Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2020

PT Buana Lintas Lautan Tbk Raih Kenaikan Pendapatan | Saham BULL

IQPlus. (03/04) - PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) meraih pendapatan sebesar US$101,45 juta hingga periode 31 Desember 2019 naik dari pendapatan US$85,43 juta di periode sama tahun sebelumnya.
Laporan keuangan perseroan Jumat menyebutkan, laba kotor diraih US$42,92 juta dari laba kotor US$33,58 juta tahun sebelumnya dan laba sebelum pajak diraih US$23,41 juta naik dari laba sebelum pajak tahun sebelumnya yang US$14,87 juta.
Laba yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk diraih US$20,99 juta naik dari laba US$13,51 juta tahun sebelumnya. Total aset perseroan mencapai US$550,84 juta hingga periode 31 Desember 2019 naik tajam dari total aset US$329,98 juta hingga 31 Desember 2018. (end)

PT Asuransi Ramayana Tbk Raih Kenaikan Pendapatan | Saham ASRM

IQPlus, (03/04) - PT Asuransi Ramayana Tbk (ASRM) meraih pendapatan usaha sebesar Rp359,66 miliar hingga periode 31 Desember 2019 naik tipis dari pendapatan usaha Rp352,49 miliar di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Jumat menyebutkan, beban usaha tercatat Rp299,07 miliar turun tipis dari beban usaha Rp300,94 miliar tahun sebelumnya dan laba usaha naik menjadi Rp60,58 miliar dari laba usaha Rp51,55 miliar tahun sebelumnya.

Penurunan pendapatan lain-lain bersih menjadi Rp14,43 miliar dari Rp36,65 miliar membuat laba sebelum pajak turun menjadi Rp75,01 miliar dari laba sebelum pajak tahun sebelumnya yang Rp88,19 miliar.

Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk turun menjadi Ro62,86 iliar dari laba Rp76,59 miliar tahun sebelumnya. Total aset perseroan mencapai Rp1,55 triliun hingga periode 31 Desember 2019 naik dari total aset Rp1,48 triliun hingga periode 31 Desember 2018. (end)

PT Maybank Indonesia Tbk Bagi Dividen 29 April 2020 | Saham BNII

IQPlus, (03/04) - PT Maybank Indonesia Tbk (BNII) akan membagikan dividen tunai tahun buku 2019 sebesar Rp4,8305 per saham pada 29 April 2020.
Menurut keterangan perseroan Jumat, cum dan ex di pasar reguler dan negosiasi 7 dan 8 April 2020 sedangkan di pasar tunai pada 9 dan 13 April 2020 dengan DPS hingga 9 April 2020.
Pembagian dividen ini berdasarkan hasil keputusan RUPS Tahunan perseroan pada 30 Maret 2020 dimana total nilai dividen yang dibagian sebesar Rp368.504.050.148. (end)

PT Destinasi Tirta Nusantara Tbk Alami Penurunan Pendapatan | Saham PDES

IQPlus, (03/04) - PT Destinasi Tirta Nusantara Tbk (PDES) mencatat pendapatan Rp461,93 miliar hingga periode 31 Desember 2019 turun dari pendapatan Rp514,85 miliar di periode sama tahun sebelumnya.
Laporan keuangan perseroan Jumat menyebutkan beban pokok jadi Rp371,44 miliar dari beban pokok Rp399,84 miliar membuat laba bruto turun jadi Rp90,49 miliar dari laba bruto Rp115,01 miliar.
Beban usaha turun jadi Rp91,55 miliar dari Rp97,63 miliar dan rugi usaha diderita Rp1,06 miliar dari laba usaha Rp17,38 miliar tahun sebelumnya. Beban lain-lain bersih naik jadi Rp14,40 miliar dari Rp10,10 miliar membuat rugi sebelum pajak tercatat Rp15,46 miliar dari laba sebelum pajak Rp7,28 miliar tahun sebelumnya.
Rugi tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk diderita Rp14,81 miliar usai meraih laba Rp3,51 miliar tahun sebelumnya. Jumlah aset perseroan mencapai Rp451,21 miliar hingga periode 31 Desember 2019 turun tipis dari jumlah aset Rp456,92 miliar hingga periode 31 Desemb…

Panin Sekuritas Daily Technical : GGRM, HMSP, INDF, ISAT | 3 April 2020

Daily Technical 3 April 2020
Selamat pagi! Berikut adalah rekomendasi Daily Technical untuk hari ini, Jumat 3 April 2020.
IHSG ditutup menguat sebesar 65,64 poin (+1.46%) menuju level 4.531,68 pada perdagangan hari Kamis 2 April 2020 kemarin. Penguatan kembali berlanjut dengan berhasilnya IHSG bertahan di atas support MA5 pada perdagangan kemarin. Walaupun penguatan berlanjut kembali, perlu diperhatikan bahwa penguatan ini diiringi dengan net sell asing sehingga rawan profit taking. Selain itu, IHSG masih belum tembus resistance MA20, masih belum mengkonfirmasi uptrend jangka menengah. Hari ini IHSG berpotensi bergerak mixed cenderung menguat dalam range 4.400 s/d 4.760.
[GGRM] Technical Pattern: Membentuk pola cup and handle dengan neckline pada 43975, diperlukan breakout untuk mengkonfirmasi pola ini. Rekomendasi: Buy on breakout 43975, TP 45000 s/d 50000, stop loss <40000 .="" p=""> Support: 40000. Resistance: 45000.
[HMSP] Candlestick Pattern: Membentuk p…

Mirae Asset Technical Insight : DOID, PGAS, ESSA | 3 April 2020

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight April 2, 2019 (tasrul@miraeasset.co.id)
IHSG Daily, 4,531.69 (+1.47%), test resistance at 4,596, trading range 4,402-4,596. Indikator MFI optimize sudah berada di overbought area dan indikator indikator W%R optimized ada potensi untuk naik namun belum cukup signifikan. Pada periode weeklu  indikator MFI optimized dan indikator W%R optimized coba naik lebih lanjut Daily support di 4,402 dan daily resistance di 4,596. Cut loss level di 4,360.

DOID Daily  , 109 (+7.92%), sell on strength, trading range 103 –115. Indikator MFI ,iIndikator indikator W%R optimized dan indikator Stochastic%D optimized naik terbatas Daily support  di 103 sementara itu daily resistance di  115. Cut loss level  99.
PGAS Daily, 800(+8.84%), sell on strength, trading range 750 – 840. indikator MFI optimized,indikator indikator W%R optimized dan indikator Stochastic%D optimized cenderung naik terbatas.. Daily support  di 750 sementara itu daily resistance  di 840. Cu…

Mirae Asset Global Market | 3 April 2020

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market(Apr 3, 2020) Ivestment Information Team (angga.choirunnisa@miraeasset.co.id)
U.S
Wall St. naik karena lonjakan minyak melampaui angka pengangguran yang besar
Wall Street memantul pada Kamis karena harapan gencatan senjata antara Arab Saudi dan Rusia untuk memangkas produksi minyak mendorong kenaikan harga 22%, melebihi guncangan lebih dari 6 juta orang Amerika yang mengajukan klaim pengangguran karena kuncian yang disebabkan oleh virus.
Dow Jones naik 377,55 poin atau 1,80% pada 21.321,06. S&P 500 naik 49,73 poin atau 2,01% menjadi 2.520,23. Nasdaq naik 112,09 poin atau 1,52% pada 7.472,67.
Arab Saudi telah menyerukan pertemuan darurat para produsen minyak, sementara Presiden AS Donald Trump mengatakan dia berharap kerajaan dan Rusia akan memangkas produksi sebanyak 10 juta hingga 15 juta barel per hari. "Lonjakan minyak mentah membantu mood pasar, jadi kami melihat beberapa bantuan di pasar yang sebelumnya ditekan," kata anal…

Rekomendasi Saham IPOT : GGRM, JPFA, ISAT | 3 April 2020

IHSG (4.420-4.630) : indeks harga saham gabungan diprediksi akan melanjutkan penguatannya. Target kenaikan indeks pada level 4.630 kemudian 4.750 dengan support di level 4.420 dan 4.310.

GGRM (Buy) : Target kenaikan harga pada level 47.100 kemudian 50.375 dengan support di level 40.275, cut loss jika break 36.850.
JPFA (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.010 kemudian 1.070 dengan support di level 905, cut loss jika break 840.
ISAT (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.910 kemudian 2.060 dengan support di level 1.560, cut loss jika break 1.380.
XPSG (Buy) : Target kenaikan harga pada level 308 kemudian 317 dengan support di level 290, cut loss jika break 281.
XBLQ (Buy) : Target kenaikan harga pada level 342 kemudian 348 dengan support di level 332, cut loss jika break 328.
XBNI (Buy) : Target kenaikan harga pada level 798 kemudian 813 dengan support di level 770, cut loss jika break 758.
Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3c9nb2

Early BIRD Technical & Bandarmology Prespectives : INDF, KLBF, PGAS, UNVR, ASII | 3 April 2020

New Early BIRD Technical & Bandarmology Prespectives Friday (03/04/2020)  (Dr Cand., Edwin Sebayang, CSA®., CIB®-MNC Sekuritas) 

IDX Composite 4,484 - 4,667 SUMMARY: SELL
11 TECHNICAL INDICATORS: RSI (14): SELL STOCH (9,6): BUY MACD(12,26): SELL ATR (14): LESS VOLATILE ADX (14): STRONG SELL CCI (14): NEUTRAL HIGHS/LOW (14): NEUTRAL VO: BUY ROC: SELL WILLIAMS R: BUY BULLBEAR (13): SELL
BANDARMOLOGY: TOP 5 BROKER  ACCUMULATED PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION
NET BUY SELL ASING: PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION
STOCKS PICK:
INDF 6,025 - 7,300 TECHNICAL INDICATORS: BUY 6,050 TARGET PRICE: 7,300 STOP-LOSS: 6,000
BANDARMOLOGY: TOP 5 BROKER ACCUMULATED PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION
NET BUY SELL ASING: PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION
KLBF 1,155 - 1,395 TECHNICAL  INDICATORS: BUY 1,160 TARGET PRICE: 1,395 STOP-LOSS: 1,150
BANDARMOLOGY: TOP 5 BROKER ACCUMULATED PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION
NET BUY SELL ASING: PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION
PGAS 720 - 850 TECHNICAL INDICATORS: BUY 725 TA…

MNC Daily Scope Wave : BBCA, UNTR, JPFA, SMGR | 3 April 2020

MNC Daily Scope Wave 3 April 2020

IHSG menguat sebesar 1,5% pada penutupan perdagangan kemarin (2/4). Saat ini posisi IHSG kami perkirakan berada di awal wave 2 (pada skenario merah) atau awal wave (5) (pada skenario biru), masih terdapat peluang IHSG untuk menguat dalam jangka pendek terlebih dahulu. Namun, tetap waspadai koreksi IHSG untuk membentuk wave 2 yang kami perkirakan berada pada area 4,080-4,200, atau membentuk wave (5) apabila ternyata IHSG terkoreksi agresif menembus 3,911. Support: 4,450, 4,250 Resistance: 4,580, 4,650

BBCA - Buy on Weakness (27,050) Pada perdagangan kemarin (2/4), BBCA terkoreksi 1,3%, namun koreksi BBCA tertahan oleh MA20. Selama BBCA tidak terkoreksi melebihi 25,750, maka kami memperkirakan BBCA masih berpeluang menguat untuk membentuk wave [v] dari wave 1 dalam jangka pendek. Buy on Weakness: 26,475-26,975 Target Price: 29,700, 30,600 Stoploss: below 25,750
UNTR - Buy on Weakness (16,900) Posisi UNTR saat ini kami perkirakan sedang berada di wave (ii…

Update Harga Komoditas dan Indeks Global | 3 April 2020

Dow jumps more than 450 points as Wall Street concludes another wild session
Stocks rose Thursday as oil’s biggest one-day rally on record eased concern about financial and job losses in the energy sector.
Dow.......21413    +469.9     +2.24% Nasdaq..7487     +126.7      +1.72% S&P 500..2526    +56.4        +2.28% FTSE.......5480      +25.7       +0.47% Dax..........9571     +26.1       +0.27% CAC.........4221     +13.7       +0.33%
Nikkei....17819     -246.7     -1.37% HSI.........23280   +194.3    +0.84% Shanghai.2781    +46.1      +1.69% ST Times.2453    +12.8      +0.52%
IDX........4531.69  +65.65   +1.47% LQ45......688.11    +9.81     +1.45% Indo10Yr...8.2297         +0.1131    +1.37% ICBI...........266.8140     -1.1601     -0 .43% US10Yr........0.6270       -0.0080     -1.26% VIX.............50.91         -6.15         -10.78% USDIndx ....100.1030   +0.43000  +0.43% Como Indx..124.84      +6.34         +5.35% (Core Commodity CRB) DJUSCL............6.25    +0.33         +5.5…

Indosat Ooredoo Lakukan Reorganisasi Perusahaan | Saham ISAT

IQPlus, (02/04) -  Indosat Ooredoo mengumumkan bahwa reorganisasi bisnis yang dilakukan sebagai bagian dari Strategi Tiga Tahun-nya untuk bertransformasi menjadi lebih gesit telah selesai dan diterima dengan baik oleh karyawannya.
Reorganisasi ini telah diterima oleh 92 persen dari total 677 karyawan yang terkena dampak dan telah menjalani fase transisi yang lancar pada akhir Maret lalu.
"Dengan dimulainya langkah-langkah ini, reorganisasi struktur perusahaan sebagian besar telah selesai," kata Director & Chief Human Resources Officer Indosat Ooredoo, Irsyad Sahroni dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis.
Perusahaan, katanya, berkomitmen untuk memperlakukan semua orang dengan rasa hormat dan penghargaan, serta akan mengeksplorasi semua opsi yang memungkinkan untuk memberikan dukungan dan memperingan dampak pada karyawan.
Dikatakan, perusahaan telah mengadakan pelatihan dan dukungan pasca-kerja untuk karyawan yang terkena dampak pada akhir Februari lalu.
"Kami …

PT Tembaga Mulia Semanan Tbk Alami Penurunan Penjualan | Saham TBMS

IQPlus, (02/04) - PT Tembaga Mulia Semanan Tbk (TBMS) meraih penjualan neto sebesar US$583,8 juta hingga periode yang berakhir 31 Desember 2019 turun dari penjualan neto US$737,2 juta di periode sama tahun sebelumnya.
Laporan keuangan perseroan Kamis menyebutkan, beban pokok penjualan turun US$564 juta hingga periode 31 Desember 2019 dari biaya pokok penjualan US$714 juta, laba kotor turun tipis menjadi US$19,8 juta dari laba bruto US$23,1 juta tahun, laba usaha naik menjadi US$15,6 juta dari laba usaha US$12,3 juta, sedangkan laba sebelum beban pajak turun menjadi US$7,95 juta dari laba sebelum pajak US$8,5 juta hingga periode yang sama tahun sebelumnya.
Laba tahun berjalan turun menjadi US$5,93 juta turun dari laba tahun berjalan US$6,37 juta dan total aset perseroan mencapai US$153,9 juta hingga 31 Desember 2019 turun dari dari total aset US$190,95 juta hingga periode desember 2018.(end)

Manufacturing PMI Terburuk Sepanjang Masa : Akhir atau baru Awalnya ?

Pasca eskapansi pertama dalam empat bulan, PMI bulan Maret ada di level terendah sepanjang masa.
Kemarin, IHS Markit mengumumkan data manufacturing PMI Indonesia untuk periode Maret. Pada bulan lalu, manufacturing PMI tercatat di level 45.3, di mana ini merupakan kontraksi terburuk yang dibukukan selama sembilan tahun survei tersebut dilakukan.
Kita telah melihat angka PMI China untuk bulan Maret berada di atas ekspektasi (52 vs. konsensus yang sebesar 44,8). Namun, perekonomian China benar-benar berhenti pada bulan Februari, sehingga tidak sulit untuk kemudian mencatatkan ekspansi di bulan Maret.
Beberapa alasan membuat kami percaya bahwa aktivitas manufaktur akan memburuk di dua bulan ke depan (April & Mei). Pertama, penyebaran COVID-19 di negara-negara lain tampak akan sulit untuk diredam pada akhir April. Kedua, kami memproyeksi bahwa pemerintah Indonesia akan mengumumkan kenaikan jumlah kasus yang signifikan di beberapa pekan mendatang. Ketiga, libur Lebaran yang lebih panjan…

PT Sriwahana Adityakarta Tbk Alami Kenaikan Penjualan | Saham SWAT

IQPlus, (02/04) - PT Sriwahana Adityakarta Tbk (SWAT) alami kenaikan penjualan neto hingga periode 31 Desember 2019 sebesar Rp265,8 miliar naik dari Rp224,8 miliar di periode sama tahun sebelumnya.
Laporan keuangan perseroan menyebutkan, beban pokok penjualan naik sebesar Rp214,7 miliar dari beban pokok Rp187 miliar, laba bruto naik menjadi Rp51,1 miliar dari laba bruto Rp37,7 miliar.
Laba usaha naik menjadi Rp29,5 miliar dari laba usaha Rp18,9 miliar, laba sebelum pajak naik menjadi Rp5,30 miliar dari laba  Rp4,26 miliar, dan laba neto tahun berjalan naik menjadi Rp3,10 miliar dari laba neto juta Rp2,48 miliar tahun sebelumnya.
Total aset perseroan mencapai Rp605,6 miliar hingga periode 31 Desember 2019 naik dari total aset Rp550,57 miliar hingga periode 31 Desember 2018. (end)

PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk Raih Pendapatan 559,89 Milyar | Saham MCOR

IQPlus, (02/04) - PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk (MCOR) mencatat pendapatan bunga bersih Rp559,89 miliar hingga periode 31 Desember 2019 turun dari pendapatan bunga bersih Rp587,37 miliar di periode sama tahun sebelumnya.
Laporan keuangan perseroan Kamis menyebutkan, jumlah beban operasional lainnya naik jadi Rp493,62 miliar dari Rp470,40 miliar membuat pendapatan operasional bersih turun menjadi Rp114,49 miliar dari Rp128,57 miliar tahun sebelumnya.
Laba sebelum pajak penghasilan turun menjadi Rp112,34 miliar dari laba sebelum pajak penghasilan tahun sebelumnya yang Rp135,62 miliar dan laba bersih tahun berjalan turun menjadi Rp78,97 miliar dari laba bersih tahun sebelumnya yang Rp89,86 miliar.
Jumlah aset perseroan mencapai Rp18,89 triliun hingga periode 31 Desember 2019 naik dari jumlah aset Rp15,99 triliun hingga periode 31 Desember 2018. (end)

PT Mulia Industrindo Tbk Alami Penurunan Penjualan | Saham MLIA

IQPlus, (02/04) - PT Mulia Industrindo Tbk (MLIA) alami penurunan penjualan bersih hingga periode yang berakhir 31 Desember 2019 menjadi Rp3,88 triliun dibandingkan penjualan bersih Rp5,57 triliun di periode sama tahun sebelumnya.
Laporan keuangan perseroan Senin menyebutkan, beban pokok penjualan turun menjadi Rp2,94 triliun dari Rp4,50 triliun membuat laba kotor turun menjadi Rp940,5 miliar dari laba kotor Rp1,07 triliun tahun sebelumnya.
Sedangkan laba sebelum pajak mencapai Rp187,1 miliar turun dari laba sebelum pajak Rp264,8 miliar tahun sebelumnya. Laba bersih tahun berjalan juga turun menjadi Rp126,7 miliar dari laba bersih Rp189 miliar tahun sebelumnya.
Jumlah aset perseroan mencapai Rp5,78 triliun hingga periode 31 Desember 2019 naik dari jumlah aset Rp5,26 triliun hingga periode 31 Desember 2018. (end)

Loan Growth Up To 5.9% In February | ID Economics

Total loan growth rose to +5.9% YoY in February from a growth of +5.7% in the previous month. 
The improvement in loan data is positive, although the outlook appears dim.  Economic conditions are expected to worsen in 1H20, as the COVID-9 pandemic becomes a greater concern on domestic and global economic activity. 
On currency, amid a shift in the economic situation, we revise our forecast for the USD/IDR to trade at 15,500 by end-2020. The potential global recession is causing market players to favour the more liquid USD.
On behalf of Ahmad Nazmi Idrus - RHB Sekuritas Link to report: https://bit.ly/343VR4B

March Inflation Remains At 3% - ID Economics

Indonesia’s headline CPI was unchanged at 3.0% YoY in March. Core CPI was higher at 2.9% (Feb 2020: 2.8%). 
CPI performance for the month reflected the higher food prices. However, this was offset by lower transport prices due to falling energy prices and decline in airfares. 
Going forward, we forecast inflation to moderate to 2.0% in 2020. The indication for price development in the near term looks towards the downside, as domestic demand softens following the COVID-19 pandemic.
On behalf of Ahmad Nazmi Idrus - RHB Sekuritas Link to report: https://bit.ly/2xBR6U3

Kebijakan Stimulus OJK Pada Sektor Jasa Keuangan Antisipasi Dampak Virus Corona

Bisnis.com - Otoritas Jasa Keuangan menilai stabilitas sektor jasa keuangan sampai Maret masih dalam kondisi terjaga dengan intermediasi sektor jasa keuangan masih membukukan kinerja positif dan profil risiko industri jasa keuangan tetap terkendali meski perekonomian tertekan akibat merebaknya virus Corona di banyak negara.
Penyebaran virus corona berkembang dengan pesat di seluruh dunia. Tercatat 199 negara yang masyarakatnya telah terinfeksi virus corona. Berdasarkan data Statistik dari www.worldometers.info per 29 maret 2020, total terdapat 663.037 kasus positif corona dengan 30.851 orang meninggal dan 141.953 orang sembuh. Berbagai Kebijakan telah di ambil oleh berbagai negara dalam mengantisipasi dampak penyebaran virus corona.
OJK senantiasa memantau perkembangan ekonomi global yang sangat dinamis dan berupaya untuk terus memitigasi potensi risiko yang ada terhadap kinerja sektor jasa keuangan domestik. Kondisi perekonomian global diperkirakan akan terkontraksi cukup dalam pada…

PT Megapower Makmur Tbk Raih Rp 49 Milyar per Desember 2019 | Saham MPOW

IQPlus, (02/04) - PT Megapower Makmur Tbk (MPOW) meraih pendapatan sebesar Rp49,20 miliar hingga periode 31 Desember 2019 turun dibandingkan pendapatan Rp58,62 miliar di periode sama tahun sebelumnya.
Laporan keuangan perseroan Kamis menyebutkan, laba bruto turun menjadi Rp22,51 miliar dari laba bruto Rp31,26 miliar tahun sebelumnya.
Laba sebelum pajak penghasilan naik menjadi Rp6,95 miliar dari laba sebelum pajak penghasilan Rp3,35 miliar tahun sebelumnya salah satunya setelah diraihnya pendapatan lain-lain sebesar Rp831,92 juta dari beban lain-lain Rp9,84 miliar tahun sebelumnya.
Laba tahun berjalan naik tipis jadi Rp3,08 miliar dari laba tahun berjalan Rp3,06 miliar tahun sebelumnya. Jumlah aset perseroan mencapai Rp275,04 miliar hingga periode 31 Desember 2019 turun dari jumlah aset Rp312,81 miliar hingga periode 31 Desember 2018. (end)

PT Metro Healthcare Indonesia Tbk Diamati BEI Terkait Pola Transaksi Sahamnya | Saham CARE

IQplus, (02/04) - Bursa Efek Indonesia (BEI) sedangk mencermati pola transaksi saham PT Metro Healthcare Indonesia Tbk (CARE) karena telah terjadi peningkatan harga saham yang diluar kebiasaan (UMA).
Menurut keterangan BEI disebutkan, informasi terakhir perusahaan pada 13 Maret 2020 yang dipublikasikan melalui website BEI terkait pencatatan saham dari Penawaran Umum.
Investor diminta memperhatikan perusahaan tercatat atas permintaan konfirmasi bursa dan mengkaji kembali rencana aksi korporasi yang belum mendapatkan persetujuan RUPS.
Harga saham CARE pada 1 April 2020 berada di level Rp340 per lembar saham dengan volume perdagangan 22 juta lembar.(end)

Bank Mandiri Gratiskan Biaya Isi Saldo GoPay | Saham BMRI

IQPlus, (02/04) -  Bank Mandiri menggratiskan biaya isi saldo GoPay melalui kanal elektronik untuk mendorong daya beli masyarakat di tengah tantangan wabah COVID-19.
"Ini merupakan kolaborasi kami dan Gojek untuk meningkatkan daya beli masyarakat agar menggerakkan roda perekonomian nasional, di tengah tantangan penurunan konsumsi masyarakat akibat COVID-19," kata SVP Transaction Banking Retail Sales Bank Mandiri Thomas Wahyudi di Jakarta, Rabu.
Menurut dia, pembebasan biaya tersebut akan dilakukan dengan skema uang kembali atau cashback di akun GoPay pengguna berlaku hingga 31 Mei 2020.
Nantinya, pengguna yang mengisi GoPay melalui layanan elektronik Bank Mandiri, termasuk Mandiri Online, akan mendapat cashback yang diberikan langsung di akun masing-masing pengguna.
Pemanfaatan aplikasi ojek dalam jaringan, Gojek, lanjut Thomas, dapat menjadi katup penyelamat ekonomi Indonesia yang masih mengandalkan konsumsi rumah tangga.
Pasalnya, aplikasi Gojek dapat mendukung aktivitas …

Mirae Asset Technical Insight : ADRO, BRPT, EXCL | 2 April 2020

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight April 2, 2019 (tasrul@miraeasset.co.id)

IHSG Daily, 4,466.04 (-1.61%), test support at 4,331, trading range 4,331-4,513. Indikator MFI optimize sudah berada di overbought area dan indikator indikator W%R optimized cenderung koreksi lebih lanjut. Pada periode weeklu  indikator MFI optimized dan indikator W%R optimized coba naik dari oversold area . Daily support di 4,331 dan daily resistance di 4,513. Cut loss level di 4,300.
ADRO Daily  , 1,020 (+3.03%), sell on strength, trading range 970 –1,050. Indikator MFI ,iIndikator indikator W%R optimized dan indikator Stochastic%D optimized naik terbatas Daily support  di 970 sementara itu daily resistance di  1,050. Cut loss level  930
BRPT Daily, 745(+2.76%), sell on strength, trading range 675 – 795. Indikator MFI optimized,indikator indikator W%R optimized dan indikator Stochastic%D optimized cenderung naik terbatas serta rawan koreksi. Daily support  di 675 sementara itu daily resistance  …

Ulasan Pasar Global | 2 April 2020

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market (Apr 2, 2020) Ivestment Information Team (angga.choirunnisa@miraeasset.co.id)
U.S
Indeks Wall Street anjlok seiring meningkatnya kecemasan terhadap coronavirus
Benchmark S&P 500 indeks saham AS turun lebih dari 4% pada hari Rabu setelah peringatan mengerikan pada angka kematian A.S. dari coronavirus membuat investor berlari menjauhi saham yang paling defensif sekalipun.
Dow Jones 973,65 poin atau 4,44% menjadi 20.943,51. S&P 500 kehilangan 114,09 poin atau 4,41% menjadi 2.470,5. Nasdaq Composite turun 339,52 poin atau 4,41% menjadi 7.360,58.
Data ekonomi menunjukkan aktivitas manufaktur AS dikontrak kurang dari yang diharapkan pada bulan Maret, tetapi gangguan yang disebabkan oleh pandemi coronavirus mendorong pesanan baru yang diterima oleh pabrik ke level terendah 11-tahun, memperkuat pandangan ekonom bahwa ekonomi sedang dalam resesi. Juga, penutupan bisnis karena pihak berwenang mencoba menahan coronavirus yang mendorong gaji …

Early BIRD Technical & Bandarmology : BBCA, MDKA, ADRO, INAF, UNVR | 2 April 2020

New Early BIRD Technical & Bandarmology Prespectives  Thursday (02/04/2020)  (Dr Cand., Edwin Sebayang, CSA®., CIB®-MNC Sekuritas) 

IDX Composite 4,287 - 4,485 SUMMARY: STRONG SELL
11 TECHNICAL INDICATORS: RSI (14): SELL STOCH (9,6): SELL MACD(12,26): SELL ATR (14): NEUTRAL ADX (14): STRONG SELL CCI (14): NEUTRAL HIGHS/LOW (14): SELL VO: SELL ROC: SELL WILLIAMS R: NEUTRAL BULLBEAR (13): SELL
BANDARMOLOGY: TOP 5 BROKER  ACCUMULATED PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION
NET BUY SELL ASING: PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION
STOCKS PICK:
BBCA 26,775 - 29,400 TECHNICAL INDICATORS: BUY 26,800 TARGET PRICE: 29,400 STOP-LOSS: 26,750
BANDARMOLOGY: TOP 5 BROKER ACCUMULATED PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION
NET BUY SELL ASING: PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION
MDKA 990 - 1,095 TECHNICAL  INDICATORS: BUY 995 TARGET PRICE: 1,095 STOP-LOSS: 985
BANDARMOLOGY: TOP 5 BROKER ACCUMULATED PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION
NET BUY SELL ASING: PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION
ADRO 960 - 1,090 TECHNICAL INDICATORS: B…

MNC Daily Scope Wave : PGAS, WSKT, ACES, PTBA | 2 April 2020

MNC Daily Scope Wave 2 April 2020

IHSG ditutup terkoreksi 1,6% ke level 4,466 pada perdagangan kemarin (1/4). Selama IHSG tidak terkoreksi ke bawah 3,911, maka koreksi IHSG hanya untuk membentuk wave 2 dengan level koreksi kami perkirakan berada pada area 4,080-4,200. Namun, tetap waspadai area 3,911, bila IHSG terkoreksi menembus area tersebut maka IHSG akan membentuk wave (5) dari wave [C] menuju area koreksi minimal 3,800-3,850 dan ideal 3,450-3,500. Support: 4,400, 4,250 Resistance: 4,580, 4,650
PGAS - Buy on Weakness (735) Selama tidak terkoreksi ke bawah 605, maka pergerakan PGAS kami perkirakan sedang berada di awal wave [b] dari wave 4. Dimana PGAS akan terkoreksi terlebih dahulu dalam jangka pendek untuk membentuk wave [b]. Setelah terkonfirmasi membentuk wave [b], maka diperkirakan PGAS berpeluang menguat kembali membentuk wave [c] dari wave 4. Buy on Weakness: 650-700 Target Price: 900, 1,000 Stoploss: below 605
WSKT - Buy on Weakness (480) Selama tidak terkoreksi menembus…

Rekomendasi Saham IPOT : ADRO, HMSP, ASII | 2 April 2020

IHSG (4.280-4.570) : indeks harga saham gabungan diprediksi akan melanjutkan pelemahannya. Target pelemahan indeks pada level 4.370 kemudian 4.280 dengan resist di level 4.570 kemudian 4.580.
ADRO (Sell on Strength) : Target  harga jual pada level 1.060 dengan support di level 970 dan 925.
HMSP (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 1.345 dengan resist di level 1.470 kemudian 1.525.
ASII (SELL) : Target pelemahan harga pada level 3.590 kemudian 3.440 dengan resist di level 3.940 dan 4.130.
XIJI (SELL) : Target pelemahan harga pada level 459 kemudian 444 dengan resist di level 489 dan 500.
XISC (SELL) : Target pelemahan harga pada level 406 kemudian 394 dengan resist di level 426 dan 437.
XIPI (SELL) : Target pelemahan harga pada level 118 kemudian 114 dengan resist di level 127 dan 132.
Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3c9nas

Update Harga Komoditas dan Indeks Global | 2 April 2020

Dow falls 900 points as Wall Street fears coronavirus will shut down economy longer than expected
Stocks sank on Wednesday as Wall Street kicked off the second quarter on a sour note amid concerns the coronavirus will keep the economy shut down longer than expected.
Dow.......20944    -973.7      -4.44% Nasdaq..7361      -339.5      -4.41% S&P 500..2471     -114.1      -4.41% FTSE.......5455      -217.4     -3.83% Dax..........9545     -391.1     -3.94% CAC.........4207     -188.9     -4.30%
Nikkei....18065     -851.6     -4.50% HSI.........23086    -517.7     -2.19% Shanghai.2735     -15.8       -0.57% ST Times.2440     -40.96     -1.65%
IDX........4466.04   -72.89    -1.61% LQ45......678.30    -12.83    -1.86% Indo10Yr...8.2297         +0.0223    +0.27% ICBI...........267.9741     -0.4587     -0 .17% US10Yr.......0.6350       -0.6350     -9.03% VIX...............57.06         +3.52         +6.57% USDIndx .....99.6730   +0.6250     +0.63% Como Indx...118.50     -3.29           -…

PT Erajaya Swasembada Tbk Raih Penjualan Rp 32,9 Trilyun | Saham ERAA

IQPlus, (01/04) - PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) meraih penjualan neto Rp32,94 triliun hingga periode 31 Desember 2019 turun dari penjualan neto Rp34,74 triliun di periode sama tahun sebelumnya.
Laporan keuangan perseroan Rabu menyebutkan, laba bruto turun menjadi Rp2,85 triliun dari laba bruto Rp3,17 triliun dan laba usaha turun menjadi Rp777,11 miliar dibandingkan laba usaha tahun sebelumnya yang Rp1,53 triliun.
Laba sebelum pajak penghasilan turun jadi Rp472,72 miliar dari laba sebelum pajak penghasilan tahun sebelumnya yang Rp1,20 triliun. Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk Rp295,07 miliar turun dari laba Rp850,09 miliar tahun sebelumnya.
Total aset perseroan mencapai Rp9,75 triliun hingga periode 31 Desember 2019 turun dari Rp12,68 triliun total aset hingga periode 31 Desember 2018. (end)

PT Adi Sarana Armada Tbk Raih Pendapatan Rp 2,33 Trilyun

IQPlus, (01/04) - PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) meraih pendapatan sebesar Rp2,33 triliun hingga periode 31 Desember 2019 naik dari pendapatan Rp1,86 triliun hingga periode 31 Desember 2018.
Laporan keuangan perseroan Rabu menyebutkan, laba  bruto diraih Rp739,83 miliar naik dari laba bruto Rp598,70 miliar tahun sebelumnya.
Laba dari operasi mencapai Rp349,47 miliar turun dari laba dari operasi tahun sebelumnya Rp356,55 miliar. Laba sebelum pajak tercatat turun menjadi Rp117,38 miliar dari laba sebelum pajak tahun sebelumnya yang Rp182,34 miliar.
Laba tahun berjalan menjadi Rp110,40 miliar turun dari laba tahun sebelumnya yang Rp143,51 miliar. Total aset perseroan mencapai Rp4,85 triliun hingga periode 31 Desember 2019 naik dari total aset Rp4,06 triliun hingga periode 31 Desember 2018. (end)

PT Bintang Mitra Semestaraya Tbk Raih Pendapatan Rp 2,9 Trilyun | Saham BMSR

IQPlus, (01/04) - PT Bintang Mitra Semestaraya Tbk (BMSR) meraih pendapatan sebesar Rp2,90 triliun hingga periode 31 desember 2019 2019 turun dari pendapatan Rp3,23 triliun di periode sama tahun sebelumnya.
Laporan keuangan perseroan Rabu menyebutkan, penurunan beban pokok penjualan menjadi Rp2,74 triliun dari Rp3,05 triliun sedangkan  laba kotor turun menjadi Rp169,3 miliar dibandingkan laba kotor Rp175,4 miliar.
Beban usaha meningkat menjadi Rp132,5 miliar dari beban usaha Rp122,4 miliar membuat laba usaha turun menjadi Rp36,8 miliar dari laba usaha Rp53 miliar. Laba sebelum pajak turun menjadi Rp6,29 miliar dari laba sebelum pajak tahun sebelumnya yang Rp6,22 miliar.
Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar Rp5,19 miliar turun dari laba Rp5,55 miliar tahun sebelumnya. Jumlah aset perseroan naik menjadi Rp622,05 miliar hingga periode 31 Desember 2019 naik dari jumlah aset Rp597,89 miliar hingga periode 31 Desember 2018. (end)

PT Arkadia Digital Media Tbk Raih Pendapatan Rp 37,6 Milyar | Saham DIGI

IQPlus, (01/04) - PT Arkadia Digital Media Tbk (DIGI) meraih pendapatan sebesar Rp37,6 miliar hingga periode 31 Desember 2019 naik dari pendapatan Rp27,8 miliar tahun sebelumnya.
Laporan keuangan perseroan Rabu menyebutkan, beban pokok naik menjadi Rp14,1 miliar dari Rp13,6 miliar dan laba kotor naik menjadi Rp23,5 miliar dari laba kotor Rp14,2 miliar tahun sebelumnya.
Sedangkan beban usaha naik menjadi Rp22,1  miliar dari Rp13,3 miliar membuat laba usaha menjadi Rp1,34 miliar naik dari laba usaha Rp847,9 juta tahun sebelumnya.
Laba sebelum pajak penghasilan diraih Rp120,8 juta turun dari laba sebelum pajak Rp139 juta. Laba tahun berjalan diraih Rp139,7 juta hingga periode 31 desember 2019 naik dari laba Rp110,3 juta.
Jumlah aset perseroan hingga periode 31 Desember 2019 mencapai Rp41,5 miliar naik dari jumlah aset Rp39,87 miliar yang tercatat hingga 31 Desember 2018. (end)

PT Nusa Raya Cipta Tbk Raih Laba Rp 101 Milyar | Saham NRCA

IQPlus, (01/04) - PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA) raih laba periode berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk  sebesar Rp101,1 miliar hingga periode 31 Desember 2019 turun dari laba periode berjalan Rp117,9 miliar.
Laporan keuangan perseroan Selasa menyebutkan, pendapatan diraih  sebesar Rp2,51 triliun hingga periode 31 Desember 2019 naik dibandingkan pendapatan Rp2,45 triliun sedangkan beban pokok pendapatan naik menjadi Rp2,34 triliun dari beban pokok Rp2,20 triliun tahun sebelumnya dan laba bruto naik menjadi Rp274 miliar dari laba bruto Rp251 miliar.
Sedangkan laba usaha naik menjadi Rp172,4 miliar dari laba usaha Rp163,5 miliar, sedangkan laba sebelum pajak menjadi Rp101,1 miliar dari Rp119,8 miliar dan penghasilan komprehensif sebesar Rp86,1 miliar turun dari laba Rp103 miliar.
Total aset perseroan mencapai Rp2,46 triliun hingga 31 Desember 2019 naik dari total aset Rp2,25 triliun hingga 31 Desember 2018. (end)

PT Dian Swastatika Sentosa Tbk Raih Pendapatan USD 1,67 Milyar | Saham DSSA

IQPlus, (01/04) - PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) mencatat pendapatan usaha sebesar US$1,67 miliar hingga periode 31 Desember 2019 turun dari US$1,77 miliar di periode sama tahun sebelumnya.
Laporan keuangan perseroan Rabu disebutkan, laba kotor turun menjadi US$580,37 juta dari laba kotor US$628,74 juta dan laba usaha turun menjadi US$237,88 juta dari laba usaha US$329,40 juta.
Sedangkan laba sebelum pajak tercatat US$132,99 juta turun dari laba sebelum pajak US$194,31 juta.Laba tahun berjalan yang diatribusikan ke pemilik entitas induk turun jadi US$50,22 juta dari laba US$89,35 juta.
Total aset perseroan mencapai US$3,72 miliar hingga periode 31 Desember 2019 naik dari total aset US$3,39 miliar hingga periode 31 Desember 2018. (end)

PT Surya Semesta Internusa Tbk Raih Pendapatan Rp 4 Trilyun | Saham SSIA

IQPlus, (01/04) - PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) mencatat pendapatan usaha sebesar Rp4,00 triliun hingga periode 31 Desember 2019 meningkat dari pendapatan usaha Rp3,68 triliun di periode sama tahun sebelumnya.
Laporan keuangan perseroan Rabu menyebutkan laba bruto tercatat Rp1,09 triliun naik dari laba bruto Rp980,93 miliar tahun sebelumnya dan laba usaha diraih Rp419,76 miliar naik dari laba usaha Rp353,91 miliar.
Sedangkan laba sebelum pajak tercatat Rp164,83 miliar naik dari laba sebelum pajak Rp126,17 miliar tahun sebelumnya.Laba tahun berjalan yang diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar Rp92,31 miliar naik dari laba Rp37,67 miliar tahun sebelumnya.
Total aset perseroan mencapai Rp8,09 triliun hingga periode 31 Desember 2019 naik dari Rp7,40 triliun hingga 31 Desember 2018. (end)

PT Lippo Karawaci Tbk Akan Buyback Saham Rp 75 Milyar | Saham LPKR

IQPlus, (01/04) - PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) berniat melakukan pembelian kembali sahamnya (buyback) dalam kondisi pasar yang berfluktuasi signifikan.
Menurut keterangan perseroan yang diperoleh Rabu, perseroan mengalokasikan dana sebanyak-banyaknya Rp75 miliar dalam rencana buyback ini.
Adapun periode pembelian saham akan dilaksanakan pada 1 April 2020-30 Juni 2020 dimana perseroan dapat menyimpan saham yang berasal dari transaksi buyback sebagai saham tresuri.
Perseroan telah menunjuk PT Ciptadana Sekuritas Asia untuk melakukan pembelian kembali sahamnya dimana volume pembelian kembali saham dalam satu hari tidak terbatas. (end)

PT Indo Acidatama Tbk Raih Penjualan Rp 684 Milyar | Saham SRSN

IQPlus, (01/04) - PT Indo Acidatama Tbk (SRSN) meraih penjualan sebesar Rp684,46 miliar hingga periode 31 Desember 2019 naik dari penjualan Rp600,98 miliar di periode sama tahun sebelumnya.
Laporan keuangan perseroan Rabu menyebutkan, laba kotor diraih Rp172,94 miliar naik dari laba kotor Rp142,89 miliar tahun sebelumnya dan laba usaha diraih Rp70,74 miliar naik dari laba usaha Rp64,91 miliar.
Laba sebelum pajak penghasilan naik menjadi Rp57,03 miliar dari laba sebelum pajak penghasilan Rp50,85 miliar tahun sebelumnya. Sedangkan laba tahun berjalan tercatat Rp42,83 miliar naik dari laba Rp38,74 miliar tahun sebelumnya.
Total aset perseroan mencapai Rp779,25 miliar hingga periode 31 Desember 2019 naik dari total aset Rp686,78 miliar hingga periode 31 Desember 2018. (end)

PT Langgeng Makmur Industri Tbk Raih Penjualan Rp 517 Milyar | Saham LMPI

IQPlus, (01/04) - PT Langgeng Makmur Industri Tbk (LMPI) meraih penjualan bersih sebesar Rp517,51 miliar hingga periode 31 Desember 2019 naik dari penjualan bersih Rp455,55 miliar di periode sama tahun sebelumnya.
Laporan keuangan perseroan Rabu menyebutkan, laba kotor tercatat sebesar Rp49,94 miliar naik tipis dari laba kotor Rp49,66 miliar tahun sebelumnya. Rugi sebelum manfaat pajak tercatat Rp56,36 miliar turun dari rugi sebelum manfaat pajak Rp58,87 miliar tahun sebelumnya.
Rugi tahun berjalan tercatat Rp41,67 miliar turun dari rugi tahun berjalan Rp46,39 miliar tahun sebelumnya. Dan jumlah aset perseroan mencapai Rp737,64 miliar hingga periode 31 Desember 2019 turun dari jumlah aset Rp786,70 miliar hingga 31 Desember 2018. (end)

PT Sampoerna Agro Tbk Raih Penjualan Rp 3,27 Trilyun | Saham SGRO

IQPlus, (01/04) - PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO) meraih penjualan Rp3,27 triliun hingga periode 31 Desember 2019 naik dari Rp3,21 triliun di periode sama tahun sebelumnya.
Laporan keuangan perseroan Rabu menyebutkan, laba bruto turun menjadi Rp677,42 miliar dari laba bruto Rp690,94 miliar setelah beban pokok naik menjadi Rp2,59 triliun dari Rp2,52 triliun.
Laba usaha diraih Rp391,59 miliar naik dari laba usaha Rp351,09 miliar dan laba sebelum pajak diraih sebesar Rp173,94 miliar naik dari laba sebelum pajak Rp143,05 miliar.
Namun kenaikan beban pajak menjadi Rp133,95 miliar dari Rp79,44 miliar membuat laba tahun berjalan turun menjadi Rp39,99 miliar dari laba Rp63,61 miliar tahun sebelumnya.
Total aset perseroan mencapai Rp9,49 triliun hingga periode 31 Desember 2019 naik dari Rp9,02 triliun hingga periode 31 Desember 2018. (end)

PT Sucaco Tbk Raih Pendapatan Rp 5,7 Trilyun | Saham SCCO

IQPlus, (01/04) - PT Sucaco Tbk (SCCO) meraih pendapatan sebesar Rp5,70 triliun hingga periode 31 Desember 2019 naik dari pendapatan Rp5,16 triliun di periode sama tahun sebelumnya.
Laporan keuangan perseroan Rabu menyebutkan, laba bruto tercatat Rp700,21 miliar naik dari laba bruto Rp610,15 miliar tahun sebelumnya.
Beban usaha naik menjadi Rp286,80 miliar dari beban usaha tahun sebelumnya yang Rp267,12 miliar dan laba sebelum pajak penghasilan diraih Rp413,41 miliar naik dari laba sebelum pajak penghasilan tahun sebelumnya yang Rp343,02 miliar.
Laba neto yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk diraih sebesar Rp315,23 miliar naik dari laba neto tahun sebelumnya Rp263,22 miliar. Sedangkan total aset perseroan tercatat mencapai Rp4,40 triliun hingga 31 Desember 2019 naik dari total aset Rp4,16 triliun hingga periode 31 Desember 2018. (end)

PT Perusahaan Gas Negara Tbk Pastikan Pasokan Gas Aman | Saham PGAS

IQPlus, (01/04) - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) memastikan bahwa pasokan gas bumi ke sektor kelistrikan akan tetap aman selama masa pandemi virus Corona (COVID-19) di berbagai wilayah di Indonesia.
Hal ini merupakan upaya dan komitmen PGN untuk mendukung aktivitas masyarakat tetap berjalan normal di tengah adanya pembatasan aktivitas sosial atau sosial distancing dan kegiatan bekerja dari rumah atau work form home (WFH).
Direktur Komersial PGN, Dilo Seno Widagdo dalam informasi tertulis yang diterima Antara di Jakarta, Selasa menjelaskan, selama Januari sampai dengan Maret 2020 PGN telah memasok gas bumi ke berbagai pembangkit listrik milik PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PLN) dengan rata-rata volume pemakaian sebesar 331 BBTUD. Total pasokan gas tersebut mampu menghasilkan tenaga listrik sebanyak 1.600 MW.
"Kami akan mengoptimalkan pasokan gas baik dari jaringan pipa seperti SSWJ maupun infrastruktur FSRU dari Nusantara Regas dan PT Perta Arun Gas (PAG) dengan tota…

Analisa Saham BBNI : Improved Core Earnings | 1 April 2020

Bank Negara Indonesia (BBNI IJ) 2M20 review: Improved core earnings by Lee Young Jun (lee.youngjun@miraeasset.co.id) 

Pada bulan Februari 2020, Bank Negara Indonesia membukukan pendapatan sebesar Rp1,314.9 miliar (+8.7% YoY; +4.1% MoM), berkat pendapatan bunga bersih yang meningkat secara solid (+20.2% YoY), biaya provisi yang dikelola dengan baik (-6.1% YoY) ), dan pengeluaran SG&A yang berkelanjutan (+5.6% YoY).
Pada 2M20, margin bunga bersih (NIM) tetap flat di 5.4%. Pertumbuhan kredit dan simpanan tetap dalam batas normal dengan kenaikan dari Januari 2020. Loan to deposit ratio (LDR) tetap ketat di 92.4%, dan rasio CASA berada di 64.8%. Di sisi biaya kredit, pengeluaran terkait dikelola dengan baik pada 143bps selama dua bulan berturut-turut.
Menurut manajemen, total pinjaman untuk perdagangan, restoran, dan hotel berjumlah sekitar IDR100tr, sementara transportasi hanya terdiri dari IDR6tr, yang mewakili 18% dari total pinjaman yang belum dibayar.
Dalam tahap awal analisis, B…

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight : MNCN, KLBF, TLKM | 1 April 2020

Mirae Asset Sekuritas Indonesia  Technical Insight  by Tasrul (tasrul@miraeasset.co.id)

IHSG Daily, 4,538.93 (+2.82%), consolidation, trading range 4,414-4,602. Indikator MFI optimize dan indikator indikator W%R optimized cenderung koreksi lebih lanjut. Pada periode weeklu  indikator MFI optimized dan indikator W%R optimized coba naik dari oversold area . Daily support di 4,414 dan daily resistance di 4,602 Cut loss level di 4,315.
MNCN Daily  , 905 (+4.02%), sell on strength, trading range 870 –950. Indikator MFI optimized  akan menguji support line . Indikator indikator W%R optimized dan indikator Stochastic%D optimized coba untuk naik. Daily support  di 870 sementara itu daily resistance di  950 Cut loss level  860.
KLBF Daily, 1,200(+14.83%), sell on strength, trading range 1,130 – 1,240. Indikator MFI optimized,indikator indikator W%R optimized dan indikator Stochastic%D optimized cenderung naik terbatas dan rawan koreksi. Daily support  di 1,130 sementara itu daily resistance  di …

Analisa Saham WSKT : Jauh di Bawah Ekspektasi | 1 April 2020

Mirae Asset Sekuritas Indonesia on Waskita Karya (WSKT IJ) FY19 by Joshua Michael (joshua.michael@miraeasset.co.id)

WSKT membukukan laba bersih Rp938milyar di FY19, turun 76,3% YoY dan mencapai 38%/40% dari perkiraan kami/konsensus. Pendapatan sejumlah IDR31.4tr, juga jauh di bawah ekspektasi dan mencapai 73%/82% terhadap estimasi kami/konsensus.
Marjin kotor merosot ke 17,9% di FY19 (-0,3ppt YoY). Ke depan, kami memperkirakan tingkat margin kotor pada FY20-21 berkisar pada 18-19%.
Leverage dapat dipertahankan di bawah 2,5x. Di FY20, kami memperkirakan leverage meningkat sebagai hasil penerapan PSAK 71, tetapi bisa tetap di bawah 3.0x.
Kami menurunkan target pendapatan FY20-21 kami masing-masing sebesar 19% dan 16% menjadi IDR29,3tr (-6,5% YoY) dan IDR31,7tr (+ 8,0% YoY).
Di FY20, kami mengasumsikan WSKT akan mendivestasi Becakayu dan WTTR. Namun pada FY21, WSKT harus mendivestasi sekitar sepertiga dari jalan tol yang dimiliki untuk mempertahankan laba bersih FY20. Di FY21, waktu dive…

Rekomendasi Saham IPOT : ITMG, INAF, EXCL | 1 April 2020

IHSG (4.380-4.690) : indeks harga saham gabungan diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat. Target kenaikan indeks pada level 4.690 kemudian 4.840 dengan support di level 4.380 dan 4.240.
ITMG (Buy) : Target kenaikan harga pada level 8.675 kemudian 9.200 dengan support di level 7.500, cut loss jika break 7.000.
INAF (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.195 kemudian 1.300 dengan support di level 960, cut loss jika break 855.
EXCL (Buy) : Target kenaikan harga pada level 2.170 kemudian 2.300 dengan support di level 1.830, cut loss jika break 1.670.
XISI (Buy) : Target kenaikan harga pada level 228 kemudian 237 dengan support di level 206, cut loss jika break 195.
XPES (Buy) : Target kenaikan harga pada level 324 kemudian 339 dengan support di level 283, cut loss jika break 269.
XIHD (Buy) : Target kenaikan harga pada level 368 kemudian 381 dengan support di level 343, cut loss jika break 331.
Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3c9nai
Memuat...

Saham Online on Facebook