Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari 8, 2021

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) Gandeng Pegadaian Permudah Pembayaran

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) dalam menjalankan peran sebagai Subholding Gas PT Pertamina (Persero), terus meningkatkan layanan gas bumi melalui berbagai terobosan baru demi kenyamanan seluruh pelanggan. Salah satunya dalam hal pembayaran tagihan pemakaian gas seiring dengan bertumbuhnya jumlah pelanggan PGN di berbagai wilayah. PGN bekerja sama dengan PT Pegadaian (Persero) untuk memudahkan pembiayaan tagihan pemakaian gas sektor rumah tangga dan UMKM atau biasa disebut dengan pelanggan GasKita. Direktur Komersial PGN Faris Aziz mengungkapkan bahwa dengan kerja sama ini, Pegadaian menambah ragam pilihan tempat pembayaran tagihan pemakaian gas bumi PGN secara offline sehingga diharapkan dapat meningkatkan layanan kepada pelanggan. Namun Faris juga mengimbau untuk tetap hati-hati dan menerapkan protokol kesehatan apabila harus antre pada saat pembayaran, mengingat masih dalam kondisi pandemi COVID-19. "Dengan lebih dari 4.100 Outlet Pegadaian di seluruh Indonesia, kerja sama P

United Tractor (UNTR) Incar Kenaikan Penjualan Komatsu pada 2021

Entitas Grup Astra di bisnis tambang dan alat berat, PT United Tractors Tbk. (UNTR) menargetkan adanya kenaikan penjualan pada 2021. Di lini bisnis alat berat, emiten bersandi saham UNTR itu berharap berkah dari sektor perkebunan dan konstruksi. Sebagai informasi, harga minyak kelapa sawit sempat menembus level 4.000 ringgit per ton, tertinggi sejak 2008. Sekretaris Perusahaan United Tractors Sara K. Loebis memproyeksi adanya peningkatan penjualan alat berat pada tahun ini dibandingkan dengan tahun sebelumnya seiring dengan tren kenaikan harga komoditas. Emiten berkode saham UNTR itu menargetkan penjualan alat berat mencapai 1.700 unit, lebih tinggi daripada tahun sebelumnya. Pada 2020, entitas grup Astra itu menargetkan penjualan alat berat Komatsu sebesar 1.300 hingga 1.400 unit. “Proyeksi peningkatan penjualan alat berat kami perkirakan datang dari sektor yang menggunakan alat berat ukuran kecil dan menengah, seperti perkebunan dan konstruksi,” ujar Sara kepada Bisnis, Kamis (7/1/20

Tiga anak usaha Sarana Menara (TOWR) kantongi pinjaman US$ 34,5 juta dari Bank Mizuho

Tiga anak usaha PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) memperoleh fasilitas kredit bergulir dari Bank Mizuho Indonesia sebesar US$ 34,5 juta. Ketiga anak usaha tersebut adalah PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo), PT Iforte Solusi Infotek (Iforte), dan PT Komet Infra Nusantara (KIN). Dengan menggunakan asumsi kurs Rp 14.000 per dolar Amerika Serikat, nilai pinjaman tersebut setara Rp 483 miliar. Penandatanganan perjanjian berlangsung pada 30 Desember 2020 dan berlaku untuk jangka waktu satu tahun sampai dengan 30 Desember 2021. Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, Selasa (5/1), dana pinjaman ini akan digunakan untuk mendukung kebutuhan modal kerja perusahaan serta untuk tujuan umum korporat Protelindo, Iforte, dan KIN. Oleh karena itu, ketiga entitas anak TOWR tersebut juga memiliki kewajiban tanggung renteng terhadap fasilitas kredit ini. Di samping itu, sebagai induk usaha dari Iforte dan KIN, Protelindo juga akan memberikan jaminan perusahaan kepada

Rencana Bisnis Pyridam Farma (PYFA) Tahun 2021

Emiten farmasi PT Pyridam Farma Tbk akan menerbitkan obligasi dengan nilai Rp 300 miliar. Berdasar Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Senin (4/1), emiten dengan kode PYFA itu menawarkan suku bunga hingga 11,25% untuk oligasi dengan tenor waktu lima tahun. Dengan kata lain, obligasi PYFA akan jatuh tempo pada 14 Januari 2026. Mengutip prospektus yang diunggah di Bursa Efek Indonesia (BEI), PYFA akan menggunakan mayoritas dana yang dihimpun atau sebesar 55% untuk pengembangan bisnis. Sementara itu 10% dana obligasi akan digunakan untuk pengembangan produk yang berkaitan dengan kesehatan. Adapun 35% dana obligasi lainnya akan digunakan untuk belanja modal. Corporate Secretary PT Pyridam Farma Tbk Nadia Miranty Verdiana mengatakan, sepanjang tahun 2021 ini PYFA memang memiliki sejumlah rencana pengembangan bisnis. Di antaranya, penambahan area penjualan yang selama ini belum tercakup oleh perusahan. Selain itu, PYFA akan melakukan pembelian dan investasi atau akuisisi perusahaan dala

Dewata Freightinternational (DEAL) merombak jajaran komisaris dan direksi

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Dewata Freightinternational Tbk telah memutuskan untuk merombak susunan komisaris dan direksi. Posisi direktur utama kini diisi oleh Bimada, yang sebelumnya menjabat sebagai komisaris perusahaan. Posisi yang ditinggalkan Bimada digantikan oleh Nofrisel yang sebelumnya merupakan Direktur Utama Dewata Freightinternational. Pada jajaran direksi lainnya, terjadi pergeseran yang mana Nur Hasanah yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Keuangan bergeser menjadi Direktur Pengembangan Bisnis. Adapun, posisinya saat ini diduduki oleh Ikun M Soedrajat. Sementara, Selvi Yuniar tetap menjabat sebagai Direktur Komersial. Adapun pada jajaran direksi, emiten berkode saham DEAL ini menghapuskan satu jabatan direksi yakni, Direktur Operasional yang sebelumnya diduduki oleh Titan Erawati. Sementara, pada jajaran komisaris perusahaan juga turut merampingkan formasinya dengan menghapus jabatan komisaris sehingga tersisa komisaris utama dan komisaris indep

Rekomendasi Saham KRAS, WEGE dan WIKA oleh Mirae Asset Sekuritas | 8 Januari 2021

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight Januari 08, 2021 (tasrul@miraeasset.co.id) IHSG Daily, 6,153(+1.45%), test resistance at 6,220,  trading range 6,042 – 6,220. Indikator MFI optimized.dan indikator Stochastic%D optimized akan menguji support trend line.  Pada periode  weekly terlihat Indikator MFI optimized dan indikator Stochastic%D optimized  masih cenderung naik. Daily support di 6,042 dan daily resistance di 6,220. Cut loss level di 6,040. KRAS Daily, 462 (+3.13%),trading buy, trading range 444 – 472. Indikator MFI optimized akan menguji support trend line dan indikator  RSI optimized masih bergerak naik. Daily support di 444 dan daily resistance di 472. Cut loss level di 430. WEGE Daily, 278 (+1.46%), trading buy, trading range 268 – 286. Indikator MFI optimized akan menguji support trend line dan indikator RSI optimized masih bergerak nai. Daily support  di  268  dan daily resistance di 286. Cut loss level di 264. WIKA Daily, 2,150 (+3.37%), trading buy, tradin

Rekomendasi Saham ACES, ISAT dan SMGR oleh Indopremier | 8 Januari 2021

IHSG (6.090 – 6.215) : indeks harga saham gabungan diprediksi akan menguat. Target kenaikan indeks pada level 6.215 kemudian 6.275 dengan support di level 6.090 dan 6.025. ACES (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.805 kemudian 1.830 dengan support di level 1.755, cut loss jika break 1.730. ISAT (Buy) : Target kenaikan harga pada level 6.275 kemudian 6.650 dengan support di level 5.525, cut loss jika break 5.150. SMGR (Buy) : Target kenaikan harga pada level 12.550 kemudian 12.800 dengan support di level 12.050, cut loss jika break 12.800. XIJI (Buy) : Target kenaikan harga pada level 674 kemudian 688 dengan support di level 646, cut loss jika break 632. XISC (Buy) : Target kenaikan harga pada level 848 kemudian 878 dengan support di level 788, cut loss jika break 758. XISI (Buy) : Target kenaikan harga pada level 346 kemudian 353 dengan support di level 332, cut loss jika break 325. Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3cbq6w

Ulasan Pasar Global | 8 Januari 2021

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market (Jan 8, 2021) Investment Information Team (angga.choirunnisa@miraeasset.co.id) U.S Wall Street mencapai puncak tertinggi baru karena harapan stimulus yang didorong oleh Demokrat Saham di Wall Street mencapai rekor tertinggi pada hari Kamis karena investor bertaruh Kongres yang dikendalikan Demokrat akan memberikan lebih banyak pengeluaran stimulus untuk membantu ekonomi AS mengatasi penurunan tajam yang disebabkan pandemi. Dow Jones naik 211,73 poin atau 0,69% menjadi 31.041,13. S&P 500 naik 55,65 poin atau 1,48% menjadi 3.803,79. Komposit Nasdaq menambahkan 326,69 poin atau 2,56% menjadi 13.067,48. Dow, S&P 500, dan Nasdaq semuanya mencapai titik tertinggi baru di tengah meningkatnya seruan untuk pemecatan Presiden Donald Trump, satu hari setelah pendukung Trump menyerbu Capitol AS dalam serangan mengerikan terhadap demokrasi Amerika. Ketua DPR AS Nancy Pelosi mendesak Trump segera dicopot dari jabatannya. Presiden terpilih Joe Bid

Analisa Saham FREN | 8 Januari 2021

Analisa Saham FREN Saham FREN pada tanggal 7 Januari 2021 ditutup melemah pada harga 67, naik -1,5%. Hal ini disertai dengan perubahan volume yang cenderung stabil dibanding hari sebelumnya. Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area jenuh jual dengan kecenderungan bearish. Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di bawah garis 0 dengan kecenderungan bearish. Status Saham Saat Ini: Trading Sell. Rekomendasi : Beli Spekulatif jika di atas 69, tambah jika di atas 71 Jika naik di atas 73 maka berpeluang ke 75-82 Jika turun di bawah 66 maka berpeluang ke 64 Jangan lupa atur stoploss order untuk manajemen risiko. Disclaimer ON Untuk alternatif edukasi dan update saham pilihan, Silahkan follow Channel Youtube : https://www.youtube.com/c/sahamonlineid Silahkan follow Channel Telegram : https://t.me/SahamOnlineID

Bandarmologi Saham ANTM, MEDC, INCO, TINS dan ISAT | 8 Januari 2021

Technical & Bandarmology Prespectives Friday (08/01/2021) By Dr Cand., Edwin Sebayang, MBA, CSA:registered:., CIB:registered: - MNC Asset Manajemen IDX Composite 6,107 - 6,199 SUMMARY: STRONG BUY 11 TECHNICAL INDICATORS: RSI (14): BUY STOCH (9,6): BUY MACD(12,26): BUY ATR (14): HIGH VOLATILITY ADX (14): NEUTRAL CCI (14): BUY HIGHS/LOW (14): BUY UO: BUY ROC: BUY WILLIAMS R: OVERBOUGHT BULLBEAR (13): BUY BANDARMOLOGY: TOP 5 BROKER  ACCUMULATED PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION NET BUY SELL ASING: PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION STOCKS PICK: ANTM 2,540 - 2,650 TECHNICAL INDICATORS: STRONG BUY & OVERBOUGHT, BUY 2,600 TARGET PRICE: 2,650 STOP-LOSS: 2,540 BANDARMOLOGY: TOP 5 BROKER ACCUMULATED PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION NET BUY SELL ASING: PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION MEDC 700  - 760 TECHNICAL INDICATORS: STRONG BUY & OVERBOUGHT, BUY 730 TARGET PRICE: 760 STOP-LOSS: 700 BANDARMOLOGY: TOP 5 BROKER ACCUMULATED PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION NET BUY SELL ASING: PERIODE (10 DA

Analisa Saham INDY | 8 Januari 2021

Analisa Saham INDY Saham INDY pada tanggal 7 Januari 2021 ditutup menguat pada harga 1750, naik +8,4%. Hal ini disertai dengan kenaikan volume. Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area pertengahan bawah dengan kecenderungan bullish dan baru saja mengalami Golden Cross. Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di atas garis 0 dengan kecenderungan bearish. Status Saham Saat Ini: Trading Sell Rekomendasi : Beli Spekulatif, Tambah jika di atas 1795. Jika naik di atas 1795 maka berpeluang ke 1925-2050 Jika turun di bawah 1565 maka berpeluang ke 1410 Jangan lupa atur stoploss order untuk manajemen risiko. Disclaimer ON Untuk alternatif edukasi dan update saham pilihan, Silahkan follow Channel Youtube : https://www.youtube.com/c/sahamonlineid Silahkan follow Channel Telegram : https://t.me/SahamOnlineID

Rekomendasi Saham TINS, INKP, WSKT dan ASII oleh MNC Sekuritas | 8 Januari 2021

MNC Daily Scope Wave 8 Januari 2021 IHSG kembali menguat 1,5% pada perdagangan kemarin (7/1) dan ditutup di level 6,153. Kami perkirakan terdapat 2 (dua) skenario pada IHSG, dimana IHSG sudah menyelesaikan wave 4 dari wave (3) pada skenario merah. Namun demikian, dapat dicermati bila IHSG belum mampu menguat di atas 6,195, yang berarti koreksi IHSG belum selesai dan masih berada pada bagian dari wave [c] dari wave 4 pada skenario biru. Koreksi IHSG ini akan lebih terkonfirmasi bila IHSG turun ke bawah 5,928 atau bahkan 5,852. Support: 5,928, 5,852 Resistance: 6,150, 6,195 TINS - Buy on Weakness (1,815) Kemarin (7/1), TINS ditutup menguat signifikan sebesar 13,1% ke level 1,815 diiringi dengan tekanan beli yang besar. Saat ini, kami perkirakan posisi TINS sedang berada pada bagian dari wave 5 dari wave (5). Hal tersebut berarti, TINS berpeluang melanjutkan penguatannya. Buy on Weakness: 1,720-1,800 Target Price: 2,000, 2,100 Stoploss: below 1,470 INKP - Buy on Weakness (11,425) Ditutup

Update Harga Komoditas dan Indeks | 8 Januari 2021

Stocks rally to record highs, Nasdaq closes above 13,000 for the first time Stocks rose to all-time highs on Thursday as Congress confirmed the election of Joe Biden as president and traders looked past the unrest in Washington. Dow.......31041   +211.7    +0.69% Nasdaq..13068  +326.7    +2.56% S&P 500..3804   +55.7       +1.48%   FTSE...... .6857   +15.1     +0.22% Dax........13968   +76.3     +0.55% CAC........5670    +39.3      +0.70% Nikkei....27490   +434.2     +1.60% HSI.........27549   -143.8      -0.52% Shanghai .3576   +25.3       +0.71% ST Times..2907   +43.96     +1.54% IDX....6153.63  +87.95       +1.45% LQ45...957.31  +11.64       +1.23% JAKMIND....1087.01    -11.04     -1.01% JAKCONS....1829.59   +0.59      +0.03% JAKTRADE....783.31    +10.09   +1.31% JAKBIND........957.22   +19.91   +2.12% JAKAGRI......1599.80   +14.35   +0.91% JAKFIN.........1380.87   +23.54   +1.73% JAKPROP......404.00     +2.85     +0.71% JAKINFR......1018.40    +9.26     +0.92% JAKMANU...1344.58 

Saham Online di Facebook