Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei 21, 2019

Saham BBTN | BTN BERI SINYAL KELANJUTAN KERJA SAMA DENGAN CLS

IQPlus, (21/05) - PT Bank Tabungan Negara (Persero) memberi sinyal bakal menlanjutkan kerja sama sponsor bersama tim bola basket BTN CLS Knights Indonesia yang baru saja menjuarai Liga Bola Basket ASEAN (ABL) 2018-2019.

Hal itu disiratkan oleh Kepala Divisi Layanan dan Pembiayaan Ritel BTN, Ferry Sipahutar, saat menggelar acara perayaan keberhasilan CLS menjuarai ABL di Menara BTN, Jakarta, Senin.

"Semoga selepas acara ini, hubungan bisnis masih terus berlanjut," kata Ferry.

Ferry mengaku masih ingin menikmati euforia keberhasilan CLS menjadi juara ABL 2018/2019 setelah menundukkan Singapore Slingers 3-2 dalam rangkaian final.

"Untuk saat ini kita masih menikmati euforia dulu. Tapi, kalau untuk kemajuan olahraga Indonesia kita akan tetap siap mendukung," ujarnya menambahkan.

Managing Partner CLS Christoper Tanuwidjaja mengaku kerja sama dengan BTN bak sesuatu yang membawa keberuntungan bagi timnya, mengingat pada awal Januari silam ketika kesepakatan tercapai CLS …

Saham BJTM | BANK JATIM BIDIK POTENSI OJEK DARING

IQPlus, (21/05) - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) membidik potensi ojek dalam jaringan (jaring/online) melaui kerja sama dengan salah satu perusahaan fintech PT Solusi Transportasi Indonesia atau yang lebih dikenal dengan Grab.

Direktur Keuangan Bank Jatim, Ferdian Timur Satyagraha di Surabaya, Senin mengatakan beberapa potensi bisnis yang dapat digali dengan kerja sama ini antara lain Co Branding kartu ATM Bank Jatim yang bisa digunakan sebagai kartu anggota mitra pengemudi Grab.

Selain itu, kata dia, nantinya akan ada sinkronisasi menu payment Bank Jatim pada aplikasi Grab sehingga e-channel Bank Jatim dapat dimanfaatkan oleh para mitra Grab.

"Ke depannya kami dan Grab juga akan berkolaborasi dalam program 'society service' serta potensi bisnis lainnya yang dapat mempermudah masyarakat khususnya para mitra Grab," katanya dalam keterangan pers.

Keuntungan lainnya yang dapat diperoleh Bank Jatim dengan adanya kerja sama ini adalah potensi peni…

Saham ANTM | JUAL EMAS 6.354 KG, ANTAM KANTONGIN Rp3,94 TRILIUN

IQPlus, (21/05) -  PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mencatatkan penjualan emas pada kuartal I-2019 sebanyak 6.354 kg. Sebanyak 3.000 kg di antaranya merupakan penjualan ekspor dengan destinasi utama Singapura, sisanya sebanyak 3.354 kg lagi dijual dalam negeri.

Direktur Utama Antam, Arie Prabowo Arietedjo menjelaskan bahwa komoditas emas masih menjadi andalan pihaknya untuk mendulang keuntungan perusahaan.

"Komoditas emas merupakan komponen terbesar pendapatan perusahaan, berkontribusi sebesar Rp 3,94 triliun atau sebesar 63% dari total penjualan bersih di kuartal I," kata Arie di Restoran Patio, Jakarta, Senin.

"Total penjualan total Antam sendiri mencapai Rp 6,22 triliun di kuartal I-2019," tambahnya.

Antam juga mencatatkan volume produksi emas sebesar 470 kg selama kuartal I. Produksi disumbang oleh tambang Pongkor dan Cibaliung.

"Volume produksi emas dari tambang Pongkor dan Cibaliung sebesar 470 kg," kata Arie.

Untuk target komoditas emas sendiri, Antam…

Saham MTLA | METROPOLITAN LAND BAGI DIVIDEN Rp9,40 PER LEMBAR

IQPlus, (21/05) -  PT Metropolitan Land Tbk (MTLA) akan membagikan dividen tunai kepada para pemegang sahamnya sebesar Rp9,40 per lembar saham pada 20 Juni 2019.

Menurut keterangan perseroan Selasa disebutkan, cum dan ex dividen di pasar reguler/negosiasi pada 27 Mei 2019 dan 28 Mei 2019 sedangkan di pasar tunai pada 29 Mei 2019 dan 31 Mei 2019 dengan DPS hingga 29 Mei 2019.

Pembagian dividen tersebut berdasarkan hasil keputusan RUPS Tahunan pada 17 Mei 2019 lalu dimana disetujui penggunaan laba bersih Rp71,95 miliar atau 15% dari laba bersih untuk dividen tunai dan Rp2 miliar untuk dana cadangan serta sisanya sebagai laba ditahan. (end)

Saham TBIG | TOWER BERSAMA CATAT PENDAPATAN Rp1,13 TRILIUN HINGGA MARET 2019

IQPlus, (21/05) -  PT  Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) pendapatan sebesar Rp1,13 triliun hingga periode 31 Maret 2019 naik tipis dari pendapatan Rp1,04 triliun di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Selasa menyebutkan, beban pokok meningkat menjadi Rp214,57 miliar dari Rp187,86 miliar dan laba kotor naik menjadi Rp916,52 miliar dari laba kotor Rp848,47 miliar tahun sebelumnya.

Laba dari operasi tercatat sebesar Rp811,15 miliar meningkat dari laba operasi Rp760,34 miliar tahun sebelumnya. Beban lain-lain bersih turun menjadi Rp507,91 miliar dari beban lain-lain bersih Rp520,10 miliar.

Laba sebelum pajak penghasilan naik menjadi Rp303,25 miliar dari laba sebelum pajak penghasilan Rp240,24 miliar tahun sebelumnya. Laba bersih yang diatribusikan ke pemilik entitas induk mencapai Rp218,06 miliar turun dari laba Rp233,61 miliar tahun sebelumnya karena kenaikan beban pajak penghasilan.

Sedangkan total aset perseroan mencapai Rp29,13 triliun hingga periode 31 Ma…

Rekomendasi Saham Teman Trader | 21 Mei 2019

Rekomendasi Saham Teman Trader | 21 Mei 2019
Penetapan hasil Pilpres oleh KPU semalam mengakhiri polemik perhitungan Pemilu Presiden dengan keunggulan Jokowi 55% terhadap Prabowo 45%. Bawaslu juga menolak laporan kecurangan karena pihak yang kalah tidak bisa mengajukan bukti bukti yang valid hanya berupa kutipan dari berita online saja.

Pengumuman semalam yang lebih cepat dari jadwal tanggal 22 Mei 2019 diharapkan bisa memberikan kepastian atas klaim dari beberapa pihak sebagai pemenang dan memberikan jaminan lanjutan pemerintahan 2019-2024. Selain itu KPU juga mengesahkan hasil Pileg dengan kemenangan 3 besar pada PDIP, Gerindra dan Golkar yang merupakan wakil dari  Koalisi Pemerintah dan Oposisi.

Hari ini index masih perlu diuji dengan break area resisten mini 5936 untuk memastikan technical rebound kemarin yang masuk kembali ke area lower bollingernya. Setelah area itu break dan bergerak ke atas maka tantangan berikutnya adalah index harus memiliki support baru jangka pendek di le…

Global Market | 21 Mei 2019

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market (May 21, 2019)
Investment Information Team
(angga.choirunnisa@miraeasset.co.id)

U.S
Wall St. tergelincir akibat kejatuhan Huawei membebani saham teknologi

Saham-saham AS turun pada hari Senin karena adanya pembatasan Gedung Putih pada pembuat peralatan telekomunikasi China Huawei Technologies Co Ltd sehingga membebani sektor teknologi dan meningkatkan kekhawatiran bahwa langkah tersebut akan semakin mengobarkan ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan China.

Dow Jones turun 84,1 poin atau 0,33% menjadi 25.679,9. S&P 500 kehilangan 19,3 poin atau 0,67% menjadi 2.840,23. Nasdaq turun 113,91 poin atau 1,46% menjadi 7.702,38.

Sejak Gedung Putih menambahkan Huawei ke daftar hitam perdagangan pekan lalu, beberapa perusahaan telah menangguhkan bisnis dengan pembuat peralatan telekomunikasi terbesar di dunia. Google Alphabet Inc telah pindah dan berhenti memberikan akses kepada Huawei ke aplikasi dan layanan eksklusifnya, menurut lap…

Analisa Saham ICBP, INTP dan WSKT

Analisa Saham ICBP, INTP dan WSKT
PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP),  Daily (Rp9.375) (RoE: 21,18%; PER: 20,24x; EPS: 457,12; PBV: 4,27x; Beta: 0,88). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat pola bullish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp9.100-9.400, dengan target harga di level Rp9.550. Support: Rp9.050.

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP),  Daily (Rp18.075) (RoE: 6,64%; PER: 42,35x; EPS: 429,12; PBV: 2,80x; Beta: 1,7). Terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp17.300-18.100, dengan target harga secara bertahap di level Rp18.450, 18.825 dan 19.375. Support: Rp17.300 dan 17.000.

PT Waskita Karya Tbk (WSKT),  Daily (Rp1.665) (RoE: 8,48%; PER: 8,17x; EPS: 210,64; PBV: 0,77x; Beta: 1,7). Terlihat pola bullish dragonfly doji candle yang mengindikasikan adanya…

Analisa Saham BBRI, ERAA dan GGRM

Analisa Saham BBRI, ERAA dan GGRM
PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI),  Daily (Rp3.750) (RoE: 16,24%; PER: 14,13x; EPS: 267,48; PBV: 2,30x; Beta: 1,62). Terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stumulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp3.660-3.760, dengan target harga secara bertahap di level Rp3.840, 3.880 dan 3.910. Support: Rp3.650 dan 3.600.
PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA),  Daily (Rp1.020) (RoE: 3,85%; PER: 17,56x; EPS: 59,24; PBV: 0,67x; Beta: 1,07). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp1.000-1.030, dengan target harga secara bertahap di level Rp1.080 dan 1.100. Support: Rp990.
PT Gudang Garam Tbk (GGRM),  Daily (Rp79.000) (RoE: 17,26%; PER: 19,56x; EPS: 4100,96; PBV: 3,42x; Beta: 0,67). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah b…

Analisa Saham BBRI dan TLKM

Analisa Saham BBRI dan TLKM BBRI BBRI weekly chart : sekarang telah sampai pada Fibonacci retracement 50%, yang mana biasanya merupakan spot untuk technical rebound, paling dekat ke Resistance MA20 / 4000. Namun harap disadari bahwa ini masih sangat speculative, waspada jika Support 3780 langsung jebol maka more likely akan menjemput next Support yaitu MA50 & FR61.8 di angka 3600.

Rekomendasi
Buy / Buy On Weakness
Entry Level: 3790 / 3600
Target: 4000
Stoploss : 3770 / 3500


TLKM  TLKM weekly chart : hampir mencapai tarikan garis Support jangka panjang di angka 3450. Jika terjadi technical rebound dalam waktu dekat, Resistance terdekat adalah MA50 / 3750.  Namun level ini masih ditembus juga maka next support adalah area previous Low 3300-3250.

Rekomendasi
Buy On Weakness
Entry Level: 3450 / 3300-3250
Target: 3750
Stoploss: 3400 /  3200


by Henan Putihrai

Analisa Saham ROTI: On a turning point

ROTI: On a turning point
ROTI mencatatkan kinerja yang solid di 1Q19 dimana pendapatan bersih bertumbuh sebesar 20,1% YoY (1Q19: Rp792 miliar), inline dengan estimasi (PANS: 25,5%; Cons: 25,0%) didukung oleh perbaikan dari sales return ratio yang turun ke kisaran 13,5% di 1Q19 (1Q18: 25,8%). Kedepannya kami memperkirakan kinerja perusahaan akan bertumbuh solid didukung penurunan sales return ratio dan ekspansi jangkauan area penjualan, serta peningkatan kapasitas produksi yang didukung oleh perbaikan Berdasarkan kinerja yang positif di 1Q19, kami merevisi naik pendapatan - laba bersih di 2019 masing-masing sebesar 2,4% dan 10,3% didukung oleh, 1) penurunan yang signifikan dari sales return ratio yang mampu menopang pertumbuhan penjualan bersih, 2) mampu mempertahankan net cash position yang turut menunjang kinerja bottom line dan pembiayaan ekspansi, dan 3) market share yang tinggi di industri roti produksi masal. Dengan demikian, kami mempertahankan rekomendasi HOLD untuk ROTI dan m…

Analisa Saham JSMR dan MAPI

Analisa Saham JSMR dan MAPI JSMR Weekly : Acc. Buy. Diperkirakan koreksi harga saham ini mulai terbatas. Terlihat dari hasil optimasi, potensi kenaikkan lebih lanjut akan terbuka dengan perkiraan resistance terdekat di 5,375 sebelum lanjut ke 5,575. Support saat ini di 5,000


MAPI Weekly : Acc. Buy. Diperkirakan koreksi harga saham ini juga mulai terbatas dengan kecenderungan menguat. Dari hasil optimasi terlihat indikator teknikan secara umum sudah berada di oversold area, 810 sebagai support terdekat dan 890 sebagai resistance terdekat. JIka mampu bertahan minimal di 970 diperkirakan kenaikkan akan belanjut dengan target resistance berikutny di 970.


by Tasrul Tanar

Analisa Saham MNCN, WIKA dan WSBP

Analisa Saham MNCN, WIKA dan WSBP
MNCN (Buy) : Target kenaikan harga pada level 940 kemudian 960 dengan support di level 900, cut loss jika break 880.

WIKA (Buy) : Target kenaikan harga pada level 2.060 kemudian 2.190 dengan support di level 1.800, cut loss jika break 1.670.

WSBP (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 362 dengan resist di level 370 kemudian 374.

Full report bisa diakses di : ipot

Update Harga Penting Saham | 21 Mei 2019

Stocks slide as Huawei fallout drags down Qualcomm, other tech shares

Stocks fell on Monday as the intensifying fallout from a U.S. crackdown on Chinese telecom giant Huawei pressured the technology sector.

Dow.....25680     -84.1        -0.33%
Nasdaq..7702    -113.9      -1.46%
S&P 500.2840    -19.3        -0.67%

FTSE.......7311    -37.7         -0.51%
Dax........12041   -197.7       -1.61%
CAC........5359    -79.6          -1.46%

Nikkei....21302    +51.6       +0.24%
HSI.........27788    -158.9     -0.57%
Shanghai.2871    -11.7        -0.41%
ST Times.3206    closed     +0%

Indo10Yr..8.2667     +0.0311  +0.38%
INDOBex248.2413   -0.3852   -0.15%
US10Yr....2.4160      +0.0230  +0.96%
VIX............16.31       +0.35       +2.19%

USDIndx .....97.9340  -0.0610   -0.06%
Como Indx..181.70    +0.71       +0.39%
(Core Commodity CRB)
DJUSCL.......49.18      +0.12       +0.24%
(Dow Jones US Coal Index)

IndoCDS.....106.45     +1.500    +1.43%   
(5-yr INOCD5) 

IDR........14455.00   +5.00  …

Saham Online di Facebook