Saham BBTN | BTN BERI SINYAL KELANJUTAN KERJA SAMA DENGAN CLS


IQPlus, (21/05) - PT Bank Tabungan Negara (Persero) memberi sinyal bakal menlanjutkan kerja sama sponsor bersama tim bola basket BTN CLS Knights Indonesia yang baru saja menjuarai Liga Bola Basket ASEAN (ABL) 2018-2019.

Hal itu disiratkan oleh Kepala Divisi Layanan dan Pembiayaan Ritel BTN, Ferry Sipahutar, saat menggelar acara perayaan keberhasilan CLS menjuarai ABL di Menara BTN, Jakarta, Senin.

"Semoga selepas acara ini, hubungan bisnis masih terus berlanjut," kata Ferry.

Ferry mengaku masih ingin menikmati euforia keberhasilan CLS menjadi juara ABL 2018/2019 setelah menundukkan Singapore Slingers 3-2 dalam rangkaian final.

"Untuk saat ini kita masih menikmati euforia dulu. Tapi, kalau untuk kemajuan olahraga Indonesia kita akan tetap siap mendukung," ujarnya menambahkan.

Managing Partner CLS Christoper Tanuwidjaja mengaku kerja sama dengan BTN bak sesuatu yang membawa keberuntungan bagi timnya, mengingat pada awal Januari silam ketika kesepakatan tercapai CLS masih berada di urutan kedelapan klasemen musim reguler dengan catatan hanya tiga kemenangan dari 10 pertandingan yang sudah dijalani.

"Sebelum bekerja sama dengan BTN, musim lalu kami cuma peringkat ketujuh dari delapan peserta. Terus pada saat kerja sama disepakati kami ada di posisi kedelapan dari 10 tim. Saya bingung, kok mau BTN sponsorin tim yang bobrok," kata pria yang akrab disapa Itop tersebut.(end)

Saham BJTM | BANK JATIM BIDIK POTENSI OJEK DARING


IQPlus, (21/05) - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) membidik potensi ojek dalam jaringan (jaring/online) melaui kerja sama dengan salah satu perusahaan fintech PT Solusi Transportasi Indonesia atau yang lebih dikenal dengan Grab.

Direktur Keuangan Bank Jatim, Ferdian Timur Satyagraha di Surabaya, Senin mengatakan beberapa potensi bisnis yang dapat digali dengan kerja sama ini antara lain Co Branding kartu ATM Bank Jatim yang bisa digunakan sebagai kartu anggota mitra pengemudi Grab.

Selain itu, kata dia, nantinya akan ada sinkronisasi menu payment Bank Jatim pada aplikasi Grab sehingga e-channel Bank Jatim dapat dimanfaatkan oleh para mitra Grab.

"Ke depannya kami dan Grab juga akan berkolaborasi dalam program 'society service' serta potensi bisnis lainnya yang dapat mempermudah masyarakat khususnya para mitra Grab," katanya dalam keterangan pers.

Keuntungan lainnya yang dapat diperoleh Bank Jatim dengan adanya kerja sama ini adalah potensi peningkatan "fee based income" yang dapat digali dari transaksi Kartu Debit dan e-channel Bank Jatim oleh pengemudi Grab.

Ia mengatakan, pendapatan Bank Jatim dari sisi lending/kredit juga dimungkinkan sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak.

Ferdian mengatakan, kerja sama Nota Kesepahaman (MoU) Tentang Layanan Jasa Keuangan ini juga sebagai bagian dari inovasi Bank Jatim dalam menjalankan roadmap digital banking.

Kerja sama itu, juga dimaksudkan sebagai landasan/dasar untuk pelaksanaan kerja sama yang bersifat lebih teknis dengan tujuan mensinergikan bisnis kedua belah pihak.(end)

Saham ANTM | JUAL EMAS 6.354 KG, ANTAM KANTONGIN Rp3,94 TRILIUN


IQPlus, (21/05) -  PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mencatatkan penjualan emas pada kuartal I-2019 sebanyak 6.354 kg. Sebanyak 3.000 kg di antaranya merupakan penjualan ekspor dengan destinasi utama Singapura, sisanya sebanyak 3.354 kg lagi dijual dalam negeri.

Direktur Utama Antam, Arie Prabowo Arietedjo menjelaskan bahwa komoditas emas masih menjadi andalan pihaknya untuk mendulang keuntungan perusahaan.

"Komoditas emas merupakan komponen terbesar pendapatan perusahaan, berkontribusi sebesar Rp 3,94 triliun atau sebesar 63% dari total penjualan bersih di kuartal I," kata Arie di Restoran Patio, Jakarta, Senin.

"Total penjualan total Antam sendiri mencapai Rp 6,22 triliun di kuartal I-2019," tambahnya.

Antam juga mencatatkan volume produksi emas sebesar 470 kg selama kuartal I. Produksi disumbang oleh tambang Pongkor dan Cibaliung.

"Volume produksi emas dari tambang Pongkor dan Cibaliung sebesar 470 kg," kata Arie.

Untuk target komoditas emas sendiri, Antam menargetkan produksi sebanyak 32.036 kg dari tambang emas Pongkor dan Cibaliung. Angka tersebut naik 14% dibandingkan tahun 2018.

"Target kita penjualan emas mencapai 32.036 kg atau tumbuh 14% dibanding realisasi 2018 sebesar 27.891 kg," kata Arie. (detikfinance)

Saham MTLA | METROPOLITAN LAND BAGI DIVIDEN Rp9,40 PER LEMBAR


IQPlus, (21/05) -  PT Metropolitan Land Tbk (MTLA) akan membagikan dividen tunai kepada para pemegang sahamnya sebesar Rp9,40 per lembar saham pada 20 Juni 2019.

Menurut keterangan perseroan Selasa disebutkan, cum dan ex dividen di pasar reguler/negosiasi pada 27 Mei 2019 dan 28 Mei 2019 sedangkan di pasar tunai pada 29 Mei 2019 dan 31 Mei 2019 dengan DPS hingga 29 Mei 2019.

Pembagian dividen tersebut berdasarkan hasil keputusan RUPS Tahunan pada 17 Mei 2019 lalu dimana disetujui penggunaan laba bersih Rp71,95 miliar atau 15% dari laba bersih untuk dividen tunai dan Rp2 miliar untuk dana cadangan serta sisanya sebagai laba ditahan. (end)

Saham TBIG | TOWER BERSAMA CATAT PENDAPATAN Rp1,13 TRILIUN HINGGA MARET 2019


IQPlus, (21/05) -  PT  Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) pendapatan sebesar Rp1,13 triliun hingga periode 31 Maret 2019 naik tipis dari pendapatan Rp1,04 triliun di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Selasa menyebutkan, beban pokok meningkat menjadi Rp214,57 miliar dari Rp187,86 miliar dan laba kotor naik menjadi Rp916,52 miliar dari laba kotor Rp848,47 miliar tahun sebelumnya.

Laba dari operasi tercatat sebesar Rp811,15 miliar meningkat dari laba operasi Rp760,34 miliar tahun sebelumnya. Beban lain-lain bersih turun menjadi Rp507,91 miliar dari beban lain-lain bersih Rp520,10 miliar.

Laba sebelum pajak penghasilan naik menjadi Rp303,25 miliar dari laba sebelum pajak penghasilan Rp240,24 miliar tahun sebelumnya. Laba bersih yang diatribusikan ke pemilik entitas induk mencapai Rp218,06 miliar turun dari laba Rp233,61 miliar tahun sebelumnya karena kenaikan beban pajak penghasilan.

Sedangkan total aset perseroan mencapai Rp29,13 triliun hingga periode 31 Maret 2019 naik tipis dari total aset Rp29,11 triliun yang tercatat hingga 31 Desember 2018. (end)

Rekomendasi Saham Teman Trader | 21 Mei 2019

Rekomendasi Saham Teman Trader | 21 Mei 2019


Penetapan hasil Pilpres oleh KPU semalam mengakhiri polemik perhitungan Pemilu Presiden dengan keunggulan Jokowi 55% terhadap Prabowo 45%. Bawaslu juga menolak laporan kecurangan karena pihak yang kalah tidak bisa mengajukan bukti bukti yang valid hanya berupa kutipan dari berita online saja.

Pengumuman semalam yang lebih cepat dari jadwal tanggal 22 Mei 2019 diharapkan bisa memberikan kepastian atas klaim dari beberapa pihak sebagai pemenang dan memberikan jaminan lanjutan pemerintahan 2019-2024. Selain itu KPU juga mengesahkan hasil Pileg dengan kemenangan 3 besar pada PDIP, Gerindra dan Golkar yang merupakan wakil dari  Koalisi Pemerintah dan Oposisi.

Hari ini index masih perlu diuji dengan break area resisten mini 5936 untuk memastikan technical rebound kemarin yang masuk kembali ke area lower bollingernya. Setelah area itu break dan bergerak ke atas maka tantangan berikutnya adalah index harus memiliki support baru jangka pendek di level 5989

Tone dan Manner perdagangan hari ini : Index Rebound Namun Perlu Terkonfirmasi Diatas 5936-5989 Untuk Rally
Potensi Pergerakan Index : 5806 – 5969

Beberapa saham yang perlu diperhatikan hari ini :

Swing Trade :  ABBA JSKY LSIP MLIA MYRX NATO SATU SRIL TARA  (cross over MA20 kemarin)

Fast Trade  :  JSKY ABBA WIIM IIKP CPIN SIMA SMGR LUCK SATU INKP TKIM KLBF NATO JSMR EXCL SRIL CLEO MEDC BBTN BBCA NUSA WTON INDF SMRA MLIA BSDE  ( hanya berlaku hari ini)

Thank you and Happy Trading to All

TEMAN TRADER


Global Market | 21 Mei 2019

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market

(May 21, 2019)
Investment Information Team
(angga.choirunnisa@miraeasset.co.id)

U.S


Wall St. tergelincir akibat kejatuhan Huawei membebani saham teknologi

Saham-saham AS turun pada hari Senin karena adanya pembatasan Gedung Putih pada pembuat peralatan telekomunikasi China Huawei Technologies Co Ltd sehingga membebani sektor teknologi dan meningkatkan kekhawatiran bahwa langkah tersebut akan semakin mengobarkan ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan China.

Dow Jones turun 84,1 poin atau 0,33% menjadi 25.679,9. S&P 500 kehilangan 19,3 poin atau 0,67% menjadi 2.840,23. Nasdaq turun 113,91 poin atau 1,46% menjadi 7.702,38.

Sejak Gedung Putih menambahkan Huawei ke daftar hitam perdagangan pekan lalu, beberapa perusahaan telah menangguhkan bisnis dengan pembuat peralatan telekomunikasi terbesar di dunia. Google Alphabet Inc telah pindah dan berhenti memberikan akses kepada Huawei ke aplikasi dan layanan eksklusifnya, menurut laporan Reuters pada hari Minggu. Produsen komponen ponsel Lumentum Holdings Inc juga mengumumkan bahwa mereka telah menghentikan pengiriman ke Huawei.

Pembuat chip lain, termasuk Intel Corp, Qualcomm Inc, Xilinx Inc dan Broadcom Inc, tidak akan memasok perusahaan China sampai pemberitahuan lebih lanjut, menurut laporan Bloomberg.

Eropa


Saham Eropa jatuh di tengah kekhawatiran tentang kejatuhan Huawei

Saham Eropa mencatat kerugian secara luas pada hari Senin, karena tindakan keras A.S. terhadap Huawei Technologies China menghidupkan kembali kekhawatiran tentang memburuknya perdagangan global dan melemahkan saham-saham teknologi dan mobil yang terpapar perdagangan di benua itu.

STOXX Eropa 600 turun 1,1%.

Nafsu makan risiko global tersentak setelah Reuters melaporkan Google Alphabet Inc menangguhkan beberapa bisnis dengan Huawei, sementara pemasok Apple Inc, Lumentum Holdings Inc, mengatakan telah menghentikan semua pengiriman ke Huawei.

"Melihat Amerika Serikat telah mengambil sikap keras terhadap Huawei, para pedagang tidak berharap bahwa sengketa perdagangan AS-China akan diselesaikan dengan cepat," kata analis.

Analisa Saham ICBP, INTP dan WSKT

Analisa Saham ICBP, INTP dan WSKT


PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), 

Daily (Rp9.375) (RoE: 21,18%; PER: 20,24x; EPS: 457,12; PBV: 4,27x; Beta: 0,88). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat pola bullish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp9.100-9.400, dengan target harga di level Rp9.550. Support: Rp9.050.

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP), 

Daily (Rp18.075) (RoE: 6,64%; PER: 42,35x; EPS: 429,12; PBV: 2,80x; Beta: 1,7). Terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp17.300-18.100, dengan target harga secara bertahap di level Rp18.450, 18.825 dan 19.375. Support: Rp17.300 dan 17.000.

PT Waskita Karya Tbk (WSKT), 

Daily (Rp1.665) (RoE: 8,48%; PER: 8,17x; EPS: 210,64; PBV: 0,77x; Beta: 1,7). Terlihat pola bullish dragonfly doji candle yang mengindikasikan adanya potensi stumulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp1.650-1.670, dengan target harga secara bertahap di level Rp1.740, 1.825, 2.030 dan 2.240. Support: Rp1.620 dan 1.570.

PT Binaartha Parama Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama

Analisa Saham BBRI, ERAA dan GGRM

Analisa Saham BBRI, ERAA dan GGRM


PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), 

Daily (Rp3.750) (RoE: 16,24%; PER: 14,13x; EPS: 267,48; PBV: 2,30x; Beta: 1,62). Terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stumulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp3.660-3.760, dengan target harga secara bertahap di level Rp3.840, 3.880 dan 3.910. Support: Rp3.650 dan 3.600.

PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA), 

Daily (Rp1.020) (RoE: 3,85%; PER: 17,56x; EPS: 59,24; PBV: 0,67x; Beta: 1,07). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp1.000-1.030, dengan target harga secara bertahap di level Rp1.080 dan 1.100. Support: Rp990.

PT Gudang Garam Tbk (GGRM), 

Daily (Rp79.000) (RoE: 17,26%; PER: 19,56x; EPS: 4100,96; PBV: 3,42x; Beta: 0,67). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp78.750-79.100, dengan target harga secara bertahap di level Rp80.750, 82.175, 84.000, 88.250 dan 92.500. Support: Rp78.750 dan 77.500.

PT Binaartha Parama Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama

Analisa Saham BBRI dan TLKM

Analisa Saham BBRI dan TLKM

BBRI

BBRI weekly chart : sekarang telah sampai pada Fibonacci retracement 50%, yang mana biasanya merupakan spot untuk technical rebound, paling dekat ke Resistance MA20 / 4000. Namun harap disadari bahwa ini masih sangat speculative, waspada jika Support 3780 langsung jebol maka more likely akan menjemput next Support yaitu MA50 & FR61.8 di angka 3600.

Rekomendasi
Buy / Buy On Weakness
Entry Level: 3790 / 3600
Target: 4000
Stoploss : 3770 / 3500


TLKM 

TLKM weekly chart : hampir mencapai tarikan garis Support jangka panjang di angka 3450. Jika terjadi technical rebound dalam waktu dekat, Resistance terdekat adalah MA50 / 3750.  Namun level ini masih ditembus juga maka next support adalah area previous Low 3300-3250.

Rekomendasi
Buy On Weakness
Entry Level: 3450 / 3300-3250
Target: 3750
Stoploss: 3400 /  3200


by Henan Putihrai

Analisa Saham ROTI: On a turning point

ROTI: On a turning point


ROTI mencatatkan kinerja yang solid di 1Q19 dimana pendapatan bersih bertumbuh sebesar 20,1% YoY (1Q19: Rp792 miliar), inline dengan estimasi (PANS: 25,5%; Cons: 25,0%) didukung oleh perbaikan dari sales return ratio yang turun ke kisaran 13,5% di 1Q19 (1Q18: 25,8%). Kedepannya kami memperkirakan kinerja perusahaan akan bertumbuh solid didukung penurunan sales return ratio dan ekspansi jangkauan area penjualan, serta peningkatan kapasitas produksi yang didukung oleh perbaikan Berdasarkan kinerja yang positif di 1Q19, kami merevisi naik pendapatan - laba bersih di 2019 masing-masing sebesar 2,4% dan 10,3% didukung oleh, 1) penurunan yang signifikan dari sales return ratio yang mampu menopang pertumbuhan penjualan bersih, 2) mampu mempertahankan net cash position yang turut menunjang kinerja bottom line dan pembiayaan ekspansi, dan 3) market share yang tinggi di industri roti produksi masal. Dengan demikian, kami mempertahankan rekomendasi HOLD untuk ROTI dan menaikkan target harga menjadi Rp1.350 (implied PE 37,6x di 2019). Saat ini ROTI diperdagangkan pada PE 36,2x di 2019.
Perbaikan dari sales return ratio menjadi penopang kinerja. ROTI mencatatkan kenaikan pendapatan bersih sebesar 20,1% YoY di 1Q19 (1Q19: Rp792 miliar), inline dengan estimasi (PANS: 25,5%; Cons: 25,0%). Hal ini didukung oleh penurunan yang signifikan dari sales return ratio yang tercatat sebesar 13,5% di 1Q19 (1Q18: 25,8%) seiring dengan penggunaan forecasting tool yang telah diimplementasikan sejak 3Q18. Dengan forecasting tool ini, ROTI dapat memonitor demand produk di setiap wilayah dengan lebih baik dan mengalokasikan persediaan dengan lebih efisien. Sejalan dengan hal ini, kami memperkirakan kedepannya akan dapat turun di kisaran ~10% terhadap total penjualan kotor. Didukung dengan perbaikan sales return ratio kami memperkirakan pendapatan bersih di 2019 dapat bertumbuh sebesar 14,7% YoY dan marjin laba kotor berada stabil di level 53%.
Kerugian dari anak usaha masih membebani bottom line ROTI. Sepanjang 1Q19, anak usaha ROTI yang beoperasi di Filipina masih mencatatkan rugi operasi sebesar Rp17,6 miliar (1Q18: -16,3 miliar). Kami memperkirakan kedepannya kerugian ini masih akan berlanjut seiring dengan peningkatan biaya operasional yang digunakan untuk meningkatkan penetrasi pasar ROTI di Filipina. Meski demikian, dengan posisi neraca yang mencatatkan net cash position, minimnya beban keuangan akan menjadi katalis positif untuk menopang kinerja bottom line dari ROTI. Sejalan dengan hal ini, kami memperkirakan marjin laba bersih akan meningkat ke 6%-7% untuk tahun 2019 dan 2020, sedangkan laba bersih sendiri dapat bertumbuh sebesar 27,1% di 2019.
Memperluas jangkauan ke arah timur Indonesia. Sejalan dengan perkembangan bisnisnya, ROTI turut memperluas coverage area penjualan dengan memperkuat saluran distribusi general trade. Sejalan dengan hal ini, kami memperkirakan kedepannya biaya transportasi akan meningkat di kisaran 15%-20% YoY untuk tahun 2019 dan 2020. Selain itu, ROTI juga berencana untuk meningkatkan kapasitas produksi dan menambah lini produksi baru untuk produk baru yaitu Boti dengan membangun pabrik baru di Gresik dan Balikpapan, serta menambah pabrik di Palembang (Palembang extension) di tahun 2019. Manajemen memperkirakan dengan penambahan 3 pabrik baru ini, kapasitas produksi akan meningkat dari 4,5 juta roti per hari menjadi 5 juta roti per hari. Untuk pembangunan pabrik baru tersebut manajemen menganggarkan capex sebesar Rp600 miliar. Untuk tahun 2020 sendiri, ROTI berencana membangun 2 pabrik baru di Lampung dan Kendal. Dengan demikian kami memperkirakan capex untuk tahun 2019 dan 2020 akan cukup tinggi di kisaran Rp600 miliar.
Net cash position mendukung pembiayaan capex. Meskipun ROTI akan berada pada high capex cycle untuk 2019 dan 2020, kami memperkirakan hal ini tidak memberikan dampak negatif terhadap neraca ROTI seiring dengan posisi net cash. Sebagai informasi, pada tahun 2018 ROTI memiliki kas dan setara kas mencpaai Rp1,3 triliun dan mampu menghasilkan arus kas operasi yang positif sebesar Rp242 miliar. Sehingga ekspansi di 2019 dan 2020 akan mampu dibiayai seluruhnya dengan menggunakan kas internal perusahaan.
Mempertahankan rekomendasi HOLD, dengan menaikkan target harga ke Rp1.350. Berdasarkan kinerja yang positif di 1Q19, kami merevisi naik pendapatan - laba bersih di 2019 masing-masing sebesar 2,4% dan 10,3% didukung oleh, 1) penurunan yang signifikan dari sales return ratio yang mampu menopang pertumbuhan penjualan bersih, 2) mampu mempertahankan net cash position yang turut menunjang kinerja bottom line dan pembiayaan ekspansi, dan 3) market share yang tinggi di industri roti produksi masal. Dengan demikian, kami mempertahankan rekomendasi HOLD untuk ROTI dan menaikkan target harga menjadi Rp1.350 (implied PE 37,6x di 2019). Saat ini ROTI diperdagangkan pada PE 36,2x di 2019.

Best Regards,
Panin Sekuritas

Analisa Saham JSMR dan MAPI

Analisa Saham JSMR dan MAPI

JSMR Weekly : Acc. Buy. Diperkirakan koreksi harga saham ini mulai terbatas. Terlihat dari hasil optimasi, potensi kenaikkan lebih lanjut akan terbuka dengan perkiraan resistance terdekat di 5,375 sebelum lanjut ke 5,575. Support saat ini di 5,000


MAPI Weekly : Acc. Buy. Diperkirakan koreksi harga saham ini juga mulai terbatas dengan kecenderungan menguat. Dari hasil optimasi terlihat indikator teknikan secara umum sudah berada di oversold area, 810 sebagai support terdekat dan 890 sebagai resistance terdekat. JIka mampu bertahan minimal di 970 diperkirakan kenaikkan akan belanjut dengan target resistance berikutny di 970.


by Tasrul Tanar

Analisa Saham MNCN, WIKA dan WSBP

Analisa Saham MNCN, WIKA dan WSBP


MNCN (Buy) : Target kenaikan harga pada level 940 kemudian 960 dengan support di level 900, cut loss jika break 880.

WIKA (Buy) : Target kenaikan harga pada level 2.060 kemudian 2.190 dengan support di level 1.800, cut loss jika break 1.670.

WSBP (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 362 dengan resist di level 370 kemudian 374.

Full report bisa diakses di : ipot

Update Harga Penting Saham | 21 Mei 2019


Stocks slide as Huawei fallout drags down Qualcomm, other tech shares

Stocks fell on Monday as the intensifying fallout from a U.S. crackdown on Chinese telecom giant Huawei pressured the technology sector.

Dow.....25680     -84.1        -0.33%
Nasdaq..7702    -113.9      -1.46%
S&P 500.2840    -19.3        -0.67%

FTSE.......7311    -37.7         -0.51%
Dax........12041   -197.7       -1.61%
CAC........5359    -79.6          -1.46%

Nikkei....21302    +51.6       +0.24%
HSI.........27788    -158.9     -0.57%
Shanghai.2871    -11.7        -0.41%
ST Times.3206    closed     +0%

Indo10Yr..8.2667     +0.0311  +0.38%
INDOBex248.2413   -0.3852   -0.15%
US10Yr....2.4160      +0.0230  +0.96%
VIX............16.31       +0.35       +2.19%

USDIndx .....97.9340  -0.0610   -0.06%
Como Indx..181.70    +0.71       +0.39%
(Core Commodity CRB)
DJUSCL.......49.18      +0.12       +0.24%
(Dow Jones US Coal Index)

IndoCDS.....106.45     +1.500    +1.43%   
(5-yr INOCD5) 

IDR........14455.00   +5.00          +0.03%
Jisdor....14469         +9.00          +0.06%
IDR Fut..14455.00    +5.00          +0.03%

Euro.........1.1158    -0.0014     -0.13%


TLKM...24.87        +0.55          +2.26%
(3598)
EIDO.....22.71        +0.35          +1.57%
EEM......40.12        -0.17           -0.42%

Oil...........63.28          +0.52       +0.83%
Gold ......1277.40      +1.70       +0.13%
Timah.....19445.00    -15.00     -0.08%
Nickel.....11987.50    -17.50     -0.15%

Coal price     83.85   -0.20       -0.24%
(May/Newcastle)
Coal price     82.15   -1.65       -2.01%
(Jun/Newcastle)
Coal price     58.30   -0.10       -0.17%
(May/Rotterdam)
Coal price     57.60   -1.30       -2.21%
(Jun/ Rotterdam)

CPO(Agt)    2096       closed     +0%
(Source: bursamalaysia.com)             
Corn...........389.00    +5.75       +1.50%
SoybeanOil 27.50      +0.28       +1.03%
Wheat........478.25     +13.25     +2.85%

Rubber.......190.50      -1.90         -0.99%
(Tokyo)JPY/kg
 
Pulp(BHKP)     -           -                -

(DE/ls 21-05-19)