Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret 16, 2017

Info Pasar : Prospek Alumunium, 16 Maret 2017

Prospek cerah, harga aluminium tahun ini bisa naik

JAKARTA. Pasca koreksi yang cukup dalam, harga aluminium perlahan bangkit. Rabu (15/3) pukul 09.49 WIB, harga aluminium kontrak pengiriman tiga bulan di London Metal Exchange naik 0,40% ke level US$ 1.867 per metrik ton dibanding hari sebelumnya. Tapi dalam sepekan, harga aluminium terkikis 0,53%.

Harga aluminium menguat berkat naiknya produksi industri China. Produksi industri China di Februari 2017 tumbuh 6,3%, lebih tinggi ketimbang pertumbuhan bulan sebelumnya yang cuma 6%.

Ibrahim, Direktur Garuda Berjangka, bilang, data ekonomi dari China tersebut menjadi pendorong utama kenaikan harga aluminium. Maklum, hal ini menimbulkan harapan permintaan aluminium dari Negeri Tirai Bambu akan semakin tinggi.

Selain itu, kurs dollar Amerika Serikat (AS) yang turun juga mendongkrak harga. "Dollar AS melemah menjelang pengumuman hasil FOMC pada Kamis dini hari nanti," ujar Ibrahim, Rabu (15/3).

Penyebabnya, pelaku pasar melakukan pro…

Info Emiten : JSMR, 16 Maret 2017

JSMR siapkan Rp 31 triliun untuk ekspansi

JAKARTA. Lebih tinggi ketimbang prediksi sebelumnya, PT Jasa Marga Tbk (JSMR) menganggarkan belanja modal atawa capital expenditure (capex) Rp 31,5 triliun di 2017 ini. Angka ini melonjak lebih dari tiga kali lipat ketimbang tahun lalu Rp 9,58 triliun.

Desi Arryani, Direktur Utama JSMR, menyatakan, sumber dana capex tersebut berasal dari pinjaman dan kas internal. Angkanya cukup fantastis, mengingat JSMR punya serangkaian agenda untuk menambah portofolio jalan tol.

Sebagian besar pendanaan untuk pengembangan jalan tol. "Pendanaannya normatif 70% eksternal 30% internal, semua jalan tol kami sudah financial close," ungkap Desi, kemarin (15/3).

Per akhir 2016, JSMR masih memiliki kas internal Rp 4,12 triliun. JSMR pun masih memiliki sisa laba tahun lalu setelah dikurangi dividen. Rapat umum pemegang saham JSMR kemarin memutuskan untuk membagi dividen sebesar 30% dari laba bersih 2016. Total dividen yang akan dibagi mencapai Rp 566,79 mi…

Info Emiten : PORT, 16 Maret 2017

PORT terjun ke bursa kantongi Rp 308,6 miliar

JAKARTA. Perusahaan pengoperasi dan pengembang terminal peti kemas serta pelabuhan, PT Nusantara Pelabuhan Handal Tbk mencatatkan saham perdana hari ini di Bursa Efek Indonesia (BEI). PT Nusantara Pelabuhan Handal Tbk mencatatkan diri di Bursa Efek Indonesia dengan kode saham PORT.

PT Nusantara Pelabuhan Handal Tbk melakukan IPO (initial public offering) dengan menerbitkan jumlah saham sebanyak 576.858.100 saham baru atau sebesar 20,5% dari modalnya setelah IPO.

Direktur Utama BEI, Tito Sulistio mengapresiasi langkah tersebut. Menurutnya, adanya perusahaan yang IPO menandakan kepercayaan masyarakat terhadap pasar modal di Indonesia. "Perusahaan ini akan menjadi perhatian publik. Bukan hanya untuk dalam negeri, tetapi juga internasional. Karena itu harus transparan dan akuntabel," ujar Tito dalam pidato sambutan di BEI, Kamis (16/3).

Selain itu, Tito juga mengatakan, adanya perusahaan yang mencatatkan saham tersebut, membuat marke…

Info Emiten : WEHA, 16 Maret 2017

WEHA TRANSPORTASI LEPAS 9,9% SAHAM PTI SENILAI Rp121 MILIAR.IQPlus, (16/03) - PT Weha Transportasi Indonesia Tbk (WEHA) akan melepas sebanyak 11.760 sahahm PT Panorama Tours Indonesia (PTI) yang mewakili 9,9% dari seluruh saham kepada JTB Pte Ltd, perusahaan asal Singapura.

Menurut keterangan perseroan Kamis disebutkan bahwa harga pengambilalihan per lembar Rp10.343.466 sehingga nilai transaksi seluruhnya sebesar Rp121.639.157.966. 

Tidak hanya itu saja, pemegang saham PTI lain yakni PT Panorama Sentrawisata Tbk (PANR) perusahaan afiliasi perseroan juga akan melepas 34.894 saham PTI yang mewakili 29,38% senilai Rp360.924.896.093 dan PT Duta Chandra Kirana melepas 850 saham mencapai Rp8.791.945.941. (end)

Info Emiten : BPII, 16 Maret 2017

BATAVIA PROSPERINDO INTERNASIONAL RAIH LABA Rp58,97 MILIAR.IQPlus, (16/03) - PT Batavia Prosperindo Internasional Tbk (BPII) meraih kenaikan laba bersih menjadi Rp58,97 miliar hingga periode 31 Desember 2016 dibandingkan laba bersih Rp49,86 miliar pada periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Kamis menyebutkan, pendapatan naik jadi Rp246,71 miliar dari pendapatan Rp228,94 miliar dan beban naik jadi Rp171,41 miliar dari beban Rp162,79 miliar dan laba usaha naik jadi Rp75,29 miliar dari laba usaha Rp66,14 miliar.

Sementara laba sebelum pajka naik jadi Rp87,02 miliar dari laba sebelum pajak Rp76,82 miliar. Sedangkan total aset hingga 31 Desember 2016 mencapai Rp513,70 miliar turun dari total aset per 31 Desember 2015 yang Rp550,90 miliar. (end)

Info Emiten : HADE - BINA, 16 Maret 2017

BEI SUSPENSI SAHAM BINA DAN HADE.IQPlus, (16/03) - Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA) dan PT Bank HD Capital Tbk (HADE) pada perdagangan Kamis 16 Maret 2017 ini.

Irvan Susandy, Kadiv Pengawasan Transaksi BEI dalam keterangannya menyebutkan bahwa suspensi saham BINA karena telah terjadi peningkatan harga kumulatif yang signifikan sehingga suspensi dilakukan dalam rangka cooling down. Suspensi dilakukan di pasar reguler dan tunai.

Sementara itu suspensi dilakukan terhadap saham PT HD Capital Tbk dalam rangka menyelenggarakan perdagangan efek yang teratuf, wajar dan efisien di seluruh pasar hingga pengumuman lebih lanjut.

Seperti diketahui sebelumnya PT HD Capital Tbk membatalkan rencana merger dengan PT Sugih Bara Selaras. Usai melepas anak usaha bidang sekuritasnya, perseroan hingga saat ini belum menentukan bidang usaha yang akan dilakukan. (end)

Info Emiten : PALM, 16 Maret 2017

PROVIDENT AGRO ANGGARKAN Rp115 MILIAR UNTUK BUYBACK SAHAM.IQPlus, (16/03) - PT Provident Agro Tbk (PALM) berencana melakukan pembelian kembali saham perseroan dengan mengalokasikan dana sebesar Rp115.980.800.000 untuk membeli sebanyak-banyaknya 278.800.000 saham atau 3,92% dari seluruh modal ditempatkan dalam perseroan.

Menurut keterangan yang diperoleh Kamis memnyebutkan bahwa pembelian kembali saham akan dilakukan secara bertahap dalam waktu paling lama enam bulan sejak disetujui RUPS. Perseroan akan menggelar RUPSLB akan digelar 21 April 2017.

Perseroan berencana untuk menyimpan saham yang telah dibeli kembali untuk dikuasai sebagai saham treasuri untuk jangka waktu tidak lebih dari tiga tahun. Perseroan akan menunjuk PT Indo Premier Securities sebagai Anggota Bursa untuk melaksanakan Buyback untuk periode 25 April 2017 ssampai dengan 24 Oktober 2017. (end)

Info Pasar : IHSG & The Fed

GERAK IHSG TIDAK TERPENGARUH KENAIKAN FED FUND RATE.IQPlus, (16/03) - Bursa Efek Indonesia (BEI) sudah mengantisipasi kenaikan suku bunga acuan atau Fed Fund Rate (FFR) oleh Federal Reserve sebanyak 25 basis poin (bps). Hal itu membuat kenaikan FFR tidak berpengaruh signifikan terhadap gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

"Kita sudah memprediksi terutama karena bagusnya laporan keuangan yang masuk," kata Direktur Utama BEI Tito Sulistio, di Jakarta, Kamis.

Selain itu, lanjut Tito, kinerja emiten menunjukkan peforma yang baik sehingga kenaikan suku bunga AS memang tidak memiliki pengaruh signifikan. Kendati demikian, Tito belum berani merinci angka pertumbuhan tersebut.

"Baru 80 perusahaan tapi semua bagus-bagus pertumbuhan bisnisnya. Kita lagi kumpulin, kita enggak berani ngomong jumlahnya, begitu 150 saya akan bilang berapa persen naiknya. Tapi naik, rata-rata naik, bagus," ungkap Tito.

Sementara ini, tambahnya, perbankan menjadi sektor dengan pertumbuhan ekonom…

Saham Pilihan Hari Ini, by Henan Putihrai, 16 Maret 2017

HP Key Calls

PGAS
PGAS tampaknya berjalan dalam Parallel Channnel (pink) dan saat ini persis berada di Support lower channel. Speculative Buy dengan target terdekat adalah di area kumpul Moving Average sekitar 2780. Volume mencapai 1.34x rerata 20 hari.

Rekomendasi
Speculative Buy
Entry Level: 2630-2620
Target: 2780
Stoploss:  2600

WSBP
WSBP tampaknya telah mengakhiri konsolidasinya dengan mulai naik ke atas MA10 dan sekaligus telah ada percobaan untuk melampaui MA20. Hari ini kemungkinan penguatan masih dapat berlanjut dengan fokus terdekat adalah melewati level 550, kemudian 565 (MA50). Lepas dari 565 akan lebih mudah bagi WSBP untuk kembali menuju 600. Volume mencapai 1.58x rerata 20 hari.

Rekomendasi
Buy
Entry Level: 550-540
Target:  565/600
Stoploss: 525

LQ45
LQ45 kembali masih terjegal oleh garis Resistance pink atau belum mampu melewati level 903. Masa konsolidasi masih akan berlanjut sampai terjadinya keputusan ditembusnya Support atau Resistance.

Rekomendasi
Hold
Support: 895

Ulasan Pasar Global Hari Ini, 16 Maret 2017

Global market 16/03/2017

US

Saham-saham AS ditutup naik, dibantu oleh Kenaikan harga minyak, setelah Federal Reserve mengambil sikap kurang agresif dari yang diharapkan. Bank sentral menaikkan suku bunga, seperti yang diharapkan.

Dow Jones Industrial Average ditutup naik sekitar 110 poin setelah rilis pernyataan. UnitedHealth berkontribusi paling besar terhadap kenaikan, diikuti oleh Johnson & Johnson dan Caterpillar.

The Fed menaikkan kisaran target untuk federal fund rate menjadi 0,75 persen hingga 1 persen. Presiden Fed Minneapolis Neel Kashkari satu-satunya suara "tidak". Dalam sebuah pernyataan, para pembuat kebijakan mengatakan mereka memperkirakan kondisi pasar tenaga kerja akan melanjutkan penguatan dan inflasi akan stabil di sekitar 2 persen dalam waktu dekat.

Saham keuangan adalah satu-satunya decliner di S&P 500. Sektor energi memimpin penguatan, ditutup naik hampir 2,1 persen karena minyak membalikkan penurunan beruntun selama tujuh hari. Minyak mentah berjang…

Saham Pilihan Hari Ini, by Galeri Saham, 16 Maret 2017

AGII menguat mencapai beberapa target kenaikan merujuk pada artikel sebelumnya: ‘Analisa Saham AGII: Konsolidasi Minor Sebelum Kembali Uptrend?‘ ketika masih berada di level 900. Saat ini AGII berkonsolidasi menguji area support di 1045. Jika mampu bertahan di atas level ini, AGII berpeluang kembali menguat menuju 1210 dengan minor target 1140. MACD yang mulai mendatar mengindikasikan saham ini akan mengakhiri konsolidasinya.

Rekomendasi: Buy jika break 1100. Stoploss level 1045.

---

Hari ini, banyak bermunculan riset dari sekuritas – sekuritas besar mengenai potensi yang dimiliki oleh MEDC. Hal ini menyebabkan harga melonjak hingga +14% mencapai 2900-an.

Awal dari sebuah fase rally? Secara teknikal, MEDC sudah terindikasi akan memulai tren naik ketika berada di level 1600 (area kotak; cek rekomendasi teknikal GS disini dan ulasan fundamental GS PRO disini).

Jika MEDC mampu mempertahankan momentum kenaikan dengan bertahan di atas resisten 2790-nya, terbuka peluang bagi saham ini untuk mela…

Saham Pilihan Hari Ini, by William Hartanto, 16 Maret 2017

Saham-saham di sektor Properti sudah mau price in, sehingga bagi yang sudah terlanjur membeli duluan tidak perlu cut loss, gunakan saja profit dari saham gorengan untuk menyicil saham-saham ini.

ITMG kemarin berhasil rebound dan sedang mempertahan support 17000, target di 17800.

PTBA hari ini menguji resistance 11300.

MEDC TP 3000.

EKAD overbought, support di 750 namun waspada jika sepanjang sesi 1 tidak berhasil dipertahankan.

NRCA range buy 386 - 400.

BIRD speculative buy 4000.

Watch: Panin Group, Salim Group.

Semoga bermanfaat, happy trading.

Saham Pilihan Hari Ini, by Rheza Agam, 16 Maret 2017

Menu copet kamis ceria :BCIP ~THI(199-220)
LCGP ~THI(132-150)
PBRX ~THI(498-510)
FPNI ~THI(398-420)
BNLI ~THI(760-785)
BINA ~THI(795-830)
DOID ~THI(755-800)
DGIK ~THI(155-169)
BJTM ~THI(615-630)
Harga lucu :WSBP ~THI(555-565)
MEDC ~THI(3000-3200)
MCOR ~THI(300-326)
BEKS ~THI(59-63)
POLY ~THI(85-91)
SRIL ~THI(330-350)
TRAM ~THI(133-150)
BUMI ~THI(330-358)
AGRO ~THI(1000-1070)
ELSA ~THI(400-420)
ket :
-menu copet = sasaran scalping.
-harga lucu = ngarep naik.
-THI = target hari ini.
notes :
Entry saat harga ijo/naik.
Karena prinsip copet disini adalah ikut nebeng harga naik saat bandar akumulasi, bukan beli di saat harga jatuh lalu berharap rebound/harga mantul naik.

.Rheza agam 🍆

Update Harga Penting, 16 Maret 2017

Good morning,U.S. stocks closed higher Wednesday, helped by a bounce in oil prices, after the Federal Reserve took a less aggressive stance than expected. The central bank did raise interest rates, as expected.Dow........20950   +112.7     +0.54%
Nasdaq....5900    +43.2       +0.74%
S&P 500...2386    +19.8       +0.84%FTSE........7369    +10.8       +0.15% 
DAX.......12010     +21.1       +0.18%
CAC.........4986     +11.2       +0.23% Nikkei...19577        -32.1       -0.16% 
HSI........23793       -35.1        -0.15%
Shanghai.3242      +2.4         +0.08% 
ST Times.3135      -8.3           -0.26%

Indo10Yr.7.6281     -0.019    -0.25%
INDOBex216.4887+0.6261 +0.29%
US10Yr.....2.51        -0.09       -3.35%VIX...........11.63      -0.67       -5.45%USDIndx ..100.740    -1.00      -0.98%
Como Indx183.7950+1.6774+0.92%
(Core Commodity CRB
DJUSCL....38.72       +1.39     +3.72%
(Dow Jones US Coal Index) IndoCDS...129.695   -0.295    -0.23%         (5-yr INOCD5) IDR...........13364  …