Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober 30, 2017

Berita Saham KRAS | 30 Oktober 2017

PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) mencatat rugi sebesar US$75,04 juta hingga periode 30 September 2017 turun dari rugi US$114,69 juta di periode sama tahun sebelumnya.Laporan keuangan perseroan menyebutkan, pendapatan neto naik menjadi US$1,03 miliar dari US$982,28 juta dan laba bruto meningkat menjadi US$155,92 juta dari laba bruto US$137,98 juta tahun sebelumnya.Namun laba operasi turun menjadi US$23,19 juta dari US$28,79 juta salah satunya karena kenaikan beban umum menjadi US$124,58 juta dari US$107,62 juta dan penurunan pendapatan lainnya jadi US$14,87 juta dari US$22,85 juta.Rugi sebelum manfaat pajak turun jadi US$84,25 juta dari rugi sebelum pajak hingga September 2016 yang US$140,48 juta dan total aset hingga 30 September 2017 mencapai US$4,02 miliar naik dari total aset hingga 31 Desember 2016 yang US$3,93 miliar. (end)IQPLUS

Berita Saham AALI | 30 Oktober 2017

PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) meraih pendapatan bersih Rp12,49 triliun hingga periode 30 September 2017 naik tajam jika dibandingkan pada periode sama tahun sebelumnya yang Rp9,58 triliun. Laba bruto naik jadi Rp2,90 triliun naik dari laba bruto Rp2,11 triliun di periode sama tahun sebelumnya. Laba sebelum pajak diraih Rp2,02 triliun naik dari laba sebelum pajak tahun sebelumnya Rp1,62 triliun.Laba yang dapat didistribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp1,40 triliun naik dari laba yang dapat didistribusikan kepada pemilik entitas induk hingga September tahun lalu yang Rp1,14 triliun.Sedangkan total aset hingga 30 September 2017 mencapai Rp24,95 triliun naik dari total aset hingga 31 Desember 2016 yang sebesar Rp24,22 triliun.(end)IQPLUS

Berita Saham PGAS | 30 Oktober 2017

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) meraih pendapatan neto Rp2,16 triliun hingga periode 30 September 2017 naik dari pendapatan Rp2,15 triliun.Laporan keuangan perseroan Senin menyebutkan, beban pokok naik jadi Rp1,160 triliun dari beban pokok tahun sebelummnya Rp1,49 trilin dan laba kotor turun jadi Rp559,73 miliar dari laba kotor tahun sebelumnya yang Rp664,65 miliar.Sedangkan laba operasi turun menjadi Rp267,70 miliar dari laba operasi tahun sebelumnya yang Rp394,23 miliar dan laba sebelum beban pajak turun menjadi Rp189,49 miliar dari laba sebelum beban pajak Rp295,83 miliar.Laba periode berjalan yang dapat didistribusikan kepada pemilik entitas induk turun menjadi Rp97,91 miliar dari laba Rp241,99 miliar hingga periode September tahun sebelumnya.Total aset hingga 30 September 2017 turun jadi Rp6,30 triliun dari total aset Rp6,83 triliun hingga Desember 2016. (end) IQPLUS

Berita Saham BJTM | 30 Oktober 2017

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM) berencana melakukan pembelian kembali saham perseroan (Buy Back) dalam rangka program Long Term Incentive (LTI) manajemen dan pegawainya.Menurut keterangan tertulis yang diterima, Senin, untuk melaksanakan rencananya ini Bank Jatim akan meminta persetujuan terlebih dahulu dengan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada tanggal 6 Desember 2017 mendatang.Bila rencana buyback saham ini disetujui, Bank Jatim akan mulai melaksanakan buyback secara bertahap sejak tanggal 7 Desember 2017 hingga 1 April 2018.Untuk mendukung rencana buyback dalam rangka program Long Term Incentive (LTI) ini Bank Jatim akan menyiapkan dana sebanyak-banyaknya Rp1,01 miliar yang berasal dari tantiem. Buyback sendiri nantinya akan dilakukan dengan harga yang lebih rendah atau sama dengan harga penawarnan yang terjadi hari sebelumnya. Untuk proses buyback ini Bank Jatim akan menunjuk satu anggota bursa efek untuk melakukan pembelian kembali melalui perdagangan…

Berita Saham ROTI | 30 Oktober 2017

PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) hingga triwulan III tahun ini penjualannya tercatat mengalami penurunan dibandingkan dengan penjualan diperiode yang sama tahun lalu. Hal ini tentu saja berimbas pada perolehan laba perseroan yang ikut mengalami penurunan. Dalam laporan keuangan yang dirilis, Senin, Perusahaan yang memproduksi roti dengan merk 'Sari Roti' ini per September 2017 mencatat penjualan sebesar Rp1,83 triliun, sedangkan di periode sama tahun lalu tercatat mencapai Rp1,84 triliun.Sementara laba bruto dan laba usaha per September 2017 masing-masing turun menjadi Rp943,97 miliar dan Rp178,59 miliar dari periode tahun lalu masing-masing sebesar Rp950,33 miliar dan 323,85 miliar.Laba sebelum pajak dan laba berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk masing-masing turun menjadi Rp124,54 miliar dan Rp97,35 miliar dari sebelumnya masing-masing Rp268,80 miliar dan Rp203,69 miliar di periode sama tahun lalu.Kendati mengalami penurunan penjualan dan laba, na…

Berita Saham BJBR | 30 Oktober 2017

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) atau bank bjb dikuartal III 2017 berhasil membukukan laba sebesar Rp1,3 triliun. Capaian itu salah satunya didukung dari ekspansi kredit perusahaan yang tumbuh sebesar 11,9% dengan total kredit yang berhasil disalurkan sebesar Rp70,5 triliun serta dibarengi kenaikan fee based income sebesar 18,5%.Di sisi lain rasio kredit bermasalah (NPL) BJB tercatat di level 1,5% yang merupakan level terendah dalam kurun 3 tahun terakhir. Sementara sepanjang periode sembilan bulan tahun ini, BJB juga berhasil membukukan total Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp86,6 triliun atau tumbuh 18,6% secara setahunan. Dengan pencapaian itu, total aset bank BJB tercatat mencapai sebesar Rp114,2 triliun atau tumbuh 12,5%. "Tren peningkatan kinerja secara keseluruhan berhasil kita jaga dengan baik sehingga kami tetap optimistis bahwa tahun 2017 ini akan mampu kita lalui dengan catatan kinerja yang membanggakan," kata Direktur Utama BJB, Ahmad I…

Berita Saham SIDO | 30 Oktober 2017

PT INDUSTRI JAMU DAN FARMASI SIDO MUNCUL Tbk (SIDO) sepanjang periode sembilan bulan tahun ini mencatat adanya kenaikan laba kendati penjualan perseroan sepanjang periode tersebut mengalami sedikit penurunan.Kenaikan laba yang diperoleh oleh SIDO ditopang oleh turunnya beban pokok penjualan dibanding periode sama tahun 2016, seperti dikutip dari laporan keuangan perseroan, Senin.SIDO per September 2017 mencatat penjualan sebesar Rp1,86 triliun, sedikit turun dibanding penjualannya di periode sama tahun 2016 yang mencapai Rp1,89 triliun.Sementara beban pokok penjualan yang berhasil turun 8,38% membuat laba bruto naik menjadi Rp838,13 miliar dari tahun sebelumnya sebesar Rp778,73 miliar.Adapun laba sebelum pajak dan laba yang dapat diatribusikan hingga September 2017 masing-masing tercatat naik menjadi Rp514,65 miliar dan Rp380,38 miliar dari tahun sebelumnya masing-masing sebesar Rp479,35 miliar dan Rp351,93 miliar. Sedang untuk laba per saham naik menjadi Rp25,56 dari sebelumnya Rp24…

Berita Saham ADHI | 30 Oktober 2016

Sukses mengembangkan apartemen Taman Melati MERR Surabaya, PT Adhi Persada Properti (APP) . anak usaha PT Adhi Karya Tbk . kembali berencana mengembangkan dua apartemen lagi di Surabaya. Rencana tersebut merupakan bagian dari tuju proyek baru yang akan dikembangkan tahun 2018.Menurut Wahyuni Sutantri, direktur pemasaran PT APP, pasar apartemen di Surabaya akan tumbuh baik. Sebab Surabaya merupakan kota industri dan menjadi palang pintu perdagangan di Indonesia Timur sehingga pertumbuhan ekonominya cukup bagus.Selain itu, di Surabaya terdapat banyak perguruan tinggi terkenal di Indonesia seperti Unair dan ITS serta beberapa yang lain. Jumlah mahasiwanya yang belajar di Surabaya setiap tahun mencapai puluhan ribu orang."Itu captive market kami. Tahun depan kami akan bangun dua apartemen lagi di Surabaya. Satu apartemen komersial dan satu apartemen mahasiswa," ujar Wahyuni Sutantri kemarin usai topping off apartemen Taman Melati MERR Surabaya.Namun dia enggan menyebutkan lokasi…

Analisa Saham KLBF, ADHI dan SMBR | 30 Oktober 2017

IHSG (5.950–6.000) : indeks harga saham gabugan diprediksi bergerak menguat. Target kenaikan indeks pada level 6.000 kemudian 6.025 dengan support di 5.950 dan 5.925.KLBF (Spec Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.640 kemudian 1.665 dengan support di 1.590c, cut loss jika break 1.670.ADHI (Buy on Weakness) : Target harga beli pada kisaran level 2.150 dengan resist di 2.230 kemudian 2.280.SMBR (Spec Buy) : Target kenaikan harga pada level 2.860 kemudian 2.900 dengan support di 2.780, cut loss jika break 2.740.IPOT Chart Analysis

Analisa Pembukaan Pasar Saham Indonesia | 30 Oktober 2017

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Embun Pagi (Oct 30, 2017)
Research Team (research@miraeasset.co.id)Market comment by Christine Natasya (natasya@miraeasset.co.id)
Selamat hari senin! Pekan lalu, IHSG sempat memecahkan rekor 6.000, level tertinggi dalam sejarahnya, yang mengindikasikan bahwa investor yakin dengan outlook jangka panjang Indonesia. Presiden Jokowi mengatakan bahwa rekor baru tersebut akan memiliki dampak psikologis positif dan berharap indeks akan meningkat lebih lanjut. Dia juga memperkirakan dapat melihat inflow of money tidak hanya disalurkan ke portfolio investments, tapi juga ke ekonomi riil, terutama untuk usaha kecil dan menengah (UKM). Dalam perkembangan terkait, pemerintah sebenarnya mendorong UKM untuk mencatatkan sahamnya di bursa efek. Selain itu, stock market AS ditutup di zona hijau pada hari Jumat dengan Dow Jones ditutup pada level 23.434 (+0,14%), S&P 500 ditutup menguat di 2.581 (+0,81%), dan Nasdaq ditutup pada level 6.701,2 (+ 2,2%). Kami memperkir…

Rekomendasi Saham Hendi Rusli | 30 Oktober 2017

Watchlist PacificTrader untuk Swing  Bisa intip-intip yang belum kena trigger.
Senin, 30 Oktober 2017

- MEDC buy if 810
- KLBF buy if 1840
- PTRO buy if 1280

Level TP dan SL lihat di chart yah
Batasi Risiko dan Take Profit sesuai selera dan kemampuan jantung masing-masing
Jangan lupa review terlebih dahulu sebagai trader mandiri
*Bukan ajakan untuk membeli, Disclaimer On ~ Thankyou

Analisa Saham HMSP | 30 Oktober 2017

BCA Sekuritas on Hm Sampoerna (HMSP) 10/23/2017
3Q17 volume on the rebound
- Berdasarkan pangsa pasar masing-masing kategori, SPM membukukan penurunan terbesar (-13,5% YoY) sedangkan SKM paling sedikit mengalami penurunan (-2,9% YoY). Secara keseluruhan, pangsa pasar 9M17 tercatat 33,2%, turun sedikit dari posisi 9M16 sebesar 33,5%
- SPM juga mencatat penurunan terbesar sementara SKT lebih baik. Pangsa pasar adalah 33,1% (2Q17: 32,8%; 3Q16: 33,8%). Philip Morris International (PMI) mengakui bahwa Sampoerna A dan Sampoerna U lebih lemah pada 3Q17. Kami mencatat bahwa pangsa pasar SPM di 3Q17 turun menjadi 67,3% (2Q17: 73,4%, 3Q16: 79,3%), yang mencerminkan kelemahan di Marlboro
- Volume industri 225.9bn stik (-5,6% YoY), dengan SKT mencatat penurunan terbesar pada 9M17 (-6,6% YoY), sementara SKM & SPM membukukan penurunan serupa -3,9% YoY. Namun, pada volume industri 3Q17 melambung kembali ke level 79,2 miliar (+ 4,6% QoQ, + 6,5% YoY), untuk memperbaiki volume SKM dan SKT, sementa…

Analisa Saham PTBA | 30 Oktober 2017

BCA Sekuritas on Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) 10/20/2017
On course
- Laba bersih 3Q17 meningkat 7,6% QoQ, dan 170% YoY. PTBA membukukan laba bersih 3Q17 sebesar Rp918 miliar, membawa laba bersih 9M17 menjadi Rp2,6 triliun (+ 153% YoY). Pendapatan 3Q17 mencapai IDR4.26tn (-3,7% QoQ tapi + 29,6% YoY), menghasilkan pendapatan 9M17 sebesar IDR13,2tn (+ 32% YoY). Ini adalah hasil dari volume penjualan QoQ yang sedikit lebih rendah, yang mencapai 5,88 juta ton pada QQQ 3Q17, -1%, dan penurunan ASP sebesar IDR746k / ton, (-3,3% QoQ)
- Perusahaan baru-baru ini menandatangani PPA untuk Mulut Tambang 2x620MW Banko Tengah (Sumsel 8) dengan PLN, dan COD-nya pada tahun 2021; konstruksi pada pembangkit listrik akan dimulai pada pertengahan 2018, oleh karena itu kami mengharapkan tambahan belanja modal sebesar ~ IDR1tn untuk proyek tahun depan.
- Valuasi: BUY dengan TP Rp13,450

Analisa Pasar Global | 30 Oktober 2017

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market
(Oct 30, 2017)
Investment Information Team
(ayuningdyah@miraeasset.co.id)
USS&P 500 dan Nasdaq Composite ditutup pada rekornya pada hari Jumat, didorong oleh kenaikan besar saham teknologi menyusul hasil kuartalan yang lebih baik dari perkiraan dari Amazon.com Inc., Microsoft Corp., Alphabet Inc. dan Intel Corp.Ekuitas juga didukung oleh data yang menunjukkan bahwa ekonomi A.S. berkembang pada tingkat tahunan yang solid sebesar 3% untuk kuartal kedua berturut-turut meskipun dihantam dua badai, sementara University of Michigan melaporkan sentimen konsumen pada bulan Oktober adalah yang terkuat yang telah dilihatnya dalam 13 tahun.Presiden Donald Trump condong menunjuk Gubernur Federal Jerome Powell untuk menjadi ketua bank sentral berikutnya, menurut sebuah laporan oleh Bloomberg, dengan menyebutkan tiga orang yang mengetahui masalah tersebut.
EuropeSaham Eropa ditutup menguat pada hari Jumat, karena investor mencoba melepaskan gejolak …

Analisa Saham BRPT | 30 Oktober 2017

BRPT tengah menguji area resisten minornya di level 2030. Jika mampu dilampaui, terbuka ruang kenaikan bagi saham ini menuju level tertinggi sebelumnya di 2300 dengan minor target 2170 & 2100. MACD yang telah golden cross menunjukkan saham ini berada dalam fase pergerakan positif.
Menarik untuk dicermati untuk peluang pergerakan jangka pendeknya.Rekomendasi:
Speculative Buy jika break 2030. Stoploss level 1970.Disclaimer ON

Analisa Saham PTBA | 30 Oktober 2017

PTBA berkonsolidasi menguji area support 10450 dan secara bersamaan menguji resist 11300. Terlihat down trend resist line telah ditembus, menandakan terbukanya peluang bagi saham ini bergerak positif. Jika PTBA mampu menguat menembus 11300, PTBA berpeluang kembali bergerak dalam tren naiknya menuju 13000 dengan minor target 11925.Rekomendasi: Buy jika break 11300. Stoploss level 10450.GaleriSaham

Rekomendasi Saham William Hartanto | 30 Oktober 2017

WH Project Outlook 30 Oktober 2017.IHSG ditutup menurun 20,57 poin atau (-0.34%) pada perdagangan hari Jumat 27 Oktober 2017 kemarin. Hari ini IHSG berpotensi bergerak mixed dengan sektor penopang dari sektor MINING.PTBA buy on break 11000. Potensi penguatan menuju 12500.MEDC testing resistance 800.BUMI testing resistance 270. Jika break maka target berikutnya adalah pengujian resistance 280. Kenaikan BUMI ini akan menjadi momen pelampiasan mereka yang mengalami kekalahan di saham ENRG.Semoga bermanfaat, happy trading.

Analisa Saham Sektor Batubara | 30 Oktober 2017

Memasuki musim dingin, ada potensi besar bagi emiten tambang batubara kembali menghangat. Emas hitam yang menjadi sumber pembangkit listrik ini akan terus diburu pembeli asing maupun domestik. Pun saham tambang batubara jadi menarik untuk dipantau.Analis Binaartha Parama Sekuritas Reza Priyambada membenarkan peningkatan permintaan batubara global bakal bagus bagi Indonesia, terutama untuk pesanan dari China."Kebutuhan global lebih besar, seiring dengan pemulihan perekonomian global terutama China, maka sektor batubara akan meningkat karena demand-nya sedang tinggi," jelas Reza saat dihubungi KONTAN.Sebagai informasi, dalam perdagangan komoditas yang satu ini, China menjadi mitra dagang dan tujuan ekspor batubara utama Indonesia selama delapan bulan terakhir ini.Mengutip berita Antara, Atase Perdagangan KBRI Beijing, Dandy Satria Iswara, menyatakan nilai ekspor batubara Indonesia ke China pada Januari-Agustus 2017 telah mencapai US$ 1,68 miliar atau naik 63% dari periode sama…

Update Harga Penting Saham | 30 Oktober 2017

Good morning,Nasdaq and S&P 500 rip to record close after blowout tech earnings; Amazon tops $1,100The tech-heavy Nasdaq composite and Nasdaq 100 rose 2.2 percent and 2.9 percent, respectively, to hit record highs.The PowerShares QQQ Trust exchange-traded fund, which tracks the Nasdaq 100, rose 2.9 percent.Leading the ETF higher were shares of Amazon, Microsoft and Google-parent Alphabet; their stocks rose 13.2 percent, 6.4 percent and 4.3 percent, respectively.The S&P 500 also hit a record high.Dow........23434   +33.3       +0.14%
Nasdaq....6701   +144.5     +2.20%
S&P 500...2581   +20.7       +0.81%FTSE........7505    +18.5        +0.25%
Dax........13218    +84.3        +0.64%
CAC.........5494     +38.7        +0.71% Nikkei....22009     +268.7    +1.24% 
HSI.........28439     +236.5    +0.84%
Shanghai.3417     +9.3        +0.27% 
ST Times.3386     +30.2      +0.90%

Indo10Yr..7.1109    +0.0142 +0.20%
INDOBex233.8814 +0.1234  +0.05%
US10Yr.......2.43       -0.02       -…