SOTERIA WICAKSANA TAMBAH KEPEMILIKAN SAHAM DMMX


PT. Soteria Wicaksana Investama sebagai pemegang saham PT Digital Mediatama Maxima Tbk. (DMMX) telah melakukan pembe.lian sahamnya pada tanggal 6 Oktober 2021.

Menurut keterangan tertulis Budiasto Kusuma Direktur DMMX menyampaikan bahwa Soteria Wicaksana telah membeli saham DMMX sebanyak 4.948.000 lembar saham di harga Rp2.450 per saham. Dengan pembelian tersebut Soteria Wicaksana telah mengeluarkan dana sebesar Rp12,1 miliar.

"Tujuan pembelian saham tersebut adalah untuk investasi dengan kepemilikan langsung,"tuturnya.

Pasca pembelian, Maka kepemilikan saham Soteria Wicaksana di DMMX bertambah sebanyak 802.947.500 atau setara dengan 10,44% dibandingkan sebelumnya 796.999.500 lembar saham atau setara dengan 10,37%. (end/ar)

Sumber: IQPLUS

GALLEY ADHIKA RESMI KUASAI 76,68% SAHAM MITRABAHTERA


PT Galley Adhika Arnawama telah melakukan pembelian sebanyak 1.341.955.000 lembar saham atau setara dengan 76,68% dari seluruh saham PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS).

Dengan demikian, PT Galley Adhika Arnawama resmi menjadi Pemegang Saham Pengendali (PSP) di PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS). Hal itu tertuang dalam keterangan tertulis MBSS, yang dipublikasikan, Jumat (8/10).

Disebutkan bahwa Galley Adhika Arnawama membeli saham MBSS dari anak usaha PT Indika Energy Tbk (INDY) yakni PT Indika Energy Infrastructure dan The China Navigation Co Pte ltd.

Diketahui sebelumnya Manajemen INDY memberikan informasi bahwa pihaknya telah melepas 51% saham MBSS. Saham MBSS dijual di level Rp660 per lembar saham. Dengan demikian, MBSS sudah tidak lagi menjadi anak perusahaan Perseroan.

"Perseroan yakin, transaksi dilakukan sesuai dengan strategi bisnis diversifikasi Perseroan serta untuk memastikan agar fokus pada pelaksanaan kegiatan usaha yang berkelanjutan,"terang Manajemen INDY. (end/as)

Sumber: IQPLUS

RUPSLB ALKINDO NARATAMA (ALDO) SETUJUI RENCANA RIGHTS ISSUE


PT Alkindo Naratama Tbk (ALDO), emiten yang bergerak pada bisnis kertas dan bahan kimia yang terintegrasi memperoleh persetujuan untuk melakukan aksi korporasi berupa Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau Rights Issue dari pemegang saham yang diputuskan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan yang digelar hari ini. Perseroan siap melepas sebanyak 216 juta saham atau setara 19,7% melalui mekanisme penawaran umum terbatas (PUT) II.

Presiden Direktur ALDO, H. Sutanto menyatakan, "Dalam rangka menambah nilai perusahaan, Perseroan berencana untuk melakukan peningkatan kepemilikan saham dalam Entitas Anak yaitu PT Swissfex Naratama lndonesia (Swisstex) dan PT Alfa Polimer lndonesia (API) masing-masing dari 51% menjadi 99%, dengan membeli saham secara langsung dari pemegang saham lama dalam Swisstex dan APl, dengan mekanisme inbreng antara saham Right Issue dengan saham milik pemegang saham dalam Swisstex dan APl."

H. Sutanto melanjutkan, "Kami berharap aksi korporasi berupa rights issue ini dapat mendukung pertumbuhan bisnis Perseroan sehingga akan berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan Perseroan dan dapat memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham. Jika semua berjalan sesuai rencana, hasil aksi korporasi ini nantinya juga akan digunakan untuk menambah kepemilikan 48% saham anak usaha, yakni PT Swisstex Naratama Indonesia (Swisstex), sebanyak 705,12 juta saham dan pembelian 48% saham PT Alfa Polimer Indonesia (ALFA) atau sebanyak 587,52 juta saham dan sisanya dalam bentuk kas sekitar 12,2% untuk modal kerja Perseroan," ujarnya.

Lebih lanjut, dalam RUPSLB Perseroan juga telah menyetujui rencana penerbitan waran seri I maksimum 35% dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh. Waran seri I diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif bagi para pemegang HMETD untuk melaksanakan haknya. Namun, apabila pemegang tidak melaksanakan HMETD dan waran seri I, maka terdilusi sebesar sebesar 23,08%. Rencana rights issue dan penerbitan waran ini akan dilaksanakan oleh ALDO setelah mendapatkan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Sebagai informasi, hingga Semester I-2021, kontribusi penjualan dari anak usaha PT Swisstex Naratama Indonesia (Swisstex) yang bergerak pada segmen kimia tekstil sebesar Rp111,2 miliar. Sedangkan penjualan segmen Polimer dari anak usaha PT Alfa Polimer Indonesia (ALFA) tercatat mengalami peningkatan terbesar sebesar 46,3% yoy atau mencapai Rp111,9 miliar salah satunya sehubungan dengan meningkatnya permintaan produk-produk furnitur dan mabel di pasar dalam negeri dan luar negeri, terutama di Amerika Serikat. (end/as)

Sumber: IQPLUS

USAI CIBITUNG-CILINCING, WASKITA SIAPKAN DIVESTASI RUAS TOL LAINNYA


PT Waskita Karya (Persero) Tbk atau Waskita menyiapkan sejumlah ruas tol lainnya yang akan dilakukan divestasi setelah BUMN konstruksi tersebut resmi melepas kepemilikan saham di ruas Tol Cibitung-Cilincing.

Presiden Direktur Waskita Karya Destiawan Soewardjono mengatakan bahwa pihaknya akan merespons dari investor tentang ruas-ruas tol mana yang diminati.

"Setelah divestasi ruas tol Cibitung-Cilincing, kami menyiapkan ruas-ruas mana lagi yang siap. Jadi ada Cimanggis-Cibitung, Becakayu, Bocimi, serta Trans Jawa dimana Waskita Toll Road atau WTR memiliki tiga ruas termasuk di dalamnya ruas tol Pasuruan-Probolinggo," kata Destiawan dalam public expose daring di Jakarta, Jumat.

Waskita sendiri, lanjutnya, tetap fokus pada sisa ruas ada yang mana diminati oleh investor.

"Intinya dari 13 ruas yang akan kami recycle, empat ruas tol telah terrealisasi hingga Oktober 2021. Jadi masih ada 9 ruas tol lagi," kata Destiawan.

Kemudian dengan Indonesia Investment Authority atau INA, Presdir Waskita itu juga menyampaikan bahwa INA masih melakukan kajian terhadap ruas-ruas tol Waskita yang diminati.

"Mudah-mudahan ini juga bisa segera menjadi deal untuk transaksinya," kata Destiawan.

Dalam paparannya pada public expose Jumat (8/10), Destiawan mengatakan bahwa Waskita pada Oktober 2021 telah menyelesaikan divestasi pada empat ruas tol, antara lain Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi, Semarang-Batang, Cinere-Serpong dan Cibitung-Cilincing.

Waskita juga sedang mencari mitra baru untuk penyelesaian tol Kayu Agung-Palembang-Betung, dan kemudian akan mengembalikan tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat kepada Hutama Karya sebagai bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera.

Sebelumnya PT Waskita Karya (Waskita) Tbk melakukan transaksi divestasi melalui anak usaha PT Waskita Toll Road (WTR) dengan PT Akses Pelabuhan Indonesia (PT API) melalui penandatanganan kesepakatan jual beli atas ruas Tol Cibitung . Cilincing.

Corporate Secretary Waskita (Persero) Ratna Ningrum mengatakan transaksi divestasi jalan tol ini merupakan bagian dari 8 Stream Penyehatan Keuangan Waskita.

Transaksi ini adalah momentum dan sinyal baik bagi WTR dalam menjalankan proses bisnisnya sebagai perusahaan developer jalan tol di Indonesia. Transaksi ini juga mendukung proses restrukturisasi yang dilakukan Perseroan secara keseluruhan.(end/ant)

Sumber: IQPLUS

JASA MARGA RAIH DUA PENGHARGAAN DI AJANG TOP GRC 2021


PT Jasa Marga (Persero) Tbk berhasil meraih dua penghargaan dalam ajang TOP GRC (Governance, Risk and Compliance) Awards 2021 yang mengusung tema The Strategic Role of GRC for Business Continuity in Pandemic COVID-19.

Adapun dua penghargaan yang diraih Jasa Marga kali ini juga merupakan dua penghargaan yang berhasil dipertahankan oleh Perseroan sejak tahun lalu, yaitu TOP GRC 2021 #4 stars untuk Perseroan dan The Most Committed GRC Leader 2021 untuk Direktur Utama Jasa Marga Subakti Syukur.

Risk and Quality Management Group Head Jasa Marga Bayu Nurbaya mewakili Jasa Marga menerima dua penghargaan tersebut di Hotel Raffles Jakarta, Kamis (07/10). Bayu mengucapkan terima kasih atas apresiasi yang diberikan Majalah TopBusiness kepada Jasa Marga.

"Mewakili jajaran Direksi Jasa Marga, saya mengucapkan Alhamdulillahi Robbil Alamin, terima kasih atas apresiasi yang diberikan kepada Jasa Marga. Penghargaan ini menunjukkan konsistensi Jasa Marga yang terus mengimplementasikan GRC dalam menjalankan proses bisnis perusahaan. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh rekan-rekan Roadster Jasa Marga, semoga kinerja yang baik ini tetap bsia kita pertahankan walaupun saat ini masih berada di tengah pandemi COVID-19 serta terus memotivasi kita untuk terus meningkatkan kinerja Perseroan ke arah yang lebih baik lagi," tambahnya.

Penghargaan yang diperoleh Jasa Marga tersebut berdasarkan penilaian secara objektif dan independen dari dewan juri terhadap sistem, infrastruktur dan implementasi Tata Kelola Perusahaan, Manajemen Risiko, dan Manajemen Kepatuhan di Perseroan. Hasil dari penilaian tersebut, Jasa Marga berada di tingkat Sangat Baik, sehingga dapat mendukung peningkatan kinerja bisnis perusahaan yang berkelanjutan.

Di sisi lain, Ketua Penyelenggara TOP GRC Awards 2021 M. Lutfi Handayani mengatakan penghargaan ini berbeda dengan penghargaan GCG atau GRC lainnya di Indonesia. TOP GRC Awards 2021 lebih mengedepankan proses pembelajaran GRC bagi peserta (Perusahaan) dan memberikan apresiasi atas pencapaian penerapan GRC di Perusahaan.

"Kegiatan TOP GRC Awards ini menilai penerapan GCG, manajemen risiko, dan kepatuhan, yang dikaitkan dengan pencapaian sasaran dan kinerja bisnis perusahaan. Tentu, pemenang TOP GRC Awards 2021, tergolong perusahaan yang kinerja bisnisnya dapat tumbuh berkelanjutan, dengan didasarkan pada implementasi GRC yang baik, efektif, dan berkualitas," ujar Lutfi yang juga merupakan Pemimpin Redaksi Majalah TopBusiness.

TOP GRC Awards 2021 merupakan ajang penghargaan terkait penerapan GCG (Good Corporate Governance), GRC (Risk Management, dan Compliance) atau tata kelola, risiko, dan kepatuhan di Perusahaan se-Indonesia yang diselenggarakan oleh Majalah TopBusiness bekerja sama serta didukung oleh sejumlah institusi diantaranya Asosiasi GRC Indonesia, IRMAPA (Indonesia Risk Management Professional Association), dan beberapa konsultan GCG Manajemen Risiko dan Manajemen Kepatuhan.(end)

Sumber: IQPLUS

BERSAMA BEI DAN FINE AJA, LAZNAS BSMU TINGKATKAN LITERASI SYARIAH KE MILLENIAL


Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (Laznas BSMU) bersama PT Bank Syariah Indonesia Tbk berkomitmen meningkatkan literasi dan edukasi mengenai ekonomi syariah ke berbagai lini masyarakat. Golongan masyarakat yang paling potensial untuk menggerakkan ekonomi syariah adalah masyarakat milenial.

Untuk mencapai hal tersebut Laznas BSMU bersama BSI menyelenggarakan webinar LIKES Talk dengan tema .Millenial Jago Atur Duit. Sabtu (9/10). Hadir dalam acara ini Kepala Divisi Pasar Modal Syariah BEI, Irwan Abdalloh; CFO Fineaja, Zahra Nabila Kurnia; dan perwakilan Likes & Educational Group Manager Laznas BSMU.

Dalam kesempatan terpisah Likes & Educational Group Manager Laznas BSMU, Aprilia Eviyanti berharap dengan webinar LIKES Talk ini milenial bisa belajar tidak hanya bagaimana mengelola keuangan tetapi juga bagaimana menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

"Dalam acara ini kami berkolaborasi dengan penerima beasiswa Laznas BSMU dari Universitas Andalas Padang Sumatera Barat," kata Aprilia.

CFO Fineaja, Zahra Nabila Kurnia memberikan tips dalam mengelola keuangan untuk milenial pertama harus mempunyai spesifik tujuannya. "Harus jelas untuk apa, mengapa, dan kapan targetnya," kata Zahra.

Kedua adalah harus terukur tujuan dan perencanaan keuangannya. Ketiga adalah bisa dicapai, jangan sampai tujuan pengelolaan keuangan ini terlalu jauh sehingga tidak bisa dicapai.

Keempat adalah relevant artinya mempunyai tujuan yang tepat dan kelima adalah dapat diikuti secara waktu kapan bisa mencapai tujuan tersebut.

Untuk pengelolaan budget, Zahra memberikan tips bisa menggunakan rule 50/30/20. Dalam mekanisme pengelolaan keuangan ini, disarankan mengalokasikan 50% uang yang dimiliki untuk keperluan essentials seperti rumah, tagihan, transportasi dan asuransi. Untuk 30% sisanya bisa digunakan untuk budget entertainment yaitu belanja dan hobi. Sedangkan 20% sisanya digunakan untuk tujuan keuangan, dan tabungan masa tua.

Dalam tipsnya, Zahra juga memberikan penekanan selalu menyisihkan uang yang dimiliki untuk dana darurat. Untuk jumlah dana darurat disesuaikan dengan kondisi misal lajang sebanyak 3-6 dari pengeluaran per bulan; yang sudah menikah antara 6-12 kali pengeluaran per bulan. Untuk instrumennya dana darurat ini harus mempunyai kriteria yaitu aman, likuid dan mudah diakses.

Kepala Divisi Pasar Modal Syariah BEI, Irwan Abdalloh menjelaskan bahwa dalam mengelola keuangan disarankan mengikuti jejak Rasulullah SAW yaitu siddiq/benar, amanah/jujur, dan fathonah atau cerdas. "Yang membedakan pengelolaan keuangan syariah adalah perhatian kepada tujuan akhir yaitu akhirat melalui instrumen ZISWAF atau Zakat, Infaq, Shodaqoh dan Wakaf," kata Irwan.

Secara umum, ada beberapa instrumen investasi syariah yang bisa dipilih milenial misalkan jika yang mempunyai profil risiko rendah bisa mengambil produk sukuk atau surat utang syariah. Sedangkan jika yang mempunyai profil risiko high risk bisa mengambil investasi saham.(end)

Sumber: IQPLUS

TELKOM DAN ITDC SIAP DUKUNG DIGITALISASI MANDALIKA JADI DESTINASI WISATA


Sektor pariwisata menjadi salah satu sektor yang diandalkan untuk menambah pendapatan negara. Untuk itu, Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf)/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Baparekraf) terus fokus mengembangkan 5 (lima) Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) di Indonesia.

Salah satu DPSP tersebut adalah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, yang dikelola oleh PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC).

Direktur Enterprise and Business Service PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) Edi Witjara dan Direktur Pengembangan Bisnis PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Ema Widiastuti menyaksikan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Penyelenggaraan Infrastruktur dan Pemasaran Layanan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di Jalan Kawasan Khusus (JKK) The Mandalika yang dilakukan oleh Executive Vice President Divisi Enterprise Service Telkom Mohammad Salsabil dan Direktur Utama PT ITDC Nusantara Utilitas (ITDC NU), anak usaha ITDC, A.A. Istri Ratna Dewi di The Mandalika, Lombok (7/10).

Kerja sama ini bertujuan untuk membantu pemulihan pariwisata nasional dan sektor ekonomi kreatif Indonesia melalui inovasi, adaptasi dan kolaborasi, di mana salah satunya adalah berupa penyediaan infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)/Information and Communication Technology (ICT) yang andal dan terintegrasi, sehingga dapat meningkatkan pelayanan kepada para pelaku usaha di Kawasan The Mandalika.

Direktur Enterprise and Business Service Telkom Edi Witjara dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan ITDC Group kepada Telkom untuk bersinergi dan bekerja sama, sejalan dengan apa yang tengah Telkom lakukan untuk terus bertransformasi menjadi digital telecommunication company yang semakin kompeten.

"Dalam melakukan transformasi ini, Telkom berorientasi kepada pelanggan (customer-oriented), dan memiliki visi untuk menjadi digital telco pilihan utama untuk memajukan masyarakat melalui tiga elemen utama yang menjadi fokus bisnis, yaitu digital connectivity, digital platform, dan digital service. Dengan kapabilitas yang dimiliki, kami siap berkolaborasi dengan ITDC Group untuk dapat mengembangkan KEK Mandalika menjadi destinasi wisata kelas dunia," ujar Edi.

Hal serupa disampaikan juga oleh Direktur Pengembangan Bisnis ITDC Ema Widiastuti. "Pada hari ini, kita menorehkan satu milestone kerja sama dengan Telkom mengenai Penyediaan, Pengembangan, dan Penyelenggaraan Infrastruktur TIK di JKK The Mandalika serta Layanan Connectivity di JKK yang dilaksanakan bersama ITDC NU dan MGPA. Kami bersyukur dan yakin memiliki mitra untuk berkembang bersama serta membangun integrated tourism resort The Mandalika yang ke depannya akan menjadi world class destination," ujar Ema.

Pada kesempatan yang sama, juga dilakukan penandatangan kontrak Layanan Connectivity di Sirkuit Mandalika oleh Executive Vice President Divisi Enterprise Service Telkom Mohammad Salsabil dan CEO PT MGPA Nusantara Jaya, anak usaha ITDC Nusantara Property, Ricky Baheramsjah. "Terima kasih kepada seluruh tim dari Telkom yang telah bekerja sama dengan ITDC Group. ICT adalah poin penting bagi event balap motor internasional sekelas MotoGP. Kami sangat senang dapat bekerja sama dan berkolaborasi dengan Telkom untuk memaksimalkan persiapan event balap tersebut di The Mandalika," ujar Ricky.

Melalui kolaborasi antara Telkom dan ITDC Group ini, kedua belah pihak dapat saling memberikan manfaat dan nilai tambah sesuai dengan kapabilitasnya masing-masing.

"Dengan semangat sinergi, Telkom yakin dan berkomitmen untuk terus mendukung pertumbuhan sektor pariwisata Indonesia melalui penyediaan solusi layanan ICT yang terintegrasi di KEK Mandalika serta mendukung penyelenggaraan event internasional World Super Bike (WSBK) dan MotoGP yang akan digelar di Sirkuit Mandalika," tutup Edi.(end)

Sumber: IQPLUS

BRI BANTU MERCHANT GO DIGITAL LEWAT SHOP MASTER CLASS


BRI membantu ribuan mitra merchant binaan untuk bertransformasi menuju digital melalui program BRI Shop Master Class.

Direktur Konsumer BRI Handayani mengungkapkan bahwa BRI sebagai salah satu Bank BUMN berkomitmen secara nyata mendukung program pemerintah untuk mengembangkan kompetensi SDM digital.

"Disrupsi transaksi dari yang sebelumnya terjadi secara tradisional atau offline beralih menjadi transaksi online, di sinilah peran BRI untuk membantu merchant binaan manfaatkan transaksi secara digital melalui program BRI Shop Master Class," kata Handayani dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu.

BRI Shop Master Class yang berkolaborasi dengan Facebook dan Halosis tersebut telah berhasil mengedukasi dan meningkatkan penetrasi para pelaku usaha atau merchant yang selama ini telah bekerjasama dengan BRI.

Rangkaian acara BRI Shop Master Class yang sudah dimulai dengan Kick-Off pada tanggal 22 September 2021 lalu, disambut antusias oleh merchant binaan BRI terbukti dengan jumlah peserta yang melebihi dari target 450 persen atau dihadiri lebih dari 2.800 peserta.

Acara BRI Shop Master Class memberikan banyak manfaat bagi merchant yang ikut serta karena pelaku usaha tidak hanya mendapatkan materi edukasi, namun juga mendapatkan fasilitas coaching, serta free onboarding dan monitoring.

Fokus utama dari diselenggarakannya kegiatan ini adalah untuk memaksimalkan jangkauan pemasaran dan penjualan merchant melaui pembuatan website serta penggunaan fitur Shops pada Facebook Apps (Facebook, Instagram, & WhatsApp).(end/ant)

Sumber: IQPLUS

Rekomendasi Saham PTBA, ADRO, ANTM, MEDC dan EXCL oleh Valbury Sekuritas | 11 Oktober 2021


VALBURY SEKURITAS INDONESIA

Weekly Report 11 Oct 2021

Prediksi IHSG :

IHSG diperkirakan bergerak mixed dengan peluang menguat pada perdagangan hari ini, Senin (11/10), ditengah baragamanya katalis baik dari internal maupun eksternal bagi pasar BEI, sebagai berikut : Sentimen dalam negeri ; 1) RUU tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP) akan segera disahkan DPR  (+/-), Sentimen pasar ; 1) Rupiah diperkirakan menguat terhadap dolar AS (+), 2) Indeks bursa regional Asia diperkirakan bergerak beragam (+/-), 3) Indeks Wall Street pada perdagangan Jumat (08/10) ditutup koreksi (-), 4) Indeks berjangka Wall Street sementara bergerak di zona merah (-), Sentimen global ; 1) Yield obligasi AS mencatatkan kenaikan 1,6 atau 0,45% (-), 2) Pasar akan mencerna laporan keuangan perusahaan yang mulai rilis pekan ini (+) dan, 3) Pemerintah Cina pada Sabtu (9/10) menekan Amerika Serikat (AS) untuk membatalkan kebijakan tariff (+/-).


Perspektif tenikal

Support Level :    6446/6411/6385

Resistance Level :   6507/6533/6569

Major Trend : Up

Minor Trend : Up

Pattern : Down to up (+)


TRADING IDEAS :

These recommendations based on technical and only intended for one day trading


PTBA: Trading Buy

Close 2780, TP 2830

Boleh buy di level 2720-2780

Resistance di 2830 & support di 2720

Waspadai jika tembus di 2720

Batasi resiko di 2680


ADRO: Trading Buy

Close 1815, TP 1845

Boleh buy di level  1750-1815

Resistance di 1845 & support di 1750

Waspadai jika tembus di 1750

Batasi resiko di 1725


ANTM : Trading Buy

Close 2340, TP 2390

Boleh buy di level  2310-2340

Resistance di 2390 & support di 2310

Waspadai jika tembus di 2310

Batasi resiko di 2270


MEDC:  Trading Buy

Close 600, TP 625

Boleh buy di level  570-600

Resistance di 625 & support di 570

Waspadai jika tembus di 570

Batasi resiko di 550


EXCL:  Trading Buy

Close 3000, TP 3080

Boleh buy di level  2950-3000

Resistance di 3080 & support di 2950

Waspadai jika tembus di 2950

Batasi resiko di 2890


ELSA:  Trading Buy

Close 326, TP 332

Boleh buy di level  316-326

Resistance di 332 & support di 316

Waspadai jika tembus di 316

Batasi resiko di 312


Ket.  TP : Target Price


WATCHING ON SCREEN;

BMRI, BBCA, ASSA, TBIG, AKRA, SRTG,  


(Disclaimer ON)

Rekomendasi Saham BJBR, PWON, ADHI dan JSMR oleh Indopremier | 11 Oktober 2021


IHSG (6.440 – 6.520) :  Indeks harga saham gabungan diprediksi akan bergerak menguat. Target kenaikan indeks pada level 6.520 dan 6.560 dengan support di level 6.440 dan 6.400.

BJBR (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.450 kemudian 1.470 dengan support di level 1.410, cut loss jika break 1.390.

PWON (Buy) : Target kenaikan harga pada level 530 kemudian 535 dengan support di level 520, cut loss jika break 515.

ADHI (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 1.080 dengan resist di level 1.140 kemudian 1.180.

JSMR (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 3.940 dengan resist di level 4.070 kemudian 4.130.

Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3cbx5q

Rekomendasi Saham ASII, BBNI, MDKA dan WTON oleh MNC Sekuritas | 11 Oktober 2021


MNCS Daily Scope Wave

11 Oktober 2021

Menutup akhir pekan kemarin (8/10), IHSG ditutup menguat 1% ke level 6,481. Kami perkirakan, pada label hitam saat ini posisi IHSG sudah berada di akhir wave [v] dari wave A atau pada label merah saat ini sedang berada di akhir wave (iii). Hal tersebut berarti, posisi IHSG akan cenderung menguat terbatas dan rawan terkoreksi dalam jangka pendek. Adapun area koreksi IHSG berada pada rentang area 6,350-6,400 terlebih dahulu.

Support: 6,263, 6,148

Resistance: 6,504, 6,689

ASII - Buy on Weakness (5,900)

Menutup pekan kemarin (8/10), ASII ditutup menguat 3,5% ke level 5,900. Kami perkirakan, posisi ASII saat ini sedang berada di awal wave [v] dari wave 3, sehingga ASII berpeluang untuk melanjutkan penguatannya selama tidak terkoreksi ke bawah 5,625.

Buy on Weakness: 5,750-5,900

Target Price: 6,250, 6,400

Stoploss: below 5,625

BBNI - Buy on Weakness (6,150)

BBNI ditutup menguat 2,9% ke level 6,150 pada perdagangan Jumat kemarin (8/10). Posisi BBNI saat ini sedang berada di awal wave 5 dari wave (3), sehingga kami perkirakan pergerakan BBNI berpeluang melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 6,050-6,150

Target Price: 6,300, 6,400

Stoploss: below 5,900

MDKA - Spec Buy (2,740)

Pergerakan MDKA pada pekan kemarin (8/10) ditutup menguat 3,4% ke level 2,740. Selama MDKA tidak terkoreksi ke bawah 2,610, maka kami perkirakan posisi MDKA sedang berada di awal wave C dari wave (B). Hal ini berarti, MDKA berpeluang melanjutkan penguatannya.

Spec Buy: 2,670-2,740

Target Price: 2,900, 3,070

Stoploss: below 2,610

WTON - Buy on Weakness (288)

WTON ditutup menguat 0,7% ke level 288 pada perdagangan Jumat (8/10). Kami perkirakan posisi WTON saat ini sudah berada di akhir wave [a] dari wave 3, sehingga WTON rawan terkoreksi terlebih dahulu untuk membentuk wave [b]. Manfaatkan koreksi ini untuk melakukan BoW.

Buy on Weakness: 274-282

Target Price: 316, 332

Stoploss: below 270

Disclaimer On

Rekomendasi Saham ELSA, DOID dan PTBA oleh Mirae Asset Sekuritas | 11 Oktober 2021


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight

October 11, 2021

(tasrul@miraeasset.co.id)

IHSG Daily, 6,481.77(+1.02%), Consolidation, trading range 6,449 – 6,528. Indikator MFI optimized dan indikator RSI  optimized masih cenderung bergerak naik namun mulai terbatas. Pada periode weekly indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized juga masih cenderung naik namun mulai terbatas. Daily support di 6,499 dan daily resistance di 6,528. Cut loss level di 6,420.

ELSA Daily, 326 (+3.82%), trading buy,  trading range 320 – 340.  Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized cenderung naik. Daily support 320 dan daily resistance 340. Cut loss level di 300.

DOID Daily, 330 (+1.85%), trading buy, trading range 322 – 344. Indikator MFI optimized mulai terbatas dan indikator RSI optimized masih cenderung menguat. Daily support di 322 dan daily resistance di 344. Cut loss level di 318.

PTBA Daily, 2,780 (+3.73%), trading buy, trading range 2,720 – 2,900. Indikator MFI Optimized dan RSI Optimized cenderung menguat. Perkiraan daily support di 2,720 dan daily resistance terdekat di 2,900. Cut loss level di 2,670.

Analisa Saham DMMX | 11 Oktober 2021


Analisa Saham DMMX

Saham DMMX pada tanggal 8 Oktober 2021 ditutup melemah pada harga 2570, turun -3,01%. Hal ini disertai dengan kenaikan volume, yaitu 115% dari hari sebelumnya. 

Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area pertengahan bawah dengan kecenderungan bullish. 

Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di bawah garis 0 dengan kecenderungan bearish.

Investor asing terlihat melakukan aksi jual sebesar Rp 12 Milyar pada saham ini.

Status Saham Saat Ini:

Trendnya adalah downtrend

Rekomendasi dari kami adalah Beli jika di atas 2680

Jika naik di atas 2850 maka berpeluang ke 3230

Jika turun di bawah 2540 maka berpeluang ke 2270

Jangan lupa atur stoploss order untuk manajemen risiko.


Disclaimer ON


Untuk alternatif edukasi dan update saham pilihan, silahkan ikuti Saham Online melalui partner kami sebagai berikut :

Channel Telegram: https://t.me/SahamOnlineID

Youtube Channel : https://www.youtube.com/c/sahamonlineid

Instagram : https://www.instagram.com/sahamonlineid/

Facebook Page : https://web.facebook.com/sahamindonesiahariini/

Aplikasi Android : https://play.google.com/store/apps/details?id=com.saham.indonesia.hari.ini

Website : http://www.sahamonline.id/


Bandarmologi Saham AKRA, BMRI, SRTG, AGII dan MEDC | 11 Oktober 2021


Technical & Bandarmology Prespectives

Monday (11/10/2021)

By Dr Cand., Edwin Sebayang, MBA, CSA®., CIB®.


IDX Composite 6,439 - 6,533

SUMMARY: STRONG BUY & OVERBOUGHT


11 TECHNICAL INDICATORS:

RSI (14): OVERBOUGHT

STOCH (9,6,3): OVERBOUGHT

MACD(12,26): BUY!!

ATR (14): HIGH VOLATILITY

ADX (14): WEAK TREND BUY

CCI (14): *OVERBOUGHT

HIGHS/LOW (14): BUY!!

UO: BUY!!

ROC: BUY!!

WILLIAMS R: OVERBOUGHT

BULLBEAR (13): BUY!!


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER  ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION



STOCKS PICK:


AKRA 4,270 - 4,650

TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY, BUY 4,400

TARGET PRICE: 4,650

STOP-LOSS: 4,270


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION



BMRI 6,650 - 7,300

TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY & OVERBOUGHT, BUY 6,900

TARGET PRICE: 7,300

STOP-LOSS: 6,650


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION



SRTG 1,900 - 2,150

TECHNICAL INDICATORS: *BUY, BUY 2,000

TARGET PRICE: 2,150

STOP-LOSS: 1,900


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATON TION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION



AGII 1,540 - 1,700

TECHNICAL INDICATORS: *STRONG, BUY 1,605

TARGET PRICE: 1,700

STOP-LOSS: 1,540


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION



MEDC 570 - 650

TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY BUY 600

TARGET PRICE: 650

STOP-LOSS: 570


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION

(Dr Cand. ES, MBA, CSA®., CIB® /Disclaimer On)

Update Harga Komoditas dan Indeks | 11 Oktober 2021


The Dow was little changed on Friday, notching a winning week as optimism about a short-term debt ceiling deal trumped a disappointing jobs report.


Dow.......34746   -8.7           -0.03%

Nasdaq.14580   -74.5         -0.51%

S&P 500..4391   -8.4            -0.19%


FTSE.......7096   +17.5       +0.25%

Dax........15206   -44.7        -0.29%

CAC........6560    -40.2        -0.61% 

 

Nikkei...28049    +370.7     +1.34%

HSI........24838   +136.1     +0.55%

Shanghai..3592  +24.0       +0.67%

ST Times..3113  +11.7       +0.38%


IDX.....  6481.77  +65.37    +1.02%

LQ45.....939.88   +15.63    +1.69%

 

Indo10Yr..6.4626   +0.0158   +0.25%

ICBI.....327.2231     -0.3766    -0.11%

US10Yr...1.6050     +0.0340   +2.16%

VIX.............18.77   -0.77         -3.94%

  

USDIndx .....94.0670   -0.1430    -0.15%

Como Indx.....235.42  +1.08       +0.46%

(Core Commodity CRB)I

BCOMIN........166.96   +3.09       +1.89%


IndoCDS..87.4217  +2.4299  +2.86%

 (5-yr INOCD5)  

 

IDR......14222.50   +6             +0.04%

Jisdor..14225.00   -13            -0.09%


Euro.........1.1569  +0.0014   +0.12%


TLKM........26.53   +0.23        +0.87%

(3774)

EIDO..........23.37   +0.18        +0.78%

EEM..........50.82    +0.19        +0.38%


Oil...........79.35      +0.54      +0.69%

Gold ...1757.40       +2.00       +0.11%

Timah ..36192.50   +935.00 +2.65%‼️

Nickel...19175.00   +797.50  +4.34%‼️

Silver........22.71      +0.11      +0.49%

Copper.....427.55    +2.36      +0.56%

 

Coal price...238.60    +7.60    +3.29%

(0ct/Newcastle) 

(Coal price...225.75  +0.85   +0.38%

(Nov/Newcastle)

Coal price....230.00   -2.50    -1.07%

(Okt/Rotterdam) 

Coal price....206.00   -6.65     -3.12%

(Nov/ Rotterdam)


CPO(Des)...4966      +121      +2.50%‼️

(Source: bursamalaysia.com)            

Corn..........530.50   -3.50       -0.56%

SoybeanOil..61.5     -0.55       -0.89%

Wheat.......734.00    -7.25       -0.98%


Wood pulp...4600.00  unch    +0%


©️Phintraco Sekuritas 

Broker Code: AT

Desy Erawati/ DE


Source: Bloomberg, Investing, IBPA, CNBC, Bursa Malaysia

Copyright: Phintraco Sekuritas