Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober 23, 2019

Saham EXCL | Bayar utang jatuh tempo, XL Axiata akan gunakan kas internal

Operator telekomunikasi PT XL Axiata Tbk (EXCL) memiliki kewajiban untuk membayar utang yang akan jatuh tempo pada 26 Oktober mendatang.

Head of Corporate Communications PT XL Axiata Tbk  Tri Wahyuningsih mengatakan perusahaan sudah menyiapkan dana yang bersumber dari kas internal untuk membayar kewajiban tersebut.

Menurutnya, EXCL sudah menyiapkan dana sebesar Rp 702,72 miliar guna membayar utang serta bunga utang yang akan jatuh tempo 26 Oktober 2019.

EXCL memiliki utang yang terdiri dari obligasi berkelanjutan tahap 1 2018 seri A sebesar Rp 328 miliar dan sukuk ijarah berkelanjutan II tahap I tahun 358 miliar.

Obligasi tersebut mempunyai bunga tetap tahunan sebesar 8,25%. "Untuk pembayaran obligasi dan sukuk ini, EXCL tidak akan menerbitkan obligasi baru," katanya pada Kontan.co.id, Rabu (23/10).

Dana pelunasan akan ditransfer dan akan good fund di rekening KSEI selambat-lambatnya satu hari kerja sebelum tanggal jatuh tempo.

Sampai Juni 2019, EXCL mencatat total utang su…

Saham ANTM | ANTAM KEMBALI RAIH PENGHARGAAN THE 11TH CORPORATE GOVERNANCE CONFERENCE & AWARD 2019

PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) kembali meraih penghargaan dalam ajang The 11th Corporate Governance Conference & Award 2019 yang diselenggarakan oleh Indonesia Institute for Corporate Directorship (IICD).

Penghargaan yang diterima oleh Direktur Keuangan Antam, Dimas Wikan Pramuditho ini adalah untuk kategori Best Non-Financial Sector dan Top 50 The Biggest Market Capitalization Public Listed Companies.

Dalam keterangan pers yang diterima, Rabu, Dimas mengatakan Antam akan tetap senantiasa berkomitmen menerapkan prinsip Good Corporate Governance (GCG) yang baik dengan tujuan untuk memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham dan pemangku kepentingan perusahaan.

"Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi kepada perusahaan untuk terus menerapkan praktik GCG di lingkungkan perusahaan dan meningkatkan keterbukaan informasi yang transparan dan akuntabel kepada pemegang saham sebagai faktor pendukung kesuksesan dalam kegiatan operasi Antam," imbuhnya.

The 11th Corporate Gove…

Saham BSDE | Bumi Serpong Damai Bukukan Marketing Sales Rp5,3 Triliun

Emiten properti, PT Bumi Serpong Damai Tbk. membukukan marketing sales senilai Rp5,3 triliun sampai dengan kuartal III/2019.

Direktur Bumi Serpong Damai Hermawan Wijaya mengatakan marketing sales itu didapatkan dari pemasaran produk residensial dan komersial, serta lahan kosong.

“Dengan capaian tersebut, kami telah berhasil mencapai 85% dari target marketing sales pada tahun 2019 senilai Rp6,2 triliun,” katanya dalam siaran resmi Rabu (23/10/2019).

Menurutnya terdapat lonjakan marketing sales signifikan pada kuartal III/2019 yang didorong oleh peningkatan peluncuran produk-produk baru. Pemasaran pada periode ketiga, lanjutnya, berbeda dibandingkan dengan kinerja pada semester pertama yang lebih ditopang oleh penjualan lahan.

Sebagai informasi, sampai dengan bulan kesembilan emiten berkode saham BSDE itu membukukan penjualan residensial sebesar Rp2,4 triliun yang berkontribusi sebesar 45% dari total marketing sales.

Penjualan ini berasal dari proyek yang telah berjalan seperti klaster…

Sektor Saham yang Jadi Calon Juara di Periode Kedua Jokowi

Jilid baru, manuver baru. Sejumlah fokus kebijakan pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) di periode kedua dinilai bakal membuat sejumlah sektor saham melaju.

Sektor yang berkaitan dengan pengembangan sumber daya manusia (SDM) digadang-gadang menjadi primadona baru. Pasalnya, sektor ini bakal menjadi prioritas baru, selain infrastruktur, selama lima tahun ke depan.

Salah satunya sektor kesehatan. Anggaran untuk Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dalam RAPBN 2020 naik nyaris dua kali lipat menjadi sebesar Rp 48,8 triliun. Cashflow perusahaan rumahsakit diharapkan bisa lebih lancar seiring dengan naiknya iuran BPJS. Margin rumahsakit yang melayani BPJS juga bisa tetap terjaga, mengingat pengadaan obat menggunakan e-katalog yang jauh lebih efisien.

Ada juga rencana kebijakan insentif pajak bagi perusahaan yang punya divisi research & development (R&D) farmasi. "Secara kapitalisasi pasar memang tidak terlalu besar dibanding keuangan, tapi itu semua akan menjadi isu positif di sektor…

Saham ELTY | BAKRIELAND CATAT RUGI Rp137,7 MILIAR HINGGA JUNI 2019.

PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) menderita rugi periode berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk hingga periode 30 Juni 2019 sebesar Rp137,76 miliar usai mencatat laba Rp3,06 triliun di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan yang dikutip Rabu menyebutkan, penghasilan usaha bersih turun menjadi Rp454,74 miliar dari Rp546,75 miliar dan laba kotor turun menjadi Rp187,54 miliar dari laba kotor Rp233,49 miliar. Tidak tercatatnya pos keuntungan penyelesaian utang obligasi bersih pada periode ini dari pencatatanya keuntungan Rp3,07 triliun tahun sebelumnya membat rugi sebelum manfaat pajak diderita Rp156,61 miliar dari laba tahun sebelumnya yang Rp3,05 triliun.

Jumlah aset perseroan hingga periode 30 Juni 2019 tercatat stabil di level Rp13,605 triliun dibandingkan jumlah aset hingga 31 Desember 2018 yang Rp13,606 triliun. Jumlah liabilitas naik jadi Rp4,08 triliun hingga 30 Juni 2019 dari jumlah liabilitas hingga 31 Desember 2018 yang Rp3,95 triliun. …

Saham UNTR | Saham Emiten Alat Berat Terjegal Harga Batubara, Ini Rekomendasi untuk UNTR

Harga batubara dunia yang sudah jatuh 26,78% tahun ini diprediksi belum akan naik dalam waktu dekat.

Harga batubara acuan (HBA) Indonesia Oktober 2019 tercatat sebesar US$ 64,8 per metrik ton, turun 1,5% dari periode September.

Penurunan harga batubara mendorong beberapa emiten alat berat terpaksa memangkas target penjualan alat berat.

PT United Tractors Tbk (UNTR) misalnya, tahun ini memangkas target penjualan alat berat dari 4.000 unit menjadi 3.600 unit. Saat ini, UNTR belum merilis kinerja operasional kuartal III-2019. "Setelah kuartal III, kami akan evaluasi kembali target tahun ini dan tahun depan," ujar Sara K. Loebis, Sekretaris Perusahaan United Tractors, Selasa (22/10).

PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA) memasang target penjualan alat berat jenis ekskavator 1.916 unit untuk tahun fiskal April 2019 sampai Maret 2020. Angka ini lebih rendah 7,4% dibanding realisasi tahun fiskal sebelumnya, yaitu penjualan 2.071 unit ekskavator.

Direktur Hexindo Djonggi Gultom tak menam…

Saham BMRI | Penyaluran Kredit Bank Mandiri Lesu, Ini Rekomendasi Analis untuk Saham BMRI

Pertumbuhan kredit PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) paling lesu di antara perbankan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) lain. Ini menjadi lampu kuning bagi bank dengan aset terbesar nomor dua di Indonesia itu.

Namun, para analis menilai, emiten dengan kode saham BMRI ini masih layak dilirik karena kinerjanya mumpuni.

Berdasarkan laporan bulanan bank, penyaluran kredit Bank Mandiri hingga Agustus 2019 tercatat Rp 713,12 triliun, atau tumbuh 7,15% secara tahunan. Angka ini lebih mini ketimbang pertumbuhan perbankan BUMN lainnya.

Lihat saja, kenaikan penyaluran kredit PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) di periode yang sama mencapai 19,73% yoy menjadi Rp 525,67 triliun. Contoh lain, penyaluran kredit PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) mencapai Rp 230,46 triliun, atau naik 17,43% dibandingkan periode Januari-Agustus 2018.

Perlambatan pertumbuhan kredit BMRI diperkirakan bakal terjadi hingga akhir tahun. Bahkan, perbankan pelat merah ini memperkirakan pertumbuhan kreditnya hingga kuartal III-2019 ha…

Saham NZIA | BEI CERMATI POLA TRANSAKSI SAHAM NUSANTARA ALMAZIA.

Bursa Efek Indonesia (BEI) mencermati pola transaksi saham PT Nusantara Almazia Tbk (NZIA) karena telah peningkatan harga saham yang diluar kebiasaan (UMA).

Menurut keterangan BEI disebutkan, informasi UMA ini tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundangan di pasar modal.

Investor diminta untuk memperhatikan jawaban perusahaan tercatat atas permintaan konfirmasi bursa dan mengkaji kembali rencana aksi korporasi yang belum mendapatkan persetujuan RUPS Luar Biasa perseroan.

Harga saham berkode NZIA pada 2 Oktober 2019 masih berada di level Rp680 dan naik terus hingga ditutup di level Rp1.290 per lembar. (end)
Sumber: http://www.iqplus.info/news/stock_news/nzia-bei-cermati-pola-transaksi-saham-nusantara-almazia,95064652.html

Rekomendasi Saham MNC Sekuritas | ADRO, PNLF, WEGE, UNVR

MNC Daily Scope Wave
23 Oktober 2019

IHSG kemarin (22/10) kembali ditutup menguat ke level 6,225 dan sudah menyentuh area MA60. Kami memperkirakan IHSG sudah berada di akhir uptrendnya, sehingga IHSG rentan untuk terkoreksi. Adapun level koreksi terdekat IHSG berada area 6,100-6,050.
Support: 6,150, 6,050
Resistance: 6,250, 6,300

ADRO - Buy on Weakness (1,365)
Kami memperkirakan ADRO saat ini sedang berada pada awal wave (iii) dari wave [iii], dimana ADRO masih berpotensi untuk melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: 1,330-1,350
Target Price: 1,400, 1,450, 1,520
Stoploss: below 1,250

PNLF - Buy on Weakness (286)
Koreksi yang terjadi pada PNLF kemarin (22/10), merupakan akhir dari wave 2, dimana koreksi PNLF sudah relatif terbatas. Selanjutnya, PNLF berpotensi menguat untuk membentuk wave 3.
Buy on Weakness: 274-286
Target Price: 306, 320, 342
Stoploss: below 264

WEGE - Sell on Strength (332)
Posisi WEGE saat ini sudah berada di akhir wave [x] dari wave Y, dimana penguatan WEGE sud…

Rekomendasi Saham IPOT | JSMR, ISAT, BBRI

IHSG (6.190-6.255) : indeks harga saham gabungan diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat. Target kenaikan indeks pada level 6.255 kemudian 6.285 dengan support di level 6.190 dan 6.160.
JSMR (Buy) : Target kenaikan harga pada level 5.725 kemudian 5.825 dengan support di level 5.575, cut loss jika break 5.525.
ISAT (Buy) : Target kenaikan harga pada level 3.640 kemudian 3.860 dengan support di level 3.160, cut loss jika break 2.920.
BBRI (Buy) : Target kenaikan harga pada level 4.200 kemudian 4.260 dengan support di level 4.080, cut loss jika break 4.020.
XISI (Buy) : Target kenaikan harga pada level 356 kemudian 359 dengan support di level 349, cut loss jika break 346.
XISC (Buy) : Target kenaikan harga pada level 737 kemudian 742 dengan support di level 728, cut loss jika break 723.
XPES (Buy) : Target kenaikan harga pada level 438 kemudian 443 dengan support di level 429, cut loss jika break 425.
Akses full report di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3c7mxi

Rekomendasi Saham Panin Sekuritas | BNLI, CPIN, JPFA, UNTR

Selamat pagi! Berikut adalah rekomendasi Daily Technical untuk hari ini, Rabu 23 Oktober 2019.
IHSG ditutup menguat sebesar 26,51 poin (+0.42%) menuju level 6.225,49 pada perdagangan hari Selasa 22 Oktober 2019 kemarin. Sudah terkofirmasi uptrend, namun IHSG masih akan menguji level 6.200 dan 6.250 secara bersamaan hari ini dengan sentimen eksternal dari penguatan bursa Asia karena adanya harapan damai dagang yang sudah dalam proses. Hari ini IHSG berpotensi bergerak mixed dalam range 6.200 s/d 6.250.
BNLI Trend Following: Masih melanjutkan penguatan dengan harga yang bertahan di atas support MA5 dan MA20. Rekomendasi: Buy and hold >1200, TP 1400 s/d 1500.
CPIN Trend Following: Masih melanjutkan penguatan dengan harga yang bertahan di atas support MA5 dan MA20. Rekomendasi: Buy and hold >5500, TP 6600 s/d 6800.
JPFA Technical Pattern: Membentuk pola doji yang mengindikasikan bullish. Rekomendasi: Buy 1650 s/d 1655, TP 1700 s/d 1765, stop loss <1600 .="" p="&qu…

Rekomendasi Saham Mirae Asset Sekuritas | BNLI, BRPT dan TLKM

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight Okt  23, 2019 (tasrul@miraeasset.co.id)
IHSG Daily, 6,225.5 (+0.43%), test resistance at 6,252, trading range 6,211 – 6,252. Indikator MFI optimized dan indikator W%R optimized masih cenderung naik namun mulai tertahan. Sementara pada periode weekly indikator MFI optimized ,indikator W%R optimized dan indikator RSI optimized masih bergerak naik. Daily support di 6211 dan resistance di 6,252. Cut loss level di 6,180.
BNLI Weekly  1,260 (+5.44%) sell on strength, trading range 1,180 – 1,310 indikator MFI optimized, indikator W%R optimized dan indikator RSI optimized terlihat sudah berada di overbought area dan berpotensi untuk top reversal. Weekly support  di 1,180 sementara itu weekly  resistance  di 1,310. Cut loss level  di 1,140.
BRPT Weekly 1,005 (+8.65%), trading buy, trading range 930 – 1,020. Indikator MFI optimized, indikator W%R optimized dan RSI optimized  masih bergerak naik. Weekly support  di 930 sementara itu weekly resis…

Analisa Saham ESSA, TKIM dan ANTM

Saham ESSA
Setelah bertahan di suppot 240, saham ESSA mulai mencoba rebound dengan bergerak naik. Apabila mampu melewati 294, maka ESSA akan membentuk pola double bottom reversal pattern, dengan target teoritis menuju level 348 dan minor target di 320. Indikator teknikal MACD yang bergerak naik dan mulai cross up keatas centreline mengindikasikan bahwa saham ini mulai bergerak positif.
Rekomendasi: Spekulasi buy. Add position jika break out ke atas 294. Batasi resiko jika kembali turun dan gagal bertahan di 240.
https://step-trader.com/2019/10/22/mampukah-essa-kembali-bergerak-menguat/
Saham TKIM
TKIM saat ini berkonsolidasi minor pasca menembus resist line (garis putih) di kisaran 10500. Jika mampu bertahan di atas level ini dan melampaui level 10800, terbuka ruang bagi TKIM menguat menuju resisten major di 12500 hingga 13475. Kedepannya, kemapuan TKIM melampaui 2 target harga ini akan membuka ruang kenaikan dalam fase bullish kembali dengan potensi besar kembali ke level all time hi…

Analisa Saham BJBR, INTP dan INKP

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR)
Pergerakan saham BJBR saat ini menunjukkan posisi inverted hammer candle, dengan indikator RSI yang cenderung overbought. Sedangkan untuk indikator stochastic berpotensi mengalami death cross, diikuti dengan volume perdagangan yang menurun. Rekomendasi: Sell on strength Support: Rp 1.815 Resistance: Rp 1.925 Achmad Yaki, Analis BCA Sekuritas
PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP)
Saham INTP tengah memasuki tren bearish, diperkirakan saat ini harga rentan terkoreksi untuk membentuk wave C dari wave B. Ini tampak dari pergerakan MACD dan stochastic yang cenderung melemah. Begitu juga dengan indikator MA20 dan RSI yang cenderung bergerak melemah. Rekomendasi: Sell on strength Support: Rp 19.200 Resistance: Rp 20.000 Herditya Adi Wicaksana, Analis MNC Sekuritas
PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP)
Pergerakan harga saham INKP menunjukkan candle stick yang berada di dekat garis atas bollinger band. Indikator MACD juga masih c…

Rekomendasi Saham Binaartha Parama Sekuritas | ANTM, INCO, PWON, RALS, TINS, WTON

Ulasan IHSG Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pada perdagangan hari ini akan melanjutkan tren bullish, setelah kemarin mampu mempertahankan posisi di zona hijau dengan penguatan sebesar 0,43 persen ke level 6.225. Indikator MACD membentuk pola golden cross di area negatif, sedangkan indikator Stochastic dan RSI terus menunjukkan sinyal positif. Di sisi lain, masih terlihat upward bar yang mengindikasikan adanya potensi bullish continuation pada pergerakan IHSG , sehingga indeks berpeluang menuju level resistance terdekat. Saat ini support pertama dan kedua berada di level 6.178 dan 6.158, sedangkan resistance pertama dan kedua di posisi 6.247 dan 6.276.
Saham Pilihan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), Daily (Rp930) (RoE: 3,67%; PER: 30,51x; EPS: 30,48; PBV: 1,12x; Beta: 1,15). Pergerakan harga saham telah menguji garis MA-200 sehingga peluang terjadinya penguatan terbuka lebar. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp915-935, dengan target harga secara bertahap di level Rp9…