google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Saham Online Indonesia Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September 12, 2018

Analisa Penutupan Pasar Saham Indonesia | 12 September 2018

*Mirae Asset Sekuritas Indonesia* Investment Information Team *Market Review 12 September 2018* Tercatat 216 saham menguat dan 192 saham melemah. *IHSG -32.9 poin (-0.56%) ke level 5,798.1*, dan *LQ-45 -11.00 poin (-1.19%) ke level 910.78*. *Sectoral Return :* - Agri +2.12% - Mining +1.02% - Basic-Ind -1.12% - Misc-Ind -0.44% - Consumer +0.48% - Property +0.02% - Infrastructure -0.19% - Finance -1.99% - Trade -0.20% - Manufacture -0.08% Investor asing *net sell senilai Rp 684 Miliar*. *USD/IDR -24.50 poin (-0.16%)* terhadap Rupiah di angka 14,832.50. *Saham yang ditutup menguat* - *GIAA ditutup menguat Rp 18 (+8.91%) ke level Rp 220*. CEO Whitesky Aviation Denon Prawiraatmadja mengaku optimis kerja sama dengan Garuda Indonesia mampu meningkatkan penerbangannya. Saat ini, kata Denon, dalam tiap bulannya perusahaanya mampu melayani 40 penerbangan. Whitesky Aviation sendiri saat ini sedang membangun helipad di Bandara Soekarno Hatta. Helipad itu diperkirakan mulai ber

Berita Saham INCO | 12 September 2018

PT Vale Indonesia Tbk (INCO) mengeluarkan dana sebesar US$670.674 untuk kegiatan eksplorasi di daerah-daerah kontrak karya pada bulan Agustus 2018. Menurut keterangan disebutkan, daerah eksplorasi yakni Blok Sorowako Petea dan Sorowako Outer Area dan blok Bahodopi di Sulawesi Tengah. Eksplorasi dilakukan oleh PT Vale Indonesia bersama dengan pihak ketiga yang melibatkan tiga kontraktor. Haisl pengujian sedang dalam proses penghitungan sumberdaya dan cadangan dengan metoda block modeling di Sorowako. (end) http://www.iqplus.info/news/stock_news/inco-vale-indonesia-keluarkan-us-670-674-untuk-eksplorasi-agustus,54082453.html

Berita Saham MTDL | 12 September 2018

Kinerja emiten distribusi, solusi, dan konsultasi teknologi informasi PT Metrodata Electronics Tbk. menilai kebijakan pemerintah untuk meningkatkan pajak bagi sejumlah kendaraan elektronik tidak akan berdampak besar pada target keuangan perseroan tahun ini. Direktur Independen Metrodata Electronics Randy Kartadinata menyampaikan saat in perseroan hanya mengimpor sekitar 20% dari total barang yang dipasarkan. Selain itu, selama ini perseroan telah membayar pajak penghasilan sebesar 7,5%. “Memang ada beberapa peralatan IT yang dikenai [pajak]. Pajak yang dikenakan pemerintah yaitu PPh22 merupakan pajak impor yang dapat diperhitungkan sebagai pajak badan usaha sehingga di akhir tahun dapat direstitusi,” ungkap Randy di Jakarta, Senin (10/9). Randy menjelaskan perseroan hanya perlu membayar tambahan sebesar 2,5 persentase poin lagi untuk setiap barang yang perlu diimpor perseroan. Menurutnya, porsi impor perseroan terbilang kecil dibandingkan barang-barang yang didapat perseroan d

Berita Saham PGAS | 12 September 2018

Emiten distribusi gas bumi PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. menyebut belum akan memutuskan pendanaan tahap kedua untuk akuisisi PT Pertamina Gas atau Pertagas dalam waktu dekat. Direktur Keuangan Perusahaan Gas Negara Said Reza Pahlevy menyampaikan saat ini perseroan masih fokus merampungkan pembayaran tahap pertama yang tenggat waktunya pada 29 September 2018 mendatang. “Jumlah financing-nya sebesar Rp16 triliun itu sebanyak 50%-nya sudah kami siapkan dari dana internal. Opsi pendanaannya banyak sekali. Setelah ada integrasi [Pertagas ke PGN], baru ditentukan [skema pendanaan termin kedua],” ungkap Said di Jakarta, Senin (10/9). Reza menegaskan peluang opsi pembayaran tahap kedua ada yang sudah mencapai progres tertentu, namun emiten dengan sandi PGAS tersebut masih melakukan pembahasan. Adapun, pembayaran akuisisi tahap kedua akan dirampungkan perseroan pada semester I/2019. Sementara itu, Said menyampaikan  dengan bergabungnya Pertagas ke dalam konsolidasi perseroa

Berita Saham DMAS | PT Puradelta Lestari Tbk | 12 September 2018

Pengembang kawasan industri terpadu Kota Deltamas, PT Puradelta Lestari Tbk. mencatatkan marketing sales lahan industri sebesar 21,7 hektar sepanjang periode Januari-Juni 2018, atau yang tertinggi di pangsa pasar penjualan lahan industri. Emiten dengan kode saham DMAS ini memiliki keunggulan kompetitif sebagai kawasan terpadu modern berbasis industri dengan fasilitas dan infrastruktur yang komprehensif. “Hal ini mengokohkan kembali posisi DMAS sebagai pemimpin di sektor pengembang kawasan industri dalam beberapa tahun terakhir,” kata Tondy Suwanto, Direktur Puradelta Lestari, dalam siaran pers, Selasa (11/9/2018). Pada semester pertama 2018, DMAS berhasil meraih marketing sales total senilai Rp561 miliar dari penjualan lahan industri, lahan komersial, maupun produk hunian, atau sekitar 45% dari target marketing sales DMAS tahun ini Rp1,25 triliun. Tondy mengatakan, DMAS meyakini dapat meraih target penjualan tersebut. Optimisme ini didukung oleh tingginya permintaan yang dit

Berita Saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) | 12 September 2018

BNI & TRIPLOGIC BANGUN SISTEM TRANSAKSI DIGITAL. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI merambah sektor logistik dengan menggandeng sebuah perusahaan start up, yaitu Triplogic. Kerja sama ini sekaligus mengukuhkan BNI sebagai bank yang menyediakan segala kebutuhan untuk bertransaksi secara digital sekaligus mengelola keuangan secara mutakhir bagi perusahaan-perusahaan berbasis digital baru yang saat ini tengah menjamur dengan berbagai inovasinya. Sukses kerja sama dengan Triplogic ini menegaskan kembali posisi BNI sebagai Digital Bank yang memiliki seperangkat layanan lengkap dan dapat membantu perusahaan start up dalam mengakselerasi bisnisnya hingga mencapai level komersial. Dukungan tersebut merupakan kontribusi BNI terhadap upaya pemerintah menekan biaya logistik di Indonesia. Kerja sama BNI dan Triplogic juga merupakan optimalisasi bisnis logistik yang terus mengalami revolusi. Pada saat yang sama, kolaborasi ini juga merupakan upaya sinergis untuk mempercepat

Berita Saham PT United Tractors Tbk (UNTR) | 12 September 2018

UNITED TRACTORS TAMBAH SAHAM DI BINA PERTIWI. PT United Tractors Tbk (UNTR) telah melakukan penambahan setoran modal ke salah satu anak usahanya yakni PT Bina Pertiwi (BP) lewat penyerapan saham baru yang diterbitkan BP. Menurut keterangan Nataza P. Purba, Group Legal Function Head perseroan disebutkan, BP mengeluarkan 400.000 saham baru dan diambil seluruhnya oleh perseroan dimana peningkatan kepemilikan saham perseroan berlaku efektif pada 6 September 2018. Setelah peningkatan ini, kepemilikan UNTR di BP menjadi 599.999 lembar saham atau senilai Rp149.999.750.000. Adapun tujuan dari peningkatan kepemilikan saham dalam BP adalah untuk tambahan modal usaha bagi kebutuhan operasional BP.(end) http://www.iqplus.info/news/stock_news/untr-united-tractors-tambah-saham-di-bina-pertiwi,54080243.html

Berita Saham JSMR | 12 September 2018

TOL JAKARTA-CIKAMPEK ELEVATED II RAMPUNG 50 PERSEN. PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) mencatat pengerjaan konstruksi Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) hampir mendekati 50 persen hingga September 2018. "Jika tak ada halangan berarti, jalan tol ini dapat beroperasi pada tahun depan (2019)," kata Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani saat bersama jajaran direksi perusahaan tersebut mengadakan kunjungan kerja ke Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated), Senin (10/9) malam hingga Selasa dini hari. Kunjungan kerja ini dimaksudkan untuk memantau langsung perkembangan pembangunan proyek jalan tol sepanjang 36,40 kilometer tersebut. Kunjungan kerja tersebut diikuti oleh antara lain Direktur Operasi II Jasa Marga Subakti Syukur dan Direktur Pengembangan Jasa Marga Adrian Priohutomo. Rombongan direksi diterima oleh Direktur Utama PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) Djoko Dwijono dan Pemimpin Proyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) Iwan Dewantoro. PT JJC

Berita Saham GIAA | 12 September 2018

Maskapai Garuda Indonesia akan menambah 14 penerbangan rute internasional per hari jelang penyelenggaran International Monetary Funding-World Bank 2018 di Bali. "Ada 14 penerbangan tambahan per hari, dimulai 6-11 Oktober," kata Direktur Utama Garuda Indonesia Pahala N Mansury usai penandatanganan kerja sama dengan Citilink Indonesia dan Whitesky Aviation di Tangerang, Senin. Dengan demikian, Pahala menyebutkan, akan tersedia 27.000 kursi untuk mengantisipasi 21.000 peserta. "Jumlah kursi yang tersedia 27.000 kursi. Estimasi kita ada 21.000 peserta yang akan ada di Denpasar. Diharapkan 27.000 sudah memadai," katanya. Selain itu, kata dia, langkah lainnya mengubah 12 rute, untuk memudahkan penerbangan menuju ke Bali, contohnya rute dari Incheon Korea yang awalnya menuju Jakarta dialihkan ke Bali. "Kemudian Haneda-Jakarta dan beberapa rute tambahan," katanya. Indonesia telah terpilih sebagai tuan rumah IMF-WB Annual Meetings 2018 (AM 2018). (en

Analisa Pembukaan Pasar Saham Indonesia | 12 September 2018

Market comment by Taye Shim (taye.shim@miraeasset.com) Kami memperkirakan IHSG akan menguji rebound hari ini. China berencana meminta izin WTO untuk menjatuhkan sanksi pada AS, namun, ini merupakan suatu perkembangan - yang kami lihat hanya sedikit reaksi pasar. Di sisi lain, harga minyak melonjak sebagai topan besar mendekati sisi Timur AS (Hurricane Florence) bisa mengganggu pasokan minyak. Selanjutnya, sanksi terhadap Iran mendorong menurunkan ekspor minyak nasional yang dikonfirmasi oleh laporan EIA yang menyatakan produksi minyak mentah Iran turun 200 ribu barel per hari di Agustus vs Juli. Market Indicator JCI: 5,831.12 (-0.35%) EIDO: 22.38 (+1.22%) DJIA: 25,971.06 (+0.44%) FTSE100: 7,273.54 (-0.08%) USD/IDR: 14,857 (+0.25%) 10yr GB yield: 8.57% (+12bps) Oil Price: 69.25 (+2.53%) Foreign net purchase: -IDR140.2bn Foreign net purchase on single stocks (HOTS screen #0141) TOP BUY: UNVR, INKP, ADRO, LPPF, TRAM TOP SELL: BBCA, BDMN, BBRI, PTBA, SCMA Most actively

Watchlist Saham PacificTrader | 12 September 2018

Highlight hari ini yang bisa di perhatikan - IHSG ditutup melemah diperkirakan IHSG masih akan bergerak mix seiring bursa global yang bergerak mix, diperkirakan IHSG akan berjalan di rentang 5793-5897 Watchlist for today UNVR IKAI LPPF INCO AALI HRUM Silahkan share dan invite teman2nya kalau sudah cuan, rekomendasi setiap hari gratistis. INKP (12/09/2018) INKP on support sedang konsolidasi, selama bbrapa hari ini INKP terus diakumulasi asing walaupun IHSG mengalami pelemahan. Stoch potensi golden cross Buy Range 17350-18000 TP 18800-19800, SL <16800 p="">

Trading Plan Saham NUSA, BSDE, RAJA dan ENRG | 12 September 2018

Selamat Pagi Sahabat Stock Preneur Berikut beberapa saham pilihan hari ini 12 SEPTEMBER 2018 (DAILY 0R SWING) 1. (NUSA) Hari ini akan uji Resisten terdekat di 264 Kalau berhasil break. Target selanjutnya di 290 dan 300 Stop Loss jika turun dibawah 230. Range Buy hari ini di 240-256. 2. (BSDE) Hari ini akan uji resisten terdekat di 1175 Kalau berhasil break. Target selanjutnya di 1200 dan 1225 Stop loss jika turun dibawah 1100. Range Buy hari ini di 1120 –1160 . 3. (RAJA) Hari ini akan uji resisten terdekat di 525 Kalau berhasil break. Target selanjutnya di 545 dan 580 Stop loss jika turun dibawah 486. Range Buy hari ini di 490-520 4. (ENRG) Hari ini akan uji resisten terdekat di 129  Kalau berhasil break. Target selanjutnya di 132 dan  141,147 STOP  loss jika turun dibawah 118. Range Buy hari ini di 120 - 127. SAHAM FAST TRADE (TRADING CEPAT) 1. MOLI Range BUY 1010-1050 Target di 1060-1130. Stoploss Jika turun dibawah 980 (Kawal Ketat) TETAP PERHATIKAN KONDISI MARKET JUG

Analisa Saham INCO, INDY dan PTBA | 12 September 2018

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight (September 12, 2018) (tasrul@miraeasset.co.id) IHSG Daily, 5,831.12(-0.35% ) test resistance at 5,871, trading range hari ini 5,787, – 5,871. Indikator MFI optimized  dan indikator RSI optimized masih cenderung naik lebih lanjut. Namun  pada periode weekly ,indikator MFI optimized , indikator RSI optimized dan Stochastic %D optimized  masih bergerak turun. Daily resistance terdekat di 5,870 dan support di 5,787.Cut loss level di 5,795. INCO Weekly, 3,350 (+4.04%), trading buy ,trading range 3,160  – 3,460. indikator MFI  optimized akan menguji support trendline namu  indikator William %R  optimized dan indikator Stochastic %D cenderung naik. Daily support di 3,210  dan resistance di 3,410. Cut loss level di 3,110. INDY Weekly,  2,810 (-1.06%), trading buy,  2,680 – 3,050. indikator MFI optimized & W%R optimized akan menguji support trendline. Daily dan Weekly resistance di 2,890 dan 3,050 Sementara itu daily dan weekly su

Trading Plan Saham BRIS, ICBP dan BJBR | 12 September 2018

IHSG (5.790-5.875) : indeks harga saham gabungan diprediksi bergerak bervariasi cenderung menguat. Target kenaikan indeks pada level 5.875 kemudian 5.915 dengan support di level 5.790 dan 5.750. BRIS (Buy) : Target kenaikan harga pada level 630 kemudian 650 dengan support di level 590, cut loss jika break 570. ICBP (Buy) : Target kenaikan harga pada  level 9.000 kemudian 9.100 dengan support di level 8.800, cut loss jika break 8.700. BJBR (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.925 kemudian 1.950 dengan support di 1.875, cut loss jika break 1.850. Full report bisa di akses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3c5gww

Watchlist Saham TemanTrader | 12 September 2018

IDX DIRECTION 12 September 2018 Tone dan Manner perdagangan hari ini  : Bentuk Long Legged Doji, Ada Penolakan Index Untuk Turun. Berapa saham yang perlu diperhatikan hari ini : Swing Trade : ABBA BJBR GGRM LPKR RBMS RIGS    (cross over MA20 kemarin) Fast Trade :RBMS ABBA RIGS NASA VIVA LEAD IKAI POLY SMRA DMAS BRMS PNBN ADMF SIMP BDMN  (hanya berlaku hari ini) Swing Trade  saham saham yang mengalami cross over MA20 Fast Trade saham yang mengalami lonjakan volume dan big white candle Detail lengkap dan chart analisa pada tautan berikut http://temantrader.com/2018/09/12-sep-2018/ Terima kasih TETRA X CHANGE

AGENDA EKONOMI PENTING 12 SEPTEMBER 2018

AGENDA EKONOMI PENTING 12 SEPTEMBER 2018 Agenda Emiten  • Rups : GIAA • Ex Dividen/Bonus Saham : BCAP Agenda Ekonomi • Indonesia : Penjualan Sepeda Motor Jul/Agt (Estimasi) • Indonesia : Penawaran Savings Bond Ritel Seri SBR004 Ditawarkan Dengan Kupon 8,05 Persen : 20 Agustus 2018 - 13 September 2018 • China : FDI (YTD) YoY Aug • Euro Area : Industrial Production Jul • Japan : BSI Large Manufacturing QoQ Q3, Tertiary Industry Index MoM Jul • United States : 3-Year Note Auction, API Crude Oil Stock Change 7/SE, MBA Mortgage Applications 07/SEP, MBA 30-Year Mortgage Rate 07/SEP, Core PPI Aug, PPI Aug, Fed Bullard Speech, EIA Crude Oil Stocks Change 07/SEP, EIA Gasoline Stocks Change 07/SEP, WASDE Report, Fed Brainard Speech  Event • 10-15 September 2018 : 25th CLSA Investor’s Forum @Grand Hyatt, Hong Kong (ACES, ADRO, AKRA, ASII, BBCA, BMRI, BBRI, BRPT, BUMI, HEAL, INDF, INDY, KLBF, MIKA, PWON, SMRA, SCMA, TLKM, TBIG, TBLA) • 10 - 12 September 2018 : Morgan Stanley La

Rekomendasi Saham William Hartanto | 12 September 2018

WH Project Outlook 12 September 2018 IHSG ditutup menguat 20,34 poin (-0.35%) menuju level 5831,11 pada perdagangan hari Senin 10 September 2018. Penurunan yang kecil jika dibandingkan penurunan pada awal perdagangan yang mencapai 1%. IHSG masih mengekor pergerakan Rupiah dan hari ini Rupiah diprediksi masih menguat sehingga IHSG pun diprediksi melanjutkan penguatannya. Pun, tetap berhati-hati dengan pergerakan USDIDR yang secara teknikal masih akan menguat. Jadi, penguatan Rupiah saat ini, menurut kami temporer, dan Rupiah bisa kembali menuju 15000 selama unsur ketidakpastian global masih memanas. Retail sales Indonesia telah rilis kemarin, dan mencapai 2.9%, lebih tinggi dari sebelumnya 2.3% namun di bawah prediksi 3.4%, hal ini menunjukkan bahwa daya beli masyarakat masih tinggi. Saham – saham sektor CONSUMER layak menjadi pilihan hari ini. Masih belum waktunya agresif, pasar masih volatile, namun peluang ini bisa dimanfaatkan untuk trading jangka pendek. Lalu, bagaim

Update Harga Penting Saham | 12 September 2018

Good morning, Dow rises more than 100 points as Apple leads tech shares higher U.S. stocks rose on Tuesday as a rebound in tech shares offset lingering concerns over trade. Dow.......25971    +114      +0.31% Nasdaq...7973    +48.3     +0.61% S&P 500..2888    +10.8     +0.37% FTSE........7274    -5.8         -0.08% Dax........11970    -16.1       -0.13% CAC.........5284    +14.2     +0.27% Nikkei.....22665    +291.6   +1.30% HSI..........26423    -190.9     -0.72% Shanghai..2665     -4.9         -0.18% ST Times..3110     -2.4         -0.31% Indo10Yr..8.7026      closed       +0% INDOBex228.8115   closed       +0% US10Yr........2.977     +0.04        +1.36% VIX..............13.22     -0.94          -6.64% USDIndx ....95.1070  -0.0430    -0.05% Como Indx191.67     +0.65        +0.34% (Core Commodity CRB) DJUSCL......79.86       -0.37        -0.46% (Dow Jones US Coal Index) IndoCDS....141.375   -2.83        -1.96%      (5-yr INOCD5)  IDR........148

FTSE Global Equity Index Series Asia Pacific Ex Japan September 2018

FTSE Global Equity Index Series Asia Pacific Ex Japan September 2018 Semi-Annual Review (The changes will be effective after the close of business on Friday, 21 September 2018/i.e. on Monday, 24 September 2018):bangbang: Large Cap Inclusions : INKP Exclusions : INDF, INTP, KLBF Mid Cap Inclusions : INTP, INDF, KLBF Small Cap Inclusions : TKIM, TOPS, TRAM Exclusions : SMBR, INKP, JPFA, WTON, MPPA, LPCK FTSE All World (LM) Inclusions : INKP FTSE All Cap (LMS) Inclusions : TKIM, TOPS, TRAM Exclusions : SMBR, JPFA, WTON, MPPA, LPCK Micro Cap Inclusions : BJTM, JRPT, PPRO, WTON, HOKI, IKAI, ACST, TGRA, MPPA, LPCK, MBSS, BULL Exclusions : TRAM, SIDO, TELE, SMCB, NOBU, CSAP, BBYB, KBLI, MSKY, SOCI, GZCO

Analisa Saham PGAS | 12 September 2018

PGAS masih bergerak dalam trend naik jangka pendeknya dan saat ini sedang berkonsolidasi dikisaran garis MA 200. Indikator teknikal Stochastic kembali golden cross, sedangkan MACD masih bergerak mendatar diatas centreline, mengindikasikan kondisi saham ini masih berkonsolidasi dengan kecenderungan menguat dalam jangka pendek. Apabila PGAS dapat menembus level 2140 dan bertahan diatas level tersebut, maka terbuka ruang bagi saham ini untuk mengakhiri tren turun jangka menengahnya dan berpotensi menuju target di level 2300 hingga 2470. Rekomendasi:  Spekulasi Buy. Batasi resiko apabila kembali turun dan gagal bertahan di 1890, karena akan mengakhiri tren naik jangka pendeknya. http://step-trader.com/2018/09/11/masih-konsolidasi-pgas-masih-berpeluang-lanjutkan-penguatannya/

Analisa Saham ANTM | 12 September 2018

CLSA : ANTM IJ – Aneka Tambang 2Q18 operational highlights by Andrew Hotama and Norman Choong Stock: Aneka Tambang, ANTM IJ Market cap, ADTO: US$1.6bn, US$4.6m Rec: BUY, TP: Rp1,100 Event: 2Q18 operational results 2Q18 operational result highlight: Gold production: 503 kg (-7% QoQ, +20% YoY), 6M18: 47% of 18CL Gold sales volume: 6,815 kg (-2% QoQ, +933% YoY), 6M18: 46% of 18CL Ferronickel production: 6,724 tni (+10% QoQ, +5% YoY), 6M18: 49% of 18CL Ferronickel sales volume: 7,516 tni (+40% QoQ, +44% YoY), 6M18: 50% of 18CL Nickel ore production: 1.7mn wmt (-21% QoQ, +58% YoY), 6M18: 63% of 18CL Nickel ore sales volume: 0.6mn wmt (-49% QoQ, +136% YoY), 6M18: 38% of 18CL Comment: Unaudited 2Q18 revenue came at Rp6.1tn (+7% QoQ, +350% YoY), we believe this is mostly on the back of higher ferronickel sales volume which was up by 10% QoQ, 5% YoY. 2Q18 gold revenue was recorded at Rp4.1tn, +1% QoQ and +539.5% YoY, as gold sales volume during 2Q18 was -2% QoQ but +933% Y

Analisa Saham BRIS | 12 September 2018

Riset melihat limited downside pada saham BRIS. Result 1H18 BRIS : o   Laba bersih 1H18 IDR 159bn (+52% YoY), 69% dari estimasi riset. o   Pendapatan non-bunga IDR 231 bn (+236% YoY), pemulihan yang signifikan untuk pendapatan. o   Pre-provision operating profit (PPOP) tumbuh sebesar 249% YoY (IDR 222 bn). o   Financing to Deposit Ratio (FDR) 2Q18 sebesar 79%. BRIS merupakan market leader dalam pembiayaan dan deposito berbasis syariah. Riset melihat prospek pertumbuhan dalam pembiayaan berbasis syariah yang kuat dari sinergi BRIS dengan induk usahanya BRI (memanfaatkan jaringan BRI). Estimasi riset untuk prospek pertumbuhan laba BRIS 53% CAGR selama 2018-2022F. Pertumbuhan ini akan ditopang oleh pertumbuhan pembiayaan 18% CAGR pada tahun 2018-2022F. Valuasi BRIS 14.2x PE19F, 6.7% ROE18F, 0.9x PBV19F Teknikal analyst : BRIS bertahan di area support level dalam 3 hari terakhir ini. BRIS berpotensi menguat terlihat dari 2 bullish candle terakhir. BUY on Weakness BRIS pada

Analisa Saham AALI | 12 September 2018

AALI: Production improvement started AALI mencatatkan pendapatan di Jul’18 sebesar Rp1,47 triliun (+13,8% YoY), sehingga membawa pendapatan di 7M18 sebesar Rp10,49 triliun (+6,6% YoY), diatas estimasi (PANS: 65,6%; Cons: 64,3%). Kinerja operasional perusahaan yang baik ini didukung oleh peningkatan volume penjualan CPO dan produk turunan CPO lainnya di Jul’18 sebesar 10,6% YoY menjadi 166 kton, membawa volume penjualan CPO dan produk turunan CPO lainnya di 7M18 sebesar 1,16 juta ton (+17,8% YoY). Meskipun demikian, harga jual rata-rata CPO di 7M18 turun sebesar 6,8% YoY ke Rp7.836/kg (7M17: Rp8.408/kg) meng-offset sebagian peningkatan dari volume penjualan perusahaan. Dari sisi produksi, produksi FFB perusahaan di Jul’18 mengalami peningkatan menjadi 589 kton (+21,8% YoY), didukung oleh cuaca yang baik, sehingga produksi FFB di 7M18 tercatat sebesar 3,22 juta ton (+9,1% YoY). Produksi CPO di Jul’18 juga meningkat menjadi 193 kton (+29,3% YoY), yang didorong oleh meningkatnya pembe

Saham Online di Facebook