Analisa Penutupan Pasar Saham Indonesia | 13 Desember 2017

Analisa Penutupan Pasar Saham Indonesia

Market Review 13 December 2017
(Investment Information Team,  Mirae Asset Sekuritas Indonesia)

IHSG ditutup menguat 22 poin (+0.36%) ke level 6,054.604 pada perdagangan hari ini. Tercatat 187 saham menguat dan 157 saham melemah. Mayoritas sektor ditutup menguat dipimpin oleh sektor basic industry (+2.34%). Sementara sektor miscellaneous industry memimpin pelemahan dengan ditutup turun 1.29%. Investor asing mencatatkan transaksi net sell sejumlah Rp530 miliar di seluruh Pasar. US Dollar menguat 4 poin (+0.03%) terhadap Rupiah, sehingga Rupiah melemah ke level Rp13,578 terhadap US Dollar di akhir perdagangan.

*Unusual Market Activity (UMA)*
- PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA)
Bursa Efek Indonesia (BEI) menginformasikan bahwa telah terjadi penurunan harga dan peningkatan aktivitas saham AISA yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity). Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini.

Advance Stocks:

- DWGL: Harga saham DWGL ditutup menguat Rp104 (+69.33%) ke level Rp254 pada penutupan perdagangan perdananya hari ini. DWGL mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari ini dengan total saham disetor penuh pada perusahaan yakni 8,64 miliar saham. Saham DWGL dipatok dengan harga penawaran perdana atau initial public offering (IPO) sebesar Rp 150 per saham. Dengan nilai nominal Rp 100 per saham. Dari aksi pencatatan saham tersebut, perusahaan membidik dana segar sebesar Rp 465 miliar.

- PBID: Di akhir perdagangan perdananya hari ini, harga saham PBID ditutup menguat Rp30 (+3.52%) ke level Rp880. PBID mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari ini dengan total saham disetor penuh pada perusahaan yakni 1,87 miliar saham. Dalam aksi pencatatan kali ini, saham PBID dipatok dengan harga penawaran sebesar Rp 850 per saham. Dengan nilai nominal Rp 100 per saham. Adapun, harga penawaran saham perdana dipatok Rp 850 per saham. Dari aksi pencatatan saham tersebut, PBID membidik dana segar sebesar Rp 318,75 miliar.

- KARW: Harga saham KARW ditutup menguat Rp4 (+4.59%) ke level Rp91 pada perdagangan hari ini. KARW berencana untuk melepas salah satu anak usahanya, PT Olah Jasa Prima (OJA). Rencananya, seluruh saham akan dibeli oleh PT Samudera Terminal Indonesia (STI). Pada 2 November 2017 lalu, KARW dan STI telah menandatangani perjanjian pengikatan jual beli atas 100% saham OJA. Penjualan ini pun mampu membuat KARW memperoleh tambahan dana yang cukup besar hingga US$26 juta.

- BIPI: Di akhir perdagangan hari ini, harga saham BIPI ditutup menguat Rp7 (+10.29%) ke level Rp75. BIPI membidik dapat menangani pengelolaan 83 juta ton batubara pada tahun 2018. Angka ini setara dengan kenaikan sekitar 5% daripada yang bisa dikerjakan tahun ini.

- BUMI: Harga saham BUMI ditutup menguat Rp10 (+4.13%) ke level Rp252 hari ini. BUMI menargetkan volume produksi batubaranya tahun depan akan lebih besar. Rinciannya, Arutmin direncanakan memproduksi sebanyak 36 juta ton. Sedangkan Kaltim Prima Coal memproduksi sebanyak 64 juta ton. Guna memenuhi targetnya tersebut, BUMI menyiapkan belanja modal antara US$ 50 juta hingga US$ 60 juta.

Decline Stock:

- HITS: Pada penutupan perdagangan hari ini, harga saham HITS ditutup melemah Rp10 (-1.40%) ke level Rp700. HITS berencana menambah satu kapal pengangkut Liquified Gas Natural (LNG) lagi. Rencananya di kuartal I-2018 pembelian kapal dapat terealisasi. Investasi untuk pembelian satu unit kapal tersebut sebesar US$ 40 juta. Sementara itu Humpuss juga bakal menyetor modal sebesar US$10 juta dalam konsorsium yang bakal membangun proyek floating storage regasification units (FSRU).

Berita Saham MCAS | 13 Desember 2017

Berita Saham MCAS

PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) meluncurkan Program Kemitraan M CASH, suatu program yang membuka kesempatan bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk memasaran produk-produk digital di lokasi usaha mereka. Hal ini tentunya dengan menggunakan perangkat teknologi berupa kios digital MCAS.

Program kemitraan ini bertujuan guna memperkaya ragam layanan dan produk yang ditawarkan oleh para pelaku usaha UMKM sehingga mereka dapat ikut menikmati pertumbuhan bisnis digital dan e-commerce yang kini tengah berkembang pesat di Indonesia. Program kemitraan ini juga merupakan salah satu bentuk strategi usaha MCAS.

Direktur Utama MCAS Martin Suharlie mengatakan di era serba digital seperti sekarang, segala sesuatu berubah dengan sangat cepat. Untuk itu, dunia usaha dituntut untuk terus melakukan inovasi tanpa henti. Tidak dapat dipungkiri bahwa kontribusi UMKM terhadap perekenomian Indonesia sangat besar, mencapai 60,3 persen dari PDB pada 2016.

"Kami memandang Program Kemitraan M CASH sebagai salah satu bentuk inovasi yang dapat memperkuat daya saing para pelaku usaha UMKM agar dapat lebih berkembang dan terus relevan dengan perkembangan selera pasar," tukasnya, di Jakarta, Rabu.

Direktur MCAS Mohammad Anis Yunianto menambahkan pelaku usaha UMKM yang tertarik untuk bergabung dalam program kemitraan ini dapat langsung menghubungi Master Mitra M CASH yang tersebar di berbagai kota besar di Indonesia. Nantinya, Mitra M CASH akan diperkenalkan dengan Master Mitra M CASH di wilayahnya untuk mendapatkan pelatihan-pelatihan.

"Adapun Paket Kios Grosir, dilengkapi dengan 4 slot card dispenser dengan kapasitas 200 kartu per slot, ditawarkan dengan harga Rp75 juta. Untuk pembiayaan, saat ini MCAS menggandeng PT Bank Permata Tbk (PermataBank) sebagai partner perbankan. Hanya dengan modal awal Rp2,5 juta, Anda bisa memulai bisnis kios digital ini," ujarnya.

Sementara itu Direktur Retail Banking PermataBank Bianto Surodjo mengatakan, Program Kemitraan M Cash ini sejalan dengan visi PermataBank untuk menjadi pelopor dalam memberikan solusi finansial yang inovatif bagi masyarakat Indonesia. Dengan tingkat bunga pinjaman yang sangat kompetitif yaitu sebesar 9,0 persen melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR).

"Dan pembayarannya dapat dicicil hingga tiga tahun. Kami yakin program kemitraan PermataBank dengan MCAS dan para pelaku usaha UMKM ini akan memberikan dampak finansial yang besar bagi perkembangan ekonomi nasional ke depannya," pungkasnya. (end/ba)

Fitch Rating untuk Saham INDY | 13 Desember 2017

Fitch Rating untuk Saham INDY

Fitch Ratings has upgraded Indonesia-based PT Indika Energy Tbk's (Indika) Long-Term Foreign- and Local-Currency Issuer Default Ratings (IDR) to 'B+' from 'B-' and removed the ratings from Rating Watch Positive. The Outlook is Positive. The agency has also upgraded Indika's outstanding senior notes due 2023 and Indika Energy Capital II Pte Ltd's USD265 million senior notes due 2022 (guaranteed by Indika) to 'B+' from 'B-' with a Recovery Rating of 'RR4'. Fitch has also assigned Indika Energy Capital III Pte. Ltd.'s USD575 million senior notes (guaranteed by Indika) a final rating of 'B+' with a Recovery Rating of RR4'.

The upgrade reflects Fitch's expectations of improvement in Indika's credit profile following the acquisition of an additional stake in PT Kideco Jaya Agung (Kideco), Indika's key coal mining asset. The additional stake in Kideco, in our view, will increase cash flows available to Indika, based on Fitch's updated coal price assumptions relative to the additional debt required for financing the transaction. We believe Indika's consolidated business profile and credit metrics, given its enhanced operating and financial control of Kideco, will be comparable with other low 'BB' rated coal peers. However, the company's lumpy debt maturities constrain the ratings.

The Positive Outlook reflects Fitch's expectations of the flexibility available to Indika to address its lumpy debt maturities. We believe Indika has the flexibility to improve its capital structure by reducing its debt through the use of its cash flow or refinancing part of its existing debt in the near to medium term well before the debt maturities.

The assignment of the final rating to the USD575 million notes follows a review of the final documentation, which conforms to the draft documentation previously received. The final rating is the same as the expected rating assigned on 27 September 2017. (end)

Berita Saham BRPT | 13 Desember 2017

Berita Saham BRPT

PT Barito Pacific Tbk (BRPT) akan melakukan Penambahan Modal Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu dan Rencana Pengambilalihan saham.

Menurut keterangan perseroan yang diperoleh Rabu, jumlah PUT II perseroan ini akan mengeluarkan sebanyak-banyaknya 5.600.000.000 saham baru dengan harga nominal Rp500 per saham atau 40,12% dari modal ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan.

Selain itu perseroan akan mengambil 66,67% saham Star Energy Group Holdings Pte Ltd dari Prajogo Pangestu. Adapun rangkaian PUT II dan rencana pengambilalihan ini merupakan satu kesatuan transaksi.

Perseroan berharap bisa meraih dana sebesar US$1.000.000.000 dari PUT II ini dimana pemegang saham yang tidak melaksanakan haknya akan bisa terdikusi maksimal 28,63%. Dana hasil PUT II ini sebesar 52% akan digunakan untuk melunasi sisa harga pembelian pengambialihan melalui penerbitan saham perseroan yang akan diambil bagian oleh PP dengan menyetorkan sisa pembayaran SEGHPL (transaksi inbreng).

Sementara sebesar 24% untuk membayar kewajiban keuangan perseroan dan apabila masih terdapat sisa dana digunakan untuk modal kerja perseroan dan anak usaha. Perseroan akan menggelar RUPS Luar Biasa pada 22 Januari 2018 guna meminta persetujuan pemegang saham.(end)

iqplus

Berita Saham ANTM | 13 Desember 2017

Berita Saham ANTM

PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) melakukan kegiatan eksplorasi November 2017 yang berfokus pada komoditas emas dan nikel dengan jumlah pengeluaran preliminary Rp1,75 miliar.

Menurut keterangan Rabu disebutkan bahwa di bulan November 2017 kegiatan eksplorasi emas ANTAM dilaksanakan di Pongkor, Jawa Barat, eksplorasi luar negeri dan tinjauan ke beberapa daerah prospek seperti di Bukit Kapur dan Gunung Pongkor, Jawa Barat. Total biaya eksplorasi preliminary emas ANTAM pada bulan November 2017 mencapai Rp690,88 juta.

Sedangkan eksplorasi nikel ANTAM yang dilakukan di daerah Pomalaa, Sulawesi Tenggara terdiri atas pemetaan geologi, percontoan core, logging core, pemboran single dan pengukuran grid. Total biaya eksplorasi preliminary nikel ANTAM pada bulan November 2017 mencapai Rp1,06 miliar. (end)

IQPLUS

Berita Saham PKPK | 13 Desember 2017

Berita Saham PKPK

PT Perdana Karya Perkasa Tbk (PKPK) menargetkan bisa meraih kinerja positif sepanjang tahun 2018 yakni menargetkan laba bersih Rp2,29 miliar.

Menurut materi paparan publik perseroan Rabu, target pendapatan untuk tahun 2018 mencapai Rp24 miliar dengan laba kotor mencapai Rp7,15 miliar sedangkan laba usaha ditargetkan sebesar Rp6,21 miliar.

Rencananya di tahun 2018 perseroan akan melakukan tender pekerjaan antara lain proyek Blanket Fabrication and Construction senilai Rp40 miliar dari Santos dan Drilling Location dari PT Greatwall senilai Rp36 miliar.

Hingga 30 September 2017, perusahaan mencapai pendapatan sebesar Rp7,85 miliar dengan rugi bersih diderita Rp4,47 miliar. (end)

IQPLUS

Berita Saham TMPO | 13 Desember 2017

Berita Saham TMPO

PT Tempo Inti Media Tbk (TMPO) merevisi jumlah saham yang akan dikeluarkan dalam Rights Issue I atau PUT I dari sebelumnya 333.333.333 lembar menjadi 333.333.250 lembar dengan harga nominal Rp100.

Menurut prospektus yang diperoleh Rabu, setiap pemegang 100.000 saham lama yang namanya tercatat hingga 10 Januari 2018 berhak atas 45.977 HMETD dimana 1 HMETD berhak untuk membeli 1 saham baru dengan harga Rp300 per saham atau nilai seluruhnya mencapai Rp99.999.975.000.

Pemegang saham utama perseroan yakni Yayasan Tempo 21 Juni 1994 telah menyatakan untuk tidak melaksanakan HMETD sesuai dengan porsi yang dimilikinya dan mengalihkannya kepada Edwin Soeryadjaja sebesar 16.666.666 HMETD, PT Sukses Perdana Mandiri 16.666.666 HMETD, PT Sinar Ganda Jaya sebesar 16.666.666 HMETD, Burlingham International Ltd sebesar 25.000.000 HMETD, Erika Agatha Martono sebesar 33.312 HMETD berdasarkan surat pernyataan 25 September 2017.

Sedangkan pemegang saham utama lainnya PT Grafiti Pers, PT Jaya Raua Utama dan Yayasan Jaya Raya akan melaksanakan haknya. Jadwal untuk cum dan ex di pasar reguler/negosiasi pada 8 dan 9 Januari 2018 dan di pasar tunai 10 dan 11 Januari 2018 dengan periode perdagangan 12-18 Januari 2018.

Dana hasil PUT I ini rencananya akan digunakan antara lain untuk pengembangan usaha atau investasi kepada anak usaha dan modal kerja serta pembayaran utang bank. (end)

IQPLUS

Berita Saham DWGL | 13 Desember 2017

Berita Saham DWGL

Dua emiten baru pada Rabu pagi ini mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia, PT Dwi Guna Laksana Tbk dengan kode perdagangan DWGL dan PT Panca Budi Idaman dengan kode perdagangan PBID.

Menurut keterangan BEI disebutkan bahwa DWGL merupakan perusahaan yang bergerak di sektor jasa pelabuhan dan perdagangan batubara dengan menawarkan saham sebanyak 3.100.000.000 lembar dengan harga Rp150 atau nilai IPO mencapai Rp465.000.000.000.

Dana yang diraih emiten ini sebesar 54,08% akan digunakan untuk belanja investasi anak usaha, 31,82% untuk pembayaran utang ke Sinar Mas Multifinance dan sisanya untuk pembayaran utang ke Dian Gipatamas Agung.

Hingga 30 Juni 2017 perusahaan Dwiguna ini meraih pendapatan sebesar Rp497,65 miliar dengan laba kotor Rp94,22 miliar dan rugi bersih Rp4,05 miliar.

Sedangkan PT Panca Budi Idaman adalah perusahaan yang bergerak pada bidang perdagangan dan pembuatan pembungkus plastik dengan jumlah saham yang ditawarkan 375.000.000 saham dengan harga Rp850 denagn nilai Rp318.750.000.000.

Dana hasil IPO akan digunakan untuk ekspansi bisnis sebesar 70% dan sisanya untuk modal kerja perusahaan dan anak usaha.

Hingga 30 Juni 2017, PT Panca Budi Idaman meraih pendapatan Rp1,60 triliun dengan laba kotor Rp219,06 miliar dan laba bersih Rp97,66 miliar. (end)

IQPLUS

Berita Saham PPRO | 13 Desember 2017

Berita Saham PPRO

PT PP Properti Tbk (PPRO) selaku anak perusahaan PT Pembangunan Perumahan (PP) (Persero) Tbk menginvestasikan sekitar Rp500 miliar untuk membangun apartemen Grand Shamaya yang ada di Jalan Embong Sawo, Surabaya, Jawa Timur.

Direktur Realti PT PP Properti Galih Saksono, Selasa mengatakan, untuk pembiayaan tersebut sebanyak 70 persen berasal dari dunia perbankan dan sisanya dari internal.

"Saat ini sudah terjual sekitar 70 persen dan kami optimistis pada pertengahan tahun depan akan terjual habis untuk seluruhnya," katanya di sela pelaksanaan "ground breaking" (peresmian proyek) di Surabaya.

Ia mengemukakan, saat ini di Surabaya untuk bisnis properti dalam hal ini apartemen masih cukup menjanjikan karena buktinya kami mampu melaksanakan peresmian proyek pada akhir tahun ini.

"Untuk Surabaya sendiri memiliki kontribusi sebesar 35 persen terhadap nasional," ujarnya.

Sementara itu, Project Director Grand Shamaya, Nurjaman mengatakan, serah terima hunian akan dilaksanakan pada 2021.

"Grand Shamaya merupakan Private Residential premium berkonsep Luxury Resort pertama di Surabaya dan kami terus berupaya untuk menghadirkan advance need dari para penghuni," katanya.(end)

IQPLUS

Analisa Saham KINO | 13 Desember 2017

Analisa Saham KINO

Danareksa Sekuritas on Kino Indonesia (KINO) 12/07/2017

Earnings downgrade as higher opex bite

- Pada 3Q17, KINO melaporkan top line yang jauh lebih baik (+ 21% yoy), didukung oleh penjualan produk Personal Care (PC) dan Minuman. Penjualan minuman di 3Q17 juga diuntungkan dari sistem distribusi yang dirubah dan dampak musim kemarau. Ini menunjukkan kinerja yang baik mengingat Nielsen melaporkan pertumbuhan penjualan yang Soft 10M17 FMCG sebesar 2,5% yoy dimana item non-makanan melaporkan pertumbuhan sebesar 1,8% yoy.

- Ke 2018, dampak positif dari pembenahan distribusi ditambah dengan daya beli yang lebih kuat harus membantu pertumbuhan top line sebesar 4,8% yoy. Melalui JV dengan kelompok Malee, KINO berencana untuk memanfaatkan pasar ekspor di Thailand sementara juga mendistribusikan minuman yang diproduksi oleh Malee. Kontribusi tahun penuh dari JV ini akan pertama kali terlihat pada tahun 2019.

- Valuasi: HOLD dengan TP Rp2,100

Analisa Saham RALS | 13 Desember 2017

Analisa Saham RALS

Danareksa Sekuritas on Ramayana Lestari Sentosa (RALS) 12/7/2017

Innovating more and limiting supermarket losses

- Pada awal Desember 2017, RALS berhasil meluncurkan konsep toko baru yang disebut "Ramayana Prime" di City Plaza, Jatinegara (8.353 sqm). Ini adalah toko ke-114 yang dimiliki oleh perusahaan dan merupakan bagian dari strategi perluasan toko keempat yang mengikuti pembukaan toko di Harapan Indah, Pondok Aren, dan Cikupa. "Ramayana Prime" diintegrasikan dengan Hotel Premium 7 Hari, Zone 2000, dan Cinema 21.

- Pembaruan terbaru dari manajemen menegaskan bahwa RALS bermaksud untuk mengurangi lebih jauh bisnis supermarketnya di tahun 2018 sebagai bagian dari rencana pengelolaan untuk membatasi kerugian dari supermarket yang saat ini memiliki visibilitas rendah dan rencana spin-off kemungkinan akan tertunda. Penggerak pertumbuhan utama tetap merupakan kekuatan RALS dalam divisi fashionnya yang x mendukung keseluruhan profitabilitas RALS.

- Valuasi: BUY dengan TP Rp1,250

Rekomendasi Saham PacificTrader | 13 Desember 2017

Rekomendasi Saham PacificTrader

Morning all

IHSG: Kemarin IHSG ditutup bearish ditekan volume net sell yang meningkat dari hari sebelumnya. Diprediksi hari ini IHSG masih akan bearish pada area 6035-6005.

Saham-saham yang bisa diperhatikan:
ACES, BBTN, INDY, INKP, TKIM, MBSS, HMSP, ICBP

Batasi Risiko dan Take Profit sesuai selera dan kemampuan jantung masing-masing

Jangan lupa review terlebih dahulu sebagai trader mandiri

*Hanya sebagai referensi, Disclaimer On ~ Thankyou

IPO PT.Panca Budi Idaman (PBID) | 13 Desember 2017

Mirae Asset Sekuritas Indonesia
Investment Information Team

IPO PT.Panca Budi Idaman (PBID)

Hari ini 13 Desember 2017, PBID listing di BEI dengan harga perdana IDR 850.PBID adalah
emiten yang bisnis utamanya sebagai produsen kantong plastik dan kemasan.PBID melepas
saham baru ke publik sebanyak 375 juta lembar saham baru atau setara dengan 20% dari
jumlah modal disetor dan ditempatkan penuh. Jadi, Panca Budi membidik dana segar
sebesar Rp 318,75 miliar dari IPO ini.

Dari dana segar yang didapat dari IPO ini akan dipergunakan PBID 70% untuk ekspansi
usaha yang meliputi penambahan mesin serta penambahan pabrik dan fasilitas distribusi
30% untuk modal kerja Perseroan dan Entitas Anak.

PBID mencatat pendapatan Rp 1,6 triliun, naik 1,32% year-on-year (yoy). Sementara itu,
mereka berhasil membukukan laba hinga Rp 97,7 miliar alias tumbuh 24,14% yoy.Kontribusi
terbesar penjualan berupa penjualan kantong plastik sebesar 61.7%, biji plastik 37% dan
produk lainnya sebesar 1.3%.

Harga saham PBID di IDR 850 mencerminkan PBV sebesar 1.80x, dan PER sebesar 16.6x.

Adapun yang bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek dari IPO PBID ini adalah PT
Bahana Sekuritas, PT BCA Sekuritas, dan PT CIMB Sekuritas Indonesia.

Rekomendasi Saham Mega Capital Sekuritas | 13 Desember 2017

Rekomendasi Saham Mega Capital Sekuritas

Mega Update (13 Desember 2017)

IHSG Naik +0.09%. Sempat berada di teritori negatif, IHSG ditutup naik tipis +0.09% ke level 6,032 dengan sektor pertambangan (+2.2%) mengalami kenaikan terbesar sedangkan sektor aneka industri (-2.14%) mengalami koreksi terbesar. Saham BBCA, ADRO dan TLKM menjadi market leader sedangkan saham ASII, HMSP dan GGRM menjadi market laggard. Bursa Asia ditutup bervariasi dengan pelaku pasar menantikan hasil pertemuan sejumlah bank sentral dunia, terutama the Fed.

Wall Street ditutup beragam dengan indeks Dow Jones naik +0.49% dipicu oleh saham Boeing dan Verizon, S&P 500 naik +0.15% dan Nasdaq turun -0.19% dipicu optimisme reformasi pajak dan hasil pertemuan bank sentral Amerika Serikat.  Pasar optimistis anggota parlemen dari Partai Republik akan dapat mengubah sistem pajak perusahaan. Senator Republik John Cornyn mengatakan anggota parlemen mungkin telah memiliki kesepakatan pajak sementara. Selain itu, pasar menantikan pertemuan FOMC yang berlangsung 12-13 Desember dengan ekspektasi sekitar 87% bahwa the Fed akan menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin.
• PPRO Investasi Rp44,1 Triliun Kembangkan Kertajati
• BUMI Siapkan Capex USD 60 Juta
• GJTL Optmistis Penjualan Tumbuh 7%
• WSKT Pinjami Anak Usaha Rp 9.66 Miliar
• MYOH Anggarkan Capex USD13.8 juta
• BIPI Bidik Pengelolaan 83 Juta Ton Batubara
 
7:43:17:AM  
IHSG 6032.371  (0.1%)  
Nikkei 22866.17  (-0.32%)  
Hangseng 28793.88  (-0.59%)  
FTSE 100 7500.41  (0.63%)  
Xetra Dax 13183.53  (0.46%)  
Dow Jones 24504.8  (0.49%)  
Nasdaq 6862.317  (-0.19%)  
S&P 500 2664.11  (0.15%)  
  
Pagi ini bursa regional menguat, IHSG fluktuatif menguat terbatas (6,000 - 6,055)  
  
Oil Price USD/barel 63.34 (-2.09%)  
Gold Price USD/Ounce 1243.85  (-0.02%)  
Nickel-LME (US$/ton) 11009  (-1.5%)  
Tin-LME (US$/ton) 19232  (-1.26%)  
CPO Malaysia (RM/ton) 2365  (0.64%)  
Coal EUR (US$/ton) 96.5  (2.99%)  
Coal NWC (US$/ton) 100.55  (1.46%)  
Exchange Rate (Rp/US$) 13569  (0%)  
Telkom (TLK) 4171  
  
Trading Ideas (disclaimer):  
Trd. Buy: SMGR, TP 9,900-10,000, SL 9,375  
Trd. Buy: CPIN, TP 3,230-3,270, SL 3,060  
Trd. Buy: EXCL, TP 3,200-3,250, SL 2,990  
Spec.Buy: ADRO, TP 1,850-1,875, SL 1,770  
Trd. Buy: DOID, TP 815, SL 730           
©PT. Mega Capital Sekuritas

Rekomendasi Saham Etuz | 13 Desember 2017

Rekomendasi Saham ETUZ

Pagi,

minggu2 ini sudah mulai bau2 windress

perhatikan saham2 blue chip yg banyak di miliki fund asing

kalo koreksi kayak BBTN, lihat support kuatnya dan bole spec buy di sana

saham2 coal kemarin menguat, bisa diperhatikan

salam cuan

etuz

Reminder Corporate Action | 13 Desember 2017

Reminder Corporate Action - Rabu, 13 Desember 2017

1. IPO Listing Date:
        - PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL) Rp150
        - PT Panca Budi Idaman Tbk (PBID) Rp850
2. RUPS: AKKU, BRPT, SQBB, SQBI
3. Public Expose: AKKU, BRPT, BTEL, GOLD, GOLL, SMMA
4. Cum Date Right Issue:
        - DAYA 2.740 saham lama mendapatkan 451 HMETD Rp. 190 per saham,
        - YULE 1 saham lama mendapatkan 6 HMETD Rp. 200 per saham
5. Cum Date Stock Split: PTBA Rasio = 1:5
6. Ex Date Cash Dividend: BATA Rp. 15,69, EMTK Rp. 20, SCMA Rp. 40
7. Recording Date Right Issue: CMPP 377 saham lama mendapatkan 23.818 HMETD Rp. 250 per lembar, TRAM 10 saham lama mendapatkan 41 HMETD Rp. 150 per saham
8. Payement Date Cash Dividend: DMAS Rp. 6,5 POWR Rp. 12,6
9. IPO Offering Period (End): PT Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi Tbk

Rekomendasi Saham IPOT | 13 Desember 2017

Rekomendasi Saham IPOT

IHSG (6.005–6.055) : indeks harga saham gabungan diprediksi bergerak bervariasi cenderung menguat. Target kenaikan indeks pada level 6.055 kemudian 6.080 dengan support di level 6.005 dan 5.980

KAEF (Buy) : Target kenaikan harga pada level 2.710 kemudian 2.810 dengan support di 2.510, cut loss jika break 2.420

EXCL (Spec Buy) : Target kenaikan harga pada level 3.240 kemudian 3.410 dengan support di 2.900, cut loss jika break 2.800.

ELSA (Spec Buy) : Target kenaikan harga pada level 388 kemudian 414 dengan support di 336, cut loss jika break 314.

IPOT CHART ANALYSIS

Rekomendasi Saham Valbury Sekuritas | 13 Desember 2017

Rekomendasi Saham Valbury Sekuritas

Prediksi IHSG :
• Sentimen dari dalam dan luar negeri yang cenderung positif diperkirakan dapat mendorong penguatan IHSG pada hari ini. Namun kenaikan IHSG terbatas karena investor antisipasi keputusan The Fed

Perspektif tenikal
Support Level : 6016/6000/5987
Resistance Level : 6045/6058/6074
Major Trend : Up
Minor Trend : Up
Pattern : Up

TRADING IDEAS : These recommendations based on technical and only intended for one day trading
Perspektif tenikal :

ADRO: Trading Buy
• Close 1810, TP 1875
• Boleh buy di level 1750-1810
• Resistance di 1875 & support di 1750
• Waspadai jika tembus di 1750
• Batasi resiko di 1730

PGAS: Trading Buy
• Close 1690, TP 1725
• Boleh buy di level  1640-1690
• Resistance di 1725 & support di 1640
• Waspadai jika tembus di 1640
• Batasi resiko di 1620

PTBA : Trading Buy
• Close 11000, TP 11375
• Boleh buy di level  10675-11000
• Resistance di 11375 & support di 10675
• Waspadai jika tembus di 10675
• Batasi resiko di 10600

ASII:  Trading Buy
• Close 8200, TP 8375
• Boleh buy di level  8100-8200
• Resistance di 8375 & support di 8100
• Waspadai jika tembus di 8100
• Batasi resiko di 8050

CPIN:  Trading Buy
• Close 3130, TP 3230
• Boleh buy di level  2970-3130
• Resistance di 3230 & support di 2970
• Waspadai jika tembus di 2970
• Batasi resiko di 2950

NIKL:  Trading Buy
• Close 3520, TP 3780
• Boleh buy di level  3040-3520
• Resistance di 3780 & support di 3040
• Waspadai jika tembus di 3040
• Batasi resiko di 3020

Ket.  TP : Target Price

WATCHING ON SCREEN;
SMGR, PTPP, ADHI, PGAS, BBRI, BBCA

(Disclaimer ON)

Rekomendasi Saham William Hartanto | 13 Desember 2017

Rekomendasi Saham William Hartanto

WH Project Outlook 13 Desember 2017.

IHSG ditutup menguat 5,74 poin (+0.10%) pada perdagangan hari Senin, 12 Desember 2017 kemarin. Sebelumnya IHSG bergerak mixed dengan kecenderungan menurun. Hari ini IHSG diprediksi masih akan mixed namun jumlah saham menguat sudah lebih banyak.

Saham yang perlu diperhatikan: ADRO, INDY, DOID, ELSA, BUMI, MPPA, SMBR, INAF, SIPD, dan CPIN.

Semoga bermanfaat, happy trading.

Rekomendasi Saham TemanTrader | 13 Desember 2017

Rekomendasi Saham TemanTrader

Market Global di US ditutup mixed setelah Nasdaq melemah dibandingkan dengan S&P dan DOW yang meningkat diets 100 point didorong oleh optimism terhadap rancangan undang undang reformasi pajak  yang sedang dibahas di Kongres. Saham saham Finance dan Telekomunikasi menguat. Boeing dan Verizon menjadi yang teratas. Di sisi lain, market menunggu pengumuman FED RATE hari Rabu dimana 87% analis memperkirakan FED akan menaikan rate 25 basis point di penghujung tahun ini .

Dari pasar komoditas metal dan emergí, Minyak, Timah, NIkel mengalami koreksi. Sedangkan batubara masih menunjukkan penguatan dan saat ini sudah berada di level USD 100. Hal ini menjadi katalis positif untuk saham saham produsen batubara dalam negeri. Perhatikan saham saham #INDY #BUMI #ADRO #HRUM #PTBA hari ini disamping #ELSA #INDY #PTRO dan #MBSS

IHSG ditutup mendatar kemarin pada level 6027 setelah sebelumnya terkoreksi di intraday pada level 6016. Market masih pada area konsolidasi di antara 5950-6050 dengan volume sedkit diatas rata rata 5 hari perdagangan terakhir. Walaupun saham saham MINING, BASICIND dan INFRA ramai diperdagangkan namun ter-set off oleh turunnya saham FINANCE dan MISCIND.

Hari ini Index diperkirakan masih akan melanjutkan sideways nya dipada area 5991-6050 dengan kecenderungan melemah. Beberapa sektor masih dapat diperhatikan hari ini untuk potensi kenaikan  yaitu MINING, BASICIND dan INFRA. Sedangkan sektor CONSUMER cenderung mengalami sideways. Fokus kepada saham saham pilihan dari 4 sektor tadi disamping ada pula potensi dari saham kelompok AGRI yang terlihat sudah bottoming dan siap untuk melakukan rebound

Beberapa saham yang dapat diperhatikan hari ini : #SMGR #SSMS dan #TBLA

Analisa Pasar Global | 13 Desember 2017

Analisa Pasar Global

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market
(Dec  13, 2017)
Investment Information Team
(ayuningdyah@miraeasset.co.id)

 
US

Saham A.S. menguat pada hari Selasa, seiring dengan dimulainya pertemuan dua hari Federal Reserve.

Komite Pasar Terbuka Federal bank sentral secara luas diperkirakan akan mengumumkan kenaikan suku bunga ketiga dan terakhir pada 2017 pada hari Rabu, namun investor ingin melihat bagaimana sinyal pembuat kebijakan mengenai 2018.

Indeks harga produsen A.S. melonjak 0,4% pada bulan November dan naik 3,1% selama 12 bulan terakhir.

Europe

Saham Eropa ditutup menguat pada hari Selasa, dengan produsen kartu pintar Gemalto NV dan raksasa ritel Steinhoff Holdings NV mencetak penguatan penting.

Saham energi juga naik setelah harga minyak bergerak lebih tinggi setelah terjadi pemadaman pipeline utama.

Berita ekonomi: Indeks kondisi ekonomi ZEW think tank naik menjadi 89,3 di bulan Desember, dari 88,8 di bulan November, mengindikasikan pandangan optimis mengenai situasi di Jerman. Ekspektasi ekonomi berada di 17,4, turun dari 18,7 di bulan November

Inflasi U.K. pada November berada di level tertinggi sejak Maret 2012, mencapai 3,1%, menurut angka resmi.

Analisa Saham PTRO, BNGA, ADRO dan CLEO [QuickReview] | 13 Desember 2017

Analisa Saham PTRO, BNGA, ADRO dan CLEO

Pacific Trader Stock review 12 Desember 2017

Saham PTRO
keadaan memantul lower bollinger band dengan menembus MA9. bila menembus resistanca saat ini di area 1800 maka potensi menuju 1840 - 1900. dengan resistance berikutnya di 2000. apabila harga menembus 1680 maka potensi menuju  1600 - 1570.

Saham BNGA
harga cenderung memantul upper bollinger band. bila harga menembus midle bollinger band di 1215 maka potensi ke area 1210 - 1190.

Saham ADRO
harga keadaan auto rejection posisi buy. dengan tembusnya area resistance di 1780. bila harga berhasil mencapai 1830 maka potensi ke area1850 - 1860. apabila harga kembali turun ke 1780 maka peluang menuju 1750 - 1730.

Saham CLEO
harga cenderung memantul lower bollinger band bila harga berhasil menembus area resistance di 860 maka potensi menuju 900 - 925. apabila harga kembali turun menuju 810 maka potensi menuju area 800 - 770.

Analisa Saham BKSL, PTPP dan SMDR [QuickReview] | 13 Desember 2017

Analisa Saham BKSL, PTPP dan SMDR

Pacific Trader Stock review 12 Desember 2017

Saham BKSL
harga mebentuk area support baru  di 136 - 137. bila harga cenderung turun maka berpotensi menuju area support berikutnya di 127. apabila harga mulai bergerak menembus 141 maka berpotensi ke area MA 9 di 144 - 145.

Saham PTPP
pergerakan trend masih bearish dengan volume mulai melemah. bila harga lanjut turun menembus 2340 maka potensi jatuh lebih dalam. apabila harga menunjukan tanda- tanda rebound maka potensi ke area 2460 - 2480.

Saham SMDR
bermain di daerah support di 364 - 340. bila harga manembus support saat ini maka potensi menuju 316 - 310. apabila harga menunjuka tanda- tanda rebound maka potensi ke area 360 -390.

Analisa Saham BUMI, INAF dan DOID [QuickReview] | 13 Desember 2017

Analisa Saham BUMI, INAF dan DOID

Pacific Trader Stock review 12 Desember 2017

Saham BUMI
keadaan memantul lower bollinger band sehingga berpeluang ke area 255 - 260. bila harga kembali turun menembus 234 maka berpotensi turun ke area 217 - 202.

Saham INAF
keadaan rejection dalam posisi buy. bila harga berhasil menenbus area resistance di 4220 maka potensi menuju area support berikutnya di 4000 atau membentuk area resistance baru. namun bila harga gagal menembus resistance maka potensi menuju 3920- 3650.

Saham DOID
keadaan memantul lower bollinger band dengan harga penutupan berada di area MA9. bila harga berhasil menembus 800 maka poetensi menuju 850 -860. apabila harga kembali turun memantul MA9 maka potensi ke 740 -735.

Analisa Saham DOID | 13 Desember 2017

Analisa Saham DOID

DOID Weekly :   Buy on Weakness, Support Area : 640 -685

Dari hasil Peak & Trough Analysis terlihat sejak harga saham ini terkoreksi dari level tertinggi terdekat sekitar 9 minggu terakhir terlihat rata-rata 839  dengan harga rata-rata net sell sekitar level 904 dan masih didominasi oleh negative candle.

Sementara itu jika dihitung sejak harga saham ini mulai naik dari level terendah sekitar 222 minggu  terakhir dimana rata-rata nya mendekati level terendah terdekat, rata-rata di 631 dengan rata-rata net buy di level 591 namun masih didominasi oleh positive candle, hal ini berarti dalam pergerakkan weekly uptrend yang terbentuk masih relative kuat.

Pada periode yang sama terlihat distribusi volume (penjualan terbesar) antara level  925 - 960.

Sementara itu akumulasi volume (pembelian terbesar) masih relative jauh di bawah yakni antara level  150 - 270.

Jika dilihat harga saat ini, dari hasil optimalisasi terlihat harga sudah berada diluar pergerakkan normalnya dan peluang terjadi hanya sekitar 12.6 %  (r-squared = 0.8794) dan sudah termasuk harga yg keluar di atas upper band pada uptrend channel.

Jika dilihat lebih lanjut indikatot MFI Optimized masih cenderung tertekan namun sudah mulai terbatas, sementara itu indikator W%R Optimized dan Stochastic%D Optimized  relative flat dengan kecenderunga menguat dan harga saat ini berada di luar BBBottom.

Dengan demikian jika mengacu pada risk ratio 1:3 maka  support area saat ini antara level 640 -685 dan resistance area antara 840 -905.

Cut loss level  jika tembus 590 dengan catatan jika banyak transaksi saat itu di bawah rata-rata. Perlu dicermati saat ini transaksi mulai banyak diatas rata-rata namun masih rentan.

(tasrul@miraeasset.co.id)

Analisa Saham WIKA | 13 Desember 2017

Analisa Saham WIKA

WIKA Weekly :   Trading Buy,   Support  terdekat   1,490, resistance terdekat di 1,620

Dari hasil Peak & Trough Analysis terlihat sejak harga saham ini terkoreksi dari level tertinggi terdekat sekitar 8 minggu terakhir terlihat rata-rata1,823  dengan harga rata-rata net sell sekitar level 1,920.

Sementara itu jika dihitung sejak harga saham ini mulai naik dari level terendah sekitar  472 minggu  terakhir dimana rata-rata nya mendekati level terendah terdekat, rata-rata di 1,620.

Hal ini berarti harga saat sudah jatuh di bawah rata-rata. Pada periode yang sama terlihat distribusi volume (penjualan terbesar) antara level  1,940 -2,000.

Sementara itu akumulasi volume (pembelian terbesar) masih relative jauh di bawah yakni antara level  200 – 660.

Namun perlu dicatat saat ini berdasarkna data dari StockWatch rata-rata harga saham ini tertimbang dengan volume (VWAP) berada di level 1,506 .

Dengan demikian jika mengacu pada risk ratio 1:3 maka seharusnya minimal kenaikkan harga akan mencapai 1,620.

Strong support  dan cut loss level  jika tembus 1,370 dengan catatan jika banyak transaksi saat itu di bawah rata-rata.

Perlu dicermati saat ini transaksi masih  banyak di bawah  rata-rata namun secara umum support sudah tercapai.

(tasrul@miraeasset.co.id)

Update Harga Penting Saham | 13 Desember 2017

Update Harga Penting Saham

Good morning,

Dow surges 118 points to record close on tax bill optimism

The Dow Jones industrial average jumped 118.77 points, boosted by gains in Boeing and Verizon.

The S&P 500 rose 0.1 percent, also notching closing and intraday record highs.

Dow........24505    +118.8   +0.49%
Nasdaq....6862     -12.8      -0.19%
S&P 500...2664    +4.1        +0.15%

FTSE........7500     +46.9      +0.63%
Dax........13184     +59.9      +0.46%
CAC.........5427      +40.4      +0.75%

Nikkei....22866      -72.6        -0.32% 
HSI.........28794      -171.4      -0.59%
Shanghai.3281      -41.4        -1.25% 
ST Times.3466     +5.1         +0.15%
 
Indo10Yr..6.7215     -0.0115   -0.17%
INDOBex240.4103  +0.1134  +0.05%
US10Yr.......2.403     +0.018     +0.75%
VIX..............9.92       +0.58       +6.21%

USDIndx ....93.044    +0.082   +0.09%
Como Indx183.4141 -2.0775  -1.12%

(Core Commodity CRB)
DJUSCL....52.04        +0.55      +1.07%*
(Dow Jones US Coal Index) 

IndoCDS...91.49        -1.84     -1.97%           (5-yr INOCD5) 

IDR............13574    +22       +0.16%
Jisdor........13550   +4          +0.03%
*IDR Fut...13615.5   +57.5     +0.42%*

Euro.......1.1744    -0.0025   -0.21%

TLKM.......30.63      -0.17      -0.55%
(4150)
EIDO.........26.92      -0.19      -0.70%
EEM..........45.68      -0.34      -0.67%

Oil..........57.24          -0.76       -1.31%
Gold ......1246.30     +2.50      +0.20%
Timah..19152.50     -277.50   -1.43%
Nickel..11102.50     -110.00   -0.98%

*Coal price...98.65  +0.60    +0.61%*
(Dec/Newcastle)
*Coal price.100.50  +1.40    +1.41%*
(Jan/Newcastle)
*Coal price...95.65  +1.15    +1.22%*  
(Dec/Rotterdam)
*Coal price..95.55  +0.75    +0.79%*
(Jan/ Rotterdam)

CPO(Dec)  2471      +14      +0.57%
(Source: bursamalaysia.com)             
Corn...........347.75   -1.25    -0.36%
SoybeanOil 33.60    -0.01    -0.03%
Wheat........410.75   -2.75    -0.67%

Rubber.......204.50   +1.00   +0.49%
(Tokyo)JPY/kg

Pulp(BHKP).955.47 +2.47  +0.26%*
(5 Des)

* : weekly

(DE/ls 13-12-17)
  
*********