Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember 19, 2019

Saham UNTR | PT United Tractors Tbk Dapatkan Pinjaman Dari PT Pamapersada Nusantara

IQPlus, (19/12) - PT Pamapersada Nusantara (PAMA) anak usaha PT United Tractors Tbk (UNTR) memberikan pinjaman kepada induk usahanya tersebut sebesar Rp700 miliar.

Menurut keterangan Rabu disebutkan bahwa perjanjian ditandatangani pada 16 Desember 2019 dengan bunga 6,25% per tahun dan periode ketersediaan dana sejak tanggal perjanjian sampai 16 Desember 2020.

Jenis transaksi pinjaman fasilitas pinjaman berulang (revolving).Manajemen United Tractors menjelaskan bahwa transaksi tersebut merupakan transaksi afiliasi, karena 99,99% saham PAMA dikuasai perseroan.

Dana atas fasilitas pinjaman ini akan digunakan perseroan untuk modal kerja. (end)

Saham PSSI | Pelita Samudera Beli 1 Kapal Kargo Lagi

IQPlus, (19/12) - Mengakhiri tahun 2019 dengan menuntaskan pembelian 1 unit kapal Kargo Curah (Motor Vessel) sebagai bagian dari program ekspansi armada yang berkelanjutan, PSSI siap mengejar peluang logistik tidak hanya di pengangkutan batubara namun komoditas mineral lainnya.

Dengan kapasitas 28,000 bobot mati (dwt) "Dewi Gandawati" merupakan kapal MV ke 6 yang dimiliki PSSI, bagian dari 4 kapal MV yang dibeli di 2019. PSSI menyelesaikan transaksi akuisisi kapal MV seharga US$7,5 juta yang dilunasi dengan 20% kas internal dan 80% dibayarkan dalam bentuk saham.

Kontrak sewa berjangka selama 2 tahun berhasil didapatkan untuk kapal kelas  handysize ini untuk mengangkut produk besi dan batubara. Penandatanganan kontrak sewa berjangka dengan perusahaan logistik domestik di bulan Desember dengan serah terima kapal telah dilakukan di minggu ke 3 di Batam. Rencana pengangkutan pertama produk besi dari area Morowali, Sulawesi Selatan. Pendapatan sewa berjangka sebagai salah satu t…

Saham BNLI | Akuisisi PT Bank Permata Tbk Berdampak Positif Bagi Industri

IQPlus, (19/12) - Kepala Riset PT Koneksi Kapital, Marolop Alfred Nainggolan menilai keputusan PT Astra International Tbk dan Standard Chartered Bank untuk melepas kepemilikan sahamnya di PT Bank Permata Tbk kepada Bangkok Bank Public Company Limited positif bagi industri perbankan karena membuat sektor perbankan Indonesia didukung oleh pemodal-pemodal besar di dunia.

"Penjualan saham Bank Permata ke Bangkok Bank membuat sektor finansial, khususnya perbankan memiliki dukungan modal besar. Di luar Bank BUMN, pemegang saham bank besar di Indonesia adalah raksasa finansial dunia," ujar Marolop di Jakarta, Rabu.

Sejumlah bank besar di Indonesia mayoritas memiliki mitra strategis dari lembaga keuangan asing. Misalnya, Bank OCBC NISP dengan pemodal Singapura, Bank BTPN dengan Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC) asal Jepang dan Bank Danamon yang telah diakuisisi oleh Mitsubishi UFJ Financial Group, Inc. (MUFG).

Bank BTPN kemudian merger dengan PT Bank Sumitomo Mitsui Indone…

Saham BBTN | PT Bank Tabungan Negara Persero Tbk Luncurkan BTN Property Mobile

IQPlus, (19/12) - PT Bank Tabungan Negara Persero Tbk meluncurkan aplikasi di ponsel pintar bersistem operasi Android bernama "BTN Property Mobile" untuk memudahkan aksesibilitas nasabah terutama generasi milenal dalam mengajukan Kredit Pemilikan Rumah.

"BTN Properti Mobile versi Android. bersiap menguasai pasar milenial, terutama bagi mereka yang belum memiliki hunian," kata Direktur Utama Bank BTN Pahala N. Mansury di Jakarta, Rabu.

Pahala mengatakan perseroan melihat potensi besar dari generasi milenial yang belum memiliki rumah di Indonesia. Data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyebut ada 81 juta orang di segmen generasi milenial yang belum memiliki rumah. Angka tersebut setara 31 persen dari jumlah populasi di Indonesia.

"Sebagai pemimpin pasar KPR di Tanah Air, kali ini BTN berinovasi dengan menyajikan aplikasi BTN Properti Mobile yang memberikan berbagai kemudahan berbasis teknologi bagi generasi milenial yang dekat dengan tekn…

Saham BBRI | PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Dorong UMKM Go International

IQPlus, (19/12) - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mendorong para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Indonesia untuk mampu menembus pasar global melalui gelaran acara UMKM Export BRILian Preneur 2019.

Wakil Direktur Utama Bank BRI Catur Budi Harto menyebutkan acara pameran dengan menampilkan hasil produk UMKM binaan Bank BRI ini akan diselenggarakan mulai 20 hingga 22 Desember 2019 di Assembly Hall JCC, Jakarta.

"Ini merupakan respon Bank BRI terhadap arahan Presiden yang menginginkan terobosan dan inovasi terhadap upaya pemberdayaan UMKM di Indonesia," katanya dalam Konferensi Pers di Kantor Pusat BRI, Jakarta, Rabu.

Catur menjelaskan BRI akan mendorong UMKM untuk tembus pasar global dengan mempertemukan antara pengusaha UMKM dan 74 pembeli potensial dari luar negeri sehingga dapat meningkatkan kualitas usahanya.

Ia menyebutkan sebanyak 74 pembeli potensial itu datang dari 16 negara yaitu Benua Amerika Utara, Amerika Selatan, Eropa, Asia, dan Australia sehi…

Rekomendasi Saham Mirae Asset | BBTN, CTRA, SMRA

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight Dec 19, 2019 (tasrul@miraeasset.co.id)
IHSG Daily, 6,287.25 (+0.69%), test resisrtance at 6,302 trading range 6,265 – 6,302. indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan indikator W%R optimized naik terbatas. Pada periode weekly indikator MFI optimized ,indikator W%R optimized dan indikator RSI optimized masih bergerak naik. Daily support di 6,265 dan daily resistance di 6,302. Cut loss level di 6,218.
BBTN Daily, 2,190 (+0.49%) trading buy, trading range 2,140 – 2,220 Indikator MFI optimized, indikator W%R optimized dan indikator RSI optimized  masih bergerak naik. Daily support  di 2,140 sementara itu daily resistance 2,220. Cut loss level  di 2,110.
CTRA Weekly, 1,065(+0.47%), trading buy, trading range 1,000 – 1,100. Indikator MFI optimized  , indikator W%R optimized dan RSI optimized maish cenderung bergerak naik Weekly support  di 1,000 sementara itu weekly resistance  di 1,100. Cut loss level  di 970.
SMRA Weekly, 1,030…

Rekomendasi Saham IPOT | PTPP, BSDE, SMGR

IHSG (6.240-6.340) : indeks harga saham gabungan diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat. Target kenaikan indeks pada level 6.340 kemudian 6.380 dengan support di level 6.240 dan 6.200.
PTPP (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.690 kemudian 1.745 dengan support di level 1.600, cut loss jika break 1.560.
BSDE (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.280 kemudian 1.305 dengan support di level 1.240, cut loss jika break 1.220.
SMGR (Buy) : Target kenaikan harga pada level 12.700 kemudian 12.900 dengan support di level 12.300, cut loss jika break 12.050.
XISC (Buy) : Target kenaikan harga pada level 733 kemudian 739 dengan support di level 722, cut loss jika break 716.
XIIF (Buy) : Target kenaikan harga pada level 648 kemudian 658 dengan support di level 628, cut loss jika break 618.
XPFT (Buy) : Target kenaikan harga pada level 565 kemudian 572 dengan support di level 552, cut loss jika break 545.
Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3c7ofy

Analisa Saham WSKT, PTPP dan WIKA

Saham WSKT
WSKT berhasil menguat menembus downtrend resist linenya di kisaran 1440 dan saat ini berkonsolidasi wajar menguji resisten minor di 1500. Jika level ini dapat dilampaui, terbuka ruang kenaikan bagi saham ini menuju 1675 dengan minor target 1570. MACD yang meningkat menunjukkan saham ini berada dalam momentum pergerakan positif.
Rekomendasi:  Buy jika break 1500. Stoploss level 1400.  https://galerisaham.com/window-dressing-series-wskt/
Saham PTPP
PTPP berkonsolidasi menguji area resist line kuatnya di kisaran 1680. Jika level ini dapat dilampaui, besar peluang bagi PTPP untuk menguat terbatas menuju 1915 dengan minor target 1780. Kenaikan ini hanya sebatas window dressing akhir tahun, bukan merupakan fase bullish saham ini. PTPP berpeluang bergerak bullish hanya jika mampu kembali ke atas 1950. MACD yang meningkat menunjukkan saham ini berada dalam momentum pergerakan positif.
Rekomendasi:  Buy jika break 1680. Stoploss level 1600. https://galerisaham.com/window-dressing-ser…

Analisa Saham BKSL dan SMRA

Saham BKSL
Daily (Rp88) (RoE: 0,33%; PER: 142,02x; EPS: 0,63; PBV: 0,46x; Beta: 1,18). Terlihat bearish homing pigeon candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan harga saham.

Rekomendasi:
"Partial Sell" pada kisaran Rp88-93, dengan target harga di level Rp85. Resistance: Rp95.
PT Binaartha Parama Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama
Saham SMRA
Harga saham SMRA bergerak menguat setelah mengalami rebound di area support. Pergerakan saham SMRA didukung dengan volume perdagangan yang cukup tinggi. Entry level di Rp 1.020-Rp1.050 dan stop loss di Rp 1.000
Rekomendasi:  Buy Support: Rp 1.090 Resistance: Rp 1.120 Dennies Christoper Jordan, Artha Sekuritas

Analisa Saham BRIS, PNLF dan BBCA

Saham BRIS
Daily (Rp340) (RoE: 1,48%; PER: 43,11x; EPS: 7,84; PBV: 0,64x; Beta: N/A). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat pola long white opening marubozu candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. 
Rekomendasi: "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp320-340, dengan target harga secara bertahap di level Rp356 dan 412.  Support: Rp320 dan 300. PT Binaartha Parama Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama
Saham PNLF
PNLF kemarin menguat berada pada trend bullish continuation jangka pendek diperdagangkan dengan akumulasi dan volume transaksi yang cukup signifikan melebihi  rata-rata volume transaksi 5 harian kendati asing. Saat ini mulai melakukan aksi jual bersih terhadap PNLF. Kendati saat ini indikator stochastic tampak bergerak memasuki areal overbought, indikasi adanya kecenderungan jenuh beli pada PNLF. PNLF pada perdaganagn besok diperkirakan akan bergerak konsolidasi menguat dengan range pergerakan 290-297.
Rekomendasi:  Tra…

Analisa Saham KLBF, MYOR dan UNVR

Saham KLBF
Daily (Rp1.635) (RoE: 15,37%; PER: 30,03x; EPS: 54,45; PBV: 4,61x; Beta: 1,18). Terlihat tweezer top candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan harga saham. 
Rekomendasi: "Partial Sell" pada kisaran Rp1.635-1.640, dengan target harga di level Rp1.600. Resistance: Rp1.660.
Saham MYOR
Daily (Rp1.985) (RoE: 15,74%; PER: 30,43x; EPS: 65,24; PBV: 4,78x; Beta: 0,3). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. 
Rekomendasi: "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp1.970-1.990, dengan target harga secara bertahap di level Rp2.040 dan 2.070. Support: Rp1.950.
Saham UNVR
Daily (Rp40.925) (RoE: 88,88%; PER: 42,39x; EPS: 966,60; PBV: 37,83x; Beta: 0,72). Terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. 
Rekomendasi: "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp40.600-…

Saham Online di Facebook