google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Saham Online Indonesia Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober 19, 2020

Benjamin Graham, Bapak Value Investing, Gurunya Warren Buffett

Benjamin Graham (9 Mei 1894 - 21 September 1976) adalah seorang ekonom, profesor dan investor Amerika kelahiran Inggris. Dia dikenal luas sebagai "Bapak Value Invesment", dan menulis dua teks pendiri dalam investasi neoklasik: Securities Analysis (1934) bersama David Dodd, dan The Intelligent Investor (1949). Filosofi investasinya menekankan psikologi investor, hutang minimal, investasi beli-dan-tahan, analisis fundamental, diversifikasi terkonsentrasi, pembelian dalam margin keamanan, investasi aktivis, dan pola pikir berlawanan. Setelah lulus dari Universitas Columbia pada usia 20, dia memulai karirnya di Wall Street, akhirnya mendirikan Kemitraan Graham-Newman. Setelah mempekerjakan mantan muridnya Warren Buffett, dia mengambil posisi mengajar di almamaternya, dan kemudian di UCLA Anderson School of Management di University of California, Los Angeles. Pekerjaannya di bidang ekonomi manajerial dan investasi telah menghasilkan gelombang investasi nilai modern dalam reksa dan

BUMI BAYAR BUNGA PINJAMAN TRANCHE A US$3,8 JUTA

PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menegaskan pihaknya telah memproses pembayaran kesebelas yang mewakili bunga pinjaman untuk Tranche A sebesar US$3,8 juta. Proses pembayaran tersebut menurut Director & Corporate Secretary BUMI, Dileep Srivastava telah dilakukan pada tanggal 16 Oktober 2020. "Dengan dilakukannya pembayaran triwulanan kesebelas hari ini, perseroan saat ini telah membayar keseluruhan sebesar US$331,6 juta secara tunai atau cash," ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Jumat. Ia menjelaskan bahwa jumlah keseluruhan yang telah dibayar terdiri atas pokok Tranche A sebesar US$195,8 juta dan bunga sebesar US$135,8 juta, termasuk bunga akrual dan bunga yang belum dibayar (back interest). Untuk pembayaran berikutnya atas Tranche A lanjut Dileep akan jatuh tempo pada Januari 2021 mendatang. Dileep juga menambahkan bahwa perseroan juga sudah mulai mengkapitalisasi kupon PIK dari tanggal 11 April 2018 hingga 16 Oktober 2020 atas Tranche B dan C. (end) Sumber: IQPLUS

DORONG PENINGKATAN UMKM, KEMENDAG TEKEN KERJASAMA DENGAN BNI

Kementerian Perdagangan kembali menandatangani perjanjian kerja sama untuk mendorong peningkatan daya saing produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan grup perhotelan Accor PT AAPC Indonesia, PT Bank Negara Indonesia (Persero), dan Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Penandatanganan disaksikan secara langsung oleh Menteri Perdagangan Agus Suparmanto didampingi Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga di The Phoenix Hotel Yogyakarta-MGallery, Yogyakarta, DIY, hari ini, Jumat (16/10). Penandatanganan perjanjian kerja sama dilakukan oleh Direktur Penggunaan dan Pemasaran Produk Dalam Negeri (P3DN) Kementerian Perdagangan Ida Rustini, Kepala Disperindag Provinsi DIY Aris Riyanta, Vice President Sales Marketing Distribution and Loyalty Accor Indonesia, Malaysia, Singapura Adi Satria, Pemimpin Kantor Wilayah Yogyakarta PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Moh. Hisyam. Penandatanganan perjanjian kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman bersam

JASA MARGA KEMBALI LAKUKAN PEKERJAAN PEMELIHARAAN DAN REKONSTRUKSI DI RUAS TOL JAPEK

Jasamarga Transjawa Tollroad Regional Division (JTT) akan kembali melakukan pekerjaan rekonstruksi rigid pavement pada Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek. Pekerjaan tersebut dilakukan dalam rangka meningkatkan kualitas jalan dan kenyamanan serta keamanan pengguna jalan tol. Lokasi pekerjaan rekonstruksi rigid pavement berada pada KM 27+613 s.d KM 27+688 jalur arah Cikampek lajur 1 dengan panjang penanganan 75 meter dan KM 33+155 s.d KM 33+185 jalur arah Cikampek lajur 2 dengan panjang penanganan 30 meter. Pekerjaan tersebut akan dilaksanakan mulai Senin (19/10) pukul 10.00 WIB s.d Jum'at (23/10) pukul 04.00 WIB. Pihak Jasa Marga telah menyiapkan mitigasi risiko untuk mengantisipasi kepadatan yang berpotensi terjadi akibat pekerjaan tersebut. Mitigasi risiko tersebut berupa pemberlakuan buka tutup lajur pada lajur 1 KM 27+613 s.d KM 27+688 jalur arah Cikampek dan lajur 2 KM 33+155 s.d KM 33+185 jalur arah Cikampek, mempersempit area kerja, pemasangan spanduk imbauan pekerjaan, persiapa

LEPAS MENARA KE MITRATEL, TELKOMSEL DUKUNG PENATAAN PORTOFOLIO TELKOMGROUP

Direktur Utama Telkomsel, Setyanto Hantoro menyampaikan, Telkomsel mendukung penataan portfolio TelkomGroup dengan pelepasan 6.050 menara telekomunikasi yang dimiliki. "Ke depan Telkomsel akan fokus pada bisnis utamanya sebagai perusahaan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia dengan salah satu prioritas strategi bisnis dengan memperkuat ekosistem digital melalui ketersediaan layanan digital connectivity terbaik dan merata serta mengembangkan potensi layanan digital services dan digital platform terkini bagi seluruh masyarakat Indonesia,"ungkap Setyanto. Sekedar informasi, dalam rangka memperkuat bisnis menara telekomunikasi, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) akan melakukan penataan portfolio melalui dua anak perusahaannya PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel) dan PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel). Hal ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Bersyarat (Conditional Sale and Purchase Agreement/CSPA) untuk pengalihan kepemilikan sebanyak 6.05

PRODUSEN NANAS KALENGAN GETOL TAMBAH KEPEMILIKAN DI SIPD

PT Great Giant Pineapple (GGP) kembali menambah kepemilikan sahamnya di PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk (SIPD). Demikian disampaikan Direktur GGP, Jane Fransisca dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Senin. Dalam keterangannya tersebut, Jane mneyampaikan bahwa GGP telah membeli saham SIPD di pasar pada 6 Oktober 2020. Harga saham SIPD di beli di kisaran Rp1.150-1.200 per sahamnya. "Total saham SIPD yang kami beli sebanyak 82.500 lembar saham dengan tujuan investasi jangka panjang,"terangnya. Dengan demikian pasca pembelian saham tersebut, maka kepemilikan saham GGP di SIPD bertambah menjadi sebanyak 1.158.461.465 lembar saham. Sekedar informasi saja, bahwa GGP berdiri sejak 1979 sebagai produsen nanas terbesar ketiga di dunia yang memproduksi nanas kalengan dan minuman sari nanas. GGP mengelola lebih dari 30.000 hektar perkebunan di Lampung, dengan mayoritas produksi diekspor ke luar negeri. GGP memiliki lima divisi utama dalam lini produksinya, yakni Can Making, Drum Making

SCMA SIAPKAN DANA Rp1,3 TRILIUN UNTUK BUY BACK SAHAM

PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) telah menyiapkan dana sebesar Rp1,3 trilun untuk melancarkan aksi korporasinya di pasar modal. Aksi yang akan dilakukan oleh Perusahaan yakni pembelian kembali (buy back) saham SCMA. Dalam prospektus ringkasnya, Manajemen SCMA menyebutkan bahwa edisi buy back saham dimulai sejak 9 September hingga 8 Desember 2020. "Dana untuk buy back saham berasal dari kas internal Perseroan" terangnya. Manajemen SCMA menegaskan bahwa jumlah saham yang akan dibeli kembali tidak akan melebihi 20 persen dari jumlah modal disetor, dengan ketentuan paling sedikit saham yang beredar adalah 7,5 persen dari modal disetor dan ditempatkan dalam Perseroan harus tetap dimiliki masyarakat. (end) Sumber: IQPLUS

Rekomendasi Saham BMRI, GGRM dan WSBP oleh IPOT | 19 Oktober 2020

IHSG (5.065-5.140) : indeks harga saham gabungan diprediksi akan bergerak menguat. Target kenaikan indeks pada level 5.140 kemudian 5.175 dengan support di level 5.065 dan 5.025. BMRI (Buy) : Target kenaikan harga pada level 5.700 kemudian 5.825 dengan support di level 5.475 cut loss jika break 5.350. GGRM (Buy) : Target kenaikan harga pada level 44.550 kemudian 45.275 dengan support di level 43.125 cut loss jika break 42.500 WSBP (Buy) : Target kenaikan harga pada level 169 kemudian 173 dengan support di level 161 cut loss jika break 157. XPDV (Buy) : Target kenaikan harga pada level 391 kemudian 395 dengan support di level 384 cut loss jika break 381. XPES (Buy) : Target kenaikan harga pada level 348 kemudian 350 dengan support di level 343 cut loss jika break 340. XIHD (Buy) : Target kenaikan harga pada level 395 kemudian 399 dengan support di level 388 cut loss jika break 384. Full report bisa diakses di :  https://r.ipot.id/?g=r/t/3c9s26

Rekomendasi Saham BBKP, KLBF dan HRUM oleh Mirae Asset Sekuritas | 19 Oktober 2020

Technical Insight by Tasrul (tasrul@miraeasset.co.id) IHSG Daily, 5,103.41(-0.03%), consolidation, trading range 5,066 - 5,133. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized akan menguji support trendline. Pada periode weekly mulai terlihat pola uptrend namun belum begitu kuat. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized mulai bergerak naik. Daily support di 5,066 dan daily resistance di 5,133. Cut loss level di 5,030.  BBKP Daily, 244 (+1.67%), trading buy, trading range 240 - 256. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized akan menguji support trend line dengan kecenderungan menguat. Daily support di 240 dan daily resistance di 256. Cut loss level di 230.  KLBF Daily, 1,550 (-0.64%), trading buy, trading range 1,530 - 1,580. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih cenderung bergerak naik. Daily support di 1,530 dan daily resistance di 1,580. Cut loss level di 1,510  HRUM Daily, 1,680 (+3.38%), trading buy, trading range 1,625 - 1,715. Indikato

Ulasan Pasar Global | 19 Oktober 2020

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market (Oct 19, 2020) Investment Information Team (angga.choirunnisa@miraeasset.co.id) U.S Dow membaik, S&P meraih keuntungan seiring jadwal vaksin menjadi fokus S&P 500 membukukan kenaikan nominal pada hari Jumat karena kejelasan lebih lanjut mengenai timeline untuk pengembangan vaksin virus corona dan data penjualan ritel yang jauh lebih baik dari perkiraan membawa investor kembali ke pasar saham. Dow Jones naik 112,11 poin atau 0,39% menjadi 28.606,31. S&P 500 naik 0,47 poin atau 0,01% menjadi 3.483,81. Nasdaq Composite turun 42,32 poin atau 0,36% menjadi 11.671,56. Pfizer Inc mengumumkan dapat mengajukan otorisasi AS untuk vaksin COVID-19 yang dikembangkannya dengan mitra Jerman BioNTech pada November. Saham Pfizer naik 3,8%. Penjualan ritel pada September melampaui ekspektasi analis dan sentimen konsumen untuk bulan ini mengejutkan naik, menurut dua laporan ekonomi terpisah. Tetapi dengan stimulus sebelumnya telah berjalan dengan

Analisa Saham SSIA | 19 Oktober 2020

Analisa Saham SSIA Saham SSIA pada tanggal 16 Oktober 2020 ditutup stabil pada harga 448. Hal ini disertai dengan pelemahan volume, yaitu 27% dari hari sebelumnya. Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area pertengahan bawah ke atas. Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di atas garis 0 dengan kecenderungan mendatar. Rekomendasi Saham: BEli jika di atas 460 Jika naik di atas 470 maka berpeluang ke 480-600 Jika turun di bawah 440 maka berpeluang ke 440 Disclaimer ON Silahkan simak materi saham online dan follow Channel Youtube di bawah ini: Pola Chart Pattern Lengkap https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xgO96xQInO2Pvx4OWkNuibc Pola Candlestick Saham Lengkap https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xgHx2GEv_69YpGsg7TIgRsB Indikator Saham Lengkap https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xgZZ6iDXeTZQiBZJxW1jsMk Dasar-dasar Investasi Saham : https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xjIEXYMlU_5iB69MK

Update Harga Komoditas dan Indeks | 19 Oktober 2020

Dow closes 100 points higher, snaps 3-day losing streak on strong retail sales data The Dow Jones Industrial Average rose on Friday for its first daily gain in four sessions after the release of strong U.S. consumer data to end a volatile week. Dow........28606  +112.1     +0.39% Nasdaq..11672   -42.3        -0.36% S&P 500..3484   +0.47       +0.01%   FTSE.......5920    +87.1       +1.49% Dax.........12909  +205.2     +1.62%  CAC.........4936   +98.4        +2.04% Nikkei....23411     -96.6        -0.41% HSI.........24387   +228.3     +0.94% Shanghai .3336   +4.2          +0.13% ST Times..2533   +9.4          +0.37% IDX..5103.41       -1.74          -0.03% LQ45.783.45       +0.57        +0.07% JAKMIND......890.38    +24.98   +2.89% JAKCONS.....1858.67  +9.08     +0.49% JAKTRADE....634.49    -2.93       -0.46% JAKBIND........751.62   +0.47     +0.06% JAKAGRI......1175.71   +0.90     +0.08% JAKFIN.........1125.41   -7.62      -0.67% JAKPROP......318.71     +0.90     +0.28% JAKINFR....

Bandarmologi Saham ADRO, TBIG, SMRA, MBAP dan ASII | 19 Oktober 2020

New Early BIRD Technical & Bandarmology Prespectives  (Dr Cand., Edwin Sebayang, MBA, CSA:registered:., CIB:registered:-MNC Sekuritas)  Monday (19/10/2020)  IDX Composite 5,054 - 5,138 SUMMARY: STRONG BUY 11 TECHNICAL INDICATORS: RSI (14): BUY STOCH (9,6): OVERBOUGHT MACD(12,26): BUY ATR (14): NEUTRAL ADX (14): WEAK TREND SELL CCI (14): BUY HIGHS/LOW (14): BUY VO: BUY ROC: BUY WILLIAMS R: BUY BULLBEAR (13): BUY BANDARMOLOGY: TOP 5 BROKER  ACCUMULATED PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION NET BUY SELL ASING: PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION STOCKS PICK: ADRO 1,150 - 1,280 TECHNICAL INDICATORS: BUY 1,180 TARGET PRICE: 1,280 STOP-LOSS: 1,150 BANDARMOLOGY: TOP 5 BROKER ACCUMULATED PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION NET BUY SELL ASING: PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION TBIG 1,435 - 1,510 TECHNICAL INDICATORS: BUY 1,465 TARGET PRICE: 1,510 STOP-LOSS: 1,435 BANDARMOLOGY: TOP 5 BROKER ACCUMULATED PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION NET BUY SELL ASING: PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION SMRA 600 - 670 TECHNIC

Rekomendasi Saham BBCA, INCO, PGAS dan PWON oleh MNC Sekuritas | 19 Oktober 2020

MNC Daily Scope Wave 19 Oktober 2020 Di akhir pekan kemarin (16/10), IHSG ditutup terkoreksi tipis di level 5,103 dan telah mengenai target koreksi kami yang berada di area 5,050-5,075. Kami perkirakan koreksi IHSG akan relatif terbatas untuk membentuk wave (iv) dari wave [c] dari wave B dan selanjutnya IHSG berpotensi menguat kembali untuk membentuk wave (v) dari wave [c] dari wave B. Tetap waspadai support terdekat pada level 5,000, apabila IHSG menembus area tersebut, maka IHSG akan melaju ke 4,900-4,950. Apabila IHSG terkoreksi agresif ke bawah 4,820 atau bahkan 4,753, maka IHSG terkonfirmasi membentuk wave C ke arah 4,500-4,650. Support: 5,000, 4,840 Resistance: 5,187, 5,250 BBCA - Buy on Weakness (28,800) Penutupan perdagangan kemarin (16/10), BBCA bergerak terkoreksi tipis 0,4% ke level 28,800. Pada tanggal 14/10 lalu, kami pernah merekomendasikan Sell on Strength di BBCA dan saat ini kami memperkirakan pergerakan BBCA sedang membentuk akhir dari wave (iv) dari wave [a] dari wav

Saham Online di Facebook