Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari 12, 2020

Saham EXCL | XL AKAN FOKUS PADA BISNIS INTI USAI PENJUALAN MENARA

IQPlus, (12/02) -  PT XL Axiata tbk (XL Axiata) akan lebih fokus pada bisnis inti di bidang penyediaan layanan seluler dan mobile internet usai penjualan ribuan unit menara yang tersebar di penjuru daerah.
"Dengan penjualan ribuan menara maka perusahaan akan bisa lebih fokus pada bisnis inti terutama dalam meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan," kata Direktur Finance XL Axiata Mohamed Adlan bin Ahmad Tajudin kepada pers saat menyampaikan prospek perusahaan di tahun 2020 di Jakarta, Rabu.
Dikatakan, perusahaan telah mengumumkan pemenang tender penjualan menara milik perseroan sebanyak 2.782 unit dan penyewaan kembali lahan milik XL Axiata dimana sebagian menara berlokasi senilai total Rp4,05 triliun.
Ada dua perusahaan yang memenangkan tender ini, yaitu PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) dan PT Centratama Menara Indonesia (CMI). Penandatanganan perjanjian jual beli untuk transaksi ini telah dilaksanakan pada hari Jumat, 7 Februari 2020, setelah sebelum…

Saham PGAS | PGN KOMITMEN PASOK KEBUTUHAN PROYEK RDMP BALONGAN

IQPlus, (12/02) - PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk berkomitmen untuk terus meningkatkan penyaluran gas bumi ke berbagai segmen, salah satunya proyek RDMP Balongan.
Pemanfaatan gas bumi untuk Refinery Unit (RU)  Balongan memberikan nilai tambah yang positif untuk meningkatkan utilisasi gas bumi, optimasi biaya operasi kilang, maupun pemanfaatan LPG.
"Penyaluran gas bumi ke kilang Pertamina Balongan merupakan salah satu proyek strategis PGN dalam rangka konversi bahan bakar minyak dan LPG menjadi gas bumi," ungkap Sekretaris Perusahaan PGN, Rachmat Hutama, Rabu, melalui pesan tertulis yang diterima di Jakarta.
Sesuai dengan Peraturan Menteri Nomor 06 tahun 2016, RU Balongan merupakan kilang gas prioritas, sehingga pasokan gas dari Pertamina Grup akan diprioritaskan untuk RU Balongan.
Dalam proyek ini, Pertamina akan menggandeng PGN sebagai subholding gas untuk penyaluran gasnya. Terlebih saat ini terdapat kebutuhan tambahan gas untuk RU Balongan sebesar 10-15 BBTUD.
Dengan kegiat…

Saham TINS | TIMAH KELUARKAN BIAYA Rp13,32 MILIAR UNTUK EKSPORASI JANUARI

IQPlus, (12/02) -  PT Timah mengeluarkan biaya sebesar Rp13,32 miliar untuk biaya operasional kegiatan eksplorasi bulan Januari 2020 dengan fokus pada komoditas timah.
Menurut keterangan perseroan Rabu disebutkan, kegiatan eksplorasi dilakukan di laut berupa kegiatan pemboran rinci di perairan Bangka dengan menggunakan lima unit kapal bor dengan total bor sebanyak 4.574 meter.
Kegiatan eksplorasi darat meliputi kegiatan geomagnet, core logging, percontoan core, pengukuran grid bor dan pemboran timah di pulang Bangka dan Belitung dengan total meter bor sebanyak 2.409 meter.
Adapun rencana kegiatan eksplorasi Desember 2019 melakukan evaluasi dan melanjutkan kegiatan bulan sebelumnya. (end)

Saham PTBA | BUKIT ASAM TERAPKAN MANAJEMEN ANTI SUAP ISO 37001:2016

IQPlus, (12/02) - Sebagai wujud komitmen dalam menjalankan Good Corporate Governance (GCG) dan membangun Environment Social Governance Management System, PT Bukit Asam Tbk menerapkan standar internasional Anti-Bribery Management System atau Manajemen Anti Suap ISO 37001:2016. Penerapan ISO 37001:2016 ini ditandai dengan penandatanganan Komitmen Bersama Pembangunan ISO 37001:2016 oleh jajaran Direksi Bukit Asam di Tanjung Enim, Selasa.
Penerapan ISO 37001:2016 merupakan langkah Bukit Asam dalam meningkatkan kepercayaan stakeholders dan memberikan nilai tambah perusahaan. Melalui penerapan Manajemen Anti Suap ini, Bukit Asam akan semakin dapat meningkatkan penerapan nilai-nilai budaya perusahaan dan semakin mendorong keterbukaan informasi perusahaan untuk publik. 
"Tentu dengan diterapkan ISO 37001:2016 ini, Bukit Asam mencegah adanya KKN dalam lingkup perusahaan. Penerapan ini juga agar kita dapat mengendalikan dan melakukan tindakan pencegahan KKN, karena sebagai perusahaan publik …

Saham IMAS | TRITUNGGAL INTIPERMATA LEPAS SEBAGIAN SAHAM DI INDOMOBIL

IQPlus, (12/02) -Salah satu pemegang saham PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) yakni PT Tritunggal Intipermata (TIP) telah menjual sebagian kepemilikan sahamnya.
Menurut keterangan perseroan Rabu disebutkan, penjualan dilakukan pada 3 Februari 2020 sebanyak 142.989.000 saham dengan harga Rp995 per lembar atau total transaksi mencapai Rp142.274.055.000.
Tujuan dari pelepasan saham adalah divestasi untuk mendapatkan dana. Dengan dilakukannya penjualan saham tersebut, maka kepemilikan saham PT TIP di PT Indomobil Sukses Internasional Tbk berkurang dari semulai 502.511.650 saham (18,17%) menjadi 359.522.650 saham (13%). (end)

Saham EXCL | GENJOT PENGEMBANGAN JARINGAN, XL SIAPKAN CAPEX Rp7,5 TRILIUN

IQPlus, (12/02) - PT XL Axiata Tbk (EXCL), memperkirakan industri telekomunikasi di tahun ini akan pulih dengan tingkat pertumbuhan di atas capaian 2017, untuk itu perseroan mengalokasikan dana belanja modal atau capital expenditure (capex) mencapai Rp7,5 triliun.
Presiden Direktur & CEO XL Axiata, Dian Siswarini mengungkapkan bahwa, besaran capex tahun ini lebih rendah dari alokasi di 2019 sebesar Rp8 triliun. Namun, lebih tinggi dibandingkan dengan anggaran capex di 2017 senilai Rp6,8 triliun.
Rencananya, sebesar 80 persen dari total capex Rp7,5 triliun tersebut akan digunakan untuk pengembangan jaringan yang sebesar 60 persennya untuk menambah radio dan LTE.
Dirinya meyakini, industri telko pada tahun ini akan stabil di level mid single digit atau inline dengan target pertumbuhan ekonomi sebesar 5 persen.
Ia menyebut, data makro Indonesia mengasumsikan bahwa pertumbuhan ekonomi di 2020 sebesar 5,3 persen dan inflasi terjaga secara year-on-year sebesar 3 persen. Sedangkan asumsi nil…

Saham SMDR | SAMUDERA INDONESIA TINGKATKAN MODAL DI ANAK USAHA

IQPlus, (12/02) - PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) meningkatkan penyertaan modal ke salah satu anak usahanya PT Samudera Perkapalan Indonesia (SPKLI) sebanyak 13 ribu saham dengan nilai nominal Rp1 juta per saham atau total Rp13 miliar.

Menurut Corporate Secretary Perseroan, Farida Helianti Sastrosatomo dalam keterangan Selasa, dengan adanya aksi korporasi tersebut, maka kepemilikan perseroan SPKLI sebanyak 93.885 saham atau dengan nilai nominal Rp93,88 miliar mewakili 99,987% saham.

Transaksi ini dilakukan perseroan untuk memperkuat struktur modal anak usaha sebagai lagkah strategis guna mendukung operasional kegiatan usaha PT Samudera Perkapalan Indonesia. (end/II)

Saham FASW | LABA FAJAR SURYA WISESA TURUN JADI Rp968,83 MILIAR HINGGA DESEMBER

IQPlus, (12/02) - PT Fajar Surya Wisesa Tbk (FASW) alami penurunan laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar 31% hingga periode 31 Desember 2019 menjadi Rp968,83 miliar dibandingkan laba bersih Rp1,41 triliun di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Rabu menyebutkan, penjualan bersih turun menjadi Rp8,27 triliun dari Rp9,94 triliun dan laba kotor turun menjadi Rp1,81 triliun dari Rp3,02 triliun.

Sementara laba sebelum pajak tercatat turun menjadi Rp1,22 triliun dari laba sebelum pajak Rp1,99 triliun. Jumlah aset perseroan hingga periode 31 Desember 2019 mencapai Rp10,75 triliun turun dari jumlah aset Rp10,96 triliun yang tercatat hingga 31 Desember 2018. (end)

Saham SMGR | SEMEN INDONESIA SIAPKAN BELANJA MODAL Rp2 TRILIUN

IQPlus, (12/2) - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) menganggarkan belanja modal atau capital expendicture (capex) sekitar Rp 2 triliun pada tahun 2020. Demikian disampaikan oleh Direktur Keuangan Semen Indonesia, Doddy Sulasmono Diniawan, di Jakarta, Rabu (11/2/2020).

Menurut Doddy, dana tersebut paling besar akan digunakan untuk pemeliharaan (maintenance) dan sisanya akan digunakan untuk ekspansi usaha. "Capex tahun ini tidak terlalu banyak, hanya sekitar Rp 2 triliun,"ujarnya.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, bahwa penggunaan dana belanja modal untuk ekspansi usaha tidak akan besar, karena Perseroan menganut prinsip sharing economy. Melalui sharing economy maka Perseroan akan lebih fokus pada hilirisasi produk.

Kemudian, ia mengaku, sumber pendanaan belanja modal tahun ini akan berasal dari kas internal Perseroan. Karena kebutuhan tidak terlalu besar, maka perusahaan tidak berniat mencari pendanaan melalui pasar modal.

"Perseroan tidak memiliki rencana untuk me…

Saham BJTM | SPIN OFF BANK JATIM SYARIAH MASIH TERKENDALA TEKNIS

IQPlus, (12/02) - Rencana spin-off atau pemisahan unit syariah dari Bank Jatim masih terkendala masalah teknis, dan tidak bisa direalisasikan pada 2020 atau 2021, kata salah satu pejabat Bank Jatim.
"Kendala teknis ada karena aset, penyertaan modal, laba dan sebagainya," kata Pgs Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) Ferdian Timur Satyagraha di Surabaya, Selasa.
Untuk masalah aset, kata dia, Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebagai pemilik saham terbesar di Bank Jatim menginginkan Unit Usaha Syariah (UUS) bisa menjadi Badan Usaha Syariah (BUS) setelah ada peningkatan aset.
"Kalau tahun depan, aset kami harapkan bisa Rp4 triliun, dan meningkat lagi antara Rp5 triliun hingga Rp6 triliun dan dianggap cukup kalau menjadi BUS. Namun saat ini baru Rp2,8 triliun," kata Ferdian.
Kendala lainnya, kata dia, adalah terkait penyertaan modal, karena Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta modal minimal Rp1 triliun. Dari jumlah itu, Pemprov Jatim meny…

Saham MTPS | PERKUAT STRUKTUR PERMODALAN, META EPSI BERENCANA TUNDA PEMBAGIAN DIVIDEN

IQPlus, (12/02) - PT Meta Epsi Tbk (MTPS) menyatakan bahwa, saat pelaksanaan RUPS Tahunan 2020, jajaran direksi perseroan bakal mengusulkan untuk tidak membagikan dividen dari perolehan laba bersih untuk tahun buku 2019.

Hal tersebut sebagaimana dikemukakan oleh Direktur Utama PT Meta Epsi Tbk, Kahar Anwar saat Public Expose Insidentil perseroan, Kemarin.

"Dari direksi tidak mau (mengusulkan) pembagian dividen. Tapi, nantinya tergantung pada keputusan RUPS," kata dia.

Kahar menjelaskan, keinginan perseroan untuk tidak membagikan dividen dari laba bersih 2019 tersebut, karena perseroan membutuhkan anggaran modal kerja, selain dari dana sisa hasil IP0. Informasi saja, MTPS mencatatkan namanya di BEI pada April 2019 lalu.

Lebih lanjut Kahar memyebutkan, pada tahun ini perseroan mendapatkan kontrak pembangunan konstruksi untuk sejumlah gedung yang dimiliki oleh PT Pan Brothers Tbk (PBRX). Catatan saja, Komisaris Utama MTPS, Anne Patricia Sutanto merupakan Wakil Direktur Utama P…

Rekomendasi Saham Mirae Asset | AALI, BBRI, MNCN

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Embun Pagi (12 Februari, 2020) Research Team (research@miraeasset.co.id)
Market comment by Hariyanto Wijaya, CFA, CPA (Aust), CMT (hariyanto.wijaya@miraeasset.co.id)
IHSG sedikit meningkat sebesar + 0,04% pada hari Selasa. Investor asing tetap membukukan neto sebesar IDR226milyar kemarin, menunjukkan kepercayaan pada prospek Indonesia. Penjualan ritel Desember turun -0,5% YoY (vs + 1,3% YoY di bulan November). Kami perkirakan IHSG akan diperdagangkan mixed ke level yang lebih tinggi hari ini di tengah optimisme bahwa wabah koronavirus dapat tertahan pada bulan April.
Indeks AS ditutup sebagian besar lebih tinggi pada hari Selasa karena suasana risk-off secara bertahap mereda di tengah laporan wabah koronavirus dapat ditahan pada bulan April, menghindari potensi kejatuhan ekonomi. Dalam kesaksian kongres, Ketua Fed Jerome Powell mengatakan bahwa Bank Sentral sedang memantau wabah koronavirus dan menegaskan kembali ekonomi AS tetap dalam posisi yang baik…

Rekomendasi Saham Panin Sekurias | BMRI, MYOR, SCMA, SIDO

Berikut adalah rekomendasi Daily Technical untuk hari ini, Rabu 12 Februari 2020.
IHSG ditutup menguat sebesar 2,31 poin (+0.03%) menuju level 5.954,39 pada perdagangan hari Selasa 11 Februari 2020 kemarin. Masih bertahan di atas support 5,940, IHSG bergerak aman dan terlihat momen ini dimanfaatkan oleh investor asing untuk membeli saham yang kebanyakan adalah blue chips. Kesempatan ini bagus dan beberapa saham dapat diperhatikan sebagai pilihan hari ini. Sentimen lanjutan dari penguatan rupiah. Hari ini IHSG berpotensi bergerak mixed cenderung menguat dalam range 5.940 s/d 6.050.
[BMRI] Testing Resistance: Menguji resistance pada 7825. Volume perdagangan kemarin meninggi sehingga menarik dan berpotensi melanjutkan penguatan jika mampu breakout. Rekomendasi: Buy on breakout 7825, TP 8000, stop loss <7600 .="" p=""> Support: 7600. Resistance: 7825.
[MYOR] Resistance Breakout: Menguat menembus resistance pada 1980. Breakout ini mengkonfirmasi penguatan jangka …

Rekomendasi Saham IPOT | MEDC, BWPT, ADRO

IHSG (5.925-5.990) : indeks harga saham gabungan diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah. Target pelemahan indeks pada level 5.925 kemudian kemudian 5.890 dengan resist di level 5.990 dan 6.030. MEDC (Buy) : Target kenaikan harga pada level 735 kemudian 755 dengan support di level 690, cut loss jika break 670. BWPT (Buy) : Target kenaikan harga pada level 128 kemudian 133 dengan support di level 117, cut loss jika  break 112. ADRO (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.345 kemudian 1.375 dengan support di level 1.295, cut loss jika break 1.265. XBLQ (Sell) : Target pelemahan harga pada level 462 kemudian 459 dengan resist di level 469 dan 472. XIIT (Sell) : Target pelemahan harga pada level 538 kemudian 534 dengan resist di level 546 dan 550. XPES (Sell) : Target pelemahan harga pada level 395 kemudian 392 dengan resist di level 400 dan 402. Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3c9lu0

Bandarmologi Saham BTPS, ITIC, HOKI, MIKA, BNLI

Wednesday (12/02/2020) New Early BIRD Technical & Bandarmology Prespectives (Dr Cand., Edwin Sebayang, CSA®., CIB®-MNC Sekuritas)

IDX Composite 5,916 - 6,006
SUMMARY: STRONG SELL

11 TECHNICAL INDICATORS:
RSI (14): SELL
STOCH (9,6): SELL
MACD(12,26): SELL
ATR (14): HIGH VOLATILITY
ADX (14): SELL
CCI (14): SELL
HIGHS/LOW (14): SELL
VO: SELL
ROC: SELL
WILLIAMS R: SELL
BULLBEAR (13): SELL

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER  ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION


STOCKS PICK:

BTPS 4,540 - 5,025
TECHNICAL INDICATORS: STRONG BUY

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION


ITIC 2,460 - 2,800
TECHNICAL INDICATORS: STRONG BUY

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


HOKI 925 - 975
TECHNICAL INDICATORS: STRONG BUY

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION

Rekomendasi Saham MNC Sekuritas | PTBA, LSIP, BBNI, TLKM

MNC Daily Scope Wave 12 Februari 2020
Pada perdagangan kemarin (11/2), IHSG ditutup menguat tipis 0,04% ke level 5,954. IHSG harus menguat menembus area 6,000-6,050 untuk menuju target penguatan terdekat di 6,100-6,150. Skenario ini berlaku jika IHSG tidak terkoreksi menembus 5,876, yang akan membawa IHSG menuju area 5,700-5,750. Support: 5,925, 5,900 Resistance: 6,000, 6,050
PTBA - Buy on Weakness (2,310) Selama PTBA tidak kembali terkoreksi di bawah 2,160, maka kami memperkirakan posisi PTBA saat ini sedang berada di wave [ii]. Apabila PTBA sudah mengkonfirmasi keberadaan wave [ii], selanjutnya pergerakan PTBA akan cenderung menguat untuk membentuk wave [iii]. Buy on Weakness: 2,260-2,300 Target Price: 2,500, 2,620 Stoploss: below 2,160
LSIP - Buy on Weakness (1,215) Posisi LSIP saat ini, kami perkirakan sudah berada di awal wave [v] dari wave 1. Dimana LSIP masih berpotensi untuk melanjutkan penguatannya untuk membentuk wave [v] dari wave 1. Skenario ini berlaku jika LSIP tidak te…

Analisa Saham FREN | 12 Februari 2020

Saham FREN pada tanggal 11 Februari 2020 ditutup menguat pada harga 117 , naik 6,36%. Hal ini disertai dengan kenaikan volume, yaitu 356% dari hari sebelumnya. Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area pertengahan ke arah atas. Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di bawah garis 0 dengan kecenderungan naik.
Rekomendasi : Beli Berpeluang ke 135 Jika turun di bawah 109 maka berpeluang ke 105
www.sahamonline.id Disclaimer ON

Analisa Saham PGAS, BMRI, MYOR | 12 Februari 2020

1. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS)

Pergerakan harga PGAS masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Hal ini juga didukung indikator relative strength index (RSI) yang sudah menunjukkan oversold atau jenuh jual.
Rekomendasi: Accumulative Buy Support: Rp 1.445 Resistance: Rp 1.585 Muhammad Nafan Aji, Binaartha Sekuritas
2. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI)

Pergerakan saham BMRI menunjukkan candle sedang berusaha meninggalkan middle band. Sementara indikator relative strength index (RSI) dan MACD serentak mengarah naik. Hal ini mengindikasikan potensi naik jangka pendek
Rekomendasi: Buy Support: Rp 7.550 Resistance: Rp 8.000 William Surya, Indosurya Bersinar Sekuritas
3. PT Mayora Indah Tbk (MYOR)

Pergerakan harga saham MYOR mulai membentuk pola candle spinning top bergerak pada tren bullish continuation jangka pendek. Terdapat sinyal jual pada indikator stochastic di area overbought, menunjukkan MYOR su…