Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April 7, 2019

Analisa Saham MNCN dan MDLN

Analisa Saham MNCN Trading BUY, dengan target resistance pertama di 815, kemudian lanjut di 885. Batasi resiko di support 780, karena akan berpeluang ke 725 atau lebih ke bawah lagi.

Analisa Saham MDLN Buy on break 274, dengan target resistance pertama di 288 lalu 300. Support setelah breakout adalah 274. Jika itu tertembus ke bawah maka akan berpeluang ke 244. Perhatikan volume.

Analisa Saham WEGE dan BMTR

Analisa Saham WEGE Konsolidasi di area 370 - 312. Buy on Break 412. Jika berhasil breakout, maka pertahankan dengan support pertama 412. Jika tidak berhasil di angka itu maka akan berpotensi ke 370 - 366.


Analisa Saham BMTR Buy on Break 370 dengan target resistance pertama di 396, lalu kemudian ke arah 454. Jika breakout terjadi dan anda membeli, maka jadikan 370 sebagai support pertama, lalu jika tertembus ke bawah maka berpeluang ke 340-328.


Analisa Saham TDPM dan JSKY

Analisa Saham TDPM Konsolidasi di area 286-312. Buy on Break 312 dengan resistance 326, kemudian ke 344. Jika gagal bertahan di atas support 312 nantinya, maka berpeluang turun ke support 286, lalu ke 268.

Analisa Saham JSKY Konsolidasi di area 1350 - 1870. Buy on Break 1870 lalu ikuti trading trend. Jika nanti setelah break 1870 kemudian turun lagi di bawah support 1870 tersebut, maka berpeluang turun ke 1350 atau di bawahnya lagi. Anda bisa manfaatkan volatilitas harga antara range konsolidasi untuk trading jangka pendek, tapi resiko lumayan tinggi.

Analisa Saham TINS dan LPKR

Analisa Saham TINS Trading BUY, dengan resistance 1455, kemudian 1645. Jika gagal bertahan di atas support 1350, maka akan berpotensi ke 1200.

Analisa Saham LPKR Buy on Break 310, dengan resitance 324, kemudian 352. Jika gagal bertahan di atas support 288, maka akan berpotensi ke 236.


Saham Online di Facebook