google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Saham Online Indonesia Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September 24, 2018

Saham TAXI | PT Express Transindo Tbk Tunda Bayar Bunga Obligasi

PT Express Transindo Tbk (TAXI) melakukan penundaan pembayaran bunga ke-17 untuk Obligasi I Express Transindo tahun 2014. Menurut keterangan KSEI disebutkan, pembayaran bunga ke-17 tersebut seharunya dilaksanakan paa 24 September 2018 ini dimana penundaan dilakukan karena dana belum efektif di rekening KSEI sesuai jadwal yang telah dilaksanakan. Saham TAXI memang sudah lama tidak diperdagangkan karena terkena suspensi karena perusahaan ini juga sebelumnya telah menunda pembayaran bunga ke-16 Obligasi I Express Transindo Utama Tahun 2014 pada Juni lalu. (end) http://www.iqplus.info/news/stock_news/taxi-taxi-kembali-tunda-pembayaran-bunga-obligasi,66082439.html

Saham BMRI | Bank Mandiri catatkan Obligasi Berkelanjutan I Tahap III 2018

Dua emiten hari Senin ini mencatatkan obligasi di Bursa Efek Indonesia, yakni Bank Mandiri mencatatkan Obligasi Berkelanjutan I Tahap III Tahun 2018 dan Bank Mayapada mencatatkan Obligasi Subordinasi V Tahun 2018. Menurut keterangan BEI disebutkan, Bank Mandiri mencatat Obligasi Berkelanjutan I Tahap III Tahun 2018 denagn nilai emisi Rp3 triliun dengan tingkat bunga 8,50% per tahun dengan jangka waktu 5 tahun. Dimana wali amanat obligasi yakni Bank Permata dan hasil pemeringkatan Pefindo yakni idAAA. Sedangkan Bank Mayapada mencatat Obligasi Subordinasi V Tahun 2018 dengan nilai emisi Rp803 miliar dengan bunga 10,5% per tahun dengan jangka waktu 7 tahun dimana hasil pemeringkatan dari Pefindo idBBB dengan wali amanat Bank Mega Tbk. (end) http://www.iqplus.info/news/stock_news/bmri-bank-mandiri-dan-bank-mayapada-catatkan-obligasi-di-bei-hari-ini,66082923.html

Saham RIMO | Laba PT Rimo Internasional Lestari Tbk Meroket!!!

PT Rimo Internasional Lestari Tbk (RIMO) hingga periode 30 Juni 2018 meraih laba neto yang dapat didistribusikan ke pemilik entitas induk sebesar Rp83,81 miliar naik tajam dibandingkan laba Rp30,48 miliar di periode sama tahun sebelumnya. Laporan keuangan perseroan Senin menyebutkan, penjualan neto meningkat tajam menjadi Rp300,76 miliar dari penjualan neto Rp126,89 miliar tahun sebelumnya dan beban pokok naik menjadi Rp182,46 miliar dari beban pokok Rp73,87 miliar tahun sebelumnya. Laba bruto meningkat menjadi Rp118,29 miliar dari laba bruto Rp53,01 miliar tahun sebelumnya. Beban usaha naik jadi Rp45,70 miliar dari beban usaha Rp44,46 miliar tahun sebelumnya membuat laba usaha menjadi Rp72,58 miliar naik dari laba usaha Rp8,54 miliar tahun sebelumnya. Penghasilan lain-lain neto turun menjadi Rp6,10 miliar dari penghasilan lain-lain neto Rp22,53 miliar membuat laba sebelum pajak menjadi Rp78,68 miliar naik dari laba sebelum pajak Rp31,08 miliar hingga Juni tahun sebelumnya.

Saham TPIA | PT Chandra Asri Petrochemical Tbk Akan Bagi Dividen

PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) akan membagikan dividen interim  tahun buku yang berakhir 31 Desember 2017 sebesar US$0,00162 per lembar saham. Menurut keterangan perseroan Senin disebutkan, cum dan ex dividen di pasar reguler/negosiasi pada 29 September dan 1 Oktober 2018 sedangkan di pasar tunai pada 3 dan 4 Oktober 2018 dengan DPS hingga 3 Oktober 2018. Adapun pembagian dividen akan dilakukan pada 24 Oktober 2018 dimana pembagian dividen interim ini berdasarkan hasil keputusan direksi perseroan pada 21 September 2018 dan telah mendapatkan persetujuan dewan komisaris. (end) http://www.iqplus.info/news/stock_news/tpia-chandra-asri-bagikan-dividen-interim-pada-24-oktober,66081506.html

Saham BBRI | PT Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk Fasilitasi Keuangan Lion Air

PT Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk (BRI) memfasilitasi pengelolaan keuangan Lion Air Group melalui penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) yang dilakukan oleh kedua pihak. Penandatangan PKS dilakukan oleh Direktur Hubungan Kelembagaan Bank BRI Sis Apik Wijayanto dan Presiden Direktur Lion Air Group Edward Sirait disaksikan Direktur Utama Bank BRI Suprajarto dan Founder Lion Air Group Rusdi Kirana, tentang layanan Cash Management System (CMS BRI) di Kantor Pusat BRI Jakarta, Jumat. Melalui kerja sama tersebut, BRI ditunjuk oleh Lion Air Group untuk melakukan pengelolaan kas perseroan secara "real time online" dan terintegrasi yakni penyediaan CMS BRI yang meliputi "Automatic Payment & Automatic Posting". Direktur Utama BRI Suprajarto mengatakan fasilitas yang disediakan BRI kepada Lion Air Group terdiri atas fasilitas pembayaran (payments), fitur account management (balance reporting), fitur liquidity management systems (LMS), manajemen rekening (a

Saham BBNI | PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Dukung Asian Para Games 2018

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) telah sukses mendukung perhelatan Asian Games 2018 hingga tuntas sebagai Official Prestige Digital Banking Partner. Kini, BNI kembali berpartisipasi sebagai Official Prestige Digital Banking Partner untuk perhelatan Asian Para Games 2018 yang merupakan ajang olahraga tingkat Asia khusus untuk para penyandang disabilitas. Sebagai permulaan, perhelatan tersebut disosialisasikan melalui penyelenggaraan Parade Momo di kawasan Monumen Nasional, Jakarta. Hadir pada parade tersebut, Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Imam Nahrawi, Ketua INAPGOC Raja Sapta Oktohari dan Direktur Bisnis Ritel BNI Tambok P Setyawati di Jakarta, Minggu (23 September 2018). Pada kesempatan tersebut, Tambok menyerahkan secara simbolis mock up TapCash edisi khusus Asian Para Games 2018 kepada Imam Nahrawi dan Raja Sapta Oktohari Tambok menuturkan, BNI telah berkomitmen untuk mendukung Asian Para Games 2018, sama seperti di Asian Games 2018, BNI menyedia

Saham SMBR | PT Semen Baturaja (Persero) Luncurkan Produk Baru

PT Semen Baturaja (Persero) meluncurkan dua produk baru yakni semen Tipe II dan Tipe V sekaligus memperkenalkan maskot perusahaan itu "Kotamo" dalam kegiatan jalan sehat di Kota Jambi, Minggu. Kegiatan yang dihadiri Direktur Utama PT Semen Baturaja Rahmad Pribadi itu berlangsung di Tugu Keris Kota Jambi yang merupakan ikon kota tersebut bersama warga setempat. Rahmad mengatakan, kegiatan jalan sehat dan peluncuran produk serta markot itu sebagai apresiasi dari perseroan yang mana Semen Baturaja telah diterima dengan sangat baik di Jambi. Ia menjelaskan produk baru semen Tipe II dan Tipe V telah memperoleh sertifikasi dan memenuhi persyaratan mutu dari Standar Nasional Indonesia (SNI) 2049:2015. Peluncuran dilakukan sebagai salah satu langkah Semen Bayuraja untuk mewujudkan visinya tidak hanya sekadar menjadi produsen semen, namun bisa menjadi perusahaan penyedia bahan bangunan berbasis semen. Lebih lanjut Rahmad mengatakan, secara perlahan visi yang telah ditetap

Saham BBTN | PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Targetkan Kredit Baru 5T Pekan ini

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) menargetkan kredit baru senilai Rp5 triliun selama ajang Indonesia Property Expo (Ipex) pada 22-30 September 2018. "Besaran yang kami siapkan Rp4,5 triliun untuk KPR non subsidi dan Rp500 miliar untuk KPR subsidi," kata Direktur utama Bank BTN, Maryono di Jakarta, Minggu. Untuk meraih target tersebut, BTN memberikan bunga tetap 6,25 persen untuk satu tahun dan KPR Zero atau cicilan bunga KPR dengan "grace period" pokok selama dua tahun dan pembebasan pembayaran beban pokok. "Bunganya lebih rendah dibandingkan suku bunga KPR perbankan secara umum yang tahun ini di kisaran 9 persen per tahun, selain itu uang muka juga rendah, sejumlah mitra pengembang yang bekerjasama dengan BTN menawarkan uang muka hanya 1 persen," kata Maryono. Bank BTN juga menawarkan pembebasan biaya provisi, administrasi, bebas appraisal dan diskon asuransi jiwa kredit. Sekitar 149 pengembang dalam IPEX menawarkan sekitar 730 proye

Analisa Pembukaan Pasar Saham Indonesia | 24 September 2018

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Embun Pagi (24 September, 2018) Research Team (research@miraeasset.co.id) Market comment by Taye Shim (taye.shim@miraeasset.com) Optimisme berada di udara pada part kedua pekan lalu menyusul laporan bahwa China akan memotong tarif impor dari mitra dagang lainnya. Lebih lanjut, bargain hunting pada nama-nama large cap dalam antisipasi FTSE AP Index rebalancing mendorong foreign net purchase lebih tinggi (IDR1.1tr pada hari Jumat - tertinggi single day sejak 15 Januari 2018). Investor seharusnya fokus mengawasi keputusan suku bunga FOMC (dan BI) pada hari Rabu. Market Indicator JCI: 5,931.27 (+0.98%) EIDO: 23.30 (+2.28%) DJIA: 26,656.98 (+0.95%) FTSE100: 7,367.32 (+0.49%) USD/IDR: 14,849 (-0.17%) 10yr GB yield: 8.22% (-4bps) Oil Price: 70.32 (-0.64%) Foreign net purchase: -IDR221.5bn Foreign net purchase on single stocks (HOTS screen #0141) TOP BUY: INKP, BMRI, TKIM, BBCA, BBRI TOP SELL: ASII, JPFA, PNLF, EXCL, SMRA Most actively tra

Watchlist Saham TetraXChange | 24 September 2018

IDX DIRECTION 24 September 2018 Tone dan Manner perdagangan hari ini  : Index Mencari Arah Menanti Kebijakan Suku Bunga Beberapa saham yang perlu diperhatikan hari ini : Swing Trade : ADRO AKRA BBNI BBRI BBTN BMTR BRMS IIKP INCO KIJA KLBF KREN MAIN MAPI TARA UNTR (cross over MA20 kemarin) Fast Trade : NIKL ACES BRMS BBNI MAIN DOID TOWR PBRX TBIG INKP KLBF MYRX CTRA  (hanya berlaku hari ini) Swing Trade  saham saham yang mengalami cross over MA20 Fast Trade saham yang mengalami lonjakan volume dan big white candle Detail lengkap dan chart analisa pada tautan berikut http://temantrader.com/2018/09/24-sep-2018/ Terima kasih TETRA X CHANGE

Rekomendasi Saham William Hartanto | 24 September 2018

WH Project Outlook 24 September 2018 IHSG ditutup menguat 26.47 poin (+0.45%) menuju level 5957,74 pada perdagangan hari Jumat 21 September 2018. FOMC VS BI LAGI? Pekan ini akan menjadi pekan yang seru bagi IHSG dimana terbuka peluang untuk rebound besar di bulan Oktober, maka kita harusnya mempersiapkan portofolio pada pekan ini namun kita kembali dihadapkan pada situasi yang sudah biasa membuat resah, yakni adanya rapat FOMC dan Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI kembali. Diprediksi skenarionya akan begini: FOMC melihat ekonomi AS masih bagus, dan tetap akan menaikkan suku bunga namun dovish; BI dalam RDG nanti akan menyatakan siap melawan dengan cadangan devisa yang lebih dari cukup, perlawanan ini bisa berarti perlawanan suku bunga atau intervensi menjaga Rupiah. Sentimen dari The Fed diprediksi akan kecil bobotnya, sehingga jika terjadi koreksi 2x kali lagi pada pekan ini sebaiknya dimanfaatkan, beli saham yang belum sempat dibeli atau sudah keburu dijual pada pekan lalu.

Trading Plan Saham ANTM, NIKL, PTBA dan FILM | 24 September 2018

Selamat Pagi Sahabat Stock Preneur Berikut beberapa saham pilihan hari ini 24 SEPTEMBER 2018 (DAILY 0R SWING) 1. (ANTM) Hari ini akan uji Resisten terdekat di 835 Kalau berhasil break. Target selanjutnya di 860 dan 870 Stop Loss jika turun dibawah 795. Range Buy hari ini di 815-835. 2. (NIKL) Hari ini akan uji resisten terdekat di 2400 Kalau berhasil break. Target selanjutnya di 2450 dan 2730 Stop loss jika turun dibawah 2130. Range Buy hari ini di 2200 –2300. 3. (PTBA) Hari ini akan uji resisten terdekat di 4220 Kalau berhasil break. Target selanjutnya di 4260 dan 4310 Stop loss jika turun dibawah 4100. Range Buy hari ini di 4140-4190 4. (FILM) Hari ini akan uji resisten terdekat di 1345  Kalau berhasil break. Target selanjutnya di 1365 dan 1545 STOP  loss jika turun dibawah 1205. Range Buy hari ini di 1240 - 1300. SAHAM FAST TRADE (TRADING CEPAT) 1. LAND  Range BUY 1400-1480 Target di 1500-1700. Stoploss Jika turun dibawah 1340 TETAP PERHATIKAN KONDISI MARKET JUGA YAH

Analisa Saham WSKT dan TINS | 24 September 2018

HP Key Calls TINS TINS berada di area Support pada trend turunnya. Sudah mulai menunjukkan pergerakkan dgn naik ke atas MA10. Bila mampu terbebas dari MA20 / 745 (titik Average Up), maka terbuka potensi penguatan menuju MA50 / 800, extended sampai 825 (Resistance dari previous High). Rekomendasi Speculative Buy Entry Level: 720-740 Target: 800-825 Stoploss : 710 WSKT WSKT berada di area Support pada trend turunnya, RSI positive divergence. Antisipasi WSKT mampu lalui MA10 / 1735 (titik Average Up), dengan target selanjutnya yaitu MA20 / 1815, extended smp 1860 (garis Resistance jk.pendek). Rekomendasi Speculative Buy Entry Level: 1735-1700 Target: 1818-1860 Stoploss : 1680 LQ45 LQ45 dalam perjalanan naiknya menuju target upper channel (pink) di angka 960. Jika konsolidasi terjadi maka Support terdekat adalah MA20 & 50 di sekitar 932. Rekomendasi Hold Support: 932 Resistance: 960 Henan Putihrai Sekuritas

Analisa Saham BBTN | 24 September 2018

BBTN mulai menunjukkan sinyal penguatan, dimana harga telah menguat melampaui area resisten minor di 2680. Jika mampu bertahan di atas level ini, terbuka peluang penguatan menuju resisten utama di 2920. Nantinya jika BBTN mampu menguat dan melampaui level 2920, saham ini berpeluang kembali bergerak dalam tren naik jangka menengah menuju 3430 dengan minor target 3110. MACD yang berpeluang golden cross menunjukkan saham ini berpotensi bergerak positif. Rekomendasi: Speculative Buy jika break 2680. Stoploss level 2520. Disclaimer ON https://galerisaham.com/bbtn-berpeluang-memulai-fase-tren-naik-jika-ini-terpenuhi/

Trading Plan Saham ANTM, BBNI dan LSIP | 24 September 2018

IHSG (5.890-5.970) : indeks harga saham gabungan diprediksi bergerak bervariasi cenderung menguat. Target kenaikan indeks pada level 5.990 kemudian 6.030 dengan support di level 5.925 dan 5.890. ANTM (Buy) : Target kenaikan harga pada level 840 kemudian 860, dengan support di level 800, cut loss jika break 780. BBNI (Buy) : Target kenaikan harga berada di level 7.875 kemudian 8.100 dengan support di 7.425, cut loss jika break 7.200. LSIP (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.335 kemudian 1.355 dengan support di level 1.295, cut loss jika break 1.275. Full report bisa di akses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3c5h08

Saham MDKA | Hasil RUPSLB PT Merdeka Copper Gold Tbk. 2018

Rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) PT Merdeka Copper Gold Tbk. menyetujui perombakan jajaran komisaris dan direksi untuk memperkuat bisnis perseroan. Sekretaris Perusahaan Merdeka Copper Gold Adi Adriansyah Sjoekri mengatakan, perubahan susunan pengurus perseroan bertujuan untuk memperkuat kinerja dan mempercepat akselerasi bisnis yang terus dilakukan perseroan. Sebagai perusahaan tambang, katanya, perseroan akan menghadapi tantangan yang semakin dinamis di tengah perubahan ekonomi global. Berikut jajaran komisaris dan direksi terbaru berdasarkan keputusan RUPSLB, Jumat (21/9/2018): Presiden Komisaris : Edwin Soeryadjaya Komisaris : Garibaldi Thohir Komisaris Independen : Mahendra Siregar Komisaris Independen : Dhohir Farizi Komisaris : Heru Sunaryadi Komisaris : Sakti Wahyu Trenggono Presiden Direktur : Tri Boewono Wakil Presiden Direktur : Richard Bruce Ness Direktur : Gavin Arnold Caudle Direktur : Hardi Wijaya Liong Direktur : Michael Soeryadjaya Dire

Analisa Saham ADRO, TRAM, TKIM, PGAS dan EXCL [Quick Review] | 24 September 2018

ADRO Pergerakan saham ini masih dalam trend kenaikanya dan masih berpotensi melanjutkan kenaikanya. Untuk perdagangan besok akan uji resisten di 1915 dan support di 1810. (Update harga coal juga) TRAM Pergerakan terakhir saham ini masih dalam trend kenaikanya, namun belum berhasik bertahan pada level resisten 270. Pada perdagangan besok akan uji support di 246. Kalau tidak berhasil break support ada potensia akan kembali uji resisten di level 270. TKIM Pergerakan saham ini masih dalam trend kenaikanya, namun terlihat sideways dalam jangka pendek sebelum berhasil break level 14950. Untuk perdagangan besok akan uji resisten di 14950 dan support di 14425. PGAS Pergerakan saham ini masih terlihat dalam trend kenaikanya, waspadai jika turun dibawah 1990. Resisten di 2090, support di 1990. EXCL Pergerakan saham ini masih akan konsolidasi dalam jangka pendek selama kiat diatas harga 2800. Untuk perdagangan besok akan uji support di 2800 dan resisten di 2970. StockPreneur

Analisa Saham ERAA | 24 September 2018

Banyaknya pembukaan gerai toko dinilai sebagai salah satu langkah ekspansif yang bakal mengerek kinerja perusahaan ritel dan distribusi perangkat elektronik, PT Erajaya Swasembada Tbk. Harga saham emiten bersandi ERAA itu diprediksi akan mencapai level Rp4.000 dalam jangka panjang. Kendati, perdagangan akhir pekan lalu saham ERAA ditutup melemah 0,78% ke posisi Rp2.550. Analis PT Ciptadana Sekuritas Robert Sebastian mengatakan, pada paruh pertama tahun ini laba bersih ERAA mencapai Rp453,7 miliar, naik 209,1% secara year on year (yoy), dan pendapatan bersih naik 54,6% menjadi Rp17,1 triliun. "Saat ini perseroan lebih fokus untuk membuka lebih banyak gerai di kota-kota kelas dua dan tiga. Persroan juga bermitra dengan perusahaan pembiayaan nonbank untuk menyediakan fasilitas pembiayaan," kata dia dalam riset yang dikutip Bisnis, Minggu (23/9/2018). Sementara itu, kebijakan terkait dengan pajak impor diklaim perseroan hanya akan mempengaruhi suku cadang. Dampaknya ju

Analisa Fundamental Saham TPIA | 24 September 2018

Fase pencarian dana besar-besaran untuk ekspansi PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) telah berakhir. Sekarang, saatnya mulai memetik hasil awal ekspansi tersebut. Suryandi, Direktur TPIA menjelaskan, perusahaan selalu memakai basis pertumbuhan ekonomi untuk pertumbuhan pendapatan dari segmen produk polietilen dan polipropilena. Asumsinya, perekonomian tumbuh sekitar 5% tahun depan. "Maka pertumbuhan keduanya sekitar 7%-8%," ujar Suryandi kepada Kontan.co.id, Jumat (23/9). Asal tahu saja, polietilen dan polipropilen merupakan bahan baku di industri plastik. Keduanya merupakan produk utama TPIA. Hal itu tercermin dari dominasi kedua produk tersebut terhadap total pendapatan penjualan perusahaan di pasar domestik. Semester I-2018, pendapatan keduanya sebesar US$ 572,16 juta, setara sekitar 59% dari total pendapatan US$ 968,91 juta. Target itu memang konservatif. Target serupa juga digunakan untuk posisi kinerja hingga akhir tahun ini. Namun, masih ada peluang b

Analisa Saham GPRA | 24 September 2018

Analis Panin Sekuritas William Hartanto menilai, target Reksa Dana Pendanaan Terbatas (RDPT) PT Gapura Prima Tbk (GPRA) sebesar Rp 200 miliar harus bisa tercapai, untuk perbaiki fundamental perusahaan itu. GPRA bekerja sama dengan Ayers Asia Asset Management, rencananya akan meluncurkan RDPT sekitar Oktober atau November tahun ini. Reksadana tersebut, berbasis surat utang jangka menengah alias medium term notes (MTN) yang bakal diterbitkan emiten properti tersebut. Lewat RDPT, targetnya perusahaan bisa memperoleh dana sebanyak Rp 200 miliar, dari total aset yang dijaminkan sekitar Rp 374 miliar. Nantinya, dana tersebut akan digunakan untuk membangun dua tower apartemen di kawasan super blok BTC Mall di Bekasi. "Menarik (RDPT), tapi jadi ada dua kondisi di sini, yakni harapan emiten untuk memperoleh dana Rp 200 miliar akan tercapai atau tidak," kata William kepada Kontan, Minggu (23/9). Menurutnya, jika target tersebut dapat tercapai akan berdampak sangat bagus

Analisa Saham ANTM | 24 September 2018

Setelah berhasil bertahan di support kuat level 765, ANTM perlahan-lahan rebound dan bergerak menguat kembali. Keberhasilan ANTM melewati minor resistance konsolidasinya di level 815, semakin membuka ruang  menuju target terdekat di 825. Apabila rebound saham ini kuat dan berlanjut, maka ANTM berpotensi menguji down trend resistance line dan sekaligus menuju target selanjutnya dikisaran 875-890. Indikator teknikal Stochastic bergerak naik, sedangkan MACD kembali golden cross, mengindikasikan bahwa saham ini sedang bergerak positif. Rekomendasi: Hold. Trailing stop jika gagal bertahan dan close di bawah 775. http://step-trader.com/2018/09/23/antm-rebound-on-support-what-next/

Update Harga Penting Saham | 24 September 2018

The Dow Jones Industrial Average and S&P 500 hit record highs on Friday and posted solid weekly gains as concerns about global trade dissipated. The the weekly gains pushed the Dow to its first record high since January on Thursday, the same day the S&P 500 posted its first all-time high dating back to late August as investor fears of a full-blown trade war taking place decreased. Dow.......26744    +86.5     +0.32% Nasdaq...7987     -41.3      -0.51% S&P 500..2930     -1.1        -0.04% FTSE........7490    +122.9   +1.67% Dax........12431    +104.4   +0.85% CAC.........5494    +42.6      +0.78% Nikkei.....23870   +195.0   +0.82% HSI..........27478  +70.3      +0.26% Shanghai..2798   +68.2      +2.50% ST Times..3218   +37.3      +1.17% Indo10Yr..8.3919     -0.0527     -0.62% INDOBex232.4314  +0.7242    +0.31% US10Yr.......3.068    -0.01         -0.32% VIX...............11.68    -0.12          -1.02% USDIndx ....94.2200+0.318     +0.34% Como Indx193

Saham Online di Facebook