KINERJA MEMBAIK, ACSET INDONUSA BERHASIL TEKAN RUGI BERSIH 49% DI KUARTAL KETIGA 2021


Hingga kuartal ketiga tahun 2021, PT Acset Indonusa Tbk (ACSET) membukukan pendapatan sebesar Rp1,081 triliun atau meningkat sebesar 12,5% dari Rp960,73 miliar pada periode yang sama tahun 2020. ACSET terus menjaga konsistensi dalam mencatatkan perbaikan pada beban dan biaya keuangan, sehingga Perseroan mencatatkan penurunan rugi bersih sebesar 49% dari Rp753,38 miliar menjadi Rp385,82 miliar.

Hingga periode ini, ACSET mencatatkan perolehan kontrak baru sebesar Rp369,92miliar yang terdiri dari proyek bidang fondasi, infrastruktur dan struktur. Beberapa di antaranya adalah pekerjaan bidang fondasi di JPO Stasiun LRT Kuningan dan Shore Protection PLTU Batang. Seluruh proyek fondasi dikerjakan oleh anak usaha ACSET yakni PT Acset Pondasi Indonusa. Pada Bidang infrastruktur, ACSET mendapatkan pekerjaan di Scrap Fill & Overlay (SFO). Sementara itu, pada bidang struktur, ACSET mendapatkan kontrak baru di pekerjaan Apartemen Cleon Park Garden City.

Berdasarkan kontribusi per lini bisnis dalam perolehan pendapatan periode ini didominasi oleh sektor infrastruktur sebesar 51,4%, konstruksi sebesar 37,6%, fondasi sebesar 7,0% dan sektor lainnya sebesar 4,0%. Sektor lainnya menggambarkan aktivitas perdagangan dan jasa sewa yang dilakukan oleh anak usaha.

Per kuartal ketiga 2021, Perseroan telah menyelesaikan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) pada 27 Agustus 2021 yang sebelumnya telah mendapatkan persetujuan para pemegang saham Perseroan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang diadakan pada 18 Agustus 2021. Total perolehan dana dalam aksi korporasi senilai Rp1,5triliun dan telah digunakan Perseroan untuk memperbaiki dan memperkuat struktur permodalan Perusahaan dalam menyongsong kontrak . kontrak baru ke depannya.

Di tengah kondisi yang menantang akibat pandemi, ACSET terus berkomitmen untuk melakukan perbaikan kinerja. Operational excellence dengan disiplin finansial masih menjadi agenda besar ACSET di tahun ini dan Perseroan percaya bahwa upaya-upaya yang dilakukan di internal masih berada pada jalur yang tepat untuk mencapai tujuan tersebut.

Pengkajian kembali atas proses bisnis dilakukan secara intensif agar dapat memberikan pelayanan dengan biaya yang lebih efisien bagi pelanggan Perseroan. Hal ini juga didukung oleh inisiatif-inisiatif digitalisasi yang diharapkan dapat menciptakan infrastruktur sistem yang lebih andal bagi kegiatan operasional ACSET. ACSET senantiasa mengambil langkah-langkah strategis yang dipandang mampu mendukung pertumbuhan Perseroan untuk memberikan yang terbaik bagi seluruh pemangku kepentingan yang ada. (end/as)

Sumber: IQPLUS

WASKITA KARYA RAIH KREDIT SINDIKASI SENILAI Rp8,07 TRILIUN


PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) menyampaikan bahwa telah menandatangani akta perjanjian fasilitas kredit sindikasi dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) pada tanggal 25 Oktober 2021.

"Dalam Akta perjanjian tersebut WSKT meraih fasilitas kredit modal kerja dengan jumlah pokok sebesar Rp8.076.463.000.000 dari BMRI, BNI dan BBRI bersifat bergulir (revolving) transaksional dengan penjaminan Pemerintah dalam rangka pelaksanaan program pemulihan ekonomi,"tutur Taufik Hendra Kusuma Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko WSKT, Rabu (27/10).

Lebih lanjut Hendra Kusuma memaparkan tujuan penggunaan fasilitas kredit tersebut sebagai modal kerja termasuk untuk melunasi Non Cash Loan dan Supplier Financing yang menjadi limit dari Fasilitas Kredit untuk pelaksanaan Proyek dalam rangka program Pemulihan Ekonomi Nasional dan memiliki sublimit kredit non tunai dalam bentuk letter of credit (LC)/surat kredit berdokumen dalam negeri (SKBDN), /Counfer Guarantee (CG) / standby Letter of Credit (SBIC) dan Supplier Financing.

Selain itu, WSKT juga telah menandatangani Akta Perjanjian Pengelolaan Kas dan Rekening Penampungan No. 39 Tanggal 25 Oktober 2021 yang dibuat di hadapan Ashoya Ratam, S.H., M.Kn, Notaris di Jakarta.

Taufik Hendra menambahkan "Fasilitas kredit sindikasi ini akan meningkatkan kapasitas modal kerja WSKT dalam menyelesaikan proyek - proyek yang sedang berjalan serta dapat meningkatkan kinerja operasional,"pungkasnya. (end/ar)

Sumber: IQPLUS

INDOFOOD CBP EMISI GLOBAL BOND US$1 MILIAR


PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP) menggelar aksi korporasi melalui penerbitan obligasi global (global bond) total senilai US$1 miliar.

Obligasi ini terbagi menjadi dua seri, yakni senilai US$600 juta dengan tingkat suku bunga tetap yang memiliki kupon obligasi 3,541% per tahun yang akan jatuh tempo pada 27 April 2032, serta surart utang senilai US$400 juta dengan tingkat suku bunga 4,805% per tahun yang jatuh tempo 27 April 2052.

"Dana hasil emisi obligasi ini, seluruhnya akan digunakan untuk membayar jumlah retensi terhutang dalam perjanjian Pinehill dan untuk pembiayaan keperluan umum perusahaan,"tulis manajemen ICBP dalam keterangan tertulisnya, di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (28/10).

Dalam hajatannya ini, ICBP akan dibantu oleh Deutsche Bank AG cabang Singapura, UBS AG cabang Singapura, BNI Securities Pte Ltd, DBS Bank Ltd, Mandiri Securities Pte Ltd, Mizuho Securities (Singapura) Pte Ltd, Natixis cabang Singapura, OCBC Ltd dan SMBC Nikko Securities (Hong Kong) Ltd yaitu sebagai penjamin emisi penerbitan global bond.

Untuk diketahui, Moody's Investors Service dan Fitch Ratings telah mnenyematkan peringkat kepada obligasi ini masing-masing Baa3 dan BBB-. (end/as)

Sumber: IQPLUS

TUGU INSURANCE DAN BJB KERJASAMA DALAM PELAYANAN BANCASSURANCE


PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) berkolaborasi dengan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB) untuk memberikan perlindungan asuransi bagi nasabah Bank BJB.

Dalam kunjungannya ke kantor Bank BJB di Bandung, Presiden Direktur Tugu Insurance, Indra Baruna menyampaikan bahwa kerja sama diharapkan dapat memberikan nilai lebih bagi nasabah Bank BJB dalam memenuhi kebutuhannya mendapatkan perlindungan atas asset yang dimilikinya. Saat ini produk yang sudah dapat dinikmati oleh nasabah Bank BJB adalah asuransi kebakaran dan akan dilanjutkan dengan pengembangan produk-produk lainnya yang dibutuhkan.

"Dengan jaringan kantor cabang Tugu Insurance yang luas dan didukung implementasi tekonologi yang tepat, Tugu Insurance berharap awal kerja sama ini dapat memberikan nilai lebih. Rangkaian produk juga sudah kami persiapkan untuk ditawarkan kepada nasabah BJB dengan harapan seluruh kebutuhan asuransi dapat diperoleh dengan mudah melalui Bank BJB tanpa perlu mencarinya di tempat yang lain," Jelas Indra.

Sementara Yuddy Renaldi selaku Direktur Utama Bank BJB juga mengutarakan bahwa dengan melibatkan Tugu Insurance sebagai salah satu perusahaan asuransi umum terbesar di Indonesia bisa meningkatkan kepercayaan nasabah Bank BJB dalam membeli produk dalam ekosistem Bank BJB.

"Kerjasama antara Bank BJB dan Tugu Insurance adalah salah satu upaya perusahaan dalam mempererat kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mengembangkan lini bisnis Bank BJB. Peluang bisnis bancassurance yang mengalami pertumbuhan di Indonesia diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kedua belah pihak."Ujar Yuddy. (end/as)

Sumber: IQPLUS

ENTITAS USAHA WIKA LAKUKAN TRANSAKSI AFILIASI SENILAI Rp210 MILIAR


PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) menyampaikan adanya transaksi afiliasi yang dilakukan oleh entitas usahanya.

Dalam keterangan tertulis, Manajemen WIKA menjelaskan bahwa PT Wijaya Karya Industri Konstruksi (WIKON) salah satu anak usaha Perseroan telah membeikan fasilitas cash loan dan non cash loan kepada PT Wijaya Industri Manufaktur (WIMA) selaku perusahaan terkendali WIKON.

"Total nilai transaksi yang diberikan adalah sebesar Rp210 miliar yang terdiri dari fasilitas cash loan sebesar Rp60 miliar, dan non cash loan itu sebesar Rp150 miliar,"tulis Manajemen WIKA.

Patut diketahui, transaksi tersebut dilakukan pada 25 Oktober 2021. "Dilakukannya transaksi ini untuk mendukung keberlangsungan kegiatan usaha WIMA dalam pemberian fasilitas pendanaan berupa cash loan dan non cash loan yang diperlukan sebagai pembiayaan modal kerja,"jelasnya. (end/as)

Sumber: IQPLUS

PENGALIHAN SAHAM DARI AXIATA KE FIL RAMPUNG, BERIKUT KOMPOSISI PEMEGANG SAHAM EXCL


Emiten jasa telekomunikasi, PT XL Axiata Tbk (EXCL) menyampaikan bahwa pada tanggal 27 Oktober 2021, telah terjadi transaksi penyelesaian pengalihan saham Perseroan yang dilakukan oleh pemegang saham EXCL.

Hal itu merujuk pada Keterbukaan Informasi yang telah disampaikan Perseroan berdasarkan surat Perseroan No. 111/CSEC/IX/2021 tanggal 27 September 2021 sehubungan dengan rencana penjualan saham Perseroan oleh Axiata Investments (Indonesia) Sdn. Bhd. (Axiata) sejumlah 533.409.349 lembar saham kepada Ferrymount Investments Limited (FIL).

"Kami sampaikan bahwa pada tanggal 27 Oktober 2021 pengalihan saham dari Axiata kepada FIL telah selesai dilaksanakan,"kata Corporate Secretary EXCL, Ranty Astari Rachman, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (28/10).

Seiring dengan telah rampungnya transaksi tersebut, maka komposisi pemegang saham Perseroan per tanggal 27 Oktober 2021 menjadi Axiata menguasai sebanyak 6.559.247.263 lembar saham (61,16%), FIL menggenggam sebanyak 533.409.349 lembar saham (4,97%), dan Masyarakat memiliki sebanyak 3.575.530.364 lembar saham (33,34%).

Oleh karena itu, jumlah saham beredar sebanyak 10.688.186.976 lembar saham (99,47%), Saham treasury ada sejumlah 56.487.800 lembar saham (0,53%). Kemudian, jumlah modal ditempatkan dan disetor menjadi sebanyak 10.724.674.776 (100%). (end/as)

Sumber: IQPLUS

Rekomendasi Saham MIKA dan HOKI oleh HP Financials | 28 Oktober 2021


HP Financials Technical View & Key Calls

28 Oktober 2021

Saham MIKA


Seiring terdeteksinya RSI Positive Divergence, MIKA berpotensi rebound menuju titik previous High 2440 extended to FR1.272 di level 2520, dengan catatan mampu bergerak di atas MA20 @ 2260. Destinasi selanjutnya adalah Target dari pola Double Top biru di seputaran 2690, disusul High price pada Juli lalu di range 2840-2950.

Rekomendasi

Buy on Break, Entry Level: 2270; Target: 2440-2520 / 2690 / 2840 -2950; Stoploss: 2220

Saham HOKI


Buy on Break HOKI di atas MA20 @ 197, dan Average Up ketika mampu menembus MA10 @ 199, sehingga HOKI berpeluang untuk naik menuju Target terdekat berada pada Upper Triangle merah di sekitaran 210 sampai dengan titik previous High 212. Destinasi selanjutnya adalah titik previous High sekaligus kumpulan fibonacci rasio di range 224-230.

Rekomendasi

Buy on Break, Entry Level: 198; Target: 210-212 / 224-230; Stoploss: 730

Rekomendasi Saham MDKA, RALS, BMRI dan TLKM oleh Indopremier | 28 Oktober 2021


IHSG (6.535 – 6.665) :  Indeks harga saham gabungan diprediksi akan bergerak melemah. Target pelemahan indeks pada level 6.535 dan 6.470 dengan resist di level 6.665 dan 6.730.

MDKA (Buy) : Target kenaikan harga pada level 3.300 kemudian 3.360 dengan support di level 3.180, cut loss jika break 3.120.

RALS (Buy) : Target kenaikan harga pada level 780 kemudian 790 dengan support di level 760, cut loss jika break 750.

BMRI (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 7.100 dengan resist di level 7.250 kemudian 7.325.

TLKM (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 3.760 dengan resist di level 3.840 kemudian 3.880.

Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3cbxag

Rekomendasi Saham DMAS, MDKA dan SMBR oleh Mirae Asset Sekuritas | 28 Oktober 2021


IHSG Daily, 6,602.21(-0.82%), consolidation. Trading range 6,584 – 6,649. Koreksi indikator MFI optimized dan indikator W%R  optimized relatif tertahan. Pada periode weekly terlihat koreksi indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized mulai terlihat . Daily support di 6,584 dan daily resistance di 6,649. Cut loss level di 6,570.

DMAS Daily, 226 (+1.80%),trading buy,  trading range 222 – 232. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih cenderung menguat. Daily support di 222 dan daily resistance di 232 Cut loss level di 214.

MDKA Daily, 3,240 (+1.57%), trading buy,  trading range 3,180 – 3,350. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih cenderung naik. Daily support di 3,180 dan daily resistance di 3,350. Cut loss level di 3,150.

SMBR Daily, 805 (+1.90%), trading buy, trading range 785 – 820. Indikator MFI Optimized dan RSI Optimized masih cenderung bergerak naik. Perkiraan daily support di 785 dan daily resistance terdekat di 820. Cut loss level di 750.

Update Harga Komoditas dan Indeks | 28 Oktober 2021


The S&P 500 and Dow pulled back from record levels on Wednesday while the Nasdaq gained, as investors eyed a slew of stronger-than-expected earnings results from closely watched technology companies. The Nasdaq 100 set a record high.


Dow.......35491   -266.2    -0.74%

Nasdaq.15236   +0.1       +0.02%

S&P 500..4552   -23.1      -0.51%


FTSE.......7253    -24.4       -0.33%

Dax........15706   -51.3       -0.33%

CAC........6754    -12.99     -0.19% 

 

Nikkei...29098     -7.8          -0.03%

HSI........25629     -409.5     -1.57%

Shanghai..3562   -35.3        -0.98%

ST Times..3218   +13.6      +0.42%


lDX.....  6602.94   -54.73    -0.82%

LQ45.....956.82    -8.22      -0.85%

 

Indo10Yr..6.3748   -0.0054    -0.08%👍

ICBI.....330.3344    +0.2326  +0.07%👍

US10Yr...1.5290     -0.0900    -5.56%

VIX............16.98    +1.00       +6.26%

  

USDIndx .........93.8020  -0.1630    -0.17%

Como Indx......238.95     -2.23        -0.92%

(Core Commodity CRB)I

BCOMIN...........165.60    -5.68      -3.32%


IndoCDS..79.0594  -1.1696    -2.07%👍

 (5-yr INOCD5)  

 

IDR......14172.50   +20     +0.14%

Jisdor..14184.00   +15     +0.13%


Euro.........1.1604   +0.0010  +0.09%


TLKM........26.47    -0.34       -1.27%

(3755)

EIDO..........23.92    -0.39       -1.60%

EEM..........51.62     -0.42       -0.81%


Oil..............82.24   -2.10       -2.49%‼

Gold ....1798.40       +4.20     +0.23%

Timah ..34967.50   -2454.50   -6.56%

Nickel...19590.00   -501.00     -2.49%

Silver........24.13       -0.07       -0.29%

Copper.....438.95    -10.55     -2.35%

 

Coal price...223.35    unch     +0%

(0ct/Newcastle) 

Coal price..181.15   -17.85    -8.88%‼

(Nov/Newcastle)

Coal price....232.85   -1.15    -0.49%

(Okt/Rotterdam) 

Coal price...185.00   -6.00    -3.14%

(Nov/ Rotterdam)


CPO(Jan).....4962   -50        -1.00%

(Source: bursamalaysia.com)            

Corn..........557.25   +13.75    +2.53%

SoybeanOil..61.42   -0.89       -1.43%

Wheat.......759.75    +7.50      +1.00%


Wood pulp...4450.00   +10    +0.23%


©️Phintraco Sekuritas 

Broker Code: AT

Desy Erawati/ DE


Source: Bloomberg, Investing, IBPA, CNBC, Bursa Malaysia

Copyright: Phintraco Sekuritas

Rekomendasi Saham ANTM, AUTO, ELSA dan CTRA oleh MNC Sekuritas | 28 Oktober 2021


MNC Daily Scope Wave

28 Oktober 2021

Kemarin (27/10), IHSG ditutup terkoreksi 0,8% ke leve 6,602 disertai dengan tekanan jual yang relatif besar. Kami memperkirakan, saat ini posisi IHSG sedang berada di awal wave [iv] terlebih apabila IHSG belum mampu break resistance di 6,687. Kami perkirakan, IHSG rawan terkoreksi ke rentang area 6,457-6,545.

Support: 6,573, 6,451

Resistance: 6,680, 6,690

ANTM - Buy on Weakness (2,350)

ANTM ditutup terkoreksi cukup agresif sebesar 2,1% ke level 2,350 pada perdagangan kemarin (27/10), pergerakan ANTM pun menembus MA20 dan MA60-nya. Saat ini, posisi ANTM sedang berada di akhir wave [ii] dari wave C, sehingga koreksi ANTM pun akan cenderung terbatas dan berpeluang menguat kembali. Hal ini akan berlaku apabila ANTM tidak terkoreksi ke bawah 2,220.

Buy on Weakness: 2,280-2,340

Target Price: 2,440, 2,630

Stoploss: below 2,220

AUTO - Buy on Weakness (1,130)

AUTO ditutup terkoreksi 1,7% ke level 1,130 pada perdagangan kemarin (27/10). Kami perkirakan, posisi AUTO saat ini sedang berada di akhir wave (iv) dari wave [c] dari wave B. Hal ini berarti, koreksi AUTO akan relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali.

Buy on Weakness: 1,095-1,115

Target Price: 1,185, 1,250

Stoploss: below 1,075

ELSA - Spec Buy (312)

Pada perdagangan kemarin (27/10), ELSA ditutup terkoreksi 1,9% ke level 312. Selama ELSA tidak terkoreksi ke bawah 306 sebagai supportnya, maka posisi ELSA saat ini sedang berada di awal wave [v] dari wave 1.

Spec Buy: 308-312

Target Price: 350, 380

Stoploss: below 306

CTRA - Sell on Strength (1,075)

Kemarin (27/10), CTRA ditutup terkoreksi cukup agresif sebesar 2,7% ke level 1,075. Kami memperkirakan, saat ini posisi CTRA sedang berada di awal wave 2 dari wave (3). Hal ini berarti, CTRA masih rawan terkoreksi terlebih dahulu ke rentang area 970-1,040, level koreksi CTRA dapat dimanfaatkan untuk level buyback.

Sell on Strength: 1,075-1,110

Disclaimer On


Analisa Saham BRPT, HEAL dan INDY | 28 Oktober 2021

PT Barito Pacific Tbk (BRPT)


Pergerakan saham BRPT secara teknikal memperlihatkan indikator MACD bullish divergence atau menunjukkan potensi penguatan. Sementara indikator stochastic dead cross yang mengindikasikan jenuh beli. Sehingga pergerakan BRPT akan sideways dalam area support dan resistance.

Rekomendasi: Buy on weakness

Support: Rp 955

Resistance: Rp 1.035

William Hartanto, Panin Sekuritas

PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL)


HEAL ditutup konsolidasi membentuk candle doji ditransaksikan dengan volume transaksi yang besar dan relatif meningkat. Indikator stochastic berada pada level 70 mendekati areal overbought indikasi ada potensi konsolidasi terbatas. Namun apabila dilihat secara jangka panjang yang terlihat pada MA20 dan MA50 pada chart mingguan, HEAL bergerak pada tren bullish. 

Rekomendasi: Hold

Support: Rp 1.150

Resistance: Rp 2.220

Hendri Widiantoro, Erdikha Elit Sekuritas

PT Indika Energy Tbk (INDY)


Secara teknikal pergerakan INDY menunjukkan indikator stochastic berada di level 14 dengan MACD yang masih bergerak turun. Sementara candle terlihat berada di dekat garis bawah bollinger band

Rekomendasi: Buy on weakness

Support: Rp 1.800

Resistance: Rp 2.035

Kiswoyo Adi Joe, Reswara Gian Investa

Rekomendasi Saham TOWR, BFIN dan PGAS oleh Artha Sekuritas | 28 Oktober 2021


Artha Sekuritas Indonesia Daily Insight

28 Oktober 2021

Dennies Christoper Jordan

PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR)

Mengalami koreksi dan breakdown support. Analis menyarankan untuk sell/cut loss. Investor bisa masuk saham TOWR di harga Rp 1.180-Rp 1.200 per saham. Stop loss di Rp 1.160 per saham. Target harga TOWR di Rp 1.250-Rp 1.270 per saham. 

PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN)

Mengalami koreksi namun masih bertahan di atas level support. Analis menyarankan masuk saham ini di harga Rp 995-Rp 1.015 per saham. Stop loss di Rp 980 per saham. Target harga BFIN di Rp 1.040-Rp 1.060 per saham. 

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS)

Mengalami koreksi namun masih bertahan di atas level support. Investor disarankan masuk di harga Rp 1.520-Rp 1.550 per saham. Stop loss di Rp 1.495 per saham. Target harganya di Rp 1.620–1.650 per saham. 

Bandarmologi Saham SMGR, KLBF, BUKA, MTDL dan CPIN | 28 Oktober 2021


Technical & Bandarmology Prespectives

Thursday (28/10/2021)

By Dr Cand., Edwin Sebayang, MBA, CSA®., CIB®.


Ada Apa Dengan Si "Komo"? Apakah Si "Komo" Mulai Kibarkan Bendera Putih??‼️️‼️️


IDX Composite 6,558 - 6,654

SUMMARY: BUY & OVERBOUGHT


11 TECHNICAL INDICATORS:

RSI (14): BUY

STOCH (9,6,3): OVERBOUGHT

MACD(12,26): BUY!!

ATR (14): LESS VOLATILE

ADX (14): NEUTRAL

CCI (14): *NEUTRAL

HIGHS/LOW (14): NEUTRAL

UO: NEUTRAL

ROC: BUY!!

WILLIAMS R: BUY!!

BULLBEAR (13): BUY!!


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER  ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION



STOCKS PICK:


SMGR 8,225 - 9,100

TECHNICAL INDICATORS: *BUY, BUY 8,650

TARGET PRICE: 9,100

STOP-LOSS: 8,225


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️️


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️️



KLBF 1,520 - 1,680

TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY & OVERBOUGHT, BUY 1,600

TARGET PRICE: 1,680

STOP-LOSS: 1,520


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION



BUKA 670 - 740

TECHNICAL INDICATORS: *BUY, BUY 705

TARGET PRICE: 740

STOP-LOSS: 670


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️️


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️️



MTDL 3,430 - 3,800

TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY, BUY 3,620

TARGET PRICE: 3,800

STOP-LOSS: 3,430


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION



CPIN 6,050 - 6,700

TECHNICAL INDICATORS: *BUY BUY 6,375

TARGET PRICE: 6,700

STOP-LOSS: 6,050


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️️


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION

(Dr Cand. ES, MBA, CSA®., CIB® /Disclaimer On)