Kisah Pendiri Cisco, Jatuh Bangun Kembangkan Raksasa Telko Global





Cisco merupakan salah satu brand paling populer di dunia. Forbes menempatkannya di posisi 15 world's most valuable brand tahun 2019.

Namun, di balik kejayaan tersebut ternyata terselip kisah kelam yang mewarnai sejarah Cisco System.

Kisahnya tak jauh berbeda dari kisah Silicon Valley klasik tentang perebutan kekuasaan yang pada akhirnya menggulingkan pendirinya sendiri. Seperti yang terjadi pada Steve Jobs atau pada pendiri Facebook yang kemudian diabadikan dalam film berjudul The Social Network.

Cisco saat didirikan merupakan hasil karya sepasang suami-istri bernama Len Bosack dan Sandy Lerner. Keduanya saat itu masih bekerja sebagai pegawai bagian komputer di Stanford University.

Saat keduanya bekerja di sana, keduanya sadar bahwa mereka punya gagasan untuk mendirikan suatu usaha. Kebetulan, saat bekerja, keduanya kerap dihadapkan oleh keterbatasan jaringan komputer yang mereka tangani.

Mereka saat itu memiliki begitu banyak tugas yang membutuhkan bantuan komunikasi antarjaringan komputer dengan cepat. Namun, masing-masing jaringan komputer pada waktu itu punya protokolnya sendiri (seperangkat instruksi-semacam bahasa komputer).

Akhirnya, ide menciptakan sebuah mesin yang dapat menerima perintah dari semua jaringan dan mengirimkannya ke semua jaringan yang lain dari protokol jaringan berbeda pun tercetus.

Keduanya lalu keluar dari dunia kampus dan mengajak sekelompok besar insinyur dan programmer pandai untuk bergabung dalam perusahaan mereka yang dinamai Cisco Systems. Lalu, mesin Cisco yang mereka ciptakan bersama disebut sebagai mesin multiprotocol router.

Cisco menjual router pertamanya tersebut pada tahun 1986 dan pada akhir tahun 1987. Dari hasil penjualannya, perusahaan itu pada awalnya hanya mampu meraup pendapatan sekitar US$ 1,5 juta.

Lambat laun, untuk berkembang mereka membutuhkan lebih banyak dana. Akhirnya, Cisco membuat kesepakatan dengan kapitalis ventura terkenal Don Valentine dari Sequoia Capital. Sequoia Capital tercatat telah menginvestasikan dananya hingga US$ 2 juta pada awal mula bergabung dengan Cisco.

Dari sini lah, awal mula posisi kedua pendiri Cisco mulai goyah. Sebab tak lama dari suntikan dana itu masuk, Cisco akhirnya punya pimpinan baru.

Tepatnya, pada 1999, Valentine menunjuk nakhoda baru untuk Cisco. Dia adalah John Morgridge yang sebelumnya memang sudah lebih dulu menjalankan perusahaan komputer bernama GRiD.

Penunjukan Morgridge itu membawa dampak langsung terhadap konflik internal perusahaan itu. Lerner dan Morgridge digosipkan kerap tak akrab sejak awal kerja samanya.

Cekcok antara keduanya semakin kentara saat Lerner diundang untuk wawancara di sebuah stasiun TV ternama di sana. Saat itu, Lerner blak-blakan menyebut Morgridge sering menyalahkan dirinya atas semua permasalahan yang ada di tubuh perusahaan itu.

Di sisi lain, Morgridge berpendapat kedua pendiri Cisco tersebut justru tak benar-benar paham atas strategi penjualan yang baik dan benar, sehingga berdampak buruk pada perkembangan perusahaan teknologi komputer itu.

Akhirnya, dewan memihak Morgridge dan menggulingkan kedua pendiri Cisco.

Lantas, keduanya pun langsung menjual dua pertiga saham mereka di Cisco dengan harga sekitar US$ 170 juta dolar. Tak lama setelahnya, Lerner dan Bosack memutuskan untuk bercerai.

Beberapa tahun kemudian, Lerner dikabarkan sukses dengan bisnis barunya. Ia terkenal sebagai pendiri perusahaan kosmetik ternama bernama Urban Decay.

Beruntungnya, tak lama dari peluncuran brand kosmetik itu, Urban Decay langsung dibeli oleh Moet-Hennessy Louis Vuitton yang otomatis membawa cuan besar buat Lerner.

Lerner juga memiliki pertanian organik dan kedai minuman di Virgina, dan dikenal sebagai pendiri Inisiatif Ilmu Pengetahuan Matematika di Universitas Shenandoah.

Di sisi lain, suaminya, Bosack memilih pensiun dini dan tinggal di negara bagian Pennsylvania.

Meski sudah bercerai, keduanya dikabarkan tetap berteman dan keduanya masih mengelola yayasan amal bersama, yang fokus mendanai pendidikan, kesejahteraan hewan, dan lain sebagainya.et


sumber : detik.finance

Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Biaya Eksplisit: Pengertian, Contoh, dan Cara Hitungnya



Biaya eksplisit adalah salah satu biaya yang biasanya dibutuhkan dalam berbisnis. Sebagian besar dari Anda, mungkin baru mendengar mengenai jenis biaya ini. Biaya ini perlu dihitung karena berkaitan dengan profit yang bisnis Anda raih.

Anda yang berniat menjalankan bisnis, harus memahami biaya ini lebih jauh untuk mengetahui fungsinya. Ini dia penjelasan mengenai biayanya.


Apa itu Biaya Eksplisit?

Biaya eksplisit adalah jenis biaya yang sifatnya nyata, artinya keberadaannya bisa dilihat dari bukti transaksi yang tersedia. Untuk itulah jenis bisnis ini biasanya tercatat dengan baik di jurnal.


Pengertian lainnya dari biaya jenis eksplisit adalah biaya yang dikeluarkan oleh suatu usaha untuk kebutuhan operasionalnya.

Tanpa kehadiran biaya ini, Anda tidak akan mampu menjalankan operasional usaha dengan baik. Untuk itulah biaya ini termasuk dibutuhkan.

Perusahaan juga bersedia mengeluarkan biaya ini karena bisa mendatangkan pemasukan. Namun, pengeluaranya tetap dilakukan secara perhitungan untuk bisa menghasilkan pendapatan dan laba yang maksimal.


Apa Saja Contoh Biaya Eksplisit?

Contoh dari biaya jenis ini dibagi jadi 2. Ini penjelasannya.


Biaya tetap

1. Biaya tetap

Merupakan biaya yang dikeluarkan perusahaan yang nilainya dalam 1 tahun biasanya tidak berubah banyak. Hal itu pun membuat perhitungan jadi lebih mudah. Biaya ini juga rutin dikeluarkan oleh perusahaan untuk keperluan tertentu.

Contoh dari biaya tetap ini misalnya adalah biaya sewa bangunan perusahaan yang harus disetor setiap bulan. Biasanya jumlahnya akan sama dalam kurun waktu tertentu.

Apabila uang sewa mengalami kenaikan, nanti perusahaan akan melakukan penyesuaian dengan menyediakan biaya yang telah diperbarui.


2. Biaya variabel

Berbeda dengan biaya tetap, biaya variabel biasanya punya nominal yang naik-turun atau mudah berubah dalam kurun waktu 1 tahun. Untuk itulah pencatatannya pun harus sangat diperhatikan agar tidak terjadi kesalahan.

Pencatatan biaya variabel dilakukan dengan melihat setiap bukti transaksi yang masuk ke perusahaan.

Salah satu contoh dari biaya ini adalah biaya untuk distribusi pengiriman barang. Biaya ini biasanya tergantung pada jarak tempuh distribusi dan berapa banyak barang yang dibawa.

Ciri khas dari biaya variabel adalah biaya ini akan semakin bertambah nilainya ketika usaha Anda mengalami perkembangan ke arah yang lebih baik.


Contoh Nyata Biaya Eksplisit

Contoh biaya eksplisit yang bisa Anda temukan di sebuah usaha adalah sebagai berikut:

Biaya untuk bahan baku usaha

Biaya untuk menyewa tempat lokasi

Biaya untuk membayar tenaga kerja

Biaya untuk melakukan promosi

Biaya untuk mesin produksi

Biaya untuk peralatan sekali pakai

Biaya untuk membeli kendaraan untuk operasional usaha

Biaya untuk membayar pajak

Biaya untuk memelihara alat-alat produksi


Bagaimana Cara Menghitung Biaya Eksplisit?

Untuk menghitung biaya ini sebenarnya bergantung pada kebutuhan yang dimiliki perusahaan. Pertama, Anda perlu mencari tahu dulu apa saja kebutuhan operasional perusahaan. Lebih mudahnya adalah menggabungkan antara biaya variabel dan biaya tetap.

Supaya Anda lebih memahami bagaimana cara hitungnya, ini adalah contoh perhitungan untuk Anda pahami.

Anda punya bisnis laundry dengan pengeluaran seperti ini:

Biaya sewa lokasi: Rp2.500.000 per bulan

Biaya gaji tenaga kerja: Rp3.000.000 (untuk 5 pegawai)

Biaya air dan listrik: Rp600.000 per bulan

Biaya untuk iklan: Rp1.000.000

Biaya penyediaan alat: Rp3.000.000

Biaya untuk sabun dan pengharum: Rp500.000

Biaya lainnya: Rp500.000

Pencatatan sesuai jenis biaya bisa Anda lakukan pada jurnal. Di sini Anda tinggal melakukan perhitungan secara langsung. Rumus yang digunakan juga tidak rumit, Anda hanya berpaku pada biaya variabel yang ditambah dengan biaya tetap.

2.500.000 + (3.000.000 x 5) + 600.000 + 1.000.000 + 3.000.000 + 500.000 + 500.000 = 23.100.000.

Dari sini bisa disimpulkan bahwa bisnis laundry Anda setiap bulan harus mengeluarkan biaya jenis eksplisit sebesar Rp23.100.000.

Jumlah biaya ini bisa berbeda karena ada biaya variabel di dalamnya, jadi perlu dihitung secara rinci untuk mengetahui hasilnya dalam periode bulanan.

Mengapa Mengetahui Biaya Eksplisit itu Penting?

Biaya ini penting karena bisa menentukan hal-hal berikut ini.


Mengidentifikasi pengeluaran operasional perusahaan

Menjadi patokan untuk menargetkan laba

Menjadi patokan untuk menentukan harga jual

1. Mengidentifikasi pengeluaran operasional perusahaan

Biaya ini dapat menyajikan perhitungan total biaya pengeluaran perusahaan secara nyata dan bisa dipertanggungjawabkan. 

Ketika pengeluaran dirasa terlalu boros, maka perusahaan bisa melakukan pengurangan di salah satu jenis biaya yang paling banyak menghabiskan budget.


2. Menjadi patokan untuk menargetkan laba

Ketika memutuskan menjalankan usaha, Anda tentu ingin sekali memperoleh laba. Anda biasanya menetapkan laba yang ingin diraih dalam penjualan periode tertentu.

Target laba yang wajar bisa Anda lakukan dengan berpatokan pada biaya jenis eksplisit. Nilai biaya ini paling baik adalah lebih sedikit jika dibandingkan pendapatan yang diterima oleh perusahaan. Anda pun bisa mengusahakan penjualan lebih dinaikkan.


3. Menjadi patokan untuk menentukan harga jual

Biaya ini juga menjadi patokan untuk menentukan harga jual. Penetapan harga jual yang pas, bisa membuat Anda sukses dalam memperoleh laba yang telah ditargetkan sebelumnya.

Untuk itulah penentuan harga jual harus dilakukan penuh dengan perhitungan. Anda tidak boleh menetapkan harga jual yang terlalu rendah dibandingkan biaya jenis eksplisit. Tidak boleh juga terlalu tinggi karena pelanggan akan memilih produk yang harganya lebih miring.

Inilah yang membuat biaya ini tidak akan bisa dilepaskan dari segala kegiatan usaha Anda.


Perbedaan Biaya Eksplisit dan Biaya Implisi

Kedua biaya ini akan sering Anda temukan di dalam bisnis. Jika biaya yang satunya adalah biaya yang dikeluarkan perusahaan, sedangkan biaya implisit hadir karena penggunaan harta atau aset milik perusahaan. 

Namun, biaya implisit tidak mendatangkan pendapatan secara nyata, sehingga ketika tidak dicatat bukan menjadi masalah yang besar.

Biaya eksplisit bukti transaksinya jelas, sehingga mudah diidentifikasi. Lain halnya dengan biaya implisit yang sebenarnya ada, tapi tidak bisa dicatat.


Kesimpulan

Itu dia penjelasan mengenai biaya eksplisit yang punya peran penting dalam operasional usaha. Untuk itu, biaya akan ini terus disediakan oleh perusahaan, tapi dengan catatan harus dipakai seefisien mungkin.



sumber : modalrakyat

Saham Winner Nusantara (WINR) Naik 35% di Hari Pertama



[Saham WINR] Saham PT Winner Nusantara Jaya Tbk (WINR) bergerak di zona hijau pada hari pertama melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Harga saham WINR ditutup menguat Rp 35 atau naik 35% ke level Rp 135 di akhir perdagangan Senin (25/4).

Emiten yang bergerak di sektor properti & real estate ini melepas 1,5 miliar saham ke publik pada perhelatan initial public offering (IPO). Jumlah ini setara dengan 28,65% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Dengan harga penawaran Rp 100 per saham, WINR meraup dana IPO Rp 150 miliar.

Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova menilai dengan penggunaan dana hasil IPO yang mayoritas ditujukan untuk akuisisi lahan, WINR memiliki prospek yang menarik secara jangka panjang. Namun dalam jangka pendek, Ivan memberikan catatan.

Ivan melihat dalam jangka pendek ada potensi saham WINR terkoreksi terlebih dulu mengingat sektor properti secara umum belum menunjukkan arah penguatan yang signifikan. Terlebih, menjelang libur panjang Idul Fitri, pelaku pasar akan cenderung merealisasikan keuntungan alias profit taking terlebih dulu sebagai langkah antisipasi.

Setelah itu, sektor properti berpeluang menanjak kembali. "Secara umum sektor properti diperkirakan berpeluang mengawali tren penguatan secara teknikal, jika melihat koreksi yang terbentuk hampir menguji level bottom sebelumnya," kata Ivan kepada Kontan.co.id, Senin (25/4).

Analis Henan Putihrai Sekuritas Jono Syafei menambahkan, penjualan properti di segmen rumah tapak berpeluang mendapatkan katalis positif lebih besar di tengah suku bunga yang masih rendah serta relaksasi loan to value (LTV) dan insentif PPN ditanggung pemerintah yang masih ada.

Oleh sebab itu, pengembang properti yang menggarap rumah tapak memiliki prospek yang lebih menjanjikan. "Rumah tapak lebih diuntungkan karena proses pembangunan dan serah terima yang paling cepat dibandingkan jenis properti lain, oleh karena itu saat ini mayoritas developer menggenjot penjualan rumah tapaknya," ujar Jono.

Namun, Jono masih belum bisa berkomentar banyak mengenai rekomendasi saham WINR. Sementara itu, Ivan menyarankan agar pelaku pasar wait and see terlebih dulu. Menurut Ivan, ada baiknya dipertimbangkan kembali setelah libur Idul Fitri, sembari melihat pergerakan harga saham di sektor properti.

Sebagai informasi, selama masa penawaran umum tanggal 19–21 April 2022 saham WINR mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 64,2 kali dari nilai penjatahan terpusat. Adapun dana yang diperoleh sebesar Rp 150 miliar setelah dikurangi dengan biaya IPO, sebagian besar akan digunakan WINR untuk pembelian lahan. 

Direktur Utama Winner Nusantara Jaya, Yusmen Liu, membeberkan sekitar Rp 100 miliar akan digunakan untuk pembelian tanah seluas sekitar 10 hektar di wilayah kota Batam. Selanjutnya, sekitar Rp 30 miliar untuk pembelian tanah di wilayah Bogor seluas sekitar 7.000 meter persegi.

Selain menambah lahan, Winner Nusantara akan menggunakan dana IPO untuk memperkuat struktur permodalan. "Seiring dengan pemulihan kondisi perekonomian di Indonesia serta membaiknya situasi pandemi covid-19, kami optimistis dapat mencapai target yang telah ditetapkan selama lima tahun ke depan," ujar Yusmen Liu dalam keterangan tertulis yang diterima Kontan.co.id, Senin (25/4).

Asal tahu saja, WINR memulai kegiatan usahanya dari proyek pengembangan dan jasa pemasaran dari kota Batam. Hingga saat ini WINR telah memasarkan lebih dari 15 proyek baik yang dimiliki sendiri maupun pihak ketiga. Mulai dari kawasan perumahan, pertokoan dan apartemen yang tersebar di 7 kota di Indonesia.


sumber : kontan

Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online

PERTAMINA HULU ENERGI TERAPKAN AKTIVITAS EKSPLORASI MASIF.



PT Pertamina Hulu Energi (PHE) sebagai Subholding Upstream Pertamina yang menaungi wilayah kerja hulu di Indonesia dan luar negeri, melakukan aktivitas eksplorasi secara masif agresif untuk menemukan sumber daya migas baru sebagai upaya mempertahankan produksi.

"Ada tiga strategi utama sebagai inisiatif dalam eksplorasi antara lain berupa aset WK eksisting dimana kontribusi eksplorasi dibutuhkan dalam mempertahankan dan meningkatkan produksi migas eksisting. Selanjutnya strategi new ventures dimana Subholding Upstream Pertamina mencari potensi eksplorasi yang baru. Terakhir, strategi partnership untuk sharing risk & cost serta technology & knowledge transfer melalui akselerasi proses kerjasama dan joint bidding domestic serta luar negeri,.. ujar Direktur Eksplorasi PHE Medy Kurniawan di Jakarta pada Senin.

Eksplorasi masif agresif juga telah ditunjukkan Subholding Upstream Pertamina dimana hingga Maret 2022 ini telah melakukan pemboran sebanyak dua sumur yaitu Sungai Gelam Timur-1 (SGET-1) dan Manpatu-1X yang menemukan sumber migas. Bahkan PHE juga sedang melakukan pemboran di Camelia-001, Sungai Rotan-1, BDA-2X, Wiela-001 di wilayah Sumatera dan Phoenix-1 di wilayah Kalimantan dengan rencana sepanjang 2022 akan dilakukan pemboran sumur eksplorasi sebanyak 29 sumur.

Selain itu PHE juga melakukan kegiatan new ventures di wilayah terbuka dalam pemenuhan Komitmen Kerja Pasti WK Jambi Merang (KKPJM). ..Kegiatan new ventures di wilayah terbuka ini bertujuan mendapatkan wilayah kerja eksplorasi baru untuk mencari potensi giant discovery,.. ujarnya melalui keterangan tertulis

Inisiasi partnership dengan NOC/IOC melalui Joint Study Agreement (JSA) yang difokuskan pada Area of Interest hasil dari KKPJM sementara ini yang sudah ditemukan tujuh area dari kegiatan 2D seismik sepanjang 32.215 km dan 5 regional studi G&G meliputi dari 123 cekungan yang tersebar di Indonesia. (end/ant)


sumber : IQPLUS

Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Ifishdeco (IFSH) Bakal Tebar Dividen Rp 23,93 per Saham, Ini Jadwal Pembagiannya

 


[Saham IFSH] PT Ifishdeco Tbk (IFSH) berencana melakukan pembagian dividen kepada pemegang saham. Emiten nikel ini akan membagikan dividen senilai Rp 23,93 per saham.

Pada perdagangan Senin (25/4), saham IFSH melemah 0,96% ke level Rp 1.030. Jika menggunakan asumsi harga terakhir, estimasi yield yang dihasilkan dividen IFSH sebesar 2,32%.


Berikut merupakan jadwal lengkap pembagian dividen IFSH:

  • Tanggal Cum Dividen di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi : 09 Mei 2022
  • Tanggal Ex Dividen di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi : 10 Mei 2022
  • Tanggal Cum Dividen di Pasar Tunai : 11 Mei 2022
  • Tanggal Ex Dividen di Pasar Tunai : 12 Mei 2022
  • Tanggal Daftar Pemegang Saham (DPS) yang berhak atas dividen tunai : 11 Mei 2022
  • Tanggal Pembayaran Dividen : 25 Mei 2022

Asal tahu, IFSH mencetak kinerja fantastis di sepanjang tahun 2021. Ifishdeco meraih penjualan bersih Rp 906,25 miliar, melonjak 129% dibandingkan tahun 2020 yang hanya Rp 396,57 miliar

Dengan lonjakan penjualan, IFSH berhasil mengantongi laba bersih sebesar Rp 159,07 miliar di sepanjang tahun lalu. Jumlah itu melesat lima kali lipat atau 577% secara tahunan. Sebagai perbandingan, laba bersih Ifishdeco hanya Rp 23,48 miliar di sepanjang 2020.


sumber :  KONTAN

Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Ini Jadwal Pembagian Dividen BTPN Syariah (BTPS)



[Saham BTPS] PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) akan membagikan dividen Rp 475,6 miliar kepada pemegang saham. Dividen ini setara dengan Rp 61,75 per saham.

Pembagian dividen ini setara dengan 32,46% dari laba BTPN Syariah tahun lalu yang sebesar Rp 1,46 triliun. Rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) BTPS pada Kamis (21/4) memutuskan akan mencatatkan laba sebesar Rp 969,38 miliar sebagai laba ditahan untuk membiayai kegiatan usaha BTPN Syariah. Sedangkan sebesar Rp 20 miliar dari laba tahun lalu disisihkan sebagai cadangan umum.

Berikut jadwal pembagian dividen BTPS berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (25/4):

  • Cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi: 9 Mei 2022
  • Ex dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi: 10 Mei 2022
  • Cum dividen di pasar tunai: 11 Mei 2022
  • Ex dividen di pasar tunai: 12 Mei 2022
  • Recording date: 11 Mei 2022
  • Pembayaran dividen: 20 Mei 2022

Dengan harga saham BTPS yang ada di Rp 3.230 per saham pada Senin (25/4), yield dividen BTPN Syariah sebesar 1,91%.


sumber : kontan

Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Ini Alasan BRI Optimistis Kinerja Tahun 2022 Cemerlang


[Saham BBRI]  PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) mencatatkan kinerja cemerlang pada kuartal I-2022. Laba bersih atau laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan terhadap entitas induk dari perbankan pelat merah ini mencapai Rp 12,16 triliun di periode tiga bulan pertama 2022..

Jumlah tersebut melonjjak 78,2% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu atawa secara year on year (yoy) yang sebesar Rp 6,82 triliun.

Dengan melihat perkembangan kinerja yang cukup menggembirakan di kuartal I, BRI optimis bisa menorehkan kinerja sepanjang tahun ini lebih baik dari kinerja sebelum pandemi Covid-19.

"Tahun ini, BRI optimis bisa mencatat kinerja melampaui kondisi sebelum pandemi diiringi," kata Sunarso Direktur Utama BRI dalam paparan kinerja kuartal I/2022 secara virtual, Senin (25/4).

Selain karena kinerja kuartal I yang cukup solid, optimisme itu juga didorong oleh manajemen resiko yang baik yang diterapkan BRI dalam menghadapi ketidakpastian global saat ini dan peningkatan rasio dana murah perseroan.

Bank berkode saham BBRI ini telah menetapkan target kredit tumbuh 9%-11% tahun ini. Sunarso menegaskan bahwa target itu masih optimis bisa dicapai BRI dengan kondisi kecukupan modal dan likuditas yang masih sangat baik.

bruBaca Juga: Bank BRI (BBRI) Raup Laba Bersih Rp 12,16 Triliun Kuartal I 2022, Tumbuh 78% yoy

Likuiditas BRI masih sangat longgar. Sunarso bilang, itu tercermin dari rasio kredit terhadap pendanaan atau loan to deposit ratio (LDR) perseroan secara bank only tercatat 86,9% per Maret 2022.

Sementara rasio kecukupan modal juga masih kuat ditandai dengan Capital Adequacy Ratio (CAR) BRI bank only mencapai 24,61%.

Rasio efisiensi BRI pada kuartal I 2022 juga semakin membaik. Beban operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) perseroan tercatat di level 69,34%, lebih rendah dari periode yang sama tahun lalu yakni berada di level 78,41%.

"Peningkatan efisiensi BRI tidak lepas dari transformasi digital yang dilakukan, membaiknya kredit bermasalah dan dan peningkatan biaya murah di BRI," kata Sunarso.

Di kuartal I, kredit BRI tumbuh sebesar 7,4% menjadi Rp 1.075,9 triliun. Itu tumbuh dari Rp 1.001,5 triliun dari kuartal I 2021, termasuk dengan memperhitungkan konsolidasi dengan Pegadaian dan Permodalan Nasional Madani (PNM) dalam pembentukan holding ultra mikro.

Adapun Dana Pihak Ketiga DPK BRI meningkat 7,4% YoY dari Rp 1.049 triliun ke Rp 1.126 triliun. Sedangkan DPK Bank only tumbuh 8,3% dari Rp 1.033 triliun jadi Rp 1.118,7 triliun.

Dana murah menjadi penopang utama pertumbuhan DPK BRI. CASA perseroan tumbuh 15,9% YoY. Jika dirinci giro tumbuh 30,86% dan tabungan naik 10,17%.

Porsi CASA terhadap total DPK BRI mencapai 63,63%, itu naik dari 58,9% pada kuartal I 2021.

"BRI akan terus mendukung peningkatan CASA untuk mencapai bisnis berkelanjutan, diantaranya melalui transaksi produk dan layanan di segmen wholesales, serta penguatan fitur dan transaksi keuangan lewat BRImo," pungkas Sunarso.


sumber : kontan

Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

PGN BERKOMITMEN TERUS TURUNKAN EMISI KARBON.


[Saham PGAS] Subholding Gas PT Pertamina (Persero), PT PGN Tbk, berkomitmen terus mengelola dan menurunkan emisi karbon atau efek Gas Rumah Kaca (GRK) melalui penurunan pemanfaatan energi, penurunan emisi karbon, dan pengelolaan limbah dalam kegiatan operasional perusahaan.

Secara keseluruhan, sebut Direktur Sales dan Operasi PGN Faris Aziz dalam keterangannya di Jakarta, Senin, upaya penghematan energi PGN berjalan cukup efektif yang terlihat dari jumlah pengurangan konsumsi energi selama 2020 mencapai 24.191,43 GJ dan pengurangan emisi 76.303,35 ton CO2eq pada 2020.

Laporan kinerja PGN yang terangkum dalam Laporan Keberlanjutan 2021 meraih Penghargaan Transparansi Emisi Korporasi 2022 (TEK 2022) dari Berita Satu Media Holding bersama Bumi Global Karbon Foundation.

PGN meraih gelar Green untuk kategori Emiten atas kontribusi mengelola dan menurunkan emisi karbon. Penghargaan diterima secara virtual oleh Group Head HSSE PGN Santiadji Gunawan, Jumat (22/4/2022).

"Sebagai Subholding Gas Pertamina, PGN menyadari peran penting perseroan dalam mendukung program pemerintah untuk mengurangi emisi karbon. Gas bumi juga merupakan energi fosil ramah lingkungan yang memiliki peran penting sebagai solusi energi di masa transisi energi saat ini," ujar Faris.

PGN juga telah melakukan pengelolaan limbah dengan cara mengurangi limbah dari sumbernya. Pada 2020 PGN menurunkan jumlah limbah B3 sebesar tiga persen yaitu 13,404532 ton, turun dibandingkan tahun sebelumnya 13,760261 ton.

Gelar Green dinilai berdasarkan pencapaian perhitungan dan penurunan emisi dengan tiga cakupan. Scope 1 meliputi emisi langsung seperti BBM, Scope 2 adalah emisi tidak langsung seperti listrik, dan Scope 3 meliputi emisi tidak langsung seperti logistik, perjalanan dinas udara, serta emisi pemasok

"Kami menyadari kegiatan operasional kami yang merupakan pemanfaatan sumber daya alam bersentuhan langsung dengan alam. Karenanya, kami berkomitmen untuk melestarikan lingkungan. Rencana strategis pengelolaan lingkungan hidup disusun dalam Peta Jalan Transformasi Lingkungan sebagai acuan dasar dalam pencapaian tujuan usaha," ujar Faris. (end/ant)


sumber : IQPLUS

Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Rekomendasi Saham MYOR, BBHI dan BRMS | 26 April 2022



INVESTASI KONTAN
26 APRIL 2022




Simak rekomendasi teknikal tiga saham pilihan dari sejumlah analis untuk diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia pada Selasa (26/4).


1. PT Mayora Indah Tbk (MYOR)

Candle terbentuk hammer yang mengindikasikan peluang rebound. Indikator stochastic golden cross. Indikator MACD histogram positif. Kemarin, MYOR ditutup menguat 3,16% ke Rp 1.630.

Rekomendasi: Buy

Support: Rp 1.620

Resistance: Rp 1.685

Dimas W.P. Pratama, NH Korindo Sekuritas Indonesia


2. PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI)

Menguji three white soldiers pattern. Indikator RSI menguat dan stochastic golden cross. Volume perdagangan BBHI meningkat. Namun, rawan profit taking jika gagal break 6.825

Rekomendasi: Buy

Support: Rp 6.350

Resistance: Rp 7.000

Achmad Yaki, BCA Sekuritas

 


3. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS)

Membentuk pola candle bullish engulfing. Volume transaksi ramai. BRMS berhasil menjauhi level support minor jangka menengah sekaligus suport MA50 di level 200. Terjadi golden cross pada indikator stochastic di areal oversold dengan band pada indikator bollinger band kian melebar. Indikasi BRMS sudah berada pada area jenuh jual di atas suport MA50 dan berpotensi mengalami teknikal rebound dengan potensi volatilitas yang tinggi. BRMS pada hari ini diproyeksikan bergerak menguat.

Rekomendasi: Buy

Support: Rp 206

Resistance: Rp 236

Hendri Widiantoro, Erdikha Elit Sekuritas


 Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Rekomendasi Saham MDKA, ARNA Dan ANTM oleh MIRAE ASSET | 26 April 2022



MIRAE ASSET SEKURITAS
26 APRIL 2022



IHSG Daily, 7,215.98 (-0.13%), consolidation. Trading range 7,191 – 7,256. Koreksi  indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan indikator W%R optimized cenderung tertahan. Pada periode weekly indikator MFI optimized dan indikator W%R optimized akan menguji support trend line. Daily support di 7,191 dan daily resistance di 7,256. Cut loss level di 7,120.

MDKA Daily, 5,200 (-1.89%) buy on weakness, trading range 5,050 – 5,350. Indikator MFI optimized,indikator RSI optimized dan indikator W%R optimized sudah berada di oversold area dengan kecenderungan menguat. Daily support di 5,050 dan daily resistance di 5,350. Cut loss level di 4,960.

ARNA Daily, 980 (+0.51%) buy on weakness, trading range 960 - 990. Koreksi indikator MFI optimized mulai terlihat, indikator RSI optimized dan indikator W%R optimized cenderung naik. Daily support di 960 dan daily resistance di 990. Cut loss level di 930.

ANTM Daily, 2,620 (-4.38%), buy on weakness, trading range 2,590 – 2,710. Indikator MFI Optimized , indikator RSI Optimized dan W%R Optmized sudah berada di oversold area. Perkiraan daily support di 2,590 dan daily resistance terdekat di 2,710. Cut loss level di 2,500.


Disclaimer

Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Rekomendasi Saham EXCL, BBRI, ADRO dan KLBF oleh MNC SEKURITAS | 26 April 2022



MNCS Daily Scope Wave 
26 April 2022


Pada perdagangan kemarin (25/4), IHSG ditutup terkoreksi 0,1% ke level 7,215, koreksi IHSG pun sempat menembus level supportnya di 7,146. Dengan tertembusnya level support, maka kami memperkirakan pergerakan IHSG sedang membentuk wave [iv] dengan rentang koreksi ke 7,020-7,100. Meskipun menguat, diperkirakan akan relatif terbatas untuk menguji 7,250 terlebih dahulu.

Support: 7,146, 7,084

Resistance: 7,300, 7,355


EXCL - Buy if Breakout

EXCL ditutup menguat 4,1% ke level 3,290 pada perdagangan kemarin (25/4). Kami memperkirakan, posisi EXCL saat ini sedang berada di awal wave (v) dari wave [c] dari wave B. Hal tersebut berarti, EXCL berpeluang melanjutkan penguatannya terlebih bila mampu break dari level resistancenya di 3,300.

Buy if Breakout: 3,300

Target Price: 3,370, 3,420

Stoploss: below 3,130


BBRI - Buy if Breakout

BBRI ditutup menguat 1,9% ke level 4,840 pada perdagangan kemarin (25/4), sempat terkoreksi ke 4,670 namun tertahan oleh MA20-nya. Kami memperkirakan, posisi BBRI saat ini sedang berada di awal wave [iii] dari wave 3, sehingga BBRI berpeluang melanjutkan penguatannya untuk menguji resistance 4,860.

Buy if Breakout: 4,860

Target Price: 4,920, 5,050

Stoploss: below 4,640


ADRO - Buy on Weakness

Kemarin (25/4), ADRO ditutup menguat ke level 3,210. Posisi ADRO saat ini kami perkirakan sedang membentuk wave (b) dari wave [v], sehingga ADRO masih berpotensi terkoreksi terlebih dahulu dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.

Buy on Weakness: 3,060-3,160

Target Price: 3,460, 3,660

Stoploss: below 2,900


KLBF - Buy on Weakness

KLBF ditutup menguat 1,9% ke level 1,605 pada perdagangan kemarin (25/4), namun penguatan KLBF tertahan oleh MA20. Posisi KLBF saat ini kami perkirakan sedang berada di awal wave 3 dari wave (C) pada label hitam, hal tersebut berarti KLBF berpeluang melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 1,580-1,605

Target Price: 1,670, 1,730

Stoploss: below 1,540


Disclaimer On

Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online

Rekomendasi Saham UNVR dan MYOR oleh HP FINANCIALS | 26 April 2022



HP FINANCIALS 
26 APRIL 2022



Saham MYOR

Overview

Trend : Sideways; Pattern : Parallel Channel (green). Potential : MYOR rebound dari lower channel disertai Volume cukup tinggi. Average Up best done di atas MA20 & 50, alias di atas 1685. TARGET upper channel & Resistance Trendline midterm (pink) terletak di sekitar 1765-1775 / 1815.

Rekomendasi

Buy, Entry Level: 1630-1590, Average Up >1685; Target : 1765-1775 / 1815; Stoplosss: 1560.


Saham UNVR

Overview

Trend : Downtrend – Sideways ; Pattern : Double Bottom. Potential : UNVR akan membuka jalan menuju TARGET 4200-4250 begitu Neckline 3750 dapat terlampaui (jangan lupakan angka bulat 4000 selaku Resistance psikologis).

Rekomendasi

Buy, Entry Level: 3690-3580; Average Up >3750; Target: 4000 / 4200-4250; Stoploss: 3500.


Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Rekomendasi Saham EXCL, ISAT, ACES dan ITMG oleh INDOPREMIER | 26 April 2022



INDOPREMIER
26 MARET 2022




IHSG

IHSG (7.175 – 7.255) : IHSG diprediksi akan bergerak menguat. Target kenaikan indeks pada level 7.255 kemudian 7.295 dengan support di level 7.175 kemudian 7.135.


Saham EXCL

EXCL (Buy) : Target kenaikan harga pada level 3.320 kemudian 3.350 dengan support di level 3.260 cut loss jika break 3.230.


Saham ISAT

ISAT (Buy) : Target kenaikan harga pada level 7.275 kemudian 7.375 dengan support di level 7.075 cut loss jika break 6.975.


Saham ACES

ACES (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 1.040 dengan resist di level 1.075 kemudian 1.100.


Saham ITMG

ITMG (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 26.500 dengan resist di level 27.250 kemudian 27.700.



Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Analisa Saham LINK | 26 April 2022


LINK membuat pola bullish double bottoms. Pola ini menandakan bahwa jika LINK berhasil menguat menembus resisten 4600 maka LINK akan membuka peluang kenaikan meunuju target pertama di 5400. Jika target 5400 terlampaui, terbuka peluang kenaikan lanjutan menuju 5800.

Rekomendasi: Trading buy kalau naik di atas 4600. Target pertama di 5400 dan target kedua di 5800.


sumber : doktermarket

Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Analisa Saham EMTK | 26 April 2022


EMTK berkonsolidasi sehat menguji area resisten 2890 dimana ini juga berdekatan dengan area all time high (box hijau). Jika mampu dilampaui dan bertahan diatasnya, terbuka peluang kenaikan yang lebih tinggi bagi EMTK menuju 3440 dengan minor target 3210. Harga yang sudah bergerak jauh diatas rangkaian moving average menunjukan saham ini berada dalam tren kenaikan jangka menengah – panjang. Kamu juga perlu hati-hati karena pergerakan saham ini sangat volatile sehingga sering false break.

Trading plan : Buy di range area 2750 – 2900. Jual jika sudah mencapai area-area target. Stoploss level 2700.


Disclaimer ON

sumber : galerisaham

Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online

Analisa Saham HMSP | 26 April 2022


Saham HMSP bergerak naik dan mencoba melewati area resistance level 940-945 (kotak merah). Indikator teknikal MACD mulai bergerak naik, dengan disertai volume transaksi yang meningkat diatas rata-rata, mengindikasikan saham ini cenderung mulai bergerak positif. Apabila mampu breakout dan bertahan diatas 945, maka HSMP berpeluang mengakhiri tren turun dan terbuka potensi bergerak naik menuju target dikisaran 995 hingga 1035.

Trading Plan : Buy jika breakout 945. Batasi resiko jika turun dan gagal bertahan di 890.


Disclaimer ON       

sumber : steptrader

Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online