, terdapat 84,75 juta jiwa dari total penduduk merupakan kelompok usia produktif atau generasi Y, yang sekarang ini lebih dikenal dengan istilah generasi milenial, Sobat Sikapi.            Pengetahuan awal mengenai dunia investasi saham, bisa dimulai dari pengetahuan dasar, yaitu kapan harus membeli dan kapan harus menjual saham. Di artikel kali ini, kita akan mengupas mengenai strategi membeli dan menjual saham, tentu saja termasuk strategi penting mitigasi risiko kerugian dalam investasi saham. Langsung aja, mari kita simak yuk! J Pertama, kapan waktu yang tepat u

TRANSFORMASI DIGITAL DUKUNG PEMBANGUNAN INDUSTRI INKLUSIF DAN BERKELANJUTAN.

Sejak pandemi Covid-19, Pemerintah Indonesia menerapkan strategi rem dan gas untuk mengendalikan laju penyebaran virus korona dengan pengendalian aktivitas dan mobilitas masyarakat secara terukur dan terarah sehingga bisa memberikan peluang agar ekonomi tetap bisa tumbuh dan bergerak. "Berbagai pembatasan itu tidak membuat aktivitas sektor industri, terutama industri esensial, sepenuhnya berhenti. Para pelaku industri ikut berpartisipasi pada upaya pengendalian pandemi agar tetap produktif untuk membantu pemulihan ekonomi," kata Presiden Joko Widodo dalam sambutannya pada acara pembukaan Regional Conference on Industrial Development (RCID) ke-2 di Jakarta, Rabu (10/11). Menurut Presiden Jokowi, strategi rem dan gas tersebut membuahkan berbagai hasil. Misalnya pada pemulihan sektor industri di Indonesia, yang menunjukkan tren positif pada kinerja pertumbuhannya. "Purchasing Managers Index (PMI) manufaktur Indonesia di bulan Oktober 2021 mencapai 57,2 atau meningkat bila d

MENPERIN : PELAKSANAAN RCID MOMENTUM PERCEPAT TRANSFORMASI INDUSTRI 4.0.

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan pelaksanaan Regional Conference on Industrial Development (RCID) menjadi momentum untuk mempercepat transformasi Industri 4.0, guna meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan nilai tambah industri manufaktur nasional sehingga bisa lebih berdaya saing global. "Sejak tahun 2018, pemerintah telah meluncurkan peta jalan Making Indonesia 4.0 sebagai kesiapan kita memasuki era industri 4.0," kata Menperin Agus Gumiwang kepada wartawan seusai acara pembukaan RCID ke-2 di Jakarta, Rabu. Menperin berharap penyelenggaraan RCID ke-2 ini menjadi forum bagi negara-negara di Kawasan Asia Pasifik untuk saling bertukar pandangan, kebijakan, pengetahuan, dan gagasan dalam pembangunan industri, khususnya mengenai transformasi digital. "Transformasi industri 4.0 dan transisi energi menuju green industry untuk menjamin pembangunan industri yang inklusif dan berkelanjutan," tutur Menperin melalui keterangan tertulis

Inflasi AS lebih tinggi dari perkiraan, rupiah berpotensi melemah hari ini

Rupiah berpotensi melanjutkan tren pelemahan pada perdagangan hari ini, Kamis (11/11). Hal ini tidak terlepas dari hasil data ekonomi Amerika Serikat (AS) yang ternyata lebih tinggi dari ekspektasi pasar. Analis Monex Investindo Andian mengungkapkan, nasib rupiah hari ini akan ditentukan oleh data Consumer Price Index (CPI) AS. Adapun, semalam CPI menunjukkan lonjakan 6,2% pada bulan Oktober. Angka tersebut jauh lebih tinggi dari perkiraan pasar yang sebesar 5,9%. "Jika hasil CPI sama atau malah lebih tinggi dari ekspektasi pasar, maka dolar AS akan berpeluang naik kembali dan pada akhirnya melemahkan rupiah," kata Andian kemarin. Sementara analis Global Kapital Investama Alwi Assegaf menyebutkan, tingginya tingkat inflasi di AS ini bisa memberikan pandangan bahwa inflasi bisa bertahan lama, tidak seperti perkiraan The Fed yang sementara. Kondisi ini bisa mencuatkan kembali mengenai ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed yang lebih cepat dari perkiraan guna meredam inflasi te

GELAR RIGHTS ISSUE, BCIC AKAN TERBITKAN 9,05 MILIAR SAHAM.

PT Bank JTrust Indonesia Tbk. (BCIC) akan melakukan Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue melalui penawaran umum terbatas (PUT 2021) sebanyaknya 9.050.000.000 saham seri C. "Saham seri C yang akan diterbitkan dengan nilai nominal Rp100 per saham yang akan ditawarkan melaului PMHMETD dengan harga yang akan ditetapkan dan diumumkam kemudian di dalam prospektus dengan memperhatikan peraturan dan ketentuan yang berlaku,"tutur Manajemen BCIC, Rabu (10/11). BCIC merencanakan menggunakan dana hasil rights issue setelah dikurangi biaya emisi untuk mengukuhkan pemenuhan tentang modal initi minimum bank dan bilamana terdapat pelaksanaan HMETD dari pemegang saham lainya untuk memperkuat struktur permodalan yang akan mendukung kegiatan usaha melalui pemberian kredit. Dengan pelaksanaan rights issue ini maka permodalan BCIC akan meningkat sesuai jumlah saham yang akan diterbitkan dalam PUT II dan Pemegang saham akan menggelar RUPSLB untuk men

PERLUAS BISNIS, MUSTIKA RATU (MRAT) DIRIKAN ANAK USAHA.

PT Mustika Ratu Tbk (MRAT) telah mendirikan anak usaha bernama PT Mustika Ratu Entertainment. Modal dasar dari anak usaha ini sejumlah Rp204.000.000. "Dari modal dasar tersebut telah ditempatkan dan disetor penuh sujumlah 25% atau sejumlah Rp51.000.000 masing-masing saham bernilai Rp10.000 dengan bagian kepemilikan Perusahaan Rp50.490.000 atau 99% dan dimiliki oleh individu sejumlah Rp510.000 atau 1%,"kata Corporate Secretary MRAT, Jodi Andrea Suryokusumo, dalam keterangan tertulisnya. Ia menegaskan, pada saat ini tidak terdapat informasi lainnya dan tidak/belum ada dampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan atau kelangsungan usaha Perseroan. "Transaksi ini diharapkan dapat meningkatkan dan memperluas usaha Perseroan,"tuturnya. (end/as) sumber :  IQPLUS Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

DPR HARAPKAN IPO ANAK USAHA TELKOM DUKUNG KEMAJUAN ERA DIGITAL 4.0.

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Mohamad Hekal mengharapkan penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) anak usaha BUMN PT Telkom, yaitu PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk atau Mitratel, dapat mendukung kemajuan era digital 4.0 di Tanah Air. "Kami berharap Mitratel dapat mengambil peran untuk mendukung optimalisasi kemajuan ekonomi digital di era industri 4.0," katanya dalam rapat dengar pendapat Komisi VI DPR RI dengan Telkom di Jakarta, Rabu. Ia mengemukakan bahwa dengan potensi dana segar hingga sekitar Rp25 triliun dari penawaran saham IPO tersebut, Mitratel diharapkan bisa mendorong optimalisasi jaringan 5G di Nusantara. Hal tersebut, lanjutnya, bisa membantu kemajuan sektor ekonomi digital dan berdampak kepada warga Indonesia pada era industri 4.0. "Dengan IPO ini, kami ingin rasakan dampak positif tidak hanya untuk Mitratel, Telkom Group, BUMN, tapi juga masyarakat Indonesia," ujarnya. IPO tersebut dijadwalkan berlangsung pada 22 November. Mitratel me

Laba Timah (TINS) melesat di sembilan bulan pertama tahun ini

PT Timah Tbk (TINS) mencatatkan kinerja bottom line ciamik di sembilan bulan pertama tahun ini. Sepanjang Januari-September 2021 lalu, TINS membukukan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar alias laba bersih sebesar Rp 611,98 miliar berdasarkan laporan keuangan interim perusahaan. Di periode yang sama tahun lalu, TINS mencatatkan rugi bersih Rp 255,15 miliar. Kinerja moncer TINS pada sisi bottom line didapat ketika TINS mencatatkan penurunan pendapatan. Tercatat, pendapatan usaha TINS menyusut 18,72% secara tahunan alias year-on-year (yoy) dari semula Rp 11,93 triliun pada Januari-September 2020 menjadi Rp 9,69 triliun di Januari-September 2021. Dalam siaran persnya, Corporate  Secretary TINS, Abdullah Umar menyampaikan bahwa realisasi produksi bijih timah TINS menurun, yakni berjumlah 17.929 ton. Angka tersebut menyusut 48% bila dibandingkan dengan realisasi produksi Januari-September tahun lalu yang mencapai 34.614 ton. Berbanding lurus de

Adhi Commuter Properti incar dana Rp 1,6 triliun dari IPO

PT Adhi Commuter Properti bakal menambah panjang daftar anak usaha BUMN yang menghelat initial public offering (IPO). Kepastian ini muncul setelah anak usaha PT Adhi Karya Tbk (ADHI) tersebut memulai masa bookbuilding. Dikutip dari halaman E-IPO, Rabu (10/11), bookbuilding Adhi Commuter Properti bakal dimulai akhir pekan ini, Jumat (12/11). Sedang tanggal terakhir bookbuilding jatuh pada 25 November 2021. Adhi Commuter Properti akan melepas paling banyak 8,01 miliar saham dengan rentang harga Rp 130-Rp 200 per saham. Artinya, calon emiten yang bakal menggunakan kode saham ADCP ini mengincar dana segar antara Rp 1,04 triliun hingga Rp 1,6 triliun. Adhi Commuter Properti kabarnya akan menggunakan sebagian besar dana hasil IPO untuk pengembangan usaha. Sedang sisanya akan digunakan untuk membiayai kembali atawa refinancing sejumlah kewajiban. Perusahaan telah menunjuk enam penjamin emisi untuk membantu proses IPO, diantaranya Bahana Sekuritas, CIMB Niaga Sekuritas, Sucor Sekuritas, RHB Se

Rekomendasi Saham ASII, BMRI, BBNI, BBRI, PTPP dan ANTM oleh VALBURY SEKURITAS | 11 November 2021

VALBURY SEKURITAS 11 November 2021 Prediksi IHSG : IHSG diperkirakan bergerak mixed dengan peluang menguat pada perdagangan hari ini, Kamis (11/11), ditengah bauran dari katalis dari internal dan eksternal bagi pasar BEI, sebagai berikut : Sentimen dalam negeri ; 1) Kementerian Keuangan mencatat, posisi utang pemerintah mencapai Rp6.711,52 triliun sampai akhir September 2021 (-), 2) Pemerintah meyakini ekonomi kuartal IV-2021 akan terakselerasi sehingga pertumbuhan bakal lebih baik dari kuartal III (+), Sentimen pasar ; 1) Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS (-), 2) Indeks bursa regional Asia diperkirakan bergerak beragam (+/-), 3) Indeks Wall Street pada perdagangan Rabu (10/11) ditutup melemah (-), 4) Indeks berjangka Wall Street sementara bergerak variatif (+/-), Sentimen global ; 1) AS akan melanjutkan larangan era Trump terhadap investasi AS di perusahaan-perusahaan (-) dan, 2) Presiden Cina Xi Jinping mengatakan negaranya bersedia bekerja sama dengan AS. Syaratnya jika

Rekomendasi Saham WIKA, WTON dan WSBP oleh MiraeAsset | 11 November 2021

MIRAE ASSET 11 November 2021 IHSG Daily, 6,683.15 (+0.20%) , Consolidation. Trading range 6,647 – 6,702. Kenaikan indikator MFI optimized dan kenaikan indikator RSI  optimized masih terlihat namun mulai terbatas. Pada periode weekly terlihat kenaikan indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih terlihat. Daily support di 6,647 dan daily resistance di 6,702. Cut loss level di 6,590. WIKA Daily, 1,330 (+1.92%) , sell on strength,  trading range 1,310 – 1,360. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih cenderung naik. Daily support di 1,310 dan daily resistance di 1,360 Cut loss level di 1,270. WTON Daily, 286 (+1.42%) , sell on strength, trading range 284 – 292. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih cenderung naik lebih lanjut. Daily support di 284 dan daily resistance di 292. Cut loss level di 278. WSBP Daily, 162 (+1.89%) , sell on strength, trading range 160 – 166. Indikator MFI Optimized dan RSI Optimized masih cenderung bergerak naik.

Rekomendasi Saham ERAA, PTPP, ISAT dan MAPI oleh INDOPREMIER | 11 November 2021

INDOPREMIER 11 November 2021 IHSG (6.640 – 6.720) : Indeks harga saham gabungan diprediksi akan bergerak melemah. Target pelemahan indeks pada level 6.640 dan 6.600 dengan resist di level 6.720 dan 6.760. Saham ERAA ERAA (Buy) :  Target kenaikan harga pada level 650 kemudian 660 dengan support di level 630, cut loss jika break 620. Saham PTPP PTPP (Buy) :  Target kenaikan harga pada level 1.290 kemudian 1.310 dengan support di level 1.250, cut loss jika break 1.230. Saham ISAT ISAT (Buy on Weakness) :  Target harga beli pada level 6.950 dengan resist di level 7.100 kemudian 7.200. Saham MAPI MAPI (Buy on Weakness) :  Target harga beli pada level 860 dengan resist di level 880 kemudian 890. Lebih lengkapnya silahkan klik :   Saham Online

Rekomendasi Saham ASSA dan TINS oleh HP FINANCIALS | 11 November 2021

HP FINANCIALS 11 NOVEMBER 2021 Saham ASSA ASSA sejatinya masih tertib bergerak dalam trend naik jk.panjang. Penembusan atas Resistance MA20 sekaligus Neckline pola reversal Double Bottom menjadikan level 3410 sebagai Support terdekat saat ini.Target kenaikan terletak di sekitar harga 3750, sebelum sampai pada level previous High 4000. Rekomendasi Buy, Entry level: 3480-3420; Target: 3750 / 4000; Stoploss: 3330. TINS akhirnya rebound ke atas Support MA10 dengan lebih mantap. Menyimpan potensi penguatan jk.pendek di level 1710, segera sesudah Neckline Double Bottom dan Resistance MA20 di angka 1615 terlampaui. Rekomendasi Buy, Entry Level: 1585; Target: 1710 / 1750 -1765; Stoploss: 1550.  Lebih lengkapnya silahkan klik :   Saham Online

Rekomendasi Saham ASII, MEDC, WSBP dan WMUU oleh MNC SEKURITAS | 11 November 2021

MNCS Daily Scope Wave  11 November 2021 Kemarin (10/11), IHSG ditutup menguat 0,2% ke level 6,683. Kami perkirakan, pergerakan IHSG saat ini sudah berada di wave (iii) dari wave [v] dari wave A sehingga penguatan IHSG akan relatif terbatas untuk menguji resistance 6,687 dan rawan terkoreksi ke 6,600-6,630 untuk membentuk wave (iv). Selama IHSG masih mampu berada di atas 6,550 dan 6,480, maka IHSG masih berpeluang menguat kembali. Support: 6,550, 6,480 Resistance: 6,687, 6,750 ASII - Buy on Weakness ASII ditutup menguat signifikan sebesar 5,6% ke level 6,175 pada perdagangan kemarin (10/11), pergerakan ASII pun sudah menembus MA20-nya. Kami perkirakan, saat ini posisi ASII sedang berada di wave [iii] dari wave 5, sehingga ASII berpeluang melanjutkan penguatannya. Buy on Weakness: 6,050-6,175 Target Price: 6,450, 6,700 Stoploss: below 5,850 MEDC - Buy on Weakness Kemarin (10/11), MEDC ditutup menguat 1,8% ke level 565. Posisi MEDC saat ini kami perkirakan sedang berada pada bagian dari

Rekomendasi Saham AMRT, BNGA dan CPIN | 11 November 2021

Investasi Kontan 11 November 2021 Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,2% di level 6.683,15 pada penutupan perdagangan Rabu (10/11).  1. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) Pergerakan saham AMRT secara teknikal menunjukkan pergerakan sideways. Sedangkan indikator RSI masih nampak bergerak pada area netral dan MACD saat ini bergerak pada histogram positif. Rekomendasi: Hold Support: Rp 1.170 Resistance: Rp 1.220 Ivan Kasulthan, Erdikha Elit Sekuritas 2. PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) BNGA ditutup menguat membentuk inverted hammer candlestick. Sementara indikator stochastic sudah mengalami overssold dengan MACD yang bergerak negatif. Rekomendasi: Buy Support: Rp 1.040 Resistance: Rp 1.100 Dimas Wahyu Putra, NH Korindo Sekuritas 3. PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) Pergerakan CPIN memperlihatkan indikator stochastic yang berada di level 19 dengan MACD yang masih bergerak turun. Sementra candle berada di antara garis tengah dan garis bawah bolinger band. Rekomendasi:

Analisa Saham MPPA | 11 November 2021

Saham MPPA MPPA membentuk pola bullish double bottoms. Pola ini menandakan bahwa jika MPPA berhasil menguat menembus resisten 670, maka MPPA berpeluang untuk memulai uptrendnya menuju target pertama di 750. Jika level 750 terlewati, terbuka peluang kenaikan MPPA menuju resisten 990. Rekomendasi: Trading buy kalau naik di atas 670 target pertama di 750 dan target kedua di 990. sumber :  doktermarket Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Analisa Saham PGAS | 11 November 2021

Saham PGAS Kali ini, PGAS tertahan di area resisten kuat di 1540 yang dulunya juga menjadi area tertinggi sebelumnya pada 16 Februari (box merah). Jika kedepannya saham ini berhasil menembus dan berkonsolidasi diatas area resisten tersebut, maka terbuka peluang kenaikan yang lebih tinggi menuju 1720 dengan minor target 1600. Harga yang berada diatas rangkaian moving averagenya menunjukan saham ini berada dalam tren kenaikan jangka menengah–panjang. Trading plan : Buy jika break resisten 1540. Stoploss level 1445.  Disclaimer ON Sumber :  GaleriSaham Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online

Analisa Saham ADHI | 11 November 2021

Saham ADHI Saham ADHI masih bergerak naik di dalam uptrend channelnya. Indikator teknikal MACD potensi kembali olden cross, mengindikasikan kecenderungan saham ini untuk kembali bergerak positif. Target kenaikan terdekat dikisaran 1195-1220 (area kotak kuning). Apabila lanjut, target berikutnya di 1350. Rekomendasi : Hold bagi yang telah beli hari ini sebelum market open sesuai rekomendasi di grup WA premium. Trailing stop jika turun dan close di bawah 1080. sumber :  StepTrader Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Saham Online di Facebook