Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei 16, 2019

Saham MAPA | MAP Aktif (MAPA) Pacu Penjualan Digital

Bisnis.com, JAKARTA— PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk. mulai memacu penjualan digital sebagai peluang penambahan pundi-pundi keuangan tahun depan.

Emiten berkode saham MAPA telah memiliki platform digital seperti planetsports.asia dan kidzstasion.asia yang baru dimulai tahun lalu.

Sekretaris Perusahaan MAPA Ratih D. Gianda  mengatakan bahwa tahun lalu kontribusinya masih kecil, yakni sebesar 2% dan mengharapkan selama 2 tahun ke depan bisa menyentuh 5%.

“Kita kan baru go public tahun lalu. Dividen akan kita gunakan untuk pengembangan usaha, termasuk digital dan e—commerce,” jelasnya Rabu (15/5/2019).

Selama kuartal pertama, tercatat MAPA telah membuka lebih dari 100 gerai. Tahun ini MAPA berencana memperluas pertumbuhan toko 10% dari 195 000 meter persegi yang dicapai pada tahun lalu.

Ekspansi lainnya juga akan dilakukan dengan membuka 5 toko—6 toko di Vietnam.

Alokasi dana yang dianggarkan untuk sejumlah ekspansi tersebut adalah Rp300 miliar, lebih besar dibandingkan tahun lalu senilai R…

Saham DILD | Kembangkan Maja, Intiland (DILD) Kaji Rencana Kerja Sama

Bisnis.com, JAKARTA -- Pengembang properti, PT Intiland Development Tbk. berencana menjalin kerja sama pengembangan lahan di Maja.
Direktur Pengelolaan Modal dan Investasi Intiland Development Archied Noto Pradono mengungkapkan bajwa luas lahan yang dimiliki perseroan mencapai 2.066 ha. Sekitar 1.200 ha masih dalam proses pengembangan. Dia menambahkan, landbank paling luas berada di Maja, Banten.
"Lahan paling besar di Maja. Kami juga terbuka untuk kerja sama. Rencana kerja sama ini masih kami kaji," ungkapnya di Jakarta, Rabu (15/5/2019).
Untuk pengembangan landbank di Maja, katanya, perseroan tengah mengkaji kondisi infrastruktur.
Menurutnya, dengan skema kerja sama maka beban ringan dan perseroan akan memprioritaskan skema kerja sama dengan perusahaan yang memiliki kondisi landbank yang bagus.
Adapun, belanja modal pada 2019 senilai Rp1,5 triliun yang akan digunakan untuk menyelesaikan proyek yang telah ada. 
Terkait adanya rencana pemerintah untuk memindahkan Ibu ke Kal…

Saham SOCI | Soechi Lines (SOCI) Tangkap Peluang Aturan Asas Cabotage Pelayaran

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten pelayaran, PT Soechi Lines Tbk. akan lebih mengoptimalkan kinerjanya pada tahun ini dengan memanfaatkan peluang aturan asas cabotage untuk transportasi laut Indonesia.

Investor Relations Soechi Lines Monalisa mengatakan bahwa dengan adanya asas cabotage telah memberikan peluang bagi perusahaan pelayaran nasional.

Menurutnya, perseroan memiliki posisi yang sangat baik untuk menangkap peluang dalam menyediakan kapal angkut dengan total kapasitas 1,58 juta DWT.

“Kami harapkan utilisasi tahun ini lebih baik, capaian utilitasi paling tinggi kami pernah di angka 95%” ujarnya dalam paparan publik perseroan, Selasa (15/5/2019).

Pada kuartal I/2019, utilisasi armada yang dimiliki emiten berkode saham SOCI itu itu sudah mencapai 92,7% dari 39 armada kapal, meningkat dari utilisasi armada tahun sebelumnya 83,5%.

Sepanjang kuartal I/2019, kapal-kapal milik SOCI tersebut telah berhasil membawa pulang pendapatan untuk perseroan senilai US$37 juta dengan porsi US$30,9 j…

Saham TOBA | Bakal Akuisisi Tambang, Toba Bara (TOBA) Menggelar Rights Issue

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Toba Bara Sejahtera Tbk (TOBA) mendapatkan restu pemegang saham, kemarin (15/5), untuk menggelar aksi korporasi berupa pemecahan nilai saham atau stock split dan mengeksekusi penambahan saham baru atau rights issue. TOBA berencana mengamankan aksi korporasi ini untuk menambah dana ekspansi.

Dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) kemarin, manajemen TOBA mengatakan, berencana melakukan stock split terlebih dahulu. "Untuk rasio stock split sudah diputuskan dengan rasio 1:4," kata Pandu Patria Sjahrir, Direktur TOBA Rabu (15/5).

Aksi korporasi stock split itu disebut akan dilakukan pada akhir Mei 2019 ini. Sebagai gambaran, harga saham TOBA kemarin berada di level Rp 1.640 per saham. Usai stock split, baru rights issue.

Sedangkan eksekusi rights issue masih menunggu izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Tetapi, rencana ini masih sesuai dengan sebelumnya. TOBA sebelumnya menyatakan akan menerbitkan sejumlah 470 juta saham baru dengan nilai Rp 200 per…

Saham BRPT | PLTU Jawa Lanjut, Barito Pacific (BRPT) Siapkan Struktur Pendanaan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) memastikan proyek pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Jawa unit 9 dan 10 terus berlanjut. Perusahaan milik keluarga Pangestu ini juga sudah memiliki jadwal kapan proyek tersebut bisa dimulai.

Direktur BRPT David Kosasih mengatakan, penyelesaian pendanaan atau financial closing atas proyek senilai sekitar US$ 3,1 miliar tersebut ditargetkan kelar akhir tahun ini. "Artinya, struktur pendanaan sudah terbentuk," ujar dia, Rabu (15/5).

Paling telat, financial closing akan dilakukan pada akhir kuartal pertama tahun depan. Lalu, setelahnya, proses pembangunan proyek bisa dilakukan.

Namun, David belum bisa merinci apakah pendanaannya nanti menggunakan instrumen utang atau ekuitas. "Ini masih dalam penjajakan," imbuh dia.

BRPT merupakan pihak swasta yang digandeng pemerintah menggarap PLTU berkapasitas 2x1.000 megawatt (MW) tersebut. Dari pihak pemerintah diwakili oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Keduanya, melalui …

Analisa Saham WEGE | Buy on Weakness

WEGE Daily : Buy on Weakness, 
Berdasarkan Peak and Trough Analysis saat ini terlihat dari sisi demand sebara volume transaksi tebanyak saat ini antara level 318-426 dengan net avg buy all broker di 358 dan dominant broker di 342. Sementara itu disisi supply terlihat sebaran volume transaksi terbanyak antara 352-428 dengan net avg sell all broker di 359 dan net avg sell dominan broker di 352. Hal ini berarti harga saat ini sudah relatif terdiskon. Sejauh harga masih mampu bertahan diatas level 286 sebagai support kuat saat ini, potensi kenaikkan relatif terbuka ke level 340, namun tetap dalam pola trading karena rata-rata volume sisi demand < sisi supply.

by Tasrul Tanar

Analisa Saham BMRI, TLKM, MNCN dan ASII

Analisa Saham BMRI, TLKM, MNCN dan ASII PT Bank Mandiri Tbk (BMRI),  dengan target profit taking di kisaran Rp7.625-7.725-7.825, memiliki dua arah masuk pembelian di level Rp7.475 dan Rp7.375, disarankan cut-loss pada posisi Rp7.275. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM),  dengan target profit taking di kisaran Rp3.920-4.020-4.120, memiliki dua arah masuk pembelian di level Rp3.760 dan Rp3.710, disarankan cut-loss pada posisi Rp3.670. PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN),  dengan target profit taking di kisaran Rp1.070-1.170-1.270, memiliki dua arah masuk pembelian di level Rp950 dan Rp930, disarankan cut-loss pada posisi Rp880. PT Astra International Tbk (ASII),  dengan target profit taking di kisaran Rp7.350-7.550-7.750, memiliki dua arah masuk pembelian di level Rp7.025 dan Rp6.950, disarankan cut-loss pada posisi Rp6.875.
PT KGI Sekuritas Indonesia, Yuganur Wijanarko

Analisa Saham ELSA, KLBF, MEDC dan WSBP

Analisa Saham ELSA, KLBF, MEDC dan WSBP
PT Elnusa Tbk (ELSA),  Daily (Rp338) (RoE: 8,84%; PER: 8,33x; EPS: 41,56; PBV: 0,74x; Beta: 0,45). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp330-340, dengan target harga secara bertahap di level Rp350, 362, 378, 416 dan 454. Support: Rp330 dan 320.

PT Kalbe Farma Tbk (KLBF),  Daily (Rp1.350) (RoE: 14,60%; EPS: 50,76; PER: 26,60x; PBV: 3,88x; Beta: 1,2). Indikator RSI sudah menunjukkan jenuh jual sehingga peluang terjadinya rebound terbuka lebar. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp1.340-1.360, dengan target harga di level Rp1.395. Support: Rp1.315.

PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC),  Daily (Rp725) (RoE: -3,70%; PER: -17,49x; EPS: -41,74; PBV: 0,65x; Beta: 2,09). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan a…

Analisa Saham BBCA dan BBTN

Analisa Saham BBCA dan BBTN
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA),  Daily (Rp27.300) (RoE: 14,84%; PER: 27,42x; EPS: 993,76; PBV: 4,07x; Beta: 1,08). Pergerakan harga telah menguji garis bawah bollinger sehingga peluang rebound terbuka lebar. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp27.175-27.300, dengan target harga secara bertahap di level Rp27.475, 27.725, 28.750, 29.775 dan 30.825. Support: Rp27.175 dan 26.675.
PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN),  Daily (Rp2.280) (RoE: 11,54%; PER: 8,39x; EPS: 275,48; PBV: 0,97x; Beta: 1,8). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp2.270-2.290, dengan target harga secara bertahap di level Rp2.360, 2.710, 3.060 dan 3.410. Support: Rp2.180.
PT Binaartha Parama Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama

Analisa Saham HRUM dan ESSA

Analisa Saham HRUM dan ESSA
HRUM – BUY Harga melakukan rebound sehingga aksi beli dapat dilakukan di level Rp1,340 dengan target keuntungan di level Rp1,450.

ESSA – BUY Harga melakukan rebound sehingga aksi beli dapat dilakukan di level Rp300 dengan target keuntungan di level Rp320.


by UOBKH

Analisa Saham EXCL, ASRI dan SMRA

Analisa Saham EXCL, ASRI dan SMRA
EXCL (Buy) : Target kenaikan harga pada level 2.820 kemudian 2.870 dengan support di level 2.720, cut loss jika break 2.670.

ASRI (Buy) : Target kenaikan harga pada level 346 kemudian 364 dengan support di level 310, cut loss jika break 292.

SMRA (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.090 kemudian 1.120 dengan support di level 1.030, cut loss jika break 1.000.

Full report bisa diakses di : Ipot