google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Saham Online Indonesia Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober 15, 2019

Saham SRIL | Obligasi Sritex Senilai US$ 225 Juta Diborong Fund Manager Asia

Emiten tekstil PT Sri Rejeki Isman Tbk atau Sritex (SRIL) menerbitkan obligasi dalam mata uang dollar AS dengan nilai pokok US$ 225 juta. Obligasi dengan bunga 7,25% ini akan jatuh tempo pada 2025. Melansir keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (14/10) President Director Sri Rejeki Isman Iwan Setiawan menjelaskan, rencana penerbitan surat utang baru ini dijamin oleh PT Sinar Pantja Dijaja, PT Bitratex Industries, dan PT Primayudha Mandirijaya selaku entitas perusahaan. "SRIL telah menetapkan harga atas suatu penawaran surat utang senior," jelas Iwan dalam keterangan tertulis Senin (14/10). Menurut Iwan, penerimaan global yang luar biasa atas obligasi ini menjadi bukti kisah terpadu Sritex dan rekam jejak yang kuat di industri tekstil manufaktur. Buktinya, obligasi baru ini mendapat pesanan lebih dari US$ 430 juta dari 63 akun, dengan perincian alokasinya: 71% Asia; 27% di Eropa, Timur Tengah, & Afrika (EMEA); dan 2% di Amerika Serikat (AS). Berd

Saham BJBR | BJB MULAI FOKUS BIAYAI PEMBANGUNAN FLPP

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat (BJB) mulai fokus membiayai pembangunan rumah sederhana program fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) sesuai dengan visi pemerintah. "Kami mulai mengucurkan pembiayaan rumah FLPP sejak tahun ini, jadi sejauh ini baru empat pengembang rumah sederhana yang menjadi mitra kami," kata Pemimpin Cabang BJB Surakarta Bernard Aditya Respati di sela penandatanganan nota kesepahaman dengan tiga pengembang rumah FLPP di Ndalem Gondosuli, Solo, Senin. Ia mengatakan dari awal tahun hingga saat ini BJB Surakarta baru membiayai pembangunan sebanyak delapan unit rumah sederhana. Dengan adanya penandatanganan nota kesepahaman tersebut diharapkan akan makin banyak rumah sederhana terbangun di Soloraya yang dibiayai oleh BJB. "Kebetulan secara nasional kami masih ada kuota untuk pembiayaan KPR FLPP. Dengan tiga pengembang ini kami tidak ada batasan maksimal untuk jumlah unit rumah yang terbangun," katanya. Ia mengata

Saham GIAA | Penjualan Tiket Garuda Bakal Naik di Akhir Tahun, Ini Rekomendasinya

Industri penerbangan lebih optimistis jelang akhir tahun ini. Pasalnya, perusahaan penerbangan akan memanfaatkan high season untuk meningkatkan penjualan tiket. PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA), dalam catatan KONTAN, bakal memaksimalkan potensi high season tersebut dengan penggunaan pesawat berbadan lebar. Adapun rute pesawat wide body ini antara lain tujuan Bali, Surabaya, dan Singapura. Biasanya, di beberapa rute, Garuda Indonesia lebih mengandalkan Boeing 737 NG. Nah, saat permintaan tinggi, mereka bakal menggantinya dengan Airbus 330-200. Analis Jasa Utama Capital Sekuritas Chris Apriliony menyampaikan, libur akhir tahun memang menjadi sentimen positif bagi industri penerbangan. Dia memprediksi, kontribusi dari libur Natal dapat meningkatkan pendapatan sebesar 150% ketimbang kuartal sebelumnya. Guna meningkatkan kinerja, emiten penerbangan seperti Garuda dan PT Airasia Indonesia Tbk (CMPP) bisa memberikan promo untuk kursi-kursi yang masih kosong menjelang kebera

Saham BBNI | Likuiditas Bank BNI Ketat, Ini Rekomendasinya

Performa kinerja keuangan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) tidak dalam posisi terbaiknya. Likuiditas Bank BNI sudah cukup ketat.Itu tercermin dari loan to deposit ratio (LDR) yang mencapai 96,8%. Perolehan laba perusahaan juga menurun. Seperti dikutip dari riset Deutsche Bank 30 September, laba bersih Bank BNI per Agustus tercatat Rp 577 miliar. Angka ini turun 55% secara tahunan dan 51% secara bulanan. Sehingga, sejak awal tahun hingga Agustus lalu, akumulasi laba Bank BNI sebesar Rp 8,7 triliun, turun 7% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Raymond Kosasih, Analis Deutsche Bank menjelaskan, penurunan laba bersih akibat kenaikan biaya kredit. Sejak awal tahun, biaya kredit BBNI mencapai Rp 5,8 triliun. Itu setelah BBNI mencatat biaya kredit Rp 1,5 triliun pada Agustus. "Angka ini meningkat 246% secara tahunan dan 81% secara bulanan," ujarnya. Kenaikan biaya kredit Bank BNI sejalan dengan terus tumbuhnya penyaluran kredit. Pertumbuhannya secar

Saham CARS | PRESIDEN KOMISARIS CARS KURANG KEPEMILIKAN SAHAMNYA

Simon Harto Budi yang merupakan Presiden Komisaris PT Industri dan Perdagangan Bintrao Dharma Tbk (CARS) telah mengurangi kepemilikan sahamnya di perusahaan tersebut. Menurut keterangan perseroan Selasa disebutkan, Simon melepas sebanyak 4.764.781 lembar saham CARS pada 25 September 2019 pada harga Rp210 per lembar atau total transaksi mencapai Rp1.000.604.010. Dengan pelepasan tersebut maka kepemilikan Simon Harto Budi berkurang dari semula 7.403.411 lembar saham menjadi 2.638.630 lembar saham. (end) Sumber: http://www.iqplus.info/news/stock_news/cars-presiden-komisaris-cars-kurang-kepemilikan-sahamnya,87090241.html

Rekomendasi Saham IPOT | JSMR, ISAT, SMRA

IHSG (6.090-6.160) : indeks harga saham gabungan diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat. Target kenaikan indeks pada level 6.160 kemudian 6.195 dengan support di level 6.090 dan 6.055. JSMR (Buy) : Target kenaikan harga pada level 5.700 kemudian 5.775 dengan support di level 5.550, cut loss jika break 5.475. ISAT (Buy) : Target kenaikan harga pada level 3.300 kemudian 3.470 dengan support di level 2.770, cut loss jika break 2.520. SMRA (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.180 kemudian 1.195 dengan support di level 1.150, cut loss jika break 1.135. XIPI (Buy) : Target kenaikan harga pada level 170 kemudian 171 dengan support di level 168, cut loss jika break 167. XIIF (Buy) : Target kenaikan harga pada level 630 kemudian 635 dengan support di level 620, cut loss jika break 615. XPFT (Buy) : Target kenaikan harga pada level 527 kemudian 530 dengan support di level 520, cut loss jika break 517. Akses full report di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3c7mva

Rekomendasi Saham Mirae Asset Sekuritas | APLN, INTP, WIKA

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight Okt  15, 2019 (tasrul@miraeasset.co.id) IHSG Daily, 6,126.88 (+0.35%), consolidation, trading range 6,096 – 6,146. Indikator MFI optimized dan indikator W%R optimized masih cenderung naik. Sementara pada periode weekly indikator MFI optimized , indikator W%R optimized koreksi mulai terbatas namun indikator RSI optimized mulai bergerak naik. Daily support di 6,096 dan resistance di 6,146. Cut loss level di 6,030. APLN Weekly  ,230 (-0.86%),buy on weakness, trading range 220 – 246. Indikator MFI optimized, indikator W%R optimized dan indikator RSI optimized akan menguji support trend line. Weekly support  di 220 sementara itu weekly  resistance  di 246. Cut loss level  di 210. INTP Weekly 18,950 (+3.98%), buy on weakness, trading range 17,900 – 19,500. Indikator W%R optimized dan RSI optimized  cenderung naik. Weekly support  di  17,900 sementara itu weekly resistance  di 19,500. Cut loss level  di  17,400. WIKA W

Rekomendasi Saham MNC Sekuritas | PTPP, CPIN, ISAT, ASII

MNC Daily Scope Wave 15 Oktober 2019 IHSG kemarin (14/10), ditutup menguat 0,35% ke level 6,126. Kami memperkirakan IHSG sudah berada pada akhir wave (iv), dimana IHSG dimungkinkan masih dapat menguat hingga level 6,170. Setelahnya, IHSG berpotensi terkoreksi untuk membentuk wave (v) pada 5,950-5,900. Support: 6,050, 5,950 Resistance: 6,170, 6,200 PTPP - Buy on Weakness (1,630) Kemarin (14/10), PTPP ditutup menguat 1,8% ke level 1,630. Kami perkirakan PTPP sedang berada di awal wave (C), sehingga PTPP masih dapat melanjutkan penguatannya. Buy on Weakness: 1,600-1,630 Target Price: 1,770, 1,890, 2,020 Stoploss: below 1,550 CPIN - Buy on Weakness (5,500) Dengan penguatan sebesar 4,3% kemarin (14/10), kami memperkirakan CPIN sedang berada di wave c dari wave (iii). Hal ini berarti, CPIN masih berpotensi melanjutkan penguatannya ke area 6,000-6,500. Buy on Weakness: 5,175-5,350 Target Price: 6,000, 6,500 Stoploss: below 4,800 ISAT - Buy on Weakness (3,040) Posisi ISA

Saham MAPI Breakout Lagi, Bisakah Menembus All Time High?

Analisis Saham MAPI Informasi Terbaru Perusahaan PT Mitra Adiperkasa Tbk. memberikan pinjaman kepada anak usahanya PT Mapple Mitra Adiperkasa dengan nilai maksimal Rp50 miliar. Jangka waktu utang selama 2 tahun terhitung sejak tanggal penandatanganan. Manajemen menyatakan transaksi afiliasi ini bertujuan agar pengaturan cash management internal grup perseroan lebih efisien.  Sumber Informasi: https://market.bisnis.com/read/20190930/192/1153801/mitra-adiperkasa-mapi-kucurkan-pinjaman-rp50-miliar-ke-anak-usaha Analisis Teknikal Saham MAPI pada tanggal 14 Oktober 2019 ditutup menguat pada harga 1050, naik 3,96%. Hal ini disertai dengan kenaikan volume, yaitu 160% dari hari sebelumnya. Proses akumulasi saham ini terlihat menarik. Volatilitas saham ini berada pada area pertengahan ke jenuh beli. Jika ditinjau dari trendnya, maka secara garis besar saham ini dalam keadaan uptrend. Rekomendasi BUY Support : 970 - 960 Resisten : 1115 by Abduh Disclaimer

Saham MSIN Rebound dari Koreksi Wajarnya, Bagaimana Selanjutnya?

Analisis Saham MSIN Informasi Terbaru Perusahaan PT MNC Studios International Tbk., Starhits telah memulai aktivitas MCN (Multi Channel Network) yang mendapat perizinan dari Youtube per Agustus 2019.  Dengan bisnis MCN ini, Starhits memiliki kemampuan untuk memonetisasi tak hanya konten yang dibuatnya sendiri tetapi juga konten buatan content creator lain. Adapun untuk monetisasi konten buatan pihak lain akan menggunakan skema bagi hasil (sharing revenues).  Presiden Direktur MNC Studios International Ella Kartika mengatakan, kehadiran bisnis MCN akan semakin memperkuat pertumbuhan emiten bersandi saham MSIN tersebut ke depannya. (dk)  Sumber Informasi:  https://market.bisnis.com/read/20190910/192/1146656/mnc-studios-international-msin-mulai-bisnis-multi-channel-network Analisa Teknikal Saham MSIN pada tanggal 15 Oktober 2019 ditutup menguat pada harga 454, naik 5,09%. Hal ini disertai dengan kenaikan volume, yaitu 2356% dari hari sebelumnya. Proses akumulasi s

Rekomendasi Saham Binaartha Parama Sekuritas | AUTO, INCO, LPKR, MNCN, TELE, TKIM

IHSG Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pada perdagangan hari ini diperkirakan berbalik terkoreksi wajar, setelah kemarin penguatannya mulai berkurang dengan kenaikan sebesar 0,35 persen ke level 6.126. Indikator MACD telah membentuk pola golden cross di area negatif, sedangkan indikator Stochastic dan RSI sudah berada di area netral. Meski demikian, terlihat pola hanging man candle yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan IHSG , sehingga indeks berpeluang menuju level support terdekat. Saat ini support pertama dan kedua berada di level 6.105 dan 6.023, sedangkan resistance pertama dan kedua di posisi 6.169 dan 6.196. Saham Pilihan PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) Daily (Rp1.150) (RoE: 4,31%; PER: 11,28x; EPS: 102,36; PBV: 0,49x; Beta: 1,27). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat morning star candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada k

Rekomendasi Saham Profindo Sekuritas | ACES, WSBP, SMBR, ISAT, MAPI, BTPS

PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) Pada perdagangan Senin (14/10) ditutup pada level Rp 1.785 atau menguat Rp 15. Secara teknikal, candle terbentuk inverted hammer mengindikasikan bullish. Indikator stochastic netral di area middle dan volume menunjukkan tren pembelian meningkat. Rekomendasi: Sell on strength pada level Rp 1.840. PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) Pada perdagangan Senin (14/10) ditutup pada level Rp 330 atau menguat Rp 6. Secara teknikal, candle terbentuk long leg doji mengindikasikan bullish. Indikator stochastic uptrend dan volume menunjukkan tren pembelian meningkat. Rekomendasi: Buy dengan target harga Rp 350 dan stop loss kurang dari Rp 326. PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) Pada perdagangan Senin (14/10) ditutup pada level Rp 605 atau melemah Rp 25. Secara teknikal, candle terbentuk spinning mengindikasikan rebound. Indikator stochastic golden cross dan volume menunjukkan tren pembelian meningkat. Rekomendasi: Buy dengan target harga Rp 6

Saham Online di Facebook