Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret 2, 2020

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk MULAI BERLAKUKAN DISKON TIKET HINGGA SEPARUH HARGA.

IQPlus, (02/03) - Maskapai penerbangan nasional PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) dan anak perusahaannya, Citilink, mulai 1 Maret 2020, memberlakukan potongan harga pada sejumlah rute yakni dari dan ke Batam, Denpasar, Yogyakarta, Labuan Bajo, Lombok, Malang, Manado, Toba (Silangit), Tanjung Pandan dan Tanjung Pinang.

Pemberlakuan potongan harga tersebut merupakan tindak lanjut kebijakan pemberian insentif dari Pemerintah untuk menurunkan tarif penerbangan ke 10 destinasi wisata.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra mengungkapkan bahwa Garuda Indonesia Group mengapresiasi dan mendukung penuh program kebijakan insentif yang dicanangkan Pemerintah sebagai upaya guna mengantisipasi dampak wabah virus corona Covid-19 terhadap sektor pariwisata nasional khususnya untuk 10 destinasi wisata Indonesia tersebut.

"Dukungan Garuda Indonesia Group terhadap program pariwisata di 10 destinasi wisata yang ditetapkan Pemerintah ini juga disertai dengan komitmen untuk berpera…

PT Summarecon Agung Tbk LUNCURKAN KLASTER MORIZEN 2.

IQPlus, (02/03) - PT Summarecon Agung Tbk meluncurkan Klaster Morizen tahap 2 sebagai wujud komitmen Summarecon Bekasi dalam menghadirkan hunian berkualitas, nyaman, modern, serta inovatif sebagai simbol gaya hidup kelas atas dengan kehidupan yang penuh kebanggaan dan ketenangan.

"Sejak diluncurkan pertama kali pada 10 Agustus 2019, klaster ke-10 ini diterima dengan baik oleh masyarakat dan telah sukses terjual sebanyak 40 unit," kata Executive Director PT Summarecon Agung Tbk Albert Luhur, Jumat.

Albert mengungkapkan Klaster Morizen merupakan persembahan PT Summarecon Agung Tbk bersama Sumitomo Forestry Co., Ltd. Kemitraan berbentuk perusahaan patungan ini merupakan ekspansi pembangunan 'landed house' pertama Sumitomo di Asia Tenggara.

"Tentunya hal ini menjadi bentuk penghargaan tersendiri sekaligus menegaskan eksistensi Summarecon sebagai developer yang berkomitmen menghasilkan produk properti berstandar dunia. Masih dengan semangat yang sama yaitu menciptak…

PT Perusahaan Gas Negara Tbk SIAP PASOK GASIFIKASI BAGI 52 PEMBANGKIT LISTRIK PLN.

IQPlus, (02/03) - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) siap menjalankan mandat dari Pertamina untuk melaksanakan pasokan gasifikasi bagi 52 pembangkit listrik PLN dalam rangka mendukung pembangunan kelistrikan nasional.

Sesuai dengan perjanjian HoA yang telah ditandatangani oleh Pertamina dan PLN pada 27 Fabruari 2020, di mana Pertamina telah menunjuk dan menugaskan PGN sebagai subholding gas untuk penyediaan pasokan dan infrastruktur LNG untuk pembangkit listrik PLN dan berjalan efektif mulai Februari 2020.

"Dengan kapabilitas dalam mengembangkan infrastruktur dan mengelola 96 persen infrastruktur hilir gas bumi, PGN grup telah mengembangkan small scale LNG yang bisa digunakan untuk memasok demand kelistrikan," kata Sekretaris Perusahaan PGN, Rachmat Hutama, dalam informasi tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu.

Lebih lanjut, Rachmat menyatakan bahwa PGN yakin dapat membantu pemerintah dalam peningkatan pemanfaatan gas bumi di sektor pembangkit yang akan meningkatkan efi…

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk RAIH LABA Rp1,558 TRILIUN HINGGA DESEMBER 2019.

IQPlus, (02/03) PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) meraih laba yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar Rp1,558 triliun hingga periode 31 Desember 2019 naik dari laba Rp1,548 triliun di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Senin menyebutkan, pendapatan bunga bersih turun menjadi Rp6,082 triliun dari Rp6,499 triliun dan beban operasional selain bunga bersih Rp4,012 triliun turun dari Rp4,433 triliun.

Laba operasional naik tipis menjadi Rp2,069 triliun dari laba operasional tahun sebelumnya yang Rp2,065 triliun dan laba sebelum pajak diraih Rp1,977 triliun naik dari laba sebelum pajak Rp1,937 triliun tahun sebelumnya.

Total aset perseroan hingga periode 31 Desember 2019 mencapai Rp123,536 triliun naik dari total aset Rp120,191 triliun hingga 31 Desember 2018. (end)

LABA PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk TURUN JADI Rp1,77 TRILIUN.

IQPlus, (02/03) - Laba PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) alami penurunan sebesar 18,6% hingga periode 31 Desember 2019 menjadi Rp1,77 triliun dari laba Rp2,17 triliun di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Senin menyebutkan, penjualan neto naik menjadi Rp36,74 triliun dari Rp34,01 triliun dan kenaikan beban pokok penjualan menjadi Rp29,62 triliun dari Rp26,80 triliun membuat laba bruto turun menjadi Rp7,12 triliun dari Rp7,21 triliun.

Laba usaha turun menjadi Rp3,15 triliun dibandingkan laba usaha Rp3,84 triliun tahun sebelumnya dan laba sebelum pajak penghasilan turun menjadi Rp2,57 triliun dari laba sebelum pajak penghasilan Rp3,09 triliun tahun sebelumnya.

Total aset perseroan mencapai Rp25,18 triliun hingga periode 31 Desember 2019 naik dibandingkan total aset Rp23,04 triliun yang tercatat hingga 31 Desember 2018. (end)

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. : INSTRUKSI PUPR AGAR PERBAIKAN KINERJA DI PROYEK KERETA CEPAT.

IQPlus,(02/03) - Direktur Utama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. atau Wika Tumiyana menyatakan instruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terkait proyek kereta cepat Jakarta-Bandung merupakan evaluasi agar terdapat perbaikan kinerja dalam pembangunan proyek tersebut.

"Bukan diberhentikan, kita kemarin ada saluran yang sedikit tersumbat. Dievaluasi ulang supaya ada perbaikan kinerja teman-teman konsorsium China," ujar Tumiyana di Jakarta, Senin.

Tumiyana mengatakan bahwa instruksi Kementerian PUPR tersebut merupakan pengingat agar ada perbaikan terlebih dahulu sebelum melanjutkan pembangunan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung.

"Kinerjanya diperbaiki, saluran drainase yang tertutup dibuka, kesehatan dan keselamatan kerja atau K3 diperbaiki, standar SOP ditepatin supaya kerjanya positif," katanya.

Terkait waktu perbaikan dua pekan dari Kementerian PUPR, Dirut Wika itu menyebut hal tersebut merupakan batasan.

"Dua minggu itu batasannya, kalau…

PT Wijaya Karya Beton Tbk RAIH LABA BERSIH Rp512,35 MILIAR.

IQPlus, (02/03) - PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) meraih laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar Rp512,35 miliar hingga periode 31 Desember 2019 naik dari laba bersih Rp486,35 miliar di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Senin menyebutkan, pendapatan usaha naik menjadi Rp7,08 triliun dari Rp6,93 triliun dan laba bruto diraih Rp950,72 miliar naik dari laba bruto Rp882,42 miliar.

Sedangkan meski beban usaha meningkat menjadi Rp155,31 miliar dari Rp149,88 miliar namun laba usaha tetap naik menjadi Rp795,41 miliar dari laba usaha tahun sebelumnya yang Rp732,55 miliar.

Beban lain-lain naik menjadi Rp169,14 miliar dari Rp113,29 miliar membuat laba sebelum pajak diraih Rp626,27 miliar dari laba sebelum pajak tahun sebelumnya yang Rp619,25 miliar.

Jumlah aset perseroan mencapai Rp10,34 triliun hingga 31 Desember 2019 naik dari jumlah aset Rp8,88 triliun hingga periode 31 Desember 2018. (end)

Provident Agro (PALM) menyiapkan dana Rp 28,93 miliar Untuk BuyBack Saham

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Provident Agro Tbk (PALM) berencana melakukan pembelian kembali (buyback) saham sebanyak-banyaknya 110 juta saham. Jumlah tersebut setara 1,55% dari seluruh modal ditempatkan atau disetor penuh. Untuk melancarkan aksinya, PALM mengalokasikan dana sebanyak-banyaknya Rp 28,93 miliar.
Dalam keterbukaan informasi disebutkan, aksi buyback ini menjadi salah satu bentuk usaha PALM untuk meningkatkan nilai pemegang saham dan kinerja saham.
"Sehingga akan memberikan fleksibilitas yang besar kepada Provident Agro dalam mengelola modal untuk mencapai struktur permodalan yang efisien," seperti yang tertulis dalam keterbukaan informasi, Senin (2/3). Terkait harga penawaran buyback, PALM akan membeli dengan harga yang lebih rendah atau sama dengan harga transaksi sebelumnya.
Rencananya buyback diperkirakan akan mendapat restu dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar 8 April 2020 mendatang. Jika berjalan sesuai rencana, buyback akan dilak…

Rekomendasi Saham IPOT | RALS, CTRA, PTBA

IHSG (5.370-5.530) : indeks harga saham gabungan diprediksi akan melanjutkan pelemahannya. Target pelemahan indeks pada level 5.370 kemudian 5.290 dengan resist di level 5.530 dan 5.610. RALS (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.190 kemudian 1.345 dengan support di level 880, cut loss jika break 725. CTRA (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.010 kemudian 1.075 dengan support di level 880, cut loss jika break 815. PTBA (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 2.170 dengen resist di level 2.300 dan 2.360. XISI (Sell) : Target pelemahan harga pada level 280 kemudian 275 dengan resist di level 290 dan 295. XMTS (Sell) : Target pelemahan harga pada level 433 kemudian 425 dengan resist di level 449 dan 457. XPID (Sell) : Target pelemahan harga pada level 472 kemudian 465 dengan resist di level 486 dan 493. Full report bisa di akses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3c9mj0

Analisa saham BRPT | 2 Maret 2020

Saham BRPT pada perdagangan tanggal 28 Februari 2020 ditutup pada harga 985, mengalami penguatan, yaitu 0,51% dibandingkan hari sebelumnya. Hal ini disertai dengan kenaikan volume, yaitu 149% dibandingkan hari sebelumnya. Indikator Stochastic Slow menunjukkan bahwa saham ini berada pada kondisi oversold dengan arah naik dan mengalami golden cross. Indikator MACD menunjukkan bahwa saat ini berada di bawah garis 0 dengan kecenderungan bearish.
Rekomendasi : Beli Spekulatif Berpotensi ke 1100 Jika turun di bawah 885 maka lupakan
Disclaimer: ON www.sahamonline.id

Rekomendasi Saham MNC Sekuritas | ICBP, WSKT, ITMG, PGAS

MNC Daily Scope Wave 2 Maret 2020
Akhir pekan lalu (28/2), IHSG ditutup terkoreksi 1,5% ke level 5,452 setelah sebelumnya sempat mencapai level terendahnya di 5,288. Kami perkirakan posisi IHSG sedang berada di wave [iii] dari wave (C). Selanjutnya, IHSG berpeluang menguat untuk membentuk wave [iv]. Support: 5,420, 5,325 Resistance: 5,570, 5,750
ICBP - Buy on Weakness (10,275) Pada akhir pekan kemarin (28/2), ICBP terkoreksi 2,6% dan diikuti oleh tekanan jual yang cukup agresif. Kami memperkirakan posisi ICBP saat ini sedang berada di akhir wave [v] dari wave C, sehingga koreksi ICBP sudah cenderung terbatas dan berpotensi menguat. Buy on Weakness: 10,025-10,175 Target Price: 10,900-11,125 Stoploss: below 9,700
WSKT - Buy on Weakness (975) Pada perdagangan kemarin (28/2), WSKT terkoreksi 2,5% disertai dengan tekanan jual yang besar dan membentuk candle hammer. Kami perkirakan saat ini WSKT sudah berada di akhir wave [v] dari wave C dari wave (3), sehingga koreksi WSKT sudah relatif t…

Saham Online di Facebook