Analisa Penutupan Pasar Saham Indonesia | 20 September 2018

*Mirae Asset Sekuritas Indonesia*
Investment Information Team

*Market Review 20 September 2018*

Tercatat 254 saham menguat dan 165 saham melemah. *IHSG +57.6 poin (+0.98%) ke level 5,931.2*, dan *LQ-45 +15.0 poin (+1.62%) ke level 938.6*.

*Sectoral Return :*
- Agri +0.69%
- Mining +1.06%
- Basic-Ind +1.81%
- Misc-Ind +1.20%
- Consumer +1.21%
- Property -0.00%
- Infrastructure +0.58%
- Finance +1.13%
- Trade +0.14%
- Manufacture +1.37%

Investor asing *net buy senilai Rp 221 Miliar*.

*USD/IDR -23.50 poin (-0.16%)* terhadap Rupiah di angka 14,851.50.

*Saham yang ditutup menguat*

- *DYAN ditutup menguat Rp 12 (+13.63%) ke level Rp 100*. PT Dyandra Media International Tbk (DYAN) mengumumkan telah melego sejumlah aset anak usaha. Aset milik PT Graha Multi Utama (GMU) itu dijual kepada perusahaan terafiliasi mereka yakni PT Grahasatria Dayatama senilai Rp 63,12 miliar. Asal tahu saja, GMU merupakan anak usaha DYAN yang bergerak di industri perhotelan yang memiliki dua hotel Santika dan lima hotel Amaris. Adapun penjualan aset hotel ini adalah hotel Santika milik GMU.

- *BBNI menguat Rp 125 (+1.74%) ke level Rp 7,300*.  PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) melalui Kantor Cabangnya di Singapura menggandeng beberapa perusahaan yang berbasis di Singapura untuk memperkuat hubungan bisnis dengan sasaran utama peningkatan ekspor dari Indonesia ke pasar dunia. Sejumlah 11 perusahaan dengan fokus pembelian produk-produk asal Indonesia dan memasarkannya ke pasar internasional dirangkul untuk lebih bersinergi bersama bank plat Merah tersebut.

- *OKAS menguat Rp 27 (+13.84%) ke level Rp 222*. PT Ancora Indonesia Resources Tbk masih mengandalkan bisnsi peledak tambang. Apalagi, produksi dan harga batubara yang cukup membara ikut mendorong produksi dan penjualan Ammonium Nitrate (AN) perusahaan di paruh terakhir tahun 2018 ini. Selain soal produksi dan harga batubara, Direktur Utama Ancora Indonesia Resources Teddy Kusumah Somantri menyebut ada faktor lain yang membuat bisnis AN mengalami peningkatan. Yaitu karena adanya pembatasan impor AN, sehingga perusahaan batubara mengalihkan belanjanya ke produsen AN dalam negeri.

- *TPIA menguat Rp 70 (+1.44%) ke level Rp 4,920*.  PT Bukit Asam Tbk (PTBA) berencana melakukan ground breaking proyek coal to chemical plant pada Desember 2018. Terlebih, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) meminta agar proyek hilirisasi batubara tersebut dipercepat. Proyek pengembangan antara PTBA dengan PT Pertamina dan PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) merupakan proyek feasible, mengingat harga batubara yang digunakan memakai skema harga batubara cost plus margin, bukan market price. Adapun kebutuhan batubara untuk proyek ini sebesar 9 juta ton per tahun, dengan produk utama hilirisasi adalah pupuk urea, DME dan polipropilen.

*Saham yang ditutup melemah*

- *TCPI melemah Rp 200 (-5.74%) ke level Rp 3,280*.  PT Kanz Gemilang Utama (KGU) akan diakuisisi oleh PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI), yang ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) pada Selasa (19/9). Direktur Utama TCPI, Dirc Ricard Talumewo mengatakan, akuisisi ini diperkirakan akan meningkatkan penjualan secara signifikan, di mana sebagian besar pendapatan masih disumbangkan dari pengangkutan batubara. Sebelumnya Dirc bilang, setelah melakukan akuisisi, volume pekerjaan TCPI untuk pengangkutan batubara menjadi 42 juta metrik ton per tahun yang terdiri dari pekerjaan transshipment sebesar 24 juta metrik ton per tahun. Guna mendukung kontrak itu, TCPI mengoperasikan 22 set tug and barges dan 3 floating crane untuk kegiatan transshipment.

- *PNBN melemah Rp 20 (-2.17%) ke level Rp 900*. Rumor divestasi Australia & New Zealand Banking Group Ltd. (ANZ) atas saham PT Bank Pan Indonesia Tbk atau Bank Panin (PNBN) makin terang. Bahkan, divestasi itu sudah mulai direalisasi. ANZ memiliki 38,8% saham PNBN. Nilainya sekitar US$ 553 juta atau setara sekitar Rp 8,23 triliun. Sejatinya, sudah sejak lama ANZ ingin keluar dari PNBN. Beberapa pembicaraan dengan calon investor strategis juga sempat beberapa kali dilakukan. Namun, pembicaraan tersebut tidak menemukan titik temu. "Sekarang, ANZ kembali mengukur minat para calon investor strategis," imbuh sumber tersebut.

Saham BBRI | Bank BRI Terima Penghargaan Bergengsi Tingkat Internasional


Bank BRI kembali menerima penghargaan bergengsi di tingkat internasional, yaitu National Champion for Marketing 3.0 dari Asia Marketing Federation (AMF). Bank BRI dianggap sebagai salah satu lembaga perbankan dengan predikat terbaik di Tanah Air dengan mengeliminasi perbankan lainnya di Indonesia.

"Kami bangga telah berhasil memperoleh penghargaan internasional dari Asia Marketing Federation (AMF) dengan predikat National Champion for Marketing 3.0. Ini sebuah apresiasi dari dunia internasional kepada kinerja terbaik Bank BRI. Penghargaan ini akan kami pertahankan dan kami dedikasikan bagi seluruh nasabah Bank BRI," ungkap Direktur Konsumer Bank BRI Handayani dalam keterangan tertulis, Rabu (19/9/2018).

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh AMF kepada Chief of Representative BRI Hong Kong Roby Firmansjah Sastraatmadja dalam gelaran Asia Marketing Federation (AMF) Asia Marketing Excellence Award di Guangdou, China, pada Selasa (18/9).

Bank BRI dinilai layak mendapatkan predikat terbaik Marketing 3.0 karena pengelolaan marketing bisnis yang mumpuni, di antaranya telah benar-benar merefleksikan visi, misi, dan nilai perusahaan dalam implementasi marketingnya. Pendekatan marketing yang dilakukan BRI juga sesuai yang diinginkan dan relevan dengan konsumen atau nasabah.

Selain itu, tentu saja strategi BRI dinilai memiliki kontribusi positif terhadap permasalahan di masyarakat. Hal ini disandarkan pada luasnya unit kerja BRI yang tersebar di seluruh Indonesia dan produk perbankan yang beragam bagi semua kalangan, hingga mampu memberikan layanan perbankan/literasi keuangan kepada seluruh lapisan masyarakat Indonesia. (end)
http://www.iqplus.info/news/stock_news/bbri-bank-bri-terima-penghargaan-internasional,61163227.html

Saham ANTM | PT Antam Tbk. Siap Genjot Produksi Jelang Akhir Tahun


Emiten pertambangan PT Antam Tbk. siap mengoptimalkan produksi dan menggenjot penjualan komersial jelang akhir tahun.

Direktur Operasi PT Antam Tbk. (ANTM) Hari Widjajanto menuturkan, pihaknya akan melakukan produksi kembali (restarting) proyek Chemical Grade Alumina (CGA) di pabrik Tayan, Kalimantan Barat. Diharapkan komersialisasi dapat dilakukan pada November 2018.

“Jadi Oktober kami akan restarting produksi, November bisa mulai penjualan komersial,” ujarnya.

Pabrik CGA Tayan sudah berhenti beroperasi selama setahun seiring dengan rencana pengalihan saham. Fasilitas tersebut menghasilkan CGA yang digunakan untuk memproduksi bahan pendukung komponen elektronik.

Corporate Secretary ANTM Aprilandi Hidayat Setia menyampaikan, perusahaan masih dalam proses pengambilalihan 20% saham PT Indonesia Chemical Alumina (ICA) yang mengoperasiokan pabrik CGA Tayan dari Showa Denko K.K (SDK) Jepang. Adapun, 80% saham lainnya sudah dipegang Antam.

"Antam dan SDK sudah sepakat perihal pengambilalihan 20% saham ICA. Tapi ada beberapa proses penyelesaian dari lenders," tuturnya.

Menurutnya, di tengah aksi pengalihan saham, rencana operasional Tayan masih akan berjalan. Proses commissioning akan berlangsung pada September—Oktober 2018.
http://market.bisnis.com/read/20180919/192/839848/antam-antm-segera-komersialisasi-proyek-cga-pabrik-di-kalbar

Saham CPRO | Strategi PT Central Proteina Prima Tbk. Pasca Resrukturisasi


Emiten perikanan PT Central Proteina Prima Tbk. (CPRO) menerapkan sejumlah strategi untuk memacu pertumbuhan kinerja setelah melakukan restrukturisasi obligasi.

Presiden Direktur Central Proteina Prima Irwan Tirtariyadi menuturkan, perseroan akan fokus kepada pertumbuhan fundamental kinerja selepas menyelesaikan restrukturisasi utang. Sejumlah strategi yang dijalankan antara lain memacu penjualan ekspor, menambah produk olahan perikanan, dan penetrasi pasar makanan hewan peliharaan (petfood).

“Setelah menyelesaikan restrukturisasi, kami fokus mengembangkan kinerja,” ujarnya, Rabu (19/9/2018).

Dari sisi ekspor, CPRO akan menggenjot penjualan udang. Adapun, di bisnis makanan olahan, perusahaan akan menambah sejumlah varian baru yang saat ini mencapai 80 produk.

Terbaru, CPRO memasarkan keripik kulit ikan patin untuk segmen menengah ke atas. Makanan kudapan ini dipasarkan di sejumlah outlet Freshmart bersama dengan sejumlah produk bermerek Fiesta lainnya.

Irwan menyampaikan, perseroan juga mencoba penetrasi pasar petfood untuk ikan dan burung. Saat ini, memelihara hewan sudah menjadi bagian gaya hidup kelas menengah, sehingga permintaan makanannya kian bertumbuh.

“Memelihara hewan sudah menjadi gaya hidup kelas menengah. Tahun depan kami akan masuk ke petfood untuk kucing dan anjing,” imbuhnya.

Perihal restrukturisasi, perseroan sudah merealisasikannya pada Juni 2018. CPRO mengurangi liabilitas melalui restrukturisasi obligasi anak usahanya, Blue Ocean Pte. Ltd.
http://market.bisnis.com/read/20180919/192/840132/ini-strategi-central-proteina-prima-cpro-setelah-restrukturisasi

Saham WTON | Kontrak PT Wijaya Karya Beton Tbk. Tumbuh 20% 2018


PT Wijaya Karya Beton Tbk. membidik pertumbuhan kontrak baru 20% dari realisasi 2018 sejalan dengan target yang dipasang Asosiasi Perusahaan Pracetak dan Prategang Indonesia.

Sekretaris Perusahaan Wijaya Karya Beton Yuherni Sisdwi mengatakan perseroan membidik pertumbuhan kontrak baru yang lebih besar pada 2019. Menurutnya, kenaikan yang dibidik mencapai 20% dari realisasi 2018.

Pada 2018, emiten berkode saham WTON itu menargetkan kontrak baru Rp7,56 triliun. Sampai dengan Agustus 2018, jumlah yang dikantongi tercatat senilai Rp4,5 triliun.

Tahun lalu, realisasi kontrak baru anak usaha PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. tersebut senilai Rp7,1 triliun. Pencapaian itu melewati target yang dipasang Rp6,3 triliun pada 2017.

Yuherni menjelaskan bahwa telah mempersiapkan kapasitas produksi perseroan sejak awal tahun untuk mencapai target. Untuk tahun depan, WTON akan menyusun secara detail rencana kerja dan anggaran perusahaan (RKAP) 2019 pada Oktober 2018—Desember 2018.

Dalam RKAP tersebut, sambungnya, akan ditentukan lebih lanjut aksi korporasi yang akan dieksekusi. Hal itu juga termasuk berapa nilai investasi yang akan ditanamkan, kapasitas yang disiapkan, serta rencana perseroan lainnya.

Dia menambahkan target yang dipasang Asosiasi Perusahaan Pracetak dan Prategang Indonesia (AP3I) juga mengacu data dari seluruh anggota yang dikumpulkan, termasuk WTON.

“Data dari seluruh anggota dikumpulkan sehingga mudah menghitung ataupun mengetahui segala sesuatu yang terkait dengan industri di asosiasi ini."

Diberitakan Bisnis.com sebelumnya, WTON memiliki kapasitas produksi 3,4 juta ton sampai dengan Juni 2018. Jumlah itu termasuk Pabrik Produk Beton (PPB) Sulawesi Selatan yang segera berproduksi untuk memenuhi proyek jalan tol AP Pettarani.

Untuk ekspansi di PBB, WTON akan menambah jalur produksi baru. Angka investasi yang dikucurkan berkisar Rp35 miliar.

Sampai dengan akhir 2018, perseroan tidak menutup kemungkinan akan menambah kapasitas produksi hingga mencapai 3,6 juta ton. Dari total alokasi belanja modal Rp677 miliar, alokasi untuk penambahan kapasitas senilai Rp234 miliar.
http://market.bisnis.com/read/20180920/192/840192/2019-wika-beton-wton-bidik-kontrak-baru-naik-20

Saham ASGR | PT Astra Graphia Tbk. Beri Anak Usaha Pinjaman


Emiten lini percetakan milik Grup Astra, PT Astra Graphia Tbk. memberikan pinjaman kepada dua anak usahanya. Pinjaman tersebut akan digunakan dua entitas anak perseroan untuk modal kerja.

Berdasarkan keterbukaan informasi yang dipublikasikan perseroan, Rabu (19/9/2018), emiten dengan sandi ASGR tersebut memberikan pinjaman uncommitted kepada PT Astra Graphia Information Technology (AGIT) yang 99,99% sahamnya dimiliki perseroan.

Fasilitas pinjaman sebesar Rp25 miliar tersebut diberikan untuk angka waktu dua tahun sejak tanggal 17 September 2018 hingga 16 September 2020 dengan bunga sebesar JIBOR+2%.

Astra Graphia juga memberikan pinjaman uncommitted kepada PT Astragraphia Xprins Indonesia (AXI) yang 99,99 sahamnya dimiliki oleh perseroan. Fasilitas pinjaman sebesar Rp100 miliar tersebut diberikan untuk jangka waktu dua tahun sejak 17 September 2018 sampai 16 September 2020 dengan bunga sebesar JIBOR+2%.

“Pemberian fasilitas pinjaman kepada AGIT dan AXI dilakukan untuk membiayai kebutuhan modal kerja, di luar perolehan pinjaman dari bank,” ungkap Sekretaris Perusahaan Astra Graphia Safia E. Widianto dalam keterbukaan informasi yang dipublikasikan Rabu (19/9/2018).

Adapun, Astra Graphia memiliki tiga pilar bisnis yaitu Dokumen Solusi, Solusi Teknologi, dan Solusi Perkantoran. Perseroan mempersiapkan AGIT untuk membantu perusahaan-perusahaan yang ada di Indonesia untuk masuk ke dalam dunia digital untuk menyambut Industri 4.0.
http://market.bisnis.com/read/20180920/192/840205/astra-graphia-asgr-perkuat-modal-kerja-2-anak-usaha

Saham BBTN | PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Salurkan 38 trilyun Kredit


PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. mencatatkan penyaluran kredit komersial hingga Agustus 2018 mencapai sekitar Rp38,14 triliun. Jumlah tersebut tercatat naik 16,89% secara tahunan (year-on-year/yoy) dari Rp32,63 triliun pada Agustus 2017.

Direktur Utama BTN Maryono mengungkapkan untuk terus menggenjot penyaluran kredit komersial, perseroan akan bersinergi dengan berbagai pihak termasuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN) lainnya. Salah satu BUMN yang diajak kerja sama, lanjutnya, yakni PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero).

Adapun, sinergi tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Bank BTN dengan RNI yang digelar di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu.

Menurut Maryono, melalui kemitraan ini, perseroan akan memberikan beragam fasilitas berupa produk dan layanan milik perseroan ke RNI. Di antaranya, Bank BTN akan memberikan fasilitas kredit untuk membiayai proyek konstruksi properti di lahan milik RNI.

Melalui kemitraan ini, perseroan juga akan memberikan layanan kredit komersial lainnya dan layanan garansi bank. “Langkah ini juga menjadi wujud aksi kami mendukung sinergi BUMN terutama dalam meningkatkan kinerja bisnis dan memberi manfaat bagi masyarakat Indonesia,” jelas Maryono di sela penandatanganan MoU di Jakarta, Rabu.

Maryono melanjutkan, BTN juga menawarkan berbagai fasilitas layanan perbankan lainnya yang dimiliki perseroan bagi RNI. “Kami juga akan memberikan produk KPR/KPA [kredit pemilikan rumah/apartemen] dan kredit konsumer lainnya dengan skema menarik bagi karyawan RNI,” tutur Maryono.(end)
http://www.iqplus.info/news/stock_news/bbtn-kredit-komersial-btn-capi-rp38-14-triliun,61190937.html

Saham LPKR | Peringkat Moody's untuk PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR) Turun


Moody’s Investor Service memutuskan menurunkan peringkat korporasi dan surat utang PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR) dari B2 menjadi B3 dengan tetap mempertahankan outlook negatif, artinya masih terbuka peluang penurunan peringkat lebih lanjut dalam 12 bulan ke depan.

Surat utang yang dimaksud yakni obligasi yang diterbitkan oleh Theta Capital Ptd. Ltd., anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki LPKR. Obligasi ini dijamin oleh LKPR dan beberapa anak perusahaannya yang lain.

Jacintha Poh, Wakil Presiden dan Analis Senior Moody, mengatakan bahwa penurunan peringkat mencerminkan ekspektasi Moody’s bahwa arus kas operasi LPKR di tingkat perusahaan induk akan melemah lebih lanjut dalam 12-18 bulan ke depan.

“Sehingga, kemampuan perusahaan untuk melayani kewajiban pembayaran utangnya akan tergantung pada kemampuannya untuk melakukan penjualan aset," kata Jacintha dalam keterangan resmi, Rabu (19/9/2018).

Adapun, LPKR baru saja mengumumkan penjualan 100% saham dalam Bowsprit Capital Corporation Limited, yang mana memiliki 7% First REIT, untuk OUE Limited dan OUE Lippo Healthcare Limeted senilai SGD99 juta.

Selain itu, LPKR juga melepas 10,6% sahamnya di First REIT menjadi anak perusahaan tidak langsung yang dimiliki sepenuhnya oleh OUE Lippo Healthcare Limited senilai SGD103 juta.

"LPKR akan menerima peningkatan likuiditas sebesar 202 juta dolar Singapura (setara Rp2,2 triliun) pada November 2018, jika penjualan selesai. Namun, penjualan ini tidak mengatasi pelemahan fundamental dari arus kas operasi LPKR," kata Poh.

Poh mengatakan, pihaknya juga memperkirakan bahwa likuiditas tambahan hanya akan cukup untuk menutupi kebutuhan kas perusahaan sampai September 2019 mengingat burn rate kas perusahaan sekitar Rp1,1 triliun pada 2018 dan sekitar Rp1,3 triliun pada 2019.

Moody's berekspektasi LPKR akan terus mengalami arus kas operasi negatif di tingkat perusahaan induk. Maksudnya, total arus kas konsolidasi tidak termasuk arus kas dari anak perusahaan emiten, PT Siloam International Hospitals Tbk. dan PT Lippo Cikarang Tbk, tetapi termasuk arus kas antar perusahaan (dividen dan hasil dari penjualan aset) - selama 12-18 bulan ke depan.

Ekspektsi Moody terhadap arus kas operasi negatif di tingkat perusahaan induk didorong oleh, pertama, penjualan inventaris pemasaran yang leman. Kedua, penurunan pendapatan manajemen aset akibat penjualan Bowsprit Capital Corporation, pengelola First REIT Limited.

Ketiga, penurunan arus kas dividen dari perusahaan investasi real estat yang terdaftar di Singapura karena berkurangnya saham dalam First REIT dan dividen yang lebih lemah per unit dari Lippo Malls Indonesia Retail Trust.

Keempat, biaya bunga yang lebih tinggi atas utang dolar AS sebagai akibat dari melemahnya rupiah Indonesia terhadap dolar AS dan tingginya biaya utang perseroan.

Lebih lanjut, Lippo Karawaci tetap terbuka terhadap risiko refinancing karena tidak cukupnya likuiditas untuk mengatasi total hutangnya yang jatuh tempo pada tahun 2018 dan 2019.

Per 31 Maret 2018 - dan proforma untuk pembiayaan kembali sebagian dari pinjaman sindikasi dengan UBS AG dan Deutsche Bank - Lippo Karawaci memiliki sekitar Rp1,3 triliun utang yang jatuh tempo pada tahun 2018 dan 2019.

Ini termasuk Rp590 miliar pinjaman bank dengan berbagai bank lokal yang jatuh tempo pada 2018 dan 2019; dan sisa US$50 juta pinjaman sindikasi dengan UBS AG dan Deutsche Bank yang semula jatuh tempo pada bulan September 2018, tetapi telah diperpanjang hingga April 2019.

Outlook negatif mencerminkan ketidakpastian seputar pelaksanaan penjualan aset Lippo Karawaci, yang dapat mengakibatkan memburuknya likuiditas perusahaan induk selama 12-18 bulan ke depan.

Mengingat outlooknya negatif, peringkat Lippo Karawaci tidak mungkin ditingkatkan dalam 12-18 bulan ke depan. Outlook tidak akan kembali stabil selama kemampuan perusahaan untuk membayar hutangnya bergantung pada kemampuannya untuk melakukan penjualan aset.

Peningkatan dalam bisnis pengembangan properti inti perusahaan dengan peluncuran proyek yang sukses yang menghasilkan arus kas operasi yang lebih tinggi di tingkat perusahaan induk dapat membendung tekanan penurunan peringkat.

Di sisi lain, peringkat dapat diturunkan lebih lanjut jika arus kas operasi terus memburuk di tingkat perusahaan induk dan mengakibatkan melemahnya likuiditas Lippo Karawaci.

Situasi ini bisa timbul jika perusahaan gagal untuk mengeksekusi penjualan aset lebih lanjut setidaknya Rp2,0 triliun selama 6 bulan ke depan. Peringkat obligasi LPKR juga dapat diturunkan jika utang terjadi pada anak perusahaannya.
http://market.bisnis.com/read/20180920/192/840211/ini-alasan-moodys-turunkan-peringkat-lippo-karawaci-lpkr-jadi-b3

Saham SMGR | Harga Semen Tak Terpengaruh Pelemahan Rupiah


Direktur Pemasaran dan Supply Chain PT Semen Indonesia Persero Tbk (SMGR) Adi Munandir mengatakan harga semen di Tanah Air saat ini tidak terpengaruh dengan pelemahan rupiah, dan masih stabil seperti sebelumnya.

"Sampai di tingkat pengguna atau konsumen paling bawah dampak pelemahan rupiah tidak ada, atau tidak berpengaruh," kata Adi saat memberikan keterangan pers usai kegiatan temu investor di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Surabaya, Rabu.

Meski demikian, secara internal perusahaan, Adi mengaku ada beban biaya produksi yang naik, khususnya untuk bahan baku batu bara yang membelinya menggunakan dolar AS. "Bahan produksi kami masih menggunakan batu bara, dan itu membelinya menggunakan dolar AS yang pada saat ini mengalami kenaikan," kata Adi, menjelaskan.

Namun demikian, kata dia, perusahaan telah melakukan penyeimbangan harga melalui efisiensi di tempat lainnya, agar pelemahan rupiah tidak berpengaruh pada harga semen.

"Kami melakukan balance dengan harga efisiensi di tempat lain, sehingga kenaikan dolar AS tidak berpengaruh. Sebab kalau dinaikkan akan berpengaruh pada psikologi pasar," katanya. (end)
http://www.iqplus.info/news/stock_news/smgr-semen-indonesia---harga-semen-tak-terpengaruh-pelemahan-rupiah,62070441.html

Analisa Pembukaan Pasar Saham Indonesia | 20 September 2018


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Embun Pagi (20 September, 2018)
Research Team (research@miraeasset.co.id)

Market comment by Taye Shim (taye.shim@miraeasset.com)
Foreigners net buyers berkat meredanya kekhawatiran atas sengketa perdagangan antara AS dan China. Kami memperkirakan IHSG akan terus bergerak lebih tinggi karena pulihnya risk appetite. Namun, kami percaya optimisme investor seharusnya diimbangi sebagian oleh MPC meeting minggu depan (Fed dan BI). Kenaikan suku bunga Fed tampaknya seperti mainstream konsensus, namun, investor akan mengamati bagaimana Fed menilai market landscape saat ini serta statement ke depan-nya.

Market Indicator
JCI: 5,873.60 (+1.06%)
EIDO: 22.78 (+1.42%)
DJIA: 26,405.76 (+0.61%)
FTSE100: 7,331.12 (+0.42%)
USD/IDR: 14,875 (+0.13%)
10yr GB yield: 8.26% (-13bps)
Oil Price: 71.12 (+1.82%)
Foreign net purchase: IDR257.5bn

Foreign net purchase on single stocks (HOTS screen #0141)
TOP BUY: BBCA, ASII, BBRI, PTBA, INKP
TOP SELL: PGAS, BBNI, INDF, PNLF, BDMN

Most actively traded stocks (HOTS screen #0102)
BBCA, BBRI, TLKM, ASII, POOL

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Equity Movers
Investment Information Team (saryanto@miraeasset.co.id)

Defisit akun AS saat ini turun menjadi $ 101,5 miliar pada kuartal kedua dari $ 121,7 miliar
distillate stockpiles AS naik 800.000 barel: EIA
Pasokan bensin AS turun 1,7 juta barel: EIA
Persediaan minyak mentah AS turun 2,1 juta barel pekan lalu: EIA

*ASII +5.3%  Astra digital perkuat platform penuhi kebutuhan masyarakat
*ISAT +0.3%. Indosat ekspansi jaringan baru 4G di Kalsel
*SMGR +5.5%. SMGR targetkan penjualan ekspor 2018 sebesar 3 juta ton
*ASGR +3.0%. Astra Graphia beri pinjaman ke dua anak usahanya
*AALI -3.7%. Anak Usaha Astra Agro Lestari raih sertifikat ISPO
*MAPB -1.1%. Komisaris utama MapBoga Adiperkasa mengundurkan diri

Technical insight by Tasrul (tasrul@miraeasset.co.id)

*IHSG Daily, 5,873.6 (+1.03% ) test resistance at 5,891. trading range hari ini 5,835 – 5,891. Indikator MFI optimized  dan indikator RSI optimized akan menguji support trendline Pada periode weekly ,indikator MFI optimized coba berbalik arah sementara di support trend line. Indikator RSI optimized dan Stochastic %D optimized  masih bergerak turun. Daily resistance terdekat di 5,891 dan support di 5,835.Cut loss level di 5,778.

*INCO  Weekly , 3,330(-1.77%), trading buy,trading range 3,300 – 3,410. Indikator MFI  optimized akan menguji support trend line , indikator W%R optimized dan indikator Stochastic %D optimized  cenderung naik.  Daily support di 3,300 dan resistance di 3,410. Cut loss level di 3,110.

*PTBA Weekly, 4,140(+4.28%), trading buy,  3,890 – 4,260.  Indikator MFI optimized  dan indikator W%R %D optimized cenderung naik. Daily dan Weekly resistance di 4,200 dan 4,260. Sementara itu daily dan weekly support di 4,050 dan 3.890. Cut loss level di 3,670.

*ERAA Weekly, 2,510 (+2.03%),trading buy,  trading range 2,370 – 2,740 . Indikator MFI optimized  dan indkator Will%R optimized cenderung naik. Dengan demikian diperkirakan potensi kenaikan masih terlihat. Perkiraan daily dan weekly support di 2,470 dan 2,370. Daily dan weekly resistance di 2,630 dan 2,740. Cut loss level di 2,130.

Daily write up
Cement - Weak volume growth in August by Mimi Halimin (mimi.halimin@miraeasset.co.id)

- Konsumsi semen domestik Agustus tercatat 6.5mn ton (+2.9% MoM, +0.6% YoY), angka pertumbuhan (+0.6% YoY) adalah pertumbuhan YoY paling lambat untuk bulan Agustus dalam lima tahun terakhir.

- Pertumbuhan volume Agustus secara tak terduga rendah, tapi kami pikir terlalu dini untuk menjadi bearish. Karena permintaan semen biasanya meningkat pada bulan Oktober, kami berharap untuk melihat pertumbuhan yang lebih baik dalam beberapa bulan mendatang.

- Kami mempertahankan rekomendasi Netral kami di sektor semen.
(Lihat selengkapnya: https://goo.gl/AsWBxu)
Please click here to view full report




Biodiesel mandatori terhambat oleh logistik (Kontan)
Sejak dilaksanakan pada 1 September, perpanjangan biodiesel wajib untuk sektor non-PSO terhambat oleh masalah logistik. Selanjutnya, penundaan pasokan biodiesel seiring antrean panjang di beberapa pelabuhan.

CPRO menetapkan target nilai ekspor USD100juta (Bisnis Indonesia)
PT Central Proteina Prima Tbk (CPRO) menetapkan volume penjualan ekspor pengolahan makanan udang mencapai 9.000 ton, atau setara dengan USD100 juta pada 2018F. Sementara itu, volatilitas dalam IDR terhadap USD telah berdampak pada biaya bahan baku perusahaan dalam waktu dekat.

Analisa Saham INCO, PTBA dan ERAA | 20 September 2018


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight
Sep 20, 2018
(tasrul@miraeasset.co.id)

IHSG Daily, 5,873.6 (+1.03% ) test resistance at 5,891. trading range hari ini 5,835 – 5,891. Indikator MFI optimized  dan indikator RSI optimized akan menguji support trendline Pada periode weekly ,indikator MFI optimized coba berbalik arah sementara di support trend line. Indikator RSI optimized dan Stochastic %D optimized  masih bergerak turun. Daily resistance terdekat di 5,891 dan support di 5,835.Cut loss level di 5,778.

INCO  Weekly , 3,330(-1.77%), trading buy,trading range 3,300 – 3,410. Indikator MFI  optimized akan menguji support trend line , indikator W%R optimized dan indikator Stochastic %D optimized  cenderung naik.  Daily support di 3,300 dan resistance di 3,410. Cut loss level di 3,110.

PTBA Weekly, 4,140(+4.28%), trading buy,  3,890 – 4,260.  Indikator MFI optimized  dan indikator W%R %D optimized cenderung naik. Daily dan Weekly resistance di 4,200 dan 4,260. Sementara itu daily dan weekly support di 4,050 dan 3.890. Cut loss level di 3,670.

ERAA Weekly, 2,510 (+2.03%),trading buy,  trading range 2,370 – 2,740 . Indikator MFI optimized  dan indkator Will%R optimized cenderung naik. Dengan demikian diperkirakan potensi kenaikan masih terlihat. Perkiraan daily dan weekly support di 2,470 dan 2,370. Daily dan weekly resistance di 2,630 dan 2,740. Cut loss level di 2,130.

Trading Plan Saham KLBF, MAPI dan MIKA | 20 September 2018


IHSG (5.830-5.910) : indeks harga saham gabungan diprediksi bergerak menguat. Target kenaikan indeks pada level 5.910 kemudian 5.945 dengan support di level 5.830 dan 5.790.

KLBF (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.285 kemudian 1.310 dengan support di level 1.230, cut loss jika break 1.200.

MAPI (Buy) : Target kenaikan harga pada level 845 kemudian 860 dengan support di level 815, cut loss jika break 800.

MIKA (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.850 kemudian 1.920 dengan support di 1.710, cut loss jika break 1.650.

Full report bisa di akses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3c5gz4

Update Harga Penting Saham | 20 September 2018


Stocks rose on Wednesday bank shares got a lift from higher interest rates. Sentiment on Wall Street was also boosted as investors bet that a trade war between the U.S. and China will not be as bad as previously feared.

Dow.......26406    +158.8  +0.61%
Nasdaq...7950     -6.1        -0.08%
S&P 500..2908     +3.6      +0.13%

FTSE........7331    +30.9    +0.42%
Dax........12219    +61.4    +0.50%
CAC.........5394    +29.95  +0.56%

Nikkei.....23673    +251.98+1.08%
HSI..........27407   +322.7   +1.19%
Shanghai..2731    +30.9     +1.14%
ST Times..3177    +37.2     +1.19%

Indo10Yr..8.5150     -0.1131     -1.31%
INDOBex231.1468  +1.3676    +0.60%
*US10Yr.......3.083   +0.035       +1.15%*
VIX...............11.75    -1.04          -8.13%

USDIndx ....94.5520 -0.074      -0.08%
Como Indx191.77    +1.21       +0.63%
(Core Commodity CRB)
DJUSCL......72.48     -0.70        -0.96%
(Dow Jones US Coal Index)


IndoCDS....133.675  -0.98       -0.73%     
(5-yr INOCD5) 

*IDR........14875       +20           +0.13%*
*Jisdor....14896       -12            -0.08%*
*IDR Fut..14878       -3               -0.02%*

Euro.........1.1672     +0.0002   +0.02%

TLKM.......24.05       -0.08        -0.21%
(3582)
EIDO.........22.78      +0.32       +1.42%
EEM..........42.55      +0.57       +1.36%

*Oil...........71.12        +1.27      +1.82%*
Gold ......1208.30      +5.40      +0.45%
Timah...18887.50     -57.50     -0.30%
Nickel...12492.50     +125.00 +1.01%

Coal price.114.50    +0.35       +0.31%
(Sept/Newcastle)
Coal price.112.20     -0.20        -0.18%
(Okt/Newcastle)
Coal price..98.70     +1.30        +1.32%
(Sept/Rotterdam)
Coal price..100.10   +1.30        +1.32%
(Okt/ Rotterdam)

*CPO(Sept)  2157      -41            -1.86%*
(Source: bursamalaysia.com)             
Corn...........345.75   +2.50        +0.73%
SoybeanOil 27.50    +0.13        +0.47%
Wheat........522.50   +12.00      +2.35%

Rubber.......166.50   -1.00          -0.60%
(Tokyo)JPY/kg
 
*Pulp(BHKP) 1050.00  unch  +0%*
(18Sept- 24Sept)

* : weekly


(DE/ls 20-09-18)

Watchlist Saham TetraXChange | 20 September 2018


IDX DIRECTION 20 September 2018

Tone dan Manner perdagangan hari ini  : Kembali Di Atas EMA7 Support, Index Potensi Menguat Bila Rupiah Stabil

Beberapa saham yang perlu diperhatikan hari ini :

Swing Trade : ADMG ASII BNLI BRPT CPIN ENRG EXCL FASW FINN GGRM HMSP MAPI MIKA PADI PNBS PWON RIGS TBIG WOOD      (cross over MA20 kemarin)
Fast Trade : PADI BULL RIGS TBIG PNIN ENRG WOOD BMTR BNLI PNLF ADMG MARI ACES (hanya berlaku hari ini)

Swing Trade  saham saham yang mengalami cross over MA20
Fast Trade saham yang mengalami lonjakan volume dan big white candle

Detail lengkap dan chart analisa pada tautan berikut
http://temantrader.com/2018/09/20-sep-2018/

Terima kasih

TETRA X CHANGE

Rekomendasi Saham William Hartanto | 20 September 2018

WH Project Outlook 20 September 2018

IHSG ditutup menguat 61.81 poin (+1.06%) menuju level 5873,60 pada perdagangan hari Rabu 19 September 2018.

WINDOW DRESSING KUARTAL III DAN AKHIR DARI PENURUNAN IHSG SUDAH DATANG?

Masih banyak pihak yang menjadikan perang dagang dan USDIDR sebagai parameter pergerakan IHSG. Memang, tidak bisa dipungkiri jika kedua unsur ini yang membuat IHSG mencapai level saat ini, jika tidak, mungkin IHSG sudah di atas 6500.

Namun, tidak banyak yang mengingat siklus pasar setiap kuartal yakni adanya window dressing alias penguatan indeks dalam rangka rilis laporan keuangan. Dan kami prediksi window dressing ini akan terjadi mulai kemarin, dan juga menjadi akhir dari penurunan IHSG sampai tahun depan. Inilah alasan mengapa kami terus mengimbau untuk beli saham.


Perang dagang, efeknya sudah tidak besar lagi. Tidak membuat ketakutan berlebihan. Seperti yang kami utarakan dalam Outlook kemarin. Anda lebih baik perlakukan perang dagang ini sebagai entertainment show daripada sebagai parameter pembuat takut trading. Karena pada akhirnya tidak mungkin dilaksanakan. Ekonomi sebuah negara tidak mungkin membaik sendiri dan negara lainnya dihantam dengan kenaikan tarif. Pilihannya hanya 2, yaitu:

Negara-negara lain tidak melakukan perdagangan dengan negara yang menetapkan tarif dan mencari mitra dagang baru; atau
Berdamai secara keseluruhan dan melupakan semua ketidakpastian perang dagang yang sudah dibuat.
Lalu, bagaimana dengan IHSG hari ini?

IHSG VIEW

IHSG berpotensi melanjutkan penguatan dalam range 5800 s/d 5920.

REKOMENDASI SAHAM

Saham-saham yang dapat diperhatikan untuk trading hari ini: PNBS, PNLF, PNBN, PNIN, MARI, BULL, LEAD.

Analisa Saham INKP | 20 September 2018


INKP Daily :  Trading Buy

Berdasarkan  Peak & Trough Analysis ,

1. Resistance : 18,150, 18,225, 18,450
2. Support : 17,300, 16,725, 16,760
3.Net Avg Buy : 16,739.4
4 Net Avg Buy (broker dominant) : 17,303.3
5. Net Avg Sell : 18,444.7
6 Net Avg Sell (broker dominant) : 18,221.5
7.Volume transaksi terbanyak sisi demand(VAP Demand) :  18,575 – 18,675
8.Volume transaksi terbanyak sisi supply (VAP Supply)  : 19,025 – 19,125

Harga saat ini secara umum berada di bawah urutan no 1,5,6,7,8  dan naik dari no 3 dan 4  rata-rata volume sisi demand  > sisi supply, dengan demikian potensi  kenaikan masih terlihat, koreksi  yang terjadi memberi peluang untuk beli sekitar support.

by Tasrul Tanar

Prospek Saham TCPI | 19 September 2018


PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI) pada Selasa, (19/8) telah menandatangani Memorandum of Understanding (MOU) terkait rencana akuisisi PT Kanz Gemilang Utama (KGU).

Manajemen berharap, akuisisi ini akan memperkuat fundamental perusahaan  memperkuat dalam jasa pelayaran logistik dan batu bara dan meningkatkan pelayanan pada pengguna jasa.

Selain itu, Direktur Utama TCPI, Dirc Ricard Talumewo mengatakan akuisisi ini sebagai mempersiapkan berlakunya Peraturan Menteri Perdagangan 82/2017 yang mewajibkan ekspor batubara menggunakan vessel yang dioperasikan oleh perusahaan shipping nasional.

“Tidak ada perubahan fokus bisnis atau menambah bisnis baru, karena yang diakuisisi adalah perusahaan pelayaran, sehingga fokus bisnis masih sama yaitu jasa pelayaran yang masih sebagian besar pasar domestik,” kata Dirc.

William Hartanto, Analis Panin Sekuritas menilai, rencana akuisisi ini bagus untuk meningkatkan kinerja perusahaan.

“Namun hasilnya tidak terlihat dalam waktu dekat, jadi untuk jangka panjang prospek sahamnya oke,” kata William, Rabu (19/9).

Tetapi, William bilang saham TCPI secara teknikal masih dalam posisi koreksi, namun ada akumulasi hari ini yang membuat harganya menguat.

“Fudamental mahal dari rasio PER dan PBV dimana 104x dan 30,2x, karena harga sahamnya sudah melejit. Sebelum melewati resistance Rp 4.000, saya kira masih terlalu cepat mengatakan saham ini sudah uptrend kembali,” kata William.

Sebelumnya kepada KONTAN Ricard bilang, setelah melakukan akuisisi volume pekerjaan TCPI untuk pengangkutan batubara menjadi 42 juta metrik ton per tahun yang terdiri dari pekerjaan transshipment sebesar 24 juta metrik ton per tahun.

Guna mendukung kontrak itu, TCPI mengoperasikan 22 set tug and barges dan 3 floating crane untuk kegiatan transshipment. Lalu 125 set tug and barges, 11 mother vessel untuk kegiatan long hauling batubara, serta 2 mother vessel untuk kegiatan pengangkutan bijih nikel di Sulawesi.

William merekomendasikan speculative buy untuk saham TCPI dengan target harga Rp 4.000 - Rp 4.500 per saham.

Harga Transcoal masih terus melejit. Hari ini, Rabu (19/9), saham TCPI menguat 15,23% menjadi Rp 3.480 per saham.
https://investasi.kontan.co.id/news/saham-transcoal-tcpi-masih-melejit-begini-rekomendasi-analis

Analisa Saham INCO | 20 September 2018


Setelah terus bergerak turun, INCO berpeluang untuk rebound dan berbalik arah. Indikator teknikal MACD berpotensi kembali golden cross, mengindikasikan bahwa saham ini bersiap untuk kembali bergerak positif. Target rebound terdekat menguji area down trend resistance line dikisaran 3480-3500. Apabila resistance ini dapat ditembus, maka INCO akan menuju target selanjutnya dikisaran 3750-3800.

Rekomendasi: Spekulasi Buy. Batasi resiko apabila turun dan gagal bertahan di 3160.
http://step-trader.com/2018/09/19/time-to-move-on-for-inco/

Analisa Saham AGRO | 20 September 2018


AGRO berkonsolidasi menguji resisten konsolidasi panjangnya di level 390. Jika level ini dapat dilampaui, saham ini berpeluang menguat dalam tren naik jangka pendek menuju 446 dengan minor target 414. Nantinya kemampuan AGRO bertahan di atas 446 akan membuka ruang bagi saham ini bergerak dalam tren naik jangka menengahnya. MACD yang telah golden cross menunjukkan saham ini berada dalam fase pergerakan positif.

Rekomendasi: Buy jika break 390. Stoploss level 368.

Disclaimer ON
https://galerisaham.com/analisa-saham-agro-konsolidasi-berpotensi-berakhir/

Analisa Saham TKIM | 20 September 2018


TKIM saat ini berkonsolidasi dalam beberapa bulan terakhir, namun masih dalam fase bulish jangka panjangnya. Jika saham ini mampu menguat menembus resisten konsolidasi di 14875, terbuka ruang bagi TKIM untuk kembali bergerak dalam tren naiknya kembali dengan target awal kenaikan di 19200 dengan minor target 17300 dan 16200. Jika tren naik kembali berlangsung, TKIM berpeluang besar bergerak dalam fase bullish cukup panjang.

Rekomendasi: Speculative Buy jika break 14875. Stoploss level 14000.

Disclaimer ON.
https://galerisaham.com/tkim-berkonsolidasi-sehat-sebelum-kembali-uptrend/