Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September 19, 2018

Analisa Penutupan Pasar Saham Indonesia | 19 September 2018

*Mirae Asset Sekuritas Indonesia*
Investment Information Team*Market Review 19 September 2018*Tercatat 230 saham menguat dan 166 saham melemah. *IHSG +61.8 poin (+1.06%) ke level 5,873.5*, dan *LQ-45 +11.3 poin (+1.24%) ke level 923.6*.*Sectoral Return :*
- Agri -1.14%
- Mining +0.45%
- Basic-Ind +2.08%
- Misc-Ind +4.59%
- Consumer +1.47%
- Property +0.44%
- Infrastructure -0.12%
- Finance +0.65%
- Trade +0.90%
- Manufacture +2.11%Investor asing *net buy senilai Rp 257 Miliar*.*USD/IDR +20.00 poin (+0.13%)* terhadap Rupiah di angka 14,875.*Suspended: ABBA*
Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penghentian sementara perdagangan saham ABBA di Pasar Reguler dan Pasar Tunai pada hari ini sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan. Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini.*Saham yang ditutup menguat*

- *ASII ditutup menguat Rp 375 (+5.33%) ke level Rp 7,400*. Emiten konglomerasi otomotif PT Astra International Tbk. mencicipi bis…

Saham PANI | PT Pratama Abadi Nusa Industri Tbk. Perbesar Bisnis Tuna

Emiten produsen kemasan PT Pratama Abadi Nusa Industri Tbk. berencana memperbesar bisnis pemrosesan ikan tuna perseroan dengan menggunakan dana dari aksi penawaran saham perdana (initial public offering/IPO). Perseroan berencana mengoperasikan bisnis baru tersebut pada kuartal IV/2018.

Direktur Utama Pratama Nusa Industri Prilli BP Soetantyo menyampaikan dana hasil IPO yang sebesar Rp16,2 miliar tersebut akan digunakan perseroan untuk modal kerja dan menambah jenis dan volume produksi kaleng untuk dapat diserap oleh divisi bisnis seafood.

"Kami akan perbesar perusahaan kaleng kami yang in line dengan anak usaha kami pada bisnis seafood. Kami sedang kembangkan processing tuna untuk nantinya diambil [kebutuhan kaleng tuna yang sudah diproses] dari sana," jelas Prilli di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (18/9/2018).

Prilli menjelaskan selama ini perusahaan memproduksi kemasan kaleng yang berukuran besar, yaitu 17 kilogram yang digunakan untuk industri cat dan perekat,…

Saham LPKR | PT Lippo Karawaci Tbk. Divestasi First REIT

Emiten properti PT Lippo Karawaci Tbk. mengumumkan sejumlah transaksi ekuitas atas anak usahanya yakni Bowsprit Capital Corporation Limited, manager investasi atas FIRST real estate investment trust (REIT) atau dana investasi real estate (DIRE) senilai total 202 juta dolar Singapura.

Emiten dengan kode saham LPKR ini menandatangani perjanjian pengikatan pembelian saham (PPPS) dengan OUE Limited (OUE) dan OUE Lippo Healthcare Limited (OUELH) atas Bowsprit Capital. OUE akan mengambil alih 60% dan OUELH sebesar 40% atas saham Bowsprit Capital.

Total saham yang akan dilepas menjadi 1 juta unit yang merepresentasikan 100% saham Bowsprit Capital dengan nilai akuisisi mencapai 98,88 juta dolar Singapura. Bowsprit Capital merupakan manager FIRST REIT yang memiliki 7% saham FIRST REIT.

Di samping itu, Bridgewater International Limited, anak perusahaan yang dimiliki secara tidak langsung oleh LPKR, juga menandatangani perjanjian pengikatan pembelian unit (PPPU) dengan OLH Healthcare Investment…

Saham DIGI | PT Arkadia Digital Media Tbk. Fokus pada Traffic

Usai melangsungkan penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) PT Arkadia Digital Media Tbk. akan fokus menempuh investasi-investasi yang berorientasi pada kenaikan traffic kunjungan media daring perseroan.

Direktur Utama Arkadia Digital Media William Martaputra menyampaikan perseroan akan menggunakan dana hasil IPO yang sebesar Rp30 miliar untuk memperkaya infrastruktur keras dan lunak perseroan, sekaligus penambahan modal kerja.

“Dana dari IPO tersebut sebesar 38%-nya akan kami gunakan untuk pembelian perangkat keras, lalu 60% akan kami gunakan untuk pengembangan perangkat lunak dan software, sisanya 2% akan kami gunakan untuk modal kerja,” ungkap William di Jakarta, Selasa (18/9).

William menyampaikan Arkadia Digital Media yang selama ini mengunggulkan pendapatan dari media daring Suara.com akan meluncurkan tujuh media daring lagi pada kuartal IV/2018. Dengan kemunculan beberapa media baru tersebut, perseroan menargetkan angka traffic pada tahun ini dapat meningkat …

Saham ASII | PT Astra International Tbk. Perkuat Platform Digital

Emiten konglomerasi otomotif PT Astra International Tbk. mencicipi bisnis layanan digital melalui lini Astra Digital. Astra Digital akan menyediakan layanan berbasis teknologi sekaligus memperkuat platform digital yang dibutuhkan masyarakat.

Chief of Astra Digital Djap Tet Fa menyampaikan emiten dengan sandi ASII tersebut memperkuat platform bisnis digital untuk menghadirkan solusi yang berorientasi kebutuhan konsumen sekaligus relevan dengan kondisi saat ini.

“Selain solusi yang tepat, customer engagement menjadi hal yang sangat penting untuk menjangkau dan mempererat hubungan kami dengan pelanggan, kususnya generasi milenial yang merupakan pasar masa depan Astra,” ungkap Djap melalui keterangan resmi, Selasa (18/9/2018).

Dia menyampaikan saat ini Astra telah mengeluarkan tiga platform digital yaitu Seva.id, CariParkir dan Sejalan.

Seva.id adalah sebuah marketplace yang memungkinkan konsumen mendapatkan mobil impiannya dengan lebih mudah dengan beragam layanannya, seperti booking se…

Saham ZINC | PT Kapuas Prima Coal Tbk. Genjot Produksi

Emiten pertambangan logam berencana meningkatkan kapasitas produksi untuk mendorong kinerja dalam jangka panjang.

Direktur Keuangan PT Kapuas Prima Coal Tbk. (ZINC) Hendra Susanto menyampaikan, perusahaan sedang dalam tahap penyelesaikan pengembangan pabrik flotasi kedua. Pada bulan depan, diharapkan pabrik baru dapat mulai beroperasi dan berjalan penuh pada November 2018.

“Mulai November produksi bulanan kami dapat meningkat signifikan dengan beroperasinya pabrik baru,” tuturnya saat dihubungi Bisnis, Selasa (18/9/2018).

Pada November 2018, kapasitas produksi ZINC akan meningkat sekitar 40%--50% menjadi 7.000—7.500 ton per bulan dari sebelumnya 5.000—5.500 ton per bulan. Komposisinya sekitar 65% seng, sedangkan 35% lainnya ialah timbal.

Dengan penambahan kapasitas produksi, diharapkan pendapatan perseroan turut meningkat ke depannya. Seluruh hasil produksi akan selalu diserap oleh pasar ekspor 100%.

“Seluruh penjualan kami diserap pasar China. Kami produksi berapapun, akan diserap o…

Saham HEXA | PT Hexindo Adiperkasa Tbk. Optimis Dengan Kinerja Keuangan

Emiten alat berat PT Hexindo Adiperkasa Tbk. optimistis menembus proyeksi kinerja keuangan yang dipasang pada periode fiskal 2018 sejalan dengan realisasi penjualan perseroan.

Berdasarkan data ringkasan kinerja keuangan, yang disampaikan dalam paparan publik, Selasa (18/9), Hexindo Adiperkasa memproyeksikan dapat mengantongi pendapatan US$465,91 juta pada 2018. Jumlah tersebut naik dari realisasi US$343,22 juta pada tahun sebelumnya.

Dengan demikian, perseroan memproyeksikan laba bersih yang dikantongi US$26,87 juta pada periode tahun fiskal 2018. Pencapaian itu naik dari realisasi US$22,54 juta pada 2017.

Sementara itu, sampai dengan Juli 2018, HEXA merealisasikan penjualan sebanyak 701 unit. Adapun, kontribusi tiap sektor yakni konstruksi 25%, forestry 24%, agro 29%, dan mining 22%.

Djonggi Gultom, Chief Marketing Director Hexindo Adiperkasa, mengatakan proyeksi total penjualan mesin alat berat sebanyak 2.436 unit untuk periode fiskal tahun 2018. Pihaknya menyatakan optimistis dapa…

Saham WSKT - JSMR | PT Waskita Karya (Persero) Tbk. dan PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Bersiap Lunasi Obligasi

PT Waskita Karya (Persero) Tbk. dan PT Jasa Marga (Persero) Tbk. menyiapkan dana untuk melunasi obligasi yang akan jatuh tempo pada kuartal III/2018 dan kuartal IV/2018.

Berdasarkan data PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), yang dilansir Rabu (19/9/2018), Waskita Karya memiliki obligasi jatuh tempo senilai Rp350 miliar pada 16 Oktober 2018. Nilai tersebut berasal dari emisi Obligasi Berkelanjutan I Waskita Karya Tahap II Tahun 2015 Seri A.

Surat utang tersebut dicatatkan pada 19 Oktober 2015 dengan tingkat kupon tetap 10,4%. Adapun, jangka waktu pembayaran bunga dilakukan tiap 3 bulan.

Sekretaris Perusahaan Waskita Karya Shastia Hadiarti mengatakan perseroan telah menyiapkan pembayaran untuk obligasi yang akan jatuh tempo tersebut. Menurutnya, emiten berkode saham WSKT itu akan menggunakan sumber kas internal.

“Pembayarannya akan bersumber dari kas internal Waskita Karya dan termin proyek yang saat ini dikerjakan Waskita Karya,” ujarnya kepada Bisnis.com, Senin (18/9/2018).

Di…

Analisa Saham INCO, MAIN dan BBCA | 19 September 2018

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight
Sep 19, 2018
(tasrul@miraeasset.co.id)

IHSG Daily, 5,811 (-0.21% ) test resistance at 5,878. trading range hari ini 5,772 – 5,878. Indikator MFI optimized  dan indikator RSI optimized akan menguji support trendline Pada periode weekly ,indikator MFI optimized coba berbalik arah sementara di support trend line. Indikator RSI optimized dan Stochastic %D optimized  masih bergerak turun. Daily resistance terdekat di 5,878 dan support di 5,772.Cut loss level di 5,781.

INCO  Daily , 3,200 (-5.60%), trading buy,trading range 3,130 – 3,260. indikator MFI  optimized dan dan indikator Stochastic %D optimized  masih cenderung turun menguji support trend line namun mulai terbatas. Daily support di 3,130 dan resistance di 3,260. Cut loss level di 3,110.

MAIN Daily, 1,250 (+2.88%), trading buy,  1,200 – 1,290. indikator MFI optimized  dan indikator W%R %D optimized cenderung naik. Daily dan Weekly resistance di 1,290 dan 1,300. Sementara itu daily …

Watchlist Saham TetraXChange | 19 September 2018

IDX DIRECTION 19 September 2018

Tone dan Manner perdagangan hari ini  : Dipicu Sentimen Global Positif, Index Potensi Masuk Kembali ke Area R EMA7 nya

Beberapa saham yang perlu diperhatikan hari ini :

Swing Trade : INDS JPFA MAMI MPMX PGAS PTBA TRIL VIVA     (cross over MA20 kemarin)
Fast Trade : SRSN TRIL VIVA MAMI PTVA PNBN JPFA SHIP RBMS SILO HOKI ASII (hanya berlaku hari ini)

Swing Trade  saham saham yang mengalami cross over MA20

Detail lengkap dan chart analisa pada tautan berikut
http://temantrader.com/2018/09/19-sep-2018/

Terima kasih

TETRA X CHANGE

Trading Plan Saham ENRG, MAIN, PNBN dan MEDC | 19 September 2018

Selamat Pagi Sahabat Stock Preneur
Berikut beberapa saham pilihan hari ini 19 SEPTEMBER 2018 (DAILY 0R SWING)

1. (ENRG) Hari ini akan uji Resisten terdekat di 129 Kalau berhasil break. Target selanjutnya di 134 dan 139 Stop Loss jika turun dibawah 121. Range Buy hari ini di 123-129.

2. (MAIN) Hari ini akan uji resisten terdekat di 1290 Kalau berhasil break. Target selanjutnya di 1300 dan 1320 Stop loss jika turun dibawah 1205. Range Buy hari ini di 1230 –1270 .

3. (PNBN) Hari ini akan uji resisten terdekat di 895 Kalau berhasil break. Target selanjutnya di 905 dan 935 Stop loss jika turun dibawah 850. Range Buy hari ini di 870-895

4. (MEDC) Hari ini akan uji resisten terdekat di 820  Kalau berhasil break. Target selanjutnya di 835 dan 865 STOP  loss jika turun dibawah 750. Range Buy hari ini di 770 - 800.

SAHAM FAST TRADE (TRADING CEPAT)

1. FREN  Range BUY 110-117 Target di 118-123. Stoploss Jika turun dibawah 107

TETAP PERHATIKAN KONDISI MARKET JUGA YAH
Disclaimer On
STOCK PRENEUR
S…

Analisa Fundamental Saham ANTM | 19 September 2018

Proyeksi peningkatan kinerja fundamental PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) diperkirakan turut mendorong kenaikan harga sahamnya menembus Rp1.000.

Analis Mirae Asset Sekuritas Andy Wibowo Gunawan menyampaikan, pada 2018 kinerja keuangan ANTM diperkirakan meningkat signifikan seiring dengan pertumbuhan penjualan sejumlah komoditas utama perseroan, yakni emas, nikel, dan bauksit.

Pendapatan dan laba bersih ANTM pada 2018 diperkirakan masing-masing senilai Rp25,58 triliun dan Rp1,1 triliun. Kinerja itu meningkat signifikan dari realisasi 2017 masing-masing sejumlah Rp12,65 triliun dan Rp136 miliar.

“Pencapaian laba bersih semester I/2018 senilai Rp344,5 miliar mencakup 31,2% estimasi kami. Namun, Mirae tetap memertahankan proyeksi kinerja ANTM pada 2018,” paparnya dalam riset, dikutp Minggu (16/9/2018).

Per Juni 2018 pendapatan ANTM mencapai Rp11,81 triliun, melonjak 292,41% year-on-year (yoy) dari sebelumnya Rp3,01 triliun. Laba bersih sejumlah Rp344,45 miliar, berbalik dari rugi bersih pada…

Update Harga Penting Saham | 19 September 2018

Dow surges about 185 points as latest US-China trade barbs are not as bad as feared
China announced tariffs targeting $60 billion worth in U.S. products after the United States slapped tariffs on $200 billion worth in Chinese goods.
However, China also said it will put a 10 percent tariff on some goods it had previously earmarked for a 20 percent levy.
"The market is thinking this wasn't the worst-case scenario," says Daniel Deming, managing director at KKM Financial. "That's why you're seeing this pseudo-rally taking place."

Dow.......26247    +184.8  +0.71%
Nasdaq...7956     +60.3    +0.76%
S&P 500..2904     +15.5    +0.54%

FTSE........7300     -1.9       -0.03%
Dax........12158    +61.3    +0.51%
CAC.........5364    +14.9    +0.28%

Nikkei.....23421    +325.9   +1.41%
HSI..........27085   +151.8   +0.56%
Shanghai..2700    +48.2     +1.82%
ST Times..3139    +2.1        +0.07%

Indo10Yr..8.6281     +0.0111    +0.13%
INDOBex229.7790  +0.3386    +0.15…

Rekomendasi Saham William Hartanto | 19 September 2018

WH Project Outlook 19 September 2018

IHSG ditutup menurun 12,47 poin (-0.21%) menuju level 5811,79 pada perdagangan hari Selasa 18 September 2018.

MUAK DENGAN PERANG DAGANG DAN BERSATU MENYELAMATKAN RUPIAH?

Kementrian China menyatakan akan membalas keputusan AS mengenai bea masuk. Bagus, bukan? Saling ancam ini akan terus terjadi (mungkin tanpa ada aksi nyata) sampai pada akhirnya kedua negara mau tidak mau harus berdamai karena tarif yang semakin tinggi pada akhirnya akan membawa kedua negara pada pilihan tidak ekspor sama sekali, atau berdamai sekalian. Maka mari kita sama-sama menyaksikan perang dagang ini, dan menganggapnya sebagai “hiburan” sambil memanfaatkan penurunan yang terjadi untuk akumulasi saham.

Pada perdagangan kemarin Rupiah berhasil melawan dollar AS? Ada apa gerangan?

Rupanya, segenap eksportir melepas dollar bersamaan dengan bank-bank lain sehingga berhasil menekan penguatan dollar AS. Langkah ini berhasil, namun efeknya masih untuk jangka pendek. Dalam jangka panj…

Trading Plan Saham BBCA, ASII dan PTBA | 19 September 2018

IHSG (5.780-5.840) : indeks harga saham gabungan diprediksi akan bergerak rebound. Target kenaikan indeks pada level 5.840 kemudian 5.870 dengan support di level 5.780 dan 5.745.

BBCA (Buy) : Target kenaikan harga pada level 24.350 kemudian 24.575 dengan support di level 23.700, cut loss jika break 23.400.

ASII (Buy) : Target kenaikan harga pada level 7.125 kemudian 7.225 dengan support di level 6.900, cut loss jika break 6.825.

PTBA (Buy) : Target kenaikan harga pada level 4.300 kemudian 4.450 dengan support di 3.960, cut loss jika break 3.790.

Full report bisa di akses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3c5gyu

Analisa Saham HEXA | 19 September 2018

RUPS HEXA menyetujui pembagian dividen tunai senilai US$0,02148 per saham dari laba bersih tahun buku 2017 yang berakhir 31 Maret 2018. Jika menggunakan kurs 14.900 per USD, maka deviden HEXA sekitar Rp. 320/lembar.

http://market.bisnis.com/read/20180918/192/839526/hexindo-adiperkasa-hexa-tebar-dividen-tunai-us1803-juta

Dengan harga close HEXA tadi sore yang berada di level 3200, maka ROI harga saham terhadap deviden HEXA sekitar 10%.

Secara fundamental, industri alat berat saat ini mengalami banjir pesanan seiring dengan langkah emiten tambang yang memacu produksi. Bahkan antrean pemesanan alat berat bisa mencapai 1 tahun.


Secara teknikal, HEXA mencoba bertahan di support 3120. Apabila mampu bertahan dan rebound dengan bergerak menguat, maka HEXA berpeluang menuju target terdekat di 3500, dengan target selanjutnya berada di level 3750. Indikator teknikal MACD bergerak melandai, sedikit di bawah centreline. Diharapkan MACD mampu golden cross lagi dan menembus keatas centreline kembali…

Analisa Saham UNTR | 19 September 2018

Secara teknikal, terlihat bahwa UNTR saat ini belum mampu menguat menutup gap di 35450 – 35800. Hal ini menunjukkan tekanan jual masih begitu kuatnya. Cermati level support UNTR di kisaran 31375 – 31000. Jika ternyata tekanan jual masih kuat dan saham ini tidak mampu bertahan di area support ini, UNTR berpeluang mengakhiri konsolidasi panjangnnya secara negatif, bergerak melemah menuju target awal di di kisaran 29700 hingga 28750. Ini berarti kita memiliki kesempatan untuk nanti membeli perusahaan yang bagus di harga yang lebih murah, ketika memasuki fase bottom reversal tentunya. Segala kenaikan UNTR hanya merupakan technical rebound sesaat selama masih berada di bawah level 38200.

Rekomendasi: Sell jika break 31375. Strong Sell jika break 31000.

Disclaimer ON
https://galerisaham.com/untr-mengakhiri-konsolidasinya-naik-atau-turun/

Analisa Saham ADRO | 19 September 2018

ADRO Daily :  Trading Buy

Berdasarkan  Peak & Trough Analysis ,

1. Resistance : 1,825,1,860, 1,870,1885,1,915
2. Support : 1,700,1640
3.Net Avg Buy : 1,860.5
4 Net Avg Buy (broker dominant) : 1883.5
5. Net Avg Sell : 1,914.9
6 Net Avg Sell (broker dominant) : 1,868.8
7.Volume transaksi terbanyak sisi demand(VAP Demand) :  1,805 – 1,820
8.Volume transaksi terbanyak sisi supply (VAP Supply)  : 1,910 – 1,940

Harga saat ini secara umum berada di bawah urutan no 1- 8  dan  rata-rata volume sisi demand  > sisi supply, dengan demikian potensi  kenaikan masih terlihat, koreksi  yang terjadi memberi peluang untuk beli sekitar support.

by Tasrul Tanar

Analisa Saham MAIN | 19 September 2018

MAIN  Daily :  Buy on Weakness

Berdasarkan  Peak & Trough Analysis ,

1. Resistance : 1,310,1,350
2. Support : 1,200,1,190
3.Net Avg Buy : 1,204.4
4 Net Avg Buy (broker dominant) :1,202.3
5. Net Avg Sell : 1,352.5
6 Net Avg Sell (broker dominant) : 1,347.1
7.Volume transaksi terbanyak sisi demand(VAP Demand) :  1,280 – 1,290
8.Volume transaksi terbanyak sisi supply (VAP Supply)  : 1,265 – 1,275

Harga saat ini secara umum berada di bawah urutan no 1,5,6,7dan 8  dan diatas no 2 dan 3  sebagai support.  Rata-rata volume sisi demand  > sisi supply, dengan demikian potensi  kenaikan masih terlihat, koreksi  yang terjadi memberi peluang untuk beli sekitar support.

by Tasrul Tanar

Analisa Saham PTBA | 19 September 2018

PTBA  Daily :  Trading Buy
Berdasarkan  Peak & Trough Analysis ,

1. Resistance : 4,090, 4,100, 4,150
2. Support : 3,970, 3,830
3.Net Avg Buy : 3,828,
4 Net Avg Buy (broker dominant) : 3,972
5. Net Avg Sell : 4,152
6 Net Avg Sell (broker dominant) : 4,105
7.Volume transaksi terbanyak sisi demand(VAP Demand) :  4,120 -4,140
8.Volume transaksi terbanyak sisi supply (VAP Supply)  : 4,140 – 4,170

Harga saat ini secara umum berada di bawah urutan no 1,5,6,7dan 8  dan diatas no 2 dan 3  sebagai support.  Rata-rata volume sisi demand  < sisi supply, dengan demikian potensi  kenaikan masih sebatas technical rebound.

Tasrul Tanar

Saham Online di Facebook