Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember 10, 2019

Saham PPRE | PP Presisi (PPRE) capai progres kontrak baru sebesar 97%

KONTAN.CO.ID - PT PP Presisi Tbk bidik nilai kontrak Rp 6,7 triliun di tahun depan. Bidikan tersebut naik 20% dibandingkan kontrak baru tahun ini Rp 5,8 triliun.

Direktur Keuangan PP Presisi, Benny Pidakso menyebutkan hingga November pihaknya berhasil mendapatkan nilai kontrak Rp 5,6 triliun atau 97% dari target tahun ini.

Capaian tersebut antara lain berasal dari proyek Pembangunan Jalan Angkut Batu Bara di Kalimantan, kontrak Proyek Pembangunan Bandara Baru di Kediri, Jawa Timur yang diprakarsai oleh PT Gudang Garam Tbk melalui entitas anaknya PT Surya Dhoho Investama, Pekerjaan Penambahan Lajur Toll Jagorawi, Tol Trans Sumatera ruas Lubuk Linggau - Curip Bengkulu, Bendungan Bener dan Pekerjaan Pondasi RDMP Balikpapan.

Optimisme tersebut berangkat dari masih akan diterimanya 'feeding' dari PTPP untuk beberapa proyek baru antara lain berupa proyek pembangunan bendungan, jalan tol, PLTU, smelter dan sebagainya. Dengan demikian, raihan kontrak emiten dengan kode saham PPRE ini…

Saham KINO | Kino Indonesia (KINO) Pede Cetak Pertumbuhan 20 Persen pada 2020

Bisnis.com - PT Kino Indonesia Tbk. membidik pertumbuhan kinerja minimal sebesar 20% pada 2020. Apa saja strategi yang disiapkan produsen barang-barang konsumsi itu?

Direktur dan Sekretaris Perusahaan Kino Indonesia Budi Muljono menyampaikan perseroan optimistis dapat mencapai pertumbuhan kinerja dua digit atau minimal 20% pada tahun depan. Target ini bakal didukung oleh peningkatan kapasitas produksi dan penetrasi pasar melalui promosi.

Produsen minuman Larutan Cap Kaki Tiga ini, mengalokasikan belanja modal senilai lebih dari Rp300 miliar pada tahun depan, untuk peningkatan kapasitas produksi melalui penambahan mesin. Peningkatan kapasitas dilakukan pada seluruh segmen.

Dia menyampaikan peningkatan produksi perlu dilakukan untuk mengantisipasi proyeksi permintaan di masa depan. Sementara itu, penambahan mesin membutuhkan waktu yang cukup lama.

Budi mengatakan perseroan melakukan penambahan mesin secara bertahap. Sebagian mesin telah beroperasi, sebagian yang lain akan beroperasi pa…

Saham JPFA | Banjir Ayam Masih Menekan Japfa, ini Rekomendasinya

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Banjir pasokan yang terjadi pada ayam jenis broiler maupun day old chicken (DOC) masih menjadi penghalang PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) di tahun ini.

Namun, program pemusnahan bibit ayam alias culling dan rencana Japfa untuk mendorong ekspor diprediksikan mampu mengerek kinerja perusahaan.

Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, pendapatan Japfa pada kuartal III-2019 naik 7,26% secara tahunan menjadi Rp 27,18 triliun. Namun, kenaikan beban operasional membuat laba bersih emiten pakan ternak ini merosot 37,62% secara tahunan ke posisi Rp 1,04 triliun di akhir September lalu.

Mengutip riset Analis Kresna Sekuritas Timothy Gracianov, pelemahan kinerja di kuartal ketiga lalu terjadi hampir di seluruh lini bisnis Japfa. Misalnya, pada kuartal III-2019 lalu, pendapatan dari bisnis pakan ternak turun 3,4% dibanding dengan periode sama tahun lalu menjadi Rp 3,5 triliun. Begitu pula dengan pendapatan dari bisnis ayam usia sehari alias day old chicken (DOC) yan…

Saham BEST | BEKASI FAJAR RAIH KREDIT DARI NOMURA SPECIAL INVESTMENTS

IQPlus, (10/12) - PT Bekasi Fajar Industrial Tbk (BEST) telah menandatangani Credit Facility Agreement atas fasilitas pinjaman sebesar 3,9 miliar yen dengan Nomura Special Investments Singapore Pte Ltd selaku original lender.

Menurut keterangan perseroan Senin disebutkan, jangka waktu pinjaman adalah 60 bulan sejak tanggal penandatanganan yakni 6 Desember 2019.

Periode penarikan sejajk tanggal penandatanganan perjanjian kredit JPY sampai dengan 31 Maret 2020 dengan bunga 2%  TIBOR 3 bulan per tahun dimana dana itu digunakan untuk membayar kembali fasilitas JPY yang ada dan sisanya digunakan membayar cadangan bunga, biaya yang timbul dari perjanjian kredit JPY, penggantian pembelian tanah serta membiayai infrastruktur terkait tanah. (end)

Saham GIAA | GARUDA INDONESIA TUNJUK EMPAT PELAKSANA HARIAN

IQPlus, (10/12) - Manajemen PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk menunjuk empat pelaksana tugas harian perusahaan usai Menteri BUMN Erick Thohir memberhentikan sementara dewan direksi lama.

"Pelaksana tugas telah menunjuk dan menetapkan pelaksana tugas harian untuk melaksanakan tugas dan fungsinya sesuai bidang masing-masing," ujar Komisaris Utama Garuda Indonesia Sahala Lumban Gaol dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin.

Keempat pelaksana tugas harian tersebut adalah Capt Tumpal Manumpak Hutapea sebagai Pejabat Direktur Operasi, Mukhtaris sebagai Pejabat Direktur Teknik dan Layanan, Joseph Dajoe K Tendean sebagai Pejabat Direktur Kargo dan Pengembangan Usaha, dan Capt Aryaperwira Adileksana sebagai Pejabat Direktur Human Capital.

Keempat pelaksana tugas harian tersebut ditunjuk pelaksana tugas direksi yang ditetapkan Dewan Komisaris Garuda Indonesia sesuai anggaran dasar perseroan dalam rangka menjaga kelangsungan operasional .

Sebelumnya, Fuad Rizal ditetapkan sebagai P…

Rekomendasi Saham Mirae Asset | ACES, DMAS, HOKI

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight
Dec 10, 2019
(tasrul@miraeasset.co.id)

IHSG Daily, 6,193.79 (+0.11%), limited upside, trading range 6,161 – 6,218. Indikator MFI optimized,indikator RSI optimized dan W%R optimized masih cenderung naik namun mulai terbatas. Pada periode weekly indikator MFI optimized ,indikator W%R optimized dan indikator RSI optimized masih bergerak naik.  Daily support di 6,161 dan daily resistance di 6,218. Cut loss level di 6,103.

ACES Weekly, 1,485 (0.0%) trading buy, trading range 1,435 – 1,550. Indikator MFI optimized , indikator W%R optimized dan indikator RSI optimized  sudah berada di oversold area.Weekly support  di 1,435 sementara itu weekly resistance 1,550. Cut loss level  di  1,430.

DMAS Weekly, 304(+4.83%), trading buy, trading range 288 – 314. indikator MFI optimized  cenderung dan indikator W%R optimized dan RSI optimized masih cenderung bergerak naik. Weekly support  di 288 sementara itu weekly resistance  di 314. Cut loss level  di…

Rekomendasi Saham MNC Sekuritas | BBNI, MAPI, BSDE, PGAS

MNC Daily Scope Wave
10 Desember 2019

IHSG ditutup menguat 0,1% ke area 6,193 dengan volume pembelian yang mengecil. Saat ini kami memperkirakan IHSG sudah berada pada akhir wave (a) dari wave [x] atau wave alt [i] dalam skenario alternatif berwarna merah. Sehingga IHSG rawan untuk terkoreksi membentuk wave (b) dari wave [x] atau wave alt [ii] menuju area 6,040-6,080.
Support: 6,160, 6,080
Resistance: 6,200, 6,275

BBNI - Buy on Weakness (7,575)
Saat ini kami perkirakan BBNI telah mengkonfirmasi wave [ii] dari wave C dan sedang berada pada awal wave [iii] dari wave C. Hal ini menunjukkan bahwa BBNI masih berpotensi untuk melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: 7,400-7,550
Target Price: 7,900, 8,075, 8,300
Stoploss: below 7,325

MAPI - Buy on Weakness (1,065)
Posisi MAPI saat ini sedang berada pada wave ii dari wave (c) dari wave [v], dimana selama tidak terkoreksi menembus level 1,010 maka MAPI masih berpotensi untuk menguat.
Buy on Weakness: 1,030-1,060
Target Price: 1,115, 1,150, …

Rekomendasi Saham IPOT | CTRA, BMTR, SMRA

IHSG (6.165 - 6.225) : Indeks harga saham gabungan diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat. Target kenaikan indeks pada level 6.225 kemudian 6.250 dengan support di level 6.165 dan 6.140.

CTRA (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.110 kemudian 1.150 dengan support di level 1.015, cut loss jika break 975.

BMTR (Buy) : Target kenaikan harga pada level 374 kemudian 380 dengan support di level 348, cut loss jika break 334.

SMRA (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.115 kemudian 1.170 dengan support di level 1.000, cut loss jika break 955.

XIIF (Buy) : Target kenaikan harga pada level 642 kemudian 650 dengan support di level 620, cut loss jika break 610.

XIIC (Buy) : Target kenaikan harga pada  level 1.130 kemudian 1.136 dengan support di level 1.117, cut loss jika break 1.110.

XMTS (Buy) : Target kenaikan harga pada level 500 kemudian 503 dengan support di level 492, cut loss jika break 489.

Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3c7odg

Analisa Saham BKSL : Panas di Dasar, Siap Terbang!

Analisa Saham BKSL
Saham BKSL pada tanggal 9 Desember 2019 mengalami kenaikan 11,76%. Ditutup di harga 76. Kenaikan ini disertai dengan kenaikan volume. Indikator Stochastic Slow masih menunjukkan bahwa saham ini berada di area oversold dengan kecenderungan ke atas. Indikator MACD menunjukkan bahwa saham ini masih berada di bawah titik 0 dengan kecenderungan ke atas.
Terdapat potensi kenaikan harga karena Indikator Stochastics Slow dan Pergerakan Harga menunjukkan divergence positif. 
Rekomendasi: BUY  Target : 85 - 110 Stop Loss : 65
Abduh Disclaimer ON

Analisa Saham BSDE dan ISAT

Saham BSDE
Saham BSDE berpeluang rebound menguji area resistance yang dulunya merupakan area support sebelum di breakdown. Apabila dapat menembus ke atas resistance tersebut, maka BSDE berpotensi mengalami reversal pembalikan arah menuju target terdekat di level 1360. Nantinya jika rebound saham ini kuat dan mampu berlanjut, maka BSDE berpeluang menuju target selanjutnya di level 1450. Indikator teknikal MACD yang mulai berbalik arah, diharapkan dapat golden cross lagi sehingga mengkonfirmasi pola reversal saham ini.
Baca juga: Cara Menghitung Beta Saham CAPM
Rekomendasi:  Buy jika break out 1290. Batsi resiko jika kembali turun dan gagal bertahan di 1215. https://step-trader.com/2019/12/09/bsde-tendency-to-rebound/
Saham ISAT
ISAT masih dalam fase konsolidasinya menguji resist line (merah) di kisaran 3400 – 3550. Jika area ini dapat dilampaui, terbuka ruang kenaikan bagi ISAT menuju 3950. Level ini merupakan level penting bagi pergerakan ISAT kedepan. Jika dapat dilampaui, ISAT akan…

Analisa Saham BIRD dan LPCK

Saham BIRD
Daily (2100) (RoE: 5.67%; PER: 17.42x; EPS: 122.31; PBV: 0.99x; Beta: 0.57):Saham  Terlihat beberapa pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham.

Baca juga: Investasi Saham Menurut Islam

Rekomendasi:
“Akumulasi Beli” pada area level 2090 – 2110, dengan target harga secara bertahap di level level 2190 dan 2300. Support: 2020.

Saham LPCK
Daily (1035) (RoE: 4.21%; PER: 6.17x; EPS: 171.05; PBV: 0.26x; Beta: 1.71):Saham  Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli.

Baca juga: Cara Hitung Saham Preferen

Rekomendasi:
“Akumulasi Beli” pada area level 1030 – 1040, dengan target harga secara bertahap di level 1120 dan 1200. Support: 1000.

Muhammad Nafan Aji Gusta

Analisa Saham ACES dan IMAS

Saham ACES
Daily (1485) (RoE: 20.78%; PER: 26.11x; EPS: 56.69; PBV: 5.44x; Beta: 1.5):Saham  Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish harami doji star candlestick pattern is detected yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli.

Rekomendasi:
“Akumulasi Beli” pada area level 1470 – 1480, dengan target harga secara bertahap di level 1510, 1535 dan 1560. Support: 1450.

Saham IMAS
Daily (995) (RoE: 4.50%; PER: 6.36x; EPS: 156.33; PBV: 0.28x; Beta: -0.48):Saham  Adapun indikator RSI sudah menunjukkan jenuh jual atau oversold sehingga peluang terjadinya penguatan pada pergerakan harga saham terbuka lebar. 
Rekomendasi: “Akumulasi Beli” pada area level level 990 - 1000, dengan target harga secara bertahap di level 1075, 1135, 1175 dan 1340. Support: 925.

Analisa Saham AALI dan LSIP

Saham AALI
Daily (13700) (RoE: 0.78%; PER: 175.58x; EPS: 78.03; PBV: 1.39x; Beta: 0.98):Saham  Terlihat pola bearish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan harga saham.

Baca juga: 3 Cara Analisa Saham

Rekomendasi:
“Sell” pada area level 13700 – 13800, dengan target harga secara bertahap di level 13400 dan 12950. Resistance: 14000.

Saham LSIP
Daily (1450) (RoE: 0.85%; PER: 140.69x; EPS: 10.31; PBV: 1.20x; Beta: 0.75):Saham  Terlihat pola shooting star candle yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan harga saham. 
Baca juga: 4 Cara Mendapatkan Keuntungan dari Saham
Rekomendasi: “Sell” pada area level 1450 - 1470, dengan target harga secara bertahap di 1220, 1330 dan 1440. Resistance: 1520.
Muhammad Nafan Aji Gusta

Saham Online di Facebook