Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober 11, 2021

SOTERIA WICAKSANA TAMBAH KEPEMILIKAN SAHAM DMMX

PT. Soteria Wicaksana Investama sebagai pemegang saham PT Digital Mediatama Maxima Tbk. (DMMX) telah melakukan pembe.lian sahamnya pada tanggal 6 Oktober 2021. Menurut keterangan tertulis Budiasto Kusuma Direktur DMMX menyampaikan bahwa Soteria Wicaksana telah membeli saham DMMX sebanyak 4.948.000 lembar saham di harga Rp2.450 per saham. Dengan pembelian tersebut Soteria Wicaksana telah mengeluarkan dana sebesar Rp12,1 miliar. "Tujuan pembelian saham tersebut adalah untuk investasi dengan kepemilikan langsung,"tuturnya. Pasca pembelian, Maka kepemilikan saham Soteria Wicaksana di DMMX bertambah sebanyak 802.947.500 atau setara dengan 10,44% dibandingkan sebelumnya 796.999.500 lembar saham atau setara dengan 10,37%. (end/ar) Sumber: IQPLUS

GALLEY ADHIKA RESMI KUASAI 76,68% SAHAM MITRABAHTERA

PT Galley Adhika Arnawama telah melakukan pembelian sebanyak 1.341.955.000 lembar saham atau setara dengan 76,68% dari seluruh saham PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS). Dengan demikian, PT Galley Adhika Arnawama resmi menjadi Pemegang Saham Pengendali (PSP) di PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS). Hal itu tertuang dalam keterangan tertulis MBSS, yang dipublikasikan, Jumat (8/10). Disebutkan bahwa Galley Adhika Arnawama membeli saham MBSS dari anak usaha PT Indika Energy Tbk (INDY) yakni PT Indika Energy Infrastructure dan The China Navigation Co Pte ltd. Diketahui sebelumnya Manajemen INDY memberikan informasi bahwa pihaknya telah melepas 51% saham MBSS. Saham MBSS dijual di level Rp660 per lembar saham. Dengan demikian, MBSS sudah tidak lagi menjadi anak perusahaan Perseroan. "Perseroan yakin, transaksi dilakukan sesuai dengan strategi bisnis diversifikasi Perseroan serta untuk memastikan agar fokus pada pelaksanaan kegiatan usaha yang berkelanjutan,"terang Manajem

RUPSLB ALKINDO NARATAMA (ALDO) SETUJUI RENCANA RIGHTS ISSUE

PT Alkindo Naratama Tbk (ALDO), emiten yang bergerak pada bisnis kertas dan bahan kimia yang terintegrasi memperoleh persetujuan untuk melakukan aksi korporasi berupa Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau Rights Issue dari pemegang saham yang diputuskan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan yang digelar hari ini. Perseroan siap melepas sebanyak 216 juta saham atau setara 19,7% melalui mekanisme penawaran umum terbatas (PUT) II. Presiden Direktur ALDO, H. Sutanto menyatakan, "Dalam rangka menambah nilai perusahaan, Perseroan berencana untuk melakukan peningkatan kepemilikan saham dalam Entitas Anak yaitu PT Swissfex Naratama lndonesia (Swisstex) dan PT Alfa Polimer lndonesia (API) masing-masing dari 51% menjadi 99%, dengan membeli saham secara langsung dari pemegang saham lama dalam Swisstex dan APl, dengan mekanisme inbreng antara saham Right Issue dengan saham milik pemegang saham dalam Swisstex dan APl." H. Sutanto m

USAI CIBITUNG-CILINCING, WASKITA SIAPKAN DIVESTASI RUAS TOL LAINNYA

PT Waskita Karya (Persero) Tbk atau Waskita menyiapkan sejumlah ruas tol lainnya yang akan dilakukan divestasi setelah BUMN konstruksi tersebut resmi melepas kepemilikan saham di ruas Tol Cibitung-Cilincing. Presiden Direktur Waskita Karya Destiawan Soewardjono mengatakan bahwa pihaknya akan merespons dari investor tentang ruas-ruas tol mana yang diminati. "Setelah divestasi ruas tol Cibitung-Cilincing, kami menyiapkan ruas-ruas mana lagi yang siap. Jadi ada Cimanggis-Cibitung, Becakayu, Bocimi, serta Trans Jawa dimana Waskita Toll Road atau WTR memiliki tiga ruas termasuk di dalamnya ruas tol Pasuruan-Probolinggo," kata Destiawan dalam public expose daring di Jakarta, Jumat. Waskita sendiri, lanjutnya, tetap fokus pada sisa ruas ada yang mana diminati oleh investor. "Intinya dari 13 ruas yang akan kami recycle, empat ruas tol telah terrealisasi hingga Oktober 2021. Jadi masih ada 9 ruas tol lagi," kata Destiawan. Kemudian dengan Indonesia Investment Authority atau

JASA MARGA RAIH DUA PENGHARGAAN DI AJANG TOP GRC 2021

PT Jasa Marga (Persero) Tbk berhasil meraih dua penghargaan dalam ajang TOP GRC (Governance, Risk and Compliance) Awards 2021 yang mengusung tema The Strategic Role of GRC for Business Continuity in Pandemic COVID-19. Adapun dua penghargaan yang diraih Jasa Marga kali ini juga merupakan dua penghargaan yang berhasil dipertahankan oleh Perseroan sejak tahun lalu, yaitu TOP GRC 2021 #4 stars untuk Perseroan dan The Most Committed GRC Leader 2021 untuk Direktur Utama Jasa Marga Subakti Syukur. Risk and Quality Management Group Head Jasa Marga Bayu Nurbaya mewakili Jasa Marga menerima dua penghargaan tersebut di Hotel Raffles Jakarta, Kamis (07/10). Bayu mengucapkan terima kasih atas apresiasi yang diberikan Majalah TopBusiness kepada Jasa Marga. "Mewakili jajaran Direksi Jasa Marga, saya mengucapkan Alhamdulillahi Robbil Alamin, terima kasih atas apresiasi yang diberikan kepada Jasa Marga. Penghargaan ini menunjukkan konsistensi Jasa Marga yang terus mengimplementasikan GRC dalam men

BERSAMA BEI DAN FINE AJA, LAZNAS BSMU TINGKATKAN LITERASI SYARIAH KE MILLENIAL

Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (Laznas BSMU) bersama PT Bank Syariah Indonesia Tbk berkomitmen meningkatkan literasi dan edukasi mengenai ekonomi syariah ke berbagai lini masyarakat. Golongan masyarakat yang paling potensial untuk menggerakkan ekonomi syariah adalah masyarakat milenial. Untuk mencapai hal tersebut Laznas BSMU bersama BSI menyelenggarakan webinar LIKES Talk dengan tema .Millenial Jago Atur Duit. Sabtu (9/10). Hadir dalam acara ini Kepala Divisi Pasar Modal Syariah BEI, Irwan Abdalloh; CFO Fineaja, Zahra Nabila Kurnia; dan perwakilan Likes & Educational Group Manager Laznas BSMU. Dalam kesempatan terpisah Likes & Educational Group Manager Laznas BSMU, Aprilia Eviyanti berharap dengan webinar LIKES Talk ini milenial bisa belajar tidak hanya bagaimana mengelola keuangan tetapi juga bagaimana menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. "Dalam acara ini kami berkolaborasi dengan penerima beasiswa Laznas BSMU dari Universitas Andalas Padang Sumatera Barat,&quo

TELKOM DAN ITDC SIAP DUKUNG DIGITALISASI MANDALIKA JADI DESTINASI WISATA

Sektor pariwisata menjadi salah satu sektor yang diandalkan untuk menambah pendapatan negara. Untuk itu, Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf)/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Baparekraf) terus fokus mengembangkan 5 (lima) Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) di Indonesia. Salah satu DPSP tersebut adalah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, yang dikelola oleh PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC). Direktur Enterprise and Business Service PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) Edi Witjara dan Direktur Pengembangan Bisnis PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Ema Widiastuti menyaksikan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Penyelenggaraan Infrastruktur dan Pemasaran Layanan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di Jalan Kawasan Khusus (JKK) The Mandalik

BRI BANTU MERCHANT GO DIGITAL LEWAT SHOP MASTER CLASS

BRI membantu ribuan mitra merchant binaan untuk bertransformasi menuju digital melalui program BRI Shop Master Class. Direktur Konsumer BRI Handayani mengungkapkan bahwa BRI sebagai salah satu Bank BUMN berkomitmen secara nyata mendukung program pemerintah untuk mengembangkan kompetensi SDM digital. "Disrupsi transaksi dari yang sebelumnya terjadi secara tradisional atau offline beralih menjadi transaksi online, di sinilah peran BRI untuk membantu merchant binaan manfaatkan transaksi secara digital melalui program BRI Shop Master Class," kata Handayani dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu. BRI Shop Master Class yang berkolaborasi dengan Facebook dan Halosis tersebut telah berhasil mengedukasi dan meningkatkan penetrasi para pelaku usaha atau merchant yang selama ini telah bekerjasama dengan BRI. Rangkaian acara BRI Shop Master Class yang sudah dimulai dengan Kick-Off pada tanggal 22 September 2021 lalu, disambut antusias oleh merchant binaan BRI terbukti dengan j

Rekomendasi Saham PTBA, ADRO, ANTM, MEDC dan EXCL oleh Valbury Sekuritas | 11 Oktober 2021

VALBURY SEKURITAS INDONESIA Weekly Report 11 Oct 2021 Prediksi IHSG : IHSG diperkirakan bergerak mixed dengan peluang menguat pada perdagangan hari ini, Senin (11/10), ditengah baragamanya katalis baik dari internal maupun eksternal bagi pasar BEI, sebagai berikut : Sentimen dalam negeri ; 1) RUU tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP) akan segera disahkan DPR  (+/-), Sentimen pasar ; 1) Rupiah diperkirakan menguat terhadap dolar AS (+), 2) Indeks bursa regional Asia diperkirakan bergerak beragam (+/-), 3) Indeks Wall Street pada perdagangan Jumat (08/10) ditutup koreksi (-), 4) Indeks berjangka Wall Street sementara bergerak di zona merah (-), Sentimen global ; 1) Yield obligasi AS mencatatkan kenaikan 1,6 atau 0,45% (-), 2) Pasar akan mencerna laporan keuangan perusahaan yang mulai rilis pekan ini (+) dan, 3) Pemerintah Cina pada Sabtu (9/10) menekan Amerika Serikat (AS) untuk membatalkan kebijakan tariff (+/-). Perspektif tenikal Support Level :    6446/6411/6385 Resistance L

Rekomendasi Saham BJBR, PWON, ADHI dan JSMR oleh Indopremier | 11 Oktober 2021

IHSG (6.440 – 6.520) :  Indeks harga saham gabungan diprediksi akan bergerak menguat. Target kenaikan indeks pada level 6.520 dan 6.560 dengan support di level 6.440 dan 6.400. BJBR (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.450 kemudian 1.470 dengan support di level 1.410, cut loss jika break 1.390. PWON (Buy) : Target kenaikan harga pada level 530 kemudian 535 dengan support di level 520, cut loss jika break 515. ADHI (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 1.080 dengan resist di level 1.140 kemudian 1.180. JSMR (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 3.940 dengan resist di level 4.070 kemudian 4.130. Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3cbx5q

Rekomendasi Saham ASII, BBNI, MDKA dan WTON oleh MNC Sekuritas | 11 Oktober 2021

MNCS Daily Scope Wave 11 Oktober 2021 Menutup akhir pekan kemarin (8/10), IHSG ditutup menguat 1% ke level 6,481. Kami perkirakan, pada label hitam saat ini posisi IHSG sudah berada di akhir wave [v] dari wave A atau pada label merah saat ini sedang berada di akhir wave (iii). Hal tersebut berarti, posisi IHSG akan cenderung menguat terbatas dan rawan terkoreksi dalam jangka pendek. Adapun area koreksi IHSG berada pada rentang area 6,350-6,400 terlebih dahulu. Support: 6,263, 6,148 Resistance: 6,504, 6,689 ASII - Buy on Weakness (5,900) Menutup pekan kemarin (8/10), ASII ditutup menguat 3,5% ke level 5,900. Kami perkirakan, posisi ASII saat ini sedang berada di awal wave [v] dari wave 3, sehingga ASII berpeluang untuk melanjutkan penguatannya selama tidak terkoreksi ke bawah 5,625. Buy on Weakness: 5,750-5,900 Target Price: 6,250, 6,400 Stoploss: below 5,625 BBNI - Buy on Weakness (6,150) BBNI ditutup menguat 2,9% ke level 6,150 pada perdagangan Jumat kemarin (8/10). Posisi BBNI saat i

Rekomendasi Saham ELSA, DOID dan PTBA oleh Mirae Asset Sekuritas | 11 Oktober 2021

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight October 11, 2021 (tasrul@miraeasset.co.id) IHSG Daily, 6,481.77(+1.02%), Consolidation, trading range 6,449 – 6,528. Indikator MFI optimized dan indikator RSI  optimized masih cenderung bergerak naik namun mulai terbatas. Pada periode weekly indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized juga masih cenderung naik namun mulai terbatas. Daily support di 6,499 dan daily resistance di 6,528. Cut loss level di 6,420. ELSA Daily, 326 (+3.82%), trading buy,  trading range 320 – 340.  Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized cenderung naik. Daily support 320 dan daily resistance 340. Cut loss level di 300. DOID Daily, 330 (+1.85%), trading buy, trading range 322 – 344. Indikator MFI optimized mulai terbatas dan indikator RSI optimized masih cenderung menguat. Daily support di 322 dan daily resistance di 344. Cut loss level di 318. PTBA Daily, 2,780 (+3.73%), trading buy, trading range 2,720 – 2,900. Indikator MFI Optimized dan

Analisa Saham DMMX | 11 Oktober 2021

Analisa Saham DMMX Saham DMMX pada tanggal 8 Oktober 2021 ditutup melemah pada harga 2570, turun -3,01%. Hal ini disertai dengan kenaikan volume, yaitu 115% dari hari sebelumnya.  Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area pertengahan bawah dengan kecenderungan bullish.  Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di bawah garis 0 dengan kecenderungan bearish. Investor asing terlihat melakukan aksi jual sebesar Rp 12 Milyar pada saham ini. Status Saham Saat Ini: Trendnya adalah downtrend Rekomendasi dari kami adalah Beli jika di atas 2680 Jika naik di atas 2850 maka berpeluang ke 3230 Jika turun di bawah 2540 maka berpeluang ke 2270 Jangan lupa atur stoploss order untuk manajemen risiko. Disclaimer ON Untuk alternatif edukasi dan update saham pilihan, silahkan ikuti Saham Online melalui partner kami sebagai berikut : Channel Telegram: https://t.me/SahamOnlineID Youtube Channel : https://www.youtube.com/c/sahamonlineid Instagram : https

Bandarmologi Saham AKRA, BMRI, SRTG, AGII dan MEDC | 11 Oktober 2021

Technical & Bandarmology Prespectives Monday (11/10/2021) By Dr Cand., Edwin Sebayang, MBA, CSA®., CIB®. IDX Composite 6,439 - 6,533 SUMMARY: STRONG BUY & OVERBOUGHT 11 TECHNICAL INDICATORS: RSI (14): OVERBOUGHT STOCH (9,6,3): OVERBOUGHT MACD(12,26): BUY!! ATR (14): HIGH VOLATILITY ADX (14): WEAK TREND BUY CCI (14): *OVERBOUGHT HIGHS/LOW (14): BUY!! UO: BUY!! ROC: BUY!! WILLIAMS R: OVERBOUGHT BULLBEAR (13): BUY!! BANDARMOLOGY: TOP 5 BROKER  ACCUMULATED PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION NET BUY SELL ASING: PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION STOCKS PICK: AKRA 4,270 - 4,650 TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY, BUY 4,400 TARGET PRICE: 4,650 STOP-LOSS: 4,270 BANDARMOLOGY: TOP 5 BROKER ACCUMULATED PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION NET BUY SELL ASING: PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION BMRI 6,650 - 7,300 TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY & OVERBOUGHT, BUY 6,900 TARGET PRICE: 7,300 STOP-LOSS: 6,650 BANDARMOLOGY: TOP 5 BROKER ACCUMULATED PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION NET BUY SELL ASING: PERIO

Update Harga Komoditas dan Indeks | 11 Oktober 2021

The Dow was little changed on Friday, notching a winning week as optimism about a short-term debt ceiling deal trumped a disappointing jobs report. Dow.......34746   -8.7           -0.03% Nasdaq.14580   -74.5         -0.51% S&P 500..4391   -8.4            -0.19% FTSE.......7096   +17.5       +0.25% Dax........15206   -44.7        -0.29% CAC........6560    -40.2        -0.61%    Nikkei...28049    +370.7     +1.34% HSI........24838   +136.1     +0.55% Shanghai..3592  +24.0       +0.67% ST Times..3113  +11.7       +0.38% IDX.....  6481.77  +65.37    +1.02% LQ45.....939.88   +15.63    +1.69%   Indo10Yr..6.4626   +0.0158   +0.25% ICBI.....327.2231     -0.3766    -0.11% US10Yr...1.6050     +0.0340   +2.16% VIX.............18.77   -0.77         -3.94%    USDIndx .....94.0670   -0.1430    -0.15% Como Indx.....235.42  +1.08       +0.46% (Core Commodity CRB)I BCOMIN........166.96   +3.09       +1.89% IndoCDS..87.4217  +2.4299  +2.86%  (5-yr INOCD5)     IDR......14222.50   +6             +0.0

Saham Online di Facebook