google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Saham Online Indonesia Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret 30, 2020

PT Plaza Indonesia Realty Tbk Raih Pendapatan IDR 1,48 Trilyun per Desember 2019 | PLIN

IQPlus, (30/03) - PT Plaza Indonesia Realty Tbk (PLIN) meraih pendapatan sebesar Rp1,48 triliun hingga periode yang berakhir 31 Desember 2019 naik dari pendapatan Rp1,44 triliun di periode sama tahun sebelumnya. Laporan keuangan perseroa Senin menyebutkan, laba bruto diraih Rp1,05 triliun naik dari laba bruto Rp1,03 triliun tahun sebelumnya. Laba sebelum pajak naik menjadi Rp623,21 miliar dari laba sebelum pajak Rp441,94 miliar tahun sebelumnya. Laba yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk diraih Rp532,69 miliar dari laba Rp553,26 miliar di periode sama tahun sebelumnya. Sedangkan total aset perseroan mencapai Rp12,55 triliun hingga 31 Desember 2019 turun dari total aset Rp15,14 triliun hingga periode 31 Desember 2018. (end)

PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk Raih Laba Bersih USD 1,59 Juta | MBSS

IQPlus, (30/03) - PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS) berhasil meraih laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar US$1,59 juta hingga periode 31 Desember 2019 usai mencatat rugi bersih US$17,14 juta di periode sama tahun sebelumnya. Laporan keuangan perseroan Senin menyebutkan, pendapatan naik menjadi US$77,84 juta dari pendapatan US$75,38 juta dan beban langsung turun menjadi US$59,39 juta dari US$70,52 juta dari laba kotor naik menjadi US$18,45 juta dari laba kotor US$4,85 juta. Laba sebelum pajak diraih sebesar US$1,81 juta dari rugi sebelum pajak tahun sebelumnya yang diderita US$16,75 juta. Total aset perseroan mencapai US$218,14 juta hingga periode 31 Desember 2019 turun dari total aset US$239,71 juta hingga periode 31 Desember 2018. (end)

PT Panca Budi Idaman Tbk Raih Penjualan Bersih IDR 4,63 Trilyun | PBID

IQPlus, (30/03) - PT Panca Budi Idaman Tbk (PBID) meraih penjualan bersih Rp4,63 triliun hingga periode 31 Desember 2019 naik dari penjualan bersih Rp4,35 triliun di periode sama tahun sebelumnya. Laporan keuangan perseroan Senin menyebutkan, kenaikan beban pokok penjualan menjadi Rp4,03 triliun dari Rp3,73 triliun membuat laba bruto turun menjadi Rp601,92 miliar dari laba bruto Rp619,75 miliar. Laba usaha turun menjadi Rp308,77 miliar dari laba usaha turun menjadi Rp389,05 miliar. Laba Sebelum pajak penghasilan turun menjadi Rp297,82 miliar dari laba sebelum pajak penghasilan tahun sebelumnya yang Rp385,01 miliar. Laba tahun berjalan yang diatribusikan ke pemilik entitas induk turun jadi Rp222,90 miliar dari laba tahun sebelumnya yang Rp294,51 miliar. Sedangkan total aset perseroan hingga periode 31 Desember 2019 mencapai Rp2,34 triliun naik dari total aset Rp2,29 triliun hingga periode 31 Desember 2018. (end)

PT Jasa Armada Indonesia Tbk Alami Pertumbuhan Laba | IPCM

IQPlus, (30/03) - PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM atau Perseroan) mengumumkan laporan keuangan auditan untuk tahun buku 2019. IPCM berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 90 miliar tahun 2019, atau naik 24% dari Rp 73 miliar tahun 2018. Laba sebelum pajak mengalami peningkatan sebesar 9% menjadi Rp 132 miliar tahun 2019 dibandingkan Rp 121 miliar tahun lalu. Pendapatan IPCM sebesar Rp 682 miliar diperoleh dari jasa pelayanan kapal dengan kontribusi Penundaan Kapal (Tugging) sebesar Rp 604 miliar yang merupakan 89% dari pendapatan, serta jasa Pengelolaan Kapal sebesar Rp 56 miliar yang memberikan kontribusi sebesar 8%. Jasa Pemanduan (Pilotage) yang memberikan kontribusi 3% dari total pendapatan mengalami peningkatan signifikan sebesar 49% dari Rp 14 miliar di tahun 2018 menjadi Rp 20 miliar di tahun 2019. Pendapatan jasa pelayanan pemanduan dan penundaan di luar wilayah pelabuhan umum/PT Pelabuhan Indonesia II (Persero)/IPC yaitu di wilayah sektor Terminal Khusus (Tersus

PT Gihon Telekomunikasi Indonesia Tbk Raih Pendapatan IDR 115 Milyar per Desember 2019 | GHON

IQPlus, (30/03) - PT Gihon Telekomunikasi Indonesia Tbk (GHON) meraih pendapatan Rp115,94 miliar hingga periode 31 Desember 2019 naik dari pendapatan Rp108,70 miliar di periode sama tahun sebelumnya. Laporan keuangan perseroan Senin menyebutkan, laba kotor naik menjadi Rp93,38 miliar dari laba kotor Rp85,28 miliar tahun sebelumnya dan laba dari operasi naik menjadi Rp81,68 miliar dari laba Rp673,89 miliar tahun sebelumnya. Beban lain-lain bersih turun menjadi Rp8,50 miliar dari Rp12,98 miliar membuat laba sebelum pajak penghasilan naik jadi R73,18 miliar dari laba sebelum pajak penghasilan Rp60,91 miliar. Laba bersih yang diatribusikan ke pemilik entitas induk diraih Rp63,51 miliar naik dari laba bersih Rp49,42 miliar tahun sebelumnya. Total aset perseroan mencapai Rp740,43 miliar hingga periode 31 Desember 2019 naik tajam dari total aset Rp485,16 miliar hingga periode 31 Desember 2018. (end)

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Singapura Gencarkan Aplikasi MoRe | BBNI

IQPlus, (30/03) - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI Cabang Singapura menerapkan jarak aman antarnasabah minimal satu meter dan menggencarkan layanan pengiriman uang bagi nasabah melalui aplikasi MoRe menghindari penyebaran COVID-19. "Kami tetap beroperasi secara normal dengan menerapkan langkah pencegahan untuk melindungi nasabah dan karyawan," kata Deputi General Manager BNI Kantor Cabang Singapura Irwan Febryansyah dalam siaran pers di Jakarta, Sabtu. Menurut dia, bank BUMN cabang di negeri dengan ikon patung singa itu masih beroperasi dan melayani transaksi perbankan untuk semua nasabah. Untuk itu, pihaknya mengikuti arahan Kementerian Kesehatan Singapura dan Otoritas Jasa Keuangan Singapura dengan menerapkan langkah pencegahan tersebut di kantor cabang. Selain menerapkan jarak aman bagi nasabah yang antre, manajemen juga menerapkan langkah pencegahan dengan membatasi jumlah nasabah yang dapat memasuki area bank pada saat bersamaan. Kemud

Indosat Ooredoo Bagikan Bonus Karyawan Lebih Cepat | ISAT

IQPlus, (30/03) - President Director & CEO Indosat Ooredoo, Ahmad Al-Neama, kembali mengucapkan terima kasih sekaligus memberikan semangat kepada karyawannya yang telah mendukung perusahaan dan memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan di tengah makin merebaknya wabah virus corona. Manajemen Indosat juga mengumumkan segera memberikan bonus tahunan lebih awal sebesar total Rp318 miliar kepada seluruh karyawan, yang dapat digunakan untuk kesejahteraan karyawan dan keperluan kesehatan selama berlangsungnya krisis saat ini. Ucapan terima kasih sekaligus penyemangat tersebut terungkap dalam acara temu karyawan dengan CEO Ahmad Al-Neama dengan seluruh karyawan Indosat bertajuk, CEO Message : .We Are Together to Halt Covid-19, #StayHomeStayConnected.. Dalam status akun media sosial salah satu pegawai Indosat di Jakarta, Sabtu mengatakan virtual meeting tersebut digelar pada Jumat (27/3), yang intinya manajemen Indosat Ooredoo mengapresiasi kerja keras seluruh karyawan dan

PT Bukit Asam tbk Terima Alat Kesehatan dari China | PTBA

IQPlus, (30/03) -  PT Bukit Asam tbk menerima bantuan berupa alat-alat kesehatan untuk pencegahan penyebaran wabah COVID-19 dari China Huadian yang merupakan mitra kerja perusahaan. Proses penyerahan bantuan tersebut turut disaksikan oleh Menteri BUMN Erick Thohir yang dilangsungkan oleh Direktur Utama PT Bukit Asam Arviyan Arifin. Bantuan alat kesehatan dari China Huadian berupa 700 termometer elektronik, 400 termometer, 530 alat pelindung diri, 530 kacamata pelindung, 500 sarung tangan, 506.000 masker dan 2.000 masker N95, berdasarkan rilis yang diterima Antara di Jakarta, Jumat. Selanjutnya, Bukit Asam meneruskan bantuan tersebut untuk dikirimkan kepada sejumlah rumah sakit rujukan yang menangani langsung penanganan COVID-19 di beberapa daerah Indonesia. Dalam bantuan tersebut, Bukit Asam berharap untuk dapat mendukung para tenaga medis yang menjadi garda depan dalam menangani para pasien yang terpapar COVID-19. Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mencata

Rekomendasi Saham Mirae Assets Sekuritas | BRPT, BTPS, BMRI

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight March 30, 2019 (tasrul@miraeasset.co.id) IHSG Daily, 4,545.57 (+4.76%), prone to correction, trading range 4,436-4,587. Indikator MFI optimize dan indikator indikator W%R optimized naik terbatas dengan kecenderungan konsolidasi. Pada periode weeklu  indikator MFI optimized dan indikator W%R optimized coba naik dari oversold area . Daily support di 4,436 dan daily resistance di 4,587. Cut loss level di 4,295. BRPT Daily  , 620 (+13.76%), buy on weakness, trading range 555 – 630. Indikator MFI optimized ,indikator indikator W%R optimized dan indikator Stochastic%D optimized cenderung naik. Daily support  di 555 sementara itu daily resistance di  630. Cut loss level  460. BTPS Daily, 2,450(+7.93%), buy on weakness, trading range 2,230 – 2,540. Indikator MFI optimized,,indikator indikator W%R optimized dan indikator Stochastic%D optimized cenderung naik terbatas namun rawan koreksi. Daily support  di 2,

Analisa Saham ISAT, TLKM dan EXCL | 30 Maret 2020

1. PT Indosat Tbk (ISAT) ARPU milik ISAT di tahun ini diprediksi akan melanjutkan tren positifnya. Apalagi didukung dengan valuasi yang lebih atraktif. ISAT sendiri mencatatkan pertumbuhan ARPU sebesar 41,3% secara yoy pada tahun 2019. Angka itu ditopang dengan kontribusi data sebesar 79%. Rekomendasi: Buy di harga Rp 2.675 Analis Sinarmas Sekuritas Richardson Raymond 2. PT Telekomunikasi Indonesia (TLKM) TLKM sejauh ini juga tengah melakukan ekspansi jaringan di luar Pulau Jawa untuk memperluas cakupan dan kualitas jaringan yang nantinya juga akan meningkatkan jumlah pelanggannya.  Kinerja penjualan TLKM pada kuartal III-2019 tercatat naik sebesar 3,5% secara yoy. Rekomendasi: Buy di harga Rp 4.330 Analis NH Korindo Sekuritas Restu Pamungkas 3. PT XL Axiata (EXCL) EXCL memiliki pertumbuhan pendapatan sebesar 9,6% secara yoy menjadi Rp 23 triliun. Di mana, penggunaan datanya tumbuh 35,7% secara yoy. Mengingat penjualan datanya yang tinggi sebesar 79% p

Analisa Saham ICBP | Moving steadily

ICBP mencatatkan pendapatan sebesar Rp9,5 triliun (-10,8 QoQ; +6,4% YoY) di 4Q19 dan membawa pendapatan di 2019 tercatat sebesar Rp42,3 triliun (+10,1% YoY) inline dengan estimasi (PANS: 101,0%; Cons: 99,2%). Peningkatan ini didukung oleh kinerja solid dari 2 segmen bisnis utama yaitu noodles dan dairy dimana kedua segmen mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 9,7% YoY dan 6,7% YoY secara berturut-turut, dengna pertumbuhan volume tercatat sebesar 6% YoY dan 5% YoY secara berturut-turut. Segmen dairy sendiri mencatatkan kenaikan marjin laba operasi ke level 14,2% di 2019 (2018: 10,5%) seiring dengan rendahnya harga gula yang merupakan salah satu bahan baku untuk produk-produk high sugar content. Memasuki tahun 2020, kami memperkirakan pertumbuhan kinerja akan lebih lambat dengan marjin yang sedikit lebih rendah dibanding 2019, sehingga kami menurunkan estimasi laba operasi dan laba bersih di 2020 masing-masing sebesar -3,6%/-2,0%. Kami tetap mempertahankan rekomendasi BUY un

Ulasan Pasar Global | 30 Maret 2020

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market (Mar 30, 2020) Investment Information Team (angga.choirunnisa@miraeasset.co.id) U.S Wall Street tumbang ketika kasus virus di A.S. melewati 100.000 Saham Wall Street ditutup pada hari Jumat, mengakhiri lonjakan besar tiga hari setelah keraguan tentang nasib ekonomi AS muncul kembali dan jumlah kasus virus korona di negara itu naik. Dow Jones merosot 4,06% dan berakhir pada 21.636,78 poin. S&P 500 kehilangan 3,37% menjadi 2.541,47. Nasdaq turun 3,79% menjadi 7.502,38. Saham AS memperdalam kerugian mereka di akhir sesi, bahkan setelah Dewan Perwakilan Rakyat menyetujui paket bantuan $2,2 triliun - yang terbesar dalam sejarah Amerika - untuk membantu orang dan perusahaan mengatasi penurunan ekonomi yang disebabkan oleh wabah coronavirus dan menyediakan rumah sakit dengan kebutuhan mendesak seperti suplai medis. Amerika Serikat telah melampaui Cina dan Italia sebagai negara dengan kasus coronavirus terbanyak.

Perubahan Jam Perdagangan di BEI

Mulai hari Senin, 30 Maret 2020, Jam Perdagangan di BEI mengalami perubahan (Kep-00031/BEI/03-2020): Jam Perdag Ps REGULAR Sesi 1__pkl.09:00 s/d 11:30 Sesi 2__pkl.13:30 s/d 14:49:59 Jam Perdag Ps TUNAI Sesi 1__pkl.09:00 s/d 11:30 Jam Perdag Ps NEGOSIASI Sesi 1__pkl.09:00 s/d 11:30 Sesi 2__pkl.13:30 s/d 15:15:00 Pasar Regular menggunakan sesi  ✓ Pra Pembukaan ✓ Pra Penutupan ✓ Pasca Penutupan Pra PEMBUKAAN Pkl. 08:45 s/d 08:55:00 input order Pkl. 08:55:01 s/d 08:59:59 pembentukan harga Pra PENUTUPAN Pkl. 14:50 s/d 15:00 input order  Pkl. 15:00:01 s/d 15:04:59__ pembentukan harga Pasca Penutupan Pkl. 15:05 s/d 15:15__Input order berdasarkan harga penutupan Silahkan buka link https://www.idx.co.id/investor/jam-perdagangan/

Rekomendasi Saham IPOT | BMRI, BBNI, ICBP

IHSG (4.330-4.760) : indeks harga saham gabungan diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat. Target kenaikan indeks pada level 4.760 kemudian 4.930 dengan support di level 4.330 dan 4.150. BMRI (Buy) : Target kenaikan harga pada level 5.350 kemudian 5.650 dengan support di level 4.760, cut loss jika break 4.610. BBNI (Buy) : Target kenaikan harga pada level 4.370 kemudian 4.680 dengan support di level 3.850, cut loss jika break 3.740. ICBP (Buy) : Target kenaikan harga pada level 10.475 kemudian 10.825 dengan support di level 9.625, cut loss jika break 9.325. R-LQ45X (Buy) : Target kenaikan harga pada level 784 kemudian 833 dengan support di level 686, cut loss jika break 637. XDIF (Buy) : Target kenaikan harga pada level 363 kemudian 386 dengan support di level 317, cut loss jika break 294. XPFT (Buy) : Target kenaikan harga pada level 429 kemudian 461 dengan support di level 370, cut loss jika break 343. Full report bisa diakses di : https:/

Rekomendasi Saham MNC Sekuritas | AKRA, ACES, ANTM, BMRI

MNC Daily Scope Wave 30 Maret 2020 Menutup pekan lalu, IHSG ditutup menguat 4,8% ke level 4,545. Nampak volume pembelian sudah mengecil dibandingkan hari sebelumnya dan tekanan jual juga muncul ditandai dengan munculnya upper shadow yang cukup panjang. Kami memperkirakan terdapat dua skenario pada IHSG, meskipun sama-sama terkoreksi, pada skenario biru IHSG akan terkoreksi untuk membentuk wave (5) dari wave C dari wave IV ke arah minimal 3,800-3,850 dan idealnya 3,450-3,500. Pada skenario merah, IHSG akan terkoreksi untuk membentuk wave 2 ke arah 4,080-4,300 saja, kemudian IHSG akan berpotensi menguat kembali. Support: 3,911, 3,800 Resistance: 4,750, 5,000 AKRA - Buy on Weakness (2,060) Pada perdagangan Jumat (27/3), AKRA menguat 8,4% namun volume pembelian mulai mengecil dan sudah mencapai titik MA20. Selama koreksi AKRA tidak melebihi 1,405, maka kami memperkirakan AKRA akan membentuk wave (b) dari wave [iv] dari wave C. Dimana AKRA akan terkorek

Saham Online di Facebook