Pegawai OJK Diinstruksikan Kerja dari Rumah

IQPlus, (17/03) - Tekan Wabah Korona, Pegawai OJK Diinstruksikan Kerja dari Rumah

Dewan Komisioner OJK hari ini memerintahkan pegawai OJK mulai bekerja dari rumah. Sekitar lebih dari 70 persen pegawai yang bekerja dari rumah diwajibkan tidak keluar rumah dan tetap menyelesaikan pekerjaan dengan memanfaatkan teknologi informasi.

"Sementara untuk memastikan tetap berfungsinya layanan industri jasa keuangan, pegawai OJK yg masuk kantor diminta tetap menjaga kesehatan, menghindari keramaian dan diperpendek jam kerjanya," kata Deputi Komisioner Humas dan Logistik Otoritas Jasa Keuangan Anto Prabowo, seperti dikutip Selasa, 17 Maret 2020.

"Semoga OJK dapat berkontribusi aktif untuk mendukung arahan Presiden mengendalikan persebaran virus covid-19. Semoga Allah SWT melindungi kita semua," tambah Anto.

Di sisi lain,Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mencatat sebanyak 232 hoaks mengenai virus corona hingga Senin, pukul 08.00 WIB. Dalam laporan isu hoaks tersebut Kominfo merilis fakta yang benar di balik sejumlah informasi tidak benar. Di antaranya, kabar tidak benar yang menyebut presiden Jokowi positif virus corona, yang tersebar dalam tangkapan layar sebuah artikel yang dimuat tanggal 15 Maret 2020.

Setelah ditelusuri, artikel tersebut oleh Direktorat Pengendalian Aplikasi Informatika Dirjen Aplikasi Informatika Kominfo melalui mesin AIS, artikel tersebut adalah hasil suntingan dari artikel yang dimuat oleh Detik.com pada 15 Maret 2020 dengan judul asli "Presiden Jokowi Jalani Tes Virus Corona Sore ini."

Hoaks selanjutnya adalah pesan berantai di WhatsApp yang memuat foto beserta dengan informasi identitas dari mitra pengemudi Gojek yang diduga suspect corona melarikan diri dari RSUP Persahabatan. Faktanya, informasi dalam pesan tersebut tidak benar, dan telah dibantah oleh pihak Gojek, juga juru bicara RSUP Persahabatan. (end/ba)

PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) Bilang Corona Tak Pengaruhi Perdagangan Berjangka

IQPlus, (17/03) - PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) mengungkapkan wabah virus corona tidak memengaruhi sektor perdagangan berjangka komoditas, sehingga optimistis tumbuh di atas 15 persen pada 2020.

Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia (Perseo) atau KBI Fajar Wibhiyadi dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa mengatakan, secara nasional, mungkin wabah corona akan memberikan pengaruh.

Tapi, dari sektor perdagangan berjangka komoditas, melihat bahwa wabah corona tidak akan mengganggu terlalu jauh terhadap kinerja perdagangan berjangka komoditas.

"Data perdagangan yang terlihat positif dan terus mengalami pertumbuhan. Dengan peran serta semua pemangku kepentingan, kami masih optimistis pertumbuhan di perdagangan berjangka komoditas di tahun 2020 bisa lebih dari 15 persen dibandingkan tahun 2019," katanya.

PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero), yang berperan sebagai lembaga kliring dan penjaminan transaksi di perdagangan berjangka komoditas, terus melakukan langkah untuk meningkatkan pertumbuhan di sektor perdagangan berjangka komoditas ini.

Fajar menambahkan, tahun 2020, selain transaksi perdagangan berjangka komoditas, sektor pasar fisik diproyeksikan juga akan tumbuh.

"Masuknya komoditas timah batangan di pasar fisik, diperkirakan juga akan menggairahkan perdagangan di bursa komoditas," katanya.

Data volume transaksi di PT Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) sepanjang 2019 dan didaftarkan di PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) menyebutkan, di sektor perdagangan berjangka komoditas (PBK) rata-rata transaksi harian mencapai 30.552 lot (di luar single stock).

Transaksi tersebut meliputi komoditas sistem perdagangan alternatif atau SPA sebesar 63,80 persen, index 7,83 persen, mata uang asing 9,63 persen, primer 18,41 persen, dan single stock 0,32 persen.

Dari sektor pasar fisik komoditas, untuk transaksi timah murni batangan mencatatkan volume transaksi 5.436 lot, sedangkan untuk gula kristal rafinasi, volume transaksi selama tahun 2019 mencapai 19.429 lot.

Sedangkan dalam dua bulan pertama tahun 2020, rata-rata transaksi harian mencapai 40.286,4 lot (di luar single stock).

Transaksi tersebut meliputi komoditi SPA sebesar 69,41 persen, index 8,05 persen, mata uang asing 7,42 persen, primer 15,01 persen dan single stock 0,03 persen.(end)

PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (ISSP) Akan Buy Back 200 ribu lembar Saham

IQPlus, (17/03) - PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (ISSP) berniat melakukan pembelian kembali saham dalam kondisi pasar yang berfluktuasi.

Menurut keterangan Selasa menyebutkan bahwa jumlah saham yang akan dibeli kembali sebanyak 200 ribu lembar saham.

Perkiraan keseluruhan pembelian kembali sebesar 2,78% dari jumlah modal disetor. (end)

PT Chandra Asri Tbk (TPIA) Alami Penurunan Pendapatan per 2019

IQPlus, (17/03) - PT Chandra Asri Tbk (TPIA) meraih pendapatan bersih US$1,89 miliar hingga periode 31 Desember 2019 turun dari pendapatan bersih US$2,54 miliar di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Selasa menyebutkan, beban pokok pendapatan turun jadi US$1,71 miliar dari US$2,15 miliar dan laba kotor turun menjadi US$171,11 juta dari laba kotor US$390,49 juta.

Sedangkan laba sebelum pajak tercatat turun menjadi US$38,77 juta dari laba sebelum pajak tahun sebelumnya yang US$254,09 juta dan laba tahun berjalan yang diatribusikan ke pemilik entitas induk turun jadi US$22,88 juta dari laba US$181,65 juta tahun sebelumnya.

Total aset mencapai US$3,45 miliar hingga 31 Desember 2019 naik dari jumlah aset US$3,17 miliar hingga 31 Desember 2018. (end)

PT Multifiling Mitra Indonesia Tbk (MFMI) Punya Kinerja Keuangan Sangat Baik 2019


IQPlus, (17/03) - Kinerja keuangan PT Multifiling Mitra Indonesia Tbk (MFMI) sepanjang periode tahun buku 2019 lalu terlihat sangat baik. Hal ini terlihat dari melonjaknya pendapatan maupun laba yang dibukukan oleh perseroan sepanjang periode tersebut.

Dalam laporan keuangan perseroan yang diterima, Selasa disebutkan sepanjang tahun 2019 perseroan berhasil membukukan pendapatan Rp140,12 miliar atau naik 15,07 persen dari sebelumnya Rp121,78 miliar di tahun 2018.

Untuk beban sepanjang periode di tahun 2019 perseroan berhasil menekan dari sebelumnya Rp88,81 miliar di tahun 2018 menjadi Rp143,65 juta. Alhasil, laba usaha yang dibukukan di periode tahun 2019 melonjak menjadi Rp139,98 miliar dari sebelumnya Rp32,97 miliar di tahun 2018.

Laba sebelum pajak di tahun 2019 melonjak jadi Rp 141,86 miliar dari sebelumnya Rp34,54 miliar di tahun 2018, dan laba tahun berjalan 2019 yang dibukukan melonjak jadi Rp133,45 miliar dari sebelumnya Rp26,51 miliar di tahun 2018.

Total aset sampai dengan akhir periode 2019 juga terlihat melonjak, dari total aset sebelumnya di akhir periode tahun 2018 sebesar Rp273,78 miliar menjadi Rp421,90 miliar.

Adapun untuk total liabilitas dan ekuitas di tahun 2019 naik masing-masing menjadi Rp184,96 miliar dan Rp236,94 miliar dari sebelumnya Rp54,45 miliar dan Rp222,33 miliar di tahun 2018. (end)

PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), 1 Pegawainya Positif COVID-19

IQPlus, (17/03) -  mengumumkan ada salah satu pegawainya yang dinyatakan positif COVID-19. Corporate Secretary BNI Meiliana mengungkapkan saat ini kondisi pegawai dalam kondisi stabil.

"Bahwa dengan berat hati BNI perlu menyampaikan bahwa salah satu pegawai BNI telah dinyatakan positif COVID-19. Saat ini, yang bersangkutan dalam kondisi stabil," kata dia dalam siaran pers, ditulis Selasa (17/3/2020).

Dia menjelaskan dalam kesehariannya, pegawai tersebut bertugas di unit yang tidak berhubungan langsung masyarakat. "Sehingga potensi penularan kepada masyarakat dapat diminimalisir," imbuh dia,

Meiliana mengatakan BNI berharap proses penyembuhan Beliau berjalan lancar dan dapat segera pulih 100%.

"Untuk keluarga, kami sampaikan simpati kami, semoga diberi kekuatan dalam menghadapi situasi ini," ungkap Meiliana.

Untuk mengantisipasi, BNI menerapkan penyesuaian sistem kerja yang bertujuan untuk menekan penyebaran virus corona atau COVID-19.

Tindakan ini merupakan langkah yang diambil BNI dalam rangka memberikan perlindungan maksimal kepada pegawai, keluarganya, dan bahkan nasabah dari kemungkinan terpapar COVID-19 yang kini telah menjadi Pandemi global.

BNI menetapkan tiga penyesuaian sistem kerja yaitu Split Operation, Shift Operations, dan Work From Home. Split dan Shift Operation diberlakukan untuk fungsi yang terkait dengan operasional utama dan layanan perbankan. Sementara itu, posisi lainnya diterapkan sistem Work From Home atau bekerja dari rumah.(detikfinance)

Harga Minyak Naik Lebih dari $1, Kenapa?

IQPlus, (17/03) - Harga minyak naik lebih dari $1 pada Selasa ketika perburuan terjadi usai penurunan tajam karena pandemi corona dan perang harga antara Arab Saudi dan Rusia.

Harga minyak brent naik 1,8% atau 55 sen menjadi $30,60 per barel pada jam 11.10 WIB usai sempat menyentuh level $31,25 per barel.

Harga minyak US West Texas Intermediate (WTI) naik 3,7% atau $1,06 menjadi $29,76 per barel usai sempat naik $30,21. (end)

PT Pan Brothers Tbk (PBRX) Siap BuyBack Walau Kondisi Pasar Fluktuatif

IQPlus, (17/03) - PT Pan Brothers Tbk (PBRX) siap melakukan pembelian kembali saham dalam kondisi pasar yang berfluktuasi sesuai denagn aturan yang dikeluarkan OJK.

Menurut keterangan perseroan disebutkan, periode pembelian kembali saham akan dilaksanakan pada periode 17 Maret 2020 hingga 16 Juni 2020.Jumlah saham yang akan dibeli sebanyak-banyaknya 525.000.000 lembar atau 8,1% dari modal ditempatkan dan disetor.

Perseroan juga mengalokasikan sebanyak-banyaknya Rp210 miliar termasuk biaya pembelian kembali, komisi pedagang dan biaya lain terkait buyback. Perseroan menunjuk PT Minna Padi Investama untuk melakukan buyback saham.(end)

PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Siap Buy Back Walau Pasar Fluktuatif

IQPlus, (17/03) - PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) siap melakukan pembelian kembali saham dalam kondisi pasar yang berfluktuasi sesuai denagn aturan yang dikeluarkan OJK.

Menurut keterangan perseroan disebutkan, periode pembelian kembali saham akan dilaksanakan pada periode 17 Maret 2020 hingga 16 Juni 2020. Antam menunjuk Mandiri Sekuritas sebagai broker transaksi buyback.

Antam juga mengalokasikan sebanyak-banyaknya Rp100 miliar termasuk biaya pembelian kembali, komisi pedagang dan biaya lain terkait buyback.(end)

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) Sesuaikan Sistem Kerja Kaitannya dengan Corona

IQPlus, (17/03) - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) melakukan penyesuaian sistem kerja untuk menekan penyebaran virus corona (COVID-19) di lingkungan kerjanya.

Sekertaris perusahaan BNI, Meiliana dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin mengemukakan BNI menetapkan tiga penyesuaian sistem kerja yaitu split operation, shift operations, dan work from home (WFH).

"Split dan Shift Operation diberlakukan untuk fungsi yang terkait dengan operasional utama dan layanan perbankan," paparnya.

Sementara itu, lanjut dia, posisi lainnya diterapkan sistem WFH atau bekerja dari rumah. Namun sistem ini hanya diterapkan pada daerah yang telah ditetapkan sebagai daerah dengan kondisi risiko tinggi.

"Penyesuaian sistem kerja ini berlaku mulai Selasa, 17 Maret 2020. Langkah ini diharapkan dapat mengoptimalkan upaya pegawai untuk menjaga kesehatan orang-orang terdekatnya di rumah sekaligus memberikan perlindungan maksimal dari potensi tertular COVID-19 selama berinteraksi dengan masyarakat, selama bekerja atau dalam perjalanan dari dan ke kantor," katanya.

Tindakan ini, lanjut dia, merupakan langkah yang diambil BNI dalam rangka memberikan perlindungan maksimal kepada pegawai, keluarganya, dan bahkan nasabah dari kemungkinan terpapar COVID-19 yang kini telah menjadi pandemi global.

"Langkah ini diharapkan akan turut menekan laju penyebaran virus Corona atau yang dikenal sebagai COVID-19 di pusat-pusat penyebarannya, termasuk di DKI Jakarta dan sekitarnya," katanya.

Meiliana menyampaikan, keputusan itu merupakan bentuk kepatuhan BNI terhadap kebijakan pemerintah untuk menghambat penyebaran COVID-19.(end)

Indosat Ooredoo (ISAT) Keluarkan Program Pendukung WFH

IQPlus, (17/03) - Indosat Ooredoo mengeluarkan sejumlah program mendukung program pemerintah untuk bekerja dan belajar dari rumah dalam upaya mengantisipasi pencegahan penyebaran virus corona di Indonesia.

"Perusahaan mendorong untuk #StayHomeStayConnected dengan dukungan kebutuhan digital untuk menghindari penyebaran lebih lanjut. Perusahaan juga terus mempertahankan layanan terbaik bagi pelanggan dalam menghadapi situasi yang menantang saat ini,. kata President Director & CEO Indosat Ooredoo Ahmad Al-Neama dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin.

Dikatakan, perusahaan percaya bahwa pada situasi seperti saat ini, teknologi digital dapat mengubah cara orang-orang melakukan kegiatan sehari-harinya, dan teknologi digital dapat menjadi alat berharga di masa sulit ini.

Untuk mendukung program bekerja dari rumah, perusahaan mengeluarkan program perkuliahan online, yaitu bekerja sama dengan beberapa lembaga pendidikan yang menggunakan solusi Indosat Ooredoo Business dengan menyediakan kapasitas bandwidth ekstra gratis dari layanan internet yang digunakan untuk mendukung perkuliahan secara daring.

Selain itu, gratis pengiriman SIM online, yaitu pelanggan dapat mengisi ulang atau membeli kartu SIM prabayar & pascabayar baru tanpa keluar dari rumah, pengiriman SIM online gratis di beberapa daerah, terutama di Jakarta.

"Perusahaan juga memiliki kemitraan dengan aplikasi seperti Gojek/Grab/Tokopedia/Shopee untuk pengisian online dan pembayaran tagihan," katanya.

Program lain adalah mengantisipasi kebutuhan yang meningkat untuk koneksi data cepat, perusahaan juga memastikan performansi jaringan dalam mendukung komunikasi lancar bagi pelanggan, termasuk kesiapan kapasitas jaringan untuk melayani peningkatan trafik atau kebutuhan koneksi telekomunikasi saat ini.

"Dalam satu bulan terakhir kami belum melihat adanya kenaikan yang signifikan untuk trafik data dan suara," katanya.(end)

Bank Mandiri Terapkan Konsep Work From Home (WFH)

IQPlus, (17/03) - Bank Mandiri menerapkan konsep Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah menyusul imbauan pemerintah untuk mengurangi kegiatan di luar rumah, guna mengurangi potensi penyebaran Virus Corona atau COVID-19.

.Dalam kondisi seperti ini, prioritas kami tentu adalah kesehatan serta keselamatan nasabah dan karyawan. Di sebagian besar unit kerja, Bank Mandiri juga mengimplementasikan split team dan Work From Home,. kata Corporate Secretary Bank Mandiri Rully Setiawan dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

Adapun cabang-cabang Bank Mandiri, lanjut Rully, tetap beroperasi normal dengan jam operasional 08.00-15.00 WIB untuk memenuhi kebutuhan nasabah.

Terkait dengan upaya pencegahan penyebaran COVID-19, Bank Mandiri menyarankan nasabah dapat menggunakan aplikasi Mandiri Online terbaru yang dapat melayani berbagai kebutuhan transaksi keuangan nasabah.

Bahkan, seiring dengan transformasi digital Bank Mandiri, saat ini masyarakat luas juga dapat melakukan pembukaan rekening tabungan di manapun, tanpa harus datang ke kantor bank maupun bertemu dengan staf perbankan di Bank Mandiri.

"Semua keperluan untuk pembukaan tabungan dapat dilakukan dengan video call," kata Rully.

Selain itu, nasabah juga dapat menggunakan layanan ATM 24 Jam, baik untuk tarik tunai maupun setor tunai. Saat ini, Mandiri memiliki 18.291 unit ATM yang terhubung dalam jaringan ATM Link, ATM Bersama, ATM Prima dan Visa/Plus, EDC serta jaringan e-banking lainnya.(end)

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) Pastikan Layanan GAS Tetap Berjalan

IQPlus, (17/03) - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sebagai pionir pembangunan infrastruktur dan pemanfaatan gas bumi, tetap berkomitmen untuk terus memberikan layanan pelanggan sesuai standar kualitas yang telah berjalan kendati mewabahnya virus corona (COVID-19)

"Kami sangat prihatin dengan situasi saat ini dimana sebaran virus corona terus meluas. Meski demikian, sebagai sub-holding gas bumi, PGN memiliki protokol kerja yang dapat menjamin layanan kepada pelanggan tetap berjalan normal," jelas Rachmat Hutama, Sekretaris Perusahaan PGN melalui keterangan resmi yang diterima di Bandarlampung, Senin.

Ia menuturkan, PGN saat ini melayani lebih dari 359.000 pelanggan dari berbagai segmen seperti kelistrikan, pupuk, industri, UMKM, transportasi hingga rumah tangga. Dengan pengalaman pengelolaan infrastruktur dan pemanfaatan gas bumi lebih dari setengah abad, PGN telah menyiapkan prosedur tetap apabila terjadi hambatan dalam proses operasi perusahaan.

Ia mencontohkan ketika jaringan gas bumi kepada pelanggan di Jakarta Timur mengalami kerusakan pada akhir tahun lalu. Dalam waktu singkat, tidak lebih dari 48 jam, pasokan gas dapat segera teratasi.

Ketika itu, lanjut dia, PGN menyalurkan Compress Natural Gas (CNG) kepada 6.896 pelanggan RT di lima lokasi di wilayah Jakarta Timur di antaranya Metering Regulating Station (MRS) Rusun Klender, Perumnas Klender, Rawamangun, Pulomas dan Pulogadung.(end)

PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) Alami Kenaikan Pendapatan per 31 Desember 2019

IQPlus, (17/03) - PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) meraih pendapatan bersih Rp10,28 triliun hingga periode 31 Desember 2019 naik dibandingkan pendapatan bersih Rp10,24 triliun di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Senin menyebutkan, beban pokok pendapatan naik menjadi Rp4,12 triliun dari Rp3,87 triliun dan laba kotor turun menjadi Rp6,16 triliun dari laba kotor Rp6,38 triliun.

Turunnya beban operasi menjadi Rp4,36 triliun dari Rp4,81 triliun membuat laba operasi naik menjadi Rp1,79 triliun dari laba operasi tahun sebelumnya yang Rp1,57 triliun.

Laba sebelum pajak penghasilan diraih sebesar Rp1,76 triliun naik dari laba sebelum pajak penghasilan tahun sebelumnya yang Rp1,58 triliun. Laba yang diatribusikan ke pemilik entitas induk naik menjadi Rp1,37 triliun dari laba Rp1,10 triliun.

Jumlah aset perseroan mencapai Rp4,83 triliun hingga periode 31 Desember 2019 turun dari jumlah aset perseroan yang Rp5,04 triliun hingga periode 31 Desember 2018. (end)

PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) Alami Penurunan Laba Jadi Rp2,39T

IQPlus, (17/03) - PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) mencatat penurunan laba tahun berjalan yang diatribusikan ke pemilik entitas induk menjadi Rp2,39 tiliun hingga periode 31 Desember 2019 dibandingkan laba Rp3,08 triliun di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Selasa menyebutkan, pendapatan meningkat menjadi Rp40,37 triliun dibandingkan pendapatan Rp30,68 triliun tahun sebelumnya dan laba kotor naik menjadi Rp12,71 triliun dari laba kotor Rp9,33 triliun.

Laba sebelum pajak penghasilan turun menjadi Rp3,19 triliun dari laba sebelum pajak tahun sebelumnya Rp4,10 triliun salah satunya karena kenaikan beban keuangan menjadi Rp3,21 triliun dari Rp959,26 miliar.

Jumlah aset perseroan mencapai Rp79,81 triliun hingga periode 31 Desember 2019 naik dari jumlah aset Rp50,78 triliun hingga periode 31 Desember 2018. (end)

Rekomendasi Saham Mirae Asset | HOKI, MDKA, UNVR

Technical Insight by Tasrul (tasrul@miraeasset.co.id)

*IHSG Daily, 4,690.66 (-4.42.%), test support at 4,639, trading range 4,639-4,776. Indikator MFI optimize sudah berada di oversold area dengn kecenderungan menguat, indikator indikator W%R optimized masih turun dan indikator Stochastic%D optimized cenderung naik. Pada periode weekly indikator MFI optimized, indikator W%R optimized dan indikator Stochastic% konsolidasi di oversold area . Daily support di 4,638 dan daily resistance di 4,776. Cut loss level di 4,620

*HOKI Weekly , 805 (-3.01%), buy on weakness, trading range 775 – 840. Indikator MFI optimized, indikator Stochastic%D optimized dan indikator W%R optimized masih cenderung terkoreksi. Weekly support  di 775 sementara itu weekly resistance di  840. Cut loss level  760.

*MDKA Weekly , 1,125(0.0%), buy on weakness, trading range 1,090– 1,170. Indikator MFI optimized,, indikator indikator W%R optimized indikator Stochastic%D optimized masih cenderung turun . Weekly support  di 1,090 sementara itu weekly resistance  di 1,170. Cut loss level  di 1,060.

*UNVR Monthly , 6,975 (+2.20%), buy on weakness, trading range 6,625- 7,650. Indikator MFI optimized cenderung flat ,indikator W%R optimized dan indikator Stochastic%D optimized  sudah berada di oversold area dan berpotensi untuk naik. Perkiraan monthly support di  6,625  dan monthly resistance di 7,650 .Cut loss level di 6,600.

BKPM dan Bareskrim Polri Jaga Kelangsungan Investasi di Batam

IQPlus, (17/03) - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menggendeng Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri guna menjaga keberadaan dan kelangsungan investasi di Batam.

Dalam pertemuan di Kantor BKPM, Senin, Kepala Bareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo meyakinkan Kepala BKPM Bahlil Lahadalia bahwa pihaknya akan mengawal dan memberikan rasa nyaman bagi para pengusaha atau investor di Batam.

"Untuk persoalan investasi di Batam, akan dikawal. Batam harus memiliki daya saing dibandingkan negara tetangga kita. Tidak perlu ada keraguan, bila masih ada yang mencari-cari masalah, tolong dilaporkan! Yang kita lakukan semata-mata untuk mengawal iklim investasi yang lebih baik," kata Komjen Listyo dalam keterangan di Jakarta, Senin.

Untuk itu, pihaknya akan membuat tim dari pusat yang akan turun langsung ke lapangan.

Pertemuan yang juga dihadiri Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri (HKI) Indonesia Sani Iskandar itu dilakukan untuk menjawab keresahan pengusaha dan investor di berbagai kawasan industri di Batam yang mengaku kerap dipersulit oleh oknum-oknum aparat di lapangan dalam pemeriksaan berbagai kasus.

Sejalan dengan Kabareskrim, Bahlil mengatakan akan melakukan sinergitas dengan pimpinan Polri untuk mengawal investasi di Indonesia, termasuk Batam.

Bahlil juga menyampaikan bahwa telah dirumuskan langkah-langkah untuk menjamin kelangsungan kegiatan investasi.

"Pertama, dilakukan sinergi antara Bareskrim dengan BKPM untuk menyiasati dampak Virus Corona tidak perlu terlalu besar. Memang investasi dari China diharapkan akan menurun. Namun kita lagi maksimalkan potensi investasi dari dalam negeri," katanya.(end)

Harga Minyak Turun Secara Signifikan pada Akhir Perdagangan Senin

IQPlus, (17/03) - Harga minyak turun secara signifikan pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), karena para pelaku pasar khawatir bahwa penyebaran virus corona, yang berkelanjutan akan semakin mengurangi permintaan global untuk minyak mentah.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman April, turun 3,03 dolar AS atau 9,6 persen menjadi menetap pada 28,70 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Sementara itu, minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Mei jatuh 3,80 dolar AS atau 11,2 persen menjadi ditutup pada 30,05 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

"Respons harga dapat dipahami mengingat bahwa suku bunga yang lebih rendah dan program pembelian obligasi baru tidak akan melakukan apa pun untuk memerangi kelemahan permintaan minyak saat ini," Carsten Fritsch, analis energi di Commerzbank Research, mengatakan dalam sebuah catatan Senin (16/3/2020).

Semakin banyak negara "membekukan" kehidupan publik, menutup perbatasan mereka dan membatalkan penerbangan, semakin besar dampaknya terhadap permintaan minyak, terutama karena ini juga melibatkan aktivitas ekonomi yang secara umum diperkecil, Fritsch menambahkan.

Pasar minyak juga ditekan oleh kelebihan pasokan yang membayangi. Kegagalan untuk mencapai kesepakatan antara Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutu-sekutunya, yang dipimpin oleh Rusia, tentang pengurangan produksi minyak, telah membuat harga minyak menukik dan memicu kekhawatiran kemungkinan perang harga.

Arab Saudi, Uni Emirat Arab dan Rusia telah mengumumkan peningkatan produksi minyak yang signifikan.

Untuk pekan yang berakhir 13 Maret, WTI terkuras 23 persen, sementara Brent anjlok 25 persen. Kedua acuan minyak mentah mencatat penurunan persentase mingguan terbesar mereka, berdasarkan kontrak bulan depan, sejak Desember 2008, menurut Dow Jones Market Data.(end)

Dolar AS Jatuh Terhadap Mata Uang Utama Dunia Lainnya

IQPlus, (17/03) - Dolar AS jatuh terhadap mata uang utama dunia lainnya pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), ketika investor yang khawatir tentang penyebaran wabah virus corona meninggalkan aset-aset berisiko, bahkan setelah Federal Reserve AS menurunkan suku bunganya mendekati nol dan meluncurkan putaran baru pelonggaran kuantitatif.

Dalam pengumuman yang mengejutkan, Federal Reserve AS pada Minggu (16/3/2020) memangkas suku bunga acuannya sebesar 100 basis poin menjadi mendekati nol dan berjanji untuk meningkatkan kepemilikan obligasi setidaknya 700 miliar dolar AS di tengah meningkatnya kekhawatiran atas wabah COVID-19.

Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC), komite pembuat kebijakan Fed, memutuskan untuk menurunkan kisaran target suku bunga dana federal menjadi 0-0,25 persen.

Pemotongan 100 basis poin datang hanya kurang dari dua minggu setelah langkah antarpertemuan sebelumnya, yang memangkas suku bunga acuan sebesar 50 basis poin, gagal menenangkan kegelisahan pasar.

.Yang dibutuhkan adalah dukungan lebih langsung ke industri yang terkena langsung oleh virus. Itu hanya dapat disediakan oleh kebijakan fiskal, dan pemerintah belum menunjukkan reaksi cepat yang sama dengan yang dimiliki bank sentral," kata Marshall Gittler, kepala penelitian investasi di BDSwiss Group, seperti dikutip Reuters

Para pemimpin negara-negara kaya Kelompok Tujuh (G7) mengatakan mereka berkomitmen untuk melakukan "apa pun yang diperlukan" untuk memerangi pandemi virus corona dan untuk bekerja sama lebih dekat untuk melindungi kesehatan masyarakat, pekerjaan dan pertumbuhan.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,70 persen menjadi 98,0821 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,1168 dolar AS dari 1,1066 dolar pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,2234 dolar AS dari 1,2305 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia jatuh ke 0,6126 dolar AS dari 0,6141 dolar AS.

Dolar AS dibeli 106,15 yen Jepang, lebih rendah dari 108,15 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9470 franc Swiss dari 0,9554 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3980 dolar Kanada dari 1,3926 dolar Kanada.(end)

Bursa Wall Street alami penurunan tajam


IQPlus, (17/03) - Bursa Wall Street alami penurunan tajam pada Senin dimana Dow Jones alami hari terburuknya sejak peristiwa "Black Monday" di tahun 1987 dan ini merupakan hari terburuk ketiga kalinya meski Federal Reserve sudah memberikan stimulus besar untuk menekan perlambatan ekonomi ditengah penyebaran virus.

Indeks Dow Jones Industrial average ditutup turun 2.997,10 poin atau 12,9% ke level 20.188,52 sedangkan indeks S&P 500 ditutup turun 12% ke level 2.386,13 menyentuh level terendah sejak Desember 218 dan Nasdaq Composite turun 12,3% menjadi 5904,59 hari terburuknya.

"Pasar seperti mengabaikan tindakan historik Fed kemarin dimana Covid-19 masih menjadi headline di seluruh dunia,' ujar Frank Cappelerri, direktur eksekutif di Instinet. (end)

Rekomendasi Saham Panin Sekuritas | BBCA, DMND, SILO, SSMS


Selamat pagi! Berikut adalah rekomendasi Daily Technical untuk hari ini, Selasa 17 Maret 2020.

IHSG ditutup menurun sebesar -216,91 (-4.41%) menuju level 4.690,65 pada perdagangan hari Senin 16 Maret 2020 kemarin. IHSG tersengat Corona lagi, karena sepanjang akhir pekan lalu berita mengenai penyebaran virus ini semakin luas. Hasilnya, investor asing lagi-lagi net sell. Kepanikan pasar tidak bisa diredam bahkan dengan berita mengenai buy back saham. IHSG kini kembali menguji support 4.639.
Hari ini IHSG berpotensi melemah dalam range 4.600 s/d 4.900.

[BBCA]
Testing Support: Melanjutkan penurunan dengan support pada 25200 s/d 25000.
Rekomendasi: Wait and see.
Support: 25200 s/d 25000.
Resistance: 29000.

[DMND]
Trend Following: Melanjutkan penguatan setelah golden cross MA5 dengan MA20 pada 3 Maret 2020.
Rekomendasi: Hold, TP 1000.
Support: 925.
Resistance: 1000.

[SILO]
Testing Support: Melanjutkan penurunan dnegan support pada 5200.
Rekomendasi: Wait and see.
Support: 5200.
Resistance: 6000.

[SSMS]
Sideways Trend: Bergerak dalam tren sideways dalam range 765 s/d 840.
Rekomendasi: Hold, TP 840.
Support: 765.
Resistance: 840.

Semoga bermanfaat, happy trading!
Best Regards,
Panin Sekuritas

Ulasan Pasar Global | 17 Maret 2020

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market
(Mar 17, 2020)
Investment Information Team
(angga.choirunnisa@miraeasset.co.id)

U.S

Senin kelam lagi bagi Wall Street sebagai tanggapan coronavirus yang mengganggu

Wall Street mengalami penurunan terbesar sejak crash 1987 pada hari Senin setelah langkah-langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya diambil oleh Federal Reserve, anggota parlemen dan Gedung Putih untuk memperlambat penyebaran dan menumpulkan pukulan ekonomi coronavirus gagal mengembalikan ketertiban pasar.

Dow Jones turun 2.997,1 poin atau 12,93% menjadi 20.188,52. S&P 500 kehilangan 324,89 poin atau 11,98% menjadi 2.386,13. Nasdaq Composite turun 970,28 poin atau 12,32% menjadi 6.904,59.

S&P 500 jatuh 12%, ditutup pada level terendah sejak Desember 2018, meskipun langkah mengejutkan The Fed pada Minggu malam untuk memangkas suku bunga mendekati nol, tingkat darurat kedua dipotong dalam waktu kurang dari dua minggu dan menjelang pertemuan kebijakan yang dijadwalkan pada hari Selasa dan Rabu. Itu adalah penurunan persentase harian terbesar ketiga dalam catatan, hanya dikalahkan oleh kekalahan “Black Monday” tahun 1987 dan crash pada Oktober 1929.

Investor tampak semakin khawatir tentang seberapa efektif pembuat kebijakan akan dapat mengurangi kerusakan ekonomi dari penyebaran virus. Saham turun lebih jauh di akhir sesi ketika Presiden Donald Trump mendesak Amerika untuk menghentikan sebagian besar kegiatan sosial selama 15 hari dan tidak berkumpul dalam kelompok yang lebih besar dari 10 orang, dalam upaya berani dan baru untuk mengurangi penyebaran virus corona di Amerika Serikat.

Eropa

Bursa Eropa merosot ke posisi terendah 2012; saham perjalanan dan penyedia liburan terpukul

Bursa Eropa anjlok ke posisi terendah 2012 pada hari Senin karena pandemi coronavirus berkobar melalui Eropa, dengan pelonggaran moneter dramatis oleh bank sentral global gagal meyakinkan investor tentang kerusakan ekonominya yang semakin meningkat.

STOXX 600 Eropa turun 4,9%.

Pasar di Perancis .FCHI dan Spanyol .IBEX memimpin kerugian karena kedua negara bergabung dengan Italia dalam memaksakan penutupan nasional. Maskapai penerbangan dan operator liburan termasuk TUI (TUIT.L), EasyJet (EZJ.L), pemilik British-Airways IAG (ICAG.L) dan Air France - KLM (AIRF.PA) termasuk di antara penurun terbesar pada STOXX 600 sebagai pandemi membuat perjalanan global terhenti. Indeks perjalanan dan liburan yang lebih luas .SXTP anjlok lebih dari 10%. Indeks volatilitas Euro STOXX 50, yang populer disebut "pengukur rasa takut" Eropa .V2TX melonjak ke rekor tertinggi 95,02.

Rekomendasi Saham IPOT | UNVR, KAE, INAF


IHSG (4.255-4.830) : Indeks harga saham gabungan diprediksi akan melanjutkan pelemahannya. Target pelemahan indeks pada level 4.525 kemudian 4.380 dengan resist di level 4.830 dan 4.970.

UNVR (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 6.725 dengan resist di level 7.275 kemudian 7.500.

KAEF (Buy on Weakness) :  Target harga beli pada level 600 dengan resist di level 755 kemudian 840.

INAF (Buy on Weakness) : . Target harga beli pada level 515 dengan resist di level 625 dan 675.

XPFT (Sell) : Target pelemahan harga pada level 388 kemudian 363 dengan resist di level 438 dan 463.

XIIC (Sell) : Target pelemahan harga pada level 824 kemudian 775 dengan resist di level 922 dan 974.

XPLC (Sell) : Target pelemahan harga pada level 341 kemudian 319 dengan resist di level 385 dan 407.

Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3c9mn6

Update Indeks dan Komoditas | 17 Maret 2020

Dow drops nearly 3,000 points, as coronavirus collapse continues; worst day since ’87

Stocks fell sharply Monday — with the Dow suffering its worst day since the “Black Monday” market crash in 1987 and its third-worst day ever — even after the Federal Reserve embarked on a massive monetary stimulus campaign to curb slower economic growth amid the coronavirus outbreak.

Dow......20189     -2997.1    -12.93%!!
Nasdaq...6905     -970.3      -12.32%!!
S&P 500..2386     -324.9      -11.98%!!

FTSE.......5151       -215.03     -4.01%
Dax..........8742      -489.8        -5.3%
CAC.........3882      -236.9        -5.75%

Nikkei....17002      -429.01    -2.46%
HSI.........23064     -969.3      -4.03%
Shanghai.2789      -98.1        -3.40%
ST Times.2495      -138.2      -5.25%

IDX.........4691    +216.9      -4.42%
LQ45.....731.95  +45.3        +5.83%

Indo10Yr....7.5644        +0.0239   +0.32%
ICBI............ 276.8703  +0.1242    +0.04%
US10Yr.... .0.2230       -0.2230     -23.45%!!
VIX............82.69        +24.86       +42.99%

USDIndx .....98.0690   +0.261      +0.26%
Como Indx..132.71    -8.12          -5.77%
(Core Commodity CRB)
DJUSCL............6.36    +0.070       -1.09%
(Dow Jones US Coal Index)

IndoCDS....211.284  +24.508     +13.33%!!   
 (5-yr INOCD5) 

IDR.......14932.50    +155.00      +1.05%
Jisdor...14818          +3.00           +0.02%
IDR Fut.14770.00    +155.00       +1.05%

Euro.........1.1168   +0.0008    +0.07%

TLKM......20.94    -2.03        -8.84%!!
(3102)
EIDO........15.50    -2.56        -14.18%!!
EEM.........31.63    -4.15        -12.48%

Oil...........29.27      -2.46         -7.75%!!
Gold .......1513.30    -3.40         -0.22%
Timah..15322.50   -520.00     -3.28%
Nickel..12002.50   -305.00     -2.48%

Coal price..65.55    -0.25       -0.38%
(Mar/Newcastle)
Coal price..66.10   +0.65       +0.99%
(Apr/Newcastle)
Coal price..46.50    -0.05        -0.11%
(Mar/Rotterdam)
Coal price..48.55   +0.30       +0.62%
(Apr/ Rotterdam)

CPO(May)......2248   -30         -1.32%
(Source: bursamalaysia.com)           
Corn............354.75   -11.00   -3.01%
SoybeanOil...24.99    -1.38     -5.23%
Wheat.........498.00    -8.00     -3.01%

Rubber......160.80      -4.60      -2.78%

(DE/ AT  17 -03-20)