Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September 6, 2018

Analisa Penutupan Pasar Saham Indonesia | 6 September 2018

*Mirae Asset Sekuritas Indonesia*
Investment Information Team*Market Review 6 September 2018*Tercatat 264 saham menguat dan 133 saham melemah. *IHSG +92.59 poin (+1.62%) ke level 5,776.09*, dan *LQ-45 +19.14 poin (+2.14%) ke level 909.68*.*Sectoral Return :*
- Agri +0.24%
- Mining +0.52%
- Basic-Ind +2.46%
- Misc-Ind +0.42%
- Consumer +1.98%
- Property +0.02%
- Infrastructure +1.91%
- Finance +2.00%
- Trade +1.23%
- Manufacture +1.87%Investor asing *net sell senilai Rp 967 Miliar*.*USD/IDR +45.00 poin (-0.30%)* terhadap Rupiah di angka 14,893.*Saham yang ditutup menguat*- *IMJS menguat Rp 68 (+14.10%) ke level Rp 550*. IMJS berniat melakukan Penawaran Umum Terbatas II (PUT II) dengan menawarkan sebanyak-banyaknya 752.550.000 saham biasa atas nama dengan nominal Rp200 per lembar. Menurut propsektus ringkas perseroan, dengan harga pelaksanaan antara Rp750-Rp.1000 per saham maka jumlah yang bisa diraih sebanyak-banyaknya Rp752.550.000.000. Setiap pemegang saham yang memiliki 20 saham ya…

Kenapa Harus Hold Saham SIDO 2018 ?

OSO Sekurtitas merekomendasikan koleksi dan hold saham PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) dengan fair value senilai 925 dan potential upside sebesar 8,82%.

Mengutip publikasi riset OSO Sekuritas yang diterima Bisnis.com pagi ini,  laba bersih SIDO per Juni naik 16,8% menjadi Rp291 milliar dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Kenaikan itu, seiring dengan keberhasilan SIDO dalam meningkatkan penjualan menjadi Rp1,27 triliun serta meningkatkan efisiensi fasilitas produksi ekstraksi. Kontribusi terbesar penjualan disokong oleh lini herbal dan suplemen yakni sebesar 7,4%.

OSO meyakini target peroleh laba tahun ini yang lebih tinggi dibanding tahun 2017 didukung dengan adanya usaha SIDO dalam memperluas penjualan baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

"Raihan laba bersih SIDO tahun ini diyakini mampu melebihi dari Rp 600 milliar. Angka ini tentunya lebih tinggi dibanding dengan perolehan laba bersih tahun 2017 lalu yang sebesar Rp533,79 milliar,"…

Buy Back Saham BSDE (PT Bumi Serpong Damai Tbk)

PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) menyiapkan sejumlah upaya untuk memperbaiki kinerja bisnis dan harga sahamnya antara lain melalui buy back saham dan investasi properti untuk memompa kembali kinerja di tengah pasar properti yang masih lesu.

Mengutip Riset OSO Sekuritas, PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) akan melakukan pembelian kembali sahamnya (buyback) maksimal 10% dari modal disetor dan ditempatkan atau maksimal 1,92 miliar saham. Rencananya buyback akan dilaksanakan dalam waktu paling lama 18 bulan. Nantinya BSDE akan mengeluarkan biaya hingga sebesar Rp 3,30 triliun selama periode buyback.

Selain itu, BSDE telah mengakuisisi 13 lantai di Bakrie Tower sebagai bagian dari investasi properti. Adapun net leasable area (NLA) dari 13 lantai tersebut mencapai 17.000 m2 dan Sinarmas MSIG Tower yang berlokasi di Jalan Jendral Sudirman, Jakarta. Adapun NLA yang diakuisisi mencapai 68.525 m2 pada tahun 2017.

Penurunan laba bersih BSDE tahun 2018F diperkirakan akan terjadi seiring dengan mel…

Berita Saham JSMR | PT Jasa Marga (Persero) Realisasikan Capex 14 T

PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) mengaku telah merealisasikan anggaran belanja modal atau capital expenditure (capex) pada tahun ini telah mencapai sekitar Rp14 triliun.

"Capex sebelumnya ditargetkan Rp42 triliun, namun karena ada pengurangan 3 ruas Tol maka capex konsolidasi pasca RDPT perseroan tahun ini menjadi Rp29 triliun. Sementara penyerapan capex sampai sekarang sudah mencapai Rp14,336 triliun," jelas Desi Arryani, Direktur Utama JSMR di Jakarta, kemarin.

Sementara Direktur Keuangan Jasa Marga, Donny Arsal menambahkan, untuk membangun target jalan tol selanjutnya, PT Jasa Marga juga harus terus kreatif dalam mencari sumber pendanaan dalam mengejar target pembangunan tersebut.

Karakteristik bisnis jalan tol yang perlu waktu cukup lama dalam pengembalian investasi membuat perseroan memutar otak dalam mencari model pembiayaan mana yang bisa dilakukan.

Adapun, perseroan telah menggunakan sejumlah model pembiayaan dalam mencari sumber dana investasi.

.Kami menggunakan …

Berita Saham ASII | PT Astra International Tbk (Astra) Bentuk Perusahaan Fintech

PT Astra International Tbk (Astra), salah satu perusahaan induk terbesar dengan diversifikasi bisnis di Indonesia, melalui anak perusahaannya PT Sedaya Multi Investama (SMI), dan WeLab, perusahaan teknologi terkemuka di Tiongkok dan Hong Kong yang bergerak pada bidang pembiayaan konsumen, pada hari Rabu mengumumkan pembentukan perusahaan pada bidang fintech, PT Astra WeLab Digital Arta (AWDA).

AWDA bertujuan menyediakan produk dan solusi finansial melalui pengembangan teknologi big-data terkini guna membantu konsumen yang belum memiliki akses terhadap pinjaman untuk mencapai kebebasan finansial melalui akses yang lebih baik dan efisien terhadap pinjaman. AWDA akan menawarkan produk pinjaman yang dapat diakses melalui aplikasi mobile kepada konsumen ritel dan juga menyediakan solusi finansial berbasis teknologi kepada konsumen korporasi.

Melihat pesatnya pertumbuhan pengguna smartphone (pertumbuhan CAGR sebesar 10,5% hingga 2021), konektivitas internet yang tinggi (tingkat penetrasi i…

Berita Saham OKAS | PT Ancora Indonesia Resources Tbk. Opimis Terkait Laba Perusahaan

PT Ancora Indonesia Resources Tbk. (OKAS) optimistis dapat membukukan laba bersih pada semester II/2018 seiring dengan meningkatnya penjualan ammonium nitrat.

Direktur Utama Ancora Indonesia Resources Teddy K. Somantri menyampaikan, permintaan amonium nitrat sebagai bahan peledak untuk tambang meningkat seiring dengan membaiknya harga komoditas batu bara.

Pada semester II/2018, produksi ammonium nitrat melalui anak usaha PT Multi Nitrotama Kimia (MNK) mencapai kapasitas 11.000—12.000 ton per bulan.

“Karena permintaan ammonium nitrat sangat tinggi, kami memacu dua pabrik dalam kapasitas penuh,” ujarnya, Selasa (4/9/2018).

Pada semester I/2018, volume produksi MNK berkisar 8.500 ton—11.000 ton per bulan, meningkat signifikan dari rata-rata 2017 sebesar 5.000—6.000 ton per bulan. Peningkatan volume terutama terjadi pada Mei 2018 setelah kedua pabrik beroperasi penuh.

Oleh karena itu, diharapkan peningkatan kinerja MNK dapat mendorong pendapatan dan laba OKAS. Diharapkan pada akhir tahun…

Berita Saham AMRT | PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. Akan Buka 180 Gerai di Filipina

Peritel modern, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. menargetkan membuka 180 toko Alfamart di Filipina hingga akhir 2018.

Direktur Sumber Alfaria Trijaya Tomin Widian mengungkapkan, pembukaan gerai baru di Filipina hingga Juli 2018 sudah mencapai 107 gerai. Dengan demikian, total gerai perseroan di Filipina telah mencapai lebih dari 450 unit.

"Kami menargetkan pembukaan gerai Alfamart di Filipina sebanyak 180 toko pada 2018," ungkapnya dalam surat elektronik kepada Bisnis.com, Selasa (4/9/2018).

Secara geografis, Filipina merupakan negara kepulauan yang mirip dengan Indonesia. Emiten bersandi saham AMRT ini menilai, pasar Filipina masih sangat empuk dan perseroan akan memperkokoh pangsa pasar di negara tersebut.

Minimarket yang dikenal dengan brand Alfamart itu optimis bakal merampungkan pembukaan 180 gerai baru di Filipina.

Pada 2018, AMRT menyiapkan belanja modal senilai Rp2,3 triliun, untuk pembukaan gerai baru dan perpanjangan gerai-gerai yang sudah ada sebelumnya. Hingga saa…

Berita Saham GMFI | PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk.Tingkatkan Kontrak dari Perusahaan Non Afiliasi

Emiten perawatan pesawat terbang PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk. berupaya meningkatkan kontrak yang diperoleh perseroan dari perusahaan-perusahaan nonafiliasi untuk mendiversifikasi sumber pendapatan.

Direktur Keungan Garuda Maintenance Facility Aero Asia Insan Nur Cahyo menyampaikan perseroan ingin terus memperbesar porsi bisnis yang berasal dari perusahaan nonafiliasi. Sebagaimana diketahui, Garuda Maintenance Facility Aero Asia merupakan entitas anak emiten maskapai nasional, T Garuda Indonesia (Persero) Tbk.

“Kami membukukan beberapa deal bisnis penting. Ke depannya GMF Aero Asia akan terus meningkatkan porsi pendapatan dari non-Garuda Indonesia. Pada semester I/2018 kemarin, pendapatan nonafiliasi kami meningkat cukup signifikan,” ungkap Insan pada Bisnis, Rabu (5/9).

Insan menyampaikan pada paruh pertama tahun ini, porsi pendapatan emiten dengan kode saham GMFI tersebut dari perusahaan nonafiliasi mencapai 45%. Sebagai perbandingan, pada periode sama tahun sebelum…

Berita Saham IMJS | PT Indomobil Multi Jasa Tbk Lakukan Peningkatan Modal Anak Perusahaan

PT Indomobil Multi Jasa Tbk (IMJS) melakukan peningkatan modal di salah satu anak usaha PT CSM Corporatama pada 21 Agustus 2018.

Menurut keterangan perseroan Kamis disebutkan, IMJS meningkatkan modal sebesar Rp150.000.000.000 pada anak usahanya tersebut sehingga total modal perseroan menjadi Rp649.000.000.000 dari sebelumnya Rp498.850.000.000.

Total saham perseroan bertambah dari 498.850 saham menjadi 648.850 saham. Adapun pemegang saham lain yakni PT IMG Sejahtra Langgeng tetap sebesar Rp150.000.000 atau 150 sahamh. (end)
http://www.iqplus.info/news/stock_news/imjs-indomombil-multi-jasa-suntik-tambahan-modal-ke-anak-usaha,48081559.html

Berita Saham TPIA | Laba PT Chandra Asri Petrochemical Tbk per 30 Juni 2018

PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) hingga periode 30 Juni 2018 meraih laba periode berjalan yang dapat didistribusikan ke pemilik entitas induk sebesar US$115,20 juta turun dibandingkan laba US$174,01 juta di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Kamis menyebutkan, pendapatan bersih naik menjadi US$1,28 miliar dari US$1,19 miliar dan beban pokok pendapatan naik jadi US$1,04 miliar dari US$903,06 juta.

Laba kotor turun menjadi US$237,81 juta dari laba kotor US$292,23 juta dan laba sebelum pajak turun menjadi US$159,21 juta dari laba sebelum pajak US$231,57 juta hingga Juni tahun sebelumnya.

Total aset perseroan mencapai US$2,99 miliar hingga periode 30 Juni 2018 naik tipis dari US$2,98 miliar yang tercatat hingga 31 Desember 2017. (end)
http://www.iqplus.info/news/stock_news/tpia-chandra-asri-alami-penurunan-laba-jadi-us-115-20-juta,48082305.html

Berita Saham SMSM | PT Selamat Sempurna Tbk. Tak Terpengaruh Pelemahan Rupiah

Emiten komponen alat berat PT Selamat Sempurna Tbk. menyebut pelemahan rupiah dan kenaikan harga bahan baku belum berpengaruh signifikan pada kinerja keuangan perseroan. Pasalnya, perusahaan tersebut mengekspor sebagian besar produk komponen.

Sekretaris Perusahaan Selamat Sempurna Lidiana menyampaikan perseroan tidak akan menerapkan skema lindung nilai (hedging) pada transaksi pembelian bahan baku karena kondisi keuangan tertolong oleh pendapatan dari ekspor.

“Perseroan mengekspor produk kami dan nilai yang kami peroleh lebih besar [dibandingkan pejualan domestik] sehingga secara tidak langsung ada mekanisme natural hedging. Saat ini 70% dari total penjualan kami adalah dari ekspor,” ungkap Lidiana di Jakarta, Rabu (5/9/2018).

Kalangan pelaku industri komponen menyebut sepanjang tahun berjalan, harga baja dunia telah merangkak mendekati 10%. Jika dihitung sejak awal tahun lalu, bahan baku industri komponen tersebut telah melonjak lebih dari 30%.

Saat ini, sebesar 60% bisnis Selamat S…

Berita Saham TLKM | PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. Terbitkan MTN

Emiten telekomunikasi PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. merampungkan penerbitan surat utang jangka menengah (Medium Term Notes) senilai total Rp1,5 triliun.

Berdasarkan keterbukaan informasi yang dipublikasikan perseroan pada Rabu (5/9/2018), emiten dengan sandi TLKM tersebut menerbitkan MTN tanpa warkat dalam tiga seri yaitu pertama, Seri A dengan jumlah pokok MTN Seri A sebesar Rp262 miliar dengan tingkat bunga tetap sebesar Rp7,25% dengan jangka waktu 370 hari sejak tanggal penerbitan.

Kedua, MTN seri B dengan nilai pokok sebesar Rp200 miliar dengan tingkat bunga tetap sebesar 8% per tahun dengan jangka waktu dua tahun sejak tanggal penerbitan. Terakhir, MTN Seri C dengan nilai pokok Rp296 miliar dengan tingkat bunga tetap sebesar 8,35% dengan jangka waktu 3 tahun.

Perseroan juga menerbitkan MTN Syariah Ijarah Ijarah I Telkom Tahun 2018 dengan sisa imbalan ijarah sebesar Rp742 miliar. MTN ini diterbitkan tanpa warkat dan juga ditawarkan dalam tiga seri.

Pertama, Seri A dengan jum…

Analisa Pembukaan Pasar Saham Indonesia | 6 September 2018

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Embun Pagi (6 September, 2018)
Research Team (research@miraeasset.co.id)

Market comment by Mimi Halimin (mimi.halimin@miraeasset.co.id)
IHSG jatuh sebesar 3,76% menjadi 5.683,5 pada sesi perdagangan kemarin (9/5) di tengah meningkatnya kekhawatiran atas emerging market, terutama di Argentina, Turki, dan Afrika Selatan. Ada terlalu banyak sentimen negatif yang beredar di market sekarang, menambah tekanan pada IHSG. Kami percaya bahwa sentimen yang tidak menguntungkan ini kemungkinan akan bertahan di market untuk sementara waktu, menciptakan market yang bergejolak. Sebelumnya, strategist kami menyebutkan bahwa fund outflows yang kian parah kemungkinan akan berlanjut untuk sementara waktu. Pelemahan Rupiah juga menambah kegemparan di market domestik. Menurut data Bloomberg, USD/IDR ditutup pada 14.938 pada 5 September dan hampir mencapai ambang level psikologis 15.000. Rupiah masih terdepresiasi bahkan setelah bank sentral (Bank Indonesia) menaikkan suku …

Analisa Saham PGAS dan AALI | 6 September 2018

PHINTAS Daily : Technical Reviews
6 September 2018

PGAS : Rp1,885 (-115) (-5.75%)
Strategy : Wait and See
Comments : Bersamaan dengan pelemahan Selasa (5/9), MACD membentuk death cross yang mengindikasikan berlanjutnya minor bearish reversal. Dalam jangka pendek, PGAS berpeluang menguji kisaran support critical Rp1,800-Rp1,900. Oleh sebab itu, pertimbangkan cut loss, apabila PGAS kembali break low Rp1,800. Di sisi lain, akumulasi beli hanya jika PGAS membentuk konfirmasi rebound ke Rp2,000.

AALI : Rp13,000 (-250) (-1.89%)
Strategy : Trading Buy
Comments : Pola uptrend berada dalam fase kosolidasi dalam rentang support-resistance Rp12,700-Rp13,600. Trading buy dapat dilakukan selama AALI bertahan dalam area tersebut. Resistance breakout pada Rp13,600,mengindikasikan berlanjutnya bullish reversal dengan target level Rp15,000 di akhir tahun 2018.


By PHINTRACO SEKURITAS | Research
- Disclaimer On -

Trading Plan Saham BBCA, UNVR dan INTP | 6 September 2018

IHSG (5.620-5.745) : indeks harga saham gabungan diprediksi bergerak bervariasi cenderung melemah. Target pelemahan indeks pada level 5.620 kemudian 5.560 dengan resist di level 5.745 dan 5.815.

BBCA (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 23.675 dengan resist di level 24.250 dan 24.525.

UNVR (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 40.400 dengan resist di level 42.600 dan 43.650.

INTP (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 15.950 dengan resist di 16.800 kemudian 17.100.

Full report bisa di akses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3c5gv8

Reminder Corporate Action | 6 September 2018

Mirae Asset Sekuritas Indonesia
Reminder Corporate Action

Kamis, 6 September 2018
1.RUPS: KRAS
2.Cum Date Right Issue: AGRO 1,000 saham lama akan mendapatkan 271 HMETD Rp400 per saham

Delisting Saham
TRUB
Perdagangan di pasar Negoisasi : 4-10 September 2018
Efektif Delisting: 12 September 2018

Analisa Saham CPIN, JPFA dan ERAA | 6 September 2018

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight
Sep 6, 2018
(tasrul@miraeasset.co.id)

IHSG Daily, 5,683.(-3.76% ) limited downside, trading range hari ini 5,667, – 5,751. Indikator MFI optimized  dan indikator RSI optimized masih cenderung turun namun sudah mendekati support trendline. Figure 3 pada periode weekly ,indikator MFI optimized , indikator RSI optimized dan Stochastic %D optimized  masih bergerak turun. Daily resistance terdekat di 5,751 dan support di 5,667.Cut loss level di 5,620.

CPIN Daily, 4,590 (-3.37%), buy on weakness ,trading range 4,520– 4,680. Indikator MFI  optimized dan indikator William %R  optimized akan menguji support trend line. Daily support di 4,520 dan resistance di 4,680. Cut loss level di 4,510.

JPFA  Daily,  2,020(-5.67%), buy on weakness,  1,980 – 2,080. indikator MFI optimized & RSI optimized masih cenderung turun menguji support trend line. Daily dan Weekly resistance di 2,080 dan 2,160 Sementara itu daily dan weekly support di 1,980 dan 1,…

Analisa Saham TLKM, UNTR dan BBCA | 6 September 2018

Berikut ini rekomendasi teknikal tiga saham pilihan dari sejumlah analis untuk diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia pada Kamis (6/9).

1. PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM)

Terlihat pola downward bar yang mengindikasikan adanya potensi pelemahan pada pergerakan harga saham. Namun, indikator stochastic dan RSI sudah berada di area oversold.

Rekomendasi: Buy on weakness
Support: Rp 3.180
Resistance: Rp 3.400

Muhammad Nafan Aji, Binaartha Parama Sekuritas

2. PT United Tractors Tbk (UNTR)

Indikator Stochastic pada saham UNTR mengalami penurunan dan berada di level 75 sedangkan MACD bergerak menuju dead cross. Adapun candlestick berada di dekat garis bawah bolinger band.

Rekomendasi: Buy on weakness
Support: Rp 40.000
Resistance: Rp 45.000

Kiswoyo Adi Joe, Narada Asset Manajemen

3. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)

Muncul hammer candle dengan kenaikan volume perdagangan dan indikator RSI melemah di support trend-nya.

Rekomendasi: Buy on weakness
Support: Rp 23.500
Resistance: Rp 24.550

Agenda Ekonomi Penting | 6 September 2018

AGENDA 06 SEPTEMBER 2018

Agenda Emiten 
• Investor Summit Semarang, 41 Tahun Pasar Modal Indonesia : Market Outlook, PTBA, BBNI, INCO, BBRI
• Rups : KRAS
• Pubex : BJBR
• Cum RightIssue / HMETD : AGRO Rasio 1000 saham lama : 271 HMETD, Rp 400
• Ex Dividen Tunai : JPFA
• Rilis Laporan Keuangan : TPIA

Agenda Ekonomi
• Indonesia : Penawaran Savings Bond Ritel Seri SBR004 Ditawarkan Dengan Kupon 8,05 Persen : 20 Agustus 2018 - 13 September 2018
• Indonesia : Jatuh Tempo (Maturity Date) SPN12180906 (IDR) 3T
• Indonesia : Laporan Survei Konsumen Agustus 2018
• Indonesia : Rapat Panja Baleg Pengharmonisasian RUU tentang Minyak dan Gas Bumi (pk 10:00)
• Indonesia : Rapat Baleg Pembahasan Rancangan Peraturan DPR RI / Rancangan Peraturan Bersama DPR dan BPK (pk 13:00)
• Euro Area : ECB Lautenschl├Ąger Speech
• Japan : Foreign Bond Investment 01/SEP, Stock Investment by Foreigners 01/SEP, Foreign Exchange Reserves Aug, BoJ Kataoka Speech
• United Kingdom : 5-Year Treasury Gilt Auction
• United S…

Rekomendasi Saham William Hartanto | 6 September 2018

WH Project Outlook 6 September 2018

IHSG ditutup menurun 221,8 poin (-3.76%) menuju level 5683,5 pada perdagangan hari Rabu 5 September 2018.

Dengan gagalnya mempertahankan level support 5880, bahkan menembus support berikutnya 5700 maka IHSG menjadi dekat dengan technical rebound. Perhatikan gambaran pola baru IHSG berikut ini. Kami mengubah trend line sebelumnya menjadi seperti di bawah ini menyesuaikan dengan support/resistance bandar yang sudah terbentuk di luar daripada garis simetris teknikal (garis ini yang kami gunakan sebelumnya). Maka, dapat dikatakan IHSG memilik peluang rebound yang sudah dekat.

Walaupun upaya pemerintah membatasi impor dan intervensi rupiah terbilang terlambat, namun pada akhirnya akan berhasil juga, maka Anda tidak perlu meninggalkan pasar modal. Namun juga belum waktunya agresif karena downtrend masih akan berlanjut.

Pembatasan impor ini berpotensi memjadi sentimen negatif bagi beberapa sektor. Dan pembatasan ini lebih tepat disebut kenaiakn tarif, jadi…

Commodities Price Update | 6 September 2018

Nasdaq and S&P 500 fall as Netflix leads steep tech sell-off
Netflix shares dropped 6.2 percent, while Amazon and Microsoft both fell more than 2 percent. Shares of Facebook and Twitter dropped 2.3 percent and 6.1 percent, respectively.
Wall Street also watched as the U.S. and Canada restart NAFTA talks.
Fred Imbert | Alexandra Gibbs

Dow.......25975    +22.5      +0.09%
Nasdaq...7995     -96.1       -1.19%
S&P 500..2887     -8.1         -0.28%

FTSE........7383     -74.6      -1.00%
Dax........12041     -169.8    -1.39%
CAC.........5260     -82.5       -1.54%

Nikkei.....22581    -17.7        -0.82%
HSI..........27244    -729.5     -2.61%
Shanghai..2704    -46.2        -1.68%
ST Times..3156    -56.2        -1.69%

*Indo10Yr..8.3917    +0.246     +2.93%*
INDOBex229.1252    -2.3252    -1.00%
US10Yr........2.902     unch         +0%
VIX..............13.91     +0.75        +5.70%

USDIndx ....95.1840  -0.255      -0.27%
Como Indx191.17      -1.12        -0.58%
(Core Commodity CRB)
DJ…

Watchlist Saham TemanTrader | 6 September 2018

IDX DIRECTION 6 September 2018

Tone dan Manner perdagangan hari ini  : Index Sudah Sentuh Support 5661 dan Masuk Area Demand. Potensi Tech Rebound

Berapa saham yang perlu diperhatikan hari ini :

Swing Trade : PBRX    (cross over MA20 kemarin)
Fast Trade : FORZ TBIG MIDI   (hanya berlaku hari ini)

Swing Trade  saham saham yang mengalami cross over MA20
Fast Trade saham yang mengalami lonjakan volume dan big white candle

Detail lengkap dan chart analisa pada tautan berikut
http://temantrader.com/2018/09/6-sep-2018/

Terima kasih

TETRA X CHANGE

Analisa Saham ANTM | 6 September 2018

ANTM kembali tertekan dan menguji area support kuatnya di 765. Selama mampu bertahan diatas support tersebut, terbuka peluang bagi saham ini untuk mengalami teknikal rebound dalam jangka pedek ke level 825. Namun apabila gagal bertahan di atas 765, maka ANTM akan memasuki trend bearish dan terbuka ruang pelemahan menuju target di 700, dengan target selanjutnya ada di level 605 apabila tekanan jual masih kuat dan berlanjut. Indikator teknikal MACD yang bergerak turun di bawah centreline mengindikasikan bahwa saham ini sedang bergerak dalam trend negatif.

Rekomendasi: Hold. Trailing stop apabila  kembali turun dan gagal bertahan di 765.
http://step-trader.com/2018/09/05/antm-testing-strong-support-what-next/

Saham Online di Facebook