Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober 7, 2019

Saham BJTM | BANK JATIM GELAR GEMERLAP SIMPEDA DORONG PENINGKATAN DPK

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) menggelar gemerlap hadiah undian Simpeda untuk mendorong peningkatan dana pihak ketiga (DPK) di bank milik Pemprov Jatim tersebut.

Komisaris Utama Bank Jatim, Akhmad Sukardi dalam keterangannya di Surabaya, Minggu, mengatakan kegiatan gemerlap undian Simpeda diselenggarakan di beberapa kabupaten /kota di Jawa Timur, dan sebagai salah bentuk apresiasi kepada para nasabah yg sudah loyal dengan Bank Jatim.

Kabupaten/kota yang dibidik masing-masing Kabupaten Lumajang dan Kota Malang, kemudian Mojokerto yang turut diikuti 8 cabang yakni Bank Jatim Cabang Mojokerto, Sumenep, Kangean, Pamekasan, Sampang, Bangkalan, Sidoarjo, dan Gresik.

"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar besarnya kepada Forkopimda Kota Mojokerto atas support yang diberikan sehingga acara berjalan lancar," katanya.

Sementara itu, selama semester I DPK Bank Jatim mencatatkan pertumbuhan 17 persen (YoY) yaitu sebesar Rp57,93 triliun. Pertumbuhan ini menun…

Saham IPTV | IPTV BERENCANA MEMBELI SALAH SATU PERUSAHAAN BROADBAND

Manajemen PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV) berencana untuk membeli saham kompetitornya, salah satu perusahaan IPTV/broadband di Indonesia (Perusahaan Target).

Manajemen IPTV telah memulai diskusi dengan manajemen Perusahaan Target dan pemegang saham utamanya. Menurut Ade Tjendra, CEO IPTV, alasan aksi korporasi ini adalah untuk menciptakan sinergi dalam konten, iklan, jaringan, bandwidth, dan banyak lainnya.

Kedua belah pihak telah menandatangani non-disclosure agreement (NDA) dan keberhasilan aksi korporasi ini akan tunduk pada hasil uji tuntas dan kedua belah pihak mencapai persyaratan komersial yang disepakati bersama.

Pengungkapan ini dilakukan untuk memberikan informasi yang sama kepada publik tentang proses tersebut karena IPTV merupakan perusahaan terbuka, demikian keterangan perseroan seperti dikutip Senin. (end)

Sumber: http://www.iqplus.info/news/stock_news/iptv-iptv-berencana-membeli-salah-satu-perusahaan-broadband,79075708.html

Saham ARTO | BEI CABUT SUSPENSI SAHAM BANK ARTO

Bursa Efek Indonesia (BEI) pada mencabut suspensi saham PT Bank Artos Indonesia Tbk (ARTO) mulai sesi pertama perdagangan saham Senin ini.

Menurut keterangan BEI disebutkan bahwa suspensi dicabut di pasar reguler dan pasar tunai.

Seperti diketahui bahwa BEI mensuspensi saham Bank Arto sejak 3 Oktober 2019 lalu karena telah alami kenaikan signifikan. (end)

Sumber: http://www.iqplus.info/news/stock_news/arto-bei-cabut-suspensi-saham-bank-arto,79074816.html

Saham SQMI | RENUKA JUAL EMAS SENILAI Rp2,3 MILIAR KE INDAH GOLDEN SIGNATURE

PT Renuka Coalindo Tbk (SQMI) melalui anak usahanya PT Wilton Wahana Indonesia (WWI) pada 4 Oktober lalu telah menjual sebagian emas yakni sebanyak 3,443 kilogram.

Menurut keterangan perseroan yang diperoleh Senin disebutkan, penjualan dilakukan dengan harga spot lokal senilai Rp678.286 per gram dengan nilai total pendapatan setelah memperhitungkan diskon serta royalty maka pendapatan bersih yang dibukukan group sebesar Rp2,32 miliar.

Adapun pembeli emas grup perseroan adalah PT Indah Golden Signature. Sementara fasilitas pengolahan belum dapat beroperasi secara penuh, maka grup perseroan berencana untuk secara berkala menjual emas hasil trial production agar menjadi pendapatan grup perseroan yang berkesinambungan. (end)

Sumber: http://www.iqplus.info/news/stock_news/sqmi-renuka-jual-emas-senilai-rp2-3-miliar-ke-indah-golden-signature,79080231.html

Saham ADMF | ADIRA FINANCE CATATKAN OBLIGASI Rp1,192 TRILIUN

PT Adira Finance pada Senin ini mencatatkan Obligasi Berkelanjutan IV Tahap VI senilai Rp1,192 triliun.

Menurut keterangan BEI disebutkan, obligasi terdiri dari tiga seri yakni seri A dengan nilai pokok Rp299 miliar berbunga 6,75% dan jangka waktu 370 hari, seri B dengan nilai pokok Rp703 miliar berbunga 7,80% dan jangka waktu 36 bulan serta seri C dengan nilai pokok Rp190 miliar berbunga 8,10% dan jangka waktu 60 bulan.

Wali amanat PT Bank Negara Indonesia dimana hasil pemeringkatan dari PT Pemeringkat Efek Indonesia yakni idAAA. Perseroan memberikan jaminan berupa piutang lancar pembiayaan. (end)

Sumber : http://www.iqplus.info/news/stock_news/adfm-adira-finance-catatkan-obligasi-rp1-192-triliun,79081406.html

Saham IMPC | IMPC BERI JAMINAN PINJAMAN ANAK USAHA KE BCA

PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) memberikan jaminan perusahaan (coporate guarantee) atas fasilitas kredit anak usahanya Unipack Plasindo (UPC) kepada PT Bank Central Asia Tbk.

Menurut keterangan perseroan yang diperoleh Senin disebutkan, penandatanganan pemberian jaminan dilakukan 3 Oktober 2019 sesuai Akta Pemberian Jaminan dan Ganti Rugi nomor 12 yang dibuat dihadapan Susana Tanu SH, notaris di Jakarta.

Jaminan dilakukan atas pemberian fasilitas kredit BCA ke UPC berupa fasilitas kredit lokal dengan pagu tidak melebihi Rp20 miliar, fasilitas time loan revolving dengan jumlah pagu tidak lebih dari Rp20 miliar, fasilitas kredit investasi 1 dengan jumlah pagu tidak lebih dari Rp7,5 miliar dan fasilitas kredit 2 dengan pagu kredit tidak lebih dari Rp36 miliar.

Adapun nilai jaminan perusahaan sebesar maksimal Rp77,5 miliar. Seperti diketahui UPC merupakan anak usaha perseroan dengan kepemilikan 99,9%. (end)

Sumber: http://www.iqplus.info/news/stock_news/impc-impc-beri-jaminan-pinjam…

Saham BBTN | BTN SIAPKAN DUA OPSI SPIN OFF UNIT USAHA SYARIAH

Manajemen PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) tengah menyiapkan dua opsi untuk melakukan pemisahan (spin off) unit usaha syariah menjadi badan usaha tersendiri.

"Opsi-opsi diperlukan mengingat kita butuh dana Rp4,5 sampai Rp5 triliun sebagai modal BTN Syariah yang tidak mungkin disuntik sepenuhnya oleh BTN selaku induk," kata Direktur Keuangan dan Treasury BTN, Nixon Napitupulu di Yogyakarta, Sabtu, dalam acara gathering dengan wartawan.

Lebih jauh Nixon mengaku, tahun depan rencana spin off UUS akan disampaikan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK), setelah itu perseroan memiliki waktu hingga 2023 untuk segera merealisasikan aksi korporasi tersebut.

Nixon menjelaskan dua opsi sedang dikaji untuk melakukan spin off antara lain mengakuisisi bank syariah lain atau merger dengan bank BUMN syariah dan mendirikan anak usaha baru.

"Yang terpenting ada cangkangnya (wadah atau perusahaan) dulu sebagai tempat BTN syariah," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama Direktur Consumer Bankin…

Rekomendasi Saham Mirae Asset Sekuritas 7 Oktober 2019 | PGAS, BNLI, INCO

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight
Okt  7, 2019
(tasrul@miraeasset.co.id)

IHSG Daily, 6,061.25 (+0.38%), test resistance at 6,088, trading range 6,031 – 6,088. Indikator MFI optimized menguji support line dan indikator RSI optimized mulai bergerak naik Sementara pada periode weekly indikator MFI optimized  dan indikator RSI optimized juga terlihat masih bergerak turun. Daily support di 6,031 dan resistance di 6,089. Cut loss level di 6,000.

PGAS Daily  ,2,100 (+1.94%),trading buy, trading range 2,080 – 2,150. Indikator MFI optimized dan RSI optimized masih cenderung naik. Daily support  di 2,020 sementara itu daily resistance  di 2,150 Cut loss level  di 2,030.


BNLI Daily 1,140 (+1.33%), trading buy, trading range 1,115 – 1,160. Indikator MFI optimized dan RSI optimized  cenderung naik. Daily support  di  1,115 sementara itu daily resistance  di 1,160. Cut loss level  di 1,100.

INCO Daily, 3,630(+1.1%), trading buy, trading range 3,540 – 3,680. Indikator MFI optimized d…

Rekomendasi Saham MNC Sekuritas 7 Oktober 2019

MNC Daily Scope Wave
7 Oktober 2019

Menutup pekan lalu (4/10), IHSG ditutup pada zona positif di level 6,061 sebesar 0,4%, seperti yang kami perkirakan. Selanjutnya, IHSG masih berpotensi untuk melanjutkan penguatannya untuk membentuk wave iv dengan rentang 6,100-6,150.
Support: 6,030, 5,900
Resistance: 6,100, 6,200

AKRA - Buy on Weakness (4,090)

AKRA ditutup menguat 4,3% pada pekan lalu, kami perkirakan AKRA saat ini sedang berada pada awal wave 3 dari wave (C). Penguatan AKRA ini akan lebih terkonfirmasi apabila dapat menembus level 4,330.
Buy on Weakness: 3,900-4,000
Target Price: 4,330, 4,580, 4,780
Stoploss: below 3,670

TINS - Buy on Weakness (910)

Koreksi yang terjadi pada TINS kami perkirakan sedang membentuk wave C dari wave [B], yang berarti TINS masih berpotensi untuk terkoreksi kembali ke area 800-850. Selanjutnya, TINS akan berbalik menguat membentuk wave [C].
Buy on Weakness: 800-850
Target Price: 1,000, 1,120, 1,250
Stoploss: below 730

PTBA - Buy on Weakness (2,200)

Posi…

Analisa Saham UNVR dan WIKA

PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR)
Daily (Rp45.425) (RoE: 106,80%; PER: 46,71x; EPS: 972,96; PBV: 50,09x; Beta: 0,74). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp45.100-45.500, dengan target harga secara bertahap di level Rp46.125, 48.000 dan 49.650. Support: Rp44.775 dan 44.350.
PT Wijaya Karya Tbk (WIKA)
Daily (Rp1.855) (RoE: 9,76%; PER: 9,37x; EPS: 197,98; PBV: 0,91x; Beta: 1,82). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp1.840-1.860, dengan target harga secara bertahap di level Rp1.920 dan 2.350. Support: Rp1.800.

PT Binaartha Parama Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama

Analisa Saham ERAA dan PTBA

PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA)
Daily (Rp1.655) (RoE: 4,50%; PER: 24,25x; EPS: 68,24; PBV: 1,09x; Beta: 1,03). Pergerakan harga saham akan menguji garis MA-200 terlebih dahulu sebelum potensi rebound terbuka lebar. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp1.630-1.660, dengan target harga secara bertahap di level Rp1.765, 1.835 dan 1.950. Support: Rp1.610 dan 1.520.
PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA)
Daily (Rp2.200) (RoE: 23,28%; PER: 6,30x; EPS: 349,28; PBV: 1,47x; Beta: 1,94). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp2.190-2.210, dengan target harga secara bertahap di level Rp2.300, 2.400, 3.400 dan 3.710. Support: Rp2.160 dan 2.110.

PT Binaartha Parama Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama

Analisa Saham BMRI dan BSDE

PT Bank Mandiri Tbk (BMRI)
Daily (Rp6.400) (RoE: 13,77%; PER: 10,93x; EPS: 585,74; PBV: 1,51x; Beta: 1,43). Terlihat bullish homing pigeon candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp6.300-6.400, dengan target harga secara bertahap di level Rp6.475, 6.650, 6.800, 7.425, 8.050 dan 8.650. Support: Rp6.175.
PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE)
Daily (Rp1.320) (RoE: 12,44%; PER: 6,12x; EPS: 217,98; PBV: 0,76x; Beta: 1,6). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat bullish homing pigeon candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp1.310-1.330, dengan target harga secara bertahap di level Rp1.355, 1.420, 1.500, 1.690 dan 1.880. Support: Rp1.310 dan 1.260.

PT Binaartha Parama Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama

Saham Online di Facebook