Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari 15, 2020

Saham ENVY | ENVY TECHNOLOGIES MASIH MILIKI SISA DANA IPO Rp25,97 MILIAR

IQPlus, (15/01) -  PT Envy Technologies Tbk (ENVY) miliki sisa dana hasil penawaran umum sebesar Rp25,97 miliar hingga periode 31 Desember 2019.

Menurut keterangan perseroan Rabu disebutkan, dari hasil IPO pada Juli 2019 lalu, perseroan meraih dana bersih Rp210,12 miliar.

Dana itu sudah direalisasikan untuk sistem integrasi informatika Rp56 miliar, sistem integrasi telekom unikasi Rp42,26 miliar, riset pengembangan Rp4,68 miliar, pembayaran hutang Rp50,71 miliar dan modal kerja Rp30,49 miliar.

Sisa dana IPO sebesar Rp25,97 miliar tersebut kini berada di rekening girp Bank Muamalat Indonesia, CIMB Niaga, Maybank Indonesia, Mandiri, Bank capital, Permata Syariah dan BNI. (end)

Saham WSBP | NILAI KONTRAK BARU WSBP CAPAI Rp7,03 TRILIUN PER AKHIR 2019

IQPlus, (15/01) - Menutup akhir tahun 2019, PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) berhasil membukukan nilai kontrak baru sebesar Rp 7,03 triliun. "Kami berhasil mencapai target perolehan nilai kontrak baru. Hal ini didukung dengan perolehan kontrak eksternal sebesar 63,2% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 36% ," ujar Jarot Subana, Direktur Utama PT Waskita Beton Precast Tbk. 
Secara nilai, peningkatan kontrak eksternal mencapai 83,01% atau Rp 2,43 triliun di tahun 2018 menjadi Rp 4,44 triliun triliun di tahun 2019.
Beberapa proyek eksternal yang telah diperoleh diantaranya dari Proyek Jalan Tol Trans Sumatera, PLTGU Tambak Lorok, Proyek Refinery Development Maste Plan (RDMP) Refinery Unit (RU) V Pertamina Balikpapan yang merupakan kerjasama dengan Hyundai dan Pembangunan Apartemen Modernland (Modernland Group) di Jakarta Garden City. 
WSBP juga memperoleh pesanan produk Tetrapod untuk Proyek Pengaman Pantai di Singapura senilai Rp 435 miliar. WSBP juga tengah menyusun MoU…

Saham DILD | PACU KINERJA 2020, INTILAND GENJOT PROYEK LANDED HOUSE DI SURABAYA

IQPlus, (15/01) -  Mengawali tahun 2020, PT Intiland Development Tbk langsung tancap gas. Perusahaan raksasa propreti ini kembali merilis tipe kecil perumahan di cluster Acacia, Graha Natura Surabaya. Segmen yang dibidik kalangan milenial kelas premium.
Menurut Harto Laksono, direktur marketing PT Intiland Grande . anak usaha Intiland Group . proyek landed house masih menjadi andalah perusahaan untuk meningkatkan kinerjanya tahun 2020. Selain demand masih tinggi, juga lahan yang dikembangkan masih luas.
"Permintaan masih banyak terutama tipe kecil. Tahun ini kami masih fokus kembangkan landed house baik tipe kecil maupun besar," kata Harto Laksono saat meninjau rumah contoh di Graha Natura Surabaya Selasa.
Dikatakan, tahun ini secara group, Intiland mematok penjualan Rp 2,5 triliun. Dari jumlah tersebut sekitar Rp 700 miliar berasal dari proyeknya di Surabaya baik landed house, komersial maupun apartemen.
"Tahun lalu, target Rp 650 miliar dari proyek di Surabaya tercap…

Saham LPKR | LPKR LUNCURKAN OBLIGASI SENILAI USD325 JUTA BERJANGKA 5 TAHUN

IQPlus, (15/01) - PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR), perusahaan properti terbesar berdasarkan jumlah aset dan pendapatan, telah berhasil meluncurkan obligasi lima tahun, senilai USD 325 juta, pada 14 Januari 2020.
Menurut keterangan Rabu disebutkan, obligasi tersebut akan menawarkan imbal hasil sebesar 8.125% dan dana dari obligasi tersebut akan digunakan untuk melunasi sebagian obligasi yang jatuh tempo pada 2022. 
Selain itu, Perseroan sedang dalam tahap akhir untuk mendapatkan fasilitas pinjaman untuk membayar kembali sisa utang obligasi senilai USD 100 juta sehingga Lippo Karawaci tidak memiliki utang besar yang akan jatuh tempo selama lima tahun ke depan sampai dengan 2025.
Dengan rasio utang bersih terhadap ekuitas sebesar 21%, Lippo Karawaci merupakan salah satu perseroan yang memiliki rasio utang terendah di antara perusahaan properti di Indonesia. Pembiayaan kembali obligasi yang jatuh tempo pada 2022 akan lebih meningkatkan profil utang LPKR.
Peluncuran ini mendapatkan respon ya…

Rekomendasi Saham Mirae Asset | ELSA, TINS, TOWR

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight Jan 15, 2020 (tasrul@miraeasset.co.id)
IHSG Daily, 6,325.41 (+0.46%), test resistance at 6,339, trading range 6,293 – 6,339. Indikator MFI optimized, indikator W%R optimized dan indikator RSI optimized masih cenderung naik Sementara itu pada periode weekly indikator MFI optimized konsolidasi,indikator W%R optimized dan indikator RSI optimized cenderung naik. Daily support di 6,293 dan daily resistance di 6,339. Cut loss level di 6,290.
ELSA Daily, 304 (-2.56%) buy on weakness, trading range 300 – 314. Indikator MFI optimized, indikator W%R optimized, indikator RSI optimized masih cenderung turun namun mulai terbatas. Daily support  di 300 sementara itu daily resistance 314. Cut loss level  di 296.
TINS Daily, 870 (+0.58%), trading buy, trading range 860 – 895. indikator MFI optimized  cenderung konsolidasi, sementara itu indikator W%R optimized dan indikator RSI optimized masih cenderung naik. Daily support  di  860 sementara itu dail…

Rekomendasi Saham IPOT | JPFA, SSIA, TOWR

IHSG (6.300-6.350) : indeks harga saham gabungan diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat. Target kenaikan indeks pada level 6.350 kemudian 6.375 dengan support di level 6.300 dan 6.275.
JPFA (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.715 kemudian 1.755 dengan support di level 1.640, cut loss jika break 1.600.
SSIA (Buy) : Target kenaikan harga pada level 740 kemudian 765 dengan support di level 685, cut loss jika break 660.
TOWR (Buy) : Target kenaikan harga pada level 810 kemudian 820 dengan support di level 790, cut loss jika break 780.
XISC (Buy) : Target kenaikan harga pada level 734 kemudian 739 dengan support di level 726, cut loss jika break 722.
XIHD (Buy) : Target kenaikan harga pada level 518 kemudian 521 dengan support di level 512, cut loss jika break 509.
XISR (Buy) : Target kenaikan harga pada level 417 kemudian 420 dengan support di level 411, cut loss jika break 408.
Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3c9l32

Bandarmologi Saham ASII, JPFA, BBRI, PWON, ITIC

Wednesday (15/01/2020) New Early BIRD Technical & Bandarmology Prespectives (Dr Cand., Edwin Sebayang, CSA®., CIB®-MNC Sekuritas) 
IDX Composite 6,280 - 6,373 SUMMARY: STRONG BUY
11 TECHNICAL INDICATORS: RSI (14): BUY STOCH (9,6): NEUTRAL MACD(12,26): BUY ATR (14): LESS VOLATILITY ADX (14): BUY CCI (14): BUY HIGHS/LOW (14): BUY VO: BUY ROC: BUY WILLIAMS R: OVERBOUGHT BULLBEAR (13): BUY
BANDARMOLOGY: TOP 5 BROKER  ACCUMULATED PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION
NET BUY SELL ASING: PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION    

STOCKS PICK:
ASII 6,950 - 7,325 TECHNICAL INDICATORS: STRONG BUY
BANDARMOLOGY: TOP 5 BROKER ACCUMULATED PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION
NET BUY SELL ASING: PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION

JPFA 1,635 - 1,700 TECHNICAL INDICATORS: STRONG BUY
BANDARMOLOGY: TOP 5 BROKER ACCUMULATED PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION
NET BUY SELL ASING: PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION

BBRI 4,510 - 4,640 TECHNICAL INDICATORS: STRONG BUY
BANDARMOLOGY: TOP 5 BROKER ACCUMULATED PERIODE (10 DAYS): ACCU…

Analisa Saham AALI | 15 Januari 2020

Saham AALI pada tanggal 14 Januari 2020 ditutup melemah pada harga 13200, turun -3,64%. Hal ini disertai dengan kenaikan volume, yaitu 178% dari hari sebelumnya. Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area oversold ke bawah. Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di atas garis 0 dengan kecenderungan pelemahan lebih lanjut.
Rekomendasi : Sell if Breakdown 13200 Jika turun di bawah 13200 maka berpeluang ke 13100 Jika naik di atas 14100 maka berpeluang ke 14675

www.sahamonline.id Disclaimer ON

Analisa Saham ITMG | 15 Januari 2020

Saham ITMG pada tanggal 14 Januari 2020 ditutup melemah pada harga 13300, turun -0,37%. Hal ini disertai dengan penurunan volume, yaitu 80% dari hari sebelumnya. Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area overbought ke arah bawah. Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di atas garis 0 dengan kecenderungan bullish.
Rekomendasi : HOLD, berpotensi sideways dalam waktu dekat ini. Jadi bisa jual dulu, atau nambah ketika koreksi. Jika naik di atas 13625 maka berpeluang ke 13800-15000 Jika turun di bawah 12750 maka berpeluang ke menutup gap di bawahnya 12050-12200
www.sahamonline.id Disclaimer ON

Analisa Saham PTPP di Ujung Konsolidasi | 15 Januari 2020

Saham PTPP berada di ujung konsolidasi. Pada tanggal 14 Januari 2020 ditutup melemah pada harga 1695, naik -0,29%. Hal ini disertai dengan kenaikan volume, yaitu 102% dari hari sebelumnya. Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area pertengahan-overbought dengan arah atas. Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di atas garis 0 dengan kecenderungan konsoldasi.
Rekomendasi : BUY if Break 1730 Jika naik di atas 1730 maka berpeluang ke 1750-1855 (menutup Gap) Jika turun di bawah 1675 maka berpeluang ke 1610
www.sahamonline.id Disclaimer ON

Analisa Saham ACES | 15 Januari 2020

Saham ACES pada tanggal 14 Januari 2020 ditutup menguat pada harga 1590, naik 6,71%. Hal ini disertai dengan kenaikan volume, yaitu 442% dari hari sebelumnya. Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area overbought. Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di bawah garis 0 dengan kecenderungan naik.
Rekomendasi : BUY, atau nunggu koreksi dulu di 1525-1590 Berpeluang ke 1635 Jika turun di bawah 1525 maka berpeluang ke 1395
www.sahamonline.id Disclaimer ON

Analisa Saham ASII | 15 Januari 2020

Saham ASII pada tanggal 14 Januari 2020 ditutup menguat pada harga 7175, naik 3,61%., breakout resistance sebelumnya yaitu 7025 Hal ini disertai dengan kenaikan volume, yaitu 139% dari hari sebelumnya. Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area overbought dan rawan koreksi. Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di atas garis 0 dengan kecenderungan BULLISH.
Rekomendasi : BUY atau nunggu koreksi dulu area 7025-7175 Berpeluang ke 7300 Jika turun di bawah 7025 maka berpeluang ke 6675
www.sahamonline.id Disclaimer ON