Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli 15, 2019

Ini Pengertian Saham dan Jenisnya yang Dibuat Sesimpel Mungkin untuk Pemula

Berinvestasi sebaiknya sudah bagian dari gaya hidup. Lagi pula banyak kok instrument investasi. Bisa di emas, deposito, dan saham. Nah, kali ini yang dibahas adalah berinvestasi di saham.

Mungkin masih awam ya apa itu saham. Kesannya saham itu maiannya orang berduit. Padahal siapa pun bisa kok berinvesasi di saham. Asalkan tahu seluk-beluknya.
Memang, masih banyak yang bingung tentang pengertian saham dan jenisnya. Sekilas yang diketahui adalah saham itu bisa memberi keuntungan berlipat-lipat dan sebaliknya kerugian yang besar.
Sebelum lebih jauh, kenali dulu pengertian saham. Menurut Bursa Efek Indonesia (BEI), definisi saham itu tanda penyertaan modal dalam suatu perusahaan atau perseroan terbatas. Karena ikut tanamkan modal maka punya klaim atas pendapatan perusahaan, klaim atas asset perusahaan, dan berhak hadir dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
Bahasa sederhananya, saham itu semacam alat bukti kepemilikan atas sebuah perusahaan/badan usaha. Jadi, kalau punya saham maka men…

SSIA | Pesaing Berat Datang, Surya Semesta Tak Gentar Bersaing

(Baca juga: Perbedaan Merger dan Akuisisi)
KONTAN - JAKARTA. PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) segera mendapatkan pesaing baru di wilayah Subang, Jawa Barat. Tak tanggung-tanggung, pesaingnya adalah kongsi tiga BUMN. Namun mereka tak melihat pesaing baru tersebut sebagai ancaman bisnis.

Sebaliknya, Surya Semesta Internusa justru melihat peluang untuk bisa saling bersinergi menggarap kawasan Subang. "Keberadaan BUMN tersebut dapat mengokohkan keberadaan Subang sebagai the next industrial area," tutur Erlin Budiman, Head of Investor Relations PT Surya Semesta Internusa Tbk kepada KONTAN, Jumat (12/7).

Mengingatkan saja, pada awal Juli 2019, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk bersama dengan PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) alias RNI dan PT Perkebunan Nusantara (Persero) atawa PTPN, berkongsi membangun kawasan industri di Subang. Nilai investasi akumulasi untuk pengembangan selama 40-50 tahun mencapai Rp 2.700 triliun atau sekitar Rp 54 triliun per tahun.

Ketiga BUMN ak…

BBNI | PERINGKAT BANK BNI TETAP DI idAAA DENGAN OUTLOOK STABIL

(Baca juga: Pengertian Saham dan Penjelasannya)
IQPlus, (15/07) - Pefindo menegaskan peringkat idAAA atas PT Bank Negara Indonesia dan Obligasi Berkelanjutan I/2017 Tahap I. Pefindo juga menegaskan peringkat idAA atas MTN Subordinasi I/2018 senilai Rp100 miliar.

Menurut keterangan yang diperoleh Senin, peringkat MTN subordinasi berada dua tingkat lebih rendah dari peringkat perusahaan yang mencerminkan potensi terjadinya write-down atas efek tersebut jika bank berada pada kondisi non-viable, sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 11/POJK.03/2016 dengan outlook dari peringkat adalah stabil.

Peringkat tersebut mencerminkan tingkat kepentingan yang sangat besar bagi para pemegang saham pengendali, posisi usaha BNI yang sangat kuat, profil profitabilitas yang sangat baik didukung oleh komposisi pendanaan yang menguntungkan serta profil likuiditas yang sangat kuat.

Namun peringkat tersebut sebagian dibatasi oleh profil kualitas aset yang moderat. (end)

KIJA | Ini Daftar Pemegang Guaranteed Senior Anak Usaha Kawasan Industri Jababeka

(Baca juga: Perbedaan Stochastic Slow dan Fast)
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Mendadak surat utang Guaranteed Senior Notes Due 2023 yang diterbitkan Jababeka International B.V. (JIBV), anak usaha PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) menjadi perbincangan publik. Hal ini setelah Sekretaris Perusahaan KIJA, Tedjo Budianto Liman hari Minggu (7/7) lalu menyebut potensi default perusahaannya lantaran harus membeli kembali surat utang tersebut beserta bunganya karena telah terjadi acting in concert dan adanya perubahan pengendali KIJA.

Meski Soegiharto Direktur Utama baru KIJA yang terpilih lewat RUPS 26 Juni 2019 menggantikan Tedjo Budianto Liman telah menyatakan isu acting in concert dan adanya perubahan pengendalian tidak valid, namun hal ini tetap saja memancing rasa penasaran publik terhadap Guaranteed Senior Notes Due 2023. Hasil penelusuran KONTAN, mendapati nama-nama pengelola kekayaan bertaraf internasional, menjadi pembeli Guaranteed Senior Notes Due 2023 anak usaha KIJA.

Surat utang…

WSKT | TOL WASKITA KARYA DIMINATI INVESTOR LOKAL DAN ASING

(Baca juga: Memahami Indikator RSI)
IQPlus, (15/7) - PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT), perusahaan konstruksi sekaligus investor jalan tol, akan melakukan divestasi saham pada BUJT pemegang konsesi dua ruas tol tahun ini, termasuk tol Trans Jawa.

"Saat ini, ada beberapa calon investor dari dalam dan luar negeri yang menyatakan minatnya dan sedang kami jajaki," ungkap Director of Business Development & QSHE WSKT Fery Hendriyanto di Jakarta, Minggu (14/7).

WSKT berupaya mencari calon investor yang berniat membeli konsesi sebagian ruas tol secara permanen. Sebab, Grup WSKT tidak bermaksud menjadi operator tol, melainkan investor.

Saat ini, WSKT melalui anak usahanya, PT Waskita Toll Road (WTR), memiliki konsesi sepanjang 1.019 kilometer (km) dari 18 ruas tol di Pulau Jawa dan Sumatera. Total investasi 18 ruas tol tersebut mencapai Rp 152 triliun. Adapun porsi ekuitas WSKT sebesar Rp 22 triliun.

Dari 18 ruas tol tersebut, sebanyak 11 ruas di antaranya telah beroperasi, …

WSBP | DANA OBLIGASI BERKELANJUTAN WSBP TELAH CAIR

(Baca juga: Memahami Indikator MACD)
IQPlus, (14/7) - Dana Obligasi Berkelanjutan I Waskita Beton Precast Tahap I Tahun 2019 yang ditawarkan oleh PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) telah cair sebesar Rp 500 Miliar pada tanggal 5 Juli 2019. BEI telah melakukan pencatatan atas Obligasi tersebut pada tanggal 8 Juli 2019.

Jarot Subana, Direktur Utama PT Waskita Beton Precast Tbk menyatakan bahwa penerbitan obligasi ini adalah timing yang tepat bagi perusahaan. Momentum yang tepat ini didukung dengan adanya peningkatan peringkat Indonesia, dan banyaknya obligasi yang jatuh tempo sehingga menambah demand, serta dikombinasikan dengan posisi keuangan WSBP yang sehat dan atraktif.

"Penerbitan obligasi ini sesuai dengan kebutuhan investasi jangka menengah dan panjang perusahaan," ungkapnya.

Selain itu, obligasi menjadi alternatif pendanaan lain dari perbankan yang selama ini digunakan oleh perusahaan dan memiliki jatuh tempo yang lebih panjang.

Nantinya, sebesar 40% dari hasil pener…

Analisa Saham BSDE, WSKT dan TLKM

(Baca juga: Memahami OBV dalam Trading)
Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight
(Juli 15, 2019)
(tasrul@miraeasset.co.id)

IHSG Daily, 6,375.35(-0.58%), test resistance at 6,421, trading range 6,361 – 6,421. Indikator MFI optimized dan indikator W%R  optimized  akan menguji support trendline. Sementara pada periode weekly indikator MFI optimized  naik terbatas namun indikator RSI optimized  masih bergerak naik. Daily resistance terdekat di 6,421 dan support di 6,388. Cut loss level di 6,339.
.
BSDE Daily, 1,500 (+0.00%), trading buy, trading range 1,480 – 1,540 . indikator MFI optimized dan indikator W%R optimized masih cenderung naik. Daily support 1,480  dan resistance di 1,540. Cut loss level di 1,460.

WSKT Daily  , 2,040 (+1.49%), trading buy, trading range 2,000 – 2,060.  Indikator MFI optimized dan W%R optimized masih cenderung naik. Daily  support  di 2,000 sementara itu daily resistance  di 2,060. Cut loss level di 1,990.

TLKM Daily , 4,180 (-2.11%), buy on weakness,…

Analisa Saham ANTM, JPFA dan MAMI

Analisa Saham ANTM, JPFA dan MAMI
(Baca juga: Mengenal Indikator Stochastic Slow) ANTM ANTM berpotensi membentuk scallop pattern dan secara indikator price moving average menunjukkan trend yang positif.

Resistance terdekat saat ini berada di level 865 dengan support terdekat di level 830.

Jika perdagangan besok berhasil break resistance 865 berpotensi uji resistance selanjutnya di level 910 & 945.

JPFA Trade Buy. Secara indikator price moving average menunjukkan trend yang positif dengan membentuk golden cross.

Buy on weakness dengan Support terdekat saat ini berada di level 1,655 dan 1,600. Resistance terdekat saat ini berada di level 1,770 dan 1,845.

MAMI Trade Buy. Secara trend jangka pendek mami menunjukkan trend yang positif!

Jika berhasil break 95 berpotensi untuk uji resistance terdekat di level 108. Support terdekat saat ini berada di level 89 - 91. Valid trend lebih baik tunggu signal break terlebih dahulu.

by UBA Investment

Analisa Saham APLN dan WSKT

Analisa Saham APLN dan WSKT
(Baca juga: Mengenal Indikator Ichimoku) APLN Setelah menguat tajam, saham APLN berkonsolidasi membentuk pola bullish pennant dan berpeluang melanjutkan kenaikannya menguji area resisten di level 272 lagi. Apabila APLN mampu melewati resisten tersebut, maka terbuka ruang bagi saham ini untuk melanjutkan penguatannya menuju target di 328 dengan minor target 294. Indikator teknikal Stochastic telah golden cross lagi, sedangkan MACD bergerak mendatar, mengindikasikan bahwa saham ini sedang berkonsolidasi dalam jangka pendek pasca penguatannya.
Rekomendasi: Trading Buy. Batasi resiko jika kembali turun dan gagal bertahan di 224.

StepTrader

WSKT Secara teknikal saat ini WSKT bergerak naik membentuk higher high dengan menembus keatas resistance 2030. Indikator teknikal MACD kembali golden cross di area positif, mengindikasikan bahwa saham ini berpeluang bergerak positif melanjutkan penguatannya.  Selama mampu bertahan diatas level 2000, WSKT berpeluang bergerak n…

Rekomendasi Saham Indosurya Bersinar Sekuritas

Rekomendasi Saham Indosurya Bersinar Sekuritas
(Baca juga: Mengenal Indikator EMA)
Ipotnews - Rilis data neraca perdagangan Indonesia selama Juni 2019 akan menjadi sentimen positif bagi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ), sehingga laju indeks diperkirakan melanjutkan proses kenaikan jangka menengah dan panjang.
"Rilis data perekononian tentang neraca perdagangan yang akan dilansir hari ini tersinyalir masih menunjukkan kestabilan ekonomi dalam negeri," kata analis PT Indosurya Bersinar Sekuritas, William Suryawijaya, di Jakarta, Senin (15/7).
Perlu diketahui, hari ini Badan Pusat Statistik (BPS) akan mengumumkan perkembangan ekspor dan impor Indonesia Juni 2019, upah pekerja/buruh Juni 2019, profil kemiskinan Maret 2019 dan tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Maret 2019.
William menambahkan, sentimen positif terkait stabilitas perekonomian Indonesia akan mendorong IHSG untuk melanjutkan proses penguatan. "Hari ini IHSG berpotensi menguat," papar …

Analisa Saham GMFI, IMAS dan PGAS

Analisa Saham GMFI, IMAS dan PGAS
(Baca juga: Support dan Resistance Saham)
1. PT GMF AeroAsia Tbk (GMFI), Daily (Rp214) (RoE: 3,67%; PER: 35,20x; EPS: 6,08; PBV: 1,29x; Beta: N/A). Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA-10 dan MA-20 sehingga peluang terjadinya penguatan terbuka lebar. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp210-214, dengan target harga secara bertahap di level 218, 234, 250 dan 266. Support: Rp210 dan 202.
2. PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS), Daily (Rp2.580) (RoE: 23,08%; PER: 2,86x; EPS: 901,40; PBV: 0,65x; Beta: -0,76). Terlihat pola  bullish inverted hammer candle  yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp2.550-2.580, dengan target harga secara bertahap di level Rp2.620, 2.790, 2.960 dan 3.130. Support: Rp2.530 dan 2.450.
3. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), Daily (Rp2.060) (RoE: 7,79%; PER: 13,65x; EPS: 153,12; PBV: 1,06x; Beta: 1,9). Pergerakan harga…

Analisa Saham ADRO, GIAA dan GJTL

Analisa Saham ADRO, GIAA dan GJTL
(Baca juga: Indikator Pivot Points)
1. PT Adaro Energy Tbk (ADRO), Daily (Rp1.280) (RoE: 10,54%; PER: 6,76x; EPS: 211,32; PBV: 0,67x; Beta: 1,71). Pergerakan harga saham telah menguji garis MA-60 sehingga peluang terjadinya penguatan terbuka lebar. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp1.280-1.290, dengan target harga secara bertahap di level Rp1.315, 1.360, 1.460 dan 1.560. Support: Rp1.260 dan 1.235.
2. PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA), Daily (Rp410) (RoE: 3,19%; PER: 8,58x; EPS: 45,00; PBV: 0,27x; Beta: 0,64). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah  bollinger  dan terlihat pola  bullish dragonfly doji candle  yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp408-412, dengan target harga secara bertahap di level Rp420, 440 dan 460. Support: Rp400 dan 390.
3. PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL), Daily (Rp750) (RoE: 10,98%; PER: 3,78x; EPS: 193,08; PBV: 0,41x; Beta: 2,36). Terlihat  tweezer top candl…

Analisa Saham BSDE, APLN dan TLKM

Analisa Saham BSDE, APLN dan TLKM
(Baca juga: Mengenal Indikator ADX )
BSDE (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.515 kemudian 1.535 dengan support di level 1.480, cut loss jika break 1.465.
APLN (Buy) : Target kenaikan harga pada level 264 kemudian 276 dengan support di level 240, cut loss jika break 228.
TLKM (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 4.230 dengan resist di level 4.300 dan 4.330.

Full report bisa diakses di : ipot

Analisa Saham TLKM, WIKA, INDF dan BBNI

Analisa Saham TLKM, WIKA, INDF dan BBNI
(Baca juga: Mengenal Bollinger Bands)
1. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), dengan target  profit taking  di kisaran Rp4.450-4.550, memiliki dua arah masuk pembelian di level Rp4.170 dan 4.070, disarankan  cut-loss  pada posisi Rp3.970.
2. PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), dengan target  profit taking  di kisaran Rp2.670-2.770-2.870, memiliki dua arah masuk pembelian di level Rp2.320 dan Rp2.270, disarankan  cut-loss  pada posisi Rp2.220.
3. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), dengan target  profit taking  di kisaran Rp7.050-7.350-7.450, memiliki dua arah masuk pembelian di level Rp6.870 dan Rp6.650, disarankan  cut-loss  pada posisi Rp6.550.
4. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), dengan target  profit taking  di kisaran Rp9.650-10.650-11.650, memiliki dua arah masuk pembelian di level Rp9.125 dan Rp9.025, disarankan  cut-loss  pada posisi Rp8.925.

PT KGI Sekuritas Indonesia, Yuganur Wijanarko

Bandarmologi Saham BNLI, BRPT, AGII, PTPP dan WSKT

Bandarmologi Saham BNLI, BRPT, AGII, PTPP dan WSKT
(Baca juga: Indikator Terbaik untuk Trading Harian)
Monday (15/07/2019) New Early BIRD Technical & Bandarmology Prespectives (Dr Cand., Edwin Sebayang, CSA®., CIB®-MNC Sekuritas)

IDX Composite 6,320 - 6,413
SUMMARY: STRONG BUY

11 TECHNICAL INDICATORS:
RSI (14): BUY
STOCH (9,6): BUY
MACD(12,26): BUY
ATR (14): LESS VOLATILITY
ADX (14): BUY
CCI (14): BUY
HIGHS/LOW (14): NEUTRAL
VO: BUY
ROC: BUY
WILLIAMS R: NEUTRAL
BULLBEAR (13): BUY

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER  ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


STOCKS PICK:

BNLI 860 - 1,025
TECHNICAL INDICATORS: STRONG BUY

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION


BRPT 3,400 - 3,800
TECHNICAL INDICATORS: STRONG BUY

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


AGII 595 - 635
TECHNICAL…