Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari 21, 2019

INDIKATOR TERBAIK untuk TRADING HARIAN SAHAM dan FOREX

MACD, RSI, Moving Average, Bollinger Bands, Stochastics, dan selanjutnya, tetapi apa indikator teknis terbaik untuk perdagangan harian? Pedagang harian perlu bertindak cepat, sehingga mencoba memantau terlalu banyak indikator menjadi memakan waktu, kontra produktif dan sebenarnya cenderung menurunkan kinerja. Ketika perdagangan harian - apakah saham, valas atau futures - tetap sederhana. Gunakan hanya beberapa indikator, maksimum, atau tidak menggunakan apa pun juga. Pertimbangkan kiat-kiat berikut ini untuk menemukan indikator perdagangan hari terbaik bagi Anda.
Trading Harian dengan Indikator atau Tanpa Indikator Indikator hanyalah manipulasi data harga atau data volume, oleh karena itu banyak pedagang harian tidak menggunakan indikator sama sekali. Indikator tidak diperlukan untuk perdagangan yang menguntungkan. Berlatih perdagangan berdasarkan price action  dan ada sedikit kebutuhan untuk indikator.
Catatan : Ada yang mengatakan, indikator memang membantu beberapa orang melihat hal…

Berita Saham PTPP dan PGAS | PTPP & PGAS Kerja Sama Bangun Gedung Perkantoran

Bisnis.com, JAKARTA— PT PP (Persero) Tbk. akan bersinergi dengan PT Perusahaan Gas Negara Tbk. untuk pengembangan gedung perkantoran dengan tinggi 16 lantai di Jakarta Pusat yang diproyeksikan mulai digarap pada kuartal III/2019.

Direktur Perencanaan dan Pengembangan PP M. Aprindy mengatakan perseroan akan bersinergi untuk mengoptimalkan aset lahan yang dimiliki oleh Perusahaan Gas Negara (PGN). Hal itu sebagai tindak lanjut dari nota kesepahaman yang diteken oleh kedua belah pihak baru-baru ini.

Aprindy mengungkapkan, terdapat beberapa lahan PGN yang akan dikembangkan secara bersama. Salah satunya lahan yang berlokasi di Jakarta Pusat.

Rencananya, emiten berkode saham PTPP dan PGAS itu akan mengembangkan gedung perkantoran setinggi 16 lantai. Keduanya akan membentuk special purpose vehicle (SPV) untuk menggarap proyek tersebut.

“Setelah penandatanganan nota kesepahaman kemarin, kami lakukan kajian terlebih dahulu. Diharapkan proses konstruksi bisa dimulai pada kuartal III/2019,” ujar…

Berita Saham BNII | Saham BNII Meroket Seiring Kinerja Perusahaan Kinclong, Bagaimana Valuasinya?

Bareksa.com - Harga saham PT Bank Maybank IndonesiaTbk (BNII) pada perdagangan Selasa, 19 Februari 2019 ditutup meroket tajam 24,8 persen alias menyentuh batas auto rejection berakhir di level Rp322 per saham.

Saham BNII bergerakatraktif pada perdagangan kemarin dengan ditransaksikan sebanyak 5.612 kali dengan nilai transaksi mencapai Rp30,65 miliar.

Berdasarkan aktivitas broker summary, tiga broker teratas yang paling banyak membeli saham BNI Ipada perdagangan kemarin antara lain Mirae Asset Sekuritas (YP) senilai Rp5,75 miliar, kemudian Mandiri Sekuritas (CC) Rp3,19 miliar, dan Kresna Sekuritas (KS) Rp2,4 miliar.

Nilai pembelian ketiga broker tersebut berkontribusi terhadap nilai transaksi keseluruhan BNII masing-masing 18,76 persen, 10,41 persen, dan 7,83 persen.

Kinerja Kinclong

Kenaikan saham BNII disebabkan oleh capaian kinerjanya yang memuaskan sepanjang tahun 2018. Senin (18/02/2019), Maybank Indonesia melaporkan laba bersih setelah pajak dan Kepentingan non-pengendali (profit…

Berita Saham SRIL | SRIL BELI KEMBALI SEBAGIAN SURAT UTANG SENIOR

IQPlus, (21/02) - PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) pada 19 Februari 2019 melalui Golden Legacy Pte Ltd, anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki perseroan (penerbit) telah menyelesaikan penawaran tender tunai untuk membeli kembali US$350 juta 8,25% Surat utang Senior jatuh tempo pada 2021.

Menurut keterangan perseroan yang ditandatangani Iwan Setiawan, Dirut Perseroan Kamis, total harga pembelian Penawaran Tender tersebut adalah sebesar US$175.481.000 termasuk accrued interest.

Penawaran tender telah dilakukan oleh penerbit dan dibiayai oleh perseroan melalui pembayaran kembali utang perseroan sejumlah US$175.481.000 berdasarkan Intercompany Loan Agreement tanggal 7 Juni 2016 yang ada saat ini antara Golden Mountain textile and trading Pte Ltd dan perseroan.

Penyelesaian awal atas penawaran tender telah dilaksanakan pada 28 Januari 2019 sementara tanggal penyelesaian penawaran tender pada 19 Februari 2019. Setelah penawaran tender ini diselesaikan total kewajiban perseroan berdasarkan …

Berita Saham PNBN | Laba Bank Panin 2018 Naik 59 Persen, Saham PNBN Meroket Sejak Awal Tahun

Bareksa.com - PT Bank Pan Indonesia Tbk (PNBN) mencatatkan kinerja keuangan yang cemerlang sepanjang 2018, sehingga mendorong harga sahamnya yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.

Bank yang didirikan oleh Mu'min Ali Gunawan ini mencatatkan laba bersih sebesar Rp3,19 triliun sepanjang tahun 2018. Capaian tersebut tercatat naik 59 persen dari perolehan pada tahun sebelumnya.

Presiden Direktur Bank Panin Herwidayatmo menyampaikan, kenaikan laba terutama berasal dari peningkatan pendapatan bunga bersih yang mencapai Rp8,97 triliun. "Pertumbuhan sejalan dengan meningkatnya Net Interest Margin (NIM) yang kini mencapai 4,84 persen," kata Herwidayatmo, dalam keterangan pers, Rabu (20 Februari 2019).

Adapun pendapatan operasional lainnya tercatat naik 56,69 persen menjadi Rp2,86 triliun dari perolehan tahun 2017 sebesar Rp1,82 triliun.

Tahun lalu, bank dengan kode saham PNBN tersebut telah menyalurkan kredit sebesar Rp151,6 triliun, naik 8,06 persen dibanding posisi akhir Desembe…

Berita Saham BABP | BEI HENTIKAN PERDAGANGAN WARAN SERI III DAN IV BABP

IQPlus, (21/02) - Bursa Efek Indonesia menghentikan sementara perdagangan dua waran PT Bank MNC Internasional Tbk yakni Waran Seri III (BABP-W2) serta Waran Seri IV (BABP-W3) pada perdagangan sesi pertama Kamis ini.

Menurut keterangan BEI disebutkan, harga kedua waran tersebut sudah jauh melebihi harga saham induknya dan terus mengalami kenaikan sehingga BEI merasa perlu untuk menghentikan sementara perdagangan kedua waran tersebut di pasar reguler dan pasar tunai.

Harga waran BABP-W2 ditutup di level Rp160 sedangkan harga waran BABP-W3 pada level Rp370 pada perdagangan Rabu (20/02) sedangkan harga saham Induknya BABP berada di level Rp57 per lembar. (end)


Analisa Saham BSDE, DMAS, SCMA dan UNVR | 21 Februari 2019

Daily Technical 21 Februari 2019
Selamat pagi! Berikut adalah rekomendasi Daily Technical untuk hari ini, Kamis 21 Februari 2019.
IHSG ditutup menguat sebesar 18,11 poin (+0.27%) menuju 6.512,78 pada perdagangan hari Rabu 20 Februari 2019 kemarin. IHSG telah selesi konsolidasi dengan adanya akumulasi kembali dari investor asing, artinya pergerakan selama 2 hari kemarin yang terkesan menguat di awal dan melemah di akhir memang dipersiapkan untuk penguatan lanjutan. Hari ini ada sentimen dari keputusan suku bunga BI. Suku bunga diperkirakan tetap, hal ini akan menjadi sentimen positif bagi sektor FINANCE dan PROPERTY. Perhatikan juga bahwa USD/IDR telah kembali mendekati level 14.000, respons pasar akan terlihat juga pada nilai tukar hari ini.
Hari ini IHSG berpotensi menguat dalam range 6.470 s/d 6.550.
BSDE menguat setelah membentuk pola bullish harami. Penguatan ini juga terjadi bersamaan dengan adanya akumulasi yang cukup besar sehingga mendukung untuk penguatan. Rekomendasi: buy 1…

Analisa Saham WIKA, BSDE dan KRAS | 21 Februari 2019

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight Feb 21, 2019 (tasrul@miraeasset.co.id)
IHSG Daily, 6,512.78(+0.28%), test resistance at 6,548, trading range hari ini 6,488 – 6,548. indikator MFI optimized dan indikator W%R optimized  masih cenderung naik.  Pada periode weekly ,indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan  indikator MACD optimized masih cenderung turun. Daily resistance terdekat di 6,548 dan support di 6,488. Cut loss level di 6,392.
WIKA Daily, 1,730(+2.67), trading buy, trading range 1,700 – 1,760. indikator MFI optimized dan W%R optimized cenderung naik . Daily support 1,700 dan resistance di 1,760. Cut loss level di 1,650.
BSDE Daily, 1,330 (+2.07%), trading buy, 1,300 – 1,350. indikator MFI optimized dan W%R optimized sudah berada di support trendlne. Daily resistance di 1,350 Sementara itu daily support di 1,300. Cut loss level di 1,280.
KRAS Daily, 490 (+1.24%), trading buy, trading range 486 – 500. Indikator MFI optimized dan indkator RSI optimized c…

Rekomendasi Saham William Hartanto | 21 Februari 2019

WH Project Outlook 21 Februari 2019
IHSG ditutup menguat sebesar 18,11 poin (+0.28%) menuju level 6512.78 pada perdagangan hari Rabu 20 Februari 2019.
DAPATKAH BI RATE MENYELAMATKAN IHSG YANG BERADA DI RESISTANCE TREND LINE?
Pada penutupan perdagangan kemarin IHSG terlihat dipaksakan naik padahal sebelumnya menurun. Hal ini berhasil membuat chart IHSG menarik, namun secara teknikal, pada trend line yang kami buat sejak bulan Oktober 2018 terlihat IHSG tertahan pada resistance trend line-nya, sehingga jika hari ini tidak ada sentimen penguat akan sulit bagi IHSG untuk menembus resistance ini.
Seolah telah disiapkan, hari ini kita menunggu pengumuman BI rate, dan kemarin DJIA menguat terkait The Fed yang kian ngerem tentang kenaikan suku bunga, artinya ada peluang bagi dollar untuk melemah. USDIDR terpantau semakin mendekati level 14000, jika berhasil dilewati dan kembali ke 13900-an maka akan menjadi sentimen positif sekali bagi sektor perbankan dan properti.


Lalu, bagaimana dengan IH…

Analisa Saham ACES, INDY, WSKT dan UNTR | 21 Februari 2019

MNC Daily Scope Wave 21 Februari 2019
Kami memperkirakan pergerakan IHSG akan cenderung menguat untuk membentuk skenario alternatif (merah) ke arah wave (v) dari wave [iii], selama IHSG tidak turun di bawah 6,374. Tidak menutup kemungkinan bahwa IHSG dapat melemah terlebih dahulu ke arah 6,460-6,440, akan tetapi setelah level tersebut selesai IHSG dapat melanjutkan penguatannya paling tidak ke level 6,600-6,610.  Support: 6,480, 6,425 Resistance: 6,600, 6,680
ACES - Buy on Weakness (1,805) Kami memperkirakan pergerakan ACES sedang berada pada awal wave [c] dari wave [5], dengan catatan ACES tidak turun ke bawah level 1,675. Buy on Weakness: 1,750-1,780 Target Price: 1,850, 1,900, 1,930 Stoploss: 1,675
INDY - Buy on Weakness (1,955) INDY saat ini kami perkirakan sedang membentuk wave [c] dengan target penguatan pada level 2,500. Akan tetapi kami perkirakan INDY akan melemah terlebih dahulu ke arah 1,840-1,870. Buy on Weakness: 1,840-1,870 Target Price: 2,200, 2,350, 2,500 Stoploss: 1,…

Rekomendasi Saham Tetra X Change | 21 Februari 2019

Secara teknikal posisi index sedikit berada di atas level resisten konsolidasinya di 6512,51.Bentuk candle DOJI   dengan wick/buntut  yang sudah menolak untuk turun kembali masuk ke area konsolidasi menjadi signal adanya potensi penguatan  hari ini. Namun hal ini perlu ditest kembali hari ini karena kemarin terlihat terjadi tarik ulur. 
Kondisi index yang cenderung wait and see menuju Golden Cross diharapkan bisa terkonfirmasi hari ini setelah ada keputusan dari Bank Indonesia. Index akan bergerak di kisaran 6480 – 6580 dengan saham saham MINING, MANUFACTURE, TRADE dan PROPERTY bisa menjadi fokus. 
Tone dan Manner perdagangan hari ini  : Market Tarik Ulur, Masuknya Asing Buat Index Sedikit Diatas Area Konsolidasi Potensi Pergerakan Index : 6480 - 6580
Beberapa saham yang perlu diperhatikan hari ini :
Swing Trade :  ADRO BBCA DMAS ERAA GJTL INTP ISSP ITMG MAMI POOL SCMA SMGR TDPM                (cross over MA20 kemarin)
Fast Trade : LEAD MPPA INTP PNBS ISSP SIDO VOKS BJBR DMAS MNCN SM…

Analisa Saham KLBF | 21 Februari 2019

KLBF: Changing direction to support growth
KLBF memberikan indikasi revenue growth sepanjang tahun 2018 mencapai 4,5% YoY (Rp21,1 triliun) atau sedikit dibawah target manajemen sebesar 5-7%, hasil ini tercatat in-line (PANS: 98,8%; Cons: 99,5%). Memasuki tahun 2019, ditargetkan revenue growth dapat mencapai 6-8% ditopang pertumbuhan divisi nutrisi dan distribusi & logistik yang kami perkirakan masing-masing bertumbuh 8,1% YoY dan 7,4% YoY seiring dengan fokus pengembangan produk susu cair dan penambahan mitra baru untuk meningkatkan kontribusi 3rd party principal yang saat ini masih di kisaran 14%. Kami memperkirakan KLBF akan mampu mempertahankan marjin keuntungan seiring dengan inovasi produk biosimilar, pengembangan produk susu cair pada segmen nutrisi, dan meningkatnya kontribusi 3rd party principal di segmen distribusi & logistik. Dengan demikian, kami masih merekomendasikan HOLD untuk KLBF namun menaikan target harga ke Rp1.600 (sebelumnya Rp1.360) dan implied PE di 28,…

Analisa Saham IMAS | 21 Februari 2019

Saham IMAS bergerak dalam trend bullish dan baru saja melewati fibonacci 61.8% dan menembus resisten kuat 3360. Saham IMAS potensi melanjutkan rally menuju target fibonacci 100% kisaran level 4780. Stop loss jika harga saham turun ke level 3050

Riset dari mirae aset sekuritas proyeksi pendapatan IMAS tahun 2019 potensi meningkat 5.2T menjadi 20.2 triliun ( Consensus 17.2T) . Peningkatan pendapatan IMAS didukung atas ekspansi bisnis bidang logistik, stasiun bahan bakar umum (SPBU), Peluncuran mobil nissan new livina, dan divestasi anak usaha.



http://www.rikopedia.com/2019/02/potensi-saham-imas.html

Analisa Saham INTP | 21 Februari 2019

ANALISA SAHAM 20/02/2019 
INTP - Saham INTP sudah hampir 1 minggu lebih telah mengalami penurunan yang cukup besar, hari ini saham INTP ditutup menguat sebesar 8.33% ditutup diharga 19.500.  harga di close diatas MA 20 dengan Body Candle Break MA 20 sebagai resisten terdekatnya pada saat penurunan., kenaikan INTP saat ini diikuti dengan kenaikan Volume yang cukup besar. besar kemungkinan saham INTP masih akan melanjutkan kenaikannya menuju Target. secara MACD saham INTP 2-3 hari kemungkinan valid Golden Cross jika harga selanjutnya Close > Close hari ini. 
TREND  Secara Trend INTP masih dalam trend Uptrend dan hari ini rebound dari Support Trendlinenya. 
Support & Resisten  Support INTP saat ini ada di kotak merah dan selabnjutnya support di kotak pink  Resiten di kotak Biru dan Hijau sebagai Target tertinggi. 


Trading Idea  Buy : 19000-19500  Stop Loss : 17800  Target : 1. 20.1xx , 2. 21.000  RRR : 1.6x 
#DisclaimerON 
Best Regrads,  ANALYSIS CORNER SYARIAH  https://id.tradin…

Analisa Saham BBTN | 21 Februari 2019

Saham BBTN saat ini terlihat sedang berkonsolidasi di range lebar dengan membentuk pola rectangle pattern. Support saat ini berada dikisaran 2480-2500, sedangkan resistance-nya berada dikisaran 2820-2860. Apabila BBTN turun menjebol support 2480, maka saham ini akan memasuki area bearish dan membuka peluang untuk bergerak turun menuju target di level 2150. Namun jika BBTN mampu bertahan diatas 2500, maka akan terbuka peluang bagi saham ini untuk melanjutkan konsolidasinya dan bergerak menguat menuju resistance di level 2820-2860 lagi. Nantinya jika BBTN mampu menembus ke atas 2860, maka saham ini akan melanjutkan bullish rally-nya dengan target menuju level 3150. Indikator teknikal MACD yang bergerak turun, mengindikasikan bahwa saham ini masih cenderung bergerak negatif.


Rekomendasi: Spekulasi Buy dikisaran 2480-2500. Batasi resiko apabila masih bergerak turun dan gagal bertahan di 2480. http://step-trader.com/2019/02/20/bbtn-on-consolidation-what-next/

Analisa Saham WEGE | 21 Februari 2019

Dengan posisi WEGE saat ini yang berada di teritori all time high, setelah menembus level tertinggi ketika IPO di 314, saham ini berpeluang berkonsolidasi dahulu untuk sementara waktu. Setelah memiliki saham ini ketika break resisten beberapa kali dari sejak 250-an, tetap hold selama saham ini masih bertahan di atas support 302. Konsolidasi akan menjadi landasan baru bagi saham ini untuk kembali bergerak bullish. Jika WEGE nantinya (setelah konsolidasi) berhasil menguat menembus resisten 342, terbuka ruang kenaikan kembali menuju 390 dengan minor target 352.


Rekomendasi: Hold selama bertahan di atas support. Follow the uptrend. 
https://galerisaham.com/wege-berkonsolidasi-pasca-break-all-time-high-hold/

Update Harga Penting Saham | 21 Februari 2019

Nasdaq ekes out 8-day winning streak after Fed releases minutes

Stocks closed slightly higher in choppy trading Wednesday as Wall Street tried to interpret a release from the Federal Reserve which summarized its crucial meeting last month where the central bank indicated it would be patient on future rate hikes.

Dow.....25954   +63.1      +0.24%
Nasdaq..7488  +2.3         +0.03%
S&P 500.2785  +4.9         +0.18%

FTSE.......7229   +49.5    +0.69%
Dax........11402  +92.8    +0.82%
CAC........5196    +35.4    +0.69%

Nikkei....21432     +128.8    +0.60%
HSI.........28514    +285.9     +1.01%
Shanghai.2761     +5.6         +0.20%
ST Times.3278     +18.6       +0.57%

Indo10Yr..8.0765     -0.0645    -0.79%
INDOBex245.4080  +0.6651   +0.27%
US10Yr....2.6540      +0.0070   +0.26%
VIX.......... 14.02        -0.86         -5.78%

USDIndx .....96.5570 +0.039   +0.04%
Como Indx..183.27    +1.03     +0.57%
(Core Commodity CRB)
DJUSCL........53.75    -0.12       -0.22%
(Dow Jones US Coal Index)

I…

Saham Online di Facebook